You are on page 1of 1

Tips menu sehat saat puasa

1. Berniatlah berpuasa. Niat puasa itu memprogramkan hormon-hormon dan sel-sel tubuh kita untuk membantu proses puasa dan detoksifikasi (pembuangan racun dari tubuh), meski kita lalai makan sahur atau hanya sempat sahur dengan air putih. 2. Sahurlah dengan makanan berindeksi glisemik rendah dan makanan lainnya hanya yang kaya vitamin mineral untuk menjaga vitalitas tubuh. Makanan yang mengandung indesk glisemik rendah mmapu berthan lebih lama dalam saluran pencernaan sehingga perasaan subjektif lapar makin berkurang. Selain itu, makanan yang indeks glisemiknya rendah melepas gula ke dlaam peredaran darah secara bertahap. Lain halnya dengan makanan berindeks glisemik tinggi, begitu masuk ke dalam saluran pencernaan langsung diserap namun kurang memberi pasokan energy untuk bertahan sehari. Contoh makanan berindeks glisemik rendah adalah singkong, ketela, kentang, nasi, nasi jagung, umbi-umbian, beras merah, bulgut dan oatas. Sedangkan makanan dengan indeks glisemik tinggi adalah roti, bubur, dan mie instan. 3. Bersahurlah lebih akhir, saat mendekati imsak/fajar. Sehingga, cadangan energy dari sahur cukup sampai berbuka. 4. Perbanyak minum air putih saat sahur maupun buka. Agar kian menyehatkan diri serta lebih maksimal memperoleh manfaat puasa, jangan lupa menu sehat Rosul SAW. Saat sahur maupun buka puasa, seperti kurma, madu, susu. 5. Jangan langsung berbuka dengan makanan berat (nasi), karena memerlukan waktu pencernaan yang lama dan membebani pencernaan. Jika mendahulukan makanan seperti ini justru sel-sel kian lapar meski diri merasa kenyang. Secara tidak langsung menyiksa tubuh bukan?! Berbukalah dengan makanan yang ringan dan manis, seperti kurma (ini yang terbaik), buah, maupun kue. Setelah shaat baru menyantap makanan berat. Insya Allah manfaatnya lebih maksimal. 6. Hindari pula berbuka dengan minum es apalagi softdrink. Minuman yang satu ini dapat menahan lapar (memberi sugesti kenyang) sehingga asupan nutrisi kurang maksimal ketika tiba waktu makan.

Kamus Hormone: bahan kimia yang dihasilkan dalam tubuh oleh organ atau sel-sel organ yang memiliki efek pengaturan terhadap aktivitas organ tertentu. Sumber: buku super health (gaya hiduup sehat rasululloh) by Egha Zainur Ramadhani