You are on page 1of 6

JENIS VALIDITAS

PENGUKURAN
Validitas Isi (Content Validity)
Validitas Kriterium (Criterion
Validity)
Validitas Konstruk (Construct
Validity)
Validitas Muka (Face Validity)

VALIDITAS ISI[1/2]
Tingkat representativitas isi atau
substansi pengukuran terhadap konsep
(pengertian) variabel sebagaimana
dirumuskan dalam definisi operasional.
Ada 5 aspek mengukur tingkat
religiusitas,
tapi peneliti hanya
menggunakan 3 aspek saja kuesioner
tidak memiliki validitas isi yang tinggi
2

VALIDITAS ISI[2/2]
Peneliti ingin mengukur keikutsertaan
dalam program KB dengan menanyakan
metode kontrasepsi yang dipakai, tapi
jawaban dalam kuesioner tidak
mencakup semua metode kontrasepsi
kuesioner tidak memiliki validitas isi.
Status ekonomi keluarga hanya dari segi
penghasilan ayah, padahal ditentukan
juga dari penghasilan ibu dan anak
3

VALIDITAS KRITERIUM
Sifat yang menggambarkan tingkat
keterandalan suatu instrumen pengukuran
(prediktor) untuk meramal keadaan atau
kemampuan tertentu (kriterium) subjek.
Seorang mahasiswa ketika tes masuk
mendapat nilai tinggi, kemudian selama
mengikuti kuliah hingga tamat, ternyata
mendapat nilai bagus alat ukur berupa tes
masuk memiliki validitas kriterium yang
handal
4

VALIDITAS KONTRUK
Ketepatan pengukuran dalam menilai ciri
atau keadaan subjek yang diukur,
sehubungan dengan teori atau hipotesis
yang melatar belakanginya.
Untuk mengukur pengetahuan ibu hamil
tentang gizi balita. Seluruh pertanyaan
berhubungan dengan pengetahuan
mengenai gizi balita. Bila ada pertanyaan
tentang gizi secara umum atau gizi lainnya
tidak mempunyai validitas konstruk yang
baik
5

VALIDITAS MUKA
Tidak menunjukkan apakah alat ukur
mengukur apa yang hendak diukur.
Hanya menunjukkan bahwa dari segi
muka/rupa, suatu alat ukur tampaknya
mengukur apa yang hendak diukur.
Untuk mengukur kemampuan supir harus
disuruh mengendarai mobil. Bila dengan
ujian tertulis (-) memiliki validitas muka
6