You are on page 1of 9

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN TUMOR CEREBRI Pengkajian Pengkajian keperawatan berfokus pada bagaimana pasien berfungsi bergerak

dan berjalan beradaptasi terhadap kelemahan atau paralisisdan untuk melihat dan kehilangan kemampuan bicara dan adanya kejang. 1. Aktivitas Isti!a"at Gejala : Inkoordinasi, hilang keseimbangan (berdiri dengan dasar kaki lebar, jatuh, kesandung, membentuk obyek), kelemahan, kekakuan. anda : !ontrol motorik halus buruk, hiporefleksia atau hiperfleksia, tanda babinski positif, paralisis #. Si!k$%asi Gejala : Peningkatan tekanan darah, perubahan frekuensi jantung (bradikardi, takikardi) &. Integ!itas Eg' Gejala : Perubahan perilaku, perilaku aneh (bengong, gerakan otomatis). anda : Peka rangsang, cemas, mudah tersinggung, penurunan nafsu makan, gagal tumbuh, keletihan, letargi, koma (. E%i)inasi Gejala : Inkontinensia kandung kemih atau mengalami gangguan fungsi. *. Makanan Cai!an Gejala : "engan atau tanpa mual atau makan, mengalami perubahan # penurunan nafsu makan, muntah secara progresif, lebih parah dipagi hari muntah (mungkin proyektif), muntah hilang dengan bergerak dan mengubah posisi. +. Ne$!'sens'!i Gejala : "efek $isual (nistagmus, diplopia, strabismus, episode %graying out&, pada penglihatan, defek lapang pandang). anda : menengadahkan kepala, pembesaran cranial papiledema. ,. N-e!i Ken-a)anan Gejala : 'akit kepala kambuhan dan progresif, pada area frontal atau oksipital, biasanya tumpul dan berdenyut memburuk saat bangun berkurang disiang hari, makin berat saat menunduhkan kepala # mengejan (defekasi, batuk, bersin)

anda : (enangis, memutar kepala .. Pe!na/asan anda : Perubahan pola napas, penurunan pernapasan 0. Kea)anan Gejala : )dema karena kejang anda : Gangguan penglihatan , kejang, hipotermi, hipertermi Diagn'sa Ke/e!a1atan P!e O/ *. +yeri berhubungan dengan peningkatan I! ,. -esiko tinggi cedera berhubungan dengan perubahan fungsi neurologis .. Perubahan persepsi sensori $isual berhubungan dengan gangguan persepsi, transmisi /. Gangguan komunikais $erbal berhubungan dengan tumor otak 0. !onflik pengambilan keputusan berhubungan dengan kurang informasi yang rele$an 1. !urang pengetahuan berhubungan dengan keterbatasan informasi P'st O/ *. +yeri berhubungan dengan prosedur bedah ,. -esiko tinggi cedera berhubungan dengan trauma intrakranial .. !eterlambatan tumbang berhubungan dengan efek dari kecatatan fisik /. -esiko infeksi berhubungan dengan luka post op 0. -esiko kekurangan $olume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan 1. 2emas berhubungan dengan ancaman kematian Inte!vensi P!e '/e!asi D2 1 3 N-e!i 4e!"$4$ngan 5engan /eningkatan TIK +32 : Perilaku (engendalikan +yeri ujuan : !lien tidak mengalami nyeri atau nyeri menurun sampai tingkat yang dapat diterima klien !riteria hasil : a. idak menunjukkan adanya nyeri atau minimalnya bukti4bukti ketidaknyamanan

b. I! dalam batas normal c. idak menunjukkan bukti4bukti peningkatan I! d. 5elajar dan mengimplementasikan strategi koping yang efektif. 'kala : *. )kstrem ,. 5erat .. 'edang /. -ingan 0. idak 6da +I2 : (enejemen +yeri Inter$ensi : *. 5erikan pereda nyeri dengan manipulasi lingkungan (misal lampu ruangan redup, tidak ada kebisingan, tidak ada gerakan tiba4tiba). ,. 5erikan analgesia sesuai ketentuan, obser$asi adanya efek samping. .. 7akukan strategi sesuai non farmakologi untuk membantu mengatasi nyeri. /. Gunakan strategi yang dikenal klien atau gambarkan beberapa strategi dan biarkan klien memilih. 0. 7ibatkan keluarga dalam pemilihan strategi 1. 6jarkan klien untuk menggunakan strategi non farmakologi sebelum terjadi nyeri atau sebelum menjadi lebih berat. D2 # 3 Resik' tinggi 6e5e!a 4e!"$4$ngan 5engan /e!$4a"an 7$ngsi ne$!'%'gis +32 : !eamanan 'osial ujuan : !lien tidak mengalami cedera !riteria hasil : 8 5ebas dari cedera 8 !lien dan keluarga menyetujui akti$itas atau modifikasi akti$itas yang tepat 'kala : *. idak pernah ,. 9arang .. !adang /. 'ering 0. !onsisten

+I2 : (encegah 9atuh *. ekankan pentingnya mematuhi program terapeutik ,. "ampingi klien selama akti$itas yang diijinkan .. 9aga agar penghalang tempat tidur tetap terpasang /. 5antu ambulasi dan akti$itas hidup sehari4hari dengan tepat D2 & 3 Pe!$4a"an /e!se/si sens'!i vis$a% 4e!"$4$ngan 5engan gangg$an /e!se/si8 t!ans)isi +32 : Pengendalian 6nsietas ujuan : !lien menunjukkan tanda4tanda penyesuaian terhadap defisit sensoris # persepsi !riteria hasil : 8 !lien menyesuaikan diri pada defisit sensoris # persepsi 8 !lien menunjukkan sikap dan rasa aman dalam lingkungan 'kala : *. idak pernah ,. 9arang .. !adang4kadang /. 'ering 0. !onsisten +I2 : Pengelolaan 7ingkungan *. 5erikan lingkungan yang mendorong rasa akrab dan rasa aman ,. "orong partipasi dalam bermain aktif .. "iskusikan bersama keluarga pentingnya membatasi lingkungan

D2 ( 3 9angg$an k')$nikais ve!4a% 4e!"$4$ngan 5engan t$)'! 'tak +32 : +eurogical 'tatus ujuan : !lien menunjukkan komunikasi $erbal yang efektif. !riteria hasil : a. :ungsi neurologis b. I! dalam batas normal c. !omunikasi d. ; dalam batas normal

'kala : *. idak pernah ,. 9arang .. !adang4kadang /. 'ering 0. !onsisten +I2 : Pengelolaan 7ingkungan *. (embantu keluarga dalam memahami pembicaraan ,. 5erbicara kepada klien dengan suara yang jelas .. (enggunakan kata dan kalimat yang singkat /. Instruksikan klien dan keluarga untuk menggunakan bantuan berbicara 0. 6njurkan klien untuk mengulangi pembicaraannya jika belum jelas 1. 5eri pujian positif ketika klien bisa bicara

D2 * 3 K'n7%ik /enga)4i%an ke/$t$san 4e!"$4$ngan 5engan k$!ang in7'!)asi -ang !e%evan +32: "ecision (aking ujuan: 'etelah dilakukan tindakan keperawatan selama proses keperawatan diharapkan tidak terjadi konflik dalam keluarga. !riteria <asil: a. Identifikasi informasi yang rele$an b. Identifikasi alternatif c. (emilih berbagai alternatif !eterangan skala: *. idak pernah menunjukkan ,. 9arang menunjukkan .. !adang menunjukkan /. 'ering menunjukkan 0. 'elalu menunjukkan +I2: :amily 'upport a. Informasikan kepada keluarga tentang alternatif pilihan atau solusi b. 5antu keluarga mengidentifikasi keuntungan dan kerugian alternatif lain

c. awarkan informasi konsen d. 5antu keluarga dalam menjelaskan keputusannyapada anggota keluarga yang lain, jika diperlikan e. 5erikan dukungan secara penuh D2 + 3 K$!ang /engeta"$an 4e!"$4$ngan 5engan kete!4atasan in7'!)asi ujuan : !eluarganya dapat mengerti # lebih paham mengenai penyakit anaknya dan pengobatannya. +32 : !nowledge: Proses Penyakit 8 (engidentifikasi keperluan untuk penambahan informasi perawatan anak 8 (enjelaskan proses penyakit 8 (enjelaskan sebab atau faktor yang mempengaruhi 8 !olaborasi aktif dengan tim kesehatan dalam pengobatan anaknya !et: * : idak mengetahui , : erbatas pengetahuannya . : 'edikit mengetahui / : 5anyak pengetahuannya 0 : Intensif atau mengetahuinya secara kompleks +I2 : Pengetahuan Proses Penyakit *. Identifikasi faktor dalam atau luar untuk menambah # meningkatkan moti$asi pengobatan ,. entukan hubungan indi$idu dengan latar belakang sosial budaya pada indi$idu, keluarga atau masyarakat mengenai tingkah laku kesehatannya. .. <indari menggunakan teknik menakut4nakuti /. (engikutsertakan keluarga (bila memungkinkan) dalam melaksanakan pengobatan# terapi P'st '/e!asi D2 1 3 N-e!i 4e!"$4$ngan 5engan /!'se5$! 4e5a" +32 : ingkat +yeri ujuan : !lien tidak mengalami nyeri, antara lain penurunan nyeri pada tingkat yang

dapat diterima !riteria hasil : c. idak menunjukkan tanda4tanda nyeri d. +yeri menurun sampai tingkat yang dapat diterima 'kala : *. )kstream ,. 5erat .. 'edang /. -ingan 0. idak 6da +I2 : (enejemen +yeri Inter$ensi : *. 5erikan pereda nyeri dengan manipulasi lingkungan (missal ruangan tenang, batasi pengunkung). ,. 5erikan analgesia sesuai ketentuan .. 2egah adanya gerakan yang mengejutkan seperti membentur tempat tidur /. 2egah peningkatan I! D2 # 3 Resik' tinggi 6e5e!a 4e!"$4$ngan 5engan t!a$)a int!ak!ania% +32 : Pengendalian -esiko ujuan : !lien mengalami stress minimal pada sisi operasi !riteria hasil : a. 'tress minimal pada sisi operasi b. !lien tetap pada posisi yang diinginkan 'kala : *. idak pernah ,. 9arang .. !adang4kadang /. 'ering 0. !onsisten +I2 : Positioning *. !onsul dengan ahli bedah mengenai pemberian posisi, termasuk derajat fleksi leher. ,. Posisikan klien datar dan mirirng, bukan terlentang atau tinggikan kepala

.. 5alikkan klien dengan hati4hati /. <indari posisi trendelenburg D2 & 3 Resik' in7eksi 4e!"$4$ngan 5engan %$ka /'st '/ +32 : Pengenalian -esiko ujuan : !lien tidak mengalami infeksi atau tidak terdapat tanda4tanda infeksi pada klien. !riteria hasil : idak menunjukkan tanda4tanda infeksi 'kala : *. idak pernah ,. 9arang .. !adang4kadang /. 'ering 0. !onsisten +I2 : Pengendalian Infeksi *. Pantau tanda # gejala infeksi ,. -awat luka op dengan teknik steril .. (emelihara teknik isolasi, batasi jumlah pengunjung /. Ganti peralatan perawatan pasien sesuai dengan protap D2 ( 3 Resik' kek$!angan v'%$)e 6ai!an 4e!"$4$ngan 5engan ke"i%angan 6ai!an +32 : :luid balance ujuan : !lien tidak mengalami dehidrasi atau cairan tubuh klien adekuat. !riteria hasil : a. !ulit dan membran mukosa lembab b. idak terjadi demam, 'kala : *. idak pernah ,. 9arang .. !adang4kadang /. 'ering 0. !onsisten +I2 : (anajemen cairan ; normal

*. (onitor 55 tiap hari ,. 2atat intake dan output .. (onitor status hidrasi seperti membran mukosa, nadi, tekanan darah dengan cepat. /. (onitor status nutrisi 0. 5eri cairan yang sesuai dengan terapi 1. 6njurkan pada keluarga untuk memberikan banyak minum D2 * 3 Ce)as 4e!"$4$ngan 5engan an6a)an ke)atian +32 : !ontrol 2emas ujuan : 'etelah dilakukan tindakan keperawatan diharapkan kecemasan hilang atau berkurang. !riteria hasil : a. (onitor intensitas kecemasan b. -encanakan strategi koping untuk mengurangi stress c. Gunakan teknik relaksasi untuk mengurangi kecemasan d. !ondisikan lingkungan nyaman 'kala : *. idak pernah dilakukan ,. 9arang dilakukan .. !adang4kadang dilakukan /. 'ering dilakukan 0. 'elalu dilakukan +I2 : )nhancement 2oping *. 'ediakan informasi yang sesungguhnya meliputi diagnosis, treatment dan prognosis ,. etap dampingi kien untuk menjaga keselamatan klien dan mengurangi .. Instruksikan klien untuk melakukan ternik relaksasi /. 5antu pasien mengidentifikasi situasi yang menimbulkan ansietas.