You are on page 1of 41

KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberi rahmat-Nya Sehingga penulis dapat menyelesaikan

penyusunan laporan asuhan kebidanan pada keluarga Tn S dengan diare, di RT ! RW " dusun karangan #esa #ono$arih, %e&amatan %arangploso %abupaten 'alang( )aporan Asuhan %ebidanan keluarga ini disusun dalam rangka pemenuhan tugas praktek kebidanan komunitas yang dilaksanakan pada tanggal "* Agustus " ! sampai dengan +, September " ! dan diselenggarakan oleh ST-%.S W-#/A0A'A 12SA#A 'A)AN0 demi meningkatkan k$alitas pendidikan sesuai kurikulum yang ada( #alam penyusunan Asuhan %ebidanan keluarga ini, penulis mendapatkan banyak bantuan dari berbagai pihak( 2ntuk itu penulis mengu&apkan terima kasih kepada3 +( -bu #rg( Titik selaku kepala Puskesmas %arangploso yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melaksanakan praktek kebidanan komunitas di $ilayah %arang ploso( "( -bu #ra( )aily Amie selaku direktur prodi #---- kebidanan Stikes Widyagama 1usada( ,( 4apak %abul selaku %epala desa #ono$ih beserta perangkat desa yang telah memberi kesempatan dan bantuan kepada kami selama praktek kebidanan komunitas ,( -bu Wi$in $idya$ati Amd( %eb( selaku bidan desa #ono$arih yang telah memberi bimbingan dan dororngan kepada kami selama praktek kebidanan komunitas( 5( -bu Sulistiyah, S(SiT selaku dosen pembimbing praktek kebidanan komunitas yang telahmemberikan bimbingan serta koreksi sehingga dapat disusun laporan ini( *( %ader-kader posyandu dusun karangan 6( %edua orang tua yang telah memberikan dukungan baik se&ara moril maupun spiritual(

!( Teman-teman dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu dalam praktek kebidanan komunitas( Penulis menyadari bah$a dalam penyusunan laporan ini masih jauh dari sempurna, untuk itu dengan kerendahan hati, penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersi7at membangun sebagai bekal penulis pada khususnya dan bagi pemba&a pada umumnya( 'alang, September " !

Penulis

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembangunan kesehatan masyarakat desa 8P%'#9 adalah rangkaian kegiatan masyarakat dan s$adaya dalam rangka menolong diri sendiri dalam meme&ahkan masalah untuk memenuhi kebutuhannya di bidang kesehatan dan di bidang lain yang berkaitan agar mampu men&apai kehidupan sehat sejahtera( Penyusunan asuhan kebidanan keluarga ini disesuaikan dengan jangkauan kemampuan penulis agar dalam pelaksanaannya dapat memberikan bantuan terutama di bahas pada laporan ini adalah tentang kesehatan ibu dan anak 8%-A9( %-A ini meliputi kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu ni7as, ibu meneteki, imunisasi, %4, dan kesehatan anak( #alam hal mahasis$a terjun ke masyarakat 8keluarga9 desa tersebut( 'asalah kesehatan yang dapat mun&ul dalam masyarakat yang dikatakan pera$atan bagi seorang ibu adalah pada saat hamil, bersalin, ni7as serta masa bayi dan balita( #alam laporan ini penyusun akan memberikan asuhan kebidanan pada keluarga Tn S yang mengalami masalah kesehatan mengenai diare( Pada AnR di RT3 ! RW3 " #usun %arangan, #esa #ono$arih, %e&amatan %arangploso, %abupaten 'alang( 1.2 Tujuan +("(+ Tujuan 2mum 'ampu mengembangkan pola pikir ilmiah dalam melaksanakan asuhankebidanan keluarga dan agar mahasis$a dapat se&ara nyata dalam memberikan asuhan kebidanan keluarga( +("(" Tujuan %husus a( #apat melaksanakan pengkajian data dan mengolah data untuk menentukan adanya masalah kesehatan(

b( 'ampu menganalisis data keluarga untuk menentukan masalah kesehatan( &( #apat menyusun skala prioritas masalah kesehatan( d( 'ampu menyusun ren&ana asuhan kebidanan keluarga yang dilakukan( e( 'ampu melaksanakan ren&ana asuhan kebidanan keluarga( 7( 'ampu menge:aluasi keberhasilan tindakan kebidanan yang telah dilakukan( g( 'ampu mengikuti perkembangan masalah kesehatan setelah dilakukan asuhan kebidanan keluarga( 1.3 Ruang lingkup Ruang lingkup dalam asuhan kebidanan ini hanya pada masalah kesehatan keluarga( 1. !et"#e penuli$an 'etode penulisan yang digunakan penulis adalah3 a( Wa$an&ara b( ;bser:asi &( Studi pustaka 1.% Pelak$anaan )aporan ini disusun pada saat praktek kebidanan komunitas didesa #ono$arih #usun %arangan %e&amatan %arangploso %abupaten 'alang tanggal "* Agustus " 1.& 'i$te(atika Penuli$an Sistematikan penulisan asuhan kebidanan keluarga ini terdiri dari lima 4A4 yaitu3 4A4 - P.N#A12)2AN +(+ )atar belakang +(" Tujuan ! sampai +, September " !(

+(, Ruang lingkup +(5 'etode penulisan +(< Pelaksanaan +(* Sistematika penulisan 4A4 -- T-N=A2AN P2STA%A "(+ %onsep keluarga "(" %onsep teori diare 4A4 --- AS21AN %.)2AR0A #.N0AN 'ASA)A1 %.4-#ANAN ,(+ Pengkajian ,(" 'enentukan #iagnosa>'asalah %ebidanan ,(, Peren&anaan ,(5 Pelaksanaan ,(< .:aluasi ,(* ?atatan perkembangan 4A4 -@ P.'4A1ASAN 4A4 @ P.N2T2P A( %esimpulan 4( Saran #AATAR P2STA%A

BAB II TIN)AUAN PU'TAKA A. K"n$ep Keluarga "(+(+ Pengertian %eluarga adalah unit terke&il dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di ba$ah satu atap atau dalam keadaan saling ketergantungan( 8#epartemen %esehatan R-, +B!!9 %eluarga adalah dua atau lebih dari dua indi:idu yang tergantung karena hubungan darah, hubungan perka$inan atau pengangkatan dan mereka hidup dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain, dan di dalam perannya masing-masing men&iptakan serta mempertahankan kebudayaan( 8Sal:i&ion 0( 4ailion C Ara&elis, +B!B9 %eluarga adalah unit terke&il dari masyarakat terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat( 8#rs Nasrul e77endi, +BB<9 "(+(" Tahap-tahap perkembangan keluarga 'enurut #u:al tahap-tahap kehidupan keluarga adalah sebagai berikut3 a( Tahap pembentukan keluarga b( Tahap menjelang kelahiran anak &( Tahap menghadapi bayi d( Tahap menghadapi anak pra sekolah e( Tahap menghadapi anak sekolah 7( Tahap menghadapi anak remaja g( Tahap melepas anak ke masyarakat h( Tahap kedua kembali i( Tahap masa tua 8-lmu kesehatan masyarakat, +BB!9

"(+(, Tugas-tugas keluarga a( Pemeliharaan 7isik keluarga dan para anggotanya b( Pemeliharaan sumber daya yang ada dalam keluarga &( Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing( d( Sosialisasi antara keluarga e( Pengaturan jumlah keluarga 7( Pemeliharaan keterlibatan anggota keluarga g( Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas( h( 'embangkitkan dorongan dan semangat para anggota keluarga( 8.7endi, +BB!3 hal ,69 "(+(5 Aungsi %eluarga Ada beberapa 7ungsi yang dapat dijalani keluarga sebagai berikut3 Aungsi biologis 2ntuk meneruskan keturunan 'emelihara dan membesarkan anak 'emenuhi kebutuhan giDi keluarga 'emelihara dan mera$at anggota keluarga 'emberikan kasih sayang dan rasa aman 'emberikan perhatian diantara anggota keluarga 'embina pende$asaan kepribadian anggota keluarga 'emberikan identitas keluarga 'embina sosialisasi pada anak 'embentuk norma-norma tingkah laku sesuai dengan tingkat perkembangan anak

Aungsi psikologis

Aungsi sosialisasi

Aungsi ekonomi

'en&ari sumber-sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Pengaturan penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga 'enabung untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga di masa yang akan datang misalnya pendidikan anak-anak, jaminan hari tua, dan sebagainya

Aungsi pendidikan 'enyekolahkan anak untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan membentuk perilaku anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya 'empersiapkan anak untuk kehidupan de$asa yang akan datang dalam memenuhi peranannya sebagai orang de$asa 'endidik anak sesuai dengan tingkat-tingkat perkembangannya

'enurut arti membagi 7ungsi keluarga sebagai berikut3 Aungsi pendidikan Aungsi sosialisasi anak Aungsi perlindungan Aungsi perasaan Aungsi religius Aungsi ekonomi Aungsi rekreati7 Aungsi biologis 8#epartemen %esehatan R-, +B!!9 "(+(< Aungsi Pokok %eluarga a( Asih 'emberi kasih sayang, perhatian, rasa aman, kehangatan pada anggota keluarga sehingga memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang sesuai usia dan kebutuhannya( b( Asuh

'enuju

kebutuhan

pemeliharaan

dan

pera$atan

anak

agar

kesehatannya selalu terpelihara sehingga memungkinkan menjadi anak-anak yang sehat baik 7isik, mental, sosial dan spiritual( &( Asah 'emenuhi kebutuhan pendidikan anak, sehingga siap menjadi manusia mandiri dapat mempersiapkan masa depannya( 8-lmu kesehatan masyarakat( +BB!9 "(+(* Struktur %eluarga Struktur keluarga ada berma&am-ma&am, diantaranya adalah3 +( Patrilineal 3 keluarga yang sedarah yang terdiri dari sanak saudara dalam beberapa generasi di mana hubungan itu disusun melalui jalur garis ayah( "( 'atrilineal 3 keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi di mana hubungan itu disusun melalui garis ibu( ,( 'atrilokal 3 sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah istri 5( 'atrilokal 3 sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah suami( <( %eluarga ka$inan 3 hubungan suami istri sebagai dasar bagi pembinaan keluarga, dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian keluarga karena adanya hubungan dengan suami istri( 8-lmu %esehatan 'asyarakat, +BB!9 "(+(6 Tipe atau bentuk keluarga menurut Anderson ?arter 8+BB!9 a( %eluarga inti 8nuklear family9 adalah keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan anak( b( %eluarga besar 8extended family9 adalah keluarga inti ditambah sanak saudara misalnya3 nenek, keponakan, saudara sepupu, paman, bibi(

&( %eluarga berantai 8sereal family9 adalah keluarga yang terdiri dari $anita atau pria yang menikah lebih dari satu kali dan merupakan satu keluarga inti( d( %eluarga janda > duda 8single family9 adalah keluarga yang terjadi karena per&eraian dan kematian( e( %eluarga berkomposisi 8composits9 adalah keluarga yang perka$inannya berpoligami dan hidup se&ara bersama( 7( %eluarga kabitas 8cabitation9 adalah dua orang menjadi satu tanpa pernikahan tetapi membentuk satu keluarga( "(+(! Pemegang kekuasaan Patrilokal yang dominan dan memegang kekuasaan dalam keluarga adalah dari pihak ayah 'atrilokal yang dominan yang memegang kekuasaan dalam keluarga adalah dari pihak ibu .Eualitarian yang memegang kekuasaan dalam keluarga adalah ayah dan ibu

B. K"n$ep te"ri #iare "("(+ #e7inisi #iare merupakan mekanisme alamiah tubuh mengeluarkan isi usus yang busuk dan akan berhenti sendiri jika telah bersih( #iare bukan suatu penyakit, tetapi merupakan gejala a$al gangguan kesehatan( 82mar Aa&hmi A&hmad, " dengan 7rekuensi yang lebih banyak dari biasanya( 8-%A A%2-> RS?'9 #iare adalah tinja yang sedikit lembek dari biasanya atau hanya bertambah sering beberapa kali saja( 8'aria Suryabudi, ""B9 "("(" Arekuensi atau konsistensi buang air besar3 a( Arekuensi buang ari besar lebih dari , kali sehari b( 4uang air besar en&er atau buang air besar seperti air &( Peningkatan besar 7eses lebih dari " "("(, %lasi7ikasi diare a( 4erdasarkan lokasi, yaitu 3 #iare enterik %elainan ini terjadi karena gangguan pen&ernaan pada lambung dan usus halus, dalam 7ases ditemukan bahan makanan yang belum di&erna #iare kolonik Terjadi karena adanya radang di usus besar( Aases lebih ringan dan tidak ada bahan makanan yang tidak di&erna( b( 4erdasarkan $aktu terjadinya, yaitu3 #iare akut Terjadi tiba-tiba pada orang yang sebelumnya sehat( 4iasanya berlangsung singkat hanya dalam beberapa hari sampai seminggu, umumnya disebabkan oleh makanan atau in7eksi( gram per hari 8-%A A%2-> RS?'9 <9 #iare diartikan sebagai 4A4 yang tidak normal> bentuk tinja yang en&er

#iare kronik

%elainan menetap lebih dari ,-5 minggu( #apat berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun( 4iasanya diare tidak berlangsung terus menerus sehingga ada $aktu dimana buang air besarnya normal( &( 4erdasarkan derajat penyakit, yaitu3 #iare ringan Arekuensi buang air besar meningkat sedikit, yaitu "-, kali sehari, disertai mules atau mual( Pada keadaan ini tidak diperlukan pembatasan akti:itas dan pera$atan khusus( #iare sedang 4uang air besar lebih dari 5 kali sehari diikuti gejala-gejala seperti mules, mual, muntah dan demam atau menggigil( #iperlukan istirahat, tetapi tidak lebih dari sehari( #iare berat Sama dengan diare sedang, dapat disertai dengan nyeri pinggang( %eadaan ini memerlukan pera$atan intensi7( d( 4erdasarkan penyebab, yaitu3 #iare spesi7ik Penyebabnya dapat ditemukan dan diidenti7ikasi dari analisis 7eses, seperti sigella atau amoeba( #iare non Spesi7ik Aases yang keras, benda asing, tumor, in:aginasi, tekanan dari luar saluran &erna dan angulasi usus( 8Narsono, +BB!9

"("(5 .tiologi Penyebab diare a( -ritasi 'ekanik 3 7eses keras, benda asing, tumor, in:aginasi, tekanan dari luar saluran &erna %imia$i 3 ra&un, obat pen&ahar 4akterial 3 Salmonela, Shigella, Staphylo&o&&us, Strepto&o&&us, .(&olli, ?lostridia dan lain-lain Parasit 3 Ambiasisi, Tri&hinosisi, As&ariasisi b( #iet makanan 0angguan toleransi terhadap makanan tertentu 'akanan yang kasar dan keras #e7isiensi :itamin &( Alergi Sensiti7 terhadap obat atau makanan tertentu d( Stress emosional %etergantungan, atau kerja 7isik yang berat seperti perjalanan jauh yang melelahkan e( Penyakit-penyakit sistemik yang mengganggu saluran &erna( 4eberapa penyakit sistemik dapat mengganggu saluran &erna seperti uremia, penyakit gra:e, gagal jantung, hipertensi porta, penyakit nerologis, kera&unan logam berat dan sebagainya 8'ansjoer ari7, " "("(< Penatalaksanaan #iare Penatalaksanaan diare akut dan diare non spesi7ik umumnya &ukup sistematis saja( Tetapi sistematis ini dapat juga dipakai sebagai terapisementara sebelum kausa pasti diidenti7ikasi( -ni terutama berman7aat pada penderita yang sangat muda, sangat tua atau pada orang-orang yang tidak bekerja, sehingga tidak mengganggu pekerjaan( Terapi sistematis ini antara lain 3 tirah baring, rehidrasi oral 8oralit9 dan pengaturan( 9

a9 -stirahat #engan istirahat 7rekuensi buang air besar dapat dikurangi( b9 Penggantian &airan F #engan rehidrasi oral 8oralit9 Pemberian larutan garam gula akan membantu penyerapan air, karena gula akan menarik air( #isamping itu larutan ini juga akan mengatasi gangguan keseimbangan elektrolit, karena dalam larutan ini terkandung elektrolit terutama Natrium yang banyak hilang bersama dengan keluarnya &airan pada diare( #isamping itu dapat juga diberikan air tajin, kuah sayur atau sari buah( /ang penting adalah penggantian &airan yang hilang bersama 7eses( Pada diare ringan gangguan elektrolit belum terlalu berat, sehingga keadaan membaik dan tubuh akan berusaha mengembalikan keseimbangan tersebut( F ?ara membuat oralit 4ahan larutan 3 +( Air minum yang matang "( 0ula pasir ,( 0aram dapur 5( 0elas belimbing 8" ?ara membuat 3 +( -si gelas dengan air matang sebanyak " "( 'asukkan + sendok makan gula pasir ,( Tambahkan G sendok teh garam 5( Aduk hingga rata )arutan ini tidak boleh terlalu asin, karena bila kandungan garam terlalu tinggi, rasanya tidak enak, sehingga pasien tidak mau minum dan sasaran tidak ter&apai( #isamping itu konsentrasi larutan yang terlalu pekat akan menimbulkan e7ek peningkatan suhu tubuh ?ara pemberian 3 && &&9 <( Sendok 8teh C makan99

?airan diberikan setiap setelah buang air besar dan diusahakan pemasukan sebanding dengan pengeluaran( Pada bayi dan anakanak dapat diberikan setiap terlihat has atau minta minum( ;ralit hanya dapat diberikan selama "5 jam( 4ila lebih dari "5 jam diare tidak teratasi atau bila sebelum "5 jam pasien terlihat lemah dan diare makin berat, maka segera datang ke petugas kesehatan( &9 #iet #iet pada pasien diare memegang peranan penting( 2sahakan memberikan diet yang mudah di&erna, sehingga saluran &erna idak bekerja terlalu berat( 2ntuk itu hindari pemberian susu buatan yang banyak mengandung lemak, serta jangan diberikan makanan tinggi serat( 2ntuk penderita de$asa 3 - 1indari makanan banyak mengandung lemak selama +" hingga "5 jam( - 'akanan tersaji dalam bentuk sederhana dan hanya mengandung sedikit residu seperti daging atau roti panggang( - 4erikan sari buah karena banyak mengandung kalium - 4erikan makanan yang lunak( - 4ila kondisi membaik, tingkatkan kalori 2ntuk bayi 3 - Tetap berikan AS- dan juga diberikan larutan gula - 4ila keadaan segera membaik dapat diberikan bubur - 4ila keadaan membaik maka dapat diberikan susu dan makanan seperti biasanya Pen&egahan 3 1igiene sanitasi makanan dan minuman, sebab diare belum dapat &egah dengan iminisasi akti7 Pemberian AS- 8imunisasi pasi79 'akanan yang dimakan harus dimasak terlebih dahulu Pemberian sari buah karena banyak mengandung kalium 8Narsono, +BB!9

BAB III A'UHAN KELUARGA DENGAN !A'ALAH KEBIDANAN 3.1 PENGKA)IAN DATA 1ari, tanggal jam pengkajian 3 =umHat <- B-" Tempat 3 RT( ! RW( " #ono$arih, ;leh A( Struktur dan si7at keluarga +( -dentitas %epala %eluarga Nama %% =enis %elamin 2mur Agama Pendidikan Pekerjaan Suku>bangsa Alamat 3 Tn( Sugiono 3 )aki-laki 3 ,< tahun 3 -slam 3 S)TP 3 Pedagang 3 =a$a > -ndonesia 3 RT( ! RW( " #usun %arangan, #esa #ono$arih %e&amatan %arangploso, %abupaten 'alang "( Susunan anggota keluarga No Nama + " , 5 < Tn( Sugiono 2mur SeI Agama 1ub( ,< th ) P ) ) P -slam -slam -slam -slam -slam %% -stri Pendidikan Tamat S)TP Tamat S)TP pekerjaan Pedagang -RT !, B(, W-4 #usun karangan #esa %e&amatan %arangploso,

%abupaten 'alang 3 'ita %hurniasari

Ny( 'arkumi "B th Ro&hman W( ++ th RiDky Rahayu < th < th

Anak S# Anak 4elum sekolah Anak 4elum sekolah

,( 0enogram + " %eterangan 3 3 laki-laki 3 perempuan , , , + " , 5( Pengambilan keputusan #alam keluarga Tn( S yang memutuskan permasalahan dan pengambilan keputusan adalah kepala keluarga yang sebelumnya dimusya$arahkan dengan istri terlebih dahulu( <( 1ubungan dalam keluarga 1ubungan suami dengan istri harmonis, jarang terjadi pertengkaran antara anggota keluarga( 1ubungan suami dan anak baik, sore hari $aktu diberikan untuk anak untuk mengajari pelajaran sekolah( 1ubungan istri dengan anak baik, istri lebih banyak mengasuh dan mera$at anak karena suami bekerja( *( %ebutuhan dalam kehidupan sehari-hari a( %ebutuhan nutrisi Suami 3 'akan ,I > hari, dengan porsi banyak, lauk yang dimakan sehari hari tahu, tempe dan ikan( Sayur yang sering dikonsumsi ka&ang panjang, sa$i, kangkung( 'akan daging>ayam hanya kadang-kadang jika ada rejeki lebih( 4uah yang sering dikonsumsi pepaya dan pisang( 'inum air putih 6 gelas>hari( 'inum kopi +I>hari tiap pagi( -stri 3 'akan , I>hari dengan nasi porsi sedang, lauk yang sering di konsumsi sehari-hari tahu, tempe dan ikan( Sayur yang sering dikonsumsi bayam, kangkung, sa$i, ka&ang panjang( %adang-kadang makan daging>ayam jika suami ada rejeki( 3 %% 3 -stri 3 Anak

Ro&hman 3 'akan ,I>hari dengan nasi porsi sedang, lauk yang sering dikonsumsi sehari-hari tahu, tempe, ikan dan telur( Sayur yang sering dikonsumsi bayam, kangkung, sa$i, ka&ang panjang( %adang-kadang makan daging>ayam jika suami ada reDeki lebih( 4uah yang sering dikonsumsi adalah pepaya dan pisang( 'inum air putih < gelas>hari( Pernah minum susu sejak usia ",< tahun( 'inum teh +I>hari tiap pagi( RiDky 3 'akan ,I>hari dengan porsi sedikit, lauk yang sering dikonsumsi sehari-hari tahu, tempe, ikan dan telur( Sayur yang sering dikonsumsi bayam, kangkung, sa$i, ka&ang panjang( %adang-kadang makan daging>ayam jika ayahnya ada reDeki lebih( 4uah yang sering dikonsumsi adalah pepaya dan pisang( 'inum susu putih < gelas>hari( Tidak pernah minum susu sejak usia ",< tahun( 'inum teh +I>hari tiap pagi( Rahayu 3 'akan nasi lotek 8'PAS-9( AS- diberikan setiap bayi menangis( Nasi lotek 8'PAS-9 diberikan sejak bayi usia 5,< bulan( Tidak diberikan 'PAS- lain selain nasi lotek( Selama diare tetap diberikan nasi lotek b( %ebutuhan .liminasi Suami -stri 3 Pola 4A4 +I>hari tiap pagi di W? umum Pola 4A% 5-< I>hari 3 Pola 4A4 +I>hari tiap pagi di W? umum Pola 4A% < I>hari Ro&hman 3 Pola 4A4 +I>hari tiap pagi>sore hari di W? umum Pola 4A% * I>hari RiDky 3 Pola 4A4 " I>hari tiap pagi > sore di W? umum Pola 4A% *-6 I>hari, terkadang ngompol

Rahayu

3 Pola 4A4 6-! I>hari konsistensi &air, hijau berlendir, bau khas Pola 4A% 6-! I>hari, sering ngompol

&( %ebiasaan ;lah Raga Suami 3 Tidak pernah olah raga karena setiap pagi harus berdagang di pasar( #engan bersepeda pasar sudah dianggap sebagai olah raga( -stri 3 Tidak pernah olah raga( Pekerjaan di rumah sehari-hari sudah dianggap sebagai olah raga( Ro&hman 3 ;lah raga hanya ketika ada pelajaran olah raga di sekolah RiDky Rahayu 3 Terkadang jalan-jalan pagi dengan teman-temannya pada hari 'inggu( 3 Tidak pernah olahraga karena masih bayi

d( Pola %ebersihan diri Suami 3 'andi "I>hari menggunakan sabun, gosok gigi "I>hari dilakukan setiap kali mandi dengan menggunakan pasta gigi, mandi di kamar mandi umum( 0anti pakaian "I>hari( -stri 3 'andi "I>hari menggunakan sabun, gosok gigi "I>hari dilakukan setiap kali mandi dengan menggunakan pasta gigi, mandi di kamar mandi umum, ganti pakaian "I>hari( Ro&hman 3 'andi "I>hari menggunakan sabun, gosok gigi "I>hari dilakukan setiap kali mandi dengan menggunakan pasta gigi( 'andi di kamar mandi umum( 0anti pakaian "I>hari( RiDky 3 'andi "I>hari menggunakan sabun, gosok gigi "I>hari dilakukan setiap kali mandi dengan menggunakan pasta gigi( 'andi di kamar mandi umum( 0anti pakaian "I>hari( 4ayi 3 'andi "I>hari di bak mandi menggunakan air hangat dengan sabun( 0anti pakaian setiap kali mandi dan setiap kali basah(

e( %ebiasaan -stirahat Suami -stri 3 Tidur malam mulai jam ""( 3 Tidur malam mulai jam "+( jika bayi menangis Tidur siang mulai jam +"(, J +<( Ro&hman 3 Tidur malam mulai jam "+( Tidur siang mulai jam "+( RiDky Rahayu 3 Tidur malam mulai jam "+( Tidur siang mulai jam +"( merasa lapar, 4A% > 4A49 #an tidur se$aktu-$aktu jika merasa ngantuk 7( %ebiasaan Rekreasi %eluarga tidak pernah rekreasi ke tempat pari$isata hanya saja $atu luang dipakai untuk menonton tele:isi atau mendengarkan radio( g( %ebiasaan 4erobat Suami 3 =ika suami sakit 7lu atau batuk, biasanya hanya beli obat di $arung atau minum jamu, tetapi jika belum sembuh maka berobat ke Polindes( -stri 3 =ika ibu sakit 7lu atau batuk, biasanya beli obat di $arung>pijat tetapi jika masih belum sembuh maka berobat ke polindes Selama hamil anak pertama ibu AN? ,I di polindes dan melahirkan di rumah di tolong oleh dukun( Selama hamil anak kedua ibu AN? di polindes sebanyak < kali dan melahirkan dipondes( Selama hamil anak ke tiga ibu AN? di polindes sebanyak < kali dan melahirkan di polindes 3 Tidur malam mulai jam " ( J 6( J 6( J +*( J *( W-4 W-4 W-4 W-4 8terbangun jika J <(, W-4 - 5( - 5( W-4 dan tidak W-4 8terbangun pernah tidur siang karena bekerja

Ra&hman 3 =ika sakit panas, 7lu atau batuk dibelikan obat di $arung atau bila belum sembuh di ba$a ke polindes -munisasi lengkap di posyandu 84?0, 14 ->", #PT +>">,, &ampak dan polio9 RiDky 3 =ika sakit 7lu, demam atau batuk di ba$a ke Polindes -munisasi lengkap di posyandu 84?0, 14 +>", #PT +>">,, &ampak dan polio9 Rahayu 3 Anak baru sakit pertama kali ini yaitu diare dan belum diperiksakan kemana-mana -munisasi belum lengkap 84?0, 14 +>", Polio +>">,>, #PT +>">,9 h( %ebiasaan akti:itas Suami -stri 3 'engikuti a&ara di dusun yaitu tahlilan + mingg +I 3 'engikuti a&ara di dusun seperti P%%, tahlilan +I>'inggu Ro&hman 3 4ersekolah setiap hari ke&uali hari minggu RiDky 3 'engaji dan bermain-main dengan teman-temannya

4( Aaktor Sosial, .konomi, dan 4udaya +( Penghasilan dan pengeluaran - Anggota keluarga yang men&ari na7kah adalah suami yang bekerja sebagai pedagang dengan penghasilan Rp( "<( - Suami bekerja mulai jam 5( J +,(, W-4 >hari untuk beli ,- per hari

- 4esar pengeluaran untuk belanja kira-kira Rp( +<( - 2ang jajan untuk anak-anak Rp( 5 - 4iaya sekolah Rp( +"(< "<( >bln "( Sistem Nilai %eluarga adalah suku =a$a > hari

beras, lauk, sayur, minyak dan keperluan dapur lainnya( >bulan dan biaya bayar listrik K Rp(

,( 1ubungan dengan masyarakat Semua anggota keluarga memiliki hubungan baik dengan tetangga sekitar( Suami selalu mengikuti perkumpulan tahlil dan pengajian +I>'inggu( 4egitu juga dengan istrinya mengikuti perkumpulan pengajian dan P%% +I>'inggu( 5( Spiritual %eluarga menganut agama islam, suami, Ro&hman, dan RiDky biasanya melaksanakan sholat magrib dan isyaH berjamaah di mushollah( Suami dan Ro&hman puasa Ramadhan namun ibu tidak puasa karena harus menyusui bayinya( <( %4 Setelah melahirkan anak pertama ibu menggunakan %4 suntik , bulanan K selama < tahun( Setelah < tahun ibu berhenti %4 karena ingin hamil lagi, setelah melahirkan anak ke dua ibu kembali menggunakan %4 suntik , bulan selama 5 tahun, lalu berhenti dan hamil anak ke ,( selama menggunakan %4 suntik , bulan tidak ada keluhan maupun e7ek samping yang dirasakan oleh -bu( Setelah melahirkan anak ke tiga ibu belum menggunakan %4 dan beren&ana tetap menginginkan menggunakan %4 suntik , bulan( ?( Aaktor )ingkungan +( Perumahan dan jenis bangunan Rumah yang ditempati Tn S adalah milik sendiri dan bersi7at permanen, penerangan rumah menggunakan listrik dan mendapatkan &ukup &ahaya matahari, lantai rumah terbuat dari semen &ukup bersih, dinding tembok, terdapat :entilasi dan jendela terbuka di ruang tamu " jendela terbuka, kamar + jendela terbuka, dan dapur terdapat + jendela terbuka dan + jendela tertutup( %eluarga tidak mempunyai perkarangan rumah di samping kanan kiri, tetapi di belakang rumahnya terdapat pekarangan milik orang lain yang di tanaman produkti7 yaitu pohon pisang, ketela pohon, &abe merah besar, dan pohon belimbing( 1alaman

di depan rumahnya &ukup bersih, terdapat taman ke&il yang terdapat tanaman non produkti7 yang ditanam di pot yaitu sebanyak 6 buah(

%amar tidur ---

Ruang keluarga

2
#apur

%amar tidur --

T S

Ruang tamu
%amar -

%eterangan 3 )uas bangunan 3 <* m" 2kuran 3 - Ruang tamu 5 I 5 m" - Ruang keluarga 5 I " m - Ruang dapur +,< I 6 m - %amar tidur - ",< I " m - %amar tidur -- ",< I " m - %amar tidur --- ",< I " m ,( Pemakaian air kebersihan Sumber air berasal dari P#A' milik umum( Air &ukup bersih tidak ber$arna dan tidak berbau( Air digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, misalnya3 memasak, minum, men&u&i dan mandi( Air minum direbus terlebih dahulu sebelum diminum( 5( =amban dan kamar mandi %eluarga tidak memiliki jamban dan kamar mandi, sehingga memakai kamar mandi umum untuk mandi, buang air besar, dan men&u&i( 4ak mandi berlumut karena jarang dibersihkan(

<( Pembuangan air limbah dapur Pembuangan air limbah rumah tangga melalui selokan yang dihubungkan dari tetangga ke tetangga yang mengalir menuju ke pembuangan akhir yaitu sungai *( #apur )antai dapur &ukup bersih, terdapat " kompor yang sedikit kotor karena terkena minyak, dan peralatan dapur yang &ukup bersih( 6( Pembuangan sampah Sampah rumah tangga di buang di sungai dekat rumah !( 1e$an ternak %eluarga tidak mempunyai he$an peliharaan > he$an ternak( B( Sistem in7ormasi Terdapat + tele:isi, + radio, dan keluarga tidak pernah berlangganan koran, tidak punya telpon, atau alat in7ormasi lainnya #( Psikologi a( Situasi emosi -stri dan anak-anaknya senang bergurau, jarang terjadi pertengkaran antara suami, istri dan anak-anaknya( b( %onsep diri +( 1arga diri -bu mengatakan dalam keluarganya tidak ada masalah tentang harga diri "( -dentitas Tidak ada gangguan mengenai identitas diri karena setiap anggota keluarga saling menghargai dan menghormati serta menjalankan 7ungsinya masing-masing( &( Pola -nteraksi -nteraksi antara keluarga yaitu dengan &ara nonton tele:isi bersama, memasak bersama, atau bergurau saat terdapat $aktu luang( #an pola interaksi dengan masyarakat berjalan baik yaitu dengan &ara mengikuti a&ara pengajian, dan P%%(

.( Status %eluarga No Nama Pemeriksaan Aisik 44 *< kg T4 +*+ &m T# +, >! mm1g %eterangan Tidak pernah sakit berat atau dira$at di rumah sakit, hanya kadang-kadang badannya terasa pegal setelah bekerja dan dapat hilang setelah minum obat yang di beli di $arung atau pijit

+ Ny S

" Ny '

44 <" kg T4 +<" &m T# +" >! mm1g

Tidak pernah sakit berat atau dira$at di rumah sakit, hanya kadang-kadang badannya terasa pegal setelah bekerja dan dapat hilang setelah minum obat yang di beli di $arung atau pijit Tidak pernah sakit berat atau di ra$at di rumah sakit, hanya terkadang 7lu, batuk> demam biasanya hanya &ukup di belikan obat di $arung atau bila belum sembuh di ba$a ke polindes( -munisasi yang sudah diberikan yaitu 84?0, 14 +>", #PT +>">,, Polio +>">,>5 dan &ampak9 dan ASdiberikan sampai umur * bulan dan diberi 'PAS- yaitu nasi> pisang lotek mulai umur " bulan( Tidak pernah sakit berat atau di ra$at di rumah sakit, hanya terkadang sakit 7lu> batuk biasanya di ba$a ke polindes( -munisasi yang sudah diberikan yaitu 84?0, 14 +>", #PT +>">,, Polio +>">,>5 dan &ampak9 dan AS- diberikan sampai umur * bulan

, An R

44 "! kg T4 ++6 &m T#

5 An R

44 +, kg T4 + " &m

dengan diberi 'PAS- yaitu nasi> pisang lotek mulai umur 5 bulan(

< An R

44 *,* kg T4 *"

Anak tidak pernah sakit parah atau dira$at di rumah sakit tetapi sejak " hari yang lalu anak menderita diare dan belum diperiksakan ke tenaga kesehatan( 'asih diberikan AS- setiap bayi menangis dan sudah diberikan 'PAS- yaitu nasi lotek -munisasi yang sudah diberikan 84?0, 14 +>", #PT +>">,, Polio +>">,9, dan ibu rutin mengikuti posyandu

3.2 !ENENTUKAN DIAGN*'A + !A'ALAH KEBIDANAN #ata 'asalah

#s 3 -bu mengatakan sejak " hari yang lalu Anak usia < bulan dengan anaknya diare &air, ber$arna hijau diare yang dapat berlendir dan belum diperiksa ke tenaga menyebabkan dehidrasi kesehatan( Pada saat sakit diare ASmasih di berikan sesering mungkin atau setiap saat bayi menangis dengan di tambahkan makanan pendamping ASyaitu nasi lotek #o 3 Tampak An R turgor kulit tidak kembali dalam , detik, tinja ber$arna hijau en&er berlendir, bayi terlihat gelisah dan re$el

-munisasi 4?0 14 Polio #PT ?ampak

"

<

Pri"rita$ !a$ala, Anak usia < bulan dengan diare No %riteria Perhitungan S&ore Pembenaran +( Si7at masalah skala ">, I + ">, =ika tidak segera ditangani tidak>kurang sehat maka komplikasi bisa

"( %emungkinan masalah dapat di ubah skala dengan mudah ,( Potensi masalah

">" I "

"

mengan&am kesehatan %eluarganya bisa mengatasi masalah yaitu dengan periksa ke tenaga medis dan mendapatkan penangan yang

">, I +

">,

tepat 'asalah dapat diubah dengan penanganan yang tepat terutama partisipasi keluarga

untuk diubah

5( 'enonjolnya masalah Total 3.3 PEREN-ANAAN

,>, I +

dalam mera$atnya %eluarga menyadari perlu segera masalah tersebut

dan

mengatasi

5 >!

'asalah kesehatan 3 Anak usia < bulan dengan diare Sasaran 3 setelah penyuluhan, keluarga dapat memahami kondisi anaknya saat ini dan apa yang seharusnya dilakukan Tujuan 3 setelah dilakukan asuhan kebidanan keluarga dapat3 +( 'enjelaskan pengertian diare "( 'engerti &ara penularan penyakit dan penyebab dari diare ,( -bu dapat menjaga kondisi dan mengenali gejala 5( 'emberikan pera$atan yang benar terhadap anak yang sakit <( 'empraktekkan &ara pembuatan larutan oralit *( 'emeriksakan ke petugas kesehatan 6( -bu bisa mengubah pola makan bayinya %riteria3 2mpan balik se&ara lisan Adanya respon :erbal Standart 3 =a$aban keluarga tentang3 +( Pengertian dan penyebab diare

"( Tindakan yang tepat bila ada anggota keluarga sakit>tanggapan anggota keluarga terhadap masalah kesehatan dan kami harus segera memba$a ke petugas kesehatan( ,( -bu mengetahui dan bisa membuat larutan oralit -nter:ensi3 +( #iskusikan dengan keluarga tenmang pengertian diare R> dengan diskusi keluarga mengetahui pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas tentang diare "( =elaskan penyebab dari diare kepada keluarga R> ibu mengerti tentang penyebab dari diare ,( Anjurkan pada ibu untuk sering memberikan ASR> dengan pemberian AS- maka nutrisi anak dapat terpenuhi 5( 4eritahu ibu &ara membuat larutan oralit dan berikan oralit setiap setelah anak 4A4 R> ;ralit dapat memenuhi kebutuhan elektrolit dalam tubuh <( Anjurkan ibu untuk men&u&i tangan sebelum dan sesudah makan R> antisipasi terhadap kuman penyebab diare *( 4eritahu ibu untuk menjaga kebersihan dalam mengolah makanan R> agar dalam makanan tidak ada bakteri penyebab diare 6( 4eritahu ibu untuk segera memba$a anaknya ke tenaga kesehatan R> antisipasi adanya komplikasi !( Pantau keadaan bayi dengan melakukan kunjungan ulang R> apabila terjadi komplikasi dapat segera di tangani

3.

PELAK'ANAAN Tanggal =umHat <- B- ! Pukul B(, W-4 'asalah kesehatan Anak usia < bulan dengan diare -mplementasi 'emperkenalkan diri pada keluarga 'enjelaskan tujuan

kunjungan 'engkaji status keluarga dan lingkungan dengan $a$an&aradan pengamatan

+( 'endiskusikan dengan keluarga tentang pengertian diare, yaitu 7rekuensi buang air besar lebih dari 5 kali pada bayi, atau lebih dari , kali pada anak-anak dengan konsistensi &air atau en&er yang dapat ber$arna hijau> pola ber&ampur lendir> lendir darah "( 'enjelaskan penyebab dari diare pada keluarga yaitu dari in7eksi :irus atau bakteri #ari gangguan pen&ernaan #ari makanan basi, bera&un, alergi terhadap makanan, atau dari psikologis yaitu rasa takut> &emas ,( 'enganjurkan ibu untuk tetap memberikan mungkin nutrisi <-B-" ! W-4 Anak usia < bulan dengan diare ASuntuk sesering memenuhi

bayi dan &airan tubuh

yang hilang 5( 'enjelaskan kepada keluarga &ara &ara mengatasi &ara diare yaitu mengajarkan pembuatan

Pukul + (

oralit3 4ahan larutan 3 Air minum yang matang, gula

pasir, makan99

garam

dapur,

gelas

belimbing 8" ?ara membuat 3 -si gelas

&&9, sendok 8teh C

dengan makan

air gula

matang pasir(

sebanyak " sendok

&&( 'asukkan +

Tambahkan G sendok teh garam Aduk hingga rata( Atau apabila ada serbuk oralit, &ampur dengan " buang air besar <( 'enganjurkan tangan makan ( *( 'emberitahu kepada keluarga sebelum pada dan seluruh sesudah && air matang dan minumkan setiap bayi selesai

anggota keluarga selalu men&u&i

selalu menjaga kebersihan dalam mengolah makanan seperti3 Selalu men&u&i bahan

makanan sebelum dimasak Tidak makan makanan mentah

6( 'emberitahu ibu untuk segera memba$a anaknya ke tenaga kesehatan, karena kondisi anak tidak membaik yaitu 7rekuensi 4A4 6-!I sehari, &air, dan

ber$arna hijau berlendir

3.% E.ALUA'I Tanggal <- B-" Pukul +"( ! W-4 'asalah kesehatan Anak usia < bulan dengan diare S3%eluarga dapat menjelaskan penyebab dan &ara penularan penyakit diare dengan benar -bu mengatakan sudah mengerti man7aat kebersihan dan dalam mengolah makanan - -bu mengatakan sudah paham man7aat mengkonsumsi makanan yang bergiDi - -bu mengatakan sudah memeriksakan polindes ; 3 - Turgor kulit perut kembali L, detik Tinja masih &air, ber$arna hijau berlendir - Anak terlihat gelisah dan re$el A 3 Anak usia < bulan dengan pemulihan diare P3 - 'oti:asi keluarga untuk selalu menjaga kebersihan( - 'enganjurkan ibu untuk tetap memberikan AS- untuk memenuhi kebutuhan bayinya( elektrolit tubuh anaknya ke -mplementasi

'empraktekkan &ara membuat larutan oralit untuk diberikan pada bayinya(

<- B- ! Pukul +"(,

Anak usia < bulan dengan pemulihan diare

S 3 - -bu mengetahui &ara penularan penyakit diare dan akan selalu menjaga kebersihan - ibu mengatakan sudah memberi oralit ; 3 - %2 &ukup - Turgor kulit kembali K " detik A 3 Anak usia < bulan masih dalam masa pemulihan diare P3 Anjurkan pada ibu untuk kembali memeriksakan bayinya ke polindes apabila diare bertambah berat> belum teratasi

-ATATAN PERKE!BANGAN +( Tanggal 3 *- B-" S3 ;3 ! =am 3 B(, W-4 -bu mengatakan bayinya masih diare tetapi sudah berkurang yaitu sebanyak <I sehari, ber$arna kuning, dan lembek( %eadaan anak baik, dan tidak re$el lagi Turgor kulit perut kembali L " detik 4erat badan tetap yaitu *,* kg 4A4 bayi ber$arna kuning dan lembek 'inum AS- lan&ar dan bayipun minum dengan lahap A3 P3 Anak usia < bulan dengan pemulihan diare - Anjurkan ibu untuk selalu memberikan AS- nya sesering mungkin sampai bayi merasa kenyang - 'enganjurkan ibu untuk mengganti 'PAS- bayinya yang semula nasi lotek saja dengan menambahkan sayur atau memberikan sari buah karena giDinya lebih baik dari pada hanya diberikan nasi lotek saja

-3

a(

'empraktekkan &ara pembuatan nasi lotek yang di&ampur dengan $ortel dan bayam yang kemudian dihaluskan Persiapan alat dan bahan 3 +( Wortel + batang "( 4ayam se&ukupnya ,( Nasi yang telah dilumatkan ?ara pembuatan 3 +( ?u&i $ortel dan bayam di ba$ah air mengalir "( %upas $ortel dan &in&ang hingga halus ,( Potong bayam 5( Rebus $ortel yang telah di &in&ang halus didalam air yang sudah mendidih sampai terlihat setengah matang, kemudian masukkan bayam lalu tunggu sampai layu, setelah matang angkat lalu tiriskan <( )umatkan> haluskan $ortel dan bayam yang sudah di rebus kemudian tuangkan di atas nasi yang telah dilumatkan dan beri kuah hasil rebusan sayur tadi kemudian sajikan dan berikan pada bayi

b( 'empraktekkan &ara membuat sari buah yang diberikan kepada bayi yaitu misalnya buah tomat 3 &u&i buah tomat di ba$ah air mengalir sampai bersih kemudian potong ke&il-ke&il kemudian saring sampai tersisa air atau sari buahnya . 3 - -bu sudah bisa membuat nasi lotek yang di&ampur dengan sayur - -bu sudah bisa membuat sari buah dan kemudian diberikan kepada anaknya - -bu sudah bisa membuat larutan gula garam dan sudah memberikan se&ara rutin yang diberikan setelah 4A4 8diare9 - .:aluasi satu hari lagi keadaan diare "( Tanggal 6- B-" S3 ! =am + (, W-4

-bu mengatakan keadaan bayinya semakin membaik yaitu buang air besarnya ,I sehari ber$arna kuning, lembek dan berampas

;3

%2 baik 4A4 bayi ber$arna kuning, lembek dan berampas

Turgor kulit perut kembali L " detik 4erat badan bayi tetap yaitu *,* kg 'inum AS- lan&ar A3 P3 Anak usia < bulan dengan diare, masalah teratasi sebagian )anjutkan pemberian larutan oralit bila bayi masih diare Tetap memantau berat badan bayi untuk mengetahui input dan out put bayi -3 'enimbang berat badan 3 +( 'enyiapkan timbangan bayi "( 'emeriksa tanda apakah sudah sejajar dengan garis tengah , %emudian menimbang bayi 5( 'emperhatikan dengan seksama yaitu angka harus sejajar dengan mata 'enyuapi bayi dengan nasi lotek yang di &ampur dengan $ortel yang telah di lumatkan .3 - -bu menjalankan anjuran dari petugas yaitu terlihat ibu selalu men&u&i tangan dengan air dan sabun sebelum dan sesudah makan dan setiap akan memegang bayi - .:aluasi satu hari lagi keadaan diare

,( Tanggal 3 !- B-" S3 ;3

=am 3 + (

W-4

-bu mengatakan 4A4 anaknya sudah kembali seperti normal yaitu "I sehari dan bayi tidak malas minum %2 baik Turgor kulit perut baik 8kembali L " detik9 4A4 bayi ber$arna kuning, lembek dan berampas 4erat badan bayi bertambah menjadi *,6 kg 'inum AS-nya lan&ar dan bayipun minum dengan lahap

A3

'asalah teratasi

P3

'emberikan %-. tentang 3 4eritahu ibu apabila anak sakit diare lagi sebaiknya ibu segera membuat kesehatan( Anjurkan kepada ibu untuk rutin memba$a bayinya ke posyandu untuk memantau tumbuh kembangnya dan penberian imunisasi sampai lengkapyaitu pada umur B bulan Anjurkan kepada keluarga untuk tetap menjaga kebersihan, dan men&u&i tangan sebelum dan sesudah makan sendiri larutan gula garam atau serbuk oralit untuk diberikan pada bayinya dan segera memeriksakan pada petugas

-3

- 'enimbang berat badan anak - 'enganjurkan kepada ibu untuk rutin memba$a bayinya ke posyandu untuk memantau tumbuh kembangnya dan pemberian imunisasi sampai lengkap yaitu sampai umur B bulan - 'enganjurkan kepada ibu untuk tetap menjaga kebersihan, men&u&i tangan sebelum dan sesudah makan, mengolah makanan yang benar, dan selalu memberikan AS- sesering mungkin

.3

%eadaan anak baik #iare sudah berhenti setelah rutin di berikan oralit -bu mengerti tentang penjelasan yang telah diberikan

BAB . PENUTUP %.1 Ke$i(pulan #iare merupakan mekanisme alamiah tubuh mengeluarkan isi usus yang busuk dan akan berhenti sendiri jika telah bersih( #iare bukan suatu penyakit, tetapi merupakan gejala a$al gangguan kesehatan( #iare dapat disebabkan karena -ritasi yaitu mekanik 87eses keras, benda asing, tumor, in:aginasi, tekanan dari luar saluran &erna9, kimia$i 8ra&un, obat pen&ahar9, bakterial, parasit, #iet makanan, gangangguan toleransi terhadap makanan tertentu, makanan yang kasar dan keras, de7isiensi :itamin, alergi 8sensiti7 terhadap obat atau makanan tertentu9, stress emosional 8ketergantungan, atau kerja 7isik yang berat seperti perjalanan jauh yang melelahkan9, ataupun penyakit-penyakit sistemik yang mengganggu saluran &erna seperti uremia, penyakit gra:e, gagal jantung, hipertensi porta, penyakit nerologis, kera&unan logam berat( Penatalaksanaan diare umumnya &ukup sistematis saja( Tetapi sistematis ini dapat juga dipakai sebagai terapi sementara sebelum kausa pasti diidenti7ikasi( Terapi sistematis ini antara lain 3 tirah baring, rehidrasi oral 8oralit9( Setelah dilakukan pengkajian data sampai e:aluasi dan &atatan perkembangan, maka dapat di simpulkan bah$a keluarga Tn S termasuk keluarga sejahterah karena rumah yang ditempati merupakan milik sendiri dan penghasilan per bulan Tn S sudah men&ukupi kebutuhan keluarganya( 'asalah yang ditemukan dalam keluarga Tn S yaitu anaknya yang berusia < bulan sakit diare( Setelah dilakukan inter:ensi dari masalah yang di dapat, keluarga Tn S dapat melakukan tindakan untuk mengatasi masalah yang ada yaitu dengan memberikan oralit setiap anaknya diare, memberikan AS- lebih dari biasanya untuk mengganti &airan tubuh bayinya yang hilang dan menambahkan sayur yang dihaluskan pada nasi loteknya, juga sari buah karena nilai giDinya yang tinggi dan selalu men&u&i tangan sebelum dan sesudah makan ataupun sebelum dan sesudah memegang bayi( Pada dasarnya keluarga Tn S sudah memiliki sikap sadar kesehatan( -ni terbukti pada saat

ibu menanggulangi gejala-gejala yang timbul dengan langsung memba$a anaknya ke petugas kesehatan untuk mendapatkan tindakan segera( %.2 'aran 4agi petugas kesehatan #iharapkan petugas kesehatan dapat menentukan suatu masalah kesehatan dengan melakukan pengkajian yang sedalam-dalamnya sehingga masalah tersebut benar-benar dapat ditangani( #an petugas kesehatan dapat melakukan kunjungan rumah sehingga bisa memastikan perkembangan kesehatan dari suatu keluarga( 4agi masyarakat #iharapkan masyarakat untuk akti7 mengadakan program-program kesehatan terutama pada ibu dan bayi( Serta mengharapkan pada seluruh ibu-ibu baik ibu hamil, ibu ni7as, maupun ibu yang memiliki bayi atau balita rajin mengikuti kegiatan penyuluhan sekitar program yang telah diadakan guna menambah in7ormasi atau mengingat kembali akan pentngnya kesehatan 4agi mahasi$a #iharapkan kepada seluruh mahasis$a untuk lebih memperdalam ilmu pengetahuan khususnya ilmu tentang kebidanan, dan mampu memberikan asuhan kebidanan pada setiap keluarga sesuai teori dalam praktek di lapangan(

BAB I. PE!BAHA'AN #iare merupakan in7eksi saluran pen&ernaan yang dapat menimbulkan

dehidrasi dan mempengaruhi kebutuhan &airan dan elektrolit serta kebutuhan nutrisi( Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai 7aktor seperti 7aktor in7eksi enternal, parental, dan 7aktor malarbsorbsi( Penanganan yang kurang dapat menambah beratnya in7eksi yang ada dan dapat menimbulkan komplikasikomplikasi seperti dehidrasi, mal nutrisi, dan lain-lain( 2ntuk men&egah terjadinya komplikasi tersebut, maka dilakukan pera$atan atau pengobatan yang baik dan sesuai karena penyakit diare ini menyerang pen&ernaan maka penanganan yang utama yaitu pada pemberian oralit dan AS- untuk mengganti &airan tubuh yang hilang( Pada tinjauan teori disebutkan bah$a tanda gejala dengan klasi7ikasi derajat dehidrasi adalah 3 keadaaan umum baik, kesadaran &omposmentis, mulut dan bibir kering atau lembab, turgor kulit kembali &epat L" detik ini termasuk diare 8tanpa dehidrasi9( 0elisah, re$el, mata &ekung, haus, minum yang banyak, turgor kulit perut lambat 8dehidrasi ringan atau sedang9( )etargis, mata &ekung, tidak bisa atau malas minum, turgor kulit kembali sangat lambat ini termasuk 8dehidrasi berat9( Pada kasus An Rahayu di dapatkan tanda dan gejala dehidrasi sedang yaitu turgor kulit lambat atau tidak kembali dalam , detik, tinja ber$arna hijau en&er berlendir, bayi terlihat gelisah dan re$el( Pada kunjungan pertama keadaan anak %eadaan anak &ukup baik, dan tidak re$el lagi, turgor kulit perut kembali L " detik, berat badan tetap yaitu *,* kg, 4A4 bayi ber$arna kuning dan lembek( 'aka keluarga Tn S diberikan asuhan kebidanan tentang3 ?ara mengatasi diare yaitu mengajarkan &ara pembuatan oralit ?ara membuat 3 -si gelas dengan air matang sebanyak " &&( 'asukkan + sendok makan gula pasir( Tambahkan G sendok teh garam( %emudian aduk

hingga rata( Atau apabila ada serbuk oralit, &ampur dengan " matang dan minumkan setiap bayi selesai buang air besar -

&& air

#an mengganti makanan pengganti AS- bayinya yang semula nasi lotek saja sekarang dengan menambahkan sayur atau memberikan sari buah karena giDinya lebih tinggi dari pada hanya diberikan nasi lotek saja

Pada kunjungan ke dua keadaan anak baik, turgor kulit perut kembali L " detik 4A4 bayi ber$arna kuning, lembek dan berampas, berat badan bayi tetap yaitu *,* kg, minum AS- lan&ar maka keluarga Tn S diberikan asuhan kebidanan yaitu3 %eluarga Tn S harus selalu men&u&i tangan dengan air dan sabun sebelum dan sesudah makan dan sebelum dan sesudah memegang bayi 'emantau berat badan bayi dengan menimbang berat badannya untuk mengetahui keseimbangan input dan output bayi Pada kunjungan ke tiga keadaan anak baik, turgor kulit perut baik 8kembali L " detik9, diare bayi sudah berhenti, berat badan bayi bertambah menjadi *,6 kg, AS- lan&ar dan bayipun minum dengan lahap 'aka keluarga diberikan %-. tentang 3 - Apabila anak sakit diare lagi sebaiknya ibu segera membuat sendiri larutan gula garam atau serbuk oralit untuk diberikan pada bayinya dan segera memeriksakannya pada petugas kesehatan( - Anjurkan kepada ibu untuk rutin memba$a bayinya ke posyandu untuk memantau tumbuh kembangnya dan penberian imunisasi sampai lengkap yaitu pada umur B bulan - 2ntuk tetap menjaga kebersihan, dan men&u&i tangan sebelum dan sesudah makan #an setelah mendapat asuhan kebidanan tersebut maka keluarga Tn S dapat mengatasi masalah kesehatan dalam keluarganya dan merekapun tanggap terhadap kondisi kesehatan keluarganya sehingga masalah dapat teratasi dengan baik(

DA/TAR PU'TAKA .77endy( +BB!. Ilmu kesehatan masyarakat( .0? 3 =akarta Narsono( +BB!. Kesehatan anak untuk perawat, petugas penyuluhan kesehatan, bidan di desa. 0ajah mada uni:ersitas press 3 /ogjakarta #epkes R-( +BB!( Keluarga dalam masyarakat( #epkes R- 3 =akarta Notoatmojo( +BBB( Ilmu kesehatan masyarakat( Pustaka ilmu 3 =akarta 'ansjoer, Ari7( " ( Kapita selekta kedokteran. 'edia aes&ulapius 3 =akarta Sal:i&ion &ellis( +BB!( Keluarga dan komponennya( Pustaka ilmu 3 =akarta Petrus, Andrianto( +BB"( Diare akut( .0? 3 =akarta