You are on page 1of 1

ANALISIS PEREKONOMIAN KOTA SEMARANG

Produk Domestik Regional Bruto Kota Semarang Tahun 2005-2009 Atas Dasar Harga Berlaku

Perkembangan Total PRDB Kota Semarang

PDRB adalah salah satu indikator untuk melihat keberhasilan pembangunan ekonomi. PDRB merupakan hasil penjumlahan nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh unit-unit kegiatan ekonomi dalam suatu wilayah pada suatu periode waktu tertentu biasanya satu tahun. Dalam kurun waktu 2005-2009 PDRB Kota Semarang tetap beranjak naik. Untuk mengetahui Perkembangan PDRB Kota Semarang Tahun 2005-2009 dapat dilihat sebagai berikut :
Produk Domestik Regional Bruto Kota Semarang Tahun 2005-2009

Tahun 2005 2006 2007 2008 2009


Sumber : PDRB Kota Semarang 2009

PDRB adh harga berlaku Jumlah (juta Rp) 23.208.224,89 26.624.244,17 30.515.736,72 34.541.218,97 38.459.815,06

Perkembangan (%) 178,29 204,53 234,42 265,35 295,45

Dapat dilihat pada tabel di atas, Pada tahun 2005 PDRB Kota Semarang atas dasar harga berlaku sebesar 23,20 triliun rupiah Dan PDRB Kota Semarang setiap tahunnya mengalami peningkatan, pada tahun 2009 atas dasar harga berlaku menjadi 38.46 triliyun rupiah.
Sumber : PDRB Kota Semarang 2009

Laju Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi disamping dapat berdampak peningkatan pendapatan pada akhirnya juga akan berpengaruh pada pendapatan daerah. Semakin mampu menggali potensi perekonomian daerah yang ada, akan semakin besar Produk Domestik Regional Bruto dan Pendapatan Asli Daerah, sehingga mampu meningkatkan keuangan daerah dalam menunjang pelaksanaan otonomi daerah. Pertumbuhan ekonomi merupakan suatu gambaran mengenai dampak dari kebijaksanaan pembangunan yang telah diambil khususnya dalam bidang ekonomi. Bagi setiap daerah, indikator ini penting untuk mengetahui keberhasilan

pembangunan yang telah dicapai, dan berguna sebagai bahan untuk menentukan kebijaksanaan