You are on page 1of 8

PENGKAJIAN INTERVENSI TRAUMA DAN KRISIS TENTANG KEPERAWATAN

KELUARGA SEHAT PADA ANAK USIA SEKOLAH


(USIA 6-12 TAHUN)
IDENTITAS UMUM
1. Identitas Klien
Nama
Umur
Jenis kelamin
Alamat
Pekerjaan
Pendidikan
Suku bangsa

: An. H
: 9 tahun
: Laki-laki
: Ampel, boyolali
: Pelajar Kelas 3
: SD
: Jawa

Agama

: Islam

2. Identitas Penanggungjawab
Nama
: Tn. K
Pekerjaan
: karyawan pabrik
Pendidikan
: SMA
A. STATUS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ( SEKARANG DAN
YANG LALU)
SCHOOL
1. Fisik
TB
: 115 cm
BB
: 29 kg
Lila
: 22 cm
Li kep
: 37 cm
Motorik : An. H beraktivitas sesuai dengan perkembangan dan bersosialisasi
Sensori : Panca Indra tidak mengalami masalah

2. Psikoseksual
An. A sudah memahami bahwa dirinya seorang anak laki-laki dan dapat
membedakan antara perempuan dan laki-laki berdasarkan secara umum
3. Psikososial
Klien bermain dengan anak-anak berusia di bawahnya tapi masih sebayanya.
4. Kognitif
Klien dapat berfikir bagus dan penuh imaginative terutama bila berhubungan
dengan tokoh kartun atau film yang disukainya seperti naruto .
5. Moral
Klien bersikap kurang baik dan kurang bisa menghormati orang yang lebih tua.
B. FAKTOR PRESIPITASI (STIMULASI PERKEMBANGAN)
22

1. Faktor biologis
Imunisasi

) lengkap

( - ) tidak lengkap

Nutrisi
( ) seimbang
( - ) tidak seimbang
Latihan fisik
( ) cukup
(- ) kurang
2. Faktor-faktor psikologis dan sosial budaya
Psikoseksual
Pemenuhan kepuasan fase oral
An. H Cukup mandiri dalam pemenuhan kebutuhan makan dan minum.
Untuk minum An. H mampu sendiri dan untuk makan lebih sering di suapi dan
sering diingatkan oleh ibunya.
Pemenuhan kepuasan fase anal: toilet training (bladder & bowel training)
An. H sudah mandiri untuk kebutuhan toileting
Pemenuhan kepuasan fase fhalik
An H. paham jenis kelamin sendiri memakai pakaian layaknya anak
laki-laki dan bermain lebih banyak dengan teman laki-laki,
Pemenuhan kepuasan fase laten
An H setiap pulang sekolah bermain dengan teman-temannya dan
terkadang susah di ajak pulang bila sedang asyik bermain dengan temantemannya.
Pemenuhan kepuasan fase genital
An H juga bermain dengan teman anak yang berjenis kelamin
perempuan dan bermain dalam batas normal
Psikososial
Membangun rasa percaya diri
Jika An H merasa kesulitan dalam pemenuhan kebutuhannya selalu
menangis dan agak manja untuk segera di penuhi kebutuhannya bila tidak
terpenuhi maka dia akan marah atau ngambek, kadang orangtuanya kalah dan
selalu menuruti permintaannya
Meningkatkan otonomi
An H sudah dibiasakan untuk menaati waktu antara bermain, makan,
beribadah, dan bermain, dan dia diberi kebebasan untuk bermain bersama
teman seusianya.dan sudah mengenal lingkungannya dengan baik
Merangsang inisiatif
An H Bisa menjawab pertanyaan pelajaran sekolah tapi klien belum
bisa menjelasklan pelajaran secara baik, klien tidak mau membantu orang
tuanya dalam pekerjaan rumah kalau disuruh untuk merapikan kembali
mainannya dan sering lama main game online COC .
Mengembangkan rasa percaya diri
23

Klien sangat sulit untuk ikut perlombaan dalam sekolahan atau di


dusun karena dia masih malu dan merasa selalu kalah
Pembentukan identitas diri
Waktu pengkajian klien memiliki cita cita yang baik walaupun masih
berubah-ubah,dan mempunyai tokoh idola dalam film dan belum mengetahui
orang orang terkenal dalam pemerintahan Indonesia .
Keintiman dengan orang lain
Klien sangat dekat dengan ibunya dan selalu tidur dengan ibunya
Kognitif
Klien dalam berfikir belum jelas apabila di beri pertanyaan klien menjawab
dengan suara jelas tapi tidak sesuai dengan jawaban sebenarnya, klien sudah
mampu membedakan warna dengan baik sudah bisa membaca dan menulis
walaupun belum lancar, klien selalu bertanya kepada orang tuanya akan hal hal
baru yang belum diketahuinya.
Moral
Klien sudah mengetahui kewajibannya untuk sholat dan hanya sesekali pergi
kemasjid jika diajak oleh orang tuanya,orang tuanya selalu mengajarkan tentang
ajaran agama dan klien mengerti walaupun tidak melaksankannya.
C. PENILAIAN TERHADAP STRESOR
Klien selalu bercerita kepada ibunya apabila ada hal-hal yang bisa mengancam
dirinya dan orang tua memberi penjelasan kepada klien tentang dampak positif atau
negative tentang apa yang dialami ,terutama waktu bermain.klien mengerti penjelasan
dari kedua orangtuanya tapi klien masih melanggar atau melakukan hal hal yang
sudah di larang.
D. SUMBER KOPING
1. Kemampuan personal
Problem solving skill
Semangat
Sosial skill
Inteligensia

( ) baik
( - ) tinggi
( - ) baik
( - ) genius
( ) rata-rata

( - ) kurang
( ) cukup
( - ) rendah
( ) cukup
( -) kurang
( - ) superior
( - ) perbatasan
( -) RM

Pengetahuan:
Tumbuh kembang
( ) baik
( - ) cukup
( - ) kurang
Sistem pendukung
( ) baik
( - ) cukup
( - ) kurang
Koping
( ) baik
(- ) cukup
( - ) kurang
Pola asuh
( ) baik
( - ) cukup
( - ) kurang
Konsep diri
( ) positif ( - ) negatif
2. Dukungan sosial
Keluarga memberi dukungan yang baik untuk sekolah dan mengaji.
24

3. Aset material
a. Kecukupan penghasilan untuk perbulan
( -) kurang ( ) cukup
( -) lebih
b. Kekayaan yang dimiliki
( -) kurang ( ) cukup
( -) kaya
c. Kecukupan penghasilan untuk perbulan
( ) terjangkau
( -) tidak terjangkau ( - ) tidak ada
4. Keyakinan
Klien sudah mengerti agama yang dipeluknya, tapi klien belu bisa menjalankan
kewajibannya dalam beribadah secara baik
E. KEBIASAAN KOPING YANG DIGUNAKAN
Bila ada masalah dengan teman teman bermainnya atau teman di sekolahnya klien
selalu bercerita kepada ibunya
F. ANALISA DATA
No
1

Hari

Masalah

Data

Tgl
Ssenin, 23 -

DS:

november

2015

Keperawatan
Kesiapan peningkatan

orang tua klien mengatakan anaknya perkembangan usia


sulit mengerjakan tugas dari sekolahan.

Orang tua klien mengatakan anak senang


bermain dengan teman temannya dan
jika diajak pulang sering menangis.

Orang tua mengatakan jika diingatkan


untuk berhenti bermain COC dan game
online lainnya, anak kadang marah atau
ngambek .

Klien tidak mau membantu orang tuanya


dalam pekerjaan rumah terutama mainan
yang telah digunakan dan tidak mau
membereskan sendiri

DO:

klien

sedang

bermain

belum

mau

mengerjakan PR

klien tampak bermain dengan temannya.

mainan klien tidak tertata dengan rapi

G. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN


25

sekolah

1. Kesiapan peningkatan perkembangan usia sekolah

26

H. RENCANA KEPERAWATAN
DP
1

Hr/tgl

Tujuan (NOC)

Senin, 23

Tujuan setelah

november

dilakukan tindakan

2015

keperawatan klien
dan keluarga
mampu
meningkatkan peran

Rencana Tindakan (NIC)

Rasional

Tanyakan kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak

Untuk mengetahui tahap tahap perkembangan

Tanyakan upaya yang sudah dilakukan keluarga terhadap

Mengetahui hal -hal yang telah dilakukan

anak

keluarga

Berikan reinforcement atas upaya positif yang sudah di

lakukan keluarga

Untuk meningkatkan semangat dalam


mendidik anak

serta keluarga
dalam

Anjurkan pada keluarga untuk memberikan dan

Dengan mengajarkan kedisplinan waktu

meningkatkatkan

menerapkan cara mengajarkan kedisplinan waktu

kepada anak antara belajar dan bermain, anak

pertumbuhan dan

kepada anak antara belajar dan bermain

akan lebih menghargai waktu dan mengurangi


jam bermain .

perkembangan
An.H.
Berikan bahan bacaan dan permainan yang meningkatkan

Melatih dan mengembangkan kecerdasan


anak dan media pengalihan dari game online

kreatifitas dan kegiatan yang mengunakan motorik halus


seperti menggambar, kerajinan tangan
Berikan informasi cara menstimulasi perkembangan pada
usia sekolah

Dengan mengetahui ninformasi tentang


tumbang orang tua bisda mengasuh anaknya
dengan baik.

27

Ttd

I. CATATAN KEPERAWATAN
No

Hari/Tgl/

Respon&
Tindakan

DP
1

Ttd

Jam
Senin,23
November
2015

Hasil

Menanyakan kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak

Menanyakan upaya yang sudah dilakukan keluarga terhadap anak

Memberikan reinforcement atas upaya positif yang sudah di lakukan

tahap perkembangan anak pada pada

Menganjurkan pada keluarga untuk memberikan dan menerapkan cara


mengajarkan kedisplinan waktu kepada anak antara belajar dan bermain
Meberikan pendidikan kesehatan tentang tugas perkembangan normal
pada usia sekolah

usia sekolah,dan cara mengatasi bila


ada masalah terhadap perkembangan
anaknya.

keluarga

Keluarga mengerti cara dan tahap

Memberikan bahan bacaan dan permainan yang meningkatkan kreatifitas


dan kegiatan yang mengunakan motorik halus seperti menggambar,
kerajinan tangan

28

J. CATATAN PERKEMBANGAN

No
Dp
1

Hari/
Tanggal/

Perkembangan Klien

Jam
Selasa, 24

S:

November

1. Keluarga mengerti tahap tahap perkembangan anak dan tahu cara untuk

2015

meningkatkan pengetahuan tentang cara mendidik anak .


2. Klien mengatakan mengerti akan pentingnya belajar dan mengurangi jam bermain
COC supaya tidak mengganggu konsentrasi belajar
3. Klien mengatakan akan lebih taat kepada nasihat bapak ibuk
4. Klien akan mencoba permainan yang bukan game online seperti menggambar,
kerajinan tangan
O : Klien tampak mulai mengerti akan pentingnya belajar dan mengurangi jam bermain
COC dan game online lainnya .
A: Masalah teratasi
P: Intervensi dihentikan

29

Tanda
Tangan