You are on page 1of 9

BAB 3

METODOLOGI PENELITIAN

3.1

Metode Penelitian
Metodologi merupakan kerangka teoritis yang dipergunakan penulis untuk

menganalisa suatu masalah yang dihadapi, peranan metode sangat penting dalam
penelitian karena disamping untuk mendapatkan data yang akurat metode yang
digunakan juga menentukan baik buruknya hasil penelitian.
3.2

Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian yang diambil penulis dalam penelitian ini yaitu pada PT.

Pertamina (Persero) Refinery Unit II Sungai Pakning.


3.3

Objek Penelitian
Adapun objek penelitian Tugas Akhir ini yaitu Seluruh Karyawan PT.

Pertamina (Persero) Refinery Unit II Sungai Pakning.


3.4

Jenis Dan Sumber Data

3.4.1 Jenis Data


Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis data yaitu:
1. Data Kualitatif
Menurut Sugiyono (2008:207) Data kualitatif adalah data yang berupa
keterangan atau informasi yang tidak berupa angka. Seperti berdirinya
perusahaan, struktur organisasi, bidang usaha, program kerja dan keterangan
lain yang berkaitan dengan perusahaan
2. Data Kuantitatif
Menurut Sugiyono (2008:207) Data Kuantitatif adalah data yang diukur dalam
suatu skala numeric. Data Kuantitatif ini dilakukan untuk mendukung
penelitian ini.

19

3.4.2 Sumber Data


Dalam penelitian ini penulis menggunakan dua jenis sumber data yaitu:
1. Data Primer
Menurut Sugiyono (2010:137) yaitu data yang dikumpul dan diolah sendiri
oleh penulis yang bersumber dari objek penelitian yang berkaitan dengan
masalah yang akan diteliti berupa data yang diperoleh dari responden,
wawancara, observasi serta hal-hal lain yang mendukung penelitian
2. Data Sekunder
Menurut Sugiyono (2010:137) yaitu data tambahan yang telah tersedia di PT.
Pertamina (Persero) Refinery Unit II Sungai Pakning dan dari tulisan-tulisan
serta laporan-laporan dari beberapa sumber yang terkait dengan penelitian ini.
3.5

Populasi Dan Sampel

3.5.1 Populasi
Menurut sugiyono (2009:115), Populasi adalah wilayah generalisasi yang
terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu
yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditrik kesimpulannya.
Dalam hal ini yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
Karyawan PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit II Sungai Pakning yang
berjumlah 129 orang.
3.5.2 Sampel
Menurut sugiyono (2009:116), sampel adalah bagian dari jumlah dan
karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sampel merupakan bagian dari
populasi yang dapat dijadikan sampel penelitian dan dianggap dapat mewakili
populasi atau elemen penelitian. Sampel yang diambil sebanyak 65 (enam puluh
lima) orang yang bekerja dibagian kantor. Dikarenakan tidak diizinkannya untuk
mengambil sampel yang berkerja dibagian pabrik.

20

3.6

Teknik Sampling
Menurut Sugiyono (2009) Teknik

sampling adalah teknik pengambilan

sampel. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah Porposive
Sampling yaitu yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu yaitu
hanya karyawan PT. Pertamina bagian kantor saja.
3.7

Teknik Pengumpulan Data


Untuk memperoleh data dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik

sebagai berikut :
1. Studi Pustaka
Dalam hal ini peneliti mengadakan pendekatan dengan mempelajari teori-teori,
leteratur dan buku-buku karya ilmiah yang berhubungan dengan masalah yang
diteliti
2. Daftar Pertanyaan (kuesioner)
Menurut Sugiyono (2009:199), Dalam hal ini, peneliti membuat kuesioner
berupa pertanyaan pada pada selembar kertas dan ditujukan kepada karyawan
dan honorer yang menjadi responden pada PT. Pertamina (Persero) Refinery
Unit II Sungai Pakning
3. Observasi
Sugiyono (2009:203), Dalam hal ini, peneliti langsung terjun kelapangan
untuk melihat secara langsung situasi kerja karyawan pada PT. Pertamina
(Persero) Refinery Unit II Sungai Pakning
4. Wawancara
Wawancara yaitu teknik pengumpulan data dengan mengadakan tanya jawab
secara lansung dengan responden.
3.8

Pengukuran Skala
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan skala likert. Sugiyono (2009:

132) yaitu skala yang digunakan untuk mengukur sikap dan pendapatan serta
persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena yang terjadi. Pada
skala ini variabel yang akan diteliti dijabarkan menjadi indicator variabel.
21

Kemudian indikator tersebut dijadikan titik tolak untuk menyusun pertanyaan.


Untuk memperluas analisis kualitatif, maka jawaban akan diberikan skor(nilai)
sebagai berikut:
1. Untuk jawaban Sangat Setuju (SS) diberikan skor 5
2. Untuk jawaban Setuju (S) diberikan skor 4
3. Untuk jawaban Ragu-ragu (RR) diberikan skor 3
4. Untuk jawaban Tidak Setuju (TS) diberikan skor 2
5. Untuk jawaban Sangat Tidak Setuju (STS) diberikan skor 1
Untuk menentukan skor masing-masing variabel diberikan identifikasi skor
sebagai berikut:
1. Untuk skor kelas 5 atau kategori Sangat Tinggi mean skornya 4,21 5,00
2. Untuk skor kelas 4 atau kategori Tinggi mean skornya 3,41 4,20
3. Untuk skor kelas 3 atau kategori Sedang mean skornya 2,61 3,40
4. Untuk skor kelas 2 atau kategori Rendah mean skornya 1,81 2,60
5. Untuk skor kelas 1 atau kategori Sangat Rendah mean skornya 1,00 1,80
3.9

Metode Analisa Data


Metode analisa data yang digunakan adalah kuantitatif yaitu dengan

menganalisa data berupa angka-angka yang diolah dengan menggunakan alat


analisa berupa metode analisis regresi dan kolerasi sederhana.
1. Analisis Korelasi Sederhana
Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas
dan variabel terikat yaitu pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan. Untuk
menguji pengaruh variabel motivasi terhadap kinerja karyawan menggunakan
rumus korelasi sederhana dan koefisien determian, kemudian menggunakan
uji t untuk menentukan taraf signifikannya (Sugiyono, metologi penelitian
bisnis)
a. Rumus korelasi sederhana
n XY (X) (Y)
r =
2

) (Y)2}{n(Y2) (Y)2}

22

Keterangan :
rxy = Koefisien korelasi yang dicari
N = Banyaknya subjek pemilik nilai
X = Nilai Variabel 1
Y = Nilai Variabel 2
2.

Analisis Regresi
Analisis regresi yang digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel
bebas dan variabel terikat yaitu antara pengaruh motivasi dengan kinerja
karyawan. Adapun analisis regresi yang digunakan pada laporan ini yaitu
menggunakan rumus regresi linear sederhana.
Rumus persamaan regresi linier sederhana:
Y = a + bX
Keterangan:
Y=

Subyek dalam variabel dependen yang diprediksikan

A=

Harga Y bila X = 0 ( harga konstanta)

b = Angka atau arah koefisien regresi yang menunjukan angka


peningkatan

ataupun

penurunan

variabel

dependen

yang

didasarkan pada variabel independen. Bila b (+) maka baik, dan


bila (-) maka terjadi penurunan.
X=

Subyek pada variabel independen yang mempunyai nilai tertentu.

Dari rumus penelitian regresi linier sederhana diatas dapat dicari nilai a
dan nilai b dengan menggunakan cara sebagai berikut:
( Y) (X2) (X) (XY)
a=
n (X2) (X)2

b=

n (X2) (X)2

23

Kemudian menggunakan Koefisien determinan (r2) untuk mengukur besarnya


pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan.
KD = r2 x 100%
Keterangan : KP = Koefisien determinan
r = Nilai koefisien korelasi
b. Taraf signifikan korelasi sederhana

thitung = r

n-2
1 r2

Keterangan :
thitung = Nilai t
r

= Nilai koefisien korelasi

= Jumlah sampel

Dengan Asumsi (thitung)


Ho diterima jika, t hitung

t tabel atau Sig.> 0,05

H a diterima jika, t hitung> t tabel atau Sig

0,05

t hitung digunakan untuk menghitung tingkat signifikan anatara variabel X


terhadap variabel Y. Bila t hitung > t tabel tingkat kesalahan 5 % maka dapat
dikatakan motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan
dan jika t hitung < t tabel tingkat kesalahann 5% maka dapat dikatakan
motivasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
3.10 Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah jenis
penelitian assosiatif. Menurut Sugiyono (2009:55) penelitian asosiatif yaitu
penelitian yang bersifat pengaruh antara variabel yang satu dengan variabel yang
24

lainnya, disini penulis meneliti seberapa besar pengaruh motivasi terhadap kinerja
karyawan pada PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit II Sungai Pakning. Dimana
dalam jenis penelitian ini dilakukan pengamatan dan informasi data yang
diperoleh adalah data aktual dan dirangkum menjadi suatu keputusan kesimpulan
serta pertimbangan kemudian dihubungkan dengan teori yang relevan guna
memperoleh hasil penelitian yang akurat.
3.11 Hipotesis Penelitian
Hipotesis adalah jawaban sementara dari permasalahan yang akan diteliti
dan dibahas. Dari hipotesi ini, suatu penelitian akan mengarahkan pada tujuan
penelitian itu sendiri oleh karena itu hipotesis diperlukan sebagai pengarah dalam
rangka melakukan dan mengumpulkan data.
Bertitik tolak dari permasalahan yang diajukan dan tujuan penelitian serta
landasan teori mengenai penghargaan kerja, maka dapat diajukan hipotesis adalah
sebagai berikut:
Ha : Motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Pertamina (Persero)
Refinery Unit II Sungai Pakning
Ho : Motivasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Pertamina
(Persero) Refinery Unit II Sungai Pakning
Penelitian ini diterima apabila memenuhi 2 (dua) syarat:
1. Variabel Independen berpengaruh terhadap variabel Dependen
2. Signifikan pengaruh tersebut dilihat dari uji t hitung > t tabel

0,05 satu sisi

atau dengan nilai < 0,05


Apabila salah satu syarat tersebut tidak terpenuhi, maka hipotesa dinyatakan
ditolak.
Berdasarkan penjelasan diatas, dapat digambarkan bentuk hipotesisnya
sebagai berikut:

25

Motivasi
X

Kinerja Karyawan

Gambar 3.1
Hipotesis motivasi terhadap kinerja karyawan PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit II
Sungai Pakning

3.12 Definisi Konsep


Definisi konsep adalah batasan-batasan yang terdapat dalm hipotesis, yang
berguna untuk menjaga agar dalam pembahasan nanti tidak terjadi penyimpangan
makna atau ketidakjelasan batasan penelitian dari masing-masing variabel dalam
penelitian ini. Adapun definisi konsep dari masing-masing variabel adalah:
1. Motivasi
Motivasi adalah dorongan atau gerakan bagaimana caranya mengerahkan daya
dan potensi bawahan, agar mau bekerja sama secara produktif berhasil
mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditentukan (Hasibuan, 2007:141).
2. Kinerja karyawan
Kinerja Karyawan (Prestasi Kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan
kuantitas yang dicapai oleh seorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya
sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara
2006:9).
3.13

Definisi operasional
Definisi operasional ialah suatu definisi yang didasarkan pada karakteristik

yang dapat diobservasikan dari apa yang sedang didefinisikan atau mengubah
konsep-konsep yang berupa konstruk dengan kata-kata yang menggambarkan
perilaku atau gejala yang di amati dan apa yang dapat diuji dan ditentukan
kebenarannya oleh orang lain.

26

Dalam penelitian ini, definisi operasional diperlukan untuk mengumpulkan


data dan pengukuran data. Adapun defenisi operasional dari masing-masing
variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Tabel 3.1Definisi Operaional, Indikator-indikator dan Skala Penelitian
No.

Definisi Operasional

Indikator

Sub Indikator

Skala

Penelitian

Setiap

Indikator
1.

Motivasi adalah dorongan


atau

gerakan

bagaimana

a. Motivasi

caranya mengerahkan daya

langsung

dan potensi bawahan, agar


mau bekerja sama secara

b. Motivasi tak

produktif berhasil mencapai

langsung

dan

mewujudkan

yang

2.

telah

tujuan

1.
2.
3.
4.
5.

Kenaikan Jabatan
Bonus
Penambahan Gaji
Tunjangan Hari raya
Pujian

SS = Sangat setuju

1.
2.

Fasilitas memadai
Ruangan
yang
nyaman
Penempatan posisi
yang tepat
Mesin-mesin yang
baik

STS = Sangat tidak setuju

3.

ditentukan

(Hasibuan, 2007:141).

4.

Kinerja Karyawan

1.
2.
3.
4.
5.

(Prestasi

Kerja) adalah hasil

kerja

a. Faktor internal

secara kualitas dan kuantitas


yang dicapai oleh seorang
karyawan

dalam

melaksanakan

tugasnya

sesuai

dengan

tanggung

jawab

yang

diberikan

kepadanya
(2006:9)

Mangkunegara

b. Faktor eksternal

1.
2.
3.
4.
5.

Pekerja keras
Kreatif
Kepribadian baik
Loyalitas
Terbuka atau mau
menerima kritik dari
orang lain
Lingkungan kerja
Fasilitas kerja
Tindakan Pimpinan
Sikap
Prilaku

= Setuju

RR = Ragu-ragu
TS = Tidak setuju

SS = Sangat setuju
S

= Setuju

RR = Ragu-ragu
TS = Tidak setuju
STS = Sangat tidak setuju

27