You are on page 1of 3

2.3.4.

Nyamuk Anopheles sp
2.3.4.1. Taksonomi Nyamuk Anopheles sp
Kingdom

: Animal

Phylum

: Arthropoda

Kelas

: Insecta

Ordo

: Diphtera

Family

: Culicidae

Sub Family

: Anophelini

Genus

: Anopheles

Spesies

: Anopheles sp

2.3.4.2. Morfologi Nyamuk Anopheles sp


Panjang telur kurang lebih 1 mm dan memiliki pelampung di kedua sisinya. Dalam
keadaan diam (istirahat), jentik nyamuk anopheles sejajar dengan permukaan air. Larva
nyamuk ini beristirahat secara paralel dengan permukaan air. Pupa, Mempunyai tabung
pernapasan yang berbentuk lebar dan pendek yang digunakan untuk pengambilan oksigen
dari udara. Dewasa, bercak pucat dan gelap pada sayapnya dan beristirahat di kemiringan 45
derajat suatu permukaan. Warnanya bermacam-macam, ada yang hitam, ada pula yang
kakinya berbercak- bercak putih.
2.3.4.3. Siklus Hidup Nyamuk Anopheles
Kelangsungan kehidupan nyamuk diperlukan air, tanpa air siklus hidup nyamuk akan
terputus. Tingkatan kehidupan nyamuk ketika berada di dalam air ialah: telur. jentik,
kepompong. Setelah satu atau dua hari telur berada didalam air, maka telur akan menetas dan
keluar jentik. Jentik yang baru keluar dari telur masih sangat halus seperti jarum.Dalam
pertumbuhannya jentik anopheles mengalami pelepasan kulit sebanyak empat kali. Waktu
yang diperlukan untuk pertumbuhan jentik antara 8-10 hari tergantung pada suhu, keadaan
makanan serta species nyamuk. Dari jentik akan tumbuh menjadi kepompong (pupa) yang
merupakan tingkatan atau stadium istirahat dan tidak makan. Pada tingkatan kepompong ini

memakan waktu satu sampai dua hari. Setelah cukup waktunya, dari kepompong akan keluar
nyamuk dewasa yang telah dapat dibedakan jenis kelaminnya. Setelah nyamuk bersentuhan
dengan udara, tidak lama kemudian nyamuk tersebut telah mampu terbang, yang berarti
meninggalkan lingkungan berair untuk meneruskan hidupnya didarat atau udara,

dalam

meneruskan keturunannya. Nyamuk betina kebanyakan hanya kawin satu kali selama
hidupnya. Biasanya perkawinan terjadi setelah 24 sampai 48 jam dari saat keluarnya dari
kepompong.
Nyamuk anopheles pada umumnya aktif mencari darah pada waktu malarn hari. Ada
spesies yang aktif mulai senja hingga menjelang tengah malam dan sampai pagi hari.
Nyamuk anopheles terutama hidup di daerah tropik dan subtropik, namun bisa juga di daerah
beriklim sedang dan bahkan di daerah afrika, anopheles jarang ditemukan pada ketinggian
lebih dari 2600 m, sebagian besar nyamuk anopheles ditemukan pada daerah rendah.
Nyamuk anopheles bisa menyebabkan penyakit malaria. Nyamuk ini suka menusuk dalam
posisi menungging alias posisi badan, mulut, dan jarum yang dibenamkan ke kulit manusia
dalam keadaan segaris. Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit jenis
plasmodium ditandai demam berkala, menggigil dan berkeringat. Penyakit ini dapat
mengakibatkan kematian bagi penderitanya.