You are on page 1of 2

PORTOFOLIO 5 ACS

No. ID dan Nama Peserta : dr. Desy Andriani Asfari


No. ID dan Nama Wahana : RSU Soeprapto Cepu
Topik :Medik
Tanggal Kasus :25 Juli 2013
Nama Pasien : Tn. T
No. RM :077795
Tanggal Presentasi : 14 September 2013
Pendamping : dr. Heru
Tempat presentasi : Ruang Pertemuan RSU Soeprapto Cepu
Obyektif Presentasi :
Keilmuan
Keterampilan
Penyegaran
Tinjauan pustaka
Diagnostik
Manajemen
Masalah
Istimewa
Neonatus
Bayi
Anak
Remaja
Dewasa
Lansia
Bumil
Deskripsi : nyeri dada sebelah kiri seperti tertindih tembus ke belakang
Tujuan : Mengetahui tatalaksana penanganan STEMI
Bahan bahasan
Tinjauan Pustaka
Riset
Kasus
Audit
Cara membahas
Diskusi
Presentasi & diskusi
E-mail
Pos
Data Pasien
Nama : Tn. T Jenis Kelamin : Laki-laki
No. Registrasi :
Usia pasien : 45 tahun

077795

Alamat: Megal 4/14 Cepu


KELUHAN UTAMA :Nyeri dada
Telp. Data Utama untuk bahan diskusi
1. Diagnosis / Gambaran Klinis :

STEMI ( ST ElevasiMiocardInfark ), nyeri dada


sebelahkirisepertitertindihtembuskebelakang
2. Riwayat Pengobatan : Belumdiobatidanbelumpernahmondok di rumahsakit
3. Riwayat Kesehatan : Belumpernahsakitsepertiini
4. Riwayat keluarga : Keluargamenderitahipertensi, sakitjantung, DM disangkal
5. Riwayat Sosial
: Status ekonomi keluarga pasien termasuk dalam golongan menengah.
6. Lain-lain : Merokoksatubungkusperhari
Daftar Pustaka

a.
b.
c.
d.

Basic Cardiac Life Support, Edisi 2013


Advance Cardiac Life Support, Edisi 2013
PenyakitKardiovaskular, Lily LR, FKUI 2012
Harrison Kardiologi, Lyndon Saputra, Kharisma 2013

Hasil Pembelajaran

1.
2.
3.
4.

Diagnosis ACS
Penatalaksanaanawal di UGD
Komplikasi ACS
Diagnosis ACS

SUBYEKTIF :

Pasiendatangdengankondisigelisahdenganmemegangdadanya,
bisadiwaspadaiadanyagangguanbaikitu

mengeluhnyeri

dada,
system
1

respirasimaupunkardiovaskulardenganberbagaisebab,

diantaranya

trauma

thorak,

tension

pneumothorak, tamponadejantung, sondromkoronerakutdan lain sebagainya.


OBYEKTIF

Darihasilpemeriksaanpenilaianresponpasienmasihbaikdengan

GCS

E4V5M6,

didapatkantekanandarahpasien 99/64 mmHg, selanjutnyadilakukanpemeriksaan EKG didapatkan


ST elevasi di lead V1-V6. Sedangkanuntukpemeriksaanenzimjantung CKMB didapatkanhasil
normal.
ASESSMENT

SindromKoronerAkut

(SKA)

merupakansuatusindrom

yang

terdiridaribeberapapenyakitkoroneryaitu angina takstabil (unstable angina), infarkmiokard nonelevasi

ST,

infarkmiokarddenganelevasi

ST,

danataukematianjantungmendadak,ditandaidenganmanifestasiklinis rasa tidakenak di dada


ataugejala lain sebagaiakibatdariiskemiamiokardium.
SindromKoronerAkut

(SKA)

dimulaidenganadanyarupturplakarterikoroner,

aktivasikaskadepembekuandan platelet, pembentukantrombus, sertaalirandarahkoroner yang


mendadakberkurang.
PLAN

Dalamkondisisepertiinisecaracepatharusdilakukanmanagement penangananuntukkeadaan acute


coronary syndromeyaitu yang biasadisingkat MONACO danharuslangsungdibawake ICU
untukdilakukanreperfusidenganpemberianfibrinolitikataudilakukan PCI/kateterisasi.