You are on page 1of 5

Peradaban Aztec

Kerajaaan Aztec berdiri sekitar tahun 1298 M dan mencapai puncak kejayaannya pada tahun 1450
M. Kerajaan Aztec mengalami kehancuran setelah datangnya bangsa Spanyol, dengan raja
terakhirnya Monte Zuma II.Pusat kerajaan Aztec yaitu didaerah semenanjung Yukatan-Mexico.








Hasil Kebudayaan suku Aztec :
kuil berbentuk piramida yang tengahnya berlubang untuk memasukan kurban (emas dan perak)
Konsep kepercayaannya menyembah dewa-dewa
Ditemukan patung di kota Vera Cruz, yang beratnya 30 ton sebagai perwujudan dewa utama yang
disucikan
Mampu mengusahakan tambang emas dan perak
Suku Aztec tiap 52 tahun sekali mengadakan upacara besar-besaran yang dipusatakan di Hall of
the Star, ibukota kerajaan Aztec. ***

Kaum Aztek atau Aztec adalah orang Amerika
Tengah dari sentral Meksiko yang kaya dengan
warisan mitologi dan kebudayaan. Dalam
bahasa Nahuatl, bahasa suku Aztek, "Aztek"
berarti seseorang yang berasal dari Aztln". Kaum
Aztek juga menyebut diri mereka
sebagai Mehika atau Meshika atau Mexica, asal
nama Stocking "Meksiko". Penggunaan nama
Aztek sebagai istilah yang merujuk kepada
mereka yang mempunyai ekonomi, adat, agama,
dan bahasa Mexica diawali oleh Alexander von
Humboldt.
Aztek merupakan satu dari beberapa kebudayaan, yang
disebut secara umum sebagai "nahuas" mengikut bahasa
mereka. Ketika kaum Aztek sampai ke lembah Anahuac,
mereka dianggap oleh nahuas lain sebagai yang paling tidak
berperadaban, jadi mereka memutuskan untuk belajar, dan
mengambil dari kaum- kaum lain, mereka banyak belajar
dari Toltec tua (yang sering dikelirukan dengan
kebudayaan Teotihuacan yang lebih tua. Kaum Aztek
menggabungkan beberapa tradisi dicampurkan dengan tradisi
mereka sendiri. Karena itu mereka mempunyai
beberapa mitos penciptaan, satu darinya menggambarkan
empat era sebelum dunia sekarang, kesemuanya berakhir
dengan malapetaka. Era kelima akan kekal disebabkan
pengorbanan hero kepada matahari. Dongeng ini dikaitkan
dengan kota tua Teotihuacan, yang telah musnah ketika kaum
Aztek tiba. Mitos yang lain menggambarkan dunia sebagai
ciptaan dewa kembar, Tezcatlipoca dan Quetzalcoatl.
Tezcatlipoca kehilangan kakinya dalam proses ciptaan dunia
dan semua gambaran dewa ini menggambarkan Tezcatlipoca
tanpa kaki dan menampakkan tulang. Quetzalcoatl juga
dikenali sebagai Tezcatlipoca Putih.
Menurut legenda, mereka mengembara ke Lago de Texcoco di
Meksiko Tengah dari suatu tempat di utara yang dikenali
sebagai Aztln. Mereka dipandu oleh dewa
mereka Huitzilopochtli. Ketika mereka tiba di sebuah pulau di
tengah danau, mereka melihat burung elangmemakan
seekor ular ketika bertengger di atas kaktus nopal, gambaran
yang sesuai dengan ramalan yang menyuruh mereka
membuat pemukiman baru di situ. Kaum Aztek membuat kota
mereka yang dikenal sebagai Tenochtitlan. Tempat tersebut,
pada masa sekarang merupakan pusat kota Meksiko. Burung
Elang legendaris itu pun juga terdapat dalam bendera
Meksiko.

Sejarah mengenai Suku Aztec di meksiko kuno
Daerah benua Amerika pada masa lampau memiliki berbagai suku yang mendiami wilayah tersebut.
Suku-suku tersebut merupakan keturunan dari para Penduduk mongol dan Eropa wilayah Siberia yang
melakukan migrasi ke wilyah tersebut melalui Selat Bering yang terdapat di Rusia.


Salah satu suku yang terkenal dengan memiliki peradaban yang cukup tinggi pada masa tersebut
adalah Suku Aztec yang mendiami wilayah Meksiko saat ini.Di sebuah pulau di danau Tecoco, bangsa
Aztec memperoleh semacam wangsit karena telah meihat seekor elang dengan seekor ular dimulutnya,
yang sedang bertengger pada pada sebatang kaktus. Karena menganggap hal tersebut sbeagi pertanda
gaib, para pendeta mengikrarkan bahwa pulau tersebut telah dipilih untuk bangsa Aztec oleh dewa-
dewa mereka. Distulah mereka membangun kota.



Pada tahun 1325, kota danau tersebut mereka namai dengan Tenochtitlan. Tenochtitlan dirancang
berdasarkan reflesksi kosmos mereka, yaitu kepercayaan mereka mengenai keadaan alam semesta
dimana dunia merupakan sebidang daratan yang dikelilingi oleh air, dengan sumbu vertical yang
menghubungkan 13 surga dan 9 tingkat alam baka.
Pada tahun 1337 mereka membangun Kota niaga Tlatetolco di bagian utara Tenochtitlan. Bangsa Aztec
menggunakan biji coklat sebagai uang. Mereka juga membangun pematang dan kanal untuk
menghubungkan dengan pemukiman di Tenochtitlan.
Bangsa Aztec dipimpin oleh seorang raja yang disebut dengan tlatoani. Tlatoani merupakan gelar turun
temurun, seperti gelar firaun di Mesir. Selama ratusan tahun sekitar 146 tahun hanya ada 11 orang
tlatoani yang tercatat dalam sejarah. Tlatoani pertama adalah Acamapichtli yang berkuasa pada tahun
1375. Pada tahun 1396, tlatoani kedua, Huitzilihuitl menikahi dua keluarga bangsawan dan
memperkuat persekutuan serta memperluas ibukota. Bangsa Aztec sebenarnya memiliki tiga kelas
penguasa yaitu raja, pendeta, dan bangsawan yang memerintah para budak dengan tangan besi.
Pernikahan ini memperkuat kedudukan raja pada Bangsa Aztec.
Tlatoani keempat, Itzcoatl pada tahun 1427-1430 membentuk persekutuan dengan para
pemimpinTlacopan dan Texcoco merebut kendali atas Meksiko tengah. Pada tahun 1430, Tenochtitlan
menjadi kota besar setelah Bangsa Aztec menggali sisa-sisa peradaban sebelumnya,
Kota Teotihuacan yang luar biasa, dan Kota Tollan(sekarang: Tula) peninggalan Bangsa Toltec.
Bangsa Aztec sangat terinspirasi oleh Bangsa Toltec yang lebih dahulu mendiami Danau Texcoco, tetapi
secara misterius hilang. Dari para pendeta Tezcatlipoca pendeta Bangsa Toltec-, Bangsa Aztec
mendapatkan ide untuk mengorbankan manusia untuk dipersembahkan kepada Dewa Matahari
Huitzilopochtli yang berjuang melawan Dewi Bulan Coyolxauhqui. Manusia direnggut jantungnya pada
saat pengorbanan manusia oleh pendeta, darah dialirkan ke bawah dari puncak kuil piramida dan jasad
korban digulingkan ke bawah.
Bangsa Aztec juga memainkan permainan bola keramat dalam lapangan berbentuk huruf I,
menggunakan pinggul, siku, dan lutut. Permainan ini sangat berbahaya dan kematian adalah hal yang
biasa.
Pada tahun1440, tlatoani kelima, Moctezuma Ilhuicamina meluaskan kerajaan ke selatan menaklukan
wilayah yang sekarang dikenal dengan Morelos dan Guerrero. Pada tahun 1450, ia berhasil menaklukan
pantai teluk di utara dan menghancurkan Konfederasi Chalco, satu-satunya kekuasaan yang masih
bertahan di cekungan Meksiko pada 1465. Pada tahun 1473 dibawah
pemerintahan Axayacoatl, Tlatelolco berhasil ditaklukan.
Pada tahun 1487, dibawah pemerintahan Ahuitzotl, Piramida agung mereka, Templo Mayor, kembali
diagungkan dengan lebih banyak melakukan pengorbanan manusia. Ratusan korban dipersembahkan
kepada dewa. Ahuitzotl membendung aliran mata air dari kota negara tetangga Coyoacan, namun
aliran mata air itu menjadi tidak menentu. Proyek tersebut gagal dan pada 1500 banjir melanda
Tenochtitlan. Pada tahun 1502 Ahuitzotl tewas dan digantikan oleh Moctezuma Xocoyotzin yang
akhirnya ditaklukan oleh Hernand Cortes dari Spanyol. Pada tahun 1521, penguasa terakhir
Aztec, Cuauhtemoc ditangkap, disiksa dan digantung oleh Hernand Cortes. Hal ini menandakan
dimulainya penjajahan Spanyol.
Selain Templo Mayor, penemuan lain dari Bangsa Aztec yaitu berupa monolit Dewi Coyolxauhqi yang
ditemukan pada 1978, monolit Dewa Huitzilopochtli pada tahun 1790, dan monolit Dewi Bumi
Tlaltecuhtli yang ditemukan tahun 2006.
Bangsa Aztec begitu dihormati di Meksiko. Kota Tenochtitlan sekarang menjadi Mexico City. Elang Aztec
juga menjadi lambang negara Meksiko. Nama Aztec juga digunakan seperti pada Banco Azteca, dan TV
Azteca. Stadion kebanggaan Meksiko, Estadio Azteca juga menjadi roh bagi sepakbola Meksiko.
Sebagai tambahan, berikut adalah daftar Tlatoani Aztec (raja-raja Bangsa Aztec). Nama tlatoani mereka
disebut dengan nama yang aneh yang mungkin memiliki arti tersendiri, atau bisa jadi sebagai gambaran
pemerintahan pada masa tlatoani tersebut.
List of Tlatoani of Aztec: