You are on page 1of 54

LAPORAN KASUS GERIATRI

Adiprayogo Liemena 406127098

LAPORAN KASUS GERIATRI


Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
Panti Werdha Kristen HANA - Ciputat

I. IDENTITAS
Nama lengkap

: Eva

Jenis kelamin

: Perempuan

Tempat/tanggal lahir

: Jakarta 29 November 1949

Usia

: 65 tahun

Alamat

: Jatinegara

Agama

: Kristen Protestan

Suku bangsa

: Tiong hoa

Pendidikan terakhir

: S1 ekonomi(lulus)

Pekerjaan terakhir

: Karyawan bank

Status perkawinan

: Belum menikah

Tanggal masuk PWK

: 11 Agustus 2013

Alasan masuk PWK

: Karena tinggal sendiri dan memang atas keinginan


sendiri

RIWAYAT MEDIS
Keluhan Utama
Sesak napas bila beraktivitas
Keluhan Tambahan
Pusing berputar
Riwayat Penyakit Sekarang
Oma E mengeluhkan sering sesak nafas yang sifatnya hilang timbul sudah sejak 2 tahun
yang lalu. Sesak timbul terutama setelah Oma E berakivitas, seperti berjalan dari kamar
tidur ke dapur, mencuci dan menjemur pakaian. Sesak membaik bila oma E duduk
beristirahat atau tidak sedang melakukan aktivitas. Terkadang oma E merasa sesak saat
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 1

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

sedang tidur sehingga memerlukan 2 bantal penyangga kepala untuk mengurangi


sesaknya. Rasa sesak juga sering diikuti dengan rasa berat di dada, namun tidak disertai
dengan penjalaran nyeri hingga ke bahu ataupun punggung. Oma E sehari-hari hanya
beraktifitas di sekitar kamar tidurnya, keluar dari kamarnya untuk pergi ke ruang makan
dan kembali lagi. Oma E menyangkal adanya riwayat bengkak pada anggota gerak
tubuhnya dan menyangkal adanya rasa tidak enak di ulu hati. Saat ini Oma E meminum
obat Nifedipin 10 mg 1x1. Oma E juga mengeluh pusing berputar yang dirasakan sejak
5 hari yang lalu, hilang timbul tidak menentu. Timbul saat oma E berubah posisi dari
berbaring untuk bangun dan sebaliknya, hilang bila oma E menutup matanya. Sekali
serangan hanya dialami dalam beberapa detik saja. Episode serangan berputar seperti ini
sudah dialami sejak 1 tahun yang lalu dan tidak pernah meminum obat. Pusing berputar
tidak disertai penurunan pendengaran maupun telinga berdenging. Tidak mual ataupun
muntah dan tidak ada gangguan keseimbangan serta gangguan dalam beraktivitas.

Oma E menyatakan rutin melakukan pemeriksaan tekanan darahnya yang sudah diderita
sejak kurang lebih 14 tahun yang lalu. Oma E mgengaku sejak dulu memang jarang
berolahraga dan tidak menjaga pola makannya, namun berat badan hanya bertambah 7
kg dalam 1,5 tahun terakhir. Oma E rutin minum obat darah tinggi sejak terdiagnosa
oleh dokter menderita tekanan darah tinggi. Dua tahun yang lalu Oma E pertama kali
melakukan pemeriksaan radiologi untuk memeriksakan kondisi paru-parunya karena
menderita batuk yang tak kunjung berhenti dan hasil pemeriksaan radiologi di RS Mitra
Kemayoran saat itu adalah bronchitis kronik disertai kardiomegali. Oleh dokter yang
merawat oma E diberikan obat HCT untuk penyakit jantungnya dan antibiotic untuk
bronchitis kroniknya yang saat ini sudah sembuh.
Oma E dapat menceritakan dengan detail kronologis pengalamannya di masa lalu. Oma
E sebenarnya masih dapat melakukan aktivitas sehari harinya dengan baik, Oma E
dapat makan sendiri, berpindah posisi dan berjalan sendiri tanpa dibantu, serta dapat
membersihkan diri sendir. Oma E juga dapat memahami sesuatu dengan baik.

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 2

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Riwayat makan dan minum


Oma E makan sesuai dengan jadwal di PWK HANA dengan porsi yang cukup. Namun
di luar itu Oma E rutin mengkonsumsi buah tomat segar 1 buah setiap harinya. Oma E
jarang memakan cemilan.
Riwayat buang air kecil
Lancar, kuning jernih, tidak ada darah, tidak ada nyeri saat berkemih, frekuensi kencing
di siang hari 2-3x, malam hari 1-2x dengan volume berkemih cukup banyak.
Riwayat buang air besar
Lancar, padat, coklat kekuningan, tidak ada darah, tidak ada lendir, frekuensi 1-2
kali/hari.
Riwayat Penyakit Dahulu

Tahun 2013 bulan 6 CVD hemoragik tipe SAH


Riwayat operasi kraniotomi pada tahun 2013 dan dipasang vp shunt hingga saat ini

Riwayat Penyakit Dalam Keluarga


a) Jantung

: disangkal

b) Diabetes Melitus

: disangkal

c) Hipertensi

: ibu dan ayah

d) Glaukoma

: disangkal

e) Gastritis

: disangkal

f) Asma

: disangkal

g) Alergi obat

: disangkal

II. Riwayat Kehidupan Pribadi


1. Riwayat prenatal, perinatal, masa kanak-kanak dan remaja
Oma E lahir di Jakarta pada tanggal 9 November 1949. Oma lahir sebagai anak
ke-tiga dari lima bersaudara. Menurut Oma tidak ada masalah bermakna pada
saat dan setelah lahir. Masa kanak-kanak Oma dirasa cukup bahagia. Sampai
masa remaja Oma cukup mudah untuk bergaul namun tidak terlalu sering
mengikuti kegiatan-kegiatan di luar.
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 3

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

2. Riwayat Masa Dewasa


a. Riwayat Pendidikan
Oma E bersekolah hingga S1 jurusan ekonomi di salah satu universitas
swasta di Jakarta.
b. Riwayat Pekerjaan
Oma E pernah bekerja sebagai karyawan bank BCA.
c. Riwayat Perkawinan
Oma E belum pernah menikah karena tidak pernah menemukan ada yang
cocok dengannya. Namun Oma E sudah bisa menerima keadaannya dengan
cara yang positif.
d. Riwayat Keluarga
Oma E merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara, saudara pertama
adalah seorang laki-laki sekarang di Jakarta tinggal dengan keluarganya,
saudara kedua adalah seorang perempuan, saudara keempat adalah seorang
perempuan, dan yang kelima adalah seorang laki-laki yang tinggal di daerah
Bekasi.
e. Riwayat Kehidupan Sosial
Oma E dikenal sebagai orang yang ramah, suka menawarkan makanan, dan
mandiri.
f. Riwayat Agama
Oma menganut agama Kristen Protestan. Oma merupakan jemaat yang rajin
pergi ke gereja dan cukup sering mengikuti kegiatan yang diadakan oleh
gereja.

g. Situasi Kehidupan Sekarang

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 4

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Saat ini Oma berada di asrama lama Panti Werda Hana. Saat ini Oma E betah
tinggal di PWK Hana karena lingkungannya yang dianggap Oma E bersih dan
teman-teman yang ramah kepada dirinya.
h. Persepsi Oma E Tentang Diri dan Kehidupannya
Oma E merasa senang dan bersyukur dengan kehidupannya sekarang terutama
karena masih diberi kehidupan oleh Tuhan. Selain itu Oma E merasa
menyayangkan dirinya sendiri karena tidak memiliki pasangan hidup dan
tidak memiliki keturunan, namun Oma E tidak pernah iri dengan
kekurangannya tersebut, Oma E justru menerima dengan cara yang positif dan
bersyukur.

III. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK LANJUTAN


A. STATUS INTERNIS
Keadaan umum
: Baik
Kesadaran
: Compos Mentis
Tekanan darah
: 140/90
Nadi

: 80 x/menit, reguler

Pernapasan

: 24 x/menit thoraco-abdominal

Berat badan

: 53 kg

Tinggi badan

: 155 Cm

Status Gizi

: IMT = BB ( kg )

TB2 (m)

53 = 22,06 kg/m2
(1,55)2

Normoweight
BMI berdasarkan kriteria WHO Asia Pasifik :
Underweight

: < 18,5

Normoweight

: 18,5 22,9

Preobesitas

: 23 24,9

Obesitas grade I

: 25 29,9

Obesitas grade II

: >30

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 5

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

B. PEMERIKSAAN FISIK
Kepala

: bentuk bulat, tidak teraba benjolan, rambut hitam sedikit


beruban, terdistribusi merata, tidak mudah dicabut, tidak
tampak kelainan pada kulit kepala.

Mata

: bentuk normal, simetris, palpebra oedem -/-, konjungtiva


anemis -/- , sklera ikterik -/-, pupil bulat, isokor, 3 mm,
refleks cahaya +/+, shadow test -/-, lensa ODS jernih, arkus
senilis -/-,visus 6/6 OD, OS 6/6

Telinga

: bentuk normal, liang telinga lapang, sekret -/-, serumen


-/-gangguan pendengaran -/-, nyeri tarik aurikula -/-, nyeri
tekan tragus -/-, KGB pre-infra-retro aurikula tidak teraba.

Hidung

: bentuk normal, septum deviasi -, sekret -/-, darah-/-.

Mulut

: bentuk normal, bibir kering -, lidah kotor -, faring hiperemis


-,tonsil T1/T1 tenang, kebersihan mulut cukup, arkus faring
simetris, letak uvula di tengah. Gigi sudah beberapa yang
tanggal dan terdapat beberapa karies.

Leher

: trakea ditengah, tiroid tidak teraba, tidak dijumpai struma,


KGB supra dan infra klavikula, submandibularis, suboksipitalis
tidak teraba. Teraba selang vp shunt dari submandibular dextra
hingga supraclavicula dextra

Kulit

: secara keseluruhan kulit normal, warna putih, tidak pucat,


tampak sedikit hiperpigmentasi, ikterus -, sianosis -

THORAX
Pulmo
Inspeksi

: simetris dalam diam dan pergerakan nafas

Palpasi

: stem fremitus kiri, depan belakang sama kuat

Perkusi

: sonor pada kedua lapang paru

Auskultasi

: vesikuler, ronkhi -/-, wheezing -/-

Jantung
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 6

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

lnspeksi

: pulsasi ictus cordis tidak tampak

Palpasi

: pulsasi ictus cordis teraba di ICS V, sekitar 2cm ke arah lateral


midklavikular line sinistra.
JVP didapatkan 5+4 cmH2O.

Perkusi

: redup

Batas atas jantung

: ICS II parasternal line sinistra

Batas kiri jantung

: ICS V axillaris anterior line sinistra

Batas kanan jantung

: ICS V sternal line dekstra

Batas bawah jantung

: Diafragma

Auskultasi

: BJ I-II regular, murmur (-), gallop (-)

ABDOMEN
Inspeksi

: abdomen membuncit, simetris, striae (-) , pelebaran vena

(-)

,jaringan parut (+), sikatriks 2 cm di regio lumbal dextra


Palpasi

: Abdomen supel, nyeri tekan epigastrium (-) , hepar dalam ukuran


normal namun tepi hepar sulit teraba, dan lien tidak teraba.

Perkusi

: timpani di seluruh region abdomen, hepar tidak membesar, lien


tidak membesar, shifting dullness (-), nyeri ketok ginjal (-)

Auskultasi

: bising usus (+) normal. 5x/menit

EKSTREMITAS
Oedem

:(-)

Deformitas

:(-)

Jaundice

:(-)

Akral dingin

:(-)

Palmar eritema : ( - )

Kesimpulan :

Dari hasil pemeriksaan fisik Oma E, didapatkan pulsasi ictus


cordis teraba di ICS V, sekitar 2cm ke arah lateral
midklavikular line sinistra, JVP didapatkan 5+4 cmH2O,

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 7

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

batas kiri jantung ICS V axillaris anterior line sinistra,


abdomen membuncit, sikatriks 2 cm di regio lumbal dextra

pemeriksaan fisik lain dalam batas normal


C. STATUS NEUROLOGIS
1. Kesadaran

: Compos Mentis

2. Rangsang meningeal

: (-)

a. kaku kuduk

: (-)

b. brudzinsky I

: (-)

c. brudzinsky II

: (-)

d. Laseque

: (-)

e. Kernig

: (-)

3. Peningkatan TIK

: (-)

4. Pupil

: bulat, isokor, 3mm, reflek cahaya +/+

5. Nn. Cranialis

: N VIII: nystagmus rotatoar dengan fase lambat


ke arah kanan, fase cepat ke arah kiri
Romberg dipertajam jatuh ke kanan

Superior
Pergerakan +/+
6. Motorik

Kekuatan

Inferior
+/+
5555 5555
5555 5555

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Tonus

Normotonus Normotonus

Trofi

Eutrofi

Eutrofi

Page 8

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

7. Sensorik

: baik

a. ekseroseptif
raba halus

: baik

raba tajam

: baik

b. propioseptif
getar

: baik

posisi

: baik

8. Sistem otonom

: baik

9. Fungsi cerebellum&koordinasi

: baik

a. telunjuk-hidung

: baik

b. tumit-lutut

: baik

10. Fungsi luhur

: baik

11. Reflek fisiologis

:(+)

a. biceps

: +/+

b. triceps

: +/+

c. patella

: +/+

d. achilles

: +/+

12. Reflek patologis

:(-)

a. hoffman tromner

:(-)

b. babinski

:(-)

c. chaddock

:(-)

d. schaefer

:(-)

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 9

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

e. gordon

:(-)

f. oppenheim

:(-)

g. rossolimo

:(-)

h. mendel bechterew

:(-)

i. klonus paha

:(-)

j. klonus kaki

:(-)

13. Tanda regresi & dementia

:(-)

Kesimpulan : N VIII: nystagmus rotatoar dengan fase lambat ke arah kanan, fase cepat
ke arah kiri, Romberg dipertajam jatuh ke kanan.
IV. STATUS MENTAL
a. Deskripsi Umum
1. Penampilan
Seorang wanita berusia 65 tahun, tampak sesuai usianya, berperawakan sedang, masih
tegak namun terlihat sedikit pelan ketika berjalan dan terlihat tersengal-sengal, rambut
hitam, berpakaian rapi dan bersih.
2. Perilaku
Menurut penghuni di asrama lama, Oma E suka berkumpul dengan teman-teman panti
lainnya. Ketika diwawancarai Oma E bersikap cukup kooperatif.
3. Pembicaraan
Oma E berbicara dengan suara wajar, perkataan dan kalimat jelas dan koheren.
4. Sikap terhadap pemeriksa
Oma E cukup kooperatif dan aktif terhadap pemeriksa. Bicara jujur apa adanya dan
tenang.

5. Mood dan afek


Mood

: eutimik

Afek

: luas

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 10

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Keserasian

: serasi dengan pikirannya (appropriate affect)

6. Pengendalian psikomotorik
Oma E sehari-hari selama berada di asrama lama bersikap tenang.
7. Kemampuan baca tulis
Baik, Oma E dapat membaca hal yang diminta untuk dibaca dan dapat menulis secara
spontan hal yang diminta untuk ditulis.
8. Tingkat Kepercayaan
Secara umum didapatkan bahwa perkataan Oma E cukup dapat dipercaya.
9. Gangguan Persepsi dan Gangguan Kognitif
1. Halusinasi auditorik

: tidak ada

2. Halusinasi visual

: tidak ada

3. Ilusi

: tidak ada

4. Depersonalisasi

: tidak ada

5. Apraksia

: tidak ada

6. Agnosia

: tidak ada

10. Fungsi Intelektual


1. Taraf Pendidikan

: S1 ekonomi

2. Orientasi

Waktu

: baik

Tempat

: baik

Orang

: baik

3. Memori segera

: baik. Oma E dapat mengulang dengan


benar 3 dari 3 macam benda yang
disebutkan oleh pemeriksa

4. Memori jangka pendek

: baik. Oma E ingat menu sarapannya

5. Memori jangka sedang

: baik. Oma E ingat kapan ia masuk Panti


Werda Hana

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 11

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

6. Memori jangka panjang

: baik. Oma E ingat masa mudanya

7. Daya konsentrasi dan kalkulasi

: baik

8. Kemampuan baca dan tulis

: baik

9. Kemampuan visuospasial

: baik

10. Kemampuan berbahasa


11. Agnosia

: baik
: tidak ditemukan

11. Tilikan dan Daya Nilai (discriminative insight dan judgment)


Baik, tidak ada gangguan
12. Pikiran
a. Arus pikir
a. Produktivitas
b. Kontinuitas pikiran
c. Hendaya dalam bahasa
b. Bentuk pikir
a. Asosiasi longgar
b. Ambivalensi
c. Flight of ideas
d. Inkoherensi
e. Verbigerasi
f. Perseverasi
c. Isi pikir
a. Fobia
b. Obsesi
c. Kompulsi
d. Ideas of reference
e. Waham

: cukup
: cukup
: tidak ditemukan kelainan
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada

Kesan : Ditemukan mood stabil, afek luas, produktivitas pikiran baik, kontinuitas
pikiran baik, memori segera, jangka pendek, jangka sedang dan jangka panjang
baik.

Daya konsentrasi dan kalkulasi baik. Tidak terdapat masalah pada

pemeriksaan status mental.


SHORT PORTABLE MENTAL STATUS QUESTIONER (SPMSQ)
1. Tanggal berapa ini ?

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

jawaban : benar

Page 12

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

2. Hari apa sekarang ?

jawaban : benar

3. Apa nama tempat ini ?

jawaban : benar

4. Kapan anda lahir ?

jawaban : benar

5. Di mana tempat anda lahir

jawaban : benar

6. Berapa umur anda ?

jawaban : benar

7. Berapa saudara yang anda miliki ?

jawaban : benar

8. Siapa nama teman disebelah kamar anda ?

jawaban : benar

9. Siapa nama adik anda ?

jawaban : benar

10. Kurangi 1 dari 10 dan seterusnya ?

jawaban : benar

Total benar

: 10

Salah 0-3

: fungsi intelektual utuh

Salah 4-5

: kerusakan intelektual ringan

Salah 6-8

: kerusakan intelektual sedang

Salah 9-10

: kerusakan intelektual berat

MINI MENTAL STATUS EXAMINATION (MMSE)


Item Tes

Nilai
Max

Nilai

ORIENTASI
1
2

Sekarang (tahun), (musim), (bulan), (tanggal), (hari) apa?


Kita berada dimana? (negara), (propinsi), (kota), (rumah sakit),
(lantai/kamar).

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 13

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

REGISTRASI
Sebutkan tiga buah nama benda (meja, lemari, kursi) tiap benda 1 3
detik, pasien disuruh mengulangi nama benda tersebut dengan benar

dan catat jumlah pengulangan.


ATENSI DAN KALKULASI
Kurangi 100 dengan 7, nilai 1 untuk setiap jawaban yang benar,
4

hentikan setelah 5 jawaban. Atau disuruh mengeja kata WAHYU 5

(nilai diberikan pada huruf sebelum kesalahan : misalnya UYAHW =


2 nilai.
5

Pasien disuruh mengingat kembali 3 nama diatas.

30

26

BAHASA
Pasien disuruh menyebutkan nama benda yang ditunjukan (pensil,

buku)

Pasien disuruh mengulang kata-kata : namun, tanpa, bila.


Pasien disuruh melakukan perintah : ambil kertas ini dengan tangan

anda, lipatlah menjadi dua dan letakkan dilantai.


Pasien disuruh membaca dan melakukan perintah : pejamkan mata

anda.

10

Pasien disuruh menulis dengan spontan.


Pasien disuruh menggambar bentuk dibawah ini :

11

JUMLAH

Penderita dengan skor kurang dari 24 dapat dianggap terjadi gangguan kognitif. Dalam
hal ini dibutuhkan pemeriksaan yang lebih rinci.
Nilai MMSE :
25-30 : tidak ada gangguan kognitif

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 14

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

20-24 : dicurigai ada gangguan kognitif


<20

: ada gangguan kognitif

Kesimpulan : dari hasil pemeriksaan short portable mental status questioner


(SPMSQ) dan mini mental status examination (MMSE) didapatkan fungsi
intelektual Oma E utuh, tidak ada gangguan kognitif.
GERIATRIC DEPRESSION SCALE (GDS)
1. Pada dasarnya puaskah anda dengan kehidupan anda?
Ya/Tidak
2. Apakah anda meninggalkan banyak kesenangan dan aktifitas-aktifitas anda?
Ya/Tidak
3. Apakah anda merasa kehidupan anda hampa?
Ya/Tidak
4. Apakah anda sering bosan?
Ya/Tidak
5. Apakah anda penuh pengharapan akan masa depan ?
Ya/Tidak
6. Apakah anda diganggu oleh pikiran-pikiran yang tidak dapat anda ungkapkan ?
Ya/Tidak
7. Apakah anda mempunyai semangat baik sepanjang waktu ?
Ya/Tidak
8. Apakah anda takut sesuatu yang buruk akan terjadi pada anda ?
Ya/Tidak
9. Apakah anda merasa bahagia pada sebagian besar waktu anda ?
Ya/Tidak
10. Apakah anda sering merasa tidak berdaya ?
Ya/Tidak
11. Apakah anda sering merasa gelisah dan resah / gugup ?
Ya/Tidak
12. Apakah anda lebih senang tinggal di rumah daripada pergi ke luar dan mengerjakan
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 15

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

sesuatu hal yang baru ?


Ya/Tidak
13. Apakah anda seringkali kuatir akan masa depan ?
Ya/Tidak
14. Apakah anda merasa mempunyai banyak masalah dengan daya ingat anda
dibandingkan kebanyakan orang ?
Ya/Tidak
15. Apakah anda pikir hidup anda sekarang ini menyenangkan ?
Ya/Tidak
16. Apakah anda merasa murung dan sedih?
Ya/Tidak
17. Apakah anda merasa tidak berharga saat ini?
Ya/Tidak
18. Apakah anda kerap kali khawatir tentang kejadian-kejadian masa lalu?
Ya/Tidak
19. Apakah anda merasakan bahwa kehidupan ini sangat menyenangkan ?
Ya/Tidak
20. Apakah anda merasa berat untuk memulai pekerjaan / proyek baru ?
Ya/Tidak
21. Apakah anda menemukan bahwa hidup ini sangat menggairahkan?
Ya/Tidak
22. Apakah anda merasa berat memulai proyek baru?
Ya/Tidak
23. Apakah anda pikir bahwa orang lain lebih baik keadaannya dari anda ?
Ya/Tidak
24. Apakah anda kerap kali menjadi kesal pada hal-hal sepele?
Ya/Tidak
25. Apakah anda kerap kali ingin menangis?
Ya/Tidak
26. Apakah anda sulit berkonsentrasi?
Ya/Tidak
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 16

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

27. Apakah anda menikmati tidur anda?


Ya/Tidak
28. Apakah anda memilih menghindar dari perkumpulan sosial?
Ya/Tidak
29. Apakah anda mudah untuk mengambil keputusan?
Ya/Tidak
30. Apakah pikiran anda jernih?
Ya/Tidak
Total score : 0
Penilaian GDS versi Indonesia
Jawaban TIDAK untuk butir 1,5,7,9,15,19,21,27,29,30 mendapat skor 1
Jawaban YA untuk butir 1,5,7,9,15,19,21,27,29,30 mendapat skor 0
Butir-butir pertanyaan lainnya bila dijawab YA mendapat skor 1 dan bila TIDAK
mendapat skor 0
- Skor 0-9

: tidak depresi

- Skor 10-19 : kemungkinan besar depresi


- Skor 20-30 : depresi
Catatan

: jawaban pasien adalah yang digaris bawah

Kesimpulan : dari hasil pemeriksaan geriatric depression scale (GDS) didapatkan


hasil, Oma E tidak mengalami depresi.
INDEKS ADL BARTHEL
FUNGSI

1. MENGONTROL BAB

2. MENGONTROL BAK

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

NILA
I

KETERANGAN

Incontinence

Kadang incontinence

Continence teratur

Incontinence

Page 17

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

3. MEMBERSIHKAN DIRI (LAP MUKA,


SISIR RAMBUT, SIKAT GIGI)

Kadang incontinence

Continence teratur

Butuh pertolongan orang lain

Mandiri

Tergantung orang lain

Perlu pertolongan pada

4. TOILETTING

5. MAKAN

6. BERPINDAH TEMPAT DARI KURSI


KE TEMPAT TIDUR

beberapa aktivitas
2

Mandiri

Tidak mampu

Butuh pertolongan orang lain

Mandiri

Tidak mampu

Butuh pertolongan orang lain

Bantuan minimal 2 orang

Mandiri

Tidak mampu

Bisa berjalan dengan kursi roda

Berjalan dengan bantuan orang

Mandiri

Tergantung pertolongan orang

Sebagian dibantu

Mandiri

Tidak mampu

7. MOBILISASI / BERJALAN

8. BERPAKAIAN

9. NAIK TURUN TANGGA

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 18

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Butuh pertolongan

Mandiri

Tergantung pertolongan orang

Mandiri

10. MANDI
TOTAL NILAI

Nilai ADL:

20

20

: Mandiri.

11.19 : Ketergantungan ringan.


9.11: Ketergantungan sedang.
5.8

: Ketergantungan berat.

0.4

: Ketergantungan total.

Kesimpulan : dari hasil pemeriksaan indeks ADL Barthel didapatkan Oma E mandiri
dalam melakukan aktivitas sehari-hari, tidak terdapat ketergantungan kepada orang
lain.
Instrumental Activity Daily Living
Fungsi
1. menggunakan

Nilai
0

telepon

Keterangan
Tidak mampu( termasuk yang tidak atau
memiliki telepon

Sebagian dibantu (mampu menjawab telepon,


tetapi tidak dapat mengoperasikannya)

2. berbelanja

2
0

Mampu mengoperasikan telepon


Tidak mampu

Mampu berbelanja sendiri untuk sejumlah


kemampuan terbatas(3 buah atau kurang),
selebihnya perlu bantuan orang lain

3. menyiapkan

2
0

Mandiri
Tidak mampu

makanan

Mampu menyiapkan makanan bila telah


disediakan bahan-bahannya atau menghangatkan

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 19

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

makanan yang telah dimasak.


4. mengurus rumah

2
0

Mandiri
Tidak mampu

Mampu mengerjakan tugas harian yang ringan


dengan hasil kurang rapi atau tidak bersih

5. mencuci pakaian

2
0

Mandiri
Tidak mampu

Mampu mencuci atau menyetrika pakaian yang


ringan, lainnya perlu bantuan orang lain

6. mengadakan

2
0

transportasi

Mandiri (termasuk menggunakan mesin cuci)


Tidak mampu berpergian dengan sarana
transportasi apapun

Berpergian dengan transportasi umum atau taksi


atau mobil

7. tanggung jawab

Mampu mengatur perjalananya dengan sarana

transportasi umum atau menyetir sendiri


Butuh perolongan orang lain untuk

pengobatan

mengkonsumsi obat- obatan


1

Mampu, bila obat obatnya sudah dipersiapkan


sebelumnaya

8. mengatur keuangan

2
0

Mandiri
Tidak mampu

Mampu mengatur belanja harian, tapi butuh


pertolongan dalam urusan bank atau pembelian
jumlah besar

Mampu mengatur masalah keuangan (anggaran


rumah tangga, membayar sewa,kwitansi, urusan

Total nilai

12

bank) atau memantau penghasilan.


Kriteria: mandiri /tak perlu bantuan

Instrumental Activities Of Daily Living (IADL)

catatan : tidak berlaku bila tidak pernah melakukan aktivitas diatas

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 20

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

jawaban pasien adalah yang tercetak tebal

Kesimpulan : dari hasil pemeriksaan didapatkan skor 12 yang berarti mandiri,


tanpa bantuan

V. PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan tanggal 30-6-2013
Nama Pemeriksaan

Hasil

Nilai rujukan

Satuan

Hb

10,6

11,5 16,0

g/dL

WBC

12,6

4,0 11,0

K/uL

RBC

3,51

4,2 6,4

M/uL

Hct

31,2

37,0 47,0

Platelets

332

150 400

K/uL

Natrium

128

135-147

Mmol/L

Kalium

3,5-5,5

Mmol/L

Hematologi

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 21

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Pemeriksaan tanggal 2 -8 -2013


Nama Pemeriksaan

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Hasil

Nilai Rujukan

Satuan

Page 22

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Hematologi
Hb

9,4

11,5 16,0

g/dL

Hct

26,7

37,0 47,0

Leukosit

5,99

4,0 11,0

K/uL

Platelets

281

150 400

K/uL

Eritrosit

3,19

4,2 6,4

M/uL

Natrium

115

135 147

Mmol/L

Kalium

2,0

3,5 5,5

Mmol/L

125

<200

Mg/dL

Ureum

35

10 50

Mg/dL

Kreatinin

0,8

< 1,2

Mg/dL

Elektrolit

Diabetic
GDS
Fungsi Ginjal

Pemeriksaan EKG tanggal 19/6/2013

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 23

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Pemeriksaan Radiologi 22 januari 2012

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 24

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Kesan X-Foto Thorax: CTR >50%, elongatio aorta kardiomegali

Pemeriksaan CT scan tanggal 19/6/2013

Perdarahan SAH luas, diffuse di sisterna basalis sampai perifer


cortical sulci di dua hemisfer. Tanda hydrocephalus communicans
dan peningkatan TIK disertai pergeseran garis tengah

Pemeriksaan CT scan tanggal 27/6/2013

Dibanding CT tanggal 19, perdarahan di kedua hemisfer banyak


berkurang, terpasang vp shunt di ventrikel lateral kanan, tidak
tampak lagi dilatasi ventrikel lateral bilateral. Sisterna basalis
sampai perifer kortikal sulci di dua hemisfer sudah terbuka

RESUME
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 25

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Riwayat Penyakit Sekarang


Telah diperiksa seorang perempuan, Oma E berusia 64 tahun. dengan keluhan sering
sesak nafas yang sifatnya hilang timbul sudah sejak 2 tahun yang lalu. Sesak timbul
terutama setelah Oma E berakivitas, seperti berjalan dari kamar tidur ke dapur, mencuci
dan menjemur pakaian. Sesak membaik bila duduk beristirahat atau tidak sedang
melakukan aktivitas. Terkadang sesak saat sedang tidur sehingga memerlukan 2 bantal
penyangga kepala untuk mengurangi sesaknya. Saat ini Oma E meminum obat
Nifedipin 10 mg 1x1
Oma E juga mengeluh pusing berputar yang dirasakan sejak 5 hari yang lalu, hilang
timbul tidak menentu. Timbul saat oma E berubah posisi dari berbaring untuk bangun
dan sebaliknya, hilang bila oma E menutup matanya. Sekali serangan hanya dialami
dalam beberapa detik saja.
Oma E rutin minum obat darah tinggi sejak terdiagnosa oleh dokter menderita tekanan
darah tinggi 14 tahun lalu. Dua tahun yang lalu Oma E pertama kali melakukan
pemeriksaan radiologi untuk memeriksakan kondisi paru-parunya karena menderita
batuk yang tak kunjung berhenti dan hasil pemeriksaan radiologi di RS Mitra
Kemayoran saat itu adalah bronchitis kronik disertai kardiomegali. Oleh dokter yang
merawat oma E diberikan obat HCT untuk penyakit jantungnya dan antibiotic untuk
bronchitis kroniknya yang saat ini sudah sembuh.
Riwayat Penyakit Dahulu

Tahun 2013 bulan 6 CVD hemoragik tipe SAH


Riwayat operasi kraniotomi pada tahun 2013 dan dipasang vp shunt hingga saat ini

Riwayat Penyakit Dalam Keluarga


a) Jantung

: disangkal

b) Diabetes Melitus

: disangkal

c) Hipertensi

: ibu dan ayah

d) Glaukoma

: disangkal

e) Gastritis

: disangkal

f) Asma

: disangkal

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 26

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

g) Alergi obat

: disangkal

Riwayat Penyakit Fisik


o Pada pemeriksaan status internis, didapatkan keadaan umum baik, status gizi
normoweight (IMT= 22,06)
o Dari hasil pemeriksaan fisik Oma E, didapatkan pembesaran jantung, dan JVP
5+4 cmH2O
o Pada pemeriksaan neurologis Oma E, didapatkan kesadaran compos mentis,
motorik dan sensorik baik, rangsang meningeal (-), refleks fisiologis (+), refleks
patologis (-), pemeriksaan nervus kranialis N VIII: nystagmus rotatoar dengan
fase lambat ke arah kanan, fase cepat ke arah kiri, Romberg dipertajam jatuh ke
kanan.
o Pada pemeriksaan status mental, ditemukan mood stabil, afek luas, appropriate
affect, produktivitas pikiran baik, kontinuitas pikiran baik, memori segera,
jangka pendek, jangka sedang dan jangka panjang baik, daya konsentrasi dan
kalkulasi baik. Tidak terdapat masalah pada pemeriksaan status mental.
o Pada pemeriksaan short portable mental status questioner (SPMSQ) didapatkan
fungsi intelektual Oma E utuh.
o Pada pemeriksaan geriatric depression scale (GDS) didapatkan hasil Oma E
tidak mengalami depresi.
o Pada pemeriksaan indeks activity of daily living (ADL) Barthel didapatkan Oma
E mandiri dalam melakukan aktivitas sehari-hari, tidak terdapat ketergantungan
kepada orang lain.
o Pada pemeriksaan mini mental status examination (MMSE), Oma E tidak
mengalami gangguan kognitif.
o Pada pemeriksaan Instrumental Activity Daily Living didapatkan Oma E
mandiri.
PERMASALAHAN SAAT INI
Biologis : Oma E mengeluhkan adanya sesak napas saat aktivitas dan kadang
saat tidur malam hari. Mengeluh pusing berputar yang dipengaruhi
perubahan posisi
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 27

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Sosial: tidak ada masalah


Lingkungan: tidak ada masalah
DIAGNOSA KERJA
DIAGNOSA UTAMA
Observasi dypsneu ec. DD:
o CHF NYHA stage II
o PPOK
DIAGNOSA TAMBAHAN
Hipertensi grade I terkontrol obat
BPPV
PEMERIKSAAN YANG DIANJURKAN

Pemeriksaan darah rutin dan profil lipid

Pemeriksaan ulang foto thorax dan USG abdomen

Pemeriksaan EKG dan Echo-cardio graphy

Spirometri

Konsul THT

RENCANA PENATALAKSANAAN
Observasi dyspneu
Non-Farmakologi

Meminta Oma E untuk mengingat factor pencetus timbulnya sesak dan segera
menjauhinya agar tidak terulang

Farmakologi

Nebulizer
o Ventolin 0,5 vial

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 28

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

o Ambroxol 10 tetes
o NaCl 0,9% 2cc
CHF NYHA stage II
Non-Farmakologi

Meminta Oma E untuk tidak melakukan aktivitas yang berlebihan

Konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam.

Mengurangi asupan garam dan cairan.

Farmakologi
o HCT 25 mg 1x1/4 saat pagi hari
o Losartan 50 mg 1x1 saat pagi hari

Hipertensi grade I terkontrol obat


Non-Farmakologi

Kurangi makan makanan asin dan penggunaan garam berlebihan

Farmakologi

Losartan 50 mg 1x1 pagi hari

BPPV
Non-Farmakologi

Berubah posisi dari berbaring dan bangun dilakukan perlahan-lahan

Pejamkan mata sambil berpegangan setiap kali terasa pusing berputar

Farmakologi

Betahistin 6 mg 3x1

PROGNOSA
Dypsneu
Ad vitam
Ad fungtionam
Ad Sanationam

: dubia ad bonam
: dubia ad bonam
: dubia ad malam

CHF NYHA II
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 29

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Ad vitam
Ad fungtionam
Ad Sanationam

: dubia ad bonam
: dubia ad malam
: dubia ad malam

Hipertensi grade I terkontrol obat


Ad vitam
: ad bonam
Ad fungtionam
: dubia ad malam
Ad Sanationam
: dubia ad malam
BPPV
Ad vitam
Ad fungtionam
Ad Sanationam

: ad bonam
: ad bonam
: ad malam

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 30

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Tinjauan Pustaka
Dyspneu
Gejala

yang

menggambarkan

suatu

persepsi

subjektif

mengenai

ketidaknyamanan dan gangguan dalam bernapas

Etiologi
Sistem KV:
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 31

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

IMA
AF
CHF
Sistem Respirasi:
PPOK
Trauma
Edema paru
Efusi pleura
Sistem hematogen:
Asidosis
Anoksia
Anemia
Sistem persarafan:
Gangguan saraf pernafasan
Trauma medulla spinalis

Dispnu karena penyakit jantung terjadi karena kongesti vena pulmonalis. Adanya
tekanan pada atrium kiri akan menimbulkan tekanan vena pulmonalis, yang normalnya
berkisar 5 mmHg. Jika meningkat, seperti pada penyakit katup mitral dan aorta atau
disfungsi ventrikel kiri, vena pulmonalis akan teregang dan tekanan vena pulmonalis
lebih tinggi dan melebihi tekanan onkotik plasma, transudat akan terkumpul dalam
alveoli yang mengakibatkan edema paru.
Penataksanaan simptomatis:
Posisi trandellburg
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 32

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Jalan napas
O2 sungkup 5-6 L, cannul 3-4 L
Nebulizer

CHF NYHA II
Gagal jantung adalah ketidakmampuan jantung untuk memompakan darah
dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh atau
kemampuan tersebut hanya dapat terjadi dengan tekanan pengisian jantung yang tinggi
atau kedua-duanya

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 33

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 34

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Dasar diagnosis berdasarkan New York Heart Association (NYHA)


Stadium
NYHA 1

Tampilan Klinis
Tidak ada keterbatasan dari aktivitas fisik, aktivitas biasa

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 35

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

tidak menimbulkan gejala.


Ada sedikit keterbatasan dari aktivitas fisik, lebih nyaman
NYHA 2

saat istirahat, aktivitas fisik sehari-hari dan menaiki tangga


agak banyak menyebabkan lelah, berdebar-debar, dan sesak.
Ada keterbatasam aktivitas fisik secara signifikan saat , lebih

NYHA 3

nyaman saat isitirahat , aktivtias fisik yang ringan dapat


menyebabkan lelah , berdebar dan sesak
Tidak bisa melakukan aktivtias fisik secara signifikan , timbul

NYHA 4

gejala gangguan jantung pada saat isitirahat , bila beraktivitas


keluhan semakin berat

Dasar diagnosis berdasarkan Kriteria Framingham (positif bila terdapat 2 kriteria


mayor atau 1 kriteria mayor dengan 2 kriteria minor)
Kriteria Mayor

Kriteria Minor

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Paroxysmal Nocturnal Dyspnea


Ortopneu
Cardiomegali (Radiologi)
Peningkatan JVP
Distensi Vena Jugularis
S3 Gallop
Edema Paru Akut
Rales
Peningkatan CVP (> 16 mgH2O pada
atrium kanan)
10. Refluks Hepatojuguler
11. Berat badan turun > 4,5 kg dalam 5
hari perawatan

1.
2.
3.
4.
5.

Edema pada kedua tungkai


Dyspney deffort
Hepatomegali
Efusi Pleura
Penurunan kapasitas vital (1/3

maksimal)
6. Takikardia
7. Efusi Pleura

Manifestasi Klinis Gagal Jantung:


Tanda dan Gejala Gagal Jantung

Sensitivitas
(%)

Spesifitas
(%)

(+) Predictive
Value (%)

Mudah sesak

66

52

23

Orthopnea

21

81

Anamnesa

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 36

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Nocturnal dyspnea

33

76

26

Riwayat bengkak

23

80

22

Takikardi

99

Ronkhi

13

99

Edema

10

93

Ventricular gallop (S3)

31

95

61

Distensi Vena Jugularis

10

97

Cardiomegaly

62

67

32

Anamnesa

66

52

23

Mudah sesak

21

81

Orthopnea

33

76

26

Nocturnal dyspnea

23

80

22

Pemeriksaan Fisik

Thorax Foto (Chest X-Ray)

Faktor risiko yang menyebabkan :


1. Kegagalan yang berhubungan dengan abnormalitas miokard (kardiomiopati)
2. Kegagalan yang berhubungan dengan overload (hipertensi)
3. Kegagalan yang berhubungan dengan katup
4. Kegagalan yang disebabkan abnormalitas ritme
5. Kegagalan yang disebabkan abnormalitas perkardium atau efusi pericardium
(tamponade)
6. Kegagalan yang disebabkan kelainan congenital jantung (penyakit jantung
bawaan)
Pemeriksaan penunjng:
1. Laboratorium untuk mencari factor-faktor risiko kerusakan organ-organ
2.
3.
4.
5.

lain
EKG
Echocardiograf
Foto polos thorax
USG abdomen

Tatalaksana gagal jantung:

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 37

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

PPOK
Sindrom yang disebabkan keterbatasan aliran udara ke dalam paru-paru yang
bersifat kronik dan progressive yang disebabkan oleh inflamasi pada saluran napas atau
parenkim paru.

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 38

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Gejala pada PPOK:


Sesak progressive
Mudah lelah
Peningkatan sputum
Demam
Mengi
Pemeriksaan yang dianjurkan:
Lab: darah rutin, AGD
Chest x-ray
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 39

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Spirometri : FEV1 80% dan FEV1 : FVC 0,7

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 40

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 41

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 42

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Hipertensi

Klasifikasi Tekanan Darah Menurut JNC 7


Klasifikasi Tekanan
TDS (mmHg)
TDD (mmHg)
Darah
Normal
< 120
Dan
< 80
Prehipertensi
120 139
Atau
80 89
Hipertensi stadium 1
140 159
Atau
90 99
Hipertensi stadium 2
160
Atau
100
TDS = Tekanan Darah Sistolik, TDD = Tekanan Darah Diastolik
Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan
darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus
meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan
menurun drastis.

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 43

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 44

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 45

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Faktor Risiko Hipertensi


1. Faktor yang tidak dapat diubah/dikontrol
a. Umur
b. Jenis Kelamin
c. Riwayat Keluarga
d. Genetik
2. Faktor yang dapat diubah/dikontrol
a. Kebiasaan Merokok
b. Konsumsi Asin/Garam
c. Konsumsi Lemak Jenuh
d. Penggunaan Jelantah
e. Kebiasaan Konsumsi Minum Minuman Beralkohol
f. Obesitas
g. Olahraga
h. Stres
i. Penggunaan Estrogen
Gejala Klinis Hipertensi
Menurut Elizabeth J. Corwin, sebagian besar tanpa disertai gejala yang
mencolok dan manifestasi klinis timbul setelah mengetahui hipertensi bertahun-tahun
berupa:
1. Nyeri kepala saat terjaga, kadang-kadang disertai mual dan muntah, akibat
2.
3.
4.
5.

tekanan darah intrakranium.


Penglihatan kabur akibat kerusakan retina karena hipertensi.
Ayunan langkah tidak mantap karena kerusakan susunan syaraf.
Nokturia karena peningkatan aliran darah ginjal dan filtrasi glomerolus.
Edema dependen akibat peningkatan tekanan kapiler.

Diagnosis Hipertensi
Menurut Slamet Suyono, evaluasi pasien hipertensi mempunyai tiga tujuan:
1. Mengidentifikasi penyebab hipertensi.
2. Menilai adanya kerusakan organ target dan penyakit kardiovaskuler, beratnya
penyakit, serta respon terhadap pengobatan.
3. Mengidentifikasi adanya faktor risiko kardiovaskuler yang lain atau penyakit
penyerta, yang ikut menentukan prognosis dan ikut menentukan panduan
pengobatan.
Penatalaksanaan Hipertensi
1. Penatalaksanaan Non Farmakologis

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 46

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

2. Penatalaksanaan Farmakologis
Jenis-jenis obat antihipertensi untuk terapi farmakologis hipertensi yang
dianjurkan oleh JNC 7:
a. Diuretic, terutama jenis Thiazide (Thiaz) Aldosteron Antagonist (Ald Ant)
b. Beta Blocker (BB)
c. Calcium channel blocker atau Calcium antagonist (CCB)
d. Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI)
e. Angiotensin II Receptor Blocker atau AT1 Receptor angiotensint/ blocker
(ARB).

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 47

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

JNC 8 guideline for hypertension

Terapi kombinasi HT menurut ESC atau ESH

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 48

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

BPPV
Adalah gangguan pada system vestibular (keseimbangan) yang menyebabkan
gangguan keseimbangan dengan manifestasi klinis pusing berputar yang kadang disertai
dengan gangguan pada system pendengaran.

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 49

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 50

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

Pembagian vertigo menurut konsensus vertigo 2010


Perifer

Central

Tiba-tiba dan hilang timbul

Perlahan dan terus menerus

Pusing berputar berat

Pusing berputar ringan

Mual muntah hebat

Mual muntah jarang

Deficit neurologi (-)

Deficit neurologi (+)

Gangguan koordinasi dan cerebellar (-)

Gangguan koordinasi dan cerebellar (+)

Nystagmus : horizontal atau rotatoar

Nystagmus : vertikal

fase laten dan habituasi (+)

fase laten dan habituasi (-)

Nystagmus:
1. Fase laten : fase pending 2-20 detik dari akhir maneuver ke terjadinya
nystagumus

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 51

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

2. Fase habituasi: fase adaptasi dimana nystagmus dapat hilang bila dilakukan
maneuver berulang-ulang
Nystagmus horizontal/rotatoar memiliki fase cepat dan lambat yang berrguna untuk
menentukan letak lesi.

Pemeriksaan untuk BPPV


1. Maneuver hallpike

2.
3.
4.
5.
6.

Romberg
Tandem gait
Past pointing test
Fukuda test
Stepping test

Penatalaksanaan
Non farmakologis:
o Pejamkan mata saat terjadi serangan dan berpegangan agar tidak terjatuh
Kepaniteraan geriatric hana
Periode 28 april-31 mei 2014

Page 52

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

o Eppley manouver

Farmakologis:
o Betahistin 6 mg 3x1

DAFTAR PUSTAKA
1. Hess OM, Carrol JD. Clinical Assessment of Heart Failure. In: Libby P, Bonow
RO,

Mann

DL,

Zipes

DP,

editor.

Braunwalds

Heart

Disease.

Philadelphia: Saunders; 2009. p. 561-80.


2. Darmojo B. Penyakit Kardiovaskuler pada Lanjut Usia. Dalam : Darmojo B,
Martono HH, editor. Buku Ajar Geriatri. Jakarta : Balai Penerbit FKUI, 2004. h.
262-264
3. Fabbri LM, Hurd SS. Global strategy for the diagnosis, management and
preventionof COPD: 2003 update. Eur Respir J 2011;22:1-2
4. McMurray

JJ,

Pfeffer

MA.

Heart

failure.

Lancet

2009;365(9474):18771889

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 53

LAPORAN KASUS GERIATRI


Adiprayogo Liemena 406127098

5. Schlant RC, Alexander RW. The Heart, Arteriesand Veins. 8th ed. New York:
McGraw-Hill; 2010. p. 344-355.
6. Katz AM. Physiology of the Heart. 2nd ed. New York: Raven Press; 2012. p.
230-234.
7. Bhattacharyya N, Baugh RF, OrvidasL, et al. Clinical practice guideline: benign
paroxysmal positional vertigo. Otolaryngol Head Neck Surg 2008;139:Suppl
4:S47-S81.

Kepaniteraan geriatric hana


Periode 28 april-31 mei 2014

Page 54