You are on page 1of 27

ASIA SELATAN

A. Keadaan Umum Asia Selatan


Secara geografis, Asia Selatan berbatasan dengan Asia Tengah di utara,
Asia Timur di timur, Asia Tenggara di sisi tenggara, Asia Barat di sebelah barat
dan dengan Samudra Hindia di sebelah selatan. Pegunungan Himalaya
merupakan batas utara dan timur Asia Selatan, sedangkan Laut Arab dan Teluk
Bengali merupakan batas selatannya. Pegunungan Hindu Kush di Afganistan dan
Pakistan utara biasanya dianggap sebagai batas barat laut anak benua India.
Secara geologis, sebagian besar daerah ini dianggap sebagai anak benua
karena mempunyai lempeng tektonik sendiri, yaitu Lempeng India, yang terpisah
dari bagian Eurasia lain dan dulunya merupakan benua kecil sebelum
bertumbukan dengan Lempeng Eurasia. Bahkan hingga kini Lempeng India
masih terus bergerak ke arah utara sehingga mengakibatkan pegunungan
Himalaya semakin tinggi beberapa sentimeter setiap dasawarsa. Selain itu, Asia
Selatan juga merupakan tempat ditemukannya ciri-ciri geografis yang umumnya
ditemukan di benua yang lebih luas, misalnya sungai es, hutan hujan, lembah,
padang pasir, dan padang rumput di wilayah yang hanya setting luas Amerika
Serikat.
Penduduk Asia Selatan mempunyai ciri-ciri istimewa yang membedakan
mereka dari kawasan Asia lainnya; bangsa dan kebudayaan yang dominan adalah
Indo-Eropa dan Dravidia. Para penduduknya juga mempunyai kedekatan yang
lebih dengan Eropa dibandingkan dengan wilayah Asia lainnya, kecuali di Plato
Iran dan Kaukasus.
Asia Selatan merupakan salah satu kawasan yang terpadat penduduknya
di dunia. Sekitar 1,6 miliar jiwa tinggal di kawasan inisekitar seperempat dari
seluruh penduduk dunia. Kepadatan penduduk di Asia Selatan sebesar 305 jiwa
per kilometer persegi sama dengan tujuh kali rata-rata dunia
Wilayah Asia Selatan memiliki karakteristik tersendiri terutama dalam
hubungan antar negara. Jika di Asia Tenggara, telah tercipta sebuah mekanisme
diplomasi melalui ASEAN, di Asia Selatan sejauh ini belum ada bentuk yang
jelas. Konflik antara negara yang besar penduduknya seperti India masih
berlangsung dengan Pakistan dan Sri Lanka. Akibat konflik laten seperti itulah
maka muncul pola hubungan internasional yang khas.
Negara-negara yang termasuk kedalam kawasan ini adalah :
1. India

2.
3.
4.
5.
6.
7.

Pakistan
Banglades
Maladewa
Bhutan
Nepal
Sri Lanka

B. Negara-negara di Asia Selatan


Berikut merupakan pembahsan mengenai negara-negara di Asia Selatan :
1. India
Lagu kebangsaan: Jana Gana Mana
Ibu kota

: New Delhi

Kota terbesar

: Mumbai (Bombay)

Bahasa resmi

: Hindi dan Inggris

Pemerintahan

: Republik federal
- Presiden

: Pratibha Patil

- Wakil Presiden : Mohammad Hamid Ansari


Kemerdekaan

Luas

: dari Britania Raya


- Deklarasi

: 15 Agustus 1947

- Republik

: 26 Januari 1950

: 3.287.590 Km2
- Air : 9,56 %

Penduduk

:
- Perkiraan 2006 : 1.098.577.839

PDB (KKB)

Mata uang

- Sensus 2001

: 1.027.015.247

- Kepadatan

: 329/Km2

: Perkiraan 2005
- Total

: US$3,334 trilyun

- Perkapita

: US$3.019

: Rupee

a) Geografi
1)
Letak
Geografi India menggambarkan ciri-ciri fisik dari India,
sebuah negara di Asia Selatan yang terletak sepenuhnya pada
Lempeng India di bagian utara dari Lempeng Indo-Australia. Negara
ini terletak di utara khatulistiwa antara 8 4 ' dan 37 6' LU dan 68
7 'dan 97 25' BT. India adalah negara terbesar ketujuh di dunia,

dengan luas 3.287.263 Km2. Panjang garis pantai India adalah 7.517
Km.
India berbatasan dengan Laut Arab disisi barat, teluk Benggala
membatasi dibagian tenggara dan Samudera Hindia dibagian selatan.
Titik paling selatan di India Indira Point, di Kepulauan Andaman dan
Nikobar. Maladewa, Sri Lanka dan Indonesia adalah negara pulau di
selatan India. Sri Lanka dari India dipisahkan oleh Teluk Mannar dan
saluran sempit Selat Palk. Perairan teritorial India meluas ke laut
untuk jarak 12 mil laut (13,8 mil; 22,2 km) diukur dari garis pangkal
yang tepat. Perbatasan utara India didefinisikan terutama oleh
pegunungan Himalaya, di mana batas-batas politik negara itu dengan
China, Bhutan, dan Nepal. Perbatasan barat dengan Pakistan terletak
di Dataran Punjab dan Gurun Thar. Di timur laut jauh, Chin dan
Kachin Hills Hills, sangat berhutan daerah pegunungan, India terpisah
dari Burma. Perbatasan Bangladesh-India didefinisikan oleh bukitbukit Khasi dan Mizo Hills, dan wilayah DAS dari Dataran IndoGangga.
2)

Bentang Alam
Gangga adalah sungai terpanjang yang berasal di India. Sungai

Gangga, Indus dan Brahmaputra membentuk Dataran Indo-Gangga.


Sistem Gangga-Brahmaputra yang menempati sebagian besar bagian
utara, tengah, dan timur India. Sementara Dataran Tinggi Deccan
menempati sebagian besar dari India selatan. Pada perbatasan barat
India adalah Gurun Thar. Kangchenjunga, di perbatasan antara Nepal
dan negara bagian India Sikkim, adalah titik tertinggi di India pada
8.598 m (28.209 ft). Sungai yang melintasi India berasal dari sungai
utama yang mengalir dari pegunungan Himalaya, yaitu Sungai Ganges
dan Brahmaputra yang mengalir hingga keteluk Benggala.
3)

Iklim
Iklim di seluruh rentang India dari khatulistiwa di selatan jauh,

untuk alpine di atas mencapai dari Himalaya. Iklim India mendapat


pengaruh sangat erat dari bentangan pegunungan Himalaya dan Gurun
Thar, yang mana keduanya memacu dinamik monsun. Pegunungan
Himalaya menghalangi angin katabatik dingin Asia Tengah untuk
masuk, hingga India menjadi lebih panas dibanding daerah sekitarnya.

Sementara itu, Gurun Thar menarik angin monsun musim panas barat
daya diantara bulan Juni dan Oktober yang lembap ke India, hingga
India mendapat curah hujan yang cukup tinggi.
India memiliki empat kelompok iklim utama yaitu, lembap
tropika, kering tropika, lembap subtropika dan pegunungan.
b) Pemerintahan
Negara India merupakan Negara yang berbentuk Republik Federal
dengan Presiden sebagai kepala negara dan perdana menteri sebagai
kepalan pemerintahan. Dewan perwakilan rakyatnya terdiri dari preisden,
Dewan negara, dan dewan rakyat. Perdana menteri berkewajiban
membantuk kabinet dan memimpin para menteri. Disetiap negara bagian
terdapat sebuah dewan legislatif yang teridiri dari Vidhan Sabha, dan
Vidhan Parishad.
c) Karakteristik budaya India
Kebudayaan India penuh dengan sinkretisme dan pluralisme
budaya. Kebudayaan ini terus menyerap adat istiadat, tradisi, dan
pemikiran dari penjajah dan imigran sambil terus mempertahankan tradisi
yang sudah mapan dan menyebarluaskan budaya India ke tempat-tempat
lain di Asia.
Kebudayaan tradisional India memiliki hirarki sosial yang relatif
ketat, yang diperkuat dengan kepercayaan kepada dewa-dewa dan roh
yang dianggap berperan penting dan tak terpisahkan dari kehidupan
mereka. Orang India sangat menghargai nilai-nilai kekeluargaan
tradisional. Di kawasan pedesaan masih umum dijumpai anggota keluarga
dari tiga hingga empat generasi yang tinggal di bawah satu atap. Masalahmasalah yang timbul dalam keluarga sering diselesaikan secara
patriarkisme.
Arsitektur India sangat melambangkan kebinekaan kebudayaan
India. Sebagian di antaranya, termasuk monumen megah seperti Taj
Mahal dan bangunan berarsitektur Mughal dari India Selatan merupakan
campuran dari tradisi kuno dan beraneka ragam tradisi lokal dari berbagai
wilayah di India dan luar negeri. Arsitektur vernakular juga menunjukkan
variasi regional yang mencolok.
d) Ekonomi

India memiliki ekonomi yang berada dalam urutan ke-10 dalam


konversi mata uang dan ke-4 terbesar dalam PPP. Cadangan pertukaran
asing India sekitar AS$143 miliar. Mumbai merupakan ibu kota finansial
negara ini dan juga merupakan rumah dari Reserve Bank of India dan
Bombay Stock Exchange. Meskipun seperempat dari penduduk India
masih hidup di bawah garis kemiskinan, jumlah kelas menengah yang
besar telah muncul karena cepatnya pertumbuhan dalam industri
teknologi informasi.
Ekonomi India dulunya banyak tergantung dari pertanian, namun
sekarang ini hanya menyumbang kurang dari 25% dari PDB. Industri
penting lainnya termasuk pertambangan, petroleum, pengasahan berlian,
film, tekstil, teknologi informasi, dan kerajinan tangan. Kebanyakan
daerah industri India berpusat di kota-kota utamanya. Tahun-tahun
belakangan ini, India telah muncul sebagai salah satu pemain terbesar
dalam perangkat lunak dan business process outsourcing, dengan
pendapatan

sekitar

AS$17,2

miliar

pada

2004-2005.Pariwisata

menyumbangkan 5,3 persen dari PDB India.


Ekspor utama India termasuk produk pertanian, tekstil, batu
berharga dan perhiasan, jasa perangkat lunak dan teknologi, hasil teknik,
kimia, dan hasil kulit sedangkan komoditas impornya adalah minyak
mentah, mesin, batu berharga, pupuk, kimia. Pada tahun 2004, total
ekspor India berjumlah AS$69,18 miliar sedangkan impor sekitar
AS$89,33 miliar.
2. Pakistan
Ibu kota

: Kabul

Bahasa resmi

: Parsi (Dari) dan Pasthun

Pemerintahan

: Republik Islam
- Presiden

: Hamid Karzai

- Wakil Presiden : Ahmad Zia Massoud Abdul Karim


Khalili
Kemerdekaan

: Dari Britania Raya, 19 Agustus 1919

Luas

Penduduk

- Total

: 647.500 Km2

- Air (%)

:0%

:
- Perkiraan 2005 : 29.928.987

- Kepadatan
PDB (KKB)

Mata uang

: 43/Km2

: Perkiraan 2004
- Total

: US$ 63,86 miliar

- Perkapita

: US$ 1.490

: Afgani (AFN)

a) Geografi
1) Letak
Pakistan terletak disebelah selatan Asia, sebelah timur
berbatasan dengan India dan timur laut dengan China. Iran merupakan
negara pembatas di sebelah tenggara, dan Afghanistan sepanjang tepi
belahan barat dan utara.
Pakistan memiliki total area 803. 940 km2, 778. 720 km2
areanya mendekati 4 kali ukuran negara Inggris. Dari Gwadar Bay di
sudut tenggara, sebuah negara yang terbentang lebih dari 1.800 km
sampai ke Khunjerab Pass di garis batas China.
Pakistan sebuah negara yang memiliki banyak keindahan.
Pemandangan yang indah mulai dari pantai, danau, dan rawa bakau di
bagian selatan, sampai gurun pasir, dataran tinggi yang terpencil,
dataran yang subur, lembah yang membelah gunung, salju yang
menutupi puncak dan glacier / sungai es abadi di bagian utara.
2) Bentang alam
Pakistan memiliki 5 daerah utama.

Dataran Tinggi Utara dan Barat adalah daerah yang terletak di


bagian utara dan barat Pakistan yang ditandai dengan bentang
alam pegunungan Gunung Godwin Austen (8.611 m), puncak
tertinggi ke-2 di dunia berada pada bagian wilayah Kashmir yang
dikontrol oleh Pakistan. Di antara pegunungan di wilayah ini
banyak terdapat celah-celah gunung. Celah yang paling terkenal
adalah Celah Khyber yang menghubungkan Pakistan dengan

Afganishtan.
Dataran Sind dan Punjab adalah dataran yang melingkupi sebagian
besar wilayah Pakistan sebelah timur. Wilayah ini dikenal sebagai
dataran aluvial yang dibentuk oleh endapan tanah sungai. Di
bagian utara, wilayah Punjab dialiri oleh Sungai Indus dan 4 anak
sungainya, yakni Sungai Chenab, Jhelum, Ravi dan Sutlej.

Kombinasi daripada anak-anak sungai ini bermuara pada Sungai


Indus di wilayah barat daya Pakistan. Daerah pertemuan sungaisungai ini dinamakan Dataran Sind. Dataran Sind dan Punjab
memiliki tanah yang subur dan dikenal sebagai daerah pertanian

dan irigasi.
Plato Baluchistan adalah plato yang terletak di Pakistan bagian
barat daya. Sebagian besar tanahnya kering dan berbatu sehingga

miskin akan kehidupan tumbuh-tumbuhan.


Gurun Thar adalah gurun yang terbentang di bagian tenggara
Pakistan dan berbatasan dengan negara India. Gurun Thar yang
merupakan dataran pasir telah diairi dengan irigasi, terutama di
dekat daerah Sungai Indus, sehingga cocok untuk pertanian.

3) Iklim
Pakistan berada di daratan utara dari suhu tropis yang terkenal
dengan suhu iklim ekstrimnya yang biasa disebut torpis of cancer.
Topografi yang didominasi oleh pegunungan tinggi menyebabkan
iklim Pakistan juga disebut iklim benua. Suhu Pakistan bisa mencapai
suhu ekstrimnya, itu dapat dirasakan pada saat musim panas di bulan
juni yang bisa mencapai 38-47 C, sedangkan pada musim dingin bisa
mencapai 4 C.
Beberapa faktor yang meneybabkan iklim Pakistan :

Lokasi sub-tropis, menyebabkan suhu pada musim panas menjadi

sangat tinggi.
Lokasi yang berbatasan dengan laut arab membuat suhu yang

sangat kontras antara musim panas dan dingin di pantai.


Pengaruh topografi yang tinggi di barat dan di utara menyebabkan

suhu tetap dingin sepanjang tahun.


Angin moonson menyebabkan terjadinya hujan pada musim panas
Depresi Barat yang berasal dari daerah Mediterania dan memasuki
Pakistan dari barat membawa curah hujan di musim dingin. Siklus
ini membuat perjalanan darat yang panjang dan dilingkupi
sebagian besar kelembaban pada saat akan mencapai Pakistan.

b) Pemerintahan
Republik Islam Pakistan merupakan sebuah negara yang
menggunakan sistem parlementer federal, dengan presiden sebagai kepala
konstitusional dan perdana menteri sebagai kepala eksekutif. Kepada

Majelis-majelis keempat provinsinya Sind, Punjab, Baluchistan, dan


perbatasan Baratlaut diberi kekuasaan tertentu.
c) Kebudayaan dan Demografi
Kepadatan penduduk diwilayah ini tidak merata, kawasan terpadat
adalah distric Lahore. Sedangkan kawasan yang paling jarang
penduduknya adalah distrik Kalat.

Menurut Etnis, sebagian besar

penduduk termasuk kelompok Indo-Arya . tetapi sebenarnya pembagian


menurut etnis sangat rumit karena penduduk Pakistan merupakan
campuran berbagai kelompok etnis.
Menurut bahasa, penduduk Pakistan dibedakan terutama atas
Pemakia Bahasa Punjabi (48%), bahasa Pashtu (13%), bahasa Sindhi
(12%), Bahasa Urdu (7,6%), dan Bahasa Balunchi (2,7%).
Hampir seluruh penduduk Pakistan (97%) menganut agama Islam
yang menurut UUD merupakan agama resmi negara dan harus
dikembangkan oleh pemerintah. Umat Islam ini, terbagi atas beberapa
aliran, terutama aliran Sunhi dan Syiah. Disamping Islam, terdapat
sejumlah kecil menganut agama minoritas, yaitu Kristen (1,6%) dan
Hindu (1,5%).
Pakistan memiliki beberapa kota besar, diantaranya Islamabad
yang terkenal sebagai ibukota Pakistan. Lalu, Rawalpindi yang
merupakan bekas ibukota Pakistan sementara ibukota yang baru tengah
dibangun. Kota terbesar selanjutnya adalah Karachi. Karachi merupakan
kota yang relatif muda, dibangun pada awal abad ke 18 ketika dibangun
benteng disana untuk melindungi perdagangan laut. Bahkan, hingga kini
Karachi merupakan pelabuhan laut Pakistan satu-satunya, dan juga negara
tetangga yakni Afghanistan. Karachi pernah menjadi ibu kota Pakistan
antara tahun 1947 1959.
d) Ekonomi
Wilayah pakistan tidak mengandung Sumber daya alam utama
pakistan adalah tanah aluvium subur didataran rendah bagian timur,.
Peranan sektor pertaniannya sangat penting, dimana, sekitar 25% pdrbnya
berasal dari sektor pertanian dan mampu menyerap lebih dari separuh
tenaga kerja. Tanaman yang paling penting adalah gandum, kapas, padi.
Selain itu juga ditanami tebu, jagung dan biji-bijian yang mengandung
minyak. Daerah pertanian terpenting adalah Provinsi Punjab dan Provinsi
Sind. Perikanan di laut dan diair tawar cukup penting, tetapi produksi
didaerah in agak terbatas.

Banyak bahan galian dan usaha eksploitasi hanya dijalankan


secara terbatas, hasilnya hanya batu kapur, dolomit, barit, kremit, bauksit
dan magnesium. Sektor perdagangan di pakistan menghasilkan 17% dari
produk nasional. Barang Impor utamanya adalah minyak bumi, mesinmesin dan alat-alat transportasi, bahan pangan, besi dan baja, serta obatobatan yang di peroleh dari Jepang, Amerika Serikat, negara-negara MEE,
Arab Saudi, Kuwait, dan Malaysia. Sedangkan barang ekspor utamanya
adalah tekstil, benang, kapas, beras, permadani, sepatu, kulit ternak, ikan,
dan barang mainan.
3. Bangladesh
Ibu kota

: Dhaka

Bahasa resmi

: Bangla

Pemerintahan

: Republik Parlementer
- Presiden

: Zillur Rahman

- Wakil Presiden

: Sheikh Hasina Wajed

- Kepala Parlemen : Ad. Abdul Hamid


Kemerdekaan

: dari Pakistan
- Deklarasi

: 26 Maret 1971

- Hari Kemenangan : 16 Desember 1971


Luas

Penduduk

PDB (KKB)

Mata uang

- Total

: 147.570 Km2

- Air

: 6,9 %

- Perkiraan 2010

: 156.050.883

- Kepadatan

: 1.099,3/Km2

: Perkiraan 2009
- Total

: $241,295 miliar

- Perkapita

: $1.465

: Taka (BDT)

a) Geografi
1) Letak
Republik Rakyat Bangladesh merupakan negara di Asia
Selatan yang berbatasan dengan India di barat, utara, dan timur,
Myanmar di tenggara, serta Teluk Benggala di selatan. Bangladesh
berada pada 26` 38` - 20 46` LU dan 92 41` - 88 02` BT.

Bangladesh, bersama dengan Benggala Barat di India, membentuk


kawasan etno-linguistik Benggala. Secara geografis, negara ini berada
di Delta Gangga-Brahmaputra yang subur. Bangladesh mengalami
banjir muson dan siklon tahunan.
2) Bentang alam
Bangladesh terletak di Delta Sungai Gangga-Brahmaputra
yang terbentang rendah. Delta ini terbentuk oleh pertemuan Sungai
Gangga (nama setempat Padma atau Pdda), Brahmaputra (Yamuna
atau Jomuna), dan Meghna dan anak-anak sungainya yang
berhubungan dari Himalaya. Tanah aluvial yang diendapkan oleh
sungai-sungai itu telah menciptakan beberapa dari daratan yang amat
subur di dunia ini. Sebagian besar Bangladesh berada 12 meter di
bawah permukaan laut, dan dipercaya sekitar 50% tanah akan banjir
jika permukaan laut naik hingga 1 m.Titik tertinggi di Bangladesh
berada di pegunungan Mowdok pada ketinggian sekitar 1.052 m
(3.451 kaki). Cox's Bazar, sebelah selatan kota Chittagong, memiliki
garis pantai yang tak terputus sepanjang 120 kilometer (75 mil).
Kawasan berbukit Bangladesh terletak di daerah Chittagong
disebelah timur Teluk Benggala dan didaerah Sylhet. Bukit Chittagong
ditumbuhi oleh hutan tropis. Satu-satunya sungai penting disini adalah
Karnaphuli, yang muaranya terletak dipelabuhan Chittagong, jalan
keluar Bangladesh ke laut.
3) Iklim
Iklim Bangladesh bersifat tropis, dengan musim dingin yang
sejuk dari Oktober hingga Maret serta musim panas yang panas dan
kering dari Maret hingga Juni. Musim hujan yang hangat dan lembab
berlangsung dari Juni ke Oktober dan memasok sebagian besar curah
hujan negeri itu.
b) Pemerintahan
Bangladesh terbagi menjadi tujuh divisi (bibhag) yang dinamai
menurut ibu kota masing-masing : Barisl, Chittagong, Dhaka, Khulna,
Rajshahi, Sylhet, Rangpur. Divisi terbagi menjadi distrik (zila). Terdapat
64 distrik di Bangladesh. Masing-masing distrik terbagi menjadi upazila
(sub distrik) atau thana (stasiun polisi).

Selain Dhaka, Kota utama lainnya adalah Chittagong, Khulna,


Rajshahi, Sylhet, Barisal, Bogra, Comilla, Mymensingh, dan Rangpur. Di
kota-kota tersebut diadakan pemilihan wali kota, sementara munisipalitas
lainnya memilih seorang ketua. Wali kota dan ketua memiliki masa
jabatan selama lima tahun.
c) Kebudayaan dan Demografi
Jumlah penduduk Bangladesh diperkirakan berkisar antara 142
hingga 159 juta, sehingga menjadikannya negara dengan jumlah
penduduk terbesar ke-7 di dunia. Dengan luas sebesar 144.000 km
(56,000 mil), kepadatan penduduk Bangladesh sangatlah tinggi, yakni
sekitar 1.099,3/km. Kelompok etnis mayoritas di negara Bangladesh
adalah suku Bengali (98% dari populasi).Sisanya merupakan migran
Bihari dan kelompok suku asli. Terdapat 13 kelompok suku yang tinggal
di Chittagong Hill Tracts, dengan yang terbanyak ialah suku Chakma.
Kelompok suku terbanyak di luar Hill Tracts itu ialah Santhal dan Garo
(Achik). Selain itu, juga terdapat suku Kaibartta, Meitei, Munda, Oraon,
dan Zomi.
Bahasa resmi dan yang paling banyak dituturkan di Bangladesh
adalah bahasa Bengali atau Bangla,sebuah bahasa Indo-Arya yang berasal
dari bahasa Sanskerta (seperti Hindi, Punjabi, dan Gujarati serta beberapa
bahasa lainnya). Bahasa ini ditulis menggunakan aksaranya sendiri.
Bahasa Inggris digunakan sebagai bahasa kedua di antara kelas menengah
ke atas dan di pendidikan tinggi. Lagu kebangsaan nya adalah Amar
Shonar Bangla.
Dua agama utama di Bangladesh adalah Islam (89,7%) dan Hindu
(9,2%).Aliran Islam yang paling banyak dianut adalah aliran Sunni,
sementara sisanya adalah Syi'ah, Ahmadiyyah, atau Sufi.Mayoritas
kelompok Bihari menganut aliran Islam Syiah. Kelompok agama lain
adalah

Buddha

(0.7%,

kebanyakan

Theravada),

Kristen

(0.3%,

kebanyakan Katolik Roma), dan animisme (0.1%).


d) Ekonomi
Bangladesh masih merupakan negara berkembang, 2/3 penduduk
Bangladesh bekerja di sektor pertanian, dan sekarang telah dilakukan
usaha berlanjut untuk meningkatkan prospek ekonomi dan demografi,
Pendapatan per kapita pada 2008 tercatat sebesar $520.

Ekonomi Bangladesh bergerak dibidang pertanian berupa beras,


rami, teh, tembakau, biji-minyak, mangga, nanas, kelapa, pisang.
Sementara industri dan produk berupa perajutan goni, kertas dan kertas
koran, semen, pupuk, kerajinan tangan. Ekspor utama Bangladesh antara
lain, rami mentah, benang rami dan goni, ikan, teh, tembakau, balok.
Impor utama, logam, minyak bumi, batu bara, alat mesin dan tekstil.
Meski dua pertiga penduduk Bangladesh adalah petani, lebih dari
tiga perempat penerimaan ekspor Bangladesh berasal dari industri
garmen. Industri ini mulai menarik investor asing pada 1980-an karena
upah buruh yang murah dan nilai tukar mata uang asing yang rendah.
Pada 2002, nilai ekspor industri garmen tercatat sebesar $5 miliar.Industri
ini kini memperkerjakan sekitar 3 juta orang, 90% di antaranya adalah
perempuan. Pemasukan mata uang asing juga diperoleh dari penduduk
Bangladesh yang tinggal di negara lain.
Sejak 1990 negeri ini telah mencapai tingkat pertumbuhan tahunan
rata-rata 5%. Pada Desember 2005, Goldman Sachs menamakan
Bangladesh sebagai salah satu "Next Eleven" (Sebelas Berikutnya).
Bangladesh juga mengalami peningkatan tajam dalam investasi asing
langsung.

Sejumlah

perusahaan

multinasional,

termasuk

Unocal

Corporation dan Tata merupakan penyumbang investasi utama, dengan


prioritas penanaman modal dalam sektor gas alam.

4. Nepal
Ibu kota

: Kathmandu

Bahasa resmi

: Nepali

Pemerintahan

: Republik
- Presiden

: Ram Baran Yadav

- Wakil presiden

: Parmanand Jha

- Perdana menteri

: Baburam Bhattarai

Luas

- Total

: 147.181 Km2

- Air

: 2,8 %

Penduduk :
- Perkiraan 2008

: 29.519.114

- Sensus 2003

: 23.151.423

- Kepadatan

: 184/Km2

PDB (KKB)

: Perkiraan 2006

Mata uang

- Total

: US$48,18 miliar

- Perkapita

: US$1.500

: Rupee (NPR)

a) Geografis
1) Letak
Nepal nyaris berbentuk segi empat, dengan panjang 650 km
dan lebar 200 km, dengan luas wilayah 147.181 km. India
mengelilingi Nepal di tiga sisi; barat, selatan, dan timur. Sedangkan
China di sisi utara. Meskipun Nepal tidak berbatasan dengan
Bangladesh, namun kedua negara ini dipisahkan oleh tanah selebar 24
km saja. yang dikenal sebagai Leher Ayam. Nepal intinya terbagi tiga
daerah fisiografik - Pegunungan, bukit, dan Daerah Terai.
2) Bentang alam
Meskipun luas wilayahnya kecil, negara ini memiliki
landscape yang bervariasi, mulai dari Terai yang lembap di selatan
sampai Himalaya yang tinggi di utara. Nepal memiliki delapan dari
sepuluh puncak tertinggi dunia, termasuk Gunung Everest dekat
perbatasan China. Kathmandu merupakan ibu kota dan kota terbesar.
3) Iklim
Iklim di Nepal sangat beragam, tergantung kepada ketinggian
wilayah dari permukaan laut. Musim panas akan terasa sangat panas
didaerah Terai dan perbukitan tengah sementara itu daerah dengan
kondisi sejuk akan terasa didaerah pegunungan tinggi. Musim dingin
dengan kondisi sedang dapat dirasakan di bagian selatan dan amat
dingin di daerah pegunungan tinggi. Sementara musim hujan akan
dibeberapa tempat di musim panas dengan intensitas yang tinggi.
b) Pemerintahan
Hingga tahun 2006 Nepal merupakan satu-satunya kerajaan Hindu
di dunia. Pada tahun 2006 parlemen Nepal menyatakan Nepal diubah
menjadi negara sekuler. Pada 28 Mei 2008, Nepal mengganti sistem
pemerintahannya dari kerajaan yang sudah bertahan selama 250 tahun

menjadi republik sehingga secara resmi nama "Kerajaan Nepal" pun


berubah menjadi "Republik Nepal".
Negara Nepal dibentuk melalui Persatuan Nepal pada 21
Desember 1768. Prithvi Narayan Shah menjadi raja pertama. Nepal
merdeka dari Inggris pada 21 Desember 1923. Sebelumnya, negara yang
terletak di Himalaya ini berstatus protektorat setelah dikalahkan Inggris
dalam perang tahun 1815. Pada tahun 1990, Nepal mengubah sistem
pemerintahan menjadi monarki konstitusional. Raja adalah kepala Negara
dan juga melaksanakan kekuasaan eksekutif melalui Dewan Mentri yang
dikepalai oleh seorang perdana menteri yang dipilih oleh badan legislatif,
Rashtriya Panchayat (Dewan Nasional). Sementara partai politik tidak
diizinkan di Nepal.
c) Kebudayaan dan Demografi
Penduduk Nepal yang berdiam didaerah pedesaan berjumlah lebih
dari 90% penduduk. Kurang lebih dua pertiganya menempati daerah
lembah

dan

pegunungan

disekitar

Khatmandu.

Sedangkan

selebihnya,kira-kira serpertiga lagi mendiami daerah Tarai. Penduduk


daerah ini dapat dibedakan atas beberapa kelompok etnis, yaitu Indo-Arya
dan bangsa Tibet.
Sebagian besar penduduk Nepal hidup bertani, sedangkan
selebihnya bekerja sebagai peternak, pengrajin dan pedagang. Orang
Sherpa dan Gurung memiliki keahlian khusus, yakni orang Sherpa yang
termasuk etnis Bhote, terkenal sebagai penunjuk jalan dan pengangkut
barang untuk ekspedisi pendakian gunung. Sedangkan, orang Gurung
terkenal sangat pemberani dalam perang. Banyak dari mereka direkrut
menjadi anggota tentara Gurkha.
Bahasa resmi Nepali, yang digunakan terutama di daerah Tarai dan
pegunungan bagian tengah, merupakan salah satu cabang dari rumpun
bahasa Indo-Arya, Sedangkan bahasa-bahasa yang dipergunakandibagian
utara dan timur Nepal umumnya termasuk rumpun bahasa Tibet-Burma.
Terdapat beberapa festival yang masih dilangsungkan sepanjang
tahun. Salah satunya festival terbesar adalah festival Indra, atau dewa
hujan yang berlangsung selama satu minggu dimusim gugur. Selama masa
festival, candi-candi dihias indah dan terdapat berbagai pesta yang diiringi
dengan musik dan tarian.

Dilembah Katmandhu terdapat tiga kota utama Nepal. Katmandu,


yaitu ibu kota dan jantung budaya serta ekonomi Nepal merupakan kota
yang berpenduduk 200.000 jiwa. Jalan-jalannya yang semarak dan tak
penuh sesak berisikan banyak kelenteng dan patung-patung Hindu dan
Budha, yang memamerkan kerajinan kayu dan logam pengrajin Nepal
yang memang terkenal. Patan, yang berpenduduk sekitar 150.00 jiwa dan
Bhadgon, yang berpenduduk sekitar 90.000 jiwa juga merupakan kota
bersejarah.
d) Ekonomi
Pada perekonomian di Nepal, pertanian merupakan sektor yang
memegang peranan penting. Dimana, lebih dari 90% angkatan kerjanya
diserap oleh sektor pertanian. Tanaman utamanya adalah padi, jagung,
gandum, kentang tebu twembakau, rami buah-buahan dan ayur-sayuran.
Berbagai jenis mineral telah ditemukan, diantaranya adalah batu bara,
dolomit, bijih besi, dan kobalt. Tetapi cadangan makanan yang sudah
ditemukan hanya sedikit. Sektor Industri dinegara ini, menyumbang
sekitar 0,3 persen untuk pendapatan nasional dan hanya mampu menyerap
1 persen angkatan kerja Nepal.
Neraca perdagangan luar negeri Nepal tidak seimbang, diaman
nilai impornya pada tahun 1985 mencapai tiga kali lipat nilai ekspornya.
Nepal mengekspor bahan pangan, barang-barang industri bahan mentah,
ternak dan minyak nabati. Sedangkan dalam bidang impornya adalah
berbagai jenis barang industri, peralatan mesin, alat transportasi minyak
dan bahan mentah lain, bahan pangan dan bahan kimia.
5. Buthan
Ibu kota

: Thimpu

Pemerintahan

: Monarki Konstitusional, Demokrasi

Kemerdekaan
Luas

Penduduk

- Raja

: Jigme Khesar Namgyel

- Perdana menteri

: Jigme Thinley

: Dari India
- Diakui

: 8 Agustus 1949

- Total

: 47.500 Km2

- Air

: dapat dihiraukan

PDB (KKB)

Mata uang

- Perkiraan 2005

: 2.232.291

- Sensus 2002

: 2.094.176

- Kepadatan

: 45/Km2

: perkiraan 2005
- Total

: US$2,91 miliar

- Perkapita

: US$3.330

: Ngultrum (BTN)

a) Geografis
1) Letak
Bhutan terletak di Asia Selatan bagian tengah pada 2645
28 LU dan 89 - 92 BT
2) Bentang alam
Kawasan utara terdiri atas busur puncak pegunungan yang
terglasialkan dengan iklim yang amat dingin pada ketinggian tertinggi.
Sebagian besar puncak di utara lebih dari 23.000 kaki (7.000 m) dpl;
titik tertinggi dinyatakan sebagai Kula Kangri, pada 24.780 kaki
(7.553 m), namun studi topografi terperinci menyatakan bahwa
keseluruhan Kula Kangri ada di Tibet dan pengukuran RRC modern
menyatakan bahwa Gangkhar Puensum, yang istimewa sebagai
pegunungan tertinggi yang tak terdaki di dunia, lebih tinggi dari
24.835 kaki (7.570 m). Bhutan dialiri oleh sungai bersalju, lembah
pegunungan tinggi di kawasan ini menyediakan padang rumput untuk
ternak, dipelihara oleh populasi penggembala migrator yang kurang.
Pegunungan Hitam di Bhutan tengah membentuk badan air
antara 2 sistem air utama: Mo Chhu dan Drangme Chhu. Puncakpuncak di Pegunungan Hitam berkisar antara 4.900 hingga 8.900 kaki
(1.500 dan 2.700 m) dpl, dan sungai beraliran cepat telah membentuk
jurang yang dalam di jajaran pegunungan yang lebih rendah. Hutan di
kawasan tengah menyediakan sebagian besar produksi hutan di
Bhutan. Torsa, Raidak, Sankosh, dan Manas ialah sungai-sungai
utama di Bhutan, mengalir melalui kawasan ini. Sebagian besar
penduduk tinggal di dataran tinggi tengah.
3) Iklim
Iklim di lereng dan lembah Himalaya Luar adalah amat panas
selama musim panas tetapi sejuk selama musim dingin dengan suhu

diatas titik beku. Dibagian Himalaya atas, musim panasnya adalah


sedang sementara musim dingin sangat dingin. Hujan salju biasanya
turun pada ketinggian 1.500 m, sementara pada ketinggian 4.900 m
terdapat selimut salju sepanjang tahun. Pada tempat tertinggi,suhu
turun jauh dibawah 0 C dan sering terjadi badai salju. Udara pada
ketinggian

ini

hanya

mengandung

sedikit

oksigen

sehingga

membahayakan eksplorasi dan pendakian gunung.


b) Pemerintahan
Bhutan adalah sebuah negara kecil di Asia Selatan yang berbentuk
Kerajaan dan dikenal dengan Negeri Naga Guntur. Wilayahnya terhimpit
antara India dan Republik Rakyat Cina. Nama lokal negara ini adalah
Druk Yul, artinya "Negara Naga". Gambar nagapun didapati di
benderanya.
Bhutan terbagi atas 4 dzongdey (zona administratif). Tiap
dzongdey dibagi lagi menjadi dzongkhag (distrik). Ada 20 dzongkhag di
Bhutan. Dzongkhag yang besar dibagi lagi menjadi kecamatan yang
dikenal sebagai dungkhag.
c) Kebudayaan dan Demografi
Kelompok etnis dominan dinegara ini ialah keturunan Tibet /
Tibet-Burma; imigran etnis Nepal membentuk mayoritas penduduk
selatan negeri ini. Kepadatan penduduk, 45 km persegi (117/mil. persegi),
membuat Bhutan negeri paling jarang pendudunya di Asia. Sekitar 20%
penduduknya tinggal di wilayah perkotaan yang terdiri atas kota-kota
kecil sepanjang lembah tengah dan perbatasan selatan. Persentase ini
berkembang pesat karena langkah untuk migrasi perkotaan telah diambil.
Kota terbesar ialah Thimphu, ibukota, yang berpenduduk 50.000. Daerah
perkotaan lain berpenduduk padat adalah Paro dan Phuentsholing.
Di antara orang Bhutan, beberapa kelompok etnis penting
diistimewakan. Kelompok dominan adalah Ngalop, sekelompok penganut
Buddha yang tinggal di bagian barat negeri ini. Budaya mereka berkaitan
erat dengan budaya Tibet. Begitupun Sharchop ("Orang Timur"), yang
dikaitkan dengan bagian timur Bhutan (namun secara tradisional
mengikuti Nyingmapa daripada bentuk Drukpa Kagyu yang resmi dari
Agama Buddha Tibet). Kedua kelompok itu disebut orang Bhutan. 15%
sisanya adalh etnis Nepal, sebagian besar Hindu.

Bahasa nasional adalah Dzongkha, salah satu dari 53 bahasa


dalam keluarga bahasa Tibet.
Hampir seluruh Bhutan merupakan pedesaan. Sebagian besar
penduduknya tinggal didesa-desa kecil dan sangat berpencar mereka
petani dan penggembala. Di Bhutan hanya terdapat beberapa kota saja.
Thimbu, ibu kota, hanyalah sekumpulan rumah yang mengelilingi Tashi
Cho Dzong yaitu sebuah benteng tua yang kini ditempati oleh beberapa
kantor pemerintah.
d) Ekonomi
Meski menjadi salah satu yang terkecil di dunia, ekonomi Bhutan
telah berkembang pesat sekitar 8% pada 2005 dan 14% pada 2006. Per
Maret 2006, pendapatan per kapita Bhutan adalah US$1.321 yang
membuatnya tertinggi di Asia Selatan. Ekonomi Bhutan adalah salah satu
yang terkecil dan kurang berkembang di dunia, yang berbasis pertanian,
kehutanan, dan penjualan PLTA ke India. Pertanian menyediakan mata
pencaharian buat lebih dari 80% penduduk. Praktek agraria sebagian
besar terdiri atas pertanian subsisten dan peternakan hewan.
Sektor industri amat minim, produksinya termasuk jenis industri
rakyat. Sebagian besar proyek pembangunan, seperti konstruksi jalan,
brsandar pada buruh kontrak India. Produk pertanian antara lain beras,
lombok, produk dari dairy (yak), soba, gerst, panenan akar, apel, dan
pohon jeruk di ketinggian rendah. Industri lain seperti semen, produksi
kayu, buah-buahan yang diproses, MiRas, dan kalsium karbida.
Ekspor Bhutan, khususnya listrik, kapulaga, gips, kayu, kerajinan
tangan, semen, buah, batu mulia dan rempah-rempah, total 128 miliar
(US$154 miliar) (perkiraan tahun 2000). Namun, impor berjumlah sekitar
164 miliar (US$196 miliar), menimbulkan defisit perdagangan. Barang
utama yang diimpor termasuk bahan bakar dan minyak pelumas, gabah,
mesin, kendaraan, pabrik, dan nasi. Mitra ekspor utama Bhutan adalah
India, terhitung sekitar 87,9% barang ekspornya. Bangladesh (4,6%) dan
Philipina (2%) ialah mitra ekspor terpentingnya setelah India. Karena
perbatasannya dengan Tibet ditutup, perdagangan antara Bhutan dan RRC
hampir tiada. Mitra impor Bhutan adalah India (71,3%), Jepang (7,8%)
dan Austria (3%).
6. Sri Lanka

Ibu kota

: Kolombo

Bahasa resmi

: Sinhala dan Tamil

Pemerintahan

: Republik
- Presiden

: Mahinda Rajapakse

- Perdana menterI

: Dissanayake

Mudiyanselage

Jayaratne
Kemerdekaan

: 4 Februaru 1948 dari Britania Raya

Luas

Penduduk

PDB (KKB)

Mata uang

- Total

: 65.610 Km2

- Air

: 4,4 %

- Perkiraan 2009

: 21.324.791

- Kepadatan

: 308,4/Km2

: Perkiraan 2004
- Total

: US$92.018

- Perkapita

: US$4,581

: Rupee (LKR)

a) Geografiis
1) Letak
Sri Lanka merupakan sebuah pulau di Lautan Hindia dilepas
pantai selatan India. Sri Lanka terletak pada 555 - 950 LU dan
7942 - 8153 BT.
2) Bentang lahan
Sri Lanka merupakan negara yang wilayahnya berupa sebuah
pulau besar dengan beberapa pulau kecil di sekitarnya. Lebih dari tiga
perempat wilayah negara ini berada pada ketinggian di atas 200 meter
di atas permukaan laut dan sebagian besar berupa daerah perbukitan.
Secara fisiografi, wilayah negara Sri Lanka terdiri atas empat bagian
wilayah, yakni Wilayah Tengah, Wilayah Selatan, Wilayah Timur dan
Wilayah Barat.
Hampir seluruh Wilayah Tengah merupakan daerah perbukitan
dan pegunungan. Ketinggian tanah di wilayah ini paling tinggi 2.524
meter di atas permukaan laut, yakni di sekitar Psiduru Talagala. Di
daerah ini juga terdapat hulu Sungai Mahaveli Ganga yang juga
merupakan sungai paling besar di Sri Lanka. Bagian timur merupakan

daerah yang bergelombang dan perbukitan. Bukit-bukit yang


menonjol

antara

lain

Westminster

Abbey,

Monaragalla

dan

Kataragama. Di bagian utara, khususnya di sekitar daratan Jaffna,


daerahnya merupakan batu-batuan kapur dan batu karang yang
memanjang di lautan lepas pantai.
Sumber daya alam yang paling utama dari negara ini adalah
grafit. Sampai saat ini Sri Lanka merupakan penghasil grafit terbesar
di dunia. Grafit negara ini juga terkenal memiliki kualitas yang tinggi.
Sumber daya alam lain terdiri atas bijih besi dan batu mulia. Sumbersumber daya ini banyak ditemui di wilayah bagian tengah. Selain itu,
daerah ini juga memiliki sumber daya berupa kaolin, yakni bahan
pembuat porselen, bahan pembuat genteng, ubin, barang pecah belah
dan batu bata, pasir kuarsa dan batu gamping atau kapur.
Sri Lanka terkenal dengan batu mulia yang ditemukan
didaerah barat daya batu sapphire, batu ruby, batu bulan, batu topas,
dan batu mata kucing. Endapan grafit besar terdapat dibarat daya yang
merupakan ekspor utama Sri Lanka. Sementara pasir pantainya
menghasilkan ilemenit, yaitu bahan baku logam titanium dan monazit
yang digunakan dalam menghasilkan energi nuklir.
3) Iklim
Iklim di Sri Lanka sangat dipengaruhi oleh letaknya di Lautan
Hindia. Suhu rata-ratanya didataran rendah adalah 25C, tetapi di
daerah perbukitan yang tinggi suhu akan mirip dengan musim semi.
Curah hujan beragam dari 64 cmdisuatu tempat sampai 640 cm
ditempat lain dalam satu tahun. Hujan hanya turun selama bulan-bulan
hujan musim panas dan musim dingin, tetapi musim dingin hanya
mempengaruhi separuh wilayah Sri Lanka.
b) Pemerintahan
Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka adalah sebuah negara
pulau di pesisir tenggara India. Hingga tahun 1972, dunia internasional
menyebut negara ini Ceylon.
Sri Lanka terdiri dari 9 provinsi, yaitu : Timur, Tengah, Tengah
Utara, Utara, Barat Utara, Sabaragamuwa, Selatan, Uva, Barat.
c) Kebudayaan dan Demografi

Sekitar 75% populasi berasal dari suku Sinhala, yang mayoritas


beragama Buddha mazhab Theravada. Kelompok besar lainnya adalah
suku Tamil (18%) yang mayoritas beragama Hindu, dan tinggal di sebelah
utara dan timur. Suku Tamil dibagi lagi kepada dua kelompok: Tamil Asli
dan suku Tamil yang merupakan pendatang baru dari India. Baik bahasa
Sinhala maupun Tamil telah merupakan bahasa resmi sejak persetujuan
India-Sri Lanka yang ditandatangani tahun 1989. Bahasa Inggris, bahasa
pemersatu berdasarkan konstitusi, adalah bahasa ibu bagi sekitar 10% dari
seluruh penduduk, dan dituturkan serta dimengerti dengan luas di Sri
Lanka. Ketiga-tiga bahasa tersebut digunakan dalam pendidikan dan
pemerintahan.
Minoritas yang lebih kecil adalah Muslim (7%), yang kebanyakan
adalah keturunan Arab dan Melayu, suku Burgher (keturunan campuran
Eropa; 1%) serta Wanniyala-Aetto atau Vedda, keturunan kebudayaan
awal di Sri Lanka yang jumlahnya semakin surut. Agama-agama terbesar
adalah Buddha (70%) dan Hindu (15%). Sekitar 7% dari populasi
beragama Kristen (6% Katolik dan 1% Protestan).
Selain itu, ekspresi seni merupakan hal penting bagi orang Sri
Lanka. Didua ibu kota kuno Sinhala, Anuradhapura dan Polonnaruwa
terdapat berbagai istana, dagoba dan patung Budha. Hasil seni lukis Sri
Lanka yang paling terkenal adalah serangkaian lukisan wanita indah yang
dilukis pada abad ke-5 didinding benteng granit Sigiriya.
d) Ekonomi
Negara

ini

terkenal

akan

produksi

teh-nya.

Sri

Lanka

mengandalkan perekonomiannya pada ekspor pertanian. Di tahun 1987


sektor ini memberikan sumbangan sebesar 24,2 persen dari total Produk
Domestik Bruto (PDB). Sektor pertanian ini menyerap hampir separuh
jumlah tenaga kerja yang ada di seluruh negara. Sektor lain yang
menyumbang PDB adalah perdagangan, industri, transportasi dan
komunikasi, dan konstruksi.
Di bidang pertanian, negara ini dikenal sebagai negara pengekspor
teh terbesar kedua di dunia. Selain itu, negara ini juga di kenal sebagai
negara pengekspor karet, kelapa dan serat. Produksi karetnya mencapai 36
persen produksi karet dunia. Sedangkan untuk kelapa, negara ini
menyumbangkan sekitar 71 persen produksi karet dunia. Industri
utamanya ialah grafit. Sebagian besar produksi ini di ekspor ke Jepang.

Selain itu, saat ini negara ini sedang mengembangkan industri semen,
tekstil, keramik dan kulit.
7. Maladewa
Ibu kota

: Male

Bahasa resmi

: Divehi

Pemerintahan

: Republik presidensiil
- Presiden

: Mohammed Waheed Hassan

- Wakil presiden

: Mohammed Waheed Deen

Kemerdekaan

: 26 Juli 1965 dari Kerajaan Inggris

Luas

Penduduk

PDB (KKB)

- Total

: 298 Km2

- Air

: 100% (tanah diabaikan)

- Perkiraan Juli 2011

: 394.999

- Kepadatan

: 10.036.9/Km

: Perkiraan 2011
- Total

: $2.931 miliar

- Perkapita

: $9,005

PDB (nominal) : Perkiraan 2011


- Total
- Perkapita
Mata uang

: $2.062 miliar
: $6,336

: Rufiyaa Maladewa (MVR)

a) Geografis
1) Letak
Maladewa terletak di Lautan Hindia, Barat Daya Sri Lanka
pada 7 6 - 0 42 LS dan 72 31 - 73 44 BT.
2) Bentang lahan
Maladewa merupakan negara kepulauan yang terdiri dari
kumpulan atol di Samudra Hindia. Dimana, jumlah kepulauan negara
ini adalah sebanyak 2000 pulau karang kecil yang terletak di sebelah
selatan-barat daya India, sekitar 700 km sebelah barat daya Sri Lanka.
Negara ini memiliki 26 atol yang terbagi menjadi 20 atol administratif
dan 1 kota. Ibu kota negara Maladewa ini terletak di Male. Pulaupulau yang dihuni berjumlah 215 buah, terentang sepanjang 885 km

dari utara ke selatan. Diantara pulau tersebut tidak ada yang lebih dari
13 km2 dan seluruh kepulauannnya hanya 298km2.
3) Iklim
Iklim Maladewa dipengaruhi oleh angin musim yang
membawa curah hujan yang lebat. Pada umumnya, cuaca di
Maladewa adalah hangat dan lembap sepanjang tahun.
b) Pemerintahan
Maladewa merupakan negara kepulauan yang berbentuk Republik.
Presiden sekaligus menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan. Ia
dipilih untuk masa bakti 4 tahun oleh sebuah badan legislatif yang terdiri
dari 48 anggota, diantaranya 40 orang dipilh oleh rakyat dan 8 orang
dipilih oleh presiden. Dalam menjalankan pemerintahannya, presiden
dibantu oleh sebuah kabinet. Seluruh wilayah republik ini dibagi atas 19
distrik, sesuai dengan banyaknya kelompok atol di negeri ini.
c) Kebudayaan dan Demografi
Sebagian besar penduduk Maladewa termasuk kelompok etnis
Sinhala, keturunan agama pendatang dari Sri Lanka, sedangkan yang lain
termasuk kelompok etnis Dravida, Arab, dan Negro. Bahasa resmi negeri
ini adalah bahasa Divehi, yang masih berkerabat dengan bahasa Shinhala,
bahasa resmi Sri Lanka. Hampir seluruh penduduk menganut Islam
(Sunni).
d) Ekonomi
Penangkapan ikan merupakan mata perncaharian utama sekaligus
Industri paling penting di negeri ini. Ikan kering merupakan barang
ekspor utama, di pasarkan di Sri Lanka. Industri Kopra dan Coir
merupakan industri terpenting kedua di negeri ini. Selain itu terdapat juga
industri kerajinan tangan, seperti pembuatan tikar dan barang-barang dari
tempurung penyu. Penjualan Perangko juga juga merupakn sumber
pendapatan bagi Maladewa. Barang-barang yang harus diimpor ke
Maladewa adalah Gula, tekstil, bahan kimia, dan kebutuhan lainnya.

KESIMPULAN
Asia Selatan adalah sebuah wilayah bentang alam politik di bagian selatan
benua Asia, terdiri dari daerah-daerah di dan sekitar anak benua India. Wilayah ini
dibatasi oleh Asia Barat, Tengah, Timur, dan Tenggara. Wilayah Asia Selatan
meliputi 10% luas benua Asia, kira-kira 4.480.000 km tetapi populasinya mencakup
40% populasi Asia. Kebanyakan dari daerah itu mendapat pengaruh budaya India.
Dan kadangkala dikenali sebagai subbenua India.
Negara-negara yang termasuk kedalam Region Asia Selatan ini, adalah :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

India dengan ibukota Delhi


Pakistan dengan ibukota Islamabad
Bangladesh dengan ibukota Dhaka
Nepal dengan ibukota Kathmandu
Bhutan dengan ibukota Thimpu
Sri Lanka dengan ibukota Kolombo
Maladewa dengan ibukota Male
Meskipun, negara-negara tersebut secara region/ fisik merupakan negara-

negara yang tergabung dalam wilayah Asia Selatan. Namun, keadaan sosialnya baik
itu dari segi pemerintahan, budaya, bahasa ditemui adanya perbedaan.

DAFTAR PUSTAKA
http://rhandayouuww.blogspot.com/2013/11/makalah-geografi-regional-duniaasia.html

ARTIKEL IPS

Tentang

NEGARA DI ASIA SELATAN

Disusun Oleh :

M. Azhar Anwary
Ahmad Syafii

Kelas VI A

SDN INDRASARI 2
MARTAPURA
2014