You are on page 1of 2

MANGKOKAN

Nama Asli :
Notophanax scutellarium Merr.

Sinonim :
1. N. cochleatum
(Lamk.)Miq
M
iq
2. Polyscias
scutellaria(Burm.f.)
Fosh
3. Panax
cochleatum DC.
DCDDCDC
Famili : Araliaceae
Morfologi / Uraian :
Tumbuhan ini sering ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman pagar, walaupun
dapat ditemukan tumbuh liar di ladang dan tepi sungai. Mangkokan di sini jarang
atau tidak pernah berbunga, menyukai tempat terbuka yang terkena sinar matahari
atau sedikit terlindung, dan dapat tumbuh pada ketinggian 1 200 m dp1. Perdu
tahunan, tumbuh tegak, tinggi 1- 3 m. Batang berkayu, bercabang, bentuknya
bulat, panjang, dan lurus. Daun tunggal, bertangkai, agak tebal, bentuknya bulat
berlekuk seperti mangkok, pangkal berbentuk jantung, tepi bergerigi, diameter 6-12
cm, pertulangan menyirip, warnanya hijau tua. Bunga majemuk, bentuk payung,
warnanya hijau. Buahnya buah buni, pipih, hijau. Biji kecil, keras, dan berwama
cokelat. Zaman dahulu, dalam keadaan darurat daunnya digunakan sebagai piring
atau mangkok untuk makan bubur sagu sehingga dinamakan daun mangkok. Daun
muda dapat dimakan sebagai lalap, urapan mentah, atau direbus dan dibuat sayur.
Daunnya juga dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak. Perbanyakan dengan
setek batang.
Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA TUMBUHAN MANGKOKAN : Batang dan daun mengandung
kalsium-oksalat, peroksidase, amygdalin, fosfor, besi, lemak, protein, serta vitamin
A, B1, dan C.
Khasiat :
1. Radang payudara, pembengkakan disertai bendungan ASI
Daun mangkokan tua secukupnya diremas dengan minyak kelapa dan sedikit kunyit
yang telah diparut. Panaskan di atas api. hangat-hangat ditaruh pada payudara
yang membengkak.
2. Luka
Daun mangkokan segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus. Taruh di atas
luka, lalu dibalut. Ganti 2 3 kali sehari.
3. Sulit kencing
Daun mangkokan tua yang masih segar direndam dalarn air panas beberapa saat.
Angkat, lalu hangat-hangat dikompreskan pada perut bagian bawah.

4. Rambut rontok
Daun mangkokan tua yang masih segar secukupnya setelah dicuci bersih lalu
digiling halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa sambil diaduk sampai seperti
bubur. Kernudian saring dan peras. Hasil perasan dioleskan pada kulit kepala sambil
dipijat ringan. Biarkan sampai mengering, lalu rambut dicuci sampai bersih.
Lakukan setiap hari.