You are on page 1of 17

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn.

K
DENGAN MASALAH UTAMA HIPERTENSI PADA Tn. K
DI DUSUN KEDUNGBOTO, DESA JOGOROTO, KECAMATAN JOGOROTO
KABUPATEN JOMBANG

NAMA : Wahyu Juli Iswanto


NIM : 130801093
KELAS : III B / S1 KEPERAWATAN

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA


A. Pengkajian Keluarga
I. Data Umum
1. Nama kepala keluarga (KK) :

Tn. K

2. Usia

42 tahun

3. Pendidikan

SMP

4. Pekerjaan

Wiraswasta (pedagang)

5. Alamat

Dsn kedungboto Desa jogoroto, Kecamatan


jogoroto, Kabupaten Jombang

6. Komposisi keluarga

4 orang

Ke

Status Imunisasi
N

Nam

Hub

Umu
r

Pend

BC
G

Tn.K

Ny.M P

Suam

42

SMP

37

SMP

19

SM

Istri
3

An.P

Anak

A
4

An. L P

Anak

12

SMP

Polio

DPT

Hepatiti

Campa

1 2 3 4 1 2 3 1

Genogram

Tn. K

An. P

Ny.M

An.L

Keterangan :
= laki-laki

= klien

= perempuan

= hubungan dengan keluarga

= meninggal

6. Tipe keluarga

----- = tinggal serumah

Keluarga Tn.S termasuk tipe nuclear family (keluarga inti) yaitu didalam suatu rumah
terdapat satu keluarga terdapat inti
7. Suku dan Bangsa
Bahasa yang digunakan Tn. S bahasa Jawa karena berasal dari Jawa
8. Agama
Keluarga Tn. S beragama Islam dan taat menjalankan ibadah sholat 5 waktu, biasanya
dilakukan bersama-sama di rumah karena jauh dari mushola .

9. Status sosial ekonomi keluarga


Kebutuhan

sehari-hari keluarga semua dipenuhi oleh Tn. S dengan pendapatan

perbulan + Rp 4.000.000, Tn. S bekerja sebagai wiraswasta(pedagang)


10. Aktifitas rekrasi keluarga
Keluarga sering melakukan rekreasi cuma nonton TV dan makan bersama diluar
rumah tiap 2 minggu sekali
II. Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
11. Tahap perkembangan saat ini
Keluarga tn A pada tahap 4(keluarga dengan anak usia sekolah) dimulai anak usia 6 12 .tugas perkembangan sebagai berikut: 1. Membantu sosialisasi anak dalam
tetangga,sekolah,dan lingkungan. 2.memenuhi kebutuhan hidup
12. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Berdasar hasil wawancara maka didapatkan tahap anak dewasa yang sebentar lagy
terjadi dan keluarga sudah memikirkannya.
13. Riwayat keluarga inti
Dalam keluarga Tn. K tidak ada yang memiliki penyakit keturunan dan semua sehatsehat. Apabila dalam keluarga Tn. S ada yang sakit dia selalu mengunakan fasilitas
kesehatan
14. Riwayat keluarga sebelumnya
Tn. K memiliki penyakit darah tinggi sampai sekarang tapi anak-anaknya tidak ada
yang memiliki penyakit hipertensi.

III. Lingkungan
15. Karakteristik rumah
Kamar tidur
Batas tetangga

Dapur
/ WC
Kamar tidur

Kamar tidur

Ruang keluarga
15m

Ruang tamu

Tetangga

Teras

5M

1M

Rumah Tn. S terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga, tiga kamar tidur, dapur, kamar
mandi. Cara pengaturan perabot kurang rapi, kebiasaan merawat rumah disapu sehari
sekali.
Ukuran rumah 15x 5 m tipe rumah permanen, atap terbuat dari seng, lantai berubin
dan terdapat fentilasi tapi jarang dibuka dan kondisi ruangan sangat pengap.
16. Karakteristik tetangga dan komunitasnya
Tetangga kanan kiri Tn K sangat baik karna hampir setiap sore digunakan untuk
mengobrol dan stiap hari jumat Ny M selalu mengikuti pengajian rutin.
17. Mobilitas geografis keluarga
Tn.k selama ini sebagai penduduk asli Dsn kedung boto dan tidak pernah berpindah
rumah. Tempat tinggal Tn.K dijangkau oleh sepeda motor/kendaraan roda 4. Ny.M
kalau membeli bumbu/belanja cukup di sekitar rumahnya tepatnya di tetangganya
dan itu cukup dengan jalan kaki.
18. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyaraka
-

Tn. K bekerja pukul 06.00-10.00 yaitu berdagang dipasar peterongan dan pada

malam harinya digunakan untuk menonton tv


-

Sedangkan kegiatan Ny. M yaitu kadang membantu Tn.K berdagang dipasar

dan setiap hari jumat mengikuti pengajian rutin


19. Sistem pendukung keluarga

Anggota keluarga Tn. K tiga orang terdiri dari istri dan dua orang anak
IV. Struktur keluarga
20. Struktur peran (formal & informal)
Formal :
-

Tn. K sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah untuk memenuhi


kebutuhan keluarganya dismping itu sebagai pendidik, pelindung dan pemberi

rasa aman pada keluarga


Ny. M berperan sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya, Ny. M sebagai ibu
rumah tangga memiliki peran untuk mengurusi rumah dan pendidik anak-

anaknya dan kadang membatu Tn. K mencari nafkah


An.P An. L berperan sebagai anak sekolah yang harus belajar dan patuh pada
kedua ortunya.

Informal :
-

Setiap anggota keluarga selalu memiliki peran sebagai pendorong bagi yang

lain
21. Nilai atau norma keluarga
Keluarga Tn. K percaya bahwa apa yang dimiliki sekarang dan dikerjakakan sekarang
sudah menjadi takdir dan kehendak tuhan
22. Pola komunikasi keluarga
Pola komunikasi yang digunakan komunikasi menggunakan bahasa jawa sehingga
dalam berbicara dengan anggota keluarga lainnya menggunakan bahasa jawa
23. Struktur kekuatan keluarga
Keluarga Tn. K sebagai kepala keluarga sehingga mengatur anggota keluarganya dan
anggota keluarganya pun mematuhi aturan Tn.K
V. Fungsi keluarga
24. Fungsi ekonomi
Keluarga Tn. S sudah tercukupi masalah kebutuhan sehari-hari dengan berdagang
dipasar
25. Fungsi mendapatkan status sosial :
Keluarga Tn.K memiliki mobil sehingga dimasyarakat Tn.K dianggap sebagai
keluarga yang berada.
26. Fungsi pendidikan :
Tn. K berkeinginan untuk bisa memberikan pendidikan sampai ke perguruan tinggi.
27. Fungsi sosialisasi :

Setiap hari keluarga selalu berkumpul di rumah, hubungan dalam keluarga baik dan
selalu mentaati norma yang ada dalam masyarakat.
28. Fungsi pemenuhan (perawatan/pemeliharaan) kesehatan
a. Mengenal masalah kesehatan
Keluarga Tn. K sangat mementingkan kesehatan sehingga jika ada keluarga yang
sakit langsung dibawa kerumah sakit untuk berobat.
b. Mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan
Tn. K selalu mengambil keputusan secara tepat seperti jika ada anggota
keluarganya yang sakit ia segera membawa ke rumah sakit untuk berobat.
c. Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit
Tn. K dengan keluarga akan merawat anggota yang sakit sesuai dengan
kemampuan yang dimilikinya
d. Kemampuan keluarga dalam memelihara lingkungan rumah yang sehat
Tn. K menganggap kalau lingkungan disiketar rumah bersih maka akan terhindar
dari penyakit.
e. Kemampuan mengunakan fasilitas pelayanan kesehatan
Fasilitas kesehatan yang terdekat dari rumahnya adalah puskesmas dan bidan, oleh
karena itu jika ada anggota keluarga yang sakit langsung dibawa ke fasilitas
pelayanan kesehatan terdekat.

29. Fungsi religius :


Keluarga melaksanakan shalat 5 waktu
30. Fungsi rekreasi :
Tidak ada kebiasaan rekreasi dalam keluarga. Keluarga berkumpul waktu malam hari
menonton tv dan makan bersama setiap 2 minggu sekali di luar.
31. Fungsi reproduksi :
Jumlah anak Tn. K adalah 2 orang, Ny. M dalam hal ini mengunakan alat
kontrasepsi suntik.
32. Fungsi afeksi :
Keluarga Tn. K mengatakan berusaha memelihara keharmonisan antar anggota
keluarga, saling menyayangi, dan menghormati. Keluarga Tn. S sangat harmonis,
rukun dan tentram. Apabila ada anggota yang membutuhkan atau sakit maka keluarga
yang lain berusaha membantu.
VI. Stres dan Koping Keluarga
29. Stresor jangka pendek dan panjang
-

Pendek : Stresor jangka pendek yang dipikir keluarga saat ini yaitu

memikirkan agar bisa sehat selalu sehingga dapat bekerja untuk menyekolahkan
anaknya.
-

Panjang : Saat ini keluarga Tn. K memikirkan agar anaknya dapat menerusksn

ke jenjang yang lebih tinggi dibanding ayah dan ibunya yang lulusan SMP
30. Kemampuan keluarga berespon terhadap stresor
Keluarga Tn. K selalu melakukan musyawarah dalam menyelesaikan masalah baik
dalam lingkungan keluarga atau masyarakat.
31. Strategi koping yang digunakan
Keluarga Tn. K apabila ada masalah baik dalam keluarga atau masyarakat selalu
menyelesaikan nya tanpa adanya emosi.
32. Strategi adaptasi disfungsional
Dalam menghadapi masalah selalu berusaha dan berdoa tapi pada akhirnya Tuhan
yang menentukan.

VII. Pemeriksaan Fisik


Pemeriksaa

Tn. K

Ny. W

An. P

An. L

140/100

120/80

120/90

120/80

darah
Nadi

mmHg
90x/mnt

mmHg
75x/mnt

mmHg
86x/mnt

mmHg
86x/mnt

Suhu

360C

360C

360C

360C

RR

22x/mnt

24x/mnt

24x/mnt

22x/mnt

BB

58 kg

62 kg

55 kg

58 kg

Kepala
Rambut
Kulit

Mesochepal
Hitam bersih
Sawo

Mesochepal
Hitam bersih
Sawo

Mesochepal
Hitam bersih
Sawo

Mesochepal
Hitam bersih
Sawo

matang,

matang,

matang,

matang,

turgor baik
Simetris,

turgor baik
Simetris,

turgor baik
Simetris,

turgor baik
Simetris,

konjungtiva

konjungtiva

konjungtiva

konjungtiva

tidak anemis

tidak anemis

tidak anemis

tidak anemis

dan sklera

dan sklera

dan sklera

dan sklera

tidak ikterik,

tidak ikterik,

tidak ikterik,

tidak ikterik,

penglihatan

penglihatan

penglihatan

penglihatan

baik

baik

kurang baik

baik

n fisik
Tekanan

Mata

(kabur pada
Bersih,

Bersih,

malam hari)
Bersih,

fungsi

fungsi

fungsi

fungsi

penghidu

penghidu

penghidu

penghidu

Mulut &

baik
Bersih, tidak

baik
Bersih, tidak

baik
Bersih, tidak

baik
Bersih, tidak

tenggorokan

berbau, gigi

berbau, gigi

berbau, gigi

berbau, gigi

bersih, tidak

bersih, tidak

tidak

bersih, tidak

ada nyeri

ada nyeri

lengkap,

ada nyeri

telan

telan

tidak

telan

Hidung

menggunaka
n gigi palsu

Bersih,

Telinga

Leher

Dada
Perut

Simetris,

Simetris,

Simetris,

Simetris,

pendengaran

pendengaran

pendengaran

pendengaran

baik, tidak

baik, tidak

baik, tidak

baik, tidak

menggunaka

menggunaka

menggunaka

menggunaka

n alat bantu

n alat bantu

n alat bantu

n alat bantu

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

pembesaran

pembesaran

pembesaran

pembesaran

kelenjar

kelenjar

kelenjar

kelenjar

tiroid

tiroid

tiroid

tiroid

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

wheezing

wheezing

wheezing

wheezing

Tidak

Tidak

Tidak

Tidak

kembung,

kembung,

kembung,

kembung,

tidak nyeri

tidak nyeri

tidak nyeri

tidak nyeri

tekan

tekan

tekan

tekan

Pemeriksaa
n fisik
Ekstremitas

Tn. S

Ny. R

Ny. S

An. M

Tidak ada

Tidak ada

Tangan kiri

Tidak ada

kelainan

kelainan

& kaki kiri

kelainan

bentuk

bentuk

pegel-pegel

bentuk

kadang kaki
kiri tidak bisa
buat jalan,
dengkul
kanan dan
kiri kemeng,
kaki terasa
dingin
Eliminasi

BAB 1x/hr

BAB 1x/hr

BAB 1x/hr

BAB 1x/hr

BAK 4-5x/hr

BAK 4-5x/hr

BAK 5-6x/hr

BAK 9-6x/hr

VIII. Harapan Keluarga


Harapan yang diinginkan keluarga Tn. K yaitu menginginkan agar anggota keluarganya
tidak ada yang sakit-sakitan dan keluarga berharap kedatangan mahasiswa STIKES
PEMKAB JOMBANG dapat memberikan informasi kesehatan sehingga anggota keluarga
dapat memelihara kesehatan mengantisipasi agar terhindar dari penyakit.

Jombang, 13 11 2015

_____________________
Nama Terang

Analisa Data
Data Penunjang

No
1

DS : - Ny.M mengatakan kaki dan

Masalah
Nyeri

Penyebab
Ketidakmampuan

tanagn sering kesemutan yang

keluarga merawat

kadang dirasakan sangat sakit

anggota keluarga
yang sakit

DO : - Ny. M tampak lemah


- TD

: 140/100mmHg

- S

: 360C

- N

: 90 x/mnt

- RR

: 24 x/mnt

No
2

Data Penunjang
DS : - Ny. M mengatakan tangan dan
kakinya sering kesemutan. Ny. M

Masalah

Penyebab

Risiko tinggi

Ketidakmampuan

komplikasi

keluarga merawat

tidak pernah beli obat di warung,

anggota keluarga

mata saya kalau untuk melihat

yang sakit

orang itu kabur dan pusing. Ny.M


mengatakan tidak tahu tentang
penyakitnya merasa takut jika
terjadi masalah pada badannya.
DO : ketika dicek kadar kolestrol asam
urat Ny. M hasil: 200

Data Penunjang

No
3

DS : . Tn. S mengatakan:

Masalah

Penyebab

Kerusakan

Ketidakmampuan

Saya menggunakan air sumur utk

penatalaksanaan

keluarga dalam

mandi dan minum. Tempat

pemeliharaan

mengenal

pembuangan sampah saya di

rumah

masalah

belakang rumah kemudian di


kumpulkan lalu saya bakar kalau
sudah banyak.
DO : - Keluarga Tn. S memiliki WC
untuk keluarga.
- Keluarga memiliki kamar mandi
keluarga.
- Ventilasi jendela tidak/jarang
dibuka

Diagnosa Keperawatan
a. Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga
yang sakit.
b. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam
merawat anggota keluarga yang sakit.
c. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan ketidak
mampuan keluarga mengenal masalah.

Skoring Diagnosa Keperawatan

1. Nyeri berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang


sakit.
Kriteria
Sifat masalah.

Skor
3

Bobot
1

Nilai
3/3 x1=1

x2=1

2/3x1=2/

Skala :
aktual 3
Resiko 2
Potensial 1
Kemungkinan
masalah dapat
diubah.
Skala :
Mudah 2
Sebagian 1
Tdk dapat 0
Potensial
masalah untuk

dicegah
Skala :
Tinggi 3
Cukup 2
Rendah 1

Menonjolnya
masalah.
Skala :
masalah berat
harus segera di
tangani 2
Ada masalah tp
tdk perlu
ditangani 1
Masalah tidak

1
2/2x1=1

Pembenaran

dirasakan 0

Jumlah skor =

3 2/3

2. Risiko tinggi komplikasi berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga dalam merawat


anggota keluarga yang sakit.
Kriteria
1. Sifat masalah.

Skor
3

Bobot
1

Nilai
3/3x1=1

x 2=1

2/3x1=2/

Skala : aktual
2. Kemungkinan
masalah dapat
diubah.
Skala : sebagian
3. Potensial
masalah untuk

dicegah
Skala : cukup
4. Menonjolnya
masalah.

1
2/2x1=1

Skala : masalah
berat harus
segera di tangani
Jumlah skor =

3 2/3

Pembenaran

3. Kerusakan penatalaksanaan pemeliharaan rumah berhubungan dengan ketidakmampuan


keluarga mengenal masalah.
Kriteria
1. Sifat masalah.

Skor
3

Bobot
1

Nilai
3/3x1=1

x 2=1

2/3x1=2/

Skala : aktual
2. Kemungkinan
masalah dapat
diubah.
Skala : sebagian
3. Potensial
masalah untuk

dicegah
Skala : cukup
4. Menonjolnya
masalah.

1
2/2x1=1

Skala : masalah
berat harus
segera di tangani
Jumlah skor =

3 2/3

Pembenaran