You are on page 1of 7

Dina Herdiana (26-02-2009)

Nama : Dina Herdiana NIM : 0605533

Identifikasi motor Otto empat langkah dan motor Otto dua langkah A. Motor Otto Empat Langkah 1. Langkah Isap Pada saat piston bergerak dari TMA menuju TMB, katup isap terbuka sedangkan katup buang masih tertutup, fluida campuran udara dan bahan bakar masuk kedalam silinder. 2. Setelah campuran bahan-bakar udara masuk silinder kemudian dikompresi dengan piston yang bergerak dari TMB menuju TMA, kedua katup isap dan buang tertutup. Karena dikompresi volume campuran menjadi kecil dengan tekanan dan temperatur naik, dalam kondisi tersebut campuran bahan bakar dan udara sangat mudah terbakar. Sebelum piston sampai TMA campuran dinyalakan dengan percikan bunga api dari busi, terjadilah proses pembakaran menjadikan tekanan dan temperatur naik, sementara piston masih naik terus sampai TMA. 3. Setelah terjdai pembakaran piston terdorong oleh tekanan hasil pembakaran dan piston bergerak dari TMA menuju TMB merupakan langkah kerja atau langkah ekspansi. Volume gas pembakaran bertambah besar dan tekanan menjadi turun. Sebelum piston mencapai TMB katup buang dibuka, katup masuk masih tertutup. 4. Kemudian piston bergerak lagi menuju ke TMA menekan gas sisa pembakaran keluar melalui katup buang, dan katup masuk masih tertutup. Proses pengeluaran gas pembakaran disebut dengan langkah buang. Setelah langkah buang selesai siklus dimulai lagi dari langkah isap dan seterusnya.

Dina Herdiana (26-02-2009)

B. Motor Otto Dua Langkah 1. Langkah Isap Dan Kompresi a. Di bawah piston Sewaktu piston bergerak keatas menuju TMA ruang engkol akan membesar dan menjadikan ruang tersebut hampa (vakum). Lubang pemasukan terbuka. Dengan perbedaan tekanan ini, maka udara luar dapat mengalir dan bercampur dengan bahan bakar di karburator yang selanjutnya masuk ke ruang engkol (disebut langkah isap atau pengisian ruang engkol. b. Di atas piston Disisi lain lubang pemasukan dan lubang buang tertutup oleh piston, sehingga terjadi proses langkah kompresi disini. Dengan gerakan piston yang terus ke atas mendesak gas baru yang sudah masuk sebelumnya, membuat suhu dan tekanan gas meningkat. Beberapa derajat sebelum piston mencapai TMA busi akan melentikkan bunga api dan mulai membakar campuran gas tadi (langkah ini disebut langkah kompresi).

Dina Herdiana (26-02-2009)

2. Langkah Usaha Dan Buang a. Di atas piston Ketika piston mencapai TMA campuran gas segar yang dikompresikan dinyalakan oleh busi. Gas yang terbakar mengakibatkan ledakan yang menghasilkan tenaga sehingga mendorong piston memutar poros engkol melalui connecting rod sewaktu piston bergerak kebawah menuju TMB (langkah usaha). Beberapa derajat setelah piston bergerak ke TMB lubang buang terbuka oleh kepala piston, gas-gas bekas keluar melalui saluran buang (langkah buang) b. Di bawah piston Beberapa derajat selanjutnya setelah saluran buang dibuka, maka saluran bilas (saluran transfer) mulai terbuka oleh tepi piston. Ketika piston membuka lubang transfer segera langkah pembuangan telah dimulai. Gas baru yang berada di bawah piston terdesak, campuran yang dikompresikan tersebut mengalir melalui saluran bilas menuju puncak ruang bakar sambil membantu mendorong gas bekas keluar (proses ini disebut pembilasan)

Dina Herdiana (26-02-2009)

Identifikasi motor Diesel empat langkah dan motor Diesel dua langkah A. Motor Diesel Empat Langkah 1. Langkah Isap Pada saat piston bergerak dari TMA menuju TMB, katup isap terbuka sedangkan katup buang masih tertutup, fluida udara masuk kedalam silinder. 2. Setelah udara masuk silinder kemudian dikompresi dengan piston yang bergerak dari TMB menuju TMA, kedua katup isap dan buang tertutup. Karena dikompresi volume udara menjadi kecil dengan tekanan dan temperatur naik, dalam kondisi tersebut udara menjadi panas. Sebelum piston sampai TMA bahan bakar disemprotkan dengan injektor, karena tekanan dan temperatur di dalam silinder sangat tinggi, maka terjadilah proses pembakaran yang menjadikan tekanan dan temperatur naik, sementara piston masih naik terus sampai TMA. 3. Setelah terjdai pembakaran piston terdorong oleh tekanan hasil pembakaran dan piston bergerak dari TMA menuju TMB merupakan langkah kerja atau langkah ekspansi. Volume gas pembakaran bertambah besar dan tekanan menjadi turun. Sebelum piston mencapai TMB katup buang dibuka, katup masuk masih tertutup. 4. Kemudian piston bergerak lagi menuju ke TMA menekan gas sisa pembakaran keluar melalui katup buang, dan katup masuk masih tertutup. Proses pengeluaran gas pembakaran disebut dengan langkah buang. Setelah langkah buang selesai siklus dimulai lagi dari langkah isap dan seterusnya.

Dina Herdiana (26-02-2009)

Dina Herdiana (26-02-2009)

B. Motor Diesel Dua Langkah Piston berada di TMB, udara murni dimasukkan kedalam silinder motor melalui katup masuk. Selanjutnya piston bergerak dari TMB ke TMA. Lubang masuk belum tertutup oleh piston pemasukkan udara baru masih tetap berlangsung. Setelah lubang pemasukan tertutup oleh piston kemudian disusul pula tertutup lubang buang oleh piston yang bergerak dari TMB ke TMA lalu proses kompresi terjadi. Udara yang dikompresikan menghasilkan panas yang cukup untuk memulai pembakaran bahan bakar. Penginjeksian ini menggunakan pompa injeksi yang dialirkan melalui pengabut (nozzle). Percampuran bahan bakar dengan udara dan disusul terjadinya pembakararL Proses pembakaran dan ekspansi campuran udara dan bahan bakar menghasilkan tenaga panas dan naiknya tekanan daam silinder motor. Selanjutnya pada langkah kedua terjadi langkah usaha. Hasil proses pembakaran mendorong piston bergerak dari TMA ke TMB. Gerakan piston dari TMA ke TMB akhirnya membuka lubang buang yang berada pada dinding sisi TMB. Lubang buang terbuka maka gas yang bertekanan itu segea keluar melalui lubang buang kesaluran buang (exhaust manifold).

Dina Herdiana (26-02-2009)

DAFTAR PUSTAKA

Arismunandar, Wiranto. (2002). Penggerak Mula Motor Bakar Torak. Bandung: ITB. Jama, J. (2008). Teknik Sepeda Motor Jilid 1, 2, 3. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Hino Indonesia Manufacturing. (-----). Hino Training Textbook Maintenance Volume 1. Jakarta: PT. Hino Indonesia Manufacturing. Kuswana, W.S. (2009). Modul Kuliah Motor Bensin dan Diesel. [Online]. Tersedia: http://wowosk.com/bahanajarworkshop.html [2009] Kuswana, W.S. (2009). Modul Kuliah Motor Diesel (Mekanisme Motor Diesel). [Online]. Tersedia: http://wowosk.com/motordiesel-1.html [2009] Yamaha Motor. (-----). Yamaha Technical Academy. Jakarta: PT. Yamaha Motor co., LTD