You are on page 1of 4

KOMPLEKS SEGIEMPAT PLANAR

eg

t2g Gambar (e)

Gambar (f)

Orbital-orbital t2g (dxy, dxz, dan dyz) berada di antara sumbu x, y dan z, sementara orbital-orbital eg (dx2-y2 dan dz2) berada dalam posisi yang berimpit dengan sumbu x, y dan z. Jika medan ligan cukup kuat, maka perbedaan energi di antara dua orbital ini (orbital dx2-y2 dan dz2) Pemecahan orbital eg ini ditunjukkan pada Gambar (f). Kompleks akan menjadi lebih stabil jika orbital dx2-y2 kosong. Terbentuk empat ikatan antara logam pusat dengan ligan, dan struktur geometris kompleks menjadi segiempat planar.

KOMPLEKS TETRAHEDRAL
Z

X
Y

pada kompleks tetrahedron, ligan berada lebih dekat dengan orbital-orbital t2g, meskipun posisi ligan tidak tepat berimpit dengan orbitalorbital tersebut. Pada kompleks tetrahedron karena berada dalam posisi yang lebih berdekatan dengan ligan mengalami kenaikan tingkat energi. Sehingga terjadi pemecahan tingkat energi pada orbital t2g .

Logam pusat

Ligan

0,4o

E (t)

0,6o

Sementara orbital eg mengalami penurunan tingkat energi. Pemecahan tingkat energi dalam kompleks tetrahedron ditunjukkan dalam Gambar (h). Setiap elektron yang menempati orbital eg maupun t2g dalam kompleks tetrahedron memberikan kontribusi terhadap harga CFSE (Crystal Field Stabilization Energy)dari kompleks tetrahedron.

(h) CFSE tetrahedron = -0,6t + 0,4t