You are on page 1of 5

Asuhan keperawatan keperawatan komunitas

Keluarga bapak G adalah keluarga inti yang terdiri dari ayah (bapak G, 45 tahun), ibu (ibu I, 42 tahun), dan 3 orang anak (anak U berusia 17 tahun, anak M berusia 12 tahun, dan anak P 8 tahun). Bp. G bekerja sebagai seorang polisi, sedangkan Ibu I seorang ibu rumah tangga. Penghasilan tiap bulan yang didapat keluarga Bp. G sebesar Rp.3.500.000. Bp. G dan Ibu I seorang tamatan SMA. Keluarga Bp. G tinggal di perumahan yang cukup baik lingkungan sekitarnya, baik masyarakat maupun sanitasi yang ada. Rumah yang di tinggali oleh Bp. G terdiri atas 2 lantai dengan masing-masing lantai berukuran 6x12 m. Berdasarkan hasil pengkajian keluarga, didapatkan data anak U 17 tahun mengatakan suka mengalami keputihan ketika akan menjelang haid. Keputihan tersebut akan lebih banyak jika anak U melakukan banyak aktivitas yang membuat dirinya kelelahan. Keputihan yang dialami anak U berwarna bening, dan tidak berbau. Anak U sudah mengalami keputihan sejak pertama kali dapat haid ketika ia duduk di bangku smp kelas 2 (14 tahun), akan tetapi sudah 1 tahun belakangan keputihan yang dialaminya lebih sering terjadi, apalagi ketika ia merasa kelelahan ataupun stress. Anak U mengatakan pakaian yang digunakannya bukan dari bahan yang mudah menyerap keringat. Keluarga sudah menyarankan anak U untuk menggunakan sabun pembersih organ intim untuk menghundari adanya bau yang tidak enak. Keluarga juga mengatakan belum memeriksakan kesehatan anak U ke RS karena tidak ada keluhan serius yang di alami anak U. Pengetahuan keluarga tentang tumbuh kembang anak v dan kesehatan reproduksi di keluarganya belum cukup baik. Dalam intervensi terhadap masalah anak v, perawat memberikan asuhan keperawatn tentang keputihan.

Data fokus
1. Data subjektif : a. Anak U mengatakan suka mengalami keputihan ketika akan menjelang haid. b. Anak U mengatakan keputihan tersebut akan lebih banyak jika anak U melakukan banyak aktivitas yang membuat dirinya kelelahan. c. Anak U mengatakan keputihan tersebut juga akan lebih banyak jika anak U mengalami stress. d. Anak U mengatakan keputihan yang dialaminya berwarna bening. e. Anak U mengatakan keputihan yang dialaminya tidak berbau. f. Anak U mengatakan sudah 1 tahun belakangan keputihan yang dialaminya menjadi lebih sering terjadi.

g. Anak U mengatakan pakaian yang digunakannya bukan dari bahan yang mudah menyerap keringat. h. Keluarga mengatakan sudah menyarankan anak U untuk menggunakan sabun pembersih organ intim untuk menghindari adanya bau yang tidak enak. i. Keluarga juga mengatakan belum memeriksakan kesehatan anak U ke RS karena tidak ada keluhan serius yang di alami anak U. j. Pengetahuan keluarga tentang tumbuh kembang anak v dan kesehatan reproduksinya belum baik. 2. Data objektif : a. Keputihan yang dialami anak U terlihat berwarna bening. b. Keputihan yang dialami anak U tidak berbau. c. Terlihat pakaian dalam yang digunakan anak U tidak berbahan yang mudah menyerap keringat.

Analisa data No
1. Data subjektif : a. Anak U mengatakan suka mengalami keputihan ketika akan menjelang haid. b. Anak U mengatakan keputihan tersebut akan lebih banyak banyak jika anak U melakukan aktivitas yang Kurang Perawatan Diri

Data

Problem

membuat dirinya kelelahan. c. Anak U mengatakan keputihan tersebut juga akan lebih banyak jika anak U mengalami stress. d. Anak U mengatakan keputihan yang dialaminya berwarna bening. e. Anak U mengatakan keputihan yang dialaminya tidak berbau. f. Anak U mengatakan sudah 1 tahun belakangan keputihan yang dialaminya menjadi lebih sering terjadi.

g. Anak U mengatakan pakaian yang digunakannya bukan dari bahan yang mudah menyerap keringat. h. Keluarga menyarankan mengatakan anak U sudah untuk

menggunakan sabun pembersih organ intim untuk menghindari adanya bau yang tidak enak. i. Keluarga juga mengatakan belum memeriksakan kesehatan anak U ke RS karena tidak ada keluhan serius yang di alami anak U. j. Pengetahuan keluarga tentang tumbuh kembang anak v dan kesehatan reproduksinya belum baik. Data objektif : a. Keputihan yang dialami anak U terlihat berwarna bening. b. Keputihan yang dialami anak U tidak berbau. c. Terlihat pakaian dalam yang digunakan anak U tidak berbahan yang mudah menyerap keringat.

Diagnosa keperawatan keluarga dan scoring


1. Kurang perawatan diri di keluarga bp.G khususnya anak U

Kriteria
1. Sifat masalah : Resiko Tinggi = 2

Bobot
1

Penghitungan
2/3 x 1 = 2/3

Pembenaran
Sifat masalah resiko tinggi, bila hal ini tidak diatasi segera, maka akan dapat mengakibatkan komplikasi lanjut seperti: infeksi

saluran reproduksi, jika dalam keadaan hamil dapat menyebabkan keguguran, bayi cacat, kelahiran prematur.

2 2. Kemungkinan masalah ubah : Sebagian = 1 untuk di

1/2 x 2 = 1

Kemungkinan dapat dilihat

masalah dari

untuk Adanya

diubah adalah sebagian hal ini dukungan dengan keluarga melakukan terhadap tindakan berupa

keluhan yang dialami anak U keperawatan

memberikan sabun pembersih organ intim, selain itu dukungan dari masyarakat sekitar pun baik, hal ini di buktikan dengan adanya diberikan saran-saran masyarakat yang untuk

membeli sabun pembersih organ intim. Akan tetapi, keluarga yang belum dan cukup baik tumbuh kesehatan mengetahui kembang tentang

reproduksi anak. 1 3. Potensial Cukup = 2 masalah 2/3 x 1 = 2/3 Potensial masalah untuk dicegah adalah cukup, hal ini dapat dilihat dari masalah yang tersebut cukup pelik. Ditunjukan dengan keluhan yang dilami oleh anak U sudah sekitar 1 tahun yang lalu, akan tetapi keluarga belum membawa anak U ke layanan kesehatan karena

untuk dicegah :

menganggap keluhan tetapi, melakukan berupa yang

belum serius.

adanya Akan sudah perawatan sabun

keluarga upaya memberikan

pembersih organ intim. 1 4. Menonjolnya masalah : Segera ditangani = 2 Total 3 1/3 2/2 x 1 = 1 Menonjolnya Segera keluarga upaya berupa masalah adalah karena kesehatan sabun

ditangani, sudah perawatan memberi

memberikan

pembersih organ intim.

Diagnosa keperawatan
1. Kurang perawatan diri di keluarga bp.t khususnya anak v b.d. KMK megenal masalah kesehatan anggota keluarga dengan gejala penyakit keputihan