You are on page 1of 10

Autoroute Desain PCB pada Eagle dengan Bantuan

Electra Shape Based PCB Autorouter


JUL 24
Posted by eko_rudiawan

Pada beberapa minggu lalu Saya telah memposting tentang aplikasi autorouter yang bernamaElectra.
Untuk
lebih
jelasnya
silahkan
merujuk
ke
postingan
saya
pada
berikuthttps://blognyaeko.wordpress.com/2012/06/07/download-electra-shape-based-pcb-

link

autorouter-full-license/.
Nah untuk kali ini saya akan sedikit share tentang penggunaan aplikasi ini yang digunakan untuk
membantu proses autorouting layout PCB pada Eagle. Kenapa harus menggunakan Electra untuk
melakukan autorouting ? Bukankah Eagle juga memiliki fasilitas autorouting bawaannya ? Bagi Saya
jawabannya simpel, karena saya tidak puas dengan hasil autorouting yang dihasilkan oleh Eagle
dikarenakan hasil autorouting tidak bagus, tidak rapi, dan juga kadang masih banyak jalur yang tidak
terhubung atau proses routing tidak selesai 100%. Nah, karena alasan itulah Saya menggunakan Electra
sebagai autorouternya. Jadi dalam hal ini kita mendesain PCB dengan dua aplikasi. Eagle hanya
digunakan untuk menyusun tata letak komponen, sedangkan untuk routing jalurnya kita gunakan
Electra. Untuk lebih jelasnya akan saya jelaskan di bawah ini.
Pada tutorial ini saya tidak akan menjelaskan dari awal proses pembuatan desain PCB dari proses
mendesain skematik. Saya akan mulai menjelaskan dari tahap desain PCB telah menjadi file .BRD dan
sudah disusun tata letaknya seperti gambar di bawah ini

Pada gambar di atas dapat dilihat jelas bahwa desain PCB sudah siap dirouting, dalam artian
susunannya sudah rapi. Jika desain Anda sudah seperti ini ada beberapa hal yang perlu dilakukan
sebelum melakukan autorouting. Salah satu hal yang perlu dilakukan adalah mengatur Design Rule dari
PCB yang Anda buat. Design Rule merupakan bagian yang digunakan untuk mengatur spesifikasi dari
desain PCB yang ingin Anda buat, contohnya ukuran lebar track minimal, ukuran lubang pad minimal,

jarak antara pad, jarak antara pad dan track, dan banyak lagi. Karena PCB yang akan Saya buat
nantinya adalah 1 layer, maka kita tidak perlu melakukan pengaturan secara detail, cukup yang
penting-penting saja seperti ukuran track minimal dan ukuran pad minimal. Untuk melakukan
pengaturan Design Rule, Anda dapat memilih menuTools => Drc

Setelah itu lakukan pengaturan pada bagian Sizes, ganti Minimum Width dan Minimum Drillsesuai
dengan yang Anda inginkan. Nilai minimum width disini nantinya akan berpengaruh pada ukuran track
minimal yang akan digenerate oleh autorouter.

Setelah itu simpan settingan Design Rule Anda pada folder yang sama dengan lokasi penyimpanan file
BRD Anda, agar memudahkan untuk mencarinya nanti. Pilih tab Filekemudian klik button Save As.
Simpan dengan nama sesuka Anda.

Tahap pengaturan Design Rule telah selesai, sekarang kita akan lanjutkan untuk proses autoroutingnya.
Yang pertama kita akan memanggil User Language Program (ULP) dari Electra. Klik pada simbol ULP,
kemudian masuk ke lokasi folder tempat Electra terinstall.

Karena Saya menggunakan Eagle versi 6.2.0 maka yang Saya pilih adalah ULP yang versi 6x. Jika Anda
menggunakan versi Eagle di bawah versi 6 maka sesuaikan ULP yang Anda gunakan. Setelah Anda
mengklik Open maka akan muncul window baru yang meminta Anda untuk menyimpan file DSN.
Simpan saja seperti biasa pada folder yang sama dengan file BRD Anda.

Selanjutnya Anda akan diminta membuka file Design Rule ( *.dru ). Buka file Design Rule yang sudah
Anda buat tadi.

Selanjutnya akan muncul window baru Electra Autorouter Setup, disini Anda juga dapat melakukan
pengaturan seperti pada Design Rule. Yang perlu kita atur disini yang pertama adalah Layers. Karena
kita menggunakan 1 layer maka layer atas harus kita matikan / off dan layer bawah pilih yang Any

Kemudian masuk ke tab Wiring, pengaturan disini sama seperti pada design rule tadi mengatur lebar
minimum track, minimum hole, dll. Yang perlu kita atur disini adalah Wire Grid dan Via Grid ( jika
menggunakan PCB double layer ). Isikan nilai gridnya, kemudian klik OK

Sampai ditahap ini kita lupakan dulu Eagle nya, sementara diminimiza saja. Kemudian buka aplikasi
Electra Anda. Buka file DSN yang telah disimpan tadi.

Setelah file dibuka, pada aplikasi Electra akan muncul layout PCB seperti yang kita buat di Eagle tadi,
namun bedanya gambarnya terlihat jelek dibandingkan yang kita buat di Eagle tadi.

Lakukan proses autorouting dengan mengklik Autoroute => Run, Ganti nilai Init Route danFinal
Route menjadi 100. Kemudian klik OK, biarkan proses autorouting selesai

Contoh hasil routingan yang sudah jadi seperti gambar di bawah ini

Selanjutnya kita harus mengexport hasil routingan ini ke sebuah Script yang bisa dibaca oleh Eagle.
Klik File => Export => Script, kemudian simpan di folder yang sama dengan file BRD Anda.

Sekarang lupakan aplikasi Electra Anda dan kita kembali lagi ke Eagle PCB. Klik simbol Script (SCR)
seperti gambar di bawah ini. Kemudian pilih file Script yang sudah di export dari aplikasi Electra tadi.

Sekarang lihat pada gambar layout Anda, kaki-kaki kompoenen sudah terhubung dengan track hasil
dari autorouting yang dilakukan Electra tadi.

Anda dapat mengedit layout PCB Anda atau menambahkan polygon agar kelihatan lebih menarik. Hasil
layout PCB Saya yang sudah jadi dapat dilihat di bawah ini