You are on page 1of 5

KOMUNIKASI EFEKTIF VIA TELPHON DENGAN PRINSIP SBAR

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

RSU PERMATA MADINA


Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp. (0636) 20279 Fax (0636) 20712

02.05.34
Tanggal Terbit :

00

2/2
Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina

SPO
17 Maret 2015

PENGERTIAN

TUJUAN
KEBIJAKAN

dr. H. Safii Siregar, Sp.OG

Suatu cara untuk menyampaikan informasi mengenai


sesuatu kondisi baik kondisi pasien, hasil pmeriksaan
penunjang yang kritis, ruangan, peralatan, permintaan
dan lain-lain kepada seorang (Dokter, perawat, Ka bag/
Ka. Ru, atasan, bawahan dan lain-lain) melalui telepon
maupun secara lisan yang dilakukan secra akurat,
lengkap, dimengerti, tidak diduplikasi dan tepat kepada
penerima informasi sehingga dapt ngurangi kesalah dan
untuk meningkatkan eselamatan pasien
Sebagai acuan dalam melakukan konimkasi efektif
(SBAR) di RSU permata madina
Setiap pasien yang masuk rawat inap dipasangkan
gelang identitas pasien.
A. Komunikasi SBAR via telphon antara perawat/
bidan/ dokter (dokter jaga dan dokter DPJP)
1. Sebelum menelphon dokter jaga atau dokter
DPJP, perawat atau bidan telah melakukan
pemeriksaan fisik anam nesa atau (pengekajian),
dan membaca rekan medis pasien.
2. Perawat atau bidan menulis hal-hal yang akan
dilaporkan diformulir lembar komunikasi SBAR
untuk pertama kali melaporkan pasien, selnjutnya
bila akan menelphon dokter kembali, perawat/
bidan menulisakan dilembar instruksi catatan
terintegrasi
3. Perawat atau bidan membaca status dan data
pasien yang akan dilaporkan untuk memastikan
bahawa data sudah benar
4. Perawat atau bidan menyipkan rekan medis
pasien pasien yang telah disiapkan sesuai dengan

KOMUNIKASI EFEKTIF VIA TELPHON DENGAN PRINSIP SBAR

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

RSU PERMATA MADINA


Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp. (0636) 20279 Fax (0636) 20712

02.05.34
Tanggal Terbit :

00

2/2
Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina

SPO
17 Maret 2015

dr. H. Safii Siregar, Sp.OG

format SBAR didekat pesawat telphon lengkap


dengan data-data yang akan dilaporkan
5. Sebelum melapor perawat/ bidan menyampaikan
salam singkat, seperti : selamat pagi/siang/sore/
malam dokter?
6. Laporkan kondisi pasien dengan menggunakna
prinsip komunikasi SBAR
i. Situasi
Sebutkan identitas perawat dan ruangan/ unit
RS tempat perawat bertugas, dan sebutkan
nama lengkap pasien, umur, kamar/ ruangan,
serta masalah utama pasien pada saat ini
(misalnya: sesak nafas, nyeri dada, badan
panas, dll)
ii. Bacground
Sebutkn diagnosa dan dt klinis pasien esuai
kebutuhan:
Status kardiovaskuler (nyeri dada,
tekanan darah, EKG, dsb)
Status respirasi (frekuensi nafas, SPO2,
Analisa gas darah, dsb)
Status Gastro Intestinal (nyeri perut,
mutah, perdarahan, dsb)
Status
Neurologis
(GCS,
pupil,
kesadaran, dsb)
Hasil laboratorium dan pemeriksaan
penunjang lainnya
iii. Assesment
Sebutkan Problem pasien tersebut :

KOMUNIKASI EFEKTIF VIA TELPHON DENGAN PRINSIP SBAR

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

RSU PERMATA MADINA


Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp. (0636) 20279 Fax (0636) 20712

02.05.34
Tanggal Terbit :

00

2/2
Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina

SPO
17 Maret 2015

dr. H. Safii Siregar, Sp.OG

Problem kardiologi (Syok kardiogenik,


aritmia maligna, dsb)
Problem gastro intestinal (perdarahan
massif dan syok, dsb)

iv. Recommendation
Rekomendasi : (pilih sesuai kebutuhan)
a) Saya minta dokter untuk :
Memindahkan pasien ke ICU ?
Segera datang melihat pasien ?
Mewakilkan dokter lain untuk
datang?
Konsultasi kedokter lain ?
b) Pemeriksaaan atau terapi yang di
perlukan:
Photo rongen?
Pemeriksaan analisa gas darah ?
Pemeriksaan EKG ?
Pemberian oksigen ?
Beta2 Antagonis nebulizaer ?
c) Apabila ada perubahan terapi kemudian
tanyakan :
Seberapa
sering
diperlukan
pemeriksaan tanda vital?
Bila respon terapi tidak ada kapan
harus menghubingi dokter lagi ?
d) Konfirmasi :
Sebutkan kembali instruksi yang

KOMUNIKASI EFEKTIF VIA TELPHON DENGAN PRINSIP SBAR

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

RSU PERMATA MADINA


Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp. (0636) 20279 Fax (0636) 20712

02.05.34
Tanggal Terbit :

00

2/2
Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina

SPO
17 Maret 2015

dr. H. Safii Siregar, Sp.OG

disampaikan dokter dan tanyakan


benar dok ?
Saya telah mengerti rencaan
tindakan pasien
Apa yang harus saya lakukan
sebelum dokter sampai disini?

7. Perawat/ Bidan mencatat semua rekomendasi/


instruksi dari dokter dalam kolom catatan
terintergrasi secara SBAR dalam rekam medic
pasien:
Tanggal dan jam pesan diterima
Dosis obat yang akan diberikan dan waktu
pemberian
harus
spesifik
untuk
menghindari salah penafsiran/ hasil tes
kritis yang dilaporkan
8. Perawat/bidan memastikan bahwa rekomendasi
yang diberikan telah sesuai dengan cara
mengulang dan membacakan kembali ke pada
dokter untuk dikomfirmasi kebenaran pesan yang
telah dituliskan dan hal-hal yang telah
diinstruksikan oleh dokter, hal ini dibuktikan
dengan menulisa pada catatan perkembangan
terintegrasi.
9. Dokumentasikan secara lengkap dalam catatan
terintegrasi dan berikan paraf dan nama jelas
perawat / bidan yang melaporkan dan nama
dokter yang memberikan pesan atau instruksi.
10. Dokter yang menerima laporan harus melihat dan
memberikan paraf nama jelas tanggal dan jam
verivikasi pada catatan terintegrasi pada saat:

KOMUNIKASI EFEKTIF VIA TELPHON DENGAN PRINSIP SBAR

No. Dokumen

No. Revisi

Halaman

RSU PERMATA MADINA


Jl. Merdeka No. 155 Panyabungan
Kabupaten Mandailing Natal SUMUT
Telp. (0636) 20279 Fax (0636) 20712

02.05.34
Tanggal Terbit :

00

2/2
Ditetapkan
Direktur RSU Permata Madina

SPO
17 Maret 2015

dr. H. Safii Siregar, Sp.OG

Untuk dokter jaga: pada saat pergantian siff


atau selambat-lambatnya dalam waktu
1X24 jam
Untuk dokter DPJP: pada saat visite
pertama kali atau selambat-lambatnya
dalam waktu 1X24 jam
11. Apabila dokter DPJP (yang menerima laporan)
berhalangan (cuti/sakit) maka yang melakukan
verivikasi menanda tangani catatan pesan yang
ditulis penerima pesan adalah dokter pengganti
yang ditunjuk oleh dokter DPJP tersebut dalam
waktu 1X24 jam
12. dalam melaporkan pasien kepada dokter,
perawat/bidan menlakukan pencatatan dalam
catatan terintegrasi di status pasien yang
bersangkutan
UNIT TERKAIT

1.
2.
3.
4.
5.

Unit Rawat Inap


ICU
Tim Akreditasi
Tim Pengendali Mutu
Tim PPI