You are on page 1of 5

Latar Belakang Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan, seperti pertanian, mampu terlindungi dari asma anak dan

atopi. Pengamatan telah dilakukan dalam berbagai konteks, termasuk studi yang dilakukan di Republik of Karelia (Rusia) dan Karelia Utara (Finlandia), di mana dua populasi di geografis yang berdekatan daerah yang berbeda lingkungan hidup. Metode Kami menilai prevalensi asma dan atopi antara anak-anak yang hidup di tanah pertanian dan di antara anak-anak lain yang tinggal di sama daerah (kelompok referensi), diukur keanekaragaman dari paparan mikroba pada kedua kelompok, dan terkait keragaman paparan asma dan atopi. Pada Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Peneliti dalam melakukan penelitan Menggunakan 2 studi PARSIFAL dan GABRIELA. Diagnosis asma telah divalidasi dengan menggunakan spirometri

PARSIFAL analisis sampel darah dan kasur diskrining terhadap DNA bakteri dengan penggunaan single strand conformation (SSCP)

GABRIELA Sampel bakteri dan jamur dengan menggunakan teknik kultur

HASIL Dalam kedua studi, anak-anak yang tinggal di peternakan memiliki prevalensi lebih rendah menderita asma, seperi yang terlihat pada bagan di bawah ini.

Dalam studi Parsifal (Panel A), sampel debu kasur diskrining terhadap asal bakteri dengan penggunaan konformasi untai tunggal polymorphism (SSCP) analisis, dengan sampel positif didefinisikan sebagai orang yang band SSCP terdeteksi. Dalam Gabriela (Panel B dan C), diselesaikandebu dari kamar anak-anak dievaluasi untuk taksa bakteri dan jamur dengan menggunakan teknik kultur. Mikroba yang tercantum adalah di minimal 10% dari seluruh sampel.

Sehingga hubungan antara terpaparnya mikobakterium dengan prevalensi asma adalah semakin banyak terpapar mikobakterium akan menurunkan prevalensi penyakit asma, dan sebaliknya

DISKUSI Hasil baik studi Parsifal dan Gabriela menunjukkan bahwa anak-anak yang hidup pada pertanaian memiliki jangkauan yang lebih luas eksposur mikroba daripada anak-anak dalam kelompok acuan, yang sebagian besar menjelaskan efek perlindungan dari lingkungan pertanian pada pengembangan asma pada anak-anak. Salah satu spesies bakteri, L. monocytogenes, sebagai pencegahan efek pada saluran napas dan hyperresponsiv peradangan pada asthma. Penicillium dan eurotium sebagai pelindung faktor terhadap asma didukung oleh data dari studi Parsifal Pada study GABRIEL, batang gram-negatif ditemukan untuk menjadi pelindung terhadap atopi.

Tantangan pada penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies diperlukan untuk memungkinkan tes khusus dari hubungan antara mikroba eksposur dan perlindungan terhadap asma KESIMPULAN Anak-anak yang tinggal di tanah pertanian yang terkena jangkauan yang lebih luas mikroba daripada yang anak-anak dalam kelompok acuan tetapi menurunkan penderita asma di daerah pertanian.