You are on page 1of 17

Gusti Askolani Habibi

Kata Pengantar
Segala puja dan puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kenikamatan yang luar biasa terhadap makhluk lainnya sehingga kita diberikan akal yang sehat baik jasmani dan rohani.Puji syukur penulis kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, sang Pencipta alam semesta, manusia, dan kehidupan beserta seperangkat aturan-Nya, karena berkat limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan tema Modul Jaringan Komputer yang sederhana ini dapat terselesaikan sesuai dengan apa yang telah diharapkan. Modul jaringan komputer ini berisikan materi yang memang dibutuhkan oleh dunia usaha yang memang berkembang pada sistem komunikasi. Modul ini sebagai dasar pengetahuan anatar komputer yang saling berinteraksi hingga interaksi di dunia tanpa batas waktu dan tempat sehingaa bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja Bagi seorang pemula perlu memahami konsep-konsep jaringan komputer sampai type-type jaringan komputer ini akan membaeriikan pemahaman seseorang akan modul jaringankomuputer ini. Terjadinyasebuah intraksi di dunia modern ini dengan menggunkan internet maka seseorang akan mendapatkan sebuah tampilan berupa gambar, audio, video, document. Tampilan itu menjadi sebuah manfaat besar bagi penggunanya pada bidang bisnis, media pembelajaaran, hiburan, berita, ataupun sebagai komunikasi secara langsung maupun tidak langsung.

MODUL JARINGAN KOMPUTER

Oleh: Gusti Askolani Habibi 081024027 2008A

Dosen pembimbing:

Drs. Mustadji, M.Pd.

TEKNOLOGI PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

DAFTAR ISI
Halaman Sampul................................................................................I Kata Pengantar...................................................................................II Daftar Isi.............................................................................................III PENDAHULUAN................................................................................... Definisi Jaringan Komputer................................................... Manfaat Jaringan Komputer.................................................. A. C. D. E. Type Jaringan Komputer....................................................... B. Komponen Perangkat Lunak.................................................

Komponen Perangkat Keras................................................. Topology Fisik....................................................................... Topology Logik...................................................................... Ringkasan............................................................................................. Tugas....................................................................................................

JARINGAN KOMPUTER Modul ini secara berurutan mengungkapkan definisi Jaringan komputer, tipe jaringan komputer, komponen-komponen jaringan komputer, dan topology jaringan komputer. Pembahasan utama pada jaringan komputer ditekankan pada sebuah topologi jaringan komputer, dikarenakan pada jaringan komputer ini menggambarkan perbedaan-perbedaan yang biasa dipakai oleh perusahaan ataupun lembaga sehingga dapat dilihat dari kedudukannya dalam penelitian maupun dari skala pengukurannya. Setelah berakhir mempelajari modul ini, pembaca diharapkan mampu : 1. Memahami definisi jaringan komputer 2. Mengidentifikasikan tipe jaringan komputer 3. Mengidentifikasikan komponen-komponen jaringan komputer 4. Menerapkan topologi pada jaringan komputer Pemahaman jaringan komputer ini sangat penting dalam penggunaan topologi jaringan komputer, sebab dalam pengggunaan topologi itu terbagi menjadi 2 yaitu: topologi fisik dan topologi logikal. Menghubungkan pusat komputer kepada komputer lain dalam satu jaringan, dan topologi logikal merupakan pengiriman data dari komputer ke komputer lain secara berurutan. Sehingga penerapan yang berkembang dari jaringan jaringan komputer, seperti yang dilakukan pada modul ini sangat berkaitan dan relevansi dengan penerapan modul komputer sebelumnya, seperti penerapan modul dasar komputer. Untuk mempelajari modul jaringan komputer ini dibutuhkan waktu sebanyak 3 x 50 menit serta penambahan 1x 50 menit untuk mengerjakan tugas. Tugas yang wajib dikerjakan ada modul ini adalah gambarkanlah penerapan-penerapan jaringan komputer yang ada di sebuah lembagalembaga atau perusahaan.

Definisi Jaringan Komputer


Definisi jaringan komputer adalah :
Prosedur beserta berbagai metode teknis untuk saling menghubungkan berbagai alat dan sumber daya komputer yang ada (interkoneksi), sehingga dapat saling bertukar data dan informasi, dengan menggunakan sumber daya jaringan yang ada secara bersama-sama. Definisi lain tentang jaringan komputer (komputer network) adalah : Sekumpulan komputer yang terhubung antara satu dengan yang lain melalui suatu media komunikasi tertentu dan aturan tertentu, sehingga masing-masing komputer dapat saling berkomunikasi. Berdasarkan definisi diatas, syarat suatu jaringan adalah : 1. Komputer yang digunakan lebih dari satu (minimal 2). 2. Masing-masing komputer dihubungkan melalui suatu media tertentu (misal: kabel, gelombang dan lain-lain). 3. Terjadi komunikasi antar masing-masing komputer anggota jaringan komputer. 4. Ada aturan yang mengatur (protocol), sehingga perbedaan hardware, sistem operasi tidak menjadi penghalang untuk terjadinya komunikasi dalam jaringan komputer. Yang dimaksud komunikasi dalam jaringan komputer adalah masing-masing komputer dalam jaringan dapat saling mengirim dan berbagai sumber daya komputer dengan komputer yang lain.

Manfaat Jaringan Komputer


Saat ini, penggunaan jaringan dalam suatu instansi/perusahaan sudah menjadi suatu keharusan. Ada banyak manfaat yang diperoleh suatu perusahaan dengan diimplementasikannya jaringan komputer. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari penerapan jaringan komputer : 1. Berbagi pakai (Sharing) sumber daya komputer Jaringan komputer memungkinkan penggunaan bersama suatu sumber daya komputer (resource) seperti printer, hard disk, CDRom, dan hardware yang lain. Selain itu, dapat juga dilakukan sharing perangkat lunak (software) seperti: Aplikasi, software database, dan lain-lain. Dengan dapat dilakukannya sharing sumber daya komputer, akan berakibat penuruan biaya dan kemudahan dalam berkomunikasi. 2. Berbagi pakai (sharing) file dan informasi. Selain dapat melakukan sharing sumber daya komputer, dalam jaringan komputer memungkin pengguna untuk bagi pakai file, data dan informasi dengan cepat dan mudah. Misal: pengguna A yang bekerja dilantai 1 dapat meminta file yang dikerjakan oleh pengguna B yang berada di lantai 10, dengan sangat mudah dan cepat tanpa harus beranjak dari tempat duduk. Apa yang terjadi jika tidak ada jaringan 3. Integrasi Data

Jaringan komputer memungkinkan integrasi data dari berbagai komputer yang terpisah, ke dalam pusat pengolahan data sehingga memudahkan pengambil keputusan untuk memperoleh informasi yang lengkap, akurat dan tepat. 4. Komunikasi Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pemakai, baik melalui direct PC, email, FTP, Telnet, message dan lain-lain. Dalam hal ini, jaringan komputer dapat berfungsi sebagai alat komunikasi yang efektif baik dalam lingkungan terbatas (private) maupun global (internet). 5. Keamanan data Jaringan komputer dapat melindungi data yang terpusat pada server dengan baik, karena sistem operasi jaringan telah didesain secara khusus agar dapat melakukan pengamanan terhadap data dan informasi dengan berbagai cara dan level. Pengamanan data dapat dilakukan dengan cara : pengaturan hak akses, penggunaan login dan password, firewall, enkripsi dan lain-lain. Dan masih banyak lagi keuntungan, baik secara langsung maupun tidak dengan diterapkan jaringan komputer.

Tipe Jaringan Komputer


Ada dua tipe jaringan komputer, yakni: 1. Peer to Peer (Workgroup) Dalam tipe ini, masing-masing komputer dalam jaringan memiliki kedudukan yang sama. Masing-masing komputer dapat berfungsi sebagai server (penyedia) dan client(pengguna). Antar komputer dapat saling menggunakan dan menyediakan sumber daya sehingga dapat digunakan bersama. Jaringa jenis ini, biasanya diaplikasi pada jaringan skala kecil. Implementasi jaringan peer to peer biasanya menggunakan sistem operasi windows 98/Me, walaupun windows yang lain juga dapat digunakan. Keuntungan: Hemat Investasi, karena tidak diperlukan pembelian komputer dan perangat lunak untuk server yang harganya sangat mahal. Mudah diimplementasikan Kekurangan: Sulit dalam manajemen jaringan, karena data, informasi, user yang disharing tersebar, tidak terpusat. Masalah keamanan.

2. Client Server Pada jaringan client server, terdapat satu atau lebih komputer yang berfungsi sebagai server (penyedia layanan) yang melayani banyak komputer yang berfungsi sebagai client (pengguna layanan). Pada jaringan tipe ini, ada pembedaan yang jelas mana komputer server dan mana komputer client. Manajamen jaringan biasanya dilakukan secara terpusat, karena semua data, user dan password, informasi dan lain-lain tersimpan dalam komputer pusat (server).

Implementasi jaringan client server, untuk server dapat menggunakan sistem operasi windows 2000/2003 server, Unix, Linux. Sedangkan untuk client, dapat menggunakan sistem operasi apa saja. Keuntungan: Manajemen terpusat Kemudahan perawatan Tingkat keamanan lebih tinggi Kelemahan: Butuh investasi yang tidak sedikit untuk pembelian komputer server dan perangkat lunak (Misal: Sistem Operasi, Server Web dll) beserta lisensinya. Butuh tenaga ahli (System Administator) Jaringan client server, dapat juga berfungsi seperti workgroup yakni dapat saling sharing file, informasi dan sumber daya komputer yang selajutnya dapat digunakan oleh komputer yang lain.

Beberapa Istilah dalam Jaringan Komputer


Berikut ini, ada beberapa istilah yang berkaitan dengan jaringan komputar : 1. Server 2. Client/Workstation 3. Sharing 4. StandAlone komputer 5. Network Komputer 6. LAN (Local Area Network) 7. WAN (Wide Area Network) 8. Wi Fi 9. Protocol 10. Network Operating System Silahkan didiskusikan dengan pengajar anda penjelasan dari masing-masing istilah diatas.

Komponen Perangkat Lunak (Software)


Perangkat lunak (Software) yang digunakan dalam jaringan komputer baik untuk server maupun client, antara lain: 1. Sistem Operasi Sistem operasi adalah perangkat lunak yang membuat komputer dapat beroperasi. Sistem operasi merupakan perangkat lunak yang pertama kali harus dipasang agar komputer dapat digunakan/dioperasikan. Untuk komputer client, OS yang digunakan : Windows Xp Prof, Win 2000 Proffesional, Win 98/Me, Linux. Sedangkan untuk server, Network Operating System yang digunakan antara lain: Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows 2003 Server, Unix, Novell Netware dan Linux. 2. Program Aplikasi Program aplikasi biasanya digunakan oleh komputer client untuk produktivitas kerja. Yang termasuk dalam program aplikasi antara lain : Microsoft Office, Open Office, Corel Draw, SPSS, Adobe Photoshop, adan lain-lain.

3. Aplikasi Jaringan Aplikasi jaringan merupakan perangkat lunak yang khusus digunakan untuk jaringan komputer, misal: ISA Server, SQUID Software untuk proxy server MS SQL Server, MySQL, Oracle Database Server Qmail, Postfix, Ms Exchange Mail Server IIS, Apache Web Server Superscan, tcpdump, ethereal, windup, ping, route utility untuk jaringan komputer. 6. dan lain-lain. 4. Program Utility Program utility merupakan perangkat lunak yang yang digunakan untuk tujuan spesifik, baik untuk komputer standalone maupun untuk komputer jaringan. Yang termasuk dalam kategori ini al: Winzip, winrar, winamp, antivirus, partition magic, dan lain-lain. 5. Bahasa Pemrograman Bahasa pemrograman adalah perangkat lunak yang memungkinkan pengguna dapat membuat program/perangkat lunak sendiri. Macamnya antara lain: Pascal, C/C++, Visual Basic, VB.NET, C#, J#, C++.NET, Delphi, Java, PHP, ASP, JSP, Python, Ruby dan lainlain. 1. 2. 3. 4. 5.

Komponen Perangat Keras Jaringan Komputer


Perangkat Keras (hardware) adalah seperangkat komponen yang secara fisik dapat dilihat dan dipegang yang merupakan syarat dalam membangun jaringan komputer. Yang termasuk dalam perangkat keras komputer antara lain: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. PC Server Workstation Kartu Jaringan (NIC = Network Interface Card) Kabel HUB/Switch Repeater Bersifat Optional Bridge Router Bersifat Harus

Pembasan secara detail untuk masing-masing komponen diatas, akan dibahas dalam bab tersendiri. Untuk jaringan wireles (tanpa kabel) LAN komponen yang diperlukan antara lain: 1. Access Point Access point berfungsi sebagai titik akses yang menghubungkan komputer-komputer ke dalam sebuah jaringan. Fungsi access point mirip HUB untuk jaringan kabel. Sebuah access point biasanya dilengkapi dengan antena dan port RJ-45/ethernet. Berikut ini gambar access point. Beberapa access point yang beredar dipasaran antara lain: Access point 802.11b, 802.11g, dan dual band yakni access point yang mendukung kedua standar diatas.

2. Wireless Lan Card Adalah ethernet card wireless yang dipasang dislot PCI pada komputer. Agar komputer dapat terhubung ke jaringan tanpa kabel, pada komputer harus terpasang wireless card ini. Wireless card identik dengan Lan Card/Ethernet pada jaringan kabel. Wireless Lan Card yang beredar dipasar antara lain: model 802.11b, model 802.11g, dan model dual band yang mendukung kedua standar.

3.

Wireless PCMCIA Adalah kartu jaringan yang digunakan untuk komputer jinjing (notebook).kartu ini dipasang pada slot PCMCIA pada notebook. Beberapa notebook keluaran terbaru sudah dilengkap dengan perangkat wireless LAN.

4. Wireless USB Merupakan perangkat altenatif untuk wireless LAN. Wireless USB dapat digunakan sebagai pengganti wireless LAN dan wireless PCMCIA. Alat ini menggunakan port USB untuk komunikasinya, sehingga mudah untuk dipasang.

Topologi Jaringan
Topologi Jaringan menggambarkan strukur jaringan, atau bagaimana sebuah jaringan komputer didesain. Berdasarkan fungsinya ada dua macam topologi yakni: 1. Topologi Fisik (Physical topology) merupakan layout aktual dari kabel-kabel (media) jaringan. Yang termasuk dalam kategori ini antara lain: Bus, Ring, Start, Extended Star, Hierarchical, dan Mest. 2. Topologi Logik (Logical topology); mendefinisikan bagaimana media diakses oleh hosthost. Meliputi : Ethernet, Token Ring, ARC net, dan FDDI.

Topologi Fisik (Physical Topology)


Topologi fisik merupakan cara yang digunakan untuk menghubungkan masing-masing host/workstation didalam suatu jaringan. Topologi fisik menggambarkan secara fisik bagaimana masing-masing host/workstation dalam jaringan dihubungkan melaluai suatu media (kabel). Secara umum, ada tiga jenis yang termasuk dalam topologi fisik yakni: 1. Topologi Bus

Merupakan segmen backbone tunggal melalui kabel lurus panjang, dimana semua host dikoneksikan langsung. Karakteristik topologi bus antara lain: Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node. Signal melewati kabel 2 arah dan mungkin terjadi tabrakan data (collision) Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan mati. Sederhana dalam implementasi/instalasi dan tidak memerlukan biaya yang besar. Sinyal dikirim dan diterima pada setiap alat/device yang tersambung pada kabel backbone, signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat lainnya yang tidak dituju akan mengabaikan sinyal tersebut.

Gambar 4.1 Topologi Bus Topologi bus banyak digunakan pada masa masa kejayaan kabel coaxial/BNC. Topologi bus cocok digunakan untuk jaringan kecil, dengan menggunakan kabel coaxial/BNC, dan tidak memakai HUB. 2. Topologi start Menghubungkan semua kabel ke sebuah central node. Central node ini biasanya berupa HUB atau switch. Topologi star banyak digunakan diberbagai tempat karena kemudahan untuk menambah, mengurangi, atau mendeteksi kerusakan jaringan yang ada. Kabel yang digunakan pada topologi ini adalah kabel jenis UTP. selain itu, diperlukan HUB sebagai penghubung antara komputer. Jadi, selama port HUB masih mencukupi maka penambahan komputer dalam jaringan sangat mudah dilakukan. Tinggal ngolor kabel, lalu ditancapkan antara komputer dengan HUB maka sudah terhubung ke jaringan. Karakteristik topologi star antara lain: Setiap node terhubung langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi. Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node (HUB/Switch). Jika satu kabel node terputus, maka kabel node yang lainnya tidak terganggu (masih tetap aktif). Kabel yang digunakan biasanya jenis UTP Ilustrasi topologi star, seperti berikut:

Gambar 4.2 Topologi start

3. Topologi ring Mengkoneksikan host pertama ke host berikutnya, dan host terakhir ke host pertama sehingga membentuk seperti lingkaran (tanpa ujung). Karakteristik topologi ring : Sederhana dalam layout Lingkaran tertutup yang berisi node-node Signal mengalir dalam satu arah sehingga tabrakan data (collision) dapat dihindari, sehingga pergerakan data lebih cepat dan collision detection lebih sederhana. Biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik, melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan terlihat seperti topologi star. Ilustrasi topologi ring dalam layout seperti berikut: Gambar 4.3 Ring Topologi Ketiga jenis topologi diatas adalah topologi dasar dalam jaringan komputer. Dalam implementasinya, penggabungkan ketiga topologi diatas sangat dimungkinkan. Artinya, sebuah jaringan komputer dapat merupakan penggabungan dua atau tiga topologi dasar diatas. Topologi hasil penggabungan dari topologi dasar dikenal sebagai topologi hybrid.

Topologi Logik
Topologi logik, adalah topologi jaringan berdasarkan metode akses terhadap masing-masing host dalam jaringan. Topologi logik terdiri dari : 1. Ethernet Pertama kali dikembangkan oleh xerox Corp pada tahun 1970-an dan menjadi populer pada tahun 80-an karena diterima sebagai standar IEE 802.3. Ethernet bekerja berdasarkan broadcast network, dimana setiap node menerima setiap transmisi yang dikirim oleh sebuah node menggunakan metode CSMA/CD (Carrier Sence Multiple Access/Collision Detection) baseband. Cara kerja: a. Sebelum mengirim paket data, setiap node melihat apakah network juga sedang mengirim paket data. Jika network busy node akan menunggu sampai tidak ada sinyal lagi yang dikirim oleh network. b. Jika network sepi barulah node itu mengirimkan paketnya. Jika pada saat yang sama terdapat 2 node yang mengirim data, maka akan terjadi tabrakan data (collision). Jika terjadi collision, kedua node mengirimkan sinyal jam ke network dan semua node untuk berhenti mengirimkan paket data dan kembali menunggu. Kemudian secara random, node-node itu kembali menunggu dan mengirimkan data. Paket yang mengalami collision akan dikirim kembali saat ada kesempatan. c. Kecepatan 10 Mbps dan menurun seiring banyaknya node yang terpasang dan semakin banyak kemungkinan tabrakan. Pengembangan lebih lanjut dari ethernet adalah fast ethernet atau 100BASE-T10 yang menyediakan jalur transmisi sampai 100 Mbps dan sering digunakan sebagai backbone dari jaringan, mendukung workstaion dengan 10 base T card/NIC.

Gigabit Ethernet menyediakan tingkat ethernet yang lebih tinggi untuk mendukung backbone yaitu kecepatan transmisi sampai dengan 1000 mbps. Ilustrasi toplogi ethernet seperti gambar berikut

Gambar 4.4 Model topologi Ethernet 2. Token Ring Model token ring dikembangkan oleh IBM. Menggunakan token passing untuk mendeteksi tabrakan sinyal dalam network. Skema token ring dapat dijelaskan sbb: sebuah token bebas mengalir pada setiap node melalui network. Saat sebuah node ingin mengirimkan paket, node tersebut meraih dan melekatkan frame atau paketnya ke token, dan token tidak dapat digunakan lagi oleh node yang lain sampai data mencapai tujuannya. Jika data telah sampai, maka token dibebaskan dan mengalir dalam network dalam satu arah dan setiap node dipoll satu persatu. Kecepatan model token ring adalah 4 mbps dan 16 mbps). Ilustrasinya seperti gambar berikut:

Gambar 4.5 Cara Kerja model Token Ring 3. ARC net Dikembangkan oleh datapoint pada tahun 1970-an dan dipopularkan oleh Standar Microsystem Inc. Prinsip yang digunakan adalah token passing skema dan broadcast skema. Prinspi kerjanya secara sederhana dapat dijelaskan sbb: Token dilewatkan ke setiap node yang memiliki nomor broadcast tertentu dengan kecepatan 2.5 mbps dan 20 mbps. 4. FDDI (Fiber Distributed Data Interchange) Menggunakan kabel fiber optik dan bekerja berdasarkan dua ring konsentrik, masing-masin berkecepatan 1200 mbps dengan menggunakan skema token passing. Salah satu ring dapat berfungsi sebagai backup atau dibuat menjadi pengirim saja (mengirim dan menerima data dalam arah yang berbeda). Jumlahnya bisa mencapai 100 node dengan jarak sampai 200 km. FDDI tidak kompatibel dengan ethernet namun ethernet dapat dienkapsule dalam paket FDDI.FDDI buka merupakan standar IEE. Ilustrasinya seperti gambar 4.6 berikut ini.

RINGKASAN
Dibangunnya jaringan komputer adalah untuk berbagai pemakaian data, informasi dan sumber daya komputer (printer, hard disk dll) antara satu pengguna dengan pengguna yang lain. Suatu jaringan komputer yang hanya terdiri dari beberapa komputer. Masing-masing komputer terhubung ke jaringan (HUB) melalui media kabel. Semua jaringan diatas, dihubungkan dengan satu server. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari pemenuhan sebuah modul ini yaitu: Pada bagian konsep jaringan komputer terdapat: 1. Definisi jaringan komputer 2. Manfaat jaringan komputer Berbagi pakai (Sharing) sumber daya komputer Berbagi pakai (sharing) file dan informasi. Integrasi Data Komunikasi keamanan data 3. Type jaringan komputer Peer to peer Client server Pada Bagian komponen-komponen jaringan komputer terdapat: 1. Komponen perangkat lunak (software) Sistem operasi Program aplikasi Aplikasi jaringan Program uility Bahasa program 2. Komponen perangkat keras (hardware) PC Server Workstation Kartu Jaringan Kabel Router Repeater Kabel

HUB/Switch Bridge

Pada bagian Topology Jaringan komputer terdapat: 1. Topology fisik Topology bus Topology start Topology ring 2. Topologi Logic Token Net ARC Ring FDDI TUGAS Buatkanlah sebuah topology jaringan komputer yang terdapat pada sebuah lembaga sekolah, warnet, dan sebuah perusahaan. Kemukakan topolgy tersebut beserta jenis-jenisnya!

DAFTAR PUSTAKA
www.ilmukomputer.com www.phetonx.com www.ppkbunesa.co.id