You are on page 1of 3

Nama : Lutfi Rizky Fauzi

NIM

: 1112096000020

Amoxicillin
Amoxicillin adalah suatu antibiotic yang digunakan untuk penanganan kasus infeksi
yang disebabkan oleh bakteri. Selain untuk penanganan infeksi oleh bakteri,
amoxicillin juga dapat digunakan untuk menangani pneumonia, infeksi kulit, dan
infeksi kandung kemih. Umumnya jalur masuk amoxicillin ke tubuh adalah melalui
oral. Amoxicillin termasuk dalam golongan antibiotic -laktam dikarenakan adanya
cincin -laktam pada strukturnya.
-laktam

Mekanisme kerja
Amoxicillin bekerja melawan bakteri dengan cara mencegah terbentuknya dinding
sel pada bakteri. Hal ini akan mencegah terjadinya reaksi ikatan silang antara
peptidoglikan untuk menjadi polimer yang terbentuk dari sebagian besar komponen
dinding sel pada bakteri gram positif dan sebagian kecil komponen dinding sel dari
bakteri gram negative.

Meskipun demikian, untuk mencegah terjadinya kerusakan yang diakibatkan oleh


antibiotic, bakteri memiliki suatu system pertahanan diri untuk melawan antibiotic

ini dengan suatu enzim yakni -laktamase. Enzim ini akan menyerang cincin laktam dan merusaknya sehingga terjadi perubahan struktur dari antibiotic. Hal ini
akan mengakibatkan antibiotic menjadi inaktif. Tetapi, amoxicillin bersifat resisten
terhadap -laktamase sehingga ia tidak akan terpengaruh oleh adanya enzim laktamase ini.

Cephalosporin
Cephalosporin adalah suatu antibiotic yang termasuk kedalam kelompok antibiotic
-laktam seperti halnya amoxicillin. Antibiotik ini berasal dari suatu jamur yakni
Fungus acremonium dan secara umum dikenal dengan nama cephems.

Mekanisme kerja
Secara umum seperti halnya antibiotic dari golongan -laktam lainnya, mekanisme
kerja dari cephalosporin sama dengan mekanisme kerja antibiotic -laktam lainnya.
Ia akan menghambat reaksi ikat silang pada peptidoglikan dengan cara meniru
ujung dari precursor peptidoglikan. Dengan demikian, protein pengikat antar
peptidoglikan dapat terhambat. Namun, tidak seperti amoxicillin yang bersifat
resisten dari enzim -laktamase yang dikeluarkan oleh bakteri, antibiotic jenis ini
bersifat lemat terhadap enzim ini. Sehingga pada antibiotic jenis ini biasanya
ditambahkan -laktamase inhibitor seperti asam klavulanat.

Penggunaan antibiotic dianjurkan untuk melawan bakteri jahat penyebab penyakit


yang masuk kedalam tubuh. Tetapi penggunaannya haruslah sesuai aturan dan
tidak bisa dikonsumsi secara terus menerus. Akibat dari konsumsi antibiotic secara
asal dapat mengakibatkan:

1. Gangguan pencernaan
2. Kerusakan hati
3. Resistensi bakteri