You are on page 1of 24

Modul : 13

TEKNIK TRANSMISI SELULER


Konsep Perencanaan Sistem Cellular
TekTransSel-Modul#13
Modul : 13
TEKNIK TRANSMISI SELULER
Konsep Perencanaan Sistem Cellular
Program Studi D3
Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Telkom
BANDUNG, 2012
Pendahuluan
1. Prediksi gross income (pendapatan kasar).
Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meneliti gross income,
diantaranya adalah penelitian populasi penduduk, rata-rata
income, tipe-tipe bisnis yang berkembang, dll
2. Pengenalan kompetitor
Penting untuk diketahui situasi kompetitor yang ada, untuk
memastikan adanya peluang. Dalam hal ini bisa dilihat cakupan
dari kompetitor, performansi sistemnya, maupun juga jumlah
pelanggan untuk dibandingkan jumlah pelanggan potensial yang
belum terlayani.
3. Keputusan cakupan geografis
Pertanyaannya adalah : mana daerah geografi yang dicakup
sistem yang diinginkan serta jenis layanan apa yang cocok untuk
daerah tersebut ? Pertanyaan tersebut harus dijawab untuk
kemudian diteruskan pada Bagian Teknik.
Implementasi suatu jaringan telekomunikasi di suatu wilayah disamping
berhadapan dengan regulasi telekomunikasi, juga akan berhadapan dengan
situasi pasar yang harus dipelajari dengan seksama untuk mengantisipasi
berbagai kemungkinan. Di bawah ini adalah 3 tugas besar yang harus
dikerjakan seorang analis pasar ...
TekTransSel-Modul#13
1. Prediksi gross income (pendapatan kasar).
Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meneliti gross income,
diantaranya adalah penelitian populasi penduduk, rata-rata
income, tipe-tipe bisnis yang berkembang, dll
2. Pengenalan kompetitor
Penting untuk diketahui situasi kompetitor yang ada, untuk
memastikan adanya peluang. Dalam hal ini bisa dilihat cakupan
dari kompetitor, performansi sistemnya, maupun juga jumlah
pelanggan untuk dibandingkan jumlah pelanggan potensial yang
belum terlayani.
3. Keputusan cakupan geografis
Pertanyaannya adalah : mana daerah geografi yang dicakup
sistem yang diinginkan serta jenis layanan apa yang cocok untuk
daerah tersebut ? Pertanyaan tersebut harus dijawab untuk
kemudian diteruskan pada Bagian Teknik.
Siklus Perencanaan Sistem Cellular
TekTransSel-Modul#13
Apa sesungguhnya peranan seorang engineer ?
1. Memulai sketsa perencanaan pada daerah pelayanan,
tujuannya adalah menghasilkan cakupan service pada daerah
pelayanan dengan sesedikit mungkin jumlah sel, kapasitas
sebesar mungkin untuk alokasi BW yang diberikan, serta kualitas
sebaik mungkin.
2. Menentukan jumlah kanal RF yang diperlukan untuk melayani
prediksi trafik pada jam sibuk sampai beberapa tahun ke depan.
3. Studi problem interferensi.
Cochannel interference, adjacent channel interference, maupun
juga kemungkinan terjadinya intermodulasi dari tiap sel.
Selanjutnya mencari cara-cara untuk mengatasi hal itu.
4. Studi mengenai probabilitas blocking pada tiap sel, serta
mencari langkah-langkah untuk meminimisasi hal tersebut
5. Perencanaan teknologi untuk menyerap pelanggan baru.
Jumlah kenaikan pelanggan baru akan tergantung kepada biaya
komunikasi, performansi sistem, serta juga kecenderungan bisnis.
Secara teknik harus dipikirkan upgrading sistem, teknik-teknik
pengembangan kapasitas untuk BW yang terbatas pada layanan
sistem komunikasi bergerak.
Setelah menerima
laporan dari analis
ekonomi yang
meneliti kelayakan
ekonomi, tugas
seorang engineer
untuk mewujudkan
jaringan yang andal
dari sisi kapasitas,
kualitas dengan biaya
seefisien mungkin
TekTransSel-Modul#13
1. Memulai sketsa perencanaan pada daerah pelayanan,
tujuannya adalah menghasilkan cakupan service pada daerah
pelayanan dengan sesedikit mungkin jumlah sel, kapasitas
sebesar mungkin untuk alokasi BW yang diberikan, serta kualitas
sebaik mungkin.
2. Menentukan jumlah kanal RF yang diperlukan untuk melayani
prediksi trafik pada jam sibuk sampai beberapa tahun ke depan.
3. Studi problem interferensi.
Cochannel interference, adjacent channel interference, maupun
juga kemungkinan terjadinya intermodulasi dari tiap sel.
Selanjutnya mencari cara-cara untuk mengatasi hal itu.
4. Studi mengenai probabilitas blocking pada tiap sel, serta
mencari langkah-langkah untuk meminimisasi hal tersebut
5. Perencanaan teknologi untuk menyerap pelanggan baru.
Jumlah kenaikan pelanggan baru akan tergantung kepada biaya
komunikasi, performansi sistem, serta juga kecenderungan bisnis.
Secara teknik harus dipikirkan upgrading sistem, teknik-teknik
pengembangan kapasitas untuk BW yang terbatas pada layanan
sistem komunikasi bergerak.
Setelah menerima
laporan dari analis
ekonomi yang
meneliti kelayakan
ekonomi, tugas
seorang engineer
untuk mewujudkan
jaringan yang andal
dari sisi kapasitas,
kualitas dengan biaya
seefisien mungkin
Sebelum merencanakan sistem, seorang engineer harus memiliki pengetahuan yang
mendalam mengenai dasar-dasar teknologi selular, yang meliputi struktur sel, channel
asignment, cell splitting, sistem sel overlay, pemrosesan panggilan, konsep propagasi
radio , dan berbagai prinsip lainnya.
Seperti yang sudah dijelaskan dimuka, bahwa langkah pertama desain jaringan
telekomunikasi selalu berdasar tentang estimasi apa yang akan terjadi pada masa
datang terhadap jaringan yang hendak direncanakan. Dalam hal ini prediksi trafik
telekomunikasi merupakan hal penting yang pertamakali akan dilakukan.
Filosofi umum dari desain jaringan telekomunikasi adalah mendapatkan performansi
terbaik dengan minimal cost. Performansi radio meliputi kualitas kanal fisik untuk
kontrol / signalling dan juga kanal fisik suara. Dalam kaitan ini, ukuran dari kualitas
transmisi adalah S/(I+N) atau biasa disebut RF signal to impairement ratio.
Seorang RF enginner harus menganalisis 2 macam kondisi : (1), Pada kondisi yang
terburuk, dan (2), Pada kondisi rata-rata yang dicapai oleh jaringan yang didesain.
Dalam hal ini, kondisi performansi rata-rata akan menunjukkan ukuran persepsi
pelanggan mengenai kualitas yang akhirnya bermuara pada kepuasan pelanggan.
Sedangkan analisis kondisi terburuk adalah untuk mencegah berbagai kasus terburuk
yang mungkin akan terjadi.
Lalu..
TekTransSel-Modul#13
Sebelum merencanakan sistem, seorang engineer harus memiliki pengetahuan yang
mendalam mengenai dasar-dasar teknologi selular, yang meliputi struktur sel, channel
asignment, cell splitting, sistem sel overlay, pemrosesan panggilan, konsep propagasi
radio , dan berbagai prinsip lainnya.
Seperti yang sudah dijelaskan dimuka, bahwa langkah pertama desain jaringan
telekomunikasi selalu berdasar tentang estimasi apa yang akan terjadi pada masa
datang terhadap jaringan yang hendak direncanakan. Dalam hal ini prediksi trafik
telekomunikasi merupakan hal penting yang pertamakali akan dilakukan.
Filosofi umum dari desain jaringan telekomunikasi adalah mendapatkan performansi
terbaik dengan minimal cost. Performansi radio meliputi kualitas kanal fisik untuk
kontrol / signalling dan juga kanal fisik suara. Dalam kaitan ini, ukuran dari kualitas
transmisi adalah S/(I+N) atau biasa disebut RF signal to impairement ratio.
Seorang RF enginner harus menganalisis 2 macam kondisi : (1), Pada kondisi yang
terburuk, dan (2), Pada kondisi rata-rata yang dicapai oleh jaringan yang didesain.
Dalam hal ini, kondisi performansi rata-rata akan menunjukkan ukuran persepsi
pelanggan mengenai kualitas yang akhirnya bermuara pada kepuasan pelanggan.
Sedangkan analisis kondisi terburuk adalah untuk mencegah berbagai kasus terburuk
yang mungkin akan terjadi.
Adalah cukup sulit untuk mencapai performansi yang diharapkan
pada lingkungan komunikasi mobile yang sangat kompleks. Karena itu
diharapkan seorang engineer memiliki berbagai pengetahuan untuk
melakukan optimalisasi sistem yang nantinya akan melibatkan
berbagai solusi kompromi dari berbagai kondisi trade off yang nantinya
akan dihadapi. Berbagai metoda optimalisasi jaringan komunikasi
bergerak seluler ini diberikan pada bagian selanjutnya.
Tujuan Perencanaan Jaringan Selular...
TekTransSel-Modul#13
Goal
Kapasitas
Coverage
Kualitas
Perencanaan jaringan
dimulai dari alokasi
lebar pita frekuensi
yang diberikan
pemerintah kepada
suatu operator seluler.
Alokasi lebar pita
frekuensi inilah yang
digunakan oleh
operator untuk
memberikan layanan
komunikasi dengan
kualitas komunikasi
yang sebaik-baiknya
dan untuk sebanyak-
banyaknya user.
Tujuan dari Perencanaan
TekTransSel-Modul#13
Perencanaan jaringan
dimulai dari alokasi
lebar pita frekuensi
yang diberikan
pemerintah kepada
suatu operator seluler.
Alokasi lebar pita
frekuensi inilah yang
digunakan oleh
operator untuk
memberikan layanan
komunikasi dengan
kualitas komunikasi
yang sebaik-baiknya
dan untuk sebanyak-
banyaknya user.
START
Analisa kapasitas
yang dibutuhkan
Atot = (Erlang)
Kapasitas sistem
dari BW yang
dialokasikan
Asel = (Erlang /
sel)
Diagram Alir Perencanaan Sel
END
OPTIMASI
Threshold Handover
Daya Pancar
Noise Figure, dll
Prediksi trafik
yang dibutuhkan
sampai dengan
beberapa tahun
ke depan
(Analisis
statistik
demand)
Yes
Kapasitas
Kualitas
TekTransSel-Modul#13
Analisa kapasitas
yang dibutuhkan
Atot = (Erlang)
Kapasitas sistem
dari BW yang
dialokasikan
Asel = (Erlang /
sel)
Jumlah sel
Atot /Asel = (sel)
2,6
Sel Luas
Sel Jari Jari
Sel Jumlah
Pelayanan Area Luas
Sel Luas

Analisa Pathloss
Analisa Link Budget
Perhitungan Daya
Frequency Planning
KUALITAS
OKE ?
OPTIMASI
Threshold Handover
Daya Pancar
Noise Figure, dll
Yes
No
Coverage
Grade Of Service ( GOS )
Informasi tentang intensitas trafik selama jam sibuk akan
menjadi dasar untuk dimensioning sistem wireless pada nilai Grade Of
Service yang ditentukan
Grade Of Service adalah probabilitas panggilan ditolak (diblok)
selama jam sibuk
Tabel GOS diperlukan untuk mengetahui berapa kanal yang
dibutuhkan untuk minimum GOS yang dipersyaratkan
Jika sistem tidak didimensioning untuk mendukung trafik, maka
panggilan akan sering tertolak ( GOS >> )
Dasar Teori Trafik
TekTransSel-Modul#13
Informasi tentang intensitas trafik selama jam sibuk akan
menjadi dasar untuk dimensioning sistem wireless pada nilai Grade Of
Service yang ditentukan
Grade Of Service adalah probabilitas panggilan ditolak (diblok)
selama jam sibuk
Tabel GOS diperlukan untuk mengetahui berapa kanal yang
dibutuhkan untuk minimum GOS yang dipersyaratkan
Dalam lingkungan wireless, target desain GOS adalah 2% atau 5%
[BOU]. Target 1% digunakan jika sistem wireless digunakan untuk
melengkapi wireline pada aplikasi binis seperti pada low tier PCS.
Karakteristik Mobile Traffic
Trafik mobile subscriber secara tradisional umumnya adalah 25 -
35 mErlang selama jam sibuk
Jam Sibuk secara tradisional adalah sekitar jam 10 pagi, dan antara
pk. 13.00 sd. 15.00
Pelanggan mobile sekarang memiliki karakteristik yang
relatif berubah... sedemikian :
Kata jam disini dalam konteks berarti adalah periode, dan tidak berarti /
tidak selalu 60 menit
Dasar Teori Trafik
TekTransSel-Modul#13
Trafik mobile subscriber secara tradisional umumnya adalah 25 -
35 mErlang selama jam sibuk
Jam Sibuk secara tradisional adalah sekitar jam 10 pagi, dan antara
pk. 13.00 sd. 15.00
Pelanggan mobile sekarang memiliki karakteristik yang
relatif berubah... sedemikian :
Pelanggan sekarang tidak didominasi oleh para pekerja yang memiliki
mobilitas tinggi yang melakukan panggilan saat jam kerja
Jam sibuk sekarang cenderung bergeser ke pk. 16.00 sd. pk 19.00
( memerlukan penelitian lebih lanjut )
Intensitas trafik tiap pelanggan sekarang cenderung meningkat
Tabel Trafik ...
Tabel trafik yang mungkin digunakan dalam komunikasi wireless
Dasar Teori Trafik
TekTransSel-Modul#13
Tabel trafik disusun dari suatu persamaan probabilitas
Contoh :
Tabel Erlang B
N = total jumlah kanal
A = intensitas trafik = t
Tabel Erlang B ...
Tabel Erlang B tipikalnya umum digunakan dalam perencanaan
sistem wireless. Disebabkan karena sistem umumnya tidak
mengakomodasi antrian untuk panggilan baru.
Contoh :
Berapa kanal yang
diperlukan untuk mendukung
100 user untuk mencapai
GOS 2%, jika rata-rata
intensitas trafik seorang user
adalah 30 mE
Dasar Teori Trafik
TekTransSel-Modul#13
Contoh :
Berapa kanal yang
diperlukan untuk mendukung
100 user untuk mencapai
GOS 2%, jika rata-rata
intensitas trafik seorang user
adalah 30 mE
Kapasitas Jaringan
Analisis statistik pertumbuhan pelanggan diperlukan untuk estimasi
jumlah pelanggan pada waktu-waktu mendatang.
Ukuran sel yang kita rancang, harus mampu melayani sejumlah user
yang diprediksikan pada suatu daerah ( traffic demand )
Demand trafik selalu dihitung sampai beberapa tahun kedepan ( 5 tahun,
10 tahun, dsb ) untuk mengamankan investasi dan tergantung juga dari
prospek bisnis, efisiensi berkaitan dengan laju perkembangan teknologi,
dsb.
Umumnya untuk penentuan lokasi, dan jaringan fixed kabel (jika ada)
akan direncanakan untuk waktu yang lebih panjang dibandingkan
dengan jaringan perangkat radionya.
Traffic Demand
TekTransSel-Modul#13
Analisis statistik pertumbuhan pelanggan diperlukan untuk estimasi
jumlah pelanggan pada waktu-waktu mendatang.
Ukuran sel yang kita rancang, harus mampu melayani sejumlah user
yang diprediksikan pada suatu daerah ( traffic demand )
Demand trafik selalu dihitung sampai beberapa tahun kedepan ( 5 tahun,
10 tahun, dsb ) untuk mengamankan investasi dan tergantung juga dari
prospek bisnis, efisiensi berkaitan dengan laju perkembangan teknologi,
dsb.
Umumnya untuk penentuan lokasi, dan jaringan fixed kabel (jika ada)
akan direncanakan untuk waktu yang lebih panjang dibandingkan
dengan jaringan perangkat radionya.
A
TOT
= Jumlah estimasi user x Trafik rata-rata per-user
K
RF kanal Simultan User Jumlah
BW
BW
N
RF kanal
an dialokasik yang 1 /
1

Kapasitas jaringan akan tergantung kepada lebar pita
(bandwidth) yang diberikan, serta pada efisiensi spektral komunikasi
yang bersangkutan yang akan diimplementasikan.
Jumlah user yang bisa dilayani tiap sel untuk bandwidth tertentu yang
dialokasikan adalah didefinisikan secara umum sebagai berikut :
dimana,
N = Jumlah user yang bisa dilayani tiap sel
K = Ukuran kluster
Kapasitas Jaringan
TekTransSel-Modul#13
dimana,
N = Jumlah user yang bisa dilayani tiap sel
K = Ukuran kluster
Contoh :
Suatu operator sistem seluler mengalokasikan pita selebar 10 MHz untuk sistem
DCS1800. Berapa kapasitas sistem jika diketahui lebar pita 1 kanal RF
DCS1800 adalah 200 kHz, jumlah user simultan untuk satu kanal RF adalah 8
user, serta ukuran kluster untuk DCS1800 adalah = 3
Kapasitas trafik per-sel
( Erlang / sel )
Dari perhitungan sebelumnya,
didapatkan jumlah user persel
untuk melayani sejumlah N user.
Selanjutnya untuk dedicated
communication dapat dilihat dari
tabel Erlang-B dengan
spesifikasi GOS yang
dipersyaratkan untuk melihat
kapasitas Erlang per-sel
( A
SEL
)
Kapasitas Jaringan
TekTransSel-Modul#13
Dari perhitungan sebelumnya,
didapatkan jumlah user persel
untuk melayani sejumlah N user.
Selanjutnya untuk dedicated
communication dapat dilihat dari
tabel Erlang-B dengan
spesifikasi GOS yang
dipersyaratkan untuk melihat
kapasitas Erlang per-sel
Dedicated communication : 1 user memerlukan 1 kanal khusus untuk
berkomunikasi
Jumlah Sel Yang Dibutuhkan ...
Jumlah sel yang dibutuhkan di suatu daerah akhirnya akan bergantung
kepada demand trafik di daerah tersebut. Dalam hal ini semakin besar
demand trafik akan semakin banyak pula sel yang dibutuhkan.
Selain itu, jumlah sel tergantung pula kepada kapasitas Erlang tiap sel
dengan suatu hubungan :
A
TOT
= Jumlah trafik total disuatu wilayah
A
SEL
= Kapasitas Erlang tiap sel ( tergantung
kepada efisiensi spaktral siskomber yang
dimplementasikan
Kapasitas Jaringan
TekTransSel-Modul#13


SEL
TOT
SEL
A
A
A
TOT
= Jumlah trafik total disuatu wilayah
A
SEL
= Kapasitas Erlang tiap sel ( tergantung
kepada efisiensi spaktral siskomber yang
dimplementasikan
Luas Sel dan Jari-Jari Sel ...

SEL
SEL
Daerah Luas
L
Luas sel tentunya adalah luas daerah pelayanan dibagi dengan
jumlah sel yang terhitung dari bagian sebelumnya...
Sehingga, jari-jari sel akan dapat dihitung dari pengertian bahwa
untuk sel heksagonal di ketahui hubungan :
Kapasitas Jaringan
TekTransSel-Modul#13
Sehingga, jari-jari sel akan dapat dihitung dari pengertian bahwa
untuk sel heksagonal di ketahui hubungan :
2
sel
R 2,6 L
Perencanaan daya yang kemudian akan dilakukan harus dapat
menjangkau sejarak jari-jari sel tersebut dengan kualitas sinyal tertentu
yang tergantung dari ambang batas yang dipersyaratkan.
Untuk daerah dengan distribusi trafik non-uniform(kondisi
umum), daerah pelayanan akan diklasifikasikan berdasarkan kepadatan
user. Sehingga ukuran sel untuk masing-masing daerah klasifikasi tersebut
akan berbeda.
rural area
Kapasitas Jaringan
TekTransSel-Modul#13
urban
area
suburban
area
Coverage
Salah satu tujuan perencanaan jaringan komunikasi bergerak wireless
adalah memberikan layanan komunikasi pada cakupan (coverage) yang sudah
ditentukan. Cakupan yang ditentukan tergantung kepada kapasitas yang
hendak dicapai, seperti yang sudah kita bahas pada bagian sebelumnya.
Pembahasan topik coverage akan dimulai dari pertanyaan : Berapa daya
pancar yang diperlukan untuk menjangkau sisi terluar sel ? Jawaban dari
pertanyaan ini akan dijawab dalam perhitungan Link Budget.
Perhitungan link budget mengharuskan seorang engineer untuk mengetahui
berbagai redaman, loss, margin, serta gain-gain sepanjang lintasan daya untuk
komunikasi uplink dan downlink.
Secara prinsipil, daya yang ada di penerima harus selalu lebih besar atau
sama dengan level daya ambang yang telah dipersyaratkan. Dan menjadi tugas
engineer adalah merencanakan (1) berapa daya yang dipancarkan, (2) berapa
margin yang diperlukan untuk mengakomodasikan terjadinya fading dan
interferensi, dan (3) mengestimasi loss propagasi sejarak jari-jari sel.
Perhitungan yang semakin akurat akan semakin baik disebabkan karena
perhitungan link budget berkaitan dengan kelas-kelas daya dari perangkat
sistem yang kita rencanakan
TekTransSel-Modul#13
Salah satu tujuan perencanaan jaringan komunikasi bergerak wireless
adalah memberikan layanan komunikasi pada cakupan (coverage) yang sudah
ditentukan. Cakupan yang ditentukan tergantung kepada kapasitas yang
hendak dicapai, seperti yang sudah kita bahas pada bagian sebelumnya.
Pembahasan topik coverage akan dimulai dari pertanyaan : Berapa daya
pancar yang diperlukan untuk menjangkau sisi terluar sel ? Jawaban dari
pertanyaan ini akan dijawab dalam perhitungan Link Budget.
Perhitungan link budget mengharuskan seorang engineer untuk mengetahui
berbagai redaman, loss, margin, serta gain-gain sepanjang lintasan daya untuk
komunikasi uplink dan downlink.
Secara prinsipil, daya yang ada di penerima harus selalu lebih besar atau
sama dengan level daya ambang yang telah dipersyaratkan. Dan menjadi tugas
engineer adalah merencanakan (1) berapa daya yang dipancarkan, (2) berapa
margin yang diperlukan untuk mengakomodasikan terjadinya fading dan
interferensi, dan (3) mengestimasi loss propagasi sejarak jari-jari sel.
Perhitungan yang semakin akurat akan semakin baik disebabkan karena
perhitungan link budget berkaitan dengan kelas-kelas daya dari perangkat
sistem yang kita rencanakan
max Tx power per
traffic channel, Pt (dBm)
Loss kabel, konektor ,
dan combiner (dB)
Gain antena Tx (dB)
Tx EIRP per traffic channel
(dBm)
Loss Propagasi (dB)
Receiced Signal Power
(dBm)
Gain antena Rx (dB)
Loss kabel, konektor ,
dan filter (dB)
Daya input ke receiver
(dBm)
Fading Margin (dB)
Sensitivitas Receiver
(dBm)
Spectral Noise Figure
Noise power spectral density,
No (dBm/Hz)
Efective noise power
spectral density
C/No
Diagram Level
Coverage
TekTransSel-Modul#13
max Tx power per
traffic channel, Pt (dBm)
Loss kabel, konektor ,
dan combiner (dB)
Gain antena Tx (dB)
Tx EIRP per traffic channel
(dBm)
Loss Propagasi (dB)
Receiced Signal Power
(dBm)
Gain antena Rx (dB)
Loss kabel, konektor ,
dan filter (dB)
Daya input ke receiver
(dBm)
Fading Margin (dB)
Sensitivitas Receiver
(dBm)
Spectral Noise Figure
Noise power spectral density,
No (dBm/Hz)
Efective noise power
spectral density
C/No
Contoh perhitungan link budget....
Perhitungan dilakukan untuk uplink dan downlink
Gain-gain dijumlahkan, loss-loss dikurangkan ...
Coverage
TekTransSel-Modul#13
Contoh perhitungan link budget....
Area yang berbeda membutuhkan persyaratan daya yang berbeda
Pathloss total diambil nilai yang terkecil (kondisi uplink, karena
lebih terbatas dayanya ), kemudian dimasukkan ke dalam rumus
empirik pathoss yang dipakai
Coverage
TekTransSel-Modul#13
Kualitas Jaringan
Kualitas sistem seluler di tunjukkan oleh parameter BER (bit error
rate),availabilitas cakupan , dan juga oleh probabilitas blocking.
Desain pertama jaringan selular adalah berdasarkan atas trafik yang
ingin dicapai , dalam hal ini mengacu pada probabilitas blocking.
Untuk parameter kualitas berikutnya, BER akan berkorelasi dengan
threshold, dan availability berkorelasi dengan margin fading yang
diberikan. Lihat kembali modul sebelumnya tentang fading margin !!
Pemilihan perangkat RF juga menempati posisi penting dalam hal
memperbaiki kinerja sistem dengan jalan memperkecil Noise Figure
perangkat RF.
TekTransSel-Modul#13
Kualitas sistem seluler di tunjukkan oleh parameter BER (bit error
rate),availabilitas cakupan , dan juga oleh probabilitas blocking.
Desain pertama jaringan selular adalah berdasarkan atas trafik yang
ingin dicapai , dalam hal ini mengacu pada probabilitas blocking.
Untuk parameter kualitas berikutnya, BER akan berkorelasi dengan
threshold, dan availability berkorelasi dengan margin fading yang
diberikan. Lihat kembali modul sebelumnya tentang fading margin !!
Pemilihan perangkat RF juga menempati posisi penting dalam hal
memperbaiki kinerja sistem dengan jalan memperkecil Noise Figure
perangkat RF.
3 2 1
4
2 1
3
1
2
1
G G G
1 F
G G
1 F
G
1 F
F Fs


Kualitas Jaringan
TekTransSel-Modul#13
Sensitivitas lebih baik !!