You are on page 1of 28

GANGGUAN PERILAKU DAN EMOSIONAL

LAINNYA YTT DENGAN ONSET BIASANYA


PADA MASA KANAK DAN REMAJA

OLEH:
Inez Wijaya
Enggar Sari Kesuma Wardhani
Rendy Dwi Osca
Atika Pusparani
Ibrahim Muhammad

PEMBIMBING:
Dr. Abdullah Shahab, SpKJ

DEPARTEMEN ILMU KESEHATAN JIWA FAKULTAS


KEDOKTERAN UNSRI

IDENTIFIKASI

Nama
: An. E
Jenis kelamin : Laki-laki
Umur : 14 tahun
Pendidikan : SMP (Kelas VII)
Pekerjaan : Pelajar
St. Perkawinan : Belum kawin
Warga Negara : Indonesia
Agama : Islam

ANAMNESIS
Tanggal

: 23 Februari 2014

ALLOANAMNESIS

Nama
: Lilis Suryani
Umur
: 40 tahun
Alamat
: Kayuagung
Pekerjaan
: Ibu rumah tangga
Pendidikan : SMP
Hub dg pasien : Ibu kandung os

Riwayat Penyakit Sekarang


Sebab
utama

Keluhan
utama

Sering mengamuk dan


memukuli anggota
keluarga

Tidak tau

1 tahun yll

40 hari yll

Os sering mengamuk
apabila tidak dipenuhi
keinginannya.
Menyakiti ibu, bibi dan
neneknya, merusak
rumah tetangga,
mengganggu
lingkungan.
Keluyuran sendiri
Curiga (-).
Tidur dan nafsu makan
tidak terganggu, masih
dapat mengurus
dirinya sendiri.

ayah os meninggal dunia,


os tidak punya sosok
yang ditakuti lagi.
Tindakan os semakin
menjadi-jadi.
Os merengek lalu
mengamuk bila
keinginannya tidak
dipenuhi dan semakin
jadi memukuli ibu, bibi,
dan neneknya.
Os tidak kasihan melihat
ibunya menangis setelah
dipukuli.
halusinasi dan ngocehngoceh (-)
Merasa keluarga tidak
sanggup lagi mengangani
os, os akhirnya dibawa ke
RS Ernaldi Bahar

Riwayat Penyakit Dahulu


R/ kejang sering, sejak bayi. Kejang tidak diawali
demam, tonik, @1-2 menit, mulut tidak berbusa
saat kejang, penurunan kesadaran setelah kejang
(+). Hampir setiap sebelum tidur os mengalami
kejang serupa, lalu hilang sendiri. Os tidak pernah
dibawa berobat.
R/ jatuh dari rumah panggung lantai 2 dialami os
saat berusia 5 tahun, kepala terbentur. Penurunan
kesadaran setelah trauma (-), muntah (-), demam (-)
R/ asma (-)
R/ konsumsi alkohol, rokok, NAPZA (-)

Riwayat Premorbid

Bayi

lahir spontan, cukup bulan, langsung


menangis, ditolong bidan, kejang (+), tanpa
didahului demam

Anak
&
remaj
a

Dimanja oleh keluarga


os sulit bergaul dan suka berkelahi. Os
pernahberkelahi dengan teman sekolahnya
mulai kelas III SD
menonton dan suka bermain game berbau
kekerasan. Menonton film porno.

RIWAYAT PENDIDIKAN
Os saat ini SMP kelas VII SMA Negeri Kayuagung.
Sejak kelas III SD tidak mau belajar, datang ke
sekolah mengganggu temannya, mengamuk bila
dimarahi.
Os dinaikkan SD oleh guru bukan karena prestasi.
Wali kelas os SD adalah bibi os dan kepala
sekolahnya adalah paman os sendiri.
Ibu os menyadari os tidak mampu melanjutkan
pendidikan ke SMP, dan berencana dimasukkan ke
MTs, namun os membujuk orangtuanya untuk
dimasukkan ke SMP. Akhirnya os masuk SMP dengan
kursi pesanan.
Saat ini os bisa baca tulis, menulis dengan benar
meski lambat.

Riwayat
Pekerjaan

Os belum bekerja

Riwayat
perkawina
n

Os belum pernah menikah,


pernikahan ayah dan ibu
harmonis. Os tidak pernah
melihat ayah-ibu
bertengkar atau memukuli
satu sama lain.

RIWAYAT KELUARGA
Os merupakan anak tunggal, ayahnya meninggal
40 hari sebelum os MRS karena serangan jantung.
Serangan jantung ayah os tersebut diyakini dipicu
karena os tiba-tiba mengamuk.
Os disayangi oleh ibu, nenek, bibinya. Dimanjakan
secara berlebihan. Os merasa ayahnya masih
hidup.

R/
penyak
it
dalam
keluarg
a

Riwayat gangguan jiwa


dalam keluarga disangkal

Status
ekono
mi

Os saat ini tinggal bersama ibu


dan neneknya. Ibunya adalah
kepala keluarga.
Status ekonomi: menengah ke
bawah

AUTOANAMNESIS

PEMERIKSAAN
Tanggal

: 23 Februari 2014

STATUS INTERNUS
Keadaan Umum
Sensorium : Compos Mentis
Suhu: 36,8oC
Berat Badan : 56 kg
Nadi : 80x/menit
Pernafasan : 20 x/menit
Tinggi Badan : 153 cm
Tekanan Darah : 130/80 mmHg
Turgor : baik
Status Gizi : baik

Sistem Kardiovaskular : tidak ada kelainan


Sisem Respiratorik : tidak ada kelainan
Sistem Gastrointestinal : tidak ada kelainan
Sistem Urogenital: tidak ada kelainan
Kelainan Khusus : tidak ada kelainan

STATUS NEUROLOGIKUS

Nervi kraniales
: t.a.k
GRM
: t.a.k
Gejala TIK >>
: t.a.k
Mata : - Gerakan
: baik ke segala arah
- Persepsi Mata
: baik, diplopia (-), visus normal
- Pupil
: bulat, sentral, isokor, 3mm, rc +/+, rk
+/+
- Refleks Kornea
: +/+
- Pem. Oftalmoskopi : tidak dilakukan
Motorik : - Tonus : eutoni - Koordinasi: baik
- Turgor : baik
- Refleks: normal
- Kekuatan : +5/+5
Sensibilitas
: t.a.k
Susunan Saraf Vegetatif : t.a.k
Fungsi Luhur
: Kognitif , emosi labil
Kelainan khusus
: t.a.k

STATUS PSIKIATRIKUS
KEADAAN UMUM
Kesadaran/Sens : Kompos Mentis
Perhatian
: Distraktibilitas
Sikap
: Kurang kooperatif
Inisiatif
: Tidak ada
Tingkah Motorik : Normoaktif
Ekspresi Fasial : Bengong
Verbalisasi
: Jelas
Cara Bicara : Lancar, sepotong-sepotong
Kontak Psikis : - Kontak Fisik :
- Kontak Mata :
Ada, kurang adekuat
- Kontak Verbal :

KEADAAN SPESIFIK

Keadaan Afektif
: Afek sesuai, mood poikilotimik
Hidup Emosi
Stabilitas
: Labil
Dalam-dangkal
: Dalam
Pengendalian
: Tidak terkendali
Adekuat-Inadekuat
: Adekuat
Echt-Unecht
: Echt
Skala Diferensiasi
: Normal
Einfuhlung
: Bisa dirabarasakan
Arus Emosi
: Cepat
Keadaan &Fungsi Intelek
Daya ingat (amnesia, dsb) : Paramnesia (+)
Daya Konsentrasi
: Mudah beralih
Orientasi
: Waktu, Tempat, Orang Baik
Luas PU dan Sekolah
: Tidak sesuai
Discriminative Judgement : relative terganggu
Discriminative Insight
: terganggu
Dugaan taraf intelegensi : IQ kurang rata-rata
Kemunduran intelektual
: b.d.d

KEADAAN SPESIFIK
Kelainan sensasi
dan persepsi

Ilusi (-), halusinasi (-)

Keadaan proses
berpikir

Psikomotilitas: lambat
Pemilikan pikiran:
t.a.k
Mutu: baik
Bentuk pikiran: t.a.k
Arus pikiran: t.a.k
Isi pikiran: waham (+)

Keadaan
dorongan
instiktual &
perbuatan
RTA

Vagabondage (+)
Raptus/impulsivitas (+)
Kegaduhan umum (+)

Terganggu alam pikiran, perasaan, perbuatan

Diagnosis kerja
Aksis I
Aksis II
Aksis
III
Aksis
IV
Aksis V

F.98.8 Gangguan perilaku dan emosional lainnya YTT


dengan onset biasanya pada masa kanak dan remaja

F.60.3 Gangguan Kepribadian Emosional tidak stabil

G.40.3 Epilepsi dan sindrom epileptik idiopatik


generalisata
J.45 Asma

Stresor belum jelas

GAF scale tertinggi 1 tahun terakhir


GAF scale saat MRS
: 60-51
GAF scale saat follow up
: 70-61

: 70-61

DIAGNOSIS DIFERENSIAL
AKSIS I
F.07.8 Gangguan kepribadian dan
prilaku organik lain akibat
penyakit karena kerusakan dan
disfungsi otak
AKSIS II
F70 Retardasi Mental

PEMERIKSAAN PENUNJANG

Lab darah

Psikotest

EEG

Hb : 13,6 g/dL
WBC : 13.500
LED: 1 mm/jam
DC: 0/0/0/70/23/7
Ht: 42%
Plt: 523.000
RBC:5juta/mm3

Tidak bisa
dilakukan, os
tidak kooperatif

Gelombang
tajam voltase
tinggi di
frontotemporal,
sentrotemporal
bilateral,
oksitemporal
kanan, timbul
intermiten
Perlambatan
temporooksipit
al kiri
Kesan:
abnormal, dg
gamb
epiletiform

Kesan: dbn

Rencana Pemeriksaan
Konsul Psikiater
O: Retarded (+), Delusi (+)
Saran: konsul neurologi

Konsul Divisi Neurologi


A: Tidak ada defisit neurologis fokal,
susp. GMO
P: Carbamazepin 2x200 mg tab teruskan
R/ CT Scan kepala belum dilakukan

Terapi
Psikofarmaka:
Clozapine 2x25 mg tab
Carbamazepine 2x200 mg tab

PSIKOTERAPI
Individual

Menjalin komunikasi interpersonal dengan pasien,


sehingga menumbuhkan rasa percaya terhadap orang
lain.
Membantu pasien dalam mempelajari kelebihan dan
kelemahan diri.
Dapat memotivasi pasien untuk minum obat secara
teratur.

Keluarga

Memotivasi keluarga untuk membawa pasien kontrol ke


dokter secara teratur dan menciptakan suasana yang
dapat membantu penyembuhan

Lingkunga
n

Tidak menjauhi pasien, membiarkan pasien berinteraksi


dengan lingkungan sehingga membantu resosialisasi.

PROGNOSIS
BONAM

MALAM

Usia tua

Usia muda

Faktor pencetus jelas

Faktor pencetus tidak jelas

Onset akut

Onset tidak jelas

Px sosial, seksual, dan


pekerjaan

R/ sosial, seksual, pekerjaan


premorbid

Premorbid baik

Perilaku menarik diri, autistik

Gejala gangguan mood

Tanda-tanda defisit neurologis

Menikah

Tidak menikah/bercerai/ janda/


duda

R/ keluarga gang mood

R/keluarga dengan skizofrenia

Sistem pendukung baik

Sistem pendukung buruk

Gejala (+)

Gejala (-)
R/ trauma perinatal
Tidak remisi dalam 3 tahun
Dubia ad malam

TERIMA KASIH