You are on page 1of 14

ATO M D A N S TR U K TU R

M O LEK U L
S EM IK O N D U K TO R
KELOMPOK IV
HERMANSYAH
ERNAWATI
SRI ASTUTI

ATO M
Atom terdiri dari dua bagian yaitu inti atom dan
elektron yang mengitari inti atom. Inti atom terdiri dari
proton dan neutron.

ATO M SEM IKO N D U K TO R


Semikonduktor adalah atom yang terdir dari 4 elektron valensi. Karena
jumlah elektron valensi dalam semikonduktor adalah berada ditengah
diantara 1 elektron valensi (konduktor) dan 8 elektron valensi (isolator).

Atom yang bisa digunakan untuk memproduksi


semikonduktor:
A. GERMANIUM (Ge)
B. SILIKON (Si)
C. KARBON (C)

A . G ER M A N IU M (G e)
1. SEJARAH GERMANIUM

Keberadaan unsur germanium telah ditemukan sekitar 100 tahun


yang lalu oleh ahli kimia Rusia, Mendeleev Omitri. Sementara
pada tahun 1886, seorang kimiawan Jerman, Clemens Winkler,
membuat analisis kimia bijih argyrodite, melihat pada
penyelesaian analisisnya bahwa jumlah semua bahan tidak
menambahkan ke jumlah sebelumnya. Dalam upaya untuk
menemukan substansi yang hilang, ia mengembangkan dan
bereksperimen dengan beberapa tes sampai akhirnya ia berhasil
mengisolasi itu. Dalam analisis berikutnya ia menemukan bahwa
itu cocok deskripsi dari elemen Mendeleev sebelumnya disebut
"ekasilicon." Winkler memutuskan untuk memberi nama unsur
baru germanium, sebagai penghormatan kepada tanah airnya.

2.

STRUKTUR ATOM GERMANIUM (Ge)

Germanium adalah unsur kimia ke 32 yang termasuk golongan IV . karena


germanium termasuk golongan IV A, germanium memiliki 4 elektron bebas.

Logam ini termasuk bahan yang biasa dipakai sebagai bahan semikonduktor ini
dikarenakan logam ini mempunyai sifat-sifat yang mendukung sebagai bahan
semikonduktor.sifat-sifat itu antara lain :
Sifat-sifat fisis Germanium :
Radius Atom: 1.37

Volume Atom: 13.6 cm3/mol

Massa Atom: 74.9216

Titik Didih: 3107 K

Radius Kovalensi: 1.22

Struktur Kristal: fcc

Massa Jenis: 5.32 g/cm3

Konduktivitas Listrik: 3 x 106 ohm-1cm-1

Elektronegativitas: 2.01

Konfigurasi Elektron: [Ar]3d10 4s2p2

Formasi Entalpi: 31.8 kJ/mol

Konduktivitas Panas: 59.9 Wm-1K-1

Potensial Ionisasi: 7.899 V

Titik Lebur: 1211.5 K

Bilangan Oksidasi: 4

Kapasitas Panas: 0.32 Jg-1K-1

Entalpi Penguapan: 334.3 kJ/mol

Konfigurasi: [Ar] 3d10 4s2 4p2

B.SILIKO N (Si)
1. Sejaran Silikon (Si)

Davy pada tahun 1800 menganggap silikon sebagai


senyawa, daripada suatu unsur. Sebelas tahun kemudian pada
tahun 1811, Gay Lussac dan Thenard berpendapat bahwa Silikon
(Latin: silicium) merupakan unsur kimia yang mempunyai
simbol Si dan nomor atom 14. Silikon merupakan unsur kedua
paling berlimpah setelah oksigen, di dalam kerak
Bumi Silikon mencapai hampir 25,7% . Unsur kimia ini
ditemukan oleh Jons Jakob Berzelius.
Silikon dialam terdapat dalam bentuk tanah liat, granit, kuartza
dan pasir, kebanyakan dalam bentuk silikon dioksida (dikenal
sebagai silika) dan dalam bentuk silikat.

2. STRUKTUR ATOM SILIKON (Si)


Silikon adalah polimer nonorganik yang bervariasi, dari cairan, gel, karet,
hingga sejenis plastik keras. Beberapa karakteristik khusus silikon yaitu : tak
berbau, tak berwarna, kedap air, serta tak rusak akibat bahan kimia dan proses
oksidasi, tahan dalam suhu tinggi, serta tidak dapat menghantarkan listrik.
Sifat-sifat fisis Silikon(Si):
Konfigurasi: [Ne] 3S23P2
Titik leleh (K): 1687

Fase :Solid
Titik didih (K):3538

Distribusi Elektron:8,2
Jari-jari kovalen atom (): 1,17

Energi Pengionan (eV/atm): 8,2


Jari-jari ion: 0,41 (Si4+)

Keelektronegatifan: 1,8

Berat atom standar (g.mol-1): 28,085

Bahan beku (KJ.mol-1): 50,21

Kapasitas bahan / 25oC (J.mol.K-1): 19,789

Bahan penguapan (KJ mol-1): 359

Energi ikat diri (KJ mol-1):210-250

C.KARBO N (C)
1. Sejaran Karbon (C)

(Latin: carbo, arang) Karbon, suatu unsur yang


telah ditemukan sejak jaman pra-sejarah sangat
banyak ditemukan di alam. Karbon juga banyak
terkandung di matahari, bintang-bintang, komet dan
amosfir kebanyakan planet. Karbon dalam bentuk
berlian mikroskopik telah ditemukan di dalam
beberapa meteor yang jatuh ke bumi. Berlian alami
juga ditemukan di kimberlite pipa gunung berapi, di
Afrika Selatan, Arkansas dan beberapa tempat
lainnya. Berlian sekarang ini diambil dari dasar
samudera di lepas pantai Cape of Good Hope.
Sekitar 30% berlian industri yang dipakai di AS
sekarang ini merupakan hasil sintesis.

2. STRUKTUR ATOM KARBON (C)


Sifat Fisika dan Kimia Unsur Karbon
a.Sifat Fisika
Fasa pada suhu kamar: padat
Bentuk kristalin: intan dan grafit
Massa jenis: 2,267 g/cm (grafit) dan 3,513 g/cm
(diamond)
Titik leleh: 4300-4700 K
Titik didih: 4000 K
Densitas : 2,267 g/cm3(grafit) 3,515 g/cm3(diamond)
Kalor lebur: 100 kJ/mol (grafit ) dan 120 kJ/mol
(diamond)
Kalor uap: 355,8 kJ/mol
Kalor jenis : 8,517 J/molK (grafit) dan 6,115 J/molK
(diamond)

b. Sifat Kimia
Bilangan oksidasi: 4,3,2,1,0,-1,-2,-3,-4
Elektronegatifitas: 2,55 (skala pauli)
Energi ionisasi: 1086 kJ/mol
Energi ionisasi ke-2: 2352,6 kJ/mol
Energi ionisasi ke-3: 4620,5 kJ/mol
Jari-jaRi atom: 70 pm
Jari-jari kovalen: 77 pm
Jari-jari Vander Waals: 170 pm
konduktifitas termal: 119-165 (grafit)9002300(diamond) W/mK
Struktur Kristal: heksagonal

KARBON

TER IM A K A S IH