You are on page 1of 4

Artemisinin-Based Combination

Treatment Pada Malaria Falsiparum

PENDAHULUAN
Malaria falciparum adalah pembunuh

terbanyak di luar kontrol.Penanganan obat


untuk infeksi yang mematikan ini yang
telah banyak direkomendasikan dan
disediakan selama 50 tahun (yaitu,
klorokuin dan sulfadoksin-pirimetamin)
namun pada sebagian negara-negara tropis
tidak lagi bekerja baik.
Resistensi obat ini mulai muncul di Asia dan
Amerika Selatan dan menyebar ke Afrika.

Terapi sekarang yang direkomendasikan

oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan


didukung oleh GFATM untuk malaria
falsiparum tanpa komplikasi adalah
Artemisinin-Based Combination
Treatments(ACT); ini adalah kombinasi dari
derivatif artemisinin dan struktur lain yang
tidak terkait dan antimalaria eliminasi
lambat.