You are on page 1of 24

ASUHAN KEPERAWATAN

PADA LIMFOMA
Oleh : Ns. Nurul Huda M. Kep Sp Kep MB

Limfoma
Limfoma atau kanker kelenjar getah bening

adalah sejenis kanker pada sistem limfatik


yang tumbuh akibat mutasi (terjadinya
perubahan) sel limfosit (sejenis sel darah
putih) yang sebelumnya normal menjadi
abnormal dan ganas.
Seperti halnya limfosit normal, limfosit ganas
dapat tumbuh pada berbagai organ dalam
tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa,
sum-sum tulang, darah maupun organ

KLASIFIKASI LIMFOMA
Limfoma Hodgkin
Limfoma non Hodgkin

Limfoma Hodgkin (LH)


Merupakan limfoma maligna khas yang

ditandai oleh adanya sel reed sternberg


Ditandai dengan pembesaran progresif
nodus limfa, limfa dan jaringan limfoid lain
yang tidak terasa menyakitkan

Limfoma Non Hodgkin


( LNH )
Sekelompok penyakit heterogen , sel ganas

yang berupa sel limfosit yang berbeda pada


tingkat diferensiasinya dan berproliferasi lebih
banyak
Sel yang berproliferasi bisa limfosit B dan
limfosit T

Faktor Predisposisi
Usia : lebih banyak ditemukan pada usi 18-35

tahun, kemuduan diatas 50 tahun


Jenis kelamin : lelaki lebih banyak dari wanita
Gaya hidup : konsunsi tinggi lemak, merokok
Pekerjaan : terpapar bahan kimia

Etiologi
Infeksi virus : Epsten Barr Virus
Pasien dengan penurunan sistem imun :

seperti pasien yang menerima transplantasi


organ
Faktor genetik ( jewish and first degree
relatives)

Manifestasi Klinik
Asymptomatik ( most cases)
Pembesaran pada kelenjar getah bening :

paling sering pada daerah leher,


supraclavicular, cervical dan regio mediatinal,
pada LNH
Demam
Gatal gatal
Nyeri pada saat minum alkohol

Manifestasi Klinis
Manifestasi gejala lokal biasanya disebabkan

karena penekanan dan obstruksi akibat


lymphodenopathy seperti gejala pada
pericardial, efek dari penekanan pada daerah
spinal, gejala sistemik akibat kompresi pada
vena cava superior , Gangguan pada
ekstremitas serta gangguan ginjal akibat
obstruksi urethra.

Gejala Spesifik
Demam berkepanjangan lebih dengan suhu

38 derajat
Keringat malam
Berat badan turun lebih dari 10 % tanpa
penyebab

Gejala

Penyebab

Kemungkinan
timbulnya gejala

Gangguan
pernafasan

Pembesaran kelenjar

Pembengkakan

getah bening di dada

20-30%

wajah
Hilang nafsu makan
Sembelit
Nyeri

berat
perut

perut kembung

Pembesaran kelenjar

atau getah bening di perut

30-40%

Pembengkakan tungkai

Penyumbatan pembuluh getah bening di


selangkangan atau perut

10%

Penurunan berat badan


Diare

Penyebaran limfoma ke usus halus

10%

Malabsorbsi
Pengumpulan cairan di
sekitar paru-paru
(efusi pleura)

Penyumbatan pembuluh getah bening di


dalam dada

20-30%

Daerah kehitaman dan


menebal di kulit yang

Penyebaran limfoma ke kulit

10-20%

Penyebaran limfoma ke seluruh tubuh

50-60%

terasa gatal
Penurunan berat badan
Demam
Keringat di malam hari

Gejala

peneybab

Kemungkina
n timbulnya
gejala

Perdarahan ke dalam saluran pencernaan


Penghancuran sel darah merah oleh limpa
yang membesar & terlalu aktif
Anemia
(berkurangnya jumlah sel darah
merah)

Penghancuran sel darah merah oleh antibodi


abnormal (anemia hemolitik)
Penghancuran sumsum tulang karena
penyebaran limfoma
Ketidakmampuan sumsum tulang untuk
menghasilkan sejumlah sel darah merah
karena obat atau terapi penyinaran

30%,

pada

akhirnya

bisa

mencapai 100%

Klasifikasi Penyakit LH
1. Type lymprocyte predominant

gambaran patologis kelenjar getah bening


terdiri dari sel limfosit dewasa sel SR,
biasanya pada anak anak dan berprognosis
baik
2. Type mixed cellularity
gambaran marfologinya pleomorfik dengan
sel sel plasma, eosinofil, neutrofil, limfosit
dan banyak sel SR , mengenai organ ekstra
nodul, prognosis agak jelek

Klasifikasi Penyakit LH
3. Type Lymphocyte depleted

Gambaran patalogis mirip diffuse histocytic


lymphoma, sel SR mendominasi. Prognosi
sangat jelek
4. Tipe Nodular Scelorosis
sel nodul dipisahkan oleh serat kolagen,
didapatkan SR atipik, prognosis jelek, sering
menyerang kelenjar mediastinal

Klasifikasi LNH
limfositik, diferensiasi baik
limfositik diferensiasi buruk
Campuran, limfositik histiositik
Histiositik
undifferntiated

Stadium
Stadium

Penyebaran Penyakit

Harapan Hidup

Terbatas pada kelenjar getah


bening dari satu bagian tubuh

>95 %

II

Mengenai kelenjar getah bening


dari 2 atau lebih daerah pada
sisi yang sama

> 80 %

III

Mengenai kelenjar getah bening


diatas dan dibawah diafragma

60- 80 %

IV

Mengenai kelenjar getah bening


dan bagian tubu lainnya

< 60 %

Pemeriksaan Diagnostik
Biopsi Nodus Limfa
Biopsi sumsum tulang, hati, mediastinal
Laparaskopi
Uji hematologis
Pemeriksaan kadar alkalin fosfatase : melihat

keterlibatan hati
CT Scan
Limfangiogram

Penatalaksanaan
Radioterapi : dilakukan pada stadium I dan II

dengan dosis 3500-4000 rad selama 4


minggu.
Kemoterapi : dilakukan pada stadium III dan
IV atau stadium I dan II yang mempunyai
massa agak lebih besar, Jenis kemoterapi
yang digunakan LH : kombinasi ABVD
( adriamicyn, leomisin, vinlastin dan
Dakarbazin ), untuk LNH : CVP, CHOP dll)
Kombinasi kemoterapi dan Radiasi

Nursing Management
Assessment

Nursing Diagnosis
Ineffective Protection / Risk of infection

related to neutropenia or leukocytosis


Decreased Cardiac output related to
thrombocytopenia secondary to treatment#
Fatique related to side effect treatment, low
Hb levels, pain
Imbalanced Nutrition : less than body
requirement
etc

Nursing Intervention
Lindungi pasien dari infeksi
Berikan antibiotik sesuai dengan terapi
Berikan analgesic ( hindari jenis aspirin dan

acetaminophen karena akan meningkatkan


trombositopenia dan menyamarkan demam)
Hindari perdarahan
Lakukan treament konservasi enegy
Berikan antiemetik
Sediakan makanan tinggi kalori dan oral
supplements

TERIMA KASIH