You are on page 1of 8

A.

Definisi Inflasi
Dalam ilmu ekonomi, inflasi dapat didefinisikan sebagai suatu proses
meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue) dan berkaitan
dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain,
konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu
konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidak
lancaran distribusi barang.
Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara
continue.
Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga.
Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi
adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses
kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-memengaruhi.
Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang
kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga.
Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat,
dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka
!" setahun# inflasi sedang antara !"$%!" setahun# berat antara %!"$!!"
setahun# dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga
berada di atas !!" setahun.
B. Penyebab Terjadinya Inflasi
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan (kelebihan
likuiditas&uang&alat tukar) dan yang kedua adalah desakan (tekanan) produksi dan&atau
distribusi (kurangnya produksi (product or ser'ice) dan&atau juga termasuk kurangnya
distribusi).(ntuk sebab pertama lebih dipengaruhi dari peran negara dalam kebijakan
moneter ()ank *entral), sedangkan untuk sebab kedua lebih dipengaruhi dari peran
negara dalam kebijakan eksekutor yang dalam hal ini dipegang oleh +emerintah
(,o'ernment) seperti fiskal (perpajakan&pungutan&insentif&disinsentif), kebijakan
pembangunan infrastruktur, regulasi, dll.
Inflasi tarikan permintaan (demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan
total yang berlebihan dimana biasanya dipicu oleh membanjirnya likuiditas di pasar
sehingga terjadi permintaan yang tinggi dan memicu perubahan pada tingkat harga.
)ertambahnya 'olume alat tukar atau likuiditas yang terkait dengan permintaan
terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-
faktor produksi tersebut. -eningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu
kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. .adi, inflasi ini terjadi
karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang
bersangkutan dalam situasi full employment dimanana biasanya lebih disebabkan oleh
rangsangan 'olume likuiditas dipasar yang berlebihan. -embanjirnya likuiditas di
pasar juga disebabkan oleh banyak faktor selain yang utama tentunya kemampuan
bank sentral dalam mengatur peredaran jumlah uang, kebijakan suku bunga bank
sentral, sampai dengan aksi spekulasi yang terjadi di sektor industri keuangan.
INFLASI
Inflasi desakan biaya (cost push inflation) terjadi akibat adanya kelangkaan produksi
dan&atau juga termasuk adanya kelangkaan distribusi, walau permintaan secara umum
tidak ada perubahan yang meningkat secara signifikan. Adanya ketidak-lancaran
aliran distribusi ini atau berkurangnya produksi yang tersedia dari rata-rata
permintaan normal dapat memicu kenaikan harga sesuai dengan berlakunya hukum
permintaan-penawaran, atau juga karena terbentuknya posisi nilai keekonomian yang
baru terhadap produk tersebut akibat pola atau skala distribusi yang baru.
)erkurangnya produksi sendiri bisa terjadi akibat berbagai hal seperti adanya masalah
teknis di sumber produksi (pabrik, perkebunan, dll), bencana alam, cuaca, atau
kelangkaan bahan baku untuk menghasilkan produksi tsb, aksi spekulasi
(penimbunan), dll, sehingga memicu kelangkaan produksi yang terkait tersebut di
pasaran. )egitu juga hal yang sama dapat terjadi pada distribusi, dimana dalam hal ini
faktor infrastruktur memainkan peranan yang sangat penting. -eningkatnya biaya
produksi dapat disebabkan oleh kenaikan harga,misalnya bahan baku dan kenaikan
upah&gaji,misalnya kenaikan gaji +/* akan mengakibatkan usaha-usaha swasta
menaikkan harga barang-barang.
Selain itu inflasi juga dapat di sebabkan oleh:
0enaikan permintaan agregat yang melebihi kenaikan penawaran agregat atau
biasa disebut dengan Demand Side Inflation.
0enaikan penawaran agregat yang melebihi permintaan agregat atau biasa
disebut dengan Supply Side Inflation.
0ombinasi antara kenaikan permintaan agregat yang kemudian diikuti oleh
kenaikan penawaran agregat,sehingga harga menjadi meningkat lebih tinggi
atau biasa disebut dengan Demand Supply Inflation.
1arga-harga resmi yang semakin tidak rele'an dalam kenyataan atau biasa
disebut dengan Supressed Inflation atau Inflasi yang ditutup-tutupi.
Depresiasi 2p3, harga barang 4/ atau Imported Inflation.
/aiknya harga ))-, tarif listrik atau Administrasi Goods
+erbedaan output potensial dan aktual utput Gap.
C. Faktor-faktor penyebab tingginya inflasi.
() Adanya peningkatan jumlah uang beredar. +eningkatan jumlah uang beredar ini di
Indonesia disebabkan antara lain oleh peristiwa5
0enaikan harga migas di luar negeri
-eningkatnya bantuan luar negeri
-asuknya modal asing, khususnya in'estasi portfolio di pasar uang
-eningkatnya anggaran +emerintah secara mencolok
Depresiasi nilai 2upiah dan gejolak mata uang kon'ertibel
(6) Adanya tekanan pada tingkat harga umum, yang dapat dipengaruhi oleh kejadian-
kejadian berikut ini 5
+enurunan produksi pangan akibat musim kering yang berkepanjangan
+eningkatan harga komoditi umum secara mendadak
+encabutan program subsidi ))-
0enaikan harga ))- yang mencolok
0enaikan tarif listrik
(%) 0ebijakan +emerintah dalam mendorong kegiatan ekspor non-migas# maupun
kebijakan lainnya yang bersifat distortif seperti antara lain5
4onjakan inflasi setelah dikeluarkannya kebijakan de'aluasi
0ebijakan tata niaga yang menciptakan pasar yang oligopolistis dan
monopolistis
+ungutan-pungutan yang dikenakan dalam perjalanan lalu lintas barang
dan mobilitas tenaga kerja
0ebijakan peningkatan tingkat upah minimum regional
(7) +eningkatan pertumbuhan agregat demand yang dipicu oleh perubahan selera
masyarakat, atau kebijakan pemberian bonus perusahaan dan faktor spekulatif
lainnya5
+emberian bonus 812 mendekati jatuhnya 1ari 2aya.
+emberian bonus prestasi perusahaan
+erkembangan pusat belanja yang ekspansif dengan mematikan fungsi
keberadaan pasar tradisional di lokalitas tertentu.
D. Akibat Terjadinya Inflasi
Akibat yang ditimbulkan dari terjadinya inflasi adalah timbulnya dampak-dampak
dalam kehidupan perekonomian. Dampak-dampak tersebut antara lain5
Dampak negatif :
. +ada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi),
keadaan perekonomian akan menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu.
9rang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan in'estasi
dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. +ara penerima pendapatan
tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan
kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka
menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.
6. *ecara umum, inflasi dapat mengakibatkan
berkurangnya in'estasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga,
mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan
pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan
merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.
%. Dampak terhadap efisiensi, berpengaruh pada5
- proses produksi dalam penggunaan faktor-faktor produksi menjadi tidak
efesien pada saat terjadi inflasi
- perubahan daya beli masyarakat yang berdampak terhadap struktur permintaan
masyarakat terhadap beberapa jenis barang .
7. Dampak inflasi terhadap output (hasil produksi)5
- inflasi bisa menyebabkan kenaikan produksi. )iasanya dalam keadaan inflasi
kenaikan harga barang akan mendahului kenaikan gaji, hal ini yang
menguntungkan produsen
- bila laju inflasi terlalu tinggi akan berakibat turunnya jumlah hasil produksi,
dikarenakan nilai riil uang akan turun dan masyarakat tidak senang memiliki
uang tunai, akibatnya pertukaran dilakukan antara barang dengan barang.
:. Dampak Inflasi terhadap +endapatan
)agi masyarakat yang berpenghasilan tetap Inflasi akan menyebabkm mereka
rugi karena penghasilan yang tetap itu jika ditukarkan dengan barang dan jasa
akan semakin sedikit.
;. Dampak Inflasi terhadap <kspor
+ada keadaan Inflasi, daya saing untuk barang ekspor berkurang.
)erkurangnya daya saing terjadi karena harga barang ekspor makin mahal. -asi
dapat menyulitkan para eksportir dan negara. /egara mengalami kerugian
karena daya saing barang ekspor berkurang, yang mengakibatkan jumlah
penjualan berkurang. De'isa yang diperoleh juga semakin kecil.
=. 8ingkat inflasi yang tinggi akan mengakibatkan
perekonomian tidak bisa tumbuh.
Dampak Positif :
. +eredaran & perputaran barang lebih cepat.
6. +roduksi barang-barang bertambah, karena keuntungan
pengusaha bertambah.
%. 0esempatan kerja bertambah, karena terjadi tambahan
in'estasi.
7. +endapatan nominal bertambah, tetapi riil berkurang,
karena kenaikan pendapatan kecil.
Pihak-pihak yang diuntungkan
a. +ara pengusaha yang pada saat sebelum terjadinya
inflasi, telah memiliki stock&persediaan produksi barang yang siap dijual
dalam jumlah besar.
b. +ara pedagang yang dengan terjadinya inflasi
menggunakan kesempatan memainkan harga barang. >ara yang dipakai adalah
dengan menaikkan harga, karena ingin mendapatkan laba&keuntungan yang
besar.
c. +ara spekulan yaitu orang-orang atau badan usaha yang
mengadakan spekulasi, dengan cara menimbun barang sebanyak-banyaknya
sebelum terjadinya inflasi dan menjualnya kembali pada saat inflasi terjadi,
sehingga terjadinya kenaikan harga sangat menguntungkan mereka.
d. +ara peminjam karena pinjaman telah diambil sebelum
harga barang-barang naik, sehingga nilai riil-nya lebih tinggi daripada sesudah
inflasi terjadi, tetapi peminjam membayar kembali tetap sesuai dengan
perjanjian yang dibuat sebelum terjadi inflasi. -isalnya, para pengambil kredit
0+2 )8/ sebelum inflasi yang mengakibatkan harga bahan bangunan dan
rumah 0+2 )8/ naik, sedangkan jumlah angsuran yang harus dibayar kepada
)8/ tetap tidak ikut dinaikkan.
e. )agi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila
pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. )ila
hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya
(biasanya terjadi pada pengusaha besar.
f. 9rang yang persentase pendapatannya melebihi
persentase kenaikan inflasi.
g. -ereka yang memiliki kekayaan bukan dalam bentuk
uang tunai, tetapi dalam bentuk barang atau emas.
Pihak-pihak yang dirugikan :
a. +ara konsumen, karena harus membayar lebih mahal, sehingga barang yang
diperoleh lebih sedikit jika dibandingkan dengan sebelum terjadinya inflasi.
b. -ereka yang berpenghasilan tetap, karena dengan penghasilan tetap, naiknya
harga barang-barang dan jasa, mengakibatkan jumlah barang-barang dan jasa
yang dapat dibeli menjadi lebih sedikit, sehinggapendapatan riil&nyata
berkurang, sedangkan kenaikan penghasilan atau pendapatan pada saat terjadi
inflasi sulit diharapkan.
c. +ara pemborong atau kontraktor, karena harus mengeluarkan tambahan biaya
agar dapat menutup pengeluaran-pengeluaran yang diakibatkan terjadinya
inflasi dan mengakibatkan berkurangnya keuntungan yang diperoleh dari
proyek yang dikerjakan.
d. +ara pemberi pinjaman&kreditor, karena nilai riil dari pinjaman yang telah
diberikan menjadi lebih kecil sebagai akibat terjadinya inflasi. -isalnya,
sebelum inflasi, pinjaman 2p :!!.!!!,!! ? 6: gram emas, sesudah inflasi ? 6!
gram emas.
e. +ara penabung, karena pada saat inflasi bunga yang diperoleh dari tabungan
dirasakan lebih kecil jika dibandingkan dengan kenaikan harga yang terjadi.
Di samping itu akibat naiknya harga barang-barang dan jasa, nilai uang yang
ditabung menjadi lebih rendah&turun, jika dibandingkan dengan sebelum
terjadi inflasi.
A. Definisi Deflasi
Deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap uang
berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Deflasi terjadi ketika jumlah
uang yang yang beredar di masyarakat (money supply) lebih sedikit dari jumlah
supply barang yang ada. *ehingga terjadi penurunan harga-harga. >ontoh kenapa hal
ini bisa terjadi dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari, harga barang-barang
elektronik semakin hari semakin murah. 1al ini terjadi karena perkembangan
tekhnologi yang cepat sehingga supply barang tekhnologi dipasaran semakin banyak.
*edangkan jumlah uang yang beredar di masyarakat sedikit, sehingga barang-barang
tekhnologi tersebut jatuh harganya. Atau deflasi bisa terjadi ketika permintaan barang
dari masyarakat semakin menurun dan permintaan uang (money demand) dari
masyarakat meningkat. Deflasi juga berkaitan dengan nilai tukar rupiah. Dengan
deflasi, mata uang kita mengalami apresiasi atau peningkatan.
Dalam ilmu ekonomi, deflasi diartikan sebagai suatu periode dimana harga-harga
secara umum jatuh dan nilai uang bertambah.Deflasi adalah kebalikan dari inflasi.
*alah satu cara menanggulangi deflasi adalah dengan menaikkan tingkat suku bunga.
!. Penyebab Terjadinya Deflasi
-enurunnya persediaan uang di masyarakat.
-eningkatnya persediaan barang.
-enurunnya permintaan akan suatu barang.
/aiknya permintaan akan uang.
-akin berkurangnya jumlah uang yang beredar dalam masyarakat.
0risis keuangan global.
Deflasi disebabkan kombinasi dari supply dan demand barang, supply dan
demand uang. Deflasi terjadi ketika supply uang turun dan supply barang naik.
-ata uang yang mengalami apresiasi tajam. Apresiasi yang terus-menerus
menyebabkan biaya hidup dan biaya produksi menjadi meningkat pesat.
Akibatnya harga barang dan jasa di suatu /egara yang mengalami apresiasi
tajam menyebabkan barang dan jasa berkurang daya saingnya.
DEFLASI
C. Dampak Deflasi
a.+engusaha-pengusaha kurang bernafsu untuk memproduksi barang karena harga
terus menurun.
b.0esempatan kerja berkurang karena terjadi pemecatan buruh akibat turunnya
produksi barang.
c.+ajak-pajak tidak dapat ditarik oleh /egara sehingga pendapatan /egara
berkurang.
d.0egiatan perekonomian mundur.
e.Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan
akan menyebabkan depresi besar dan juga akan membuat pasar In'estasi
(*aham) akan mengalami kekacauan, dikarenakan harga barang mengalami
penurunan, konsumen memiliki kemampuan untuk menunda belanja mereka
lebih lama lagi dengan harapan harga barang akan turun lebih jauh. Akibatnya
akti'itas ekonomi akan melambat dan memberikan pengaruh pada spiral deflasi
(deflationary spiral).
f. )anyak pekerja yang akhirnya mengalami +10 karena pemiliki bisnis tidak
sanggup membayar gaji karyawannya Dengan demikian pendapatan yang
diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di
masyarakat semakin berkurang.
g.Deflasi juga mengakibatkan melesunya in'estasi di sektor riil maupun di lantai
bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak
ada lagi akti'itas bisnis yang berjalan.
h. Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol
persen. 4alu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank.
i. Deflasi yang terjadi akan menurunkan produksi suatu perusahaan karena kurang
permintaan dan lemahnya daya beli, sehingga berdampak pada pengurangan
produksi dan juga pengurangan jumlah tenaga kerja.
j. +eningkatan kredit macet (bad debt).
I/@4A*I DA/ D<@4A*I
94<15 29@I -I@8A1(4 A. (%!&A 80. 6)
*-0 /( -I@8A1(4 1(DA
.l. 2aya -ojosari no. !% kepanjen
6!&6!6