You are on page 1of 2

Cook chill: Semua makanan yang sudah dimasak dibungkus dengan wadah dan disimpan di tempat dingin (chiller),

, sehingga dapat digunakan untuk 2-3 hari. Cook freeze: Semua makanan yang sudah dimasak dibungkus sesuai porsi, lalu dilakukan proses pembekuan dengan cepat (sistem blast freezer), sehingga dapat digunakan dalam waktu 2 minggu sampai 3 bulan. Keuntungan: Mengurangi beban kerja karyawan Mengurangi biaya gaji karyawan Dapat mempertahankan kualitas makanan pada tingkat yang sama Tidak terjadi kelebihan menu Variasi menu bisa lebih banyak. Kekurangan: Membutuhkan tempat penyimpanan dingin dan beku lebih banyak Perlu biaya besar untuk pembeliaan peralatan dan pengoperasiannya (tenaga listrik) Memiliki titik kritis terjadinya kontaminasi Perlu alat pemanas makanan (mikrowave dan oven) Perlu pengembangan dan modifikasi resep dan bahan baku untuk menjamin produk berkualitas tinggi. Assembly/ serve Tidak dilakukan proses pemasakan awal Menjual dan melayani makanan jadi/ olahan (ready to eat) Keuntungan: Modal yang dibutuhkan relatif sedikit Sedikit menggunakan tenaga kerja dan tidak membutuhkan ahli memasak Ruangan dibutuhkan relatif kecil Lebih banyak jenis menu yang dapat disajikan pada konsumen Biaya operasional untuk air, listrik dan bahan panas lebih minim Tidak membutuhkan unit pencucian alat Kelemahan: Membutuhkan alat penyimpanan yang memadai Biaya tinggi pada pengadaan makanan, sehingga harga jual tinggi Terbatasnya persediaan beberapa jenis makanan

Dapat terjadi penurunan kualitas makanan dan daya terimakonsumen Membutuhkan ketrampilan pelayan dalam menjual produk Perlu tempat yang indah dan menarik Jumlah produksi sampah cukup tinggi, karena alat makan bersifat sekali

pakai(disposable ware)

Payne, J & Palacio. Introduction to Foodservice. 2009; Spear, M C Foodservice Organizations, A Managerial and Systems Approach. 5th edition