You are on page 1of 2

Abses spasium submental

Spasium ini terletak diantara m.milohioid dan m.plastima. di depannya melintang


m.digastrikus, berisi elenjar limfe submental. Perjalanan abses kebelakang dapat meluas
ke spasium mandibula dan sebaliknya infesi dapat berasal dari spasium submandibula.
Gigi penyebab biasanya gigi anterior atau premolar.
Gejala klinis ditandai dengan selulitis pada regio submental. Tahap akhir akan terjadi
supuratif dan pada perabaan fluktuatif positif. Pada npemeriksaan intra oral tidak tampak
adanya pembengkakan. Kadang-kadang gusi disekitar gigi penyebab lebih merah dari
jaringan sekitarnya. Pada tahap lanjut infeksi dapat menyebar juga kearah spasium yang
terdekat terutama ke arah belakang.

Gambar 2.11 : a. Ilustrasi penyebaran abses ke daerah submental


b. Tampakan klinis
Sumber : Oral Surgery, Fragiskos Fragiskos D, Germany, Springer
Batas-Batas
Submental space
Anteriorly - Mandible
Posteriorly Hyoid
Superiorly Mylohyoid
Inferiorly Skin and subcutancou tissue, platysma and deep cervical fascia.
Medially Common space, no medial wall
Laterally Anterior belly of digastric
Rencana Perawatan
Pasien ini sering membutuhkan terapi antibiotika, juga insisi ekstra oral untuk membuat
drainase yang baik. Karrena pembengkakan ekstraoral, maka dibuat insisi ekstraoral.

Drainase (intervensi bedah) harus dibuat sesegera mungkin untuk mengeluarkan pus,
mengurangi absorbsi bahan toksis, mencegah penyebaran infeksi di dalam tulang dan
memberi jalan untuk terlokalisasinya penyakit.