You are on page 1of 10

Asuhan Keperawatan

Pada Lansia Di
Masyarakat
Alasan Timbulnya Perhatian
Pada Lansia
Masa pensiun dan masalah yang menyertainya
Kematian mendadak karena jantung dan stroke
Meningkatnya jumlah usia lanjut
Pemerataan pelayanan kesehatan
Kewajiban pemerintah terhadap orang cacat dan jompo
Perkembangan ilmu :Gerontologi dan geriatri
Program PBB
Konferensi Internasional di Wina tahun 1983
Kurangnya jumlah tempat tidur di rumah sakit
Mahalnya obat obatan
Tahun Lanjut Usia Internasional 1 Oktober 1999

Asuhan Keperawatan dasar
bagi lansia
Untuk lanjut usia yg aktif;Personal Hygiene:
kebersihan gigi dan mulut, atau pembersihan
gigi palsu, kebersihan rambut, kuku, telinga dan
kepala; Kebersihan lingkungan, seperti tempat
tidur dan ruangan;Makanan yang sesuai,
misalnya porsi kecil bergizi, bervariasi dan
mudah dicerna, dan kesegaran jasmani.
Untuk lansia pasif, sama dengan lansia aktif,
tapi melibatkan keluarga atau petugas khusus,
dan melakukan tindakan preventif (dekubitus)
Pendekatan Perawatan Lanjut Usia
Pendekatan fisik; peran perawat sbg Care Giver
Pendekatan Psikis; peran perawat sebagai
supporter, interpreter dan memegang prinsip 3 S
(Sabar, Simpatik dan Service)
Pendekatan Sosial; peran perawat adalah sebagai
fasilitator terbinanya hubungan sosial antar lansia
dan perawat.
Pendekatan spiritual;perawat memberikan
bimbingan rohani terhadap ketenangan mental
lansia

Tujuan Askep Lansia
Agar lansia dapat melakukan ADL secara
mandiri, melalui : Health promotion, Health
prevention dan Health Maintenance.
Menciptakan life support yang baik bagi
lansia
Merangsang health professional untuk dapat
menangani masalah yang dapat terjadi pada
lansia dengan integritas yang tinggi
Fokus Askep pada lansia
Health promotion
Health Prevention
Mengoptimalkan fungsi mental
Mengatasi gangguan kesehatan yang
umum
Pengkajian
Meliputi aspek :
1. Fisik : wawancara dan pemeriksaan
fisik
2. Psikologis
3. Sosial ekonomi
4. Spiritual


Diagnosa Keperawatan
1. Fisik/biologis ;Gangg. Persepsi sensoris b.d
hambatan penerimaan dan pengiriman
rangsangan; Perubahan pola nafas b.d
penyempitan jalan nafas atau adanya sekret;
Gangguan mobilitas fisik b.d penurunan
kekuatan sendi.
2. Psikosoial; Depresi b.d isolasi sosial, harga diri
rendah b.d perasaan ditolak, cemas b.d sumber
keuangan yang terbatas
3. Spiritual; Reaksi berkabung atau berduka b.d
ditinggal pasangan, Penolakan terhadap proses
penuaan b.d ketidak siapan menghadapi
kematian, Perasaan tidak tenang b.d ketidak
mampuan melakukan ibadah secara tepat.







Rencana Keperawatan
Melibatkan klien dan keluarganya
Bekerja sama dengan profesi lainnya
Tentukan prioritas
Cegah timbulnya masalah
Sediakan klien cukup waktu untuk
mendapat input atau masukan
Tulis semua rencana dan jadual
Tujuan perencanaan
tindakan
Pada pemenuhan kebutuhan dasar, a.l:
Pemenuhan kebutuhan nutrisi,
keamanan dan keselamatan,
kebersihan diri, keseimbangan
istirahat dan tidur dan meningkatnya
hubungan interpersonal melalui
komunikasi efektif.