You are on page 1of 5

Asuhan Keperawatan pada Anak dengan Rubella

A. Pengkajian
a. Biodata
Anak yang sakit.
Orang tua.
b. Riwayat kesehatan
Keluhan utama.
RPS (demam tinggi, anoreksia, malaise, dll).
Riwayat kesehatan lalu.
Riwayat kesehatan keluarga.
Riwayat kehamilan (anak yang sakit).
Riwayat imunisasi (bayi dan anak).
Riwayat nutrisi.
Riwayat tumbuh kembang.
c. Pola aktiitas sehari!hari
"utrisi # minum $ %irumah dan dirumah sakit
&idur # istirahat $ %irumah dan dirumah sakit
Kebersihan $ %irumah dan dirumah sakit
'liminasi $ %irumah dan dirumah sakit
d. Keadaan umum $ Kesadaran, &&(
e. Pemeriksaan )isik
*ata $ terda+at kon,ungtiitis, )oto+hobia
Ke+ala $ sakit ke+ala
-idung $ Banyak terda+at secret, in)luen.a, rhinitis#kori.a, +erdarahan
hidung ( +ada stad eri+si ).
*ulut / bibir $ *ukosa bibir kering, stomatitis, batuk, mulut terasa +ahit.
Kulit $ Permukaan kulit ( kering ), turgor kulit, rasa gatal, ruam makuler +ada
leher, muka, lengan dan kaki ( +ada stad. Konalensi), eitema, +anas
( demam ).
Perna)asan $ Pola na)as, RR, batuk, sesak na)as, whee.ing, renchi, s+utum
&umbuh Kembang $ BB, &B, BB 0ahir, &umbuh kembang R# imunisasi.
Pola %e)ekasi $ BAK, BAB, %iare
Status "utrisi $ intake 1 out+ut makanan, na)su makana
). Pemeriksaan +enun,ang
Pemeriksaan darah te+i hanya ditemukan adanya leuko+eni.
%alam s+utum, sekresi nasal, sediment urine da+at ditemukan adanya multinucleated
giant sel yang khas.
Pada +emeriksaan serologi dengan cara hemaglutination inhibition test dan
com+lement )iksatior test akan ditemukan adanya antibody yang s+esi)ik dalam 2 1 3
hari setelah timbulnya ras dan menca+ai +uncaknya +ada 4 1 5 minggu kemudian.
B. Diagnosa Keperawatan
2) 6angguan rasa nyaman $ +eningkatan suhu tubuh berhubungan dengan +roses
in)lamasi#in)eksi irus
4) 6angguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan
anoreksia.
3) Kerusakan interaksi sosial berhubungan dengan isolasi dari teman sebaya
5) Resiko tinggi kerusakan integritas kulit berhubungan dengan +enggarukan
C. Nursing Care Plan
2) Diagnosa pertama $ 6angguan rasa nyaman $ +eningkatan suhu tubuh berhubungan
dengan +roses in)lamasi#in)eksi irus.
&u,uan $ setelah dilakukan aske+ selama 4 ,am dihara+kan suhu badan +asien
berkurang dengan
Kriteria hasil $
o Suhu tubuh 37,7 1 38,5 9 :
o Bibir lembab
o "adi normal
o Kulit tidak terasa +anas
o &idak ada gangguan neurologis ( ke,ang )
;nterensi $
2. 0ibatkan keluarga dalam +erawatan serta a,ari cara menurunkan suhu tubuh
Rasional$ agar keluarga lebih koo+erati) dalam tera+i
4. *emberikan kom+res dingin # hangat.
Rasional$ untuk membantu dalam +enurunan suhsu tubuh +ada +asien.
3. Pantau suhu lingkungan, batasi # tambahkan linen tem+at tidur sesuai indikasi.
Rasional$ suhu ruangan # ,umlah selimut harus diubah untuk mem+ertahankan
5. *onitor +erubahan suhu tubuh
Rasional$ untuk mengetahui dan merencanakan interensi selan,utnya
<. Kolaborasi medis untuk +emberian tera+i anti+iretik.
Rasional$ anti+iretik beker,a untuk menurunkan adanya kenaikan suhu tubuh.
4) Diagnosa kedua $ 6angguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
berhubungan dengan anoreksia
&u,uan$ setelah dilakukan aske+ 4= 45 ,am dihara+akan +asien menun,ukkan
+eningkatan na)su makan dengan
Kriteria -asil $
o BB meningkat
o *ual berkurang # hilang
o &idak ada muntah
o Pasien menghabiskan makan 2 +orsi
o "a)su makan meningkat
o Pasien menyebutkan man)aat nutrisi
o Pasien mengungka+kan kesediaan mematuhi diit
o &idak ada tanda 1 tanda malnutrisi
;nterensi $
2. Berikan banyak minum (sari buah!buahan, siru+ yang tidak memakai es).
Rasional$ untuk mengkom+ensasi adanya +eningkatan suhu tubuh dan
merangsang na)su makan
4. Berikan susu +orsi sedikit teta+i sering (susu dibuat encer dan tidak terlalu
manis, dan berikan susu tersebut dalam keadaan yang hangat ketika diminum).
Rasional$ untuk memenuhi kebutuhan nutrisi melalui cairan bernutrisi.
3. Berikan makanan lunak, misalnya bubur yang memakai kuah, su+ atau bubur
santan memakai gula dengan +orsi sedikir teta+i dengan kuantitas yang sering.
Rasional$ untuk memudahkan mencerna makanan dan meningkatkan asu+an
makanan.
5. Berikan nasi &K&P, ,ika suhu tubuh sudah turun dan na)su makan mulai
membaik.
Rasional $ untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh setelah sakit.
3) Diagnosa ketiga$ Kerusakan interaksi sosial berhubungan dengan isolasi dari teman
sebaya
&u,uan$ Anak melakukan akti)itas yang te+at dan berinteraksi, teman sebaya da+at
menerima anak
;nterensi ke+erawatan dan rasional$
2. Selalu mem+erkenalkan diri kita +ada anak , bila +erlu biarkan anak melihat
wa,ah kita sebelum memakai +akian +elindung
4. Berikan aktiitas +engalih
3. An,urkan orang tua untuk teta+ bersama anak selama hos+italisasi untuk
menurunkan +er+isahan dan memberikan kedekatan
5. %orong hubungan dengan teman melalui tele)on
<. Sia+kan teman sebaya anak untuk +erubahan +enam+ilan )isik
5) Diagnosa keempat$ Resiko tinggi kerusakan integritas kulit berhubungan dengan
+enggarukan
&u,uan$ Kulit teta+ utuh
;nterensi dan rasional$
2. >aga agar kuku teta+ +endek dan bersih$ meminimalkan trauma dan in)eksi
sekunder
4. Pakaikan sarung tangan dan restrain$ mencegah +enggarukan
3. &utu+ area yang sakit dengan lengan +an,ang$ mencegah +enggarukan
5. Berikan losion yang melembutkan
<. -indari +ema,anan +anas atau sinar matahari
D. Evaluasi Keperawatan
2. Suhu badan +asien menurun.
4. *enun,ukkan +eningkatan na)su makan.
3. Sudah berani berinteraksi, teman sebaya da+at menerima dengan baik.
5. ;ntegritas kulit teta+ utuh
E. Rencana Pemulangan
2. >elaskan tera+i yang diberikan $ dosis, e)ek sam+ing.
4. *elakukan imunisasi ,ika imunisasi belum lengka+ sesuai dengan +rosedur.
3. *enekankan +entingnya kontrol ulang sesuai ,adwal
;n)ormasikan ,ika terda+at tanda!tanda ter,adinya kekambuhan.