You are on page 1of 12

SMK PERGURUAN CIKINI PHYSICS

TEORI BOHR MENGENAI


ATOM HIDROGEN
Adaptif Hal.: 2 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Perhatikan ilustrasi berikut !!
Adaptif Hal.: 3 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Interaksi inti dengan elektron pada orbit
+
-
Fc
Gaya tarik Coulomb antara inti
dengan elektron

Gerak orbit elektron mengitari
inti (berupa gaya centripetal)

Hubungan laju electron dengan
jari-jari orbit:
2
2
r
Ze
k F =
r
mv
F
c
2
=
mr
kZe
v
2
2
=
Adaptif Hal.: 4 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Teori Bohr untuk Atom Hidrogen
-
+
Fc
Bohr mengembangkan model
atom berdasarkan model
susunan tata surya.
Inti (proton) bermuatan positif,
sedangkan elektron (muatan
negatif) mengelilingi inti
Gaya tarik Coulomb yang
menyebabkan elektron terikat
pada orbit mengelilingi inti
Adaptif Hal.: 5 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Energi Elektron dalam atom
Energi kinetic

energi potensial
elektron pada orbit:

Energi Total elektron
pada orbit:
2
2
mv
K =
r
Ze
k V
2
=
r
kZe
V K E
2
2
= + =
Adaptif Hal.: 6 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Postulat de Broglie
Orbit electron mengelilingi lingkaran berkaitan dengan
bilangan bulat panjang gelombang, diberikan oleh:
Panjang gelombang dikaitkan dengan momentum
adalah:
mv
h
=
r
mv
nh
n t 2 = =
dan
t 2
h
n mvr L = =
L : momentum sudut electron (mempunyai harga diskret),
n = 1, 2, 3, 4, (bilangan bulat).
Adaptif Hal.: 7 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Hubungan orbit elektron dengan gelombang de Broglie
memberikan persamaan :
Postulat de Broglie
r
n
: jari-jari orbit pada lintasan n

V
n
: laju orbit pada lintasan n
Z
r n
r
n
1
2
=
2
2
1
4 kme
h
r
t
=
n
Zv
v
n
1
=
137
1
C
v =
Jika dimasukkan harg konstanta-
kontanta maka diperoleh untuk n = 1:
r
1
= 0,5292 ;

Adaptif Hal.: 8 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Tingkat Energi kuantisasi
2
1
2
n
E Z
E
n
=
2
4 2 2
1
4
h
m e k
E
t
=
Setiap orbit bersesuaian dengan energi elektron yang
berbeda. Energi elektron pada setiap jari-jari orbit r
n
,
diberikan oleh:
n
n
r
Ze k
E
2
2
=
Dengan memasukkan harga r
n
maka diperoleh (Z=1
untuk atom hidrogen) :
Adalah energi tingkat dasar yang bila
dimasukkan konstanta-konstanta tersebut
menghasilkan : E1 = -13,6 eV
Adaptif Hal.: 9 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Tingkat Energi kuantisasi
Energi elektron terendah adalah E1 disebut energi
tingkat dasar.
E2, E3, E4 dan seterusnya disebut energi eksitasi
Energi ionisasi adalah energi yang dibutuhkan untuk
melepaskan elektron dari ikatan atom hidrogen,
dalam hal ini dibutuhkan energi sebesar 13,6 eV.
Bila elektron berpindah dari keadaan awal ni (yang
lebih tinggi) ke keadaan akhir nf (yang rendah)
maka dipancarkan foton.
|
|
.
|

\
|
=
2 2
1
1 1
i f
n n
E hf
|
|
.
|

\
|
= =
2 2
1
1 1
f i
f i
n n
E En En hf
Energi foton dipancarkan = energi awal - energi akhir
Adaptif Hal.: 10 Isi dengan Judul Halaman Terkait
EMISI RADIASI DALAM TEORI BOHR
Postulat Bohr tentang radiasi:
Radiasi dipancarkan bila elektron pada
lintasan tertentu (E
i
) melepaskan energi dan
mengalami transisi ketingkat ynag lebih
rendah (E
f
).

Panjang gelombang foton yang dipancarkan
sebanding dengan selisih energi:
E = hf = E
i
- E
f
Adaptif Hal.: 11 Isi dengan Judul Halaman Terkait
EMISI RADIASI DALAM TEORI BOHR

hc
hf E = =
2
1
i
o
i
n
E
E =
2
1
f
o
f
n
E
E =
|
|
.
|

\
|
=
2 2
1
1 1 1
i f
o
n n
hc
E

Energi foton yang dipancarkan :


Adaptif Hal.: 12 Isi dengan Judul Halaman Terkait
Ketika terjadi transisi elektron dari tingkat energi tinggi
ke yang lebih rendah, maka dipancarkan foton

E
i
hf
i f
n n <
-
+
n
f

n
i