You are on page 1of 2

Besi cor paduan Aluminium

Aluminium dipadukan kedalam besi cor mulai 1% sampai dengan 30%, serta mengahasilkan
sifat-sifat berbeda.
Namun demikian, kandungan Al yang menghasilkan kualitas paduan yang baik adalah 1%9% atau 20%-25%. Kelebbihan atau kekurangan sedikit saja kandungan Al dari batas yang
diijinkansudah akam mengakibatkan kerapuhan bahan.
Pada umumnya, paduan ini memiliki kandungan C= 2% - 4% dan kandungan Si= 0.5% -2.0%
agar tetap mengahsilkan pembekuan kelabu dengan grafit lamellar.
Kandungan Al yang tingggi (26% -30%) akan mengakibatkan terjadinya spontan antara
karbida aluminium dengan kelembaban udara.
Karbida aluminium dapat distabilkan melalui paduan tambahan Cr sebanyak 1.5% dan Ti
0.7%
Besi cor paduan Al memiliki ketahanan yang tinggi terhadapat oksidasi maupun korosi
khususnya terhadap belerang. Selain memiliki tahanan listrik tinggi, bahan ini juga memliki berat
jenis yang cuup rendah.

Besi Cor Paduan Chrom


Sebagian telah di pahami, cr merupakan unsure yang memiliki karakter sebagai promoter dan
stabilisator karbida. Kecenderungan terbentuknya struktur putih akan meningkatkan dengan
adanya ini, sehingga pada kandungan 2% -3% sudah dapat dipastikan akan terjadi pembekuan
putih.
Sebagian besar dari unsure crom akan membetuk karbida campuran dengan karbida besi
menjadi (Fe, Cr)3C dan pada kandungan crom tinggi akan terbentuk karbida crom.
Pada komposisi umum eutektik maupun mendekati eutektik besi cor paduan crom, kandungan
Cr 10% sudah akan menghasilkan karbida campuran (Fe Cr) 7C3 disamping karbida besi. Karbida
campuran baru akan muncul berdiri sendiri pada kandungan crom >14%.
Eutektikum yang mengandung karbida campuran kaya crom akan tampak berbeda dengan
eutektikum pada besi cor biasa (ledeburit) karena memiliki tipe pembekuan yang berbeda.