You are on page 1of 7

Terapimalariatergantungdarispesiesmalarianya.

Resistensiterhadap
obat antimalarial merupakan masalah yang cukup berat dalam
penanganan malaria falciparum, terutama yang cukup berat dalam
penangananmalariafalciparum,terutamadiAsiaTenggara
P. ovale, P. vivax, dan P. malaria: terpi dengan klorokuin
selama3hariberturutturutuntukmenghilangkaninfeksisel
darahmerah.PrimakuindibutuhkanpadainfeksiolehP.vivax
danP.ovaleuntukmenghilangkanbentukyangdormandihati.
Keadaanglukosa6fosfatdehydrogenase(G6PD)pasienperlu
diperiksa untuk menghindari terjadinya hemolysis akibat
pemberianprimakuin.
P.falciparumItanpakomplikasi:resistensiterhadapklorokuin
ditemukandisebagianbesardaerahdidunia.Kuininoralperlu
diberikan selama 7 hari: biasanya dikombinasikan dengan
doksisiklin.Obatlaintermasukmeflokuin,derivateartemisin,
danatovakuonproguanil.
InfeksiP.falciparumberat:kuininintravenaperludiberikan.
Dosisloadingmemungkinkankonsentrasiterapitercapaidalam
waktuyanglebihsingkat.Derivateartemisinparenteralefektif
namunsaatinibelummemperolehlisensidiInggris.
Terapisuportifsangatpenting,termasukmenjagakeseimbangancairan
untuk mencegah gangguan ginjal atau edema paru. Hipoglikemia
seringterjadidanperludiantisipasi.Perantransfusitukarpadamalaria
berat belum terbukti dan masih diperdebatkan kegunannya. Banyak
yangmenggunakannyapadapasiendenganmanifestasimalariaberat
danjumlahparasiteyangtinggi(>10%seldarahmerahterinfeksi).
(bukuataglancemedicine)
Macammacamobatmalaria
Berdasarkan suseptibilitas berbagai stadium parasit malaria, maka obat
malariadibagidalam5golongan:
1. Skizontosidajaringanprimer:proguanil,pirimerin,dapatmembasmi
parasit praeritrosit sehingga mencegah masuknya parasit dalam
eritrosit;dapatdigunakansebagaiprofilaksiskasual
2. Skizontosidajaringansekunder:primakuin,dapatmembasmiparasit
daureritrositataustadiumjaringan.P.vivaxdanp.Ovaledigunakan
untukpengobatannadikalsebagaiobatantirelaps
3. Skizontosida darah: membasmiparasit stadium eritrosit, yang
berhubungandenganpenyakitakutdisertaigejalaklinis.Skizontosida
darah juga mengeliminasi stadium seksual di eritrosit p. Vivax, p.
Ovale danp. Malariae, tetapi tidak efektif terhadap gametosit p.
Falciparumyangmatang.Skizontosidadarahyangampuhadalahkina,

amodikuin,halofatine,golonganartemisinsedangkanefeknyaterbatas
adalahproguanildanpirimetin
4. Gametosida: mengeleminasi stadium seksual termasuk gametosit p.
Falciparumjugamempengaruhistadiumperkembanganparasitmalaria
dalam nyamuk anopheles. Beberapa obat gametosit bersifat
sporontoisda. Primakuin adalah gametosida utnukkeempat spesies;
sedangkankina,klorokuin,amodiakunadalahgametosidap.Vivax,
p.malariae,p.Ovale
5. Sporontosida: mencegah atau menghamabt gametosit dalamdarah
untukmembentuk ookistra dan sporozoit dalam nyamuk anopheles.
Obatinimencegahtransmisipenyakitmalariadandisebutjugaobat
sporogonik.Obatyangtermasukgolonganiniadalahprimakuindan
proguanil

Farmakokinetik,FarmakodinamikdanEfeksamping
1. Klorokuin dan turunannya (klorokuin, amodiakuin dan
hidrosiklokuin)
Farmakodinamik:
Aktivitasantimalaria:hanyaefektifterhadapparasitdalamfase
eritrosit. Efektivitasnyasangattinggiterhadapplasmodium
vivax, plasmodium malariae, plasmodium ovale, dan
terhadap strain plasmodium falciparum yang sensitive
klorouin.Demamakanhilangdalam24jamdansediaanhapus
darahumumnyanegativepadawaktu4872jam
Mekanisme kerja obat: menghambat aktifitas polymerase
hemeplasmodia
Resistensi terhadap klorokuin ditemukan pada plasmodium
falciparum yang melibatkan berbagai mekanisme genetic
yangkompleks
Farmakokinetik:
Absorbsi:setelahpemberianoralterjadilengkapdancepatdan
adanyamakananmempercepatabsorbsiini
Kadarpuncakdalamplasmadicapaisetelah35jam.Kirakira
55% dari jumlah obat dalam plasma akan terikat pada non
diffusibleplasmacontinent
Metabolisme:berlangsunglambatsekali
Ekskresi:metabolitklorokuindieksresimelaluiurin
Efeksamping:
Sakitkepalaringan,gatalgatal,gangguanpencernaan,gangguan
penglihatan

Untuk terapi supresi menimbulkan sakit kepala, penglihatan


kabur,erupsikulit,ubandanperubahangambarekg
Dosistinggiparenteralmenimbulkantoksisitasterutamapada
kardiovaskular berupa hipotensi, vasodilatasi, yang
menyebabkanhentijantung
2. Pirimetamin(turunanpirimidin)
Farmakodinamik:
Merupakanskizonrosiddarahyangbekerjalambat
Waktuparuhnyalebihpanjangdariproguanil
Dalam bentuk kombinasi, pitimetamin dan sulfadoksin
digunakan secara luas untuk supresi malaria,terutama yang
disebabkanolehstrainplasmodiumfalciparumyangresisten
terhadapklorokuin
Mekanisme kerja: menghambat enzim dihidrofolat reduktase
yang bkerja alamrangkaian reaksi sintesis purin, sehingga
penghambatannya menyebabkan gagalnya pembelahan inti
padapertumbuhanskizondalamhatidaneritrosit
Kombinasi dengan sulfonamide memperlihatkan sinergisme
karenakeduanyamengganggusintesispurin
Resistensi pada pirimetamin dapat terjadi pada penggunaan
yangberlebihandanjangkalamanyangmenyebabkanterjadinya
mutasipqadagenyangmenghasilkanperubahanasamamino
sehingga mengakibatkan penurunan afinitas prirmetamin
terhadapenzimdihidrofolatreduktaseplasmodia
Farmakokinetik:
Absorbsi:melaluisalurancernaberlangsunglambattapilengka
Kadarpuncakdalamplasmadicapaisetelah46jam
Ditimbunterutamadiginjal,paru,hatidanlimpa
Ekskresi:lambatdenganwaktuparuhkirakira4harimelalui
urin
Efeksamping:
Dengandosisbesardapatterjadianemiamakrostikyangserupa
denganapayangterjadipadaasamfolat
3. Primakuin(turunan8aminokuinolon)
Farmakodinamik:
Efektoksisitasnyaterutamaterlihatpadadarah
Aktifitas anti malaria: dalam penyembuhan radikal malaria
vivaxdanovale
Memperlihatkan efek gametosiodal terhadap ke 4 jenis
plasmodiumterutamaplasmodiumpalcifarum

Mekanismeantimalaria:mungkinprimakuinberubahmenjadi
elektrolit yang bekerja sebagai mediatoor reduksi oksidasi.
Aktivitas ini membantu aktivitas anti malaria melalui
pembentukanoksigenrelatifuntukmempengaruhitransportasi
elektronparasit
Farmakokinetik:
Absorbsi:setelahpemberianoral,primakuinsegeradiabsorbsi
Distribusi:luaskejaringan
Pada dosis tunggal, konsentrasi plasma mencapai maksimum
dalam3jamdanwaktuparuheleminasinya6jam
Metabolisme:berlangsungcepat.
Ekskresi: hanya sebagian kecil dari dosis yang diekskresi ke
urindalambentukasal
Efeksamping:
Yang terberat adalah anemia hemolitik akut pada pasien
yangmengalamidefisiensienzimglukosa6fosfatdehidroginase
Dengan dosis tinggi menimbulkan gangguan lambung dan
dengandosisyanglebihtinggimenyebabkansianosis
4. KinadanAlkaloidsinkoma
Farmakodinamik:
Kina beserta pririmetamin dan sufadoksin masih merupakan
regimenterpilihplasmodiumfalciparumyangresistenterhadap
klorokuin
Kina terutama berefek skizontosid darah dan juga berefek
gametosid terhadap plasmodium vivax dan plasmodium
malariae
Untukterapisupresidanseranganklinik,obatinilebihtoksik
dankurangefektifdibandingdenganklorokuin
Mekanisme kerja: bekerja dalam organel (vakuol makanan)
plasmodium palcifarum melalui penghambtan aktivitas heme
polymerase,sehinggaterjadipenumpukansubstratyangbersifat
sitotoksikyaituheme
Farmakokinetik:
Absorbsi:baikterutamamelaluiusushalusbagianatas
Kadarpuncakdalamplasmadicapaidalam13jamsetelahsatu
dosistunggal
Distribusi:luas,terutamakehati,tetapikurangkeparu,ginjal,
danlimpa
Metabolisme:didalamhati
Ekskresi: hanya kirakira 20%yang diekskresi dalam bentuk
utuhdiurin

Waktu paruh eleminasi kina pada orang sehat 11 jam,


sedangkanpadapasienmalariaeberat18jam
Efeksamping:
Menyebabkan sinjonisme yang tidak terlalu memerlukan
penghentian pengobatan. Gejalanya mirip salsilimus yaitu
tinnitus,sakitkepala,gangguanpendengaran,pandangankabur,
diaredanmual
Pada keracunan yang lebih berat terlihat gangguan
gastrointestinal,syaraf,kardiovaskulardankulit.Lebihlanjut
lagi terjadi gangguan, seperti bingung, gelisah dan delirium.
Pernapasanmulamuladirangsanglaludihambatkulitmenjadi
dingin dan sianosis; suhu kulit dan tekanan darah menurun;
akhirnyapasienmeninggalkarenahentinafas
Pada wanita hamil yangmenderita malaria terjadi reaksi
hipersensivitas kina yang menyebabkan black water fever
dengan gejala hemolisis berat, hemoglobinemia dan
hemoglobinurin

Indikasi
P. falciparum yang
sensitif terhadap
klorokuin dan P.
malariae

Obatalternatif
Klorokuin fosfat 1g, selanjutnya
500mgpada6jam,12jam,24jam
dan 36 jam berikutnya. (Total 50
mg/kgBB dalam 48 jam). Untuk
anak diberikan dosis awal 16,7
mg/kgBB, selanjutnya diberikan
8,3mg/kgBBpada6jam,12jam,
24 jam, dan 36 jam berikutnya.
Dosistotal50mg/kgBB

P. vivax dan P. Klorokuin fosfat, dosis seperti di


atas dan selanjutnya primakuin
ovale
fosfat26,3mgperhariselama14
hari(bilaG6PDnormal)

P. falciparum Kina3X650mg/hariselama37 Meflokuin sekali 750


resisten terhadap hari ditambah salah satu obat di mg/oral(~15mg/kgBB)
selanjutnya500mgpada
klorokuin, tanpa bawahini
Doksisiklin 2 X 100 68jamberikutnyaatau
komplikasi
mg/hari selama 7
Artesunat/artemeteroral,
hari,atau
Klindamisin 2 X 600 dosistunggalperhari;4
mg/hari selama 7 mg/kgBBpadaharike1,
2mg/kgBBpadaharike
hari,atau
Sulfadoksin

+ 2 dan ke 3, i mg/kgBB
padaharike4sampaike
pirimetamin

(Fansidar ) sekali 7atau


makan3tablet

Halofantrinoral500mg
tiap6jamsebanyak3x.
Selanjutnya diulang 1
minggukemudian

Menurut(Sutisna,2004)Adabeberapapengobatanmalariayangringanyaitu
pada:
1) MalariaVivax,Ovale,danMalariae.
Seranganakutketigajenismalariainidiobatidenganklorokuin
yangdiberikanperoral.Dosistotalperoraluntukorangdewasa
adalah1.500mgbasaklorokuin(25mgperkgBB),yangdiberikan
selama 3 hari. Hari ke1 diberikan dengan dosis awal 600 mg,
ditambah300mg6jamkemudian.Padaharike2(sesudah24jam)
300mg,danharike3(sesudah48jam)diberikan300mglagi.
Dosisperoraluntukanakanakadalahdosisawal10mg/kgBB
(tidakmelebihi600mg),dandosissesudah24dan48jammasing
masing5mg/kgBB.
Untukpenderitamalariavivaxdanovaleyangtinggaldikota
ataudidaerahnonendemis,sesudahpemberianklorokuindiberikan
pengobatanradikaldenganprimakuin.Untukorangdewasadosis
primakuinsebesar15mgtiaphariselama14hari.Dosisprimakuin
untuk anakanak adalah 0,3 mg basa/kg BB, diberikan tiap hari
selama 14 hari. Primakuin tidak dapat diberikan kepada wanita
hamil,anakanakdibawah4tahun,penderitarheumatoidarthritis
danpenderitalupusyangaktif.
Untukmalariavivaxdianjurkanuntukmemakaimeflokuin

dengandosistunggal15mg/kgBB.
1) MalariaFalciparum
Obat antimalaria yang diberikan tergantung pada status
resistensiPlasmodiumFalciparumdidaerahtempatmalariaitudidapat
(Sutisna,2004).
Daerah dengan Plasmodium Falciparum sensitif terhadap
klorokuinKlorokuin diminum per oral dengan dosis total 1.500 mg
basa yang diberikan selama 3 hari, seperti pada malaria vivax dan
spesieslainnya.
Daerah dengan Plasmodium Falciparum resesiten terhadap
klorokuinMalariaFalciparumakutyangresistenterhadapklorokuin
tetapi tanpa komplikasi, diobati dengan obat kombinasi sulfa
berkhasiatpanjang (longacting) danpirimetamin,yaitu:sulfadoksin
1.500mgdanpiritemanin75mg,yangdiberikansebagaidosistunggal
(Sutisna,2004).Dosisperoralkinauntukanakanakadalah10mg/kg
BB(kinasulfat)3kaliseharidiberikanselama37hari.Dosisanak
anak>8tahununtuktetrasiklinadalah20mg/kgBBdibagi4dosis
dalamsehari.Diberikanselama57harihari,danuntukdoksisiklin2
mg/kg BB dibagi dua dosis dalam sehari, diberikan selama 7 hari.
Dosisanakanakuntukklindamisinadalah2040mg/kgBB,dibagi
menjadi tiga dosis dalam sehari, diberikan selama lima hari. Dosis
meflokuinuntukanakanakadalah15mgatau25mg/kgBB(Sutisna,
2004).