You are on page 1of 5

TUJUAN NEGARA BELUM TERCAPAI

Oleh: Mutiara Bhakti


Dengan melihat realita yang ada di lapangan, kita sebagai pewaris sekaligus
penerus nasib negeri ini seharusnya kita merasa perihatin terhadap banyaknya kejadiankejadian yang terjadi di negeri ini , yang belum sesuai dengan apa yang telah dicita-citakan
oleh para pendiri - pendiri negara ini yang sudah diamanatkan oleh UUD 1945 dan pancasila,
Yang menjadi dasar negara kita yaitu UUD dan Pancasila.
Sesuai dengan tujuan negara yang tertera dalam UUD 1945 alinea 4, kemudian
daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah dan untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan bangsa,.... Dalam mencerdaskan kehidupan bangsa
peranan guru sangatlah srategis sekali, oleh karena itu pemerintah dalam mewujudkan tujuan
negara atau cita- cita negara , Seharusnya pemerintah mulai membenahi terhadap komponen
- kompenen pendidikan yang salah satunya adalah guru atau pendidik, masih banyak sekali
usaha- usaha yang dapat dilakukan dengan metode seperti seminar, workshop, lokakarya,
diklat dll, diharapkan cara atau metode ini bisa meningkatkan kwalitas para guru atau
pendidik di negeri ini . sampai dengan mewajibkan setiap guru atau pendidik harus
mempunyai jenjang strata 1 ( s-1 ) dan tidak kalah petingnya tingkatan ekonomi atau
kesejahteraan guru atau pendidik dapat berkonsentrasi penuh dalam mengemban tugasnnya
tanpa dibebani oleh masalah- masalah yang berkaitan dengan masalah ekonomi atau
kebutuhan finansial.
Namun usaha-usaha pemerintah diatas tidak serta merta berjalan dengan mulus
sesuai dengan apa yang telah direncanakan diawal , banyak sekali kita temui disana - sini
masih banyak masalah-masalah yang perlu diselesaikan bersama dalam dunia pendidikan.
Diantaranya akhir-akhir ini tersirat kabar adanya pemotongan tunjangan bagi guru dengan
berbagai dalih atau alasan tanpa diketahui peruntukannya. Dengan adanya pemotongan
tunjangan ini sama saja merebut hak yang tidak seharusnya menjadi hak mereka. Apakah hal
seperti ini akan terulang kembali di tahun yanng akan datang dan apakah akan jauh lebih
parah dibandingkan kasus tahun ini, diharapkan semoga saja tidak akan pernah terulang lagi
ditahun yang akan datang .
Lalu, maksud dari tindakan ini sebenarnya apa ??? apakah ada rencana dibalik
kasus ini ???. Lalu siapa yang mau bertanggung - jawab mengenai hal ini kalau bukan para
atasan seperti pemerintah. Dengan adanya masalah ini apakah para guru atau pendidik bisa
menjalankan tugas mereka dengan baik dengan keadaan seperti ini ???...
Apakah tidak ada tindakan dari pemerintah sendiri mengenai kasus ini ???...
Dan sangat diharapkan kepada semua pihak yang berkompeten dalam bidang
pendidikan bisa membuka mata dan telinga duduk bersama dalam memecahkan masalah ini,
sehingga apa yang telah menjadi tujuan kita bersama , yaitu cita- cita para pendiri bangsa di
negeri ini dapat segera tewujud dan dapat mencapai sukses dalam memajukan pendidikan di
Indonesia...

Meskipun Indonesia sudah merdeka 64 tahun, tujuan berbangsa dan


bernegara belum seluruhnya sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.
Tujuan melindungi tumpah darah Indonesia dan ikut menjaga ketertiban
serta perdamaian di dunia memang sudah tercapai. Akan tetapi, tujuan
mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan
rakyat belum seluruhnya dilakukan. Ada beberapa hal yang berhasil
dengan baik, tetapi masih banyak yang belum tercapai. Buktinya,
jumlah penganggur masih tinggi, rakyat yang memiliki rumah pun
masih sedikit, dan masih banyak orang miskin, dan menjadi tanggung
jawab para pemimpin bangsa yang diberi amanah untuk mewujudkan
tujuan berbangsa dan bernegara itu.

Keadilan
Keadilan dalam hidup merupakan suatu tatanan yang bersifat manusiawi.
Pada dasarnya setiap orang mempunyai hak dan kewajiban yang sama serta
didasari degan sifat keadilan. Dengan adanya undang-undang dasar 1945 maka
bangsa Indonesia telah memiliki landasan atau pedoman untuk berjalannya
kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dengan kata lain, tanpa adanya undang undang dasar 1945 maka tidak
akan ada keadilan yang diterapkan. Keadilan merupakan sifat mutlak yang dimiliki
setiap manusia, karna dengan adanya keadilan tidak akan ada yang seseorang yang
melihat orang lain dari jabatan, wewenang, kekuasaan, ataupun kekayaan yang
dimiliki orang tersebut.
Keadilan yang terjadi di Indonesia saat ini, memang masih kurang ditegakan.
Karenanya, kita masih butuh pemimpin yang benar-benar dapat memandang
masyarakat kalangan bawah dengan lebih dalam. Pemimpin bukan hanya sekedar
menilai dan melihat dengan seksama saja, tapi sebaiknya juga ikut merasakan
bagaimana bila posisi mereka ada diposisi kita. Apabila rasa keadilan dapat
diwujudkan dengan baik, maka masyarakat Indonesia akan hidup dengan damai,
aman, dan sejahtera.
Seperti sila kelima pancasila yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh
rakyat indonesia, yang memiliki arti bahwa setiap manusia mempunyai keadilan,
baik berupa mengemukakan pendapatnya, keadilan memperoleh kelayakan
kehidupan,

keadilan

bernegara,

dan

menciptakan

kehidupan

yang

penuh

perdamaian.
Untuk melaksanakan keadilan yang mengatur masyarakat didalam negara,
suatu bangsa diperlukan suatu peraturan yang disebut dengan Undang-Undang atau
hukum. Dengan adanya hukum maka peraturan yang berlaku mempunyai sistem
norma-norma yang mengatur kehidupan dalam masyarakat. Oleh karena itu apabila
ada seseorang yang merasa tidak memperoleh keadilan dari pihak lain, ia berhak
mengajukan tuntutan.
Dengan menegakkan keadilan dua orang yang bertikai karena masalah
keadilan tersebut, dapat mengajukan persoalanna kepengadilan negri yang bertugas
menanganinya secara perdata. Keadilan yang terjadi di dunia ini memang belum

sesungguhnya 100% adil. Karena keadilan yang diperoleh di dunia ini hanya
keadilan semata, dan keadilan sebenarnya hanya dapat diperoleh oleh manusia di
akhirat sesuai dengan amal dan perbuatanya didunia.
Jadi, memang terkadang manusia lupa akan tugasnya agar berlaku adil
terhadap siapapun, padahal di dunia ini harus serba seimbang, adil tanpa
membedakan yang satu dengan yang lain. Hak dan kewajiban yang di terima setiap
manusia pun juga harus adil, jangan hanya karena memiliki kekuasaan jadi berlaku
tidak adil. Di negara Indonesia ini masih banyak yang belum bisa berlaku adil, masih
banyak yang terpengaruh oleh kekuasaan, kenikmatan dan sebagainya sehingga
melupakan mana yang benar dan mana yang patut di salahkan.
Cara untuk bersikap adil menurut saya harus di mulai dari diri sendiri dulu
bisa membedakan antara yang benar dan yang salah, kemudian jika ada sebuah
masalah maka sebaiknya di lihat secara obyektif jangan subyektif. Karena berlaku
adil bukan hanya dilakukan oleh orang yang memiliki kekuasaan, keadilan adalah
sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap orang didunia. Keadilan meupakan suatu
kebenaran ideal mengenai sesuatu yang baik, yang menyangkut benda atau orang.
Keadilan sendiri memiliki kepentingan ang besar. Keadilan intinya adalah meletakan
sesuatu pada tempatnya.
Study kasus
Nenek Nenek pencuri kakao vs Koruptor
Seperti contohnya kasus yang terjadi di daerah Banyumas, Jawa Tengah.
Nasib sial menimpa seorang nenek nenek yang ketahuan mencuri 3 biji kakao di
daerah perkebunan yang akan dijadikan bibit dan sekarang nasibnya terancam
hukuman percobaan 1 bulan 15 hari.
Miris juga ya peradaban hukum di negara ini. Memang yang namanya
pencurian tetap suatu kesalahan seberapapun besar kecilnya bila dipandang perlu
ditindak lanjuti silahkan saja. Hanya saja yang jadi tak berimbang di sini adalah,
seorang nenek nenek yang hanya mencuri 3 biji kakao harus berhadapan dengan
meja hijau tanpa di dampingi pengacara karena tidak adanya kemampuan finansial
untuk membayar jasa pengacara. Sementara koruptor alias maling uang rakyat yang
bermilyar milyar bahkan trilyunan bebas berkeliaran tanpa penyelesaian yang jelas.
keadilan berkaitan erat dengan kejujuran, karena kejujuran menyebabkan

keadilan, kejujuran dilandasi dengan kesadaran moral yang tinggi. Kesadaran akan
adanya persamaan hak dan kewajiban, bila kita bertindak sesuai dengan normanorma kebenaran akan menjadikan manusia memiliki kejujuran.
keadilan akan terlaksana bilamana hal-hal yang sama diperlakukan secara
sama dan hal-hal yang tidak sama diperlakukan tidak sama ( Keadilan Distributif ).
Keadilan juga merupakan asas pertalian dan ketertiban dalam masyarakat. Semua
tindakan yang bercorak ujung ekstrem menjadikan ketidakadilan dan akan merusak
atau bahkan menghancurkan pertalian dalam masyarakat ( Keadilan Komunikatif ).