You are on page 1of 10

I.

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari, mesin dan alat merupakan sarana penunjang yang paling penting bagi kelancaran kita. Begitu juga dalam industri, Untuk dapat bersaing dalam pemasaran produk, dan untuk dapat memperoleh keuntungan yang layak, industri harus bekerja secara efektif dan efisien. Cara kerja demikian hanya dapat dicapai bila industri tersebut menerapkan sistem manajemen yang baik dan dengan menggunakan mesin/alat yang tepat, baik fungsi, cara kerja, konstruksi, maupun kapasitas dan konsumsi energi. Peralatan industri yang dibahas dalam praktikum kali ini yaitu motor bakar dan motor listrik . Motor bakar adalah mesin atau pesawat yang menggunakan energi termal untuk melakukan kerja mekanik sedangkan motor listrik adalah mesin yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Kedua peralatan ini merupakan peralatan dasar dalam suatu industri sehingga memegang peranan penting dalam kelancaran produksi perusahaan.

B. Tujuan Setelah mengikuti praktikum ini, mahasiswa dapat mengetahui fungsi, prinsip kerja, konstruksi, dan kinerja dari motor bakar dan motor listrik.

II. A. Alat dan Bahan

METODOLOGI

Alat yang digunakan pada praktikum ini antara lain motor bakar (2 tak dan 4 tak) dan motor listrik (1 phase dan 3 phase). B. Metode Pada praktikum ini dilakukan pengamatan terhadap bagian-bagian dari motor bakar dan motor listrik, serta mendengarkan penjelasan dari asisten praktikum mengenai prinsip kerja dari motor bakar dan motor listrik, perbedaan antara motor bakar dua langkah dan motor bakar empat langkah, serta perbedaan antara motor listrik AC dan motor listrik DC)

III. A. Motor Bakar

PEMBAHASAN

Motor bakar ialah suatu alat yang berfungsi mengkorversi energi dari energi kimia ke energi mekanik. Dalam hal ini sebagian besar motor bakar energi kimia berupa bahan bakar fosil yang diubah menjadi energi gerak dengan hasil samping energi kalor. Lalu energi gerak itu dimanfaatkan untuk bermacam keperluan, diantaranya untuk sepeda motor , mobil dan mesin industri lainnya dan masih banyak lagi. Sekarang ini motor bakar dibagi menjadi dua jenis yakni motor 2-tak dan disusul dengan motor 4-tak. Awal kemunculannya motor bakar tipe 2-tak banyak diminati tapi sekarang tidak lagi karena 4-tak punya keunggulan yang lebih dari pada 2-tak. Motor 2-tak ialah motor dengan langkah kerja sebanyak dua kali. Langkah pertama ialah tahap pengisapan dan kompresi secara bersamaan pengisapan ialah bahan bakar yang berupa gas yang terdiri dari campuran bensin, udara, dan oli di campur dalam karburator yang kemudian di salurkan kedalam tabung pembakaran pada saat yang bersamaan piston yang posisi awalnya dibawah naik keatas melakukan kompresi terhadap gas. Pada langkah kedua ialah pembakaran dan tahap pembuangan. Pembakaran ialah tahap pemantikan api oleh busi untuk membakar gas yang ada ditabung, pada saat suhu naik maka tekanan membesar dan mendesak piston untuk bergerak turun, pada saat piston bergerak turun katup pembuangan terbuka dan udara sisa pembakaran keluar, sesaat itu piston naik lagi dan katup masukan terbuka dengan menyuntikan gas bensin tapi katup pembuangan belum tertutup sempurna oleh sebab itu masih ada kemungkinan gas bensin keluar lewat katup pembuangan hal ini yang menyebabkan pembakaran tak sempurna. Sedang mesin 4-tak ialah mesin dengan 4 langkah kerja pertama tahap hisap katup masukan terbuka katup buang tertutup dan udara masuk. Tahap kedua ialah kompresi kedua katup tertutup dan piston bergerak naik menekan volume udara. Tahap tiga ialah sesaat sebelum piston naik busi memantikan api dan tekanan membesar maka piston bergerak kebawah. Langkah terakhir ialah buang yakni pada saat piston dibawah katup buang terbuka dan udara sisa pembakaran keluar.

Kelebihan dan kekurangan mesin 2-tak dan 4-tak. Kelebihan mesin 2-tak, karena hanya 2 kali kerja untuk menghasilkan usaha yang sama dengan catatan kapasitas ruang pembakaran sama motor 2-tak kerjanya lebih cepat dibanding motor 4-tak, karena pada selang waktu yang sama motor 2-tak menghasilkan usaha dua kali lebih besar dibanding dengan motor bakar 4-tak. Kekurangan motor 2-tak antara lain karena kerja motor ini yang cepat maka akan menimbulkan kebisingan yang lebih besar dibanding dengan motor bakar 4-tak, kekurangan lain dari motor ini ialah motor ini perlu oli dalam proses kerjanya yang akan membuat pos biaya bertambah. Dan lebih motor ini mengalami pembakaran yang tak sempurna yang akan mencemari lingkungan udara bebas, terlebih ditambahnya oli pada proses pembakarannya maka polusi karbon akan meningkat banyak, sedangkan bensin sendiri sudah banyak mengandung timbal. Kekurangan lain ialah cepat panas karena hasil samping dari kerja yang berupa gerak juga menghasilkan kalor. Kelebihan motor bakar 4-tak antara lain ramah lingkungan karena pengaturan pembukaan katup yang bergantian dan rapid an limbah gasnya kadar karbonnya lebih kecil dibanding dengan 2-tak. Kelebihan lain motor tipe ini tingkat db yang rendah sehingga tidak begitu bising. Kekurangan motor ini kerja untuk menghasilkan hasil yang sama dengan mptpr 2-tak lebih lambat. Diesel adalah alternative lain selain motor 2-tak dan 4-tak. Teknik mesin ini ditemukan oleh Rudolf Diesel prinsip kerja mesin diesel ada 4 langkah yang pertama pengisapan yakni udara murni diisap saat piston dibawah, tahap kedua ialah kompresi udara murni tersebut dikompres dengan posisi piston bergerak keatas, tahap ketiga ialah power pada saat udara telah terkompres maka volume akan mengecil dan tekanan membesar serta suhu naik karena tekanan juga membesar sesuai formula gas ideal PV=nRT. Pada saat tekanan membesar maka suhu akan naiki dan pada saat ini disemprotkan gas yang berupa yang berasal dari solar. Maka gas tersebut akan terbakar dan piston akan terlontar kebawah yang akan mengongkel gear primer. Tahap terakhir ialah pengeluaran yakni pengeluaran gas sisa pembakaran. Beda mesin ini dan mesin bakar bensin mesin diesel tidak mengunakan karburator untuk pencampuran karena bahan bakar dan udara dicampur di silinder pembakaran,

keungulanlain mesin diesel mesin ini tak perlu pelumas piston karenasolar kecuali sebagai bahan bakar juga sebagai pelumas piston. Dan keungulan yang terakhir ialah mesin ini dapat bekerja lebih lama dari mesin bensin karena mesin diesel tak cepat panas. Kekurangan mesin diesel mesin ini menghasilkan db yang besar sehingga bising, dan yang lain mesin ini tak dapat dipacu secepat mesin bensin ( rpmnya rendah ) untuk kapasitas ruang pembakaran yang sama dengan mesin bensin. B. Motor Listrik Motor listrik merupakan motor yang merubah energi listrik menjadi energi mekanik. Dalam industri penggunaan motor listrik lebih banyak digunakan dari pada motor bakar. Ini karena motor listrik memiliki banyak keunggulan dari motor bakar. Diantaranya adalah motor listrik memiliki efisiensi dan efektifitas energi yang lebih besar, pertimbangan harga juga dapat mempengaruhi dalam pemilihan motor listrik sebagai motor penggerak dalam industri, motor listrik selain mudah dalam perawatan, juga tidak menimbulkan kebisingan yang tinggi. Prinsip Kerja Motor Listrik Prinsip dasar pada motor listrik yang adalah memanfaatkan gaya mekanis pada kawat-kawat pembawa arus yang berada di dalam sebuah medan magnet. Gaya tersebut dapat dijelaskan dengan hukum gaya lorentz dan kaidah tangan kiri fleming, yang menyatakan bahwa : apabila sebatang konduktor yang dialiri arus listrik ditempatkan didalam medan magnet maka konduktor tersebut akan mengalami gaya. Arah dari gaya yang dialami oleh konduktor tersebut ditunjukkan oleh kaidah tangan kiri fleming. Gaya tersebut dialami oleh setiap batang konduktor pada motor, sehingga menghasilkan putaran dengan torsi yang cukup untuk memutarkan beban yang dikopel dengan motor. Kecepatan putaran dan besarnya torsi yang dapat menentukan motor itu sesuai untuk melakukan suatu pekerjaan. Secara umum mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor listrik adalah sama, arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya. Jika kawat yang membawa arus dibengkokan menjadi sebuah lingkaran/loop, maka kedua sisi loop, yaitu pada

sudut kanan magnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan. Pasangan gaya akan menghasilkan tenaga putar untuk memutar kumparan Motor listrik terdiri dari dua bagian utama yaitu bagian stasioner atau bagian diam dan bagian berputar yang dinamakan rotor. Semua bagian lain adalah bagian penunjang seperti bearing, kawat pengantar rumah penutup rotor (covers). Beberapa tipe dari motor ada yang mempunyai kapasitor dan sikat (brusher)yang digunakan untuk menambah torsi pada waktu gerak pertama (strating torque).

Motor Listrik AC dan DC Motor listrik dapat di klasifikasikan menjadi motor arus bolak-balik (AC) dan motor arus searah (DC). Pada motor arus searah (DC) menggunakan arus langsung yang tidak langsung/ direct-uniderectional. Pada motor DC diperlukan penyalaan torque yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas. Motor DC memiliki dua elemen listrik yang terdiri dari bagian stator (kumparan medan utama) dan rotor (kumparan jangkar). Kumparan jangkar mengalirkan arus yang berasal dari komutator. Tegangan DC dialirkan ke kumparan jangkar melalui karbon yang menempel komutator. Meskipun pada motor DC kecil, magnet permanen dapat digunakan sebagai stator. Tetapi, pada motor yang besar, yang biasa digunakan di industri menggunakan elektomagnet sebagai stator. Pada saat tegangan dialirkan ke kumparan medan di stator dengan kutub utara dan selatan buatan (elekromagnet), akan dihasilkan medan magnet statis (bukan medan magnet putar). Stator akan dianggap sebagai magnet permanen. Motor DC berputar sebagai akibat adanya dua medan magnit yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya. Medan pertama adalah medan magnet utama yang berada pada kumparan stator dan medan kedua adalah medan magnet yang berada pada jangkar.

Tabel 2. Prinsip Kerja Motor DC

Sebuah motor listrik DC sederhana. Saat kumparan diberi arus/daya, suatu medan magnet timbul di sekitar rotor. Sisi kiri dari rotor terdorong dari kiri magnet dan tertarik ke sisi kanan, menyebabkan suatu perputaran.

Rotor terus bergerak

Saat

rotor

berada

pada

posisi

horizontal,

komutator akan membalikkan arus melalui kumparan, sehingga membalik medan magnet. Proses ini kemudian berulang terus menerus.

Motor arus bolak-balik menggunakan arus listrik yang membalikkan arahnya secara teratur pada rentang waktu tertentu. Motor listrik memiliki dua buah bagian dasar listrik: "stator" dan "rotor". Stator merupakan komponen listrik statis. Rotor merupakan komponen listrik berputar untuk memutar as motor. Sebuah motor AC dapat dilengkapi dengan penggerak frekwensi variable untuk meningkatkan kendali kecepatan sekaligus menurunkan dayanya. Terdapat dua jenis motor arus bolak-balik yaitu motor sinkron dan motor induksi.

Pada motor induksi, listrik dipasok ke stator yang akan menghasilkanmedan magnet. Medan magnet ini bergerak dengan kecepatan sinkron disekitar rotor. Arus rotor menghasilkan medan magnet kedua, yang berusaha untuk melawan medan magnet stator, yang menyebabkan rotor berputar. Walaupun begitu, didalam prakteknya motor tidak pernah bekerja pada kecepatan sinkron namun pada kecepatan dasar yang lebih rendah. Terjadinya perbedaan antara dua kecepatan tersebut disebabkan adanya slip/geseran yang meningkat dengan meningkatnya beban. Slip hanya terjadi pada motor induksi. Untuk menghindari slip dapat dipasang sebuah cincin geser/ slip ring, Motor DC memiliki keuntungan dari motor AC, yaitu kecepatan motor DC lebih mudah dikendalikan ketimbang motor AC. Motor ini dapat dikendalikan dengan mengatur tegangan dinamo untuk meningkatkan kecepatan tanpa mempengaruhi pasokan daya, dan menurunkan arus medan akan meningkatkan kecepatan. Sedangkan Keunggulan motor AC dibandingkan dengan motor DC adalah motor AC lebih handal dari motor DC dan lebih mudah perawatannya. Motor induksi AC cukup murah (harganya setengah atau kurang dari harga sebuah motor DC, selain itu motor AC memberikan rasio daya terhadap berat yang cukup tinggi (sekitar 2 kali motor DC) Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi motor 1 phase dan motor 3 phase. Motor 1 phase ini hanya memiliki satu gulungan stator, beroperasi dengan pasokan daya satu fase, memiliki sebuah rotor kandang tupai, dan memerlukan sebuah alat untuk menghidupkan motornya. Sejauh ini motor ini merupakan jenis motor yang paling umum digunakan dalam peralatan rumah tangga, seperti fan angin, mesin cuci dan pengering pakaian, dan untuk penggunaan hingga 3 sampai 4 Hp. Sedangkan pada motor 3 phasa Medan magnet yang berputar dihasilkan oleh pasokan tiga fase yang seimbang. Motor tersebut memiliki kemampuan daya yang tinggi, dapat memiliki kandang tupai atau gulungan rotor (walaupun 90% memiliki rotor kandang tupai) dan penyalaan sendiri. Diperkirakan bahwa sekitar 70% motor di industri menggunakan jenis ini, sebagai contoh, pompa, kompresor, belt conveyor, jaringan listrik , dan grinder. Tersedia dalam ukuran 1/3 hingga ratusan Hp.

IV.

KESIMPULAN

Motor bakar ialah suatu alat yang berfungsi mengkorversi energi dari energi kimia ke energi mekanik. Pada dasarnya motor bakar dua jenis berdasarkan tahap kerja /langkah kerja yakni 2-tak ( dua langkah/tahap kerja ) dan 4-tak ( empat langkah/tahap kerja). Berdasarkan bahan bakar yang banyak didapati juga dibagi dua berdasar bahan bakar yakni berbahan bakar bensin ( yang mengunakan karburator ) dan bahan bakar diesel. Gambaran kasar kerjanya motor 2-tak lebih cepat tapi lebih tak ramah lingkungan disbanding 4-tak. Mesin diesel lebih kuat kerja dalam kerja jangka lama dibanding motor bensin. Cara pengapian mesin bensin mengunakan pemantik api berupa busi dan diesel mengunakan prinsip tekanan ( gas ideal ). Motor listrik merupakan motor yang merubah energi listrik menjadi energi mekanik. Prinsip dasar pada motor listrik yang adalah memanfaatkan gaya mekanis pada kawat-kawat pembawa arus yang berada di dalam sebuah medan magnet. Gaya tersebut dapat dijelaskan dengan hukum gaya lorentz dan kaidah tangan kiri fleming. Motor listrik dapat di klasifikasikan menjadi motor arus bolak-balik (AC) dan motor arus searah (DC). Pada motor arus searah (DC) menggunakan arus langsung yang tidak langsung/ direct-uniderectional. Sedangkan motor arus bolak-balik menggunakan arus listrik yang membalikkan arahnya secara teratur pada rentang waktu tertentu. Motor induksi dapat diklasifikasikan menjadi motor 1 phase dan motor 3 phase.

DAFTAR PUSTAKA Bureau of Energy Efficiency (BEE), Ministry of Power, India. Components of an Electric Motor. 2005. www.energymanagertraining.com/equipment_all/electric_motors/eqp_comp_motors. htm