You are on page 1of 2

Abses perimandibular, submandibular dan pterygomandibular

Abses perimandibular adalah abses yang berlokasi pada margo mandibula sampai submandibular space, merupakan kelanjutan serous periostitis. Patofisiologi : Proses supurasi yang mencari jalan keluar ekstraoral dan terlokalisir di antara margo inferior mandibula sampai submandibular space. Pada pemeriksaan didapatkan: Keadaan umum: Lemah, lesu, malaise Demam

Pemeriksaan Ekstra oral : Asimetri wajah Tanda radang jelas Trismus Fluktuasi +/Tepi rahang tidak teraba

Pemeriksaan intra oral: Periodontitis akut Muccobuccal fold normal Fluktuasi (-)

Abses submandibular adalah abses yang berlokasi pada submandibular space. Submandibular space memiliki batas inferior fascia profunda dari hyoid sampai mandibula, batas lateral corpus mandibula, dan batas superior mukosa dasar mulut. Keadaan umum: Lemah, lesu, malaise Demam

Pemeriksaan Ekstra oral :

Asimetri wajah Tanda radang jelas Fluktuasi + Tepi rahang teraba

Pemeriksaan intra oral: Periodontitis akut Muccobuccal fold Fluktuasi (-)

Abses pterygomandibular adalah abses yang terjadi pada petrygomandibular space. Abses dibatasi di bagian medial oleh M. pterygoideus dan lateral oleh ramus mandibula. Klinis: nyeri telan, trismus +/-, bengkak EO tidak nyata Intraoral: Fluktuasi (+) Dr. Rahajeng
www.dokterblog.wordpress.com