You are on page 1of 157

PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) MEDAN

TESIS

Oleh

KHAIRUL AKHIR LUBIS 057019017/IM

K O L A

S
PA

A S A R JA

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2008


Khairul Akhir Lubis : Pengaruh Pelatihan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt Perkebunan Nusantara Iv (Persero) Medan, 2008 USU Repository 2008

PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) MEDAN

TESIS

Untuk Memperoleh Gelar Magister Sains dalam Program Studi Ilmu Manajemen pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara

Oleh

KHAIRUL AKHIR LUBIS 057019017/IM

SEKOLAH PASCASARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2008

Judul Tesis

: PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) MEDAN Nama Mahasiswa : Khairul Akhir Lubis Nomor Pokok : 057019017 Program Studi : Ilmu Manajemen

Menyetujui Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Arnita Zainoeddin, M.Si) Ketua

(Dr. Rismayani, S.E., MS) Anggota

Ketua Program Studi

Direktur

(Dr. Rismayani, S.E., MS)

(Prof. Dr. Ir. T. Chairun Nisa B., M.Sc)

Tanggal lulus : 21 Nopember 2008

Telah diuji pada Tanggal : 21 Nopember 2008

PANITIA PENGUJI TESIS Ketua Anggota : Prof. Dr. Arnita Zainoeddin, M.Si. : 1. Dr. Rismayani, SE, MS 2. Prof. Dr. Paham Ginting, MS 3. Drs. H.B. Tarmizi, SU 4. M. Syahyunan, S.E., M.Si

LEMBAR PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa Tesis yang berjudul : PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) MEDAN. Adalah benar hasil karya saya sendiri dan belum dipublikasikan oleh siapapun sebelumnya. Sumber-sumber data dan informasi yang digunakan telah dinyatakan benar dan jelas.

Medan, September 2008 Yang Membuat Pernyataan

Khairul Akhir Lubis

ABSTRAK Menyadari bahwa sumber daya manusia adalah aset penting perusahaan yang memiliki kemampuan berkembang sebagai penentu keberhasilan perusahaan dalam jangka panjang, maka peningkatan keterampilan sumber daya manusia berada di ururtan tertinggi. Memiliki sumber daya manusia yang teruji kemampuan, keterampilan, setia pada perusahaan, bersemangat dalam mencapai tujuan perusahaan akan membuat perusahaan tetap mampu bersaing dalam era persaingan global. Terlebih bagi perusahaan yang merupakan lokomotif kemajuan ekonomi di Indonesia, khususnya di sektor agribisnsis seperti PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan, pemberian pelatihan dan motivasi kepada para karyawan harus terus dilakukan. Ini dimaksudkan agar keterampilan, pengetahuan, sikap, loyalitas, semangat kerja dan komitmen pada perusahaan meningkat sehingga setiap pekerjaan akan lebih mudah diselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan kinerja yang pada akhirnya juga akan meningkatkan produktivitas dan profitabilitas perusahaan di dalam dunia usaha yang berkompetisi secara global. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan, baik secara parsial maupun secara simultan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan, baik secara parsial maupun secara simultan. Teori yang digunakan untuk mendukung pembahasan dalam penelitian ini adalah teori Manajemen Sumber Daya Manusia, khususnya yang berkaitan dengan pelatihan, motivasi kerja dan kinerja karyawan. Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan pimpinan, pria dan wanita di Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan yang berjumlah 155 orang. Adapun teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling (sampel pertimbangan) karena yang akan diteliti kinerjanya adalah karyawan pelaksana yang telah mengikuti pelatihan, maka sebagai penilai kinierja karyawan adalah karyawan pimpinan sehingga karyawan pimpinan yang dijadikan sebagai sampel. Metode pengumpulan data dilakukan dengan angket dan studi dokumentasi. Model analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R) diperoleh sebesar 8.81%. hal ini berarti bahwa kemampuan variabel independen (pelatihan dan motivasi kerja) menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel dependen (kinerja karyawan) sebesar 8.81%, sedangkan sisanya merupakan variabel yang tidak terungkap. Kata Kunci: pelatihan, motivasi kerja dan kinerja karyawan.

ABSTRACT Realize that human resources is impportant assets of business that having capability to grow up who determine of success of business in the longterm, so that the increasing skill of human resources must be in the first rate. Having human resources the put to a test of ability, skill, loyal for company, conscious to reach the goal of business will make the enterprise have ability to compete in the global competition. Especially for business as a locomotive of economic progress in Indonesia, in particularly in agribusiness sector like Medan Commercial Agricultural Enterprise Archipelago IV, giving training and motivation to staff must be done. It means that skill, knowledge, loyality, attitude, enthusiasm of work, and comitment for enterprise will be increase so that every work will be done easier, exactly time, exactly goal until can increasing performance and so that the last increasing productivuty and profitability in the world business in global competition. The formulation of problem in this research is what are training and motivation of work that effect of staff Performance on Medan Commercial Agricultural Enterprise Archipelago IV in partial and simultaneously. This research aimed to recognize and analyze The Effect of Training and Motivation of Work for Staff Performance on Medan Commercial Agricultural Enterprise Archipelago IV in partial and simultaneously. The theories used to support the discussion in this research include theory Human Resources Management, particularly related to Training, Motivation and Performance. The population of research is all management staff men and women in the Centre Office on Medan Commercial Agricultural Enterprise Archipelago IV that total 155 peoples. The technic of sample determination in this research is purposive sampling because that will be thorough of performance is implementer staff have been receive training so that as assessor of staf performance is management staff. The method of data collection is distribution of questionnaires and documentation study. The method of analysis used is multiple linear regression analysis by using software SPSS. The research result by regression found that training and motivation of work simultaneously or patially have significant effect on performance of staff on Medan Commercial Agricultural Enterprise Archipelago IV. The value of determination coefficient (R2) gained is 88.10%. this means that ability of independent variable (training and motivation of work) explains its effect on dependent variable (staff performance), 88.10% and the rest 11.90% variable is unexpressed (latent). Keywords : training, motivation of work and staff performance.

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirabbilalamin, kehadirat ALLAH SWT, atas segala Karunia dan limpahan Rahmat-Nya dan shalawat beriring salam kepada Rasulullah Muhammad SAW sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini. Penelitian ini merupakan tugas akhir pada Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. Judul penelitian yang dilakukan penulis adalah: Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan. Penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang mendukung, membantu, dan memberikan sumbangannya kepada penulis baik moril maupun materil selama proses pembuatan tesis ini yang penulis tujukan kepada: 1. Prof. Chairuddin P. Lubis, DTM&H., SpA(K), selaku Rektor Universitas Sumatera Utara. 2. Prof. Dr. Ir. T. Chairun Nisa B, M.Sc., selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 3. Dr. Rismayani, S.E., MS., selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Komisi Pembimbing. 4. Prof. Dr. Arnita Zainoeddin, M.Si., selaku Ketua Komisi Pembimbing yang telah membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan penulisan tesis ini. Universitas Sumatera Utara, sekaligus selaku Anggota

5. Prof. Dr. Paham Ginting, MS., HB Tarmidzi, S.E., SU, dan Amlys S. Silalahi, S.E., M.Si., serta M. Syahyunan, S.E., M.Si., selaku Komisi Pembanding atas saran dan kritik yang diberikan. 6. Seluruh Dosen dan pegawai di Program Studi Magister Ilmu Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 7. Kedua orang tua penulis, yaitu Ayahanda tercinta H. Sahdan Lubis (Alm) dan Ibunda tersayang Hj. Saibatul Aslamiyah (Almh). 8. Istri tercinta Vivianti Novita, S.E., M.Si dan anak pertamaku tersayang Azizah AlAkhir Lubis. 9. Rekan-rekan mahasiswa Angkatan IX di Program Studi Magister Ilmu Manajamen Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara atas kerjasamanya selama penulis menempuh studi dan menyelesaikan penulisan tesis ini. Penulis menyadari tesis ini masih banyak memiliki kekurangan dan jauh dari sempurna. Namun harapan penulis semoga tesis ini bermanfaat kepada seluruh pembaca. Medan, Penulis September 2008

Khairul Akhir Lubis

DAFTAR ISI

Halaman ABSTRAK ......................................................................................................... ......i ABSTRACT ....................................................................................................... ......ii KATA PENGANTAR....................................................................................... ......iii DAFTAR ISI...................................................................................................... ......v DAFTAR TABEL ............................................................................................. ......ix DAFTAR GAMBAR......................................................................................... ......xi DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................... xii

BAB I PENDAHULUAN.................................................................................. .....1 I.1 I.2 I.3 I.4 I.5 I.6 Latar Belakang .................................................................................. .....1 Perumusan Masalah .......................................................................... .....3 Tujuan Penelitian .............................................................................. .....3 Manfaat Penelitian ............................................................................ .....4 Kerangka Berpikir............................................................................. .....4 Hipotesis............................................................................................ .....6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA....................................................................... .....7 II.1 Penelitian Terdahulu ......................................................................... .....7 II.2 Teori Tentang Pelatihan .................................................................... .....10

II.2.1 Pengertian Pelatihan ................................................................ .....10 II.2.2. Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis)...... .....12 II.3 Teori Tentang Motivasi Kerja........................................................... .....17 II.3.1 Pengertian Motivasi................................................................. .....17 II.3.2 Teori-Teori Motivasi ............................................................... .....19 II.4 Teori Tentang Kinerja ....................................................................... .....22 II.4.1 Pengertian Kinerja ................................................................... .....22 II.4.2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pencapaian Kinerja ........ .....23 II.4.3 Penilai Kinerja ......................................................................... .....25 II.4.4 Dimensi Kinerja ...................................................................... .....26

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ...................................................... .....29 III.1 Tempat dan Waktu Penelitian ........................................................... .....29 III.2 Metode Penelitian ............................................................................ .....29 III.3 Populasi dan Sampel ......................................................................... .....29 III.3.1 Populasi .................................................................................. .....29 III.3.2 Sampel................................................................................... .....30 III.4 Metode Pengumpulan Data ............................................................... .....31 III.5 Jenis dan Sumber Data ...................................................................... .....31 III.6 Identifikasi Variabel.......................................................................... .....31 III.7 Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen ........................................... .....34 III.7.1 Uji Validitas .......................................................................... .....34

III.7.2 Uji Reliabilitas ...................................................................... .....34 III.8 Uji Asumsi Klasik .............................................................................. .....35 III.8.1 Uji Normalitas........................................................................ .....35 III.8.2 Uji Homogenitas...........................................................................35 III.8.3 Uji Linieritas Garis Regresi ................................................... .....37 III.8.4 Uji Multikolinieritas............................................................... .....39 III.8.5 Uji Autokorelasi ..................................................................... .....40 III.9 Teknik Analisis Data.......................................................................... .....41

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN................................. .....45 IV.1 Hasil Penelitian .................................................................................. .....45 IV.1.1 Sejarah Singkat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)....... .....45 IV.1.2 Struktur Organisasi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero). .....49 IV.1.3 Fungsi-Fungsi Perusahaan dan Cakupan Tugas .................... .....51 IV.2 Analisis Validitas dan Reliabilitas ..................................................... .....52 IV.2.1 Pelatihan (X1)......................................................................... .....52 IV.2.2 Motivasi (X2)................................................................................55 IV.2.3 Kinerja Karyawan (Y)............................................................ .....60 IV.3 Karakteristik Responden.................................................................... .....62 IV.3.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ............ .....62 IV.3.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan .. .....62 IV.3.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja ............... .....63

IV.4 Uji Asumsi Klasik.............................................................................. .....64 IV.4.1 Uji Normalitas........................................................................ .....65 IV.4.2 Uji Homogenitas .................................................................... .....66 IV.4.3 Uji Linearitas Garis Regresi .................................................. .....67 IV.4.4 Uji Multikolinieritas .............................................................. .....71 IV.4.5 Uji Autokorelasi..................................................................... .....72 IV.5 Analisis Data...................................................................................... .....72 IV.6 Interpretasi Hasil Pengujian Hipotesis............................................... .....76

BAB V SIMPULAN DAN SARAN.................................................................. .....82 V.1. Simpulan ............................................................................................ .....82 V.2 Saran .........................................................................................................82

DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ .....84

DAFTAR TABEL

No. III.1 III.2 III.3 IV.1 IV.2 IV.3 IV.4 IV.5 IV.6 IV.7 IV.8 IV.9

Judul

Halaman

Populasi dan Sampel Karyawan Pimpinan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.............................................................................................30 Defenisi operasional Variabel ................................................................. ......33 Interpretasi Koefisien Korelasi nilai r ..................................................... ......44 Fungsi Perusahaan dan Cakupan Tugas........................................................ 51 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Pelatihan (X1) Iterasi Pertama................................................................................................52 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Pelatihan (X1) Iterasi Kedua...................................................................................................54 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Motivasi (X2) Iterasi Pertama................................................................................................55 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Motivasi (X2) Iterasi Kedua...................................................................................................57 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Motivasi (X2) Iterasi Ketiga..................................................................................................58 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Kinerja Karyawan (Y) Iterasi Pertama............................................................................................... 60 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Kinerja Karyawan (Y) Iterasi Kedua...................................................................................................61 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin .................................. 62

IV.10 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan ................... ......62 IV.11 Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja ............................... ......63 IV.12 Test of Normality ................................................................................... ......66

IV.13 Test of Homogeneity of Variance .......................................................... ......67 IV.14 Anova Table...................................................................................................68 IV.15 Coefficients ............................................................................................. ......71 IV.16 Model Summaryb ..................................................................................... ......72

DAFTAR GAMBAR

No. I.1 IV.1 IV.2

Judul

Halaman

Kerangka Berpikir................................................................................... .....6 Struktur Organisasi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)........................50 Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual .......................... ....70

DAFTAR LAMPIRAN

No. I. II.

Judul

Halaman

Angket Sebelum Uji Coba ............................................................................ 87 Distribusi Jawaban Responden pada Angket Uji Coba................................. 95

III. Hasil Pengolahan Angket Uji Coba ............................................................. 98 IV. Angket Sesudah Uji Coba ............................................................................. 111 V. Data Mentah Kuesioner................................................................................. 118

VI. Proses Data Mentah Diubah Menjadi Data Baku (Menaikkan Data Ordinal Menjadi Data Interval)..................................................................... 130 VII. Korelasi dan Regresi ..................................................................................... 139

BAB I PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang Sejak tahun 2003, AFTA (Asean Free Trade Area) telah diberlakukan secara bertahap di lingkup negara-negara ASEAN, dan perdagangan bebas akan berlangsung sepenuhnya mulai tahun 2008, selanjutnya mulai tahun 2010 perdagangan bebas di seluruh wilayah Asia Pasifik akan dilaksanakan. Tantangan bagi setiap perusahaan adalah menyiapkan diri menghadapi globalisasi perekonomian untuk mendapatkan keuntungan secara maksimal sekaligus mengurangi kerugian dari persaingan global melalui pengelolaan sumber daya yang efisien dan efektif. Kualitas sumber daya manusia ditentukan oleh sejauh mana sistem di bidang sumber daya manusia ini sanggup menunjang dan memuaskan keinginan karyawan maupun perusahaan. Peningkatan pengetahuan, skill, perubahan sikap, perilaku, koreksi terhadap kekurangan-kekurangan kinerja dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas melalui pelatihan dan motivasi dari pimpinan atau perusahaan. Pelatihan akan memberikan kesempatan bagi karyawan mengembangkan keahlian dan kemampuan baru dalam bekerja agar apa yang diketahui dan dikuasai saat ini maupun untuk masa mendatang dapat membantu karyawan untuk mengerti apa yang seharusnya dikerjakan dan mengapa harus dikerjakan, memberikan

kesempatan untuk menambah pengetahuan, keahlian sedangkan dengan motivasi

akan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk menyalurkan ego individu dan memperkuat komitmen karyawan pada perusahaan. Penilaian atas pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan karyawan atau sering disebut sebagai penilaian kinerja atau penilaian prestasi kerja juga mutlak dilakukan untuk melihat sampai sejauh mana keberhasilan pelatihan dan pemberian motivasi kepada karyawan tersebut Sistem penilaian kinerja karyawan ini merupakan hasil kerja karyawan dalam lingkup tanggung jawabnya yang tentunya mengacu pada suatu sistem formal dan terstruktur yang digunakan sebagai instrumen untuk mengukur, menilai dan mempengaruhi sifat-sifat yang berkaitan dengan pekerjaan,

mengendalikan perilaku karyawan, termasuk tingkat ketidakhadiran, hasil kerja, membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kenaikan gaji, pemberian bonus, promosi dan penempatan karyawan pada posisi yang sesuai. Sejalan dengan uraian di atas, PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, teh dan kakao yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi lokomotif kemajuan ekonomi di Indonesia khususnya di sektor agribisnis harus terus menerus dan berkesinambungan dalam melaksanakan pelatihan dan memotivasi karyawan agar keterampilan, kecakapan, dan sikap karyawan meningkat sehingga setiap pekerjaan akan lebih mudah diselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas dan profitabilitas perusahaan. Tinggi rendahnya pengetahuan, keterampilan dan motivasi kerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan dalam meningkatkan kinerjanya dapat

mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam meningkatkan produktivitasnya. Pengetahuan, keterampilan dan motivasi ini merupakan nilai-nilai yang harus diinternalisasi kepada seluruh karyawan agar karyawan menyadari bahwa mereka adalah tenaga-tenaga kerja terampil yang dibutuhkan untuk kemajuan perusahaan. Penelitian ini dibuat untuk meneliti kedua hal tersebut, yaitu pelatihan dan motivasi kerja karyawan. terhadap kinerja karyawan Sejauh mana pengaruh pelatihan dan motivasi kerja

PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.

I.2. Perumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan?

I.3. Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalahan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.

I.4. Manfaat Penelitian Adapun manfaat dari penelitian ini adalah untuk: 1. Bahan masukan bagi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan dalam masalah pelatihan dan motivasi kerja karyawan dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. 2. Menambah khasanah keilmuan khususnya manajemen sumber daya manusia, yang berkaitan dengan pelatihan dan motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan khususnya di perusahaan perkebunan (agribisnis) dan perusahaan di bidang lainnya umumnya di Medan. 3. Menambah khsanah dan memperkaya penelitian lmiah di Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara, khususnya pada Program Studi Magister Ilmu Manajemen. 4. Untuk peneliti menambah wawasan keilmuan tentang manajemen sumber daya manusia, khususnya tentang pelatihan, motivasi kerja dan kinerja karyawan. 5. Sebagai bahan referensi untuk peneliti selanjutnya yang tertarik tentang pelatihan, motivasi kerja dan kinerja karyawan.

I.5. Kerangka Berpikir Investasi terpenting yang mungkin dilakukan oleh perusahaan adalah investasi insani (human investment) dengan penyisihan dan penyediaan dana untuk

kepentingan pelatihan. Pelatihan merupakan suatu kekuatan yang diharapkan dapat

mempercepat pembinaan sumber daya manusia dengan kompetensi, kemampuan dan tingkat profesionalisme yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan menjelang pasar bebas. Pelatihan dimaksudkan untuk mengoreksi kekurangan-kekurangan kinerja yang berkenaan dengan ketidakcocokan antara perilaku aktual dengan perilaku yang diharapkan. Perilaku aktual yang dimiliki karyawan seperti pengetahuan,

keterampilan, atau sikap atau semangat kerja yang ada pada karyawan (motivasi) yang dibutuhkan untuk menangani suatu pekerjaan yang ada saat ini belum sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Perbedaan ini menimbulkan kesenjangan kompetensi yang jika tidak segera diatasi akan menurunkan kemampuan bersaing perusahaan. Daya saing menurun, maka perusahaan akan mati karena tidak mampu lagi berproduksi. Pelatihan sebagai cara untuk meningkatkan keterampilan kerja dan motivasi kerja merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja. Pada penelitian ini, faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yang akan diteliti adalah mengenai pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap dan

pemberian motivasi yang bertujuan untuk meningkatkan gairah dan semangat kerja karyawan. Untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja maka dibuatlah suatu kerangka pemikiran. Pelatihan dan motivasi kerja adalah sebagai variabel bebas (variabel Independen), sedangkan kinerja karyawan adalah variabel terikat (variabel dependen), maka hubungan antara variabel-variabel bebas

dan variabel terikat dalam penelitian ini digambarkan dalam kerangka pemikiran sebagai berikut:

PELATIHAN

KINERJA
MOTIVASI

Gambar I.1 Kerangka Berpikir

I.6. Hipotesis Berdasarkan rumusan masalah dan kerangka berpikir, maka hipotesis yang dirumuskan adalah Pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II.1. Penelitian Terdahulu Penelitian mengenai pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan telah banyak dilakukan seperti yang dikemukakan beberapa peneliti berikut: Pertama, Abdul Aziz (1998), dengan judul Pengaruh Motivasi, Disiplin dan Ethos Kerja terhadap Produktivitas Karyawan yang telah Mendapatkan

Pelatihan/Menerapkan Gugus Kendali Mutu (GKM) Studi Kasus di Unit Kerja Bakri PT Perkebunan Nusantara VII Lampung. Penelitian ini menggunakan teknik analisis korelasi ganda untuk melihat hubungan antara variabel motivasi, disiplin dan ethos kerja dengan variabel produktivitas kerja karyawan. Analisa regresi ganda digunakan untuk mendapatkan korelasi bersama (r) dari tiga variabel bebas (independen) yaitu motivasi, disiplin dan ethos kerja terhadap variabel terikat yaitu produktivitas

karyawan serta untuk mendapatkan koefisien determinasi ganda (R2). Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan pelaksana yang telah mendapatkan

pelatihan/menerapkan Gugus Kendali Mutu (GKM) yang bekerja di Pabrik Kelapa Sawit I dan II. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Produktivitas kerja karyawan yang telah mendapatkan pelatihan/menerapkan Gugus Kendali Mutu (GKM) Unit Usaha Bekri PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) adalah baik dilihat dari reratanya adalah sebesar 0,97 sedangkan

produktivitas standarnya adalah sebesar 0,80. Berdasarkan analisis diperoleh hasil bahwa karyawan yang produktivitasnya Rendah (R) Nihil, Sedang (S) sebanyak 5 orang (20% dari sampel) dan karyawan yang produktivitasnya Tinggi (T) sebanyak 25 orang (80% dari sampel). Faktor yang menentukan perubahan produktivitas kerja adalah variabel motivasi, disiplin dan ethos kerja karyawan yang telah mendapatkan pelatihan/menerapkan Gugus Kendali Mutu (GKM). Variabel produktivitas kerja sebesar 0,6104 atau 61,04% ditentukan oleh variabel motivasi, disiplin dan ethos kerja, sedangkan sisanya sebesar 38,96% ditentukan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini. Besarnya sumbangan masing-masing variabel adalah: variabel motivasi sebesar 0,008331 dengan taraf signifikan sebesar 0,2737%, variabel disiplin sebesar 0,01259 dengan taraf signifikan sebesar 00,0751 dan variabel ethos kerja sebesar 0,008161 dengan taraf signifikan sebesar 0,00255. Berdasarkan kesimpulan di atas terungkap bahwa motivasi, disiplin kerja dan ethos kerja yang telah mendapatkan pelatihan/menerapkan GKM secara bersamasama mempunyai kontribusi terhadap perubahan pproduktivitas kerjanya. Hasil penelitian ini mendukung kerangka berfikir yang menyatakan bahwa produktivitas akan baik apabila motivasi, disiplin dan ethos kerja karyawan yang bersangkutan baik. Hasil penelititan ini juga terungkap bahwa secara parsial (sendiri-sendiri) variabel disiplin dan ethos kerja karyawan yang telah mendapatkan

pelatihan/menerapkan Gugus Kendali Mutu (GKM) memberikan kontribusi terhadap perubahan produktivitas kerja, sedangkan untuk variabel motivasi tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan produktivitas kerja karyawan yang telah

mendapatkan pelatihan/menerapkan Gugus Kendali Mutu (GKM). Berdasarkan penelitian tersebut untuk meningkatkan produktivitas karyawan di unit usaha Bakri adalah dengan meningkatkan disiplin kerja dan ethos kerja melalui

pelatihan/menerapkan GKM. Persamaan penelitian Abdul Aziz (1998) dengan penelitian yang penulis lakukan adalah penggunaan variabel motivasi untuk mengukur produktivitas karyawan yang telah mendapatkan pelatihan. Kinerja karyawan yang tinggi akan meningkatkan produktivitas karyawan tersebut dan sebaliknya, produktivitas karyawan yang tinggi akan meningkatkan kinerja. Teknik analisa data yang digunakan sama, yaitu korelasi dan regresi linier berganda untuk mengetahui sampai sejauh mana hubungan antara pelatihan dan motivasi kerja karyawan dan untuk mengetahui besarnya pengaruh antara variabel bebas (pelatihan dan motivasi kerja karyawan) dengan variabel terikat (kinerja karyawan), selain itu, persamaan lainnya adalah populasi pada penelitian Abdul Aziz juga karyawan pelaksana yang telah mendapatkan pelatihan, dengan kata lain, Abdul Aziz meneliti tentang pengaruh motivasi pada karyawan yang telah mendapatkan pelatihan terhadap produktivitas sama dengan penelitian yang penulis lakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja karyawan, akan tetapi variabel bebas lainnya yang penulis teliti adalah pelatihan yang juga dihubungkan atau dicari pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Kedua, adalah penelitian yang dilakukan oleh Syafrizal Helmi (2003), dengan judul Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan serta Prestasi Kerja terhadap

Pengembangan Karir Karyawan pada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan Spearman Rank Correlation, terdapat pengaruh yang signifikan antara pelatihan dan pengembangan dengan prestasi kerja karyawan sebesar 0,719. Hal ini berarti korelasi pelatihan dan pengembangan terhadap prestasi kerja erat. Terdapat pengaruh yang signifikan antara prestasi kerja dengan pengembangan karir karyawan sebesar 0,764. Hal ini berarti korelasi antara prestasi kerja dan pengembangan karir erat. Persamaan penelitian Helmi dengan penelitian yang penulis lakukan adalah variabel bebas yang digunakan yaitu pelatihan. Pengembangan karir terkait dengan prestasi kerja, prestasi kerja yang baik mencerminkan kinerja yang baik juga

sehingga pengembangan karyawan juga terkait dengan kinerja karyawan tersebut. Perbedaannya adalah, pada penelitian yang penulis lakukan, teknik analisis data yang penulis gunakan adalah korelasi dan regresi linier berganda karena untuk mengetahui sampai sejauh mana hubungan antara pelatihan dan motivasi kerja karyawan serta untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama (simultan).

II.2. Teori Tentang Pelatihan II.2.1. Pengertian Pelatihan Pelatihan adalah suatu kegiatan untuk memperbaiki kemampuan kerja seseorang dalam kaitannya dengan aktivitas ekonomi. Pelatihan membantu karyawan

dalam memahami suatu pengetahuan praktis dan penerapannya, guna meningkatkan keterampilan, kecakapan, dan sikap yang diperlukan organisasi dalam usaha mencapai. Menurut Siagian (1988: 175) defenisi pelatihan adalah: Proses belajar mengajar dengan menggunakan teknik dan metoda tertentu secara konsepsional dapat dikatakan bahwa latihan dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja seseorang atau sekelompok orang. Biasanya yang sudah bekerja pada suatu organisasi yang efisiensi, efektivitas dan produktivitas kerjanya dirasakan perlu untuk dapat ditingkatkan secara terarah dan pragmatik. Pelaksanaan pelatihan dimaksudkan untuk mendapatkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan, keterampilan yang baik, kemampuan dan sikap yang baik untuk mengisi jabatan pekerjaan yang tersedia dengan produktivitas kerja yang tinggi, yang mampu menghasilkan hasil kerja yang baik. Kebutuhan untuk setiap pekerja sangat beragam, untuk itu pelatihan perlu dipersiapkan dan dilaksanakan sesuai dengan bidang pekerjaannya, dengan demikian pekerjaan yang dihadapi akan dapat dikerjakan dengan lancar sesuai dengan prosedur yang benar. Moekijat (1991: 4) mengatakan pelatihan sebagai berikut: Pelatihan diperlukan untuk membantu pegawai menambah kecakapan dan pengetahuan yang berhubungan erat dengan pekerjaan di mana pegawai tersebut bekerja. Terdapat tiga syarat yang harus dipenuhi agar suatu kegiatan dapat disebut latihan, yaitu: (a) Latihan harus membantu pegawai menambah kemampuannya. (b) Latihan harus menimbulkan perubahan dalam kebiasaan, dalam informasi, dan pengetahuan yang ia terapkan dalam pekerjaannya sehari-hari. (c) Latihan harus berhubungan dengan pekerjaan tertentu yang sedang dilaksanakan ataupun pekerjaan yang akan diberikan pada masa yang akan datang. Pernyataan-pernyataan tentang pelatihan di atas mengungkapkan bahwa pelatihan adalah suatu kegiatan untuk memperbaiki kemampuan kerja seseorang

dalam kaitannya dengan aktivitas ekonomi yang dapat membantu karyawan dalam memahami suatu pengetahuan praktis dan penerapannya guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kecakapan serta sikap seseorang yang diperlukan organisasi dalam mencapai tujuan yang juga harus disesuaikan dnegan tuntutan pekrjaan yang akan diemban oleh seorang karyawan.

II.2.2. Analisis Kebutuhan Pelatihan (Training Needs Analysis) Untuk menghindari terjadinya pemberian suatu pelatihan yang tidak tepat yang akan berakibat pada penggunaan waktu dan uang perusahan yang sia-sia, maka perlu dilakukan identifikasi kebutuhan pelatihan. Analisis kebutuhan pelatihan ini berguna sebagai pondasi bagi keseluruhan upaya pelatihan. Analisis kebutuhan pelatihan ini merupakan usaha-usaha yang sistematis

untuk mengumpulkan informasi pada permasalahan kinerja dalam organisasi dan untuk mengoreksi kekurangan-kekurangan kinerja (performance deficiencies). Kekurangan-kekurangan kinerja berkenaan dengan ketidakcocokan antara perilaku aktual dengan perilaku yang diharapkan. Kesenjangan ini merupakan suatu perbedaan antara perilaku aktual karyawan yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan sikap dengan perilaku karyawan yang diharapkan oleh perusahaan untuk menyelesaikan berbagai tugas atau pekerjaan yang dibebankan kepada karyawan sehingga untuk mengatasi adanya kesenjangan kompetensi individu tersebut, maka perusahaan melaksanakan program pelatihan. (Simamora, 2001)

Berkaitan dengan kebutuhan pelatihan tersebut, maka harus diketahui pengetahuan dan keterampilan apa saja yang dibutuhkan karyawan untuk bekerja dan pengetahuan serta keterampilan apa saja yang telah dimiliki karyawan. Menurut Dale (2003: 35), pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang bisa dikategorikan dalam dua jenis, yaitu: pengetahuan yang disadari, dan pengetahuan yang tidak disadari. Ketika seeorang menjalani kehidupannya, orang tersebut akan mengumpulkan dan mempelajari fakta, menyaksikan peristiwa dan mendapatkan potongan-potongan informasi lain yang kemudian akan ditambahkan ke dalam simpanan kognitifnya. Semua ini akan membentuk memori dan diakses ketika yang bersangkutan memproses informasi baru dan/atau mempersiapkan reaksi terhadap suatu situasi atau orang lain. Ada pula pengetahuan yang berkaitan dengan pekerjaan atau situasi khusus yang diperoleh melalui pendidikan atau pelatihan untuk menjalankan tugas atau serangkaian tugas. Dale juga berpendapat (2003: 29), keterampilan ialah aspek perilaku yang bisa dipelajari dan ditingkatkan melalui latihan yang digunakan untuk memenuhi tuntutan pekerjaan yang tidak bisa diperoleh melalui pendidikan formal, karena dalam penerapannya pada tugas tertentu menuntut kemampuan pribadi masing-masing. Keterampilan yang diwujudkan tersebut menurut Riduwan (2006: 256). antara lain keterampilan dalam menjalankan tugas dan keterampilan mengadakan variasi.

1. Keterampilan Menjalankan Tugas Pada proses pekerjaan di lapangan para karyawan sebagai pelaksana kegiatan operasional mengalami hal-hal yang luas dan kompleks, sehingga pegawai harus dibekali pengetahuan dan keterampilan yang mantap dan handal. Pimpinan yang baik akan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan agar para karyawan sebagai bisa menjalankan pekerjaannya dengan sebaik-baiknya sebagai berikut: a. Meningkatkan partisipasi dalam volume pekerjaan b. Membangkitkan minat dan rasa ingin tahu pegawai terhadap sesuatu c. Masalah yang sedang dihadapi atau sedang dibicarakan. d. Mengembangkan pola berpikir pegawai dan cara bekerja yang baik e. Menuntun proses berpikir karyawan agar dapat bekerja lebih baik f. Membantu pimpinan dalam meningkatkan kinerja karyawan g. Memusatkan perhatian pegawai terhadap masalah-masalah yang sedang ditangani di lapangan. 2. Keterampilan Mengadakan Variasi (Variation Skill) Variasi pemberian rangsangan (motif) pegawai adalah suatu kegiatan pimpinan dalam konteks proses interaksi pekerjaan atau tugas di lapangan yang ditujukan untuk mengatasi kebosanan pegawai sehingga dalam situasi melaksanakan pekerjaan, pegawai senantiasa menunjukkan disiplin, kejujuran, tanggung jawab, antusiasme, serta penuh partisipasi. Secara garis besar tujuan dan manfaat variation skillI adalah sebagai berikut:

a. Menimbulkan dan meningkatkan perhatian pegawai kepada aspek tugas dan tanggung jawab yang diemban yang relevan dengan tugas dan fungsi pegawai. b. Memberikan kesempatan bagi berkembangnya bakat atau prakarsa pegawai yang ingin mengetahui dan menyelidiki pada pekerjaan atau job yang baru. c. Memupuk tingkah laku yang positif terhadap pimpinan dan instansi/lembaga dengan berbagai cara pekerjaan yang lebih hidup dan bervariasi di lingkungan kerja dengan lebih baik. d. Memberikan kesempatan kepada pegawai untuk memperoleh cara menyerap pengarahan pimpinan yang menjadi tugas dan fungsinya sebagai seorang pegawai yang baik. Kemampuan merupakan ungkapan dan perwujudan diri individu termasuk kebutuhan pokok manusia yang bisa terwujud memberikan rasa kepuasan dan rasa keberhasilan yang mendalam. Kemampuan dapat menentukan dan meningkatkan makna hidup manusia dengan segala kompleksitas dan problemnya juga keindahannya (Riduwan, 2006: 252). Menurut Campbel yang disadur oleh Mangunhardjana (Riduwan, 2006: 253), ciri pegawai yang memiliki kemampuan sebagai berikut: 1. Kelincahan mental berpikir dari segala arah Kelicahan mental adalah kemampuan untuk bermain-main dengan ide-ide atau gagasan-gagasan, konsep, kata-kata dan sebagainya. Berpikir dari segala arah (convergent thinking) adalah kemampuan untuk melihat masalah atau perkara dari berbagai arah, segi dan mengunpulkan berbagai fakta yang penting dan

mengarahkan fakta itu pada masalah atau perkara yang dihadapi, sedangkan kelincahan mental-berpikir ke segala arah (divergent thinking) adalah kemampuan untuk berpikir dari ide atau gagasan, menyebar ke segala arah. 2. Fleksibilitas konsep Fleksibilitas konsep (conceptual flexibility) adalah kemampuan untuk secara spontan mengganti cara memandang, pendekatan, kerja yang tidak jalan. 3. Orisinalitas Orisinalitas (originality) adalah kemampuan untuk mengeluarkan ide, gagasan, pemecahan, cara kerja yang tidak lazim, (meski tidak selalu baik), yang jarang bahkan mengejutkan. 4. Lebih menyukai kompleksitas daripada simplisitas Orang yang kreatif dan mampu itu lebih menyukai kerumitan dari pada kemudahan dengan maksud untuk memperkaya dan memperluas cakrawala berpikir. 5. Orang yang kreatif mengatur rasa ingin tahunya secara baik, intelektualnya giat bekerja dan dinamis. 6. Orang yang berani berpikir dan berprasangka terhadap masalah yang menantang. 7. Orang yang terbuka dan menerima informasi, misalnya meminta informasi dari rekannya untuk keperluan memecahkan masalah. 8. Orang yang matang dan konseptual melalui penelitian dalam menghadapi masalah 9. Orang yang mandiri (independent). Ia bekerja sendiri tanpa menggantungkan pada orang lain.

1I. 3. Teori Tentang Motivasi Kerja II.3.1. Pengertian Motivasi Istilah motivasi, dalam kehidupan sehari-hari memiliki pengertian yang beragam baik yang berhubungan dengan perilaku individu maupun perilaku

organisasi. Namun, apapun pengertiannya motivasi merupakan unsur penting dalam diri manusia, yang berperan mewujudkan keberhasilan dalam usaha atau pekerjaan manusia. Dasar utama pelaksanaan motivasi oleh seorang pimpinan adalah pengetahuan dan perhatian terhadap perilaku manusia yang dipimpinnya sebagai suatu faktor penentu keberhasilan organisasi. Motivasi menurut Hasibuan (2001: 219) adalah pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja seseorang, agar mau bekerja sama, bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala daya upayanya untuk mencapai kepuasan. Pengertian motivasi menurut Handoko (1992: 9), yaitu suatu tenaga atau faktor yang terdapat di dalam diri manusia, yang menimbulkan, mengarahkan dan mengorganisasikan tingkah lakunya. Berbagai hal yang terkandung dalam definisi motivasi menurut (1995: 142) memiliki tiga komponen utama, yaitu: 1. Kebutuhan. Kebutuhan timbul dalam diri seseorang apabila orang tersebut merasa ada kekurangan dari dalam dirinya. Menurut pengertian homeostatik, kebutuhan Siagian

timbul atau diciptakan apabila dirasakan adanya ketidakseimbangan antara apa yang dimiliki, baik dalam arti fisiologis maupun psikologis. 2. Dorongan. Usaha untuk mengatasi ketidakseimbangan biasanya menimbulkan dorongan. Hal tersebut merupakan usaha pemenuhan kekurangan secara terarah yang berorientasi pada tindakan tertentu yang secara sadar dilakukan oleh seseorang yang dapat bersumber dari dalam maupun dari luar diri orang tersebut. 3. Tujuan. Tujuan, adalah segala sesuatu yang menghilangkan kebutuhan dan mengurangi dorongan. Mencapai tujuan, berarti mengembalikan keseimbangan dalam diri seseorang, baik bersifat fisiologis maupun bersifat psikologis. Tercapainya tujuan akan mengurangi atau bahkan menghilangkan dorongan tertentu untuk berbuat sesuatu. Beberapa pengertian motivasi yang dikemukakan oleh para ahli tersebut dapat dinyatakan bahwa motivasi kerja terbentuk dari adanya kebutuhan, sikap (attitude) yang mendorong karyawan agar lebih bersemangat dan bergairah dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan. Motivasi kerja merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan.

II.3.2. Teori-Teori Motivasi Secara psikologis, aspek yang sangat penting dalam kepemimpinan kerja adalah sejauh mana pimpinan mampu mempengaruhi motivasi kerja sumber daya manusia yang dimiliki agar mampu bekerja produktif dengan penuh tanggung jawab. Hal ini karena beberapa alasan antara lain: 1. Karyawan harus senantiasa didorong untuk bekerja sama dalam organisasi 2. Karyawan harus senantiasa didorong untuk bekerja dan berusaha sesuai dengan tuntutan kerja. 3. Motivasi karyawan merupakan aspek yang sangat penting dalam memelihara dan mengembangkan sumber daya manusia dalam organisasi. Teori motivasi dipahami agar pimpinan mampu mengidentifikasi apa yang memotivasi karyawan bekerja, hubungan perilaku kerja dengan motivasinya, dan mengapa karyawan berprestasi tinggi. Teori motivasi dalam penelitian ini didasarkan pada Teori Berprestasi (Achievement Theory) Prof. DR. David C.McClelland (Mangkunegara, 2005) seorang ahli psikologi bangsa Amerika dari Universitas Harvard, dalam teori motivasinya mengemukakan bahwa produktivitas seseorang sangat ditentukan oleh virus mental yang ada pada dirinya. Virus mental adalah kondisi jiwa yang mendorong seseorang untuk mampu mencapai prestasinya secara maksimal. Virus mental yang dimaksud terdiri dari tiga dorongan kebutuhan, yaitu:

a. Kebutuhan untuk berprestasi (Need of achievement), merupakan kebutuhan untuk mencapai sukses, yang diukur berdasarkan standar kesempatan dalam diri seseorang. Kebutuhan ini berhubungan erat dengan pekerjaan dan mengarahkan tingkah laku pada usaha untuk mencapai prestasi tertentu. b. Kebutuhan berafiliasi (Need for affiliation), merupakan kebutuhan akan kehangatan dan sokongan dalam hubungannya dengan orang lain. Kebutuhan ini mengarahkan tingkah laku untuk mengadakan hubungan secara akrab dengan orang lain. c. Kebutuhan kekuatan (Need for power), merupakan kebutuhan untuk menguasai dan mempengaruhi situasi dan orang lain agar menjadi dominan dan pengontrol. Kebutuhan ini menyebabkan orang yang bersangkutan kurang memperdulikan perasaan orang lain.

Berdasarkan teori McClelland tersebut sangat penting dibinanya virus mental manajer dengan cara mengembangkan potensi karyawan melalui lingkungan kerja secara efektif agar terwujudnya produktivitas perusahaan yang berkualitas tinggi dan tercapainya tujuan utama organisasi. Atas dasar teori McClellands Achievement Motivation Theory tersebut dapat disimpulkan ada tiga faktor atau dimensi dari motivasi, yaitu motif, harapan dan insentif. Ketiga dimensi dari motivasi tersebut diuraikan secara singkat pada bahasan berikut.

a. Motif Motif adalah suatu prangsang keinginan dan daya penggerak kemauan bekerja. Setiap motif mempunyai tujuan tertentu yang ingin dicapai. Suatu dorongan di dalam diri setiap orang, tingkatan alasan atau motif-motif yang menggerakkan tersebut menggambarkan tingkat untuk menempuh sesuatu. b. Harapan merupakan kemungkinan mencapai sesuatu dengan aksi tertentu. Seorang karyawan dimotivasi untuk menjalankan tingkat upaya tinggi bila karyawan meyakini upaya tersebut akan menghantar ke suatu penilaian kinerja yang baik; suatu penilaian yang baik akan mendorong ganjaran-ganjaran organisasional (memberikan harapan kepada karyawan) seperti bonus, kenaikan gaji, atau promosi; dan ganjaran itu akan memuaskan tujuan pribadi karyawan. c. Insentif . Insentif yang diberikan kepada karyawan sangat berpengaruh terhadap motivasi dan produktivitas kerja. Hal ini sesuai dengan Edwin Locke (Mangkunegara, 2005: 74) yang menyimpulkan bahwa insentif berupa uang jika pemberiannya dikaitkan dengan tujuan pelaksanaan tugas sangat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan. Pimpinan perlu membuat perencanaan pemberian insentif dalam bentuk uang yang memadai agar karyawan terpecut motivasi kerjanya dan mampu mencapai produktivitas kerja maksimal.

II.4. Teori Tentang Kinerja II.4.1. Pengertian Kinerja Pada dasarnya kebutuhan hidup manusia tersebut tidak hanya berupa material, tetapi juga bersifat nonmaterial, seperti kebanggaan dan kepuasan kerja. Tiap individu cenderung akan dihadapkan pada hal-hal yang mungkin tidak diduga sebelumnya di dalam proses mencapai kebutuhan yang diinginkan sehingga melalui bekerja dan pertumbuhan pengalaman, seseorang akan memperoleh kemajuan dalam hidupnya. Seseorang dapat dilihat bagaimana kinerjanya adalah dalam proses bekerja tersebut. Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu di dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama (Rivai & Basri, 2005: 14). Menurut Hersey and Blanchard, kinerja adalah suatu fungsi dari motivasi dan kemampuan. Untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan, seseorang harus memiliki derajat kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu. Kesediaan dan keterampilan seseorang tidaklah cukup efektif untuk mengerjakan sesuatu tanpa pemahaman yang jelas tentang apa yang akan dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya. (Rivai dan Basri, 2005: 15) Ada tiga alasan pokok perlunya mengadakan penilaian terhadap kinerja karyawan: 1. Untuk mendorong perilaku yang baik atau memperbaiki serta mengikis kinerja (prestasi) di bawah standar. Orang-orang yang berkinerja baik mengharapkan imbalan, walau sekedar pujian.

2. Untuk memuaskan rasa ingin tahu karyawan tentang seberapa baik kerja karyawan. Setiap orang memiliki dorongan ilmiah untuk ingin mengetahui

seberapa cocok seseorang dengan organisasi tempat orang tersebut bekerja. Seorang karyawan mungkin tidak suka dinilai, tetapi dorongan untuk mengetahui hasil penilaian ternyata sangat kuat. 3. Untuk memberikan landasan yang kuat bagi pengambilan keputusan selanjutnya sehubungan dengan karir seorang karyawan. Hal-hal seperti kenaikan gaji, promosi, pemindahan atau pemberhentian dapat ditangani dengan lebih baik bila karyawan telah mengetahui kemungkinan itu sebelumnya.

II.4.2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pencapaian Kinerja Kinerja (performance) dipengaruhi oleh tiga faktor: 1. Faktor individual yang terdiri dari kemampuan dan keahlian, latar belakang, dan demografi. 2. Faktor psikologis yang terdiri dari persepsi, attitude (sikap), personality (kepribadian), pembelajaran, dan motivasi. 3. Faktor organisasi yang terdiri dari sumber daya, kepemimpinan, penghargaan, struktur, dan job design (Mangkunegara, 2005: 14). Menurut A. Dale Timple (Mangkunegara, 2005:15), faktor-faktor kinerja terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal (disposisional), yaitu faktor yang dihubungkan dengan sifat-sifat seseorang. Faktor eksternal, yaitu faktor-

faktor yang mempengaruhi kinerja seseorang yang berasal dari lingkungan, seperti perilaku, sikap, dan tindakan-tindakan rekan kerja, bawahan atau pimpinan, fasilitas kerja, dan iklim organisasi. Faktor-faktor internal dan eksternal ini merupakan jenisjenis atribusi yang mempengaruhi kinerja seseorang. Menurut Mangkunegara (2005: 16-17), faktor penentu prestasi kerja individu dalam organisasi adalah faktor individu dan faktor lingkungan. 1. Faktor Individu Secara psikologis, individu yang normal adalah individu yang memiliki integritas yang tinggi antara fungsi psikis dan fisiknya. Konsentrasi yang baik ini merupakan modal utama individu untuk mampu mengelola dan mendayagunakan potensi dirinya secara optimal dalam melaksanakan kegiatan atau aktivitas kerja sehari-hari dalam mencapai tujuan organisasi. 2. Faktor Lingkungan Faktor lingkungan kerja organisasi sangat menunjang bagi individu dalam mencapai prestasi kerja. Faktor lingkungan organisasi yang dimaksud antara lain uraian jabatan yang jelas, autoritas yang memadai, target kerja yang menantang, pola komunikasi kerja efektif, hubungan kerja harmonis, iklim kerja respek dan dinamis, peluang berkarier dan fasilitas kerja yang relatif memadai.

II.4.3. Penilai Kinerja Untuk mendapatkan informasi atas kinerja pegawai, maka ada beberapa pihak baik itu perorangan ataupun kelompok yang biasanya melakukan penilaian atas kinerja karyawan/pegawai. Menurut Robbins (2001: 260), ada lima pihak yang dapat melakukan penilaian kinerja karyawan, yaitu: 1. Atasan langsung Sekira 96% dari semua evalusi kinerja pada tingkat bawah dan menengah dari organisasi dijalankan oleh atasan langsung karyawan itu karena atasan langsung yang memberikan pekerjaan dan paling tahu kinerja karyawannya. 2. Rekan sekerja Penilaian kinerja yang dilakukan oleh rekan sekerja dilaksanakan dengan pertimbangan, pertama, rekan sekerja dekat dengan tindakan. Interaksi sehari-hari memberikan kepada karyawan pandangan menyeluruh terhadap kinerja seseorang karyawan dalam pekerjaan. Kedua, dengan menggunakan rekan sekerja sebagai penilai menghasilkan sejumlah penilaian yang independen. 3. Evaluasi diri Evaluasi ini cenderung mengurangi kedefensifan para karyawan mengenai proses penilaian, dan evaluasi ini merupakan sarana yang unggul untuk merangsang pembahasan kinerja karyawan dan atasan karyawan.

4. Bawahan langsung Penilaian kinerja karyawan oleh bawahan langsung dapat memberikan informasi yang tepat dan rinci mengenai perilaku seorang atasan karena lazimnya penilai mempunyai kontak yang sering dengan yang dinilai. 5. Pendekatan menyeluruh: 360 derajat Penilaian kinerja karyawan dilakukan oleh atasan, pelanggan, rekan sekerja, dan bawahan. Penilaian kienrja ini cocok di dalam organisasi yang memperkenalkan tim. Berdasarkan uraian mengenai siapa yang biasanya menilai kinerja karyawan dalam organisasi dan dengan mempertimbangkan berbagai hal, maka dalam penelititan ini, penilaian kinerja karyawan/pegawai dilakukan oleh atasan karyawan (supervisory appraisal).

II.4.4. Dimensi Kinerja Untuk mengetahui kinerja karyawan dalam melaksanakan tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab karyawan, maka perlu dilakukan penilaian terhadap kinerja karyawan. Penilaian kinerja bertujuan untuk menilai seberapa baik karyawan telah melaksanakan pekerjaannya dan apa yang harus mereka lakukan untuk menjadi lebih baik di masa mendatang. Ini dilaksanakan dengan merujuk pada isi pekerjaan yang mereka lakukan dan apa yang mereka harapkan untuk mencapai setiap aspek dari pekerjaan mereka. Isi dari suatu pekerjaan merupakan dasar tetap untuk perumusan

sasaran yang akan dicapai dari suatu tugas utama yang dapat dirumuskan sebagai target kuantitas, standar kinerja suatu tugas atau proyek tertentu untuk diselesaikan (Rivai dan Basri, 2005: 77). Dimensi yang dipergunakan di dalam melakukan penilaian kinerja karyawan menurut Prawirosentono (1999: 236) sebagai berikut: 1. Pengetahuan atas pekerjaan, kejelasan pengetahuan atas tanggung jawab pekerjaan yang menjadi tugas karyawan. 2. Perencanaan dan organisasi, kemampuan membuat rencana pekerjaan meliputi jadwal dan urutan pekerjaan, sehingga tercapai efisiensi dan efektivitas. 3. 4. Mutu pekerjaan, ketelitian dan ketepatan pekerjaan. Produktivitas, jumlah pekerjaan yang dihasilkan dibandingkan dengan waktu yang digunakan. 5. Pengetahuan teknis, dasar teknis dan kepraktisan sehingga pekerjaannya mendekati standar kinerja. 6. Judgement, kebijakan naluriah dan kemampuan menyimpulkan tugas sehingga tujuan organisasi tercapai. 7. 8. Komunikasi, kemampuan berhubungan secara lisan dengan orang lain. Kerjasama, kemampuan bekerja sama dengan orang lain dan sikap yang konstruktif dalam tim. 9. Kehadiran dalam rapat, kemampuan dan keikutsertaan (partisipasi) dalam rapat berupa pendapat atau ide.

10.

Manajemen proyek, kemampuan mengelola proyek, baik membina tim, membuat karyawan. jadwal kerja, anggaran dan menciptakan hubungan baik antar

11.

Kepemimpinan, kemampuan mengarahkan dan membimbing bawahan, sehingga tercipta efisiensi dan efektivitas.

12.

Kemampuan memperbaiki diri sendiri, kemampuan memperbaiki diri dengan studi lanjutan atau kursus-kursus.

Berdasarkan teori tentang kinerja tersebut, maka dalam penelitian ini dimensi kinerja yang akan dipakai adalah dimensi kuantitas kerja, kualitas kerja, kerja sama, pemahaman terhadap tugas, inisiatif, disiplin, tanggung jawab dan kehandalan.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

III.1. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan Jl. Kartini No. 23 Medan 20152. Penelitian dimulai dari bulan Februari 2007 dan berakhir pada bulan Juni 2007.

III.2. Metode Penelitian Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, jenis penelitiannya adalah survei sedangkan metodenya, yaitu deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengisian angket. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui pengaruh pelatihan dan motivasi kerja karyawan terhadap kinerja karyawan pada PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.

III.3. Populasi dan Sampel 1II.3.1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pimpinan, pria dan wanita di Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan berjumlah 155

orang untuk meneliti kinerja karyawan pelaksana di Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.

III.3.2. Sampel Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karakteristik yang menjadi objek penelitian yaitu seluruh karyawan pimpinan baik pria dan wanita yang berjumlah 155 orang yang juga merupakan populasi dari penelitian. Populasi dalam penelitian ini seluruhnya dijadikan sebagai sampel dalam penelitian. Data mengenai populasi dan sampel dari karyawan pimpinan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan, dapat dilihat pada tabel III.1 berikut: Tabel III.1 Populasi dan Sampel Karyawan Pimpinan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan
Karyawan Karyawan Jumlah Pimpinan Pria Pimpinan Wanita 1. Sekretaris Perusahaan 12 3 15 2. Satuan Pengawas Intern (SPI) 20 0 20 3. Tanaman 11 4 15 4. Teknik 8 0 8 5. Pengolahan 7 4 11 6. Pengkajian 16 1 17 7. Keuangan 8 2 10 8. Akuntansi 8 1 9 9. Pemasaran 6 2 8 10. Pengadaan 4 4 8 11. Sumber Daya Manusia 11 5 16 12. Umum 12 0 12 13. PUKK/BKL 5 1 6 Jumlah Keseluruhan 128 27 155 Sumber: Departemen Sumber Daya Manusia dan Umum Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan No. Bagian

III.4. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara: 1. Wawancara yang dilakukan dengan pihak yang berkompeten atau berwenang untuk memberikan informasi dan keterangan yang sesuai yang dibutuhkan peneliti. 2. Penyebaran angket kepada para responden dalam hal ini adalah karyawan pimpinan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan. 3. Dokumentasi dengan mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan objek penelitian yang diperoleh dari perusahaan.

III.5. Jenis dan Sumber Data Sumber-sumber data dalam penelitian ini, yaitu: 1. Data primer, adalah data asli yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti untuk menjawab masalah penelitiannya secara khusus. Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui hasil kuesioner. 2. Data sekunder, yaitu data yang telah dikumpulkan pihak lain, bukan oleh peneliti sendiri. Data sekunder dalam penelitian ini berasal dari dokumen perusahaan.

III.6. Identifikasi Variabel Terdapat dua variabel bebas (independent variable), yaitu pelatihan (X1) dan motivasi (X2) dan satu variabel terikat (dependent variable), yaitu kinerja karyawan

(Y) dalam penelitian ini. Defenisi operasional dari masing-masing variabel tersebut adalah: 1. Pelatihan adalah suatu kegiatan untuk memperbaiki kemampuan kerja karyawan dalam kaitannya dengan aktivitas ekonomi yang dapat membantu karyawan dalam memahami suatu pengetahuan praktis dan penerapannya guna

meningkatkan keterampilan, kecakapan dan sikap ayngdiperlukan organisasi dalam mencapai tujuan yang juga disesuaikan dengan tuntutan pekerjaan yang akan diemban oleh seorang karyawan. 2. Motivasi kerja adalah suatu dorongan dari dalm diri yang menimbulkan berbagai kebutuhan dan sikap (attitude) karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan yang merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan sehingga bekerja dengan mental yang siap, fisik yang sehat, memahami situasi dan kondisi serta berusaha keras mencapai target kerja (tujuan utama organisasi) yang terarah dan tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. 3. Kinerja merupakan hasil atau tingkat keberhasilan seeorang secara keseluruhan untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan dengan derajat kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu dan dengan pemahaman yang jelas tentang apa yang akan dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya selama periode tertentu di dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama.

Tabel III.2 Definisi Operasional Variabel


Variabel Penelitian 1 Pelatihan (X1) Defenisi 2 Pelatihan adalah suatu kegiatan untuk memperbaiki kemampuan kerja karyawan dalam kaitannya dengan aktivitas ekonomi yang dapat membantu karyawan dalam memahami suatu pengetahuan praktis dan penerapannya guna meningkatkan keterampilan, kecakapan dan sikap ayngdiperlukan organisasi dalam mencapai tujuan yang juga disesuaikan dengan tuntutan pekerjaan yang akan diemban oleh seorang karyawan. Motivasi kerja adalah suatu dorongan dari dalm diri yang menimbulkan berbagai kebutuhan dan sikap (attitude) karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan yang merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan sehingga bekerja dengan mental yang siap, fisik yang sehat, memahami situasi dan kondisi serta berusaha keras mencapai target kerja (tujuan utama organisasi) yang terarah dan tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan. Kinerja merupakan hasil atau tingkat keberhasilan seeorang secara keseluruhan untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan dengan derajat kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu dan dengan pemahaman yang jelas tentang apa yang akan dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya selama periode tertentu di dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Dimensi 2 Keterampilan Pengetahuan a. Menjalankan tugas b. Mengadakan variasi a. b. c. d. e. f. g. h. Kelincahan mental berpikir dari segala arah dan ke segala arah Fleksibel konsep Kecakapan Bekerja keras Mampu berkomunikasi Rasa ingin tahu tentang pengetahuan Terbuka dan menerima informasi atau gagasan baru Arah hidupnya mantap dan mandiri Indikator-Indikator 3 Skala 5 Likert

Motivasi Kerja (X2)

Motif

a. b. c. d. e. f. g. a. b. c. d. a. b. c. d.

Kebutuhan ekonomis Rasa aman dalam bekerja Kepuasan dalam melaksanakan pekerjaan Mengembangkan diri untuk berkarir dan memperoleh kemajuan Rasa ingin tahu akan pekerjaan Menggunakan cara-cara baru Melaksanakan suatu pekerjaan dengan rekan-rekan kerja. Adanya kebijakan atasan Adil dalam segala bidang Rasa aman dalam bekerja Adanya penghargaan prestasi kerja Gaji yang sepadan Jaminan kesehatan Pemberian bonus Jaminan hari tua.

Likert

Harapan

Insentif

Kinerja Karyawan (Y)

Kuantitas kerja Kualitas kerja

a. Proses kerja dan kondisi pekerjaan b. Waktu yang dipergunakan atau lamanya melaksanakan pekerjaan a. b. c. d. Ketepatan kerja dan kualitas pekerjaan Tingkat kemampuan dalam bekerja Kemampuan dalam menganalisis data/informasi Kemampuan/kegagalan dalam menggunakan mesin atau peralatan

Likert

Kerja sama Pemahaman terhadap tugas Inisiatif Disiplin Kehandalan

Kemampuan bekerja sama dengan orang lain dan sikap yang konstruktif dalam tim Pengetahuan atas pekerjaan, kejelasan pengetahuan atas tanggung jawab pekerjaan yang menjadi tugas karyawan. Semangat untuk melaksanakan tugas-tugas baru dalam memperbesar tanggung jawab. Kemampuan membuat rencana pekerjaan meliputi jadwal dan urutan pekerjaan, sehingga tercapai efisiensi dan efektivitas. a. Kemampuan berhubungan secara lisan dengan orang lain b. Pengetahuan teknis, dasar teknis dan kepraktisan sehingga pekerjaannya mendekati standar kinerja. c. Kemampuan memperbaiki diri sendiri, kemampuan memperbaiki diri dengan studi lanjutan atau kursus-kursus.

III.7. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen III.7.1. Uji Validitas Uji kualitas terhadap instrumen yang dipakai untuk mengukur variabel penelitian perlu dilakukan sebelum melakukan analisis terhadap pokok masalah. Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat keandalan atau kesahihan suatu alat ukur (Riduwan, 2005: 109). Untuk menguji validitas alat ukur, dengan menggunakan rumus Pearson Product-Moment yang terdapat dalam pengolah data SPSS Jika instrumen itu valid, maka kriteria yang digunakan atau batas minimum suatu instrumen/angket atau bahan tes dinyatakan valid atau dianggap memenuhi syarat, jika harga koefisien r hitung 0,300 (Sudarmanto, 2005: 88)

III.7.2. Uji Reliabilitas Jika alat ukur telah dinyatakan valid, selanjutnya reliabilitas alat ukur tersebut diuji. Reliabilitas menunjukan pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data yang tidak bersifat tendensius atau mengarahkan responden untuk memilih jawaban-jawaban tertentu (Sudarmanto, 2005: 89). Menurut Malhotra (1999: 282), jika koefisien alpha > 0.600 mengindikasikan konsistensi internal reliabilitas alat ukur yang baik. Konsistensi internal reliabilitas adalah sebuah pendekatan untuk menilai konsistensi internal kumpulan butir ketika

beberapa butir dijumlahkan sehingga menghasilkan total nilai (skor) untuk pengukuran (Malhotra, 1999: 282). Untuk mencari reliabilitas instrumen yang skornya bentuk skala 1-5 menggunakan teknik dari Cronbach dalam penelitian ini menggunakan alat bantu pengolah data SPSS.

III.8. Uji Asumsi Klasik III.8.1. Uji Normalitas Salah satu uji persyaratan yang harus dipenuhi dalam penggunaan analisis parametrik yaitu uji normalitas data populasi (Sudarmanto, 200: 105; Riduwan, 2006: 179; dan Umar, 2003:144). Pengujian normalitas distribusi data populasi dilakukan dengan menggunakan statistik Kolmogorov-Smirnov. Alat uji ini biasa disebut dengan uji K-S yang tersedia dalam program SPSS dengan menggunakan fungsi Explore. Uji normalitas sampel baik yang menggunakan rumus Kolmogorov-Smirnov maupun Shapiro-Wilk menghasilkan besaran statistik dan taraf kepercayaan (Significance Level), jika ditemukan besaran 0.000 atau jauh lebih kecil dari taraf kepercayaan yang ditentukan, misalnya 0.05, maka besaran ini menunjukkan bahwa data sampel berdistribusi normal (Amir, 2006: 22).

III.8.2. Uji Homogenitas Uji homogenitas ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah data sampel

diperoleh dari populasi yang bervarians homogen ataukah tidak (Sudarmanto,

2005:114). Besaran signifikansi jika lebih besar dari kriteria yang ditetapkan (Sig. > 0.05), maka hal ini memberikan arti bahwa variansi tersebut adalah sama atau homogen (Amir, 2006: 73). Jika variansi homogen, maka dapat dikatakan bahwa sampel tersebut berasal dari populasi yang sama. Uji homogenitas ini menggunakan fungsi Explore pada Test of Homogeneity of Variance yang terdapat pada program SPSS. Untuk melakukan pengujian

homogenitas populasi penelitian diperlukan hipotesis sebagai berikut: Ho : Data populasi bervarian homogin Ha : Data populasi tidak bervarian homogin Untuk menyatakan apakah data berasal dari populasi yang bervarian homogin atau tidak homogin, ada dua alternatif ukuran yang dapat digunakan untuk menerima atau menolak Ho, yaitu: 1. Menggunakan nilai signifikansi. Tingkat alpha harus ditetapkan sebelumnya, misalnya = 0.05. Kriteria yang digunakan yaitu: Ho diterima apabila nilai Significancy > dari tingkat alpha yang ditetapkan Ho ditolak apabila nilai Significancy < dari tingkat alpha yang ditetapkan. Apabila nilai Significancy (p value) > alpha yang ditetapkan, maka dapat

dikatakan bahwa data tersebut berasal dari populasi yang bervarian homogin.

2. Menggunakan nilai koefisien F Levene. Apabila ukuran ini yang digunakan maka nilai koefisien F Levene tersebut harus dibandingkan dengan nilai kritis F pada tabel. Kriteria pengujian yang digunakan yaitu: Ho ditolak bila harga koefisien F Levene > nilai kritis F pada tabel df1 dan df2. Ho diterima bila harga koefisien F Levene nilai kritis F tabel pada df1 dan df2 yang sesuai (Sudarmanto, 2005: 123).

III.8.3. Uji Linieritas Garis Regresi Uji linieritas garis regresi ini digunakan untuk mengambil keputusan dalam memilih model regresi yang akan digunakan. Banyak model regresi yang dapat dipilih, antara lain model linier, model kuadratik, model kubik, dan lain-lain. Jika yang akan dipilh adalah model regresi linier, maka lebih dahulu perlu dilakukan uji linieritas garis regresinya. Uji asumsi linieritas garis regresi ini berkaitan dengan suatu pembuktian apakah model garis linier yang ditetapkan benar-benar sesuai dengan keadaannya ataukah tidak (Sudarmanto, 2005: 125). Sebagaimana pengujian-pengujian sebelumnya, untuk melakukan uji linieritas garis regresi juga diperlukan hipotesis. Hipotesis yang digunakan untuk menguji linieritas garis regresi tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut: Ho : Model regresi berbentuk linier Ha : Model regresi berbentuk non-linier

Untuk menyatakan apakah garis regresi tersebut linier atau tidak linier atau menerima atau menolak Ho, menurut Sudarmanto (2005: 135), ada dua alternatif ukuran yang dapat digunakan. Kedua ukuran tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Menggunakan harga koefisien signifikansi. Apabila nilai signifikansi yang digunakan untuk menolak atau menerima Ho, maka nilai koefisien signifikansi tersebut harus dibandingkan dengan tingkat alpha yang dipilih oleh peneliti (5% atau 1%). Simpulan yang harus diambil, yaitu Ho akan diterima jika nilai signifikansi dari

Deviation from Linearity > dari alpha yang ditetapkan (misal, 5%) dan sebaliknya, Ho akan ditolak jika mempunyai nilai yang lainnya. Deviation from Linearity ini diperoleh dari Tabel ANOVA dengan menggunakan program SPSS. 2. Menggunakan harga koefisien F. Yang dimaksud dengan koefisien F dalam analisis ini adalah harga koefisien F pada baris Deviation from Linearity atau harga F tuna cocok (Sudjana, 1983, dalam Sudarmanto, 2005: 135) yang tercantum dalam ANOVA Table dari output yang dihasilkan oleh program SPSS. Apabila menggunakan koefisien F DFL (Deviation from Linearity) atau F tuna cocok, maka harus dibandingkan dengan harga koefisien F tabel untuk dk pembilang dan dk penyebut bersesuaian dengan alpha yang telah ditetapkan sebelumnya. Kriteria yang digunakan, yaitu terima Ho, jika Koefisien F hitung F tabel dan tolak Ho, jika F hitung memiliki harga lainnya.

Melalui bentuk chart yang ditampilkan juga dapat

diterjemahkan untuk

melihat normalitas sampel, linieritas, keterhubungan dan kesamaan variansi; suatu persyaratan awal yang harus dipenuhi untuk penggunaan analisis regresi (Amir: 2006: 157). Untuk mengetahui persyaratan linieritas dan kesamaan variansi, dapat membuat plot antara nilai residu (ZRESID) dengan nilai prediksi (ZPRED). Hubungan regresi berbentuk linier dan variansi dapat ditetapkan homogen bila nilai residu dan nilai prediksi tidak ditemukan adanya hubungan. Pada diagram pencar, keterhubungan antara dua garis variabel ditandai dengan adanya garis lurus yang beraturan (Amir, 2006: 157).

III.8.4. Uji Multikolinieritas 1. Asumsi tidak adanya hubungan yang linier (multikolinieritas) ini hanya berlaku untuk analisis regresi yang modelnya mempunyai fungsi linier ganda (Umar, 2003: 186; Sudarmanto, 2005: 136; Amir, 2006: 174; dan Malhotra,

1999: 548). Uji asumsi tentang multikolinieritas ini dimaksudkan untuk membuktikan atau menguji ada tidaknya hubungan yang linier antara variabel bebas (independen) satu dengan variabel bebas (independen) yang lainnya (Sudarmanto, 2005: 136). Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya multikolinieritas, yaitu:

1. Melihat besaran proporsi variabilitas pada sebuah variabel yang tidak dijelaskan oleh variabel lain (1 R2) yang disebut Tolerance. Nilai Tolerance yang sangat kecil atau yang mendekati nilai 0.01, memberikan makna adanya multikolinieritas atau interkorelasi antar variabel independen. Bila mendekati 0.99, maka tidak ditemukan adanya multikolinieritas. Adanya multikolinieritas akan mengganggu perumusan koefisien regresi, khususnya bila R2 besar, dan bila koefisien regresi pada masing-masing variabel tidak signifikan. 2. Melihat nilai Variance Inflaction Factor (VIF) untuk masing-masing variabel pada setiap model regresi yang bernilai rendah. Indikasi adanya interkorelasi antar variabel independen bila nilai VIP lebih dari 10 (Amir, 2006: 174-175).

III.8.5. Uji Autokorelasi Auto korelasi merupakan korelasi antar anggotota seri observasi yang disusun menurut urutan waktu seperti data time series atau urutan tempat/ruang data, atau korelasi yang timbul pada dirinya sendiri. Berdasarkan konsep tersebut, maka uji asumsi autokorelasi sangat penting untuk dilakukan tidak hanya pada data yang bersifat time series saja, akan tetapi semua data (variabel independen) yang diperoleh perlu diuji terlebih dahulu autokorelasinya apabila akan dianalisis dengan regresi linier ganda (Sudarmanto, 2005: 142). Ada tidaknya korelasi dideteksi dengan menggunakan uji Durbin-Watson (Sudarmanto, 2005: 142; Umar, 2003: 189). Ukuran yang digunakan untuk

menyatakan ada tidaknya autokorelasi yaitu apabila nilai statistik Durbin-Watson mendekati 2, maka data tidak memiliki autokorelasi (Sudarmanto, 2005: 143)

III.9. Teknik Analisis Data Jika data yang dibutuhkan telah terkumpul, maka langkah berikutnya adalah melakukan pengolahan data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dan regresi linier berganda karena penelitian ini dirancang untuk melihat apakah faktor pelatihan dan motivasi kerja karyawan yang merupakan variabel bebas mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan sebagai variabel terikatnya. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berskala ordinal karena pengambilan data yang dilakukan melalui survei kepada responden menggunakan skala Likert 1-5. Analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi dan regresi linier ganda, sehingga terlebih dahulu data harus diuji dengan uji persyaratan analisis, antara lain bahwa sekurang-kurangnya data yang dianalisis adalah berskala interval. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengubah skor mentah menjadi skor baku atau menaikkan data ordinal menjadi data interval (Riduwan, 2006: 189). Apabila variabel-variabel penelitian tersebut diukur dalam bentuk skala interval, maka telah memenuhi salah satu syarat awal menggunakan analisis statistik parametrik (Sudarmanto, 2005: 101; Riduwan, 2006: 189). Perhitungan-perhitungan yang dilakukan dalam statistik parametrik tidak hanya sekedar menghitung berapa

besarnya frekuensi, seringnya sesuatu terjadi dan yang sejenisnya, akan tetapi lebih dari itu, yaitu dilakukan juga penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Data yang dapat dijumlahkan, dikurangkan, dikalikan dan juga dibagi hanyalah data yang minimal berskala interval (Sudarmanto, 2005: 101). Rumus menaikkan data ordinal menjadi data interval (Riduwan, 2006: 189), yaitu: Ti = 50 + 10 ( Xi X ) S Keterangan: Ti = Skor baku (data interval) Xi = Skor mentah (data ordinal) X = Rata-rata (mean) S = Standar deviasi

Jika data telah berskala interal, maka dilanjutkan dengan melakukan pengujian persyaratan analisis terhadap asumsi-asumsi bahwa data harus normalitas, homogenitas, dan linieritas. Ini dimaksudkan untuk dapat memenuhi beberapa unsur akurasi daya penduga parameter yang tidak bias, untuk melihat tingkat ketelitian yang akan mencerminkan tingkat efisien hasil analisis dan keajegan (konsisten) hasil yang diperoleh sehingga persamaan regresi yang dihasilkan benar-benar dapat dipercaya untuk memprediksi (Sudarmanto, 2005: 103).

Apabila data yang diperoleh telah memenuhi persyaratan analisis regresi, selanjutnya dapat ditentukan persamaan garis regresi yang diinginkan, yaitu: 1. Rumus persamaan Regresi sederhana : = a + bn 2. Rumus Persamaan Regresi Ganda : = a + b1X1 + b2X2 3. Rumus Korelasi Pearson Product Moment (PPM) : r hitung = n ( XY) ( X) . ( Y) {n . X2 - ( X)2 } . { n . Y2 - ( Y)2 } Keterangan: r hitung = Koefisien korelasi X Y n = Variabel bebas = Variabel terikat = Jumlah responden

Menurut Trihendradi (2005: 77) analisis korelasi akan mencari derajat keeratan hubungan dan arah hubungan. Nilai korelasi berada dalam rentang 0 sampai 1 atau 0 sampai -1. Tanda positif dan negatif menunjukkan arah hubungan. Tanda positif menunjukan arah perubahan yang sama. Jika satu variabel naik, variabel yang lain juga naik, sedangkan tanda negatif menunjukkan arah perubahan yang berlawanan. Jika satu variabel naik, variabel yang lain malah turun (Trihendradi, 2005: 77). Apabila nilai r = -1 artinya korelasi negatif sempurna; r = 0 artinya tidak ada korelasi; dan r = +1 berarti korelasinya sangat kuat (Riduwan,

2006: 280).

Arti harga r akan dikonsultasikan dengan Tabel III. 3 di bawah.

Interpretasi nilai r sebagai berikut: Tabel III.3 Interpretasi Koefisien Korelasi Nilai r Interval Koefisien 0.80 1.000 0.60 0.799 0.40 0.599 0.20 0.399 0.00 0.199 Sumber: Tingkat Hubungan Sangat kuat Kuat Cukup kuat Rendah Sangat rendah

Riduwan. 2006. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta. Hal: 280

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

IV.1. Hasil Penelitian IV.1.1 Sejarah Singkat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Perseroan terbatas Perkebunan Nusantara IV (Persero) dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1996 Tanggal 14 Pebruari 1996, tentang penggabungan kebun-kebun yang berada di wilayah Sumatera Utara dari PT Perkebunan VI, PT Perkebunan VII, dan PT Perkebunan VIII. PTPN IV (Persero) didirikan dengan Akte Notaris Harun Kamil, S.H. No. 37 tertanggal 11 Maret 1996 dan Surat Keputusan Menteri Kahakiman No. C2-8332 HT.01.01 Th 96, tanggal 8

Agustus 1996 serta dicantumkan dalam Tambahan Berita Negara RI No. 81 tanggal 8 Oktober 1996. Pada saat ini PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) mengelola lahan perkebunan dengan luas 136.971 Ha yang terdiri dari areal kelapa sawit seluas 120.774 Ha; Kakao seluas 7.626 Ha dan Teh seluas 8.571 Ha. Untuk mengolah hasil kebun, PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) mengelola 16 unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan kapasitas 606 ton Tandan Buah Segar per jam, 4 unit Pabrik Pengering Biji Kakao (PPBK) dengan kapasitas 152 ton Biji Kakako Basah per hari dan 6 unit Pabrik Teh (PT) dengan kapasitas 367 ton Daun Basah per hari. Selain mengelola kebun dan pabrik pengolahan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) juga mengelola industri hilir berupa Pabrik Fraksionasi dan Rafinasi atau

Pabrik Minyak Nabati (PMN) dengan kapasitas 300 ton CPO per hari dan Pabrik Pengolahan Inti Sawit (PPIS) dengan kapasitas 400 ton inti Sawit per hari. Untuk mendukung kegiatan perbengkelan juga dikelola 1 unit Pabrik Mesin Tenera (PMT), sedangkan untuk pelayanan kesehatan bagi karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) dikelola 3 unit Rumah Sakit, yaitu Rumah Sakit Laras, Rumah Sakit Balimbingan dan Rumah Sakit Pabatu. Jumlah Unit Usaha yang dikelola PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) pada saat ini sebanyak 37 Unit dengan jumlah karyawan sebanyak 39.990 orang. Letak Unit Usaha PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) berlokasi di 8 Kabupaten Daerah Tingkat II, yaitu Simalungun, Deli Serdang, Asahan, Labuhan Batu, Langkat, Tobasa dan Tapnuli Selatan serta Kotamadya Medan. PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) memiliki anak perusahaan yaitu PT Pamina Adolina yang mengoperasikan 1 unit pabrik fraksionasi dan rafinasi CPO kapasitas 200 ton CPO per hari dengan produk akhir berupa margarine, 3BD Olein (minyak goreng), stearinne dan fatty acid. Pabrik ini dalam proses pengolahannya mempergunakan sistem dry process (tanpa bahan kimia) dengan keunggulan hasil produksinya lebih diminati oleh pasar negara-negara maju. Saat ini Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) terhitung tanggal 01 September 2003 secara efektif telah berkedudukan di Medan. Penentuan lahan Kantor Pusat telah sesuai dengan perubahan anggaran dasar dari Akte Notaris Sri Rahayu Hadi Prasetyo, S.H. tanggal 26 September 2002. disamping itu, terhitung sejak tanggal 01 September 2003 PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) telah

melakukan Restrukturisasi Pengelolaan Usaha dengan membentuk pengelompokkan Grup Unit Usaha (GUU), dan pendelegasian/pelimpahan wewenang/tugas Direksi kepada Manajer Grup Unit Usaha. Hal ini dimaksudkan agar dapat memperkecil rentang kendali manajemen guna meningkatkan efektivitas pengmabilan keputusan serta fungsi pengawasan dan pengendalian. Sesuai dengan Master Plan BUMN 20022006, Grup Unit Usaha ini pada masa yang akan datang diharapkan akan menjadi Strategic Business Unit yang kompetitif.

Visi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Membangun PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) menjadi perusahaan agribusnis perkebunan yang tangguh.

Misi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) 1. Menjalankan usaha agribisnis perkebunan di bidang perkebunan kelapa sawit, teh dan kakao, serta menghasilkan produk minyak sawit, inti sawit, teh jadi, biji kakao kering serta produk turunanya yang berkualitas untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan. 2. Meningkatkan daya saing produk secara terus menerus yang didukung oleh sistem, cara kerja dan lingkungan kerja yang mendorong munculnya kreativitas dan inivasi untuk peningkatan produktivitas dan efisiensi.

3. Menghasilkan laba yang berkesinambungan untuk menjamin pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan serta memberikan manfaat dan nilai tambah yang optimal bagi pemegang saham, karyawan dan stakeholder lainnya. 4. Mengelola usaha untuk meningkatkan nilai perusahaan secara profesional

dengan berpegang teguh pada nilai-nilai etika bisnis dan senantiasa berpedoman pada tata kelola perusahaan secara sehat. 5. Memberikan perhatian dan peran yang sungguh-sungguh dalam membangun kemitraan dan mengembangkan masyarakat lingkungan (community

development), koperasi, usaha kecil dan menengah serta kelestarian lingkungan hidup.

Tujuan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Turut melaksanakan dan menunjangkebijaksanaan dan program pemerintah dalam pembangunan nasional di bidang ekonomi, khususnya pembangunan di bidang pertanian sub-sektor perkebunan.

Budaya Perusahaan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Memberi, membimbing dan mendorong perilaku seluruh karyawan

perusahaan agar dalam melaksanakan tugas selalu: 1. Berfikir positif 2. Menghargai kerja sama tim

3. Mengupayakan keseimbangan di antara pencapaian sasaran perusahaan dan peningkatan kesejahteraan karyawan 4. Mengutamakan kepentingan perusahaan daripada kepentingan kelompok atau pribadi.

IV.1.2 Struktur Organisasi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Struktur organisasi dari PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan seperti terlihat pada halaman berikut. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi, yaitu: Dewan Komisaris 1. Lutfi Ibrahimnasution (Komsaris Utama) 2. M. Djoened Ahmad (Komisaris) 3. Lio Jamaria Damanik (Komisaris) 4. Hebron Sinaga (Komisaris) 5. DjaminPurba (Komisaris)

Direksi 1. DahlanHarahap (Direktur Utama) 2. Salaman Tarigan (Direktur Produksi) 3. Kimmer Damanik (Direktur Keuangan) 4. Rusdi Lubis (Direktur SDM & Umum) 5. Washington Sipayung (Direktur Pemasaran)

IV.1.3 Fungsi-Fungsi Perusahaan dan Cakupan Tugas Fungsi perusahaan yang dikelompokkan dalam Bagian di Kantor Pusat berikut cakupan tugasnya. Tabel IV.1 Fungsi Perusahaan dan Cakupan Tugas KODE BAGIAN BAGIAN 04.01 Bagian Sekretaris Perusahaan 04.02 04.03. 04.04 04.05 04.06 CAKUPAN TUGAS

04.07 04.08 04.09 04.10 04.11 04.12 04.13 Sumber:

Sekretariat Perusahaan; Aspek Business/Legal; Kepatuhan; Investor; Komunikasi Perusahaan; Hubungan Masyarakat; dan Protokol Bagian Satuan Evaluasi Laporan, Sistem dan Prosedur dan Pengawasan Intern Pengawasan operasional Bagian Tanaman Peremajaan/Tanaman baru; Pemeliharaan; Proteksi; Pemupukan; Panen dan Pemetaan Bagian Teknik Instalasi; Teknik Sipil dan Listrik Bagian Pengolahan Pengolahan; Pengendalian Mutu dan Lingkungan Hidup Bagian Perencanaan, Perencanaan Perusahan; Pengkajian; Pengkajian dan Pengembangan Usaha; Teknologi Pengembangan Informasi; Sistem Informasi Manajemen dan Manajemen Resiko Bagian Keuangan RKAP; Pengendalian Anggaran; Keuangan dan Pajak dan Asuransi Bagian Akuntansi Akuntansi; Kompilasi; Verifikasi dan Administrasi PIR dan Plasma Bagian Pemasaran Analisa Pasar; Promosi; Pengujian dan Sertifikasi; Pemasaran Produk dan Administrasi Pemasaran Bagian Pengadaan Pengadaan Barang dan Pergudangan Bagian Sumber Daya Personalia; Pendidikan dan Pelatihan; Manusia Hubungan Industrial dan Kesehatan dan K3 Bagian Umum Hukum; Pertanahan; Rumah Tangga dan Keamanan dan Sarana Komunikasi Bagian PUKK/KBL Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi dan Bina Lingkungan/Community Development Departemen Sumber Daya Manusia dan Umum Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan

IV.2 Analisis Validitas dan Reliabilitas Hasil uji coba instrumen dilakukan pada 30 responden. Suatu

instrumen/angket atau bahan tes dinyatakan valid atau dianggap memenuhi syarat, jika harga koefisien r hitung 0,300 (Riduwan, 2005: 109; Sudarmanto, 2005: 88). Jika alat ukur telah dinyatakan valid, selanjutnya reliabilitas alat ukur tersebut diuji. Menurut Malhotra (1999: 282) nilai Cronbach Alpha yang dapat diterima > 0.600. Pada penelitian ini, teknik pengukuran reliabilitas yang digunakan adalah teknik Cronbach. Pengujian validitas dan reliabilitas dilakukan dengan bantuan pengolah data SPSS.

IV.2.1. Pelatihan (X1) Hasil uji validitas dan reliabilitas terhadap butir pernyataan pada variabel pelatihan dapat dilihat pada tabel IV.2 di bawah ini: Tabel IV.2 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Pelatihan (X1) Iterasi Pertama
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .841

Cronbach's Alpha .841

N of Items 16

Lanjutan Tabel IV.2


Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 52.6333 52.8333 52.9333 52.7667 53.1000 53.6000 53.1667 53.5000 53.3333 53.3000 53.0667 53.1667 53.0667 52.7667 52.1333 52.6333 Scale Variance if Item Deleted 65.413 60.075 63.926 62.047 62.921 64.593 63.040 62.810 67.126 66.631 66.202 60.557 67.237 62.047 63.016 65.344 Corrected Item-Total Correlation .428 .614 .421 .587 .527 .373 .523 .475 .204 .264 .383 .620 .303 .587 .575 .434 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .833 .822 .834 .824 .828 .837 .828 .831 .847 .843 .836 .822 .839 .824 .826 .833

Keterampilan 1 Keterampilan 2 Keterampilan 3 Keterampilan 4 Keterampilan 5 Keterampilan 6 Pengetahuan 1 Pengetahuan 2 Pengetahuan 3 Pengetahuan 4 Pengetahuan 5 Pengetahuan 6 Pengetahuan 7 Pengetahuan 8 Pengetahuan 9 Pengetahuan 10

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data diolah) Tabel IV.2 tersebut menunjukan bahwa dari keenam belas butir pernyataan yang terdapat pada variabel pelatihan hanya tiga belas butir yang menunjukan koefisien korelasi > 0.300 terhadap total butir (lihat tabel IV.1 pada kolom Corrected Item-Total Correlation), sehingga hanya ketiga belas butir yang dapat dinyatakan valid, yaitu keterampilan 1, keterampilan 2, keterampilan 3, keterampilan 4,

keterampilan 5, keterampilan 6, pengetahuan 1, pengetahuan 2, pengetahuan 5, pengetahuan 6, pengetahuan 8, pengetahuan 9, dan pengetahuan 10. Artinya ketiga belas butir pernyataan untuk mengukur variabel pelatihan sudah valid, sedangkan tiga butir lainnya, yaitu pengetahuan 3, pengetahuan 4, dan pengetahuan 7 dinyatakan tidak valid karena koefisien korelasi < 0.300.

Untuk itu perlu dilakukan iterasi kedua untuk menaikkan nilai koefisien korelasi butir yang lainnya, meskipun nilai koefisien korelasi alpha 0.841 > 0.60 yang menunjukkan bahwa butir-butir pernyataan yang terdapat pada variabel pelatihan memiliki konsistensi reliabilitas internal yang baik sebagai sebuah alat ukur. Artinya semua butir pernyataan untuk mengukur variabel pelatihan mempunyai

kehandalan/konsistensi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tabel IV.3 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Pelatihan (X1) Iterasi Kedua
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .852

Cronbach's Alpha .851

N of Items 13

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 42.7333 42.9333 43.0333 42.8667 43.2000 43.7000 43.2667 43.6000 43.1667 43.2667 42.8667 42.2333 42.7333 Scale Variance if Item Deleted 50.616 46.409 49.826 48.740 48.786 50.286 50.202 50.662 51.868 48.616 48.740 49.082 51.582 Corrected Item-Total Correlation .517 .649 .454 .580 .576 .415 .470 .379 .425 .524 .580 .612 .433 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .840 .830 .844 .835 .836 .847 .843 .849 .845 .839 .835 .834 .845

Keterampilan 1 Keterampilan 2 Keterampilan 3 Keterampilan 4 Keterampilan 5 Keterampilan 6 Pengetahuan 1 Pengetahuan 2 Pengetahuan 5 Pengetahuan 6 Pengetahuan 8 Pengetahuan 9 Pengetahuan 10

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data diolah)

Hasil iterasi tahap kedua menunjukan, apabila ketiga butir pernyataan pada pengetahuan dihilangkan, yaitu pengetahuan 3, pengetahuan 4 dan pengetahuan 7, maka nilai koefisien alpha untuk variabel pelatihan naik menjadi 0.851 > 0.60 sehingga butir pernyataan pada variabel pelatihan menjadi reliabel. Artinya butir pernyataan yang terdapat pada variabel pelatihan mempunyai kehandalan/konsistensi yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat digunakan untuk mengukur variabel pelatihan. Nilai koefisien korelasi pada ketiga belas butir pernyataan tersebut juga berkisar antara 0.400 0.649 yang berarti cukup tinggi, artinya butir pernyataan tersebut sudah valid, seperti yang tertera pada uji validitas pada tabel IV.3 tersebut.

IV.2.2. Motivasi (X2) Hasil uji validitas dan reliabilitas terhadap butir pernyataan pada variabel motivasi dapat dilihat pada tabel IV.4 di bawah ini: Tabel IV.4 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Motivasi (X2) Iterasi Pertama
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .850

Cronbach's Alpha .808

N of Items 22

Lanjutan Tabel IV.4


Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 82.9667 82.4667 82.4333 82.4333 82.8333 82.5333 83.1000 82.8333 82.4000 82.3667 82.3667 83.1333 82.8333 82.4333 82.5000 82.4000 82.5000 82.9000 82.7667 82.5000 82.4667 82.7333 Scale Variance if Item Deleted 21.551 25.706 25.564 26.737 26.489 25.844 23.610 23.523 25.076 25.206 24.378 23.223 23.592 26.047 26.190 24.593 25.707 24.921 25.289 25.431 25.844 23.306 Corrected Item-Total Correlation .343 .415 .400 .063 .060 .254 .414 .569 .491 .419 .632 .474 .448 .259 .319 .624 .509 .296 .320 .620 .369 .599 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .824 .801 .801 .812 .815 .805 .798 .789 .797 .799 .790 .794 .796 .805 .804 .792 .800 .805 .803 .797 .802 .787

Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 4 Motif 5 Motif 6 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Harapan 5 Harapan 6 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 3 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 6 Insentif 7

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data diolah) Hasil pengolahan data tersebut menunjukkan bahwa dari kedua puluh dua butir pernyataan yang terdapat pada variabel motivasi yang memiliki koefisien korelasi > 0.300 hanya 17 butir, yaitu motif 1, motif 2, motif 3, motif 7, motif 8, motif 9, harapan 1, harapan 2, harapan 3, harapan 4, insentif 1, insentif 2, insentif 4, insentif 5, insentif 6, dan insentif 7, sehingga dapat dinyatakan bahwa ketujuh belas butir pernyataan tersebut untuk mengukur variabel motivasi sudah valid. Kelima

butir lainnya, yaitu motif 4, motif 5, motif 6, harapan 5, dan insentif 3, tidak valid karena nilai koefisien korelasi < 0.300.

Nilai korelasi alpha sebesar 0.808 menunjukan bahwa butir pernyataan yang terdapat pada variabel motivasi sudah memiliki nilai reliabilitas yang disarankan, yaitu > 0.600 (Malhotra, 1999: 281; dan Hair et al. 1998, dalam Yuliati, 2003: 84). Artinya instrumen penelitian berupa butir pernyataan yang ada pada variabel motivasi sudah mempunyai kehandalan/konsistensi yang dapat dipertanggungjawabkan, tetapi masih harus dilakukan iterasi kedua untuk menghilangkan butir yang tidak valid dan untuk menaikkan nilai koefisien korelasi butir-butir lainnya juga.

Tabel IV.5 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Motivasi (X2) Iterasi Kedua
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .866

Cronbach's Alpha .810

N of Items 17

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 63.2667 62.7667 62.7333 63.4000 63.1333 62.7000 62.6667 62.6667 63.4333 63.1333 62.8000 62.7000 62.8000 63.0667 62.8000 62.7667 63.0333 Scale Variance if Item Deleted 16.754 20.392 20.340 18.593 18.464 19.872 19.816 19.057 18.392 18.533 20.924 19.252 20.303 19.995 20.234 20.668 18.102 Corrected Item-Total Correlation .325 .418 .377 .399 .565 .480 .457 .680 .435 .441 .279 .674 .555 .325 .586 .316 .632 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .838 .803 .803 .802 .789 .798 .799 .788 .799 .798 .808 .790 .800 .805 .799 .806 .784

Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Harapan 6 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 6 Insentif 7

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data diolah)

Hasil iterasi tahap kedua menunjukan, apabila kelima butir pernyataan motif 4, motif 5, motif 6, harapan 5, dan insentif 3 dihilangkan, maka nilai koefisien alpha untuk variabel motivasi naik menjadi 0.810 > 0.60. Butir pernyataan pada variabel motivasi tetap reliabel, artinya butir pernyataan yang terdapat pada variabel motivasi mempunyai kehandalan/konsistensi yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga dapat digunakan untuk mengukur variabel motivasi. Nilai koefisien korelasi pada kelima belas butir pernyataan tersebut juga berkisar antara 0.400 0.649 yang berarti cukup tinggi, artinya butir pernyataan tersebut sudah valid, tetapi pada dua butir lainnya, yaitu harapan 6 dan insentif 6 seperti yang tertera pada uji validitas pada tabel IV.5 tersebut, menunjukkan nilai dibawah 0.300 sehingga perlu dilakukan iterasi ketiga agar semua butir pernyataan pada variabel motivasi menjadi valid.

Tabel IV.6 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Motivasi (X2) Iterasi Ketiga
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .863

Cronbach's Alpha .805

N of Items 15

Lanjutan Tabel IV.6


Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 55.1000 54.6000 54.5667 55.2333 54.9667 54.5333 54.5000 54.5000 55.2667 54.9667 54.5333 54.6333 54.9000 54.6333 54.8667 Scale Variance if Item Deleted 15.128 18.869 18.806 17.082 16.930 18.395 18.259 17.500 16.892 17.068 17.706 18.792 18.438 18.723 16.533 Corrected Item-Total Correlation .342 .395 .362 .397 .571 .452 .456 .689 .433 .431 .677 .525 .322 .557 .649 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .833 .798 .798 .796 .781 .793 .793 .780 .793 .793 .782 .795 .799 .794 .775

Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 7

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data diolah) Setelah iterasi tahap ketiga dilakukan, meskipun nilai koefisien alpha untuk variabel motivasi turun menjadi 0.805, akan tetapi masih > 0.60. Butir pernyataan pada variabel motivasi tetap reliabel, artinya butir pernyataan yang terdapat pada variabel motivasi mempunyai kehandalan/konsistensi yang dapat

dipertanggungjawabkan sehingga dapat digunakan untuk mengukur variabel motivasi. Nilai koefisien korelasi pada kelima belas butir pernyataan tersebut juga berkisar antara 0.340 0.689 yang berarti cukup tinggi, artinya butir pernyataan tersebut sudah valid.

IV.2.3. Kinerja Karyawan (Y) Tabel IV.7 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Kinerja Karyawan (Y) Iterasi Pertama
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .875
Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 58.2333 58.4000 58.4333 58.3667 58.5000 58.6667 58.9000 58.7000 58.7000 58.7000 58.6333 58.5667 58.2000 58.4667 58.3000 58.2333 Scale Variance if Item Deleted 21.289 19.972 19.426 18.861 20.948 18.023 16.990 19.114 19.321 19.321 19.551 19.013 20.441 19.292 20.424 20.530 Corrected Item-Total Correlation .174 .382 .550 .594 .253 .743 .695 .665 .611 .518 .606 .700 .312 .542 .553 .398 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .881 .875 .868 .865 .878 .858 .861 .863 .865 .869 .866 .862 .877 .868 .870 .874

Cronbach's Alpha .876

N of Items 16

Kuantitas Kerja 1 Kuantitas Kerja 2 Kuantitas Kerja 3 Kualitas Kerja 1 Kualitas Kerja 2 Kualitas Kerja 3 Kualitas Kerja 4 Kerja sama Pemahaman Terhadap Tugas Inisiatif Disiplin 1 Disiplin 2 Kehandalan 1 Kehandalan 2 Kehandalan 3 Kehandalan 4

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data diolah) Hasil pengolahan data di atas menunjukan bahwa dari keenam belas butir pernyataan pada kinerja karyawan, ada 3 butir pernyataan yang memiliki nilai koefisien korelasi < 0.300 yang mengindikasikan ketidakvalidan, yaitu: kuantitas kerja 1, kualitas kerja 2, dan kehandalan 1, sehingga perlu dilakukan iterasi kedua. Nilai koefisien alpha 0.876 > 0.600, menunjukan bahwa seluruh butir pernyataan

pada kinerja karyawan sudah reliabel, akan tetapi karena masih ada butir pernyataan yang tidak valid, maka iterasi (pengolahan data kembali tetap perlu dilakukan).

Tabel IV.8 Analisis Validitas dan Reliabilitas Variabel Kinerja Karyawan (Y) Iterasi Kedua
Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .890

Cronbach's Alpha .887

N of Items 13

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 46.1333 46.1667 46.1000 46.4000 46.6333 46.4333 46.4333 46.4333 46.3667 46.3000 46.2000 46.0333 45.9667 Scale Variance if Item Deleted 16.947 16.420 15.748 15.076 14.102 15.978 16.116 15.978 16.240 15.872 16.303 17.344 17.413 Corrected Item-Total Correlation .351 .524 .608 .734 .692 .683 .643 .579 .668 .723 .515 .513 .374 Squared Multiple Correlation .578 .578 .564 .667 .672 .775 .650 .675 .773 .621 .470 .712 .674 Cronbach's Alpha if Item Deleted .890 .881 .877 .870 .875 .874 .876 .879 .875 .872 .882 .883 .887

Kuantitas Kerja 2 Kuantitas Kerja 3 Kualitas Kerja 1 Kualitas Kerja 3 Kualitas Kerja 4 Kerja sama Pemahaman Terhadap Tugas Inisiatif Disiplin 1 Disiplin 2 Kehandalan 2 Kehandalan 3 Kehandalan 4

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data diolah) Hasil iterasi tahap kedua di atas menunjukan bahwa semua butir pernyataan pada kinerja telah menunjukan kevalidan, terlihat dari nilai koefisien korelasi > 0.300. Nilai koefisien alpha juga mengalami kenaikan menjadi 0.887 yang berarti seluruh butir pernyataan pada variabel kinerja sudah reliabel.

IV.3. Karakteristik Responden IV.3.1. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Karakterstik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada Tabel IV.9 berikut: Tabel IV.9 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Cumulative Percent 82.6 100.0

Valid

Pria Wanita Total

Frequency 128 27 155

Percent 82.6 17.4 100.0

Valid Percent 82.6 17.4 100.0

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah) Tabel IV.9 di atas menunjukan bahwa responden yang berjenis kelamin pria sebanyak 128 orang (82,6%), sedangkan yang berjenis kelamin wanita sebanyak 27 orang (17,4%). Hal ini menunjukan bahwa pegawai di PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan lebih banyak berjenis kelamin pria.

IV.3.2. Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Karakteristik responden berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada Tabel IV.10 berikut: Tabel IV.10 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Frequency Valid Akademi (D3) Sarjana (S1) Magister (S2) Total 4 130 21 155 Percent 2.6 83.9 13.5 100.0 Valid Percent 2.6 83.9 13.5 100.0 Cumulative Percent 2.6 86.5 100.0

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah)

Berdasarkan Tabel IV.10 di atas menunjukan bahwa pegawai yang bekerja di PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan lebih dominan berpendidikan Strata 1, yaitu sebanyak 130 orang (83,9%), pegawai yang berpendidikan magister (S2) sebanyak 21 orang (13,5%), dan yang terendah adalah berpendidikan akademi (D3), yaitu sebanyak 4 orang (2,6%). Hal ini mengindikasikan bahwa pegawai yang lebih banyak dibutuhkan adalah yang memiliki pendidikan sarjana (S1) karena pekerjaan yang dilakukan di Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan membutuhkan tenaga-tenaga kerja yang bukan saja terampil tetapi juga memiliki tingkat pengetahuan tertentu.

IV.3.3. Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja Karakteristik responden berdasarkan masa kerja dapat dilihat pada Tabel IV.11 berikut: Tabel IV.11 Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja
Frequency 19 94 42 155 Percent 12.3 60.6 27.1 100.0 Valid Percent 12.3 60.6 27.1 100.0 Cumulative Percent 12.3 72.9 100.0

Valid

1 - 10 Tahun 11- 20 Tahun 21 - 30 Tahun Total

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah) Tabel IV.11 di atas menunjukan bahwa masa kerja pegawai di PT

Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan antara 1 30 tahun. Pegawa yang memiliki masa kerja dengan antara 11 20 tahun lebih banyak, yaitu sebesar 94 orang (60,6%), sedangkan pegawai yang memiliki masa kerja di atas 21 tahun

(rentang 21 30 tahun) sebanyak 42 orang (27,1%) dan pegawai dengan masa kerja antara 1 10 tahun memiliki jmlah yang lebih kecil dibanding masa kerja di atas 10 tahun, yaitu sebanyak 19 orang (12,3%). Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar pegawai yang bekerja di PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan telah memiliki masa kerja yang cukup lama.

IV.4. Uji Asumsi Klasik Berbeda dengan alat analisis lainnya, regresi linear ganda memerlukan uji persyaratan yang sangat ketat yang disebut dengan istilah uji asumsi klasik. Persyaratan awal, untuk menggunakan regresi sebagai salah satu alat analisis yaitu, variabel penelitian harus diukur paling rendah dalam bentuk skala interval (Sudarmanto, 2005: 101; Riduwan, 2006: 189). Penelitian ini, menggunakan skala pengukuran Likert yang berbentuk ordinal, sehingga data yang dihasilkan dari pengumpulan angket yang berbentuk ordinal harus diubah terlebih dahulu menjadi data interval. Untuk mengubah data ordinal menjadi data interval dengan rumus (Riduwan, 2005: 189): Ti = 50 + 10. (Xi x ) S Ti = hasil skor data baku X = nilai (skor) variabel X x = rata-rata (mean) setiap variabel (variabel x) s = simpangan baku (standar deviasi)

Proses perubahan data ordinal menjadi data interval dapat dilihat pada lampiran VI. Setelah data ordinal diubah menjadi data interval, maka dapat dilanjutkan dengan melakukan uji normalitas data dan homogenitas, setelah itu untuk analisis linear ganda, antara lain terdiri dari uji linearitas garis regresi, tidak terdapat saling

hubungan antara variabel bebas satu dengan variabel bebas lainnya (uji multikolinearitas), tidak terdapat autokorelasi antar data pengamatan dan tidak terjadi adanya heterokedasitas.

IV.4.1. Uji Normalitas Hasil uji normalitas variansi pada sampel untuk masing-masing kelompok pria dan wanita, menghasilkan besaran nilai seperti tertera pada tabel IV.12 Uji normalitas sampel baik yang menggunakan rumus Kolmogorov-Smirnov maupun Shapiro-Wilk menghasilkan besaran statistik dan taraf kepercayaannya (Significance Level) ditemukan sebesar antara 0.000 0.012 (kolom 4 dan 6 Sig.) atau jauh lebih kecil dari taraf kepercayaan yang ditentukan (0.000 < 0.05) untuk semua variabel dependen pada penelitian (pelatihan dan motivasi kerja). Besaran signifikansi 0.000 ini

menunjukkan bahwa data sampel tersebut berdistribusi normal (Amir, 2006: 72).

Tabel IV.12
Tests of Normality Kolmogorov-Smirnov Statistic df Sig. .139 155 .000 .082 155 .012
a

Pelatihan Motivasi Kerja

Statistic .918 .957

Shapiro-Wilk df 155 155

Sig. .000 .000

a. Lilliefors Significance Correction

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah)

IV.4.2. Uji Homogenitas Untuk melakukan pengujian homogenitas populasi penelitian diperlukan hipotesis sebagai berikut: Ho : Data populasi bervarian homogin Ha : Data populasi tidak bervarian homogin Mengacu pada kriteria pengujian jika nilai Significancy < 0.05 maka Ho ditolak, sedangkan jika nilai Significancy > 0.05 maka Ho diterima. Significancy Apabila nilai

> alpha 0.05 yang ditetapkan, maka dapat dinyatakan bahwa data

tersebut berasal dari populasi yang bervarian homogin (Sudarmanto, 2005: 114; Amir, 2006: 73). Nilai signifikansi diperoleh dari kolom 5 Sig pada baris Based on Mean. Hasil uji analisis homogenitas dengan menggunakan menu Explore pada SPSS menghasilkan besaran signifikansi seperti pada tabel IV.13 berikut:

Tabel IV.13
Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic 2.663 2.740 2.740 2.658 1.712 1.652 1.652 1.610 df1 1 1 1 1 1 1 1 1 df2 153 153 152.997 153 153 153 148.772 153 Sig. .105 .100 .100 .105 .193 .201 .201 .206

Pelatihan

Motivasi Kerja

Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah) Hasil uji homogenitas pada tabel IV.13 di atas menunjukkan bahwa data yang terdapat pada butir-butir pernyataan pelatihan dan motivasi kerja berasal dari populasi yang bervarian homogin karena nilai signifikansi pelatihan 0.105 > Nilai alpha (0.05) dan nilai signifikansi motivasi 0.193 > nilai alpha 0.05 sehingga statistik parametrik dalam hal ini teknik analisa data secara regresi dapat digunakan.

IV.4.3. Uji Linearitas Garis Regresi Untuk melakukan uji linieritas garis regresi juga diperlukan hipotesis. Hipotesis yang digunakan untuk menguji linieritas garis regresi tersebut dinyatakan sebagai berikut: Ho : Model regresi berbentuk linier Ha : Model regresi berbentuk non-linier Untuk menyatakan apakah garis regresi tersebut linier atau tidak linier atau menerima atau menolak Ho, menurut Sudarmanto (2005: 135), ada dua alternatif

ukuran yang dapat digunakan, seperti yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya. Pengujian linieritas garis regresi pada penelitian ini dengan menggunakan harga koefisien signifikansi untuk menolak atau menerima Ho yang dibandingkan dengan tingkat alpha. Koefisien alpha yang digunakan oleh peneliti adalah 5%, maka simpulan yang harus diambil, yaitu Ho akan diterima jika nilai signifikansi dari Deviation from

Linearity > dari alpha yang ditetapkan dan sebaliknya, Ho akan ditolak jika mempunyai nilai yang lainnya. Deviation from Linearity ini diperoleh dari Tabel ANOVA dengan menggunakan program SPSS seperti terlihat pada tabel IV.14 berikut: Tabel IV.14
ANOVA Table Sum of Squares 11299.040 10243.843 1055.197 4102.248 15401.288 df 30 1 29 124 154 Mean Square 376.635 10243.843 36.386 33.083 F 11.385 309.644 1.100 Sig. .000 .000 .349

Kinerja Karyawan (Y) * Pelatihan (X1)

Between Groups Within Groups Total

(Combined) Linearity Deviation from Linearity

ANOVA Table Sum of Squares 12742.487 11892.851 849.636 2658.800 15401.288 df 38 1 37 116 154 Mean Square 335.329 11892.851 22.963 22.921 F 14.630 518.870 1.002 Sig. .000 .000 .479

Kinerja Karyawan (Y) * Motivasi Kerja (X2)

Between Groups Within Groups Total

(Combined) Linearity Deviation from Linearity

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah) Hasil uji linieritas garis regresi berdasarkan data yang terdapat pada tabel IV.14 di atas menunjukkan bahwa garis regresi tersebut adalah linier karena nilai

signifikansi untuk pelatihan 0.349 dan motivasi 0.479 lebih besar dari koefisien alpha (5%). Melalui bentuk diagram (chart) yang ditampilkan dapat juga menerjemahkan untuk melihat normalitas sampel, linearitas keterhubungan dan kesamaan variansi. Untuk mengetahui persyaratan linearitas dan kesamaan variansi, dapat membuat plot antara nilai residu (ZRESID) dengan nilai prediksi (ZPRED) (Amir, 2006: 157). Hubungan regresi berbentuk linear dan variansinya dapat dilihat dalam diagram pencar probabilitas (Normal Probability Plot) atau disingkat dengan P-P Plot. Diagram ini menggambarkan nilai residu amatan yang dihitung secara kumulatif dan dicocokan dengan nilai residu normal yang digambarkan dengan garis lurus menyamping dari kiri bawah ke kanan atas, seperti terlihat pada gambar IV.2 dibawah. Bila nilai residu amatan berkonsentrasi dan sejalan dengan garis tersebut, maka sampel berdistribusi normal, keterhubungan antara dua variabel ditandai dengan adanya garis lurus atau garis yang beraturan.

Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual

Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)


1.0

0.8

Expected Cum Prob

0.6

0.4

0.2

0.0 0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0

Observed Cum Prob

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah) Gambar IV.2 Normal P P Plot of Standardized Residual Bila persyaratan normalitas, homogenitas dan linearitas sudah terpenuhi maka penggunaan regresi linear ganda untuk menganalisis data dapat dilakukan. Syarat lain untuk penggunaan regresi linear berganda adalah uji multikolinearitas, autokorelasi dan heterokedasitas.

IV.4.4. Uji Multikolinearitas Hasil pengujian multikolinearitas data dalam penelitian ini dapat dilihat pada tabel IV.15 berikut: Tabel IV.15
a Coefficients

Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta 1 (Constant) 5.247 2.006 Pelatihan (X1) .152 .085 .152 Motivasi Kerja (X .743 .085 .743 a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)

t 2.616 1.786 8.725

Correlations Sig. Zero-order Partial .010 .076 .816 .143 .000 .879 .578

Part .068 .334

Collinearity Statistics Tolerance VIF .202 .202 4.939 4.939

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah) Berdasarkan hasil analisis multikolinearitas pada tabel IV.15 di atas, maka data yang diperoleh dari sampel tidak terdapat multikolinearitas karena besaran statistik tolerance cukup tinggi (0.202) menjauhi nilai 0.01 dan nilai VIF (Variance Inflaction Factor) untuk pelatihan dan motivasi masimg-masing 4.939 < 10 (Amir, 2006: 174-175), yang berarti tidak terdapat multikolinearitas di antara variabel

independen dengan variabel independen lainnya. Kedua variabel tersebut (pelatihan dan motivasi kerja) saling independen. Artinya tidak terdapat hubungan yang linier antara variabel bebas (independen) satu dengan variabel bebas (independen) yang lainnya (Sudarmanto, 2005: 136). Tingkat ketelitian koefisien regresi sebagai penduga cukup baik. dengan demikian tingkat ketelitian koefisien regresi juga menjadi lebih akurat, bersifat stabil (adanya sedikit perubahan pada data mengakibatkan ragamnya tidak berubah sangat

berarti dan dapat memisahkan pengaruh tiap-tiap variabel bebas secara individu terhadap variabel tergantungnya).

IV.4.5. Uji Autokorelasi Hasil analisis yang didapatkan melalui perhitungan SPSS pada kolom 11, Durbin-Watson menunjukkan bahwa nilai Durbin-Watson sebesar 1.671, dapat dilihat pada tabel IV.16. Nilai tersebut mendekati angka 2. Ukuran yang digunakan untuk menyatakan ada tidaknya autokorelasi, yaitu apabila nilai statistik Durbin-Watson mendekati 2, maka data tidak memiliki autokorelasi (Rietveld dan Sunaryanto, 1994 dalam Sudarmanto, 2005: 143), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi autokorelasi di antara data pengamatan. Tabel IV. 16
Model Summary b Model 1 R .881a R Square .777 Adjusted R Square .774 Std. Error of the Estimate 4.75472 DurbinWatson 1.671

a. Predictors: (Constant), Motivasi Kerja (X2), Pelatihan (X1) b. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)

Sumber: Hasil Penelitian 2008 (Data Diolah)

IV.5. Analisis Data IV.5.1. Analisis Korelasi untuk X1 dengan Y Hubungan antara variabel pelatihan (X1) dengan kinerja karyawan (Y) sebesar rx1y = 0.816 tergolong tinggi (Riduwan, 2005: 109). Jika dilihat dari besaran koefisien

korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel pelatihan (X1) dengan kinerja karyawan (Amir, 2006: 135). Ini berarti, pengaruh pelatihan cukup tinggi terhadap kinerja karyawan, karena pelatihan dapat membantu karyawan mempelajari pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang terkait dengansuatu pekerjaan sehingga prestasi kerja karyawan meningkat. Untuk menyatakan besar kecilnya kontribusi (sumbangan) variabel X1 terhadap Y atau koefisien diterminan = r2 x 100% atau 0.8162 x 100% = 66.58%, sedangkan sisanya 33.42% ditentukan oleh variabel lain. Signifikansi X1 dengan Y dihitung dengan rumus Uji-t sebagai berikut: t hitung = r n 2 = 0.816 155 2 = 0.816 (12.3693) = 17.4595 1 r2 1 (0.8162)
hitung

0.5781
tabel,

Kriteria pengujian: jika t

> t

maka korelasi X1 dengan Y adalah

signifikan (maka signifikansi = data sampel dapat digeneralisasikan ke data populasi). Berdasarkan perhitungan di atas, dengan ketentuan = 0.05; dk = n 2 = 155 2 = 153 sehingga didapat t
tabel

= 1.645 (Tabel Nilai-Nilai Distribusi T pada dk di atas


tabel

120 dengan = 0.05 pada uji satu pihak, maka nilai t ternyata t
hitung

= 1.645, Lampiran),

> t

tabel

atau 17.4595 > 1.645, maka signifikan. Ini berarti terdapat

pengaruh yang signifikan antara pelatihan terhadap kinerja karyawan.

IV.5.2. Analisis Korelasi untuk X2 dengan Y Hubungan antara variabel motivasi kerja (X2) dengan kinerja karyawan (Y) sebesar rx2y = 0.879 tergolong tinggi (Riduwan, 2005: 109). Ini menunjukkan bahwa motivasi merupakan kondisi atau energi yang menggerakan diri karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai kineja maksimal sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Untuk menyatakan besar kecilnya kontribusi (sumbangan) variabel X2 terhadap Y atau koefisien diterminan = r2 x 100% atau 0.8792 x 100% = 77.26%, sisanya 22.74% ditentukan oleh variabel lain. Signifikansi X2 dengan Y dihitung dengan rumus Uji-t sebagai berikut: t hitung = r n 2 = 0.879 155 2 = 0.879 (12.3693) = 22.8033 1 r2 1 (0.879)2
hitung

0.4768
tabel,

Kriteria pengujian: jika t

> t

maka korelasi X2 dengan Y adalah

signifikan (maka signifikansi = data sampel dapat digeneralisasikan ke data populasi). Berdasarkan perhitungan di atas, dengan ketentuan = 0.05; dk = n 2 = 155 2 = 153 sehingga didapat t
tabel

= 1.645 (Tabel Nilai-Nilai Distribusi T pada dk di atas


tabel

120 dengan = 0.05 pada uji satu pihak, maka nilai t ternyata t
hitung

= 1.645, Lampiran),

> t

tabel

atau 22.8033 > 1.645, maka signifikan, artinya terdapat

hubungan antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan tingkat signifikansi yang tergolong tinggi.

IV.5.3. Analisis Korelasi dan Regresi Ganda untuk X1 dan X2 terhadap Y Pengaruh secara simultan antara variabel pelatihan (X1) dan motivasi kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) diperoleh harga koefisien korelasinya adalah R = 0.881 tergolong kuat (nilai R = 0.881 ini diperoleh dari Tabel Model Summary kolom kedua R dari hasil pengolahan data dengan program SPSS), sedangkan untuk menyatakan besar kecilnya kontribusi (sumbangan) variabel X1 dan X2 terhadap Y atau koefsien determinan = R2 x 100% atau 0.8812 x 100% = 77.62%, sedangkan sisanya 22.38% ditentukan oleh variabel lain. Untuk mengetahui signifikansi korelasi ganda X1 dan X2 terhadap Y dihitung uji-F sebagai berikut: F hitung = R2/k = 0.8812/10 (1 0.8812) (155 10 1) Kaidah pengujian Signifikansi Uji-F: Jika F hitung > F tabel, maka signifikan Jika F hitung < F tabel, maka tidak signifikan Mencari nilai F tabel dengan menggunakan tabel F dengan rumus: F tabel = F (1 ) {(dk = k) . (dk = n k 1)} = F (1 ) {(dk = 10) . ( dk = 155 10 1)} = F (1 0.05) (10, 153) Cara mencari F tabel = 10, sebagai angka pembilang = 153, sebagai angka penyebut. = 0.07762 0.0015544 = 49.9332

(1 R2)/ (n k 1)

F tabel = 1.83 Ternyata F


hitung

> F

tabel,

atau 49.9332 > 1.83, maka signifikan. Hasil uji-F ini

menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel independen X terhadap variabel dependen Y, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara pelatihan dan motivasi kerja dengan kinerja karyawan pada PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan.

IV.6. Interpretasi Hasil Pengujian Hipotesis Melakukan interpretasi hasil analisis penelitian, yaitu melakukan penafsiran terhadap pengujian hipotesis. Walaupun hasil analisis statistik itu sendiri sudah merupakan suatu kesimpulan, tetapi belum memadai tanpa ada interpretasi yang dikaitkan dengan perumusan masalah. Interpretasi dan pengujian hipotesis diuraikan sebagai berikut:

IV.6.1. Ada Pengaruh yang Signifikan antara Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan Berdasarkan tabel IV.15 Coefficients bahwa besarnya pengaruh antara variabel pelatihan (X1) terhadap kinerja karyawan (Y) yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0.816 atau (rx1y = 0.816). Hal ini menunjukkan pengaruh yang tinggi di antara pelatihan terhadap kinerja karyawan dengan tingkat signifikan koefisien korelasi dua sisi (2-tailed) dari output (diukur dari probabilitas) menghasilkan angka 0.000 atau 0 (nol), karena probabilitas jauh di bawah 0.01 atau 0.05 menunjukkan

adanya pengaruh, dari tabel Anova atau F

tes,

ternyata didapat F

hitung

adalah 49.9332

dengan tingkat signifikan 0.000. Probabilitas (0.000) jauh lebih kecil dari 0.05 menunjukkan bahwa model regresi dengan variabel pelatihan dapat dipakai untuk memprediksi kinerja karyawan. Berdasarkan tabel Coefficients, jika digambarkan persamaan regresi sebagai berikut: = a + b1X1 = 5.247 + 0.152X1 Dimana: X1 = Pelatihan Y = Kinerja karyawan Konstanta sebesar 5.247 menyatakan bahwa jika ada kenaikan nilai dari variabel pelatihan (X1), maka nilai kinerja karyawan adalah 5.247. Koefisien regresi sebesar 0.152 menyatakan bahwa setiap kenaikan satu nilai pelatihan memberikan kenaikan nilai sebesar 0.152. Uji-t untuk menguji signifikansi konstanta dan variabel dependen (kinerja karyawan). Kriteria uji koefisien regresi dari variabel pelatihan terhadap kinerja karyawan (Y) sebagai berikut Hipotesis dalam bentuk kalimat: Ho : Pelatihan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Ha : Pelatihan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Hipotesis dalam bentuk statistik: Ho : rx1y = 0

Ha : rx1y 0 Dasar pengambilan keputusan: dengan membandingkan nilai t


tabel sebagai hitung

dengan t

berikut:

Jika nilai t hitung > nilai t tabel, maka Ho ditolak, artinya koefisien regresi signifikan. Jika nilai t signifikan. Nilai t hitung, diambil pada tabel Coefficients, nilai t hitung untuk variabel X1 = 1.786 Nilai t tabel: Tingkat signifikansi () = 0.05 dk (derajat kebebasan) = jumah data (n) 2 = 155 2 = 153 Uji dilakukan satu sisi, sehingga nilai t tabel = 1.645 Keputusan: karena nilai t
hitung hitung

< nilai t

tabel,

maka Ho diterima, artinya koefieisn regresi tidak

> nilai t

tabel

atau 1.786 > 1.645, maka Ho ditolak,

artinya koefisien regresi signifikan atau pelatihan ternyata berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan.

IV.6.2. Ada Pengaruh yang Signifikan antara Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Berdasarkan tabel IV.15 Coefficients bahwa besarnya pengaruh antara variabel pelatihan (X1) terhadap kinerja karyawan (Y) yang dihitung dengan koefisien korelasi adalah 0.879 atau (rx1y = 0.879). Hal ini menunjukkan pengaruh yang tinggi di antara motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan tingkat signifikan

koefisien korelasi dua sisi (2-tailed) dari output (diukur dari probabilitas)

menghasilkan angka 0.000 atau 0 (nol), karena probabilitas jauh di bawah 0.01 atau 0.05 menunjukkan adanya pengaruh, dari tabel Anova atau F
hitung tes,

ternyata didapat F

adalah 49.9332 dengan tingkat signifikan 0.000. Probabilitas (0.000) jauh lebih

kecil dari nilai alpha yang ditentukan 0.05 menunjukkan bahwa model regresi dengan variabel motivasi kerja dapat dipakai untuk memprediksi kinerja karyawan. Berdasarkan tabel IV.15 Coefficients, maka persamaan regresi sebagai berikut: = a + b2X2 = 5.247 + 0.743X2 Dimana: X2 = Motivasi kerja Y = Kinerja karyawan Konstanta sebesar 5.247 menyatakan bahwa jika ada kenaikan nilai dari variabel motivasi kerja (X2), maka nilai kinerja karyawan adalah 5.247. Koefisien regresi sebesar 0.743 menyatakan bahwa setiap kenaikan satu memberikan kenaikan nilai sebesar 0.743. Uji-t untuk menguji signifikansi konstanta dan variabel dependen (kinerja karyawan). Kriteria uji koefisien regresi dari variabel motivasi kerja terhadap kinerja karyawan (Y) sebagai berikut Hipotesis dalam bentuk kalimat: Ho : Motivasi kerja tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Ha : Motivasi kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Hipotesis dalam bentuk statistik: nilai motivasi kerja

Ho : rx1y = 0 Ha : rx1y 0 Dasar pengambilan keputusan: dengan membandingkan nilai t


tabel sebagai hitung

dengan t

berikut:

Jika nilai t hitung > nilai t tabel, maka Ho ditolak, artinya koefisien regresi signifikan. Jika nilai t signifikan. Nilai t 8.725 Nilai t tabel: Tingkat signifikansi () = 0.05 dk (derajat kebebasan) = jumah data (n) 2 = 155 2 = 153 Uji dilakukan satu sisi, sehingga nilai t tabel = 1.645 Keputusan: karena nilai t
hitung hitung, hitung

< nilai t

tabel,

maka Ho diterima, artinya koefieisn regresi tidak

diambil pada tabel IV.14 Coefficients, nilai t

hitung

untuk variabel X2 =

> nilai t

tabel

atau 8.725 > 1.645, maka Ho ditolak,

artinya koefisien regresi signifikan atau motivasi kerja ternyata berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan.

IV.6.3. Ada Pengaruh yang Signifikan antara Pelatihan dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Berdasarkan analisis tabel IV.16 Model Summary, nilai R square adalah 0.777. R square dapat disebut koefisien determinasi yang dalam hal ini berarti 77.70% kontribusi variabel pelatihan dan motivasi kerja terhadap keputusan kinerja

karyawan, sedangkan sisanya 22.30% dapat dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain. R square berkisar pada angka 0 sampai 1, dengan catatan semakin kecil angka R square, semakin lemah pula hubungan variabel-variabel tersebut. Persamaan regresi ganda: = a + b1X1 + b2X2 = 5.247 + 0.152X1 + 0.743X2 Kaidah pengujian signifikansi regresi berganda: Jika F hitung > F tabel, maka signifikan Jika F hitung < F tabel, maka tidak signifikan. Ternyata F ganda: = a + b1X1 + b2X2 = 5.247 + 0.152X1 + 0.743X2
hitung

>F

tabel,

atau 49.9332 > 1.83, maka signifikan. Persamaan regresi

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

V.1 Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil suatu simpulan, yaitu: pelatihan dan motivasi kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan. Hal ini berarti bahwa pelatihan yang diterima karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan selama ini ternyata mampu meningkatkan kinerja, disamping itu, motivasi yang diberikan oleh pimpinan atau perusahaan juga memiliki peran yang penting untuk meningkatkan semangat kerja dan komitmen karyawan terhadap perusahaan yang akhirnya juga berhasil meningkatkan kinerja karyawan.

V.2 Saran Berdasarkan simpulan yang diambil, maka saran yang dapat diberikan adalah pelatihan hendaknya tetap terus diberikan dan berkesinambungan kepada setiap

karyawan, bahkan sejak awal penempatan karyawan agar dalam menghadapi cara kerja yang berlaku karyawan tidak kaget dan mudah menyesuaikan diri, selain itu pelatihan yang diberikan juga harus tetap disesuaikan dengan tuntutan pekerjaan yang akan diemban oleh seorang karyawan. Bagi karyawan lama, pelatihan juga tetap harus diberikan untuk lebih mencegah penurunan produktivitas. Pelaksanaan motivasi oleh pimpinan yang selama ini diberikan dapat tetap dipertahankan, selain itu

pimpinan juga tetap menaruh pengetahuan dan perhatian yang serius pada perilaku karyawan pada semua permasalahan kebutuhan baik dengan memberikan bantuan fasilitas kepada organisasi dan individu karyawan yang akan mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

DAFTAR PUSTAKA

BUKU Bacal, Robert. 2001. Performance Management. Jakarta: PT SUN. Dale, Margaret A. 2003. The Art of HRD. Developing Management Skills. Meningkatkan Keterampilan Manajemen. Edisi Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer. Daniels, C. Aubrey. 2005. Maximum Performance. Sistem Motivasi Terbaik bagi Konsumen. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer. Deeprose, Donna. 2003. Smart Motivation. Jakarta: Elex Media Computindo. Dessler, Gary. 1997. Human Resources Management. New Jersey: Prentice Hall International, Inc. Upper Side River. Gomes, Faustino Cardoso. 1995. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Andi. Handoko. Martin. 1992. Motivasi Daya Penggerak Tingkah Laku. Yogyakarta: Kanisius. Hasibuan, Malayu SP. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: PT Bumi Aksara. Irawan, Prasetya. 2006. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta. Istijanto. 2005. Riset Sumber Daya Manusia. Cara Praktis Mendeteksi DimensiDimensi Kerja Karyawan. Jakarta: PT Gramedia. Kusriyanto, Bambang. 1991. Peningkatan Produktivitas Karyawan. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo. Maggison, David., Banfield, Paul., and Matthews, Jennifer Joy. 1999. Human Resources Development. Second Edition. London: Kogan Page Limited. Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu. 2005. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Cetakan I. Bandung: PT Refika Aditama.

Moekijat. 1991. Latihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: PT Mandar Maju. Nasution, Mulia. 2000. Manajamen Personalia: Aplikasi dalam Perusahaan. Jakarta: Djambatan Prawirosentono, Suyadi. 1999. Kebijakan Kinerja Karyawan. Kiat Membangun Organisasi Kompetitif Menjelang Perdagangan Bebas Dunia. Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE. Ravianto, John. 1985. Produktivitas dan Tenaga Kerja Indonesia. Jakarta: SIUP. Rivai, Veithzal. 2005. Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Dari Teori Ke Praktik. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Robbin, P. Stephen. 2001. Perilaku Organisasi. Konsep, Kontroversi, Aplikasi. Jilid I. Edisi Kedelapan. Jakarta: Prenhallindo. Siagian, Sondang P. 1988. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Gunung Agung. Siagian , Sondang P. 1988. Manajemen Abad 21.Cetakan I. Jakarta: Bumi Aksara. Simamora, H. 1997. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kedua. Yogyakarta: STIE, YKPN. Simanjuntak, Payaman J. 2005. Manajemen dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Soeprihanto, John. 2000. Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karyawan. Yogyakarta: BPFE. Soetjipto, B.W. 2002. Paradigma Baru Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: PT Amara Books. Sudarmanto, R. Gunawan. 2005. Analisis Regresi Linear Ganda dengan SPSS. Edisi Pertama. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

ARTIKEL Karjantoro, Handoko. 2004. Mengelola Kinerja: Suatu Tinjauan Praktis. Manajemen Usahawan. No. 07. TH XXXIII. Juli: 24-28.

Lubis, Ella. H. 1999. Penilaian Kinerja Individu (Performance Appraisal). Manajemen Usahawan. No. I. Th XXVIII. Nopember: 34-36. Nurochim. 2000. Pandangan Konsep Manajemen Sumber Daya Manusia. NEED. Lingkungan Manajemen Ilmiah. Volume 2. No. 3. Maret: 27-32. Soetjipto, Budi.W. 2004. Menjadi Juara SDM: Sebuah Pengantar. Manajemen Usahawan. No. 02. TH XXXIII. Februari: 3-15. Sulistyohadi, Timbul. 2002. Beberapa Isu Penting dalam Program Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Manajemen Usahawan. No. 05. TH XXXI. Mei: 11-14.

SUMBER LAIN HASIL PENELITIAN Helmi, Syafrizal. 2003. Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan serta Prestasi Kerja terhadap Pengembangan Karir Karyawan pada PTPN III Medan. Tesis, tidak dipublikasikan. Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara, Medan. Hisyam, Masum. 2002. Hubungan Motivasi Kerja dan Lingkungan dengan Kinerja Pegawai Administrasi Survei di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tesis, tidak dipublikasikan. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Kekhususan Administrasi Publik. Program Pascasarjana, Universitas Indonesia, Jakarta. Suhadi. 1998. Hubungan antara Pendidikan, Training dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Instruktur Balai Latihan Kerja di Jawa Tengah. Tesis, tidak dipublikasikan. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Kekhususan Pendidikan. Program Pascasarjana, Universitas Indonesia, Jakarta.

PUBLIKASI Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Departemen Pertanian. 2006. Buletin Pemasaran Internasional. Edisi April.

Lampiran I Angket Sebelum Uji Coba PENGANTAR Perihal Lampiran Yth Dengan hormat, Dalam rangka penulisan tesis yang berjudul Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Kerja Karyawan terhadap Kinerja Karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan, maka saya memohon dengan hormat kepada Bapak/Ibu untuk menjawab beberapa pertanyaan angket yang telah disediakan. Jawaban Bapak/Ibu diharapkan objektif, artinya diisi apa adanya sesuai dengan kondisi yang Bapak/ibu terima/rasakan. Oleh karena itu, data dan identitas Bapak/Ibu akan dijamin kerahasiaannya dan tidak akan mempengaruhi status Bapak/Ibu sebagai karyawan pimpinan. Demikianlah pengantar ini dibuat. Atas perhatian, bantuan dan kerja sama Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih. Medan, Februari 2007 Hormat saya, Peneliti, : Permohonan Pengisian Angket : Satu berkas : Bapak/Ibu di PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan

(Khairul Akhir Lubis)

PROGRAM STUDI ILMU MANAJEMEN SEKOLAH PASCA SARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
RAHASIA KUESIONER PENELITIAN PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) MEDAN

No. Responden : _______ (Diisi oleh peneliti) Tanggal/Bulan/Tahun : _____/_____/_________ Petunjuk Pengisian : Jawablah pertanyaan atau pernyataan berikut ini dengan mengisi jawaban pada titik-titik yang telah disediakan atau dengan memberi tanda cek () pada kotak pilihan jawaban yang telah disediakan. Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan sejujurnya. Kuesioner ini hanya dipergunakan untuk bahan penelitian semata. I. IDENTITAS RESPONDEN IRP 1. Jenis Kelamin o Pria IRP 2. IRP 3. o Wanita Sudah berapa lama Bapak/Ibu bekerja di PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan? ..............tahun...........bulan. Pendidikan formal terakhir yang Bapak/Ibu tamatkan? (mohon diberi tanda silang yang sesuai) o Akademi (D3) o Sarjana (S1) o Magister (S2) II. PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) MEDAN Pada bagian ini, Bapak/Ibu diminta membubuhkan tanda silang (X) pada salah satu alternatif jawaban yang menurut Bapak/Ibu paling tepat pada kolom yang telah tersedia.

Keterangan: Simbol SS S KS TS STS No. Kategori Sangat Setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Pernyataan SS 5 1. 2. Variabel Pelatihan (X1) A. Keterampilan Karyawan perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan agar dapat menjalankan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Ditinjau dari aspek keterampilan, maka tujuan pelatihan yang pernah diikuti karyawan dapat meningkatkan partisipasi karyawan dalam volume pekerjaan untuk mengejar target. Ditinjau dari aspek keterampilan, maka tujuan pelatihan yang pernah diikuti karyawan dapat membangkitkan minat dan rasa ingin tahu karyawan terhadap sesuatu masalah yang sedang dihadapi atau sedang dibicarakan khususnya yang berhubungan dengan pekerjaan. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keahlian karyawan dalam memelihara/merawat mesin-mesin atau peralatan produksi lainnya. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan sehingga dapat menekan pemborosan pemakaian bahan baku. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memperoleh cara menyerap pengarahan pimpinan yang menjadi tugas dan fungsinya sebagai seorang karyawan yang baik. Nilai/Bobot 5 4 3 2 1 Alternatif Jawaban S KS TS STS 4 3 2 1

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10. 11. 12.

13. 14. 15.

B. Pengetahuan Ditinjau dari aspek pengetahuan, maka tujuan pelatihan yang diikuti karyawan dapat meningkatkan kemampuan karyawan untuk melihat masalah atau perkara dari berbagai arah, segi dan mengumpulkan berbagai fakta yang penting dan mengarahkan fakta tersebut pada masalah atau perkara yang dihadapi dalam pekerjaan. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan memberikan kesempatan bagi berkembangnya bakat atau prakarsa karyawan yang ingin mengetahui dan menyelidiki pada pekerjaan yang ditangani selama ini atau pekerjaan yang baru. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan dapat meningkatkan proses berpikir karyawan sehingga karyawan dapat bekerja dengan lebih baik dan membantu pimpinan dalam mencapai target perusahaan. Memperbaiki moral kerja karyawan. Program pelatihan meningkatkan kemampuan komunikasi karyawan. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan menimbulkan dan meningkatkan perhatian karyawan terhadap aspek tugas dan tanggung jawab yang diemban yang relevan dengan tugas dan fungsi karyawan. Karyawan menerima dengan baik dan senang bila ada masukan, kritikan ataupun teguran baik dari rekan kerja terutama dari atasan. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan dapat mengurangi pengawasan yang tidak perlu, dan karyawan bekerja lebih mandiri Program pelatihan mampu memupuk tingkah laku yang positif terhadap pimpinan dan instansi/lembaga dengan berbagai cara pekerjaan yang lebih hidup dan bervariasi di lingkungan kerja dengan lebih baik. Permasalahan yang muncul dalam pekerjaan diselesaikan karyawan secara mandiri.

16.

17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24.

25.

Variabel Motivasi Kerja (X2) A. Motif Karyawan bekerja semata-mata hanya untuk mencari upah (uang) yang adil dan layak. Sistem reward and punishment yang diberikan perusahaan kepada karyawan meningkatkan motivasi kerja karyawan Karyawan merasa aman dalam melakukan pekerjaan di perusahaan. Karyawan mendapatkan penghargaan yang baik dari perusahaan atas hasil kerjanya. Fasilitas kerja yang tersedia memberikan kemudahan bagi karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan. Lingkungan dan situasi kerja kondusif untuk karyawan bekerja. Perusahaan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya untuk lebih maju. Program pelatihan yang diterima karyawan telah sesuai/cukup/memadai dengan kebutuhan untuk memperoleh jenis/mutu/persyaratan keterampilan dalam melaksanakan tugas/pekerjaan karyawan. Hubungan kerja karyawan dengan rekan kerja baik. B. Harapan Karyawan bekerja keras karena ikut terlibat dalam melaksanakan tanggung jawab. Karyawan mendapatkan posisi jabatan yang sesuai dengan keterampilan dan kemampuannya. Pimpinan mau memberikan nasehat dan simpatik atas persoalan yang dihadapi karyawan. Karyawan bekerja dalam kondisi kerja yang baik dan menyenangkan. Pimpinan memberikan penghargaan atas prestasi kerja karyawan. Karyawan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan karirnya.

26. 27. 28. 29. 30. 31.

32. 33. 34. 35. 36. 37.

38.

C. Insentif Karyawan melaksanakan pekerjaan dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mendapatkan imbalan yang pantas dan wajar. Sistem penggajian yang diterapkan di perusahaan sudah baik. Penyediaan fasilitas kesehatan bagi karyawan selama ini sudah baik. Karyawan merasa senang dengan tunjangan kesehatan yang diberikan oleh perusahaan. Sistem pemberian bonus kepada karyawan selama ini sesuai dengan prestasi kerja karyawan. Setiap karyawan yang berprestasi dalam pekerjaan mendapatkan kesempatan dipromosikan/mendapat kenaikan pangkat atau jabatan. Perusahaan sudah mempunyai program pemberian jaminan hari tua untuk karyawan. Variabel Kinerja Karyawan (Y) A. Kuantitas Kerja Pengetahuan teknis dan dasar teknis mengenai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawab karyawan memberikan kemudahan bagi karyawan untuk menyelesaikan beban kerja sesuai dengan standar perusahaan. Keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki karyawan mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan. Fasilitas kerja yang tersedia sudah memadai sehingga memberikan kemudahan bagi karyawan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang menjadi tanggung jawabanya. B. Kualitas Kerja Pelatihan yang diberikan kepada karyawan meningkatkan ketepatan kerja karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan keinginan perusahaan. Pelatihan yang diberikan kepada karyawan dapat meningkatkan kemampuan karyawan

39.

40. 41.

42.

43.

dalam membuat rencana pekerjaan meliputi jadwal dan urutan pekerjaan, sehingga tercapai efisiensi dan efektivitas. 44. Pelatihan dan motivasi yang diberikan kepada karyawan meningkatkan kemampuan karyawan dalam menganalisis data/informasi yang berkenaan dengan bidang pekerjaannya sehingga permasalahan yang muncul dapat diatasi secara mandiri. Keterampilan, pengetahuan dan semangat kerja karyawan meningkatkan kemampuan karyawan dalam menggunakan berbagai peralatan/mesinmesin di kantor/perusahaan. C. Kerja sama Keterampilan, pengetahuan dan sikap yang konstruktif yang ada pada karyawan setelah mengikuti pelatihan meningkatkan kemampuan karyawan dalam bekerja sama dan membangun kinerja tim yang baik. D. Pemahaman terhadap Tugas Keterampilan dan pengetahun yang dimiliki karyawan setelah mengikuti pelatihan meningkatkan pengetahuan karyawan akan pekerjaan dan tanggung jawab karyawan akan setiap beban tugasnya sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat sesuai tuntutan perusahaan. E. Inisiatif Program pelatihan yang diikuti karyawan menumbuhkan semangat kerja untuk melaksanakan tugas-tugas baru dan memperbesar tanggung jawab. F. Displin Pelatihan yang dikuti karyawan dan motivasi yang diberikan oleh perusahaan meningkatkan kemampuan karyawan untuk menyimpulkan

45.

46.

47.

48

49.

50.

tugas-tugasnya sehingga tujuan organisasi/perusahaan dapat tercapai. Kesadaran dan dapat dipercayanya karyawan dalam hal kehadiran untuk menyelesaikan pekerjaan semakin meningkat setelah karyawan mengikuti pelatihan dan dimotivasi oleh perusahaan. G. Kehandalan Pelatihan yang diikuti karyawan meningkatkan kemampuan karyawan dalam berhubungan secara lisan dengan rekan kerja, atasan dan orang lain di luar perusahaan. Karyawan memiliki pengetahuan teknis, dasar teknis yang baik dan kepraktisan sehingga pekerjaan karyawan mendekati atau bahkan melebihi standar kinerja setelah mengikuti program pelatihan. Kepercayaan yang tinggi dari pimpinan, tanggung jawab dan wewenang yang diberikan pimpinan kepada karyawan meningkatkan kinerja karyawan. Kemampuan karyawan memperbaiki dirinya dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya semakin tinggi setelah mendapatkan pelatihan dan menerima reward yang adil dan layak dari perusahaan.

51.

52.

53.

54.

Lampiran II Distribusi Jawaban Responden pada Angket Uji Coba A. Jawaban Responden pada Angket Uji Coba untuk Butir Pernyataan pada Variabel Pelatihan (X1)
No. Resp. 1 2 4 4 4 5 2 5 4 4 4 4 4 4 2 5 4 3 4 4 4 4 4 3 5 4 4 5 5 3 4 PELATIHAN (X1) Keterampilan Jawaban Responden untuk Butir 2 3 4 5 2 1 5 3 4 3 4 3 4 4 4 4 2 2 2 4 5 4 5 4 1 1 1 1 5 4 4 4 1 4 4 2 4 4 4 4 4 3 5 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 2 2 4 1 5 4 5 4 4 5 5 4 3 3 3 3 4 4 3 2 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 4 2 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 3 3 5 4 3 3 3 2 3 4 4 4 2 4 Jumlah Skor 6 4 3 4 2 4 1 4 2 2 2 4 2 3 4 4 3 3 2 4 2 2 4 1 3 4 3 4 3 1 4 17 21 24 16 27 7 26 17 22 23 23 22 24 15 27 25 18 19 24 21 22 24 18 25 24 24 24 23 16 22 7 5 3 3 3 3 2 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 5 4 3 4 2 4 1 4 1 3 4 4 8 4 3 2 2 3 1 3 1 3 4 4 4 1 3 3 3 3 5 4 3 3 2 4 4 3 4 1 3 4 4 9 5 3 1 1 3 2 3 3 3 5 4 4 4 4 3 4 3 5 2 3 4 3 4 3 1 4 3 3 4 2 Pengetahuan Jawaban Responden untuk Butir 10 11 12 13 4 2 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 5 4 4 2 3 1 3 4 4 4 4 1 3 3 4 2 4 4 4 3 2 1 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 4 4 3 5 4 1 4 4 4 4 3 3 4 3 5 4 3 5 5 5 3 3 3 3 4 2 3 4 3 2 4 3 3 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 1 1 4 4 4 4 4 3 3 3 2 3 2 2 4 4 4 4 4 4 4 5 Jumlah Skor 14 5 4 4 2 5 1 4 4 4 5 3 4 4 4 5 5 3 3 4 4 4 4 4 4 4 5 3 3 3 2 15 5 4 5 5 5 1 5 5 4 5 4 5 3 5 5 5 4 4 5 5 4 5 3 4 4 5 5 4 4 5 16 5 4 3 5 5 2 5 3 4 4 4 5 4 4 3 4 3 5 4 4 3 5 3 3 4 4 3 3 4 5 42 33 31 28 40 18 40 30 36 35 39 42 32 37 39 38 33 41 42 36 33 35 34 38 27 42 29 28 39 39 59 54 55 44 67 25 66 47 58 58 62 64 56 52 66 63 51 60 66 57 55 59 52 63 51 66 53 51 55 61 Total Skor (X1)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

Khairul Akhir Lubis : Pengaruh Pelatihan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt Perkebunan Nusantara Iv (Persero) Medan, 2008 USU Repository 2008

B. Jawaban Responden pada Angket Uji Coba untuk Butir Pernyataan pada Variabel Motivasi Kerja (X2)
No. Resp. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 17 4 5 5 5 5 1 4 4 2 3 3 5 1 5 2 4 5 2 2 3 5 4 3 4 4 4 4 4 4 2 18 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 Jawaban Responden untuk Butir 19 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 20 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 21 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 22 5 3 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 23 5 4 4 3 2 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 2 3 2 24 4 4 5 3 2 3 4 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 25 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 Jumlah Skor 39 36 39 34 32 31 36 37 32 33 33 37 33 41 31 34 37 33 33 36 37 38 34 36 36 37 36 34 36 32 MOTIVASI KERJA (X2) Jawaban Responden untuk Butir 26 4 5 5 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 27 4 5 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 28 4 4 5 3 2 3 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 2 3 4 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 29 4 4 4 2 3 2 3 4 3 3 3 4 3 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 30 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 5 31 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 Jumlah Skor 24 26 27 21 21 22 23 25 23 22 22 24 23 28 23 26 24 22 23 26 23 23 25 23 22 25 23 24 23 27 32 4 5 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 Jawaban Responden untuk Butir 33 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 34 5 4 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 3 4 3 4 3 35 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 36 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 37 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 38 4 5 5 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 Jumlah Skor 30 31 31 27 26 26 26 29 27 25 25 28 26 32 27 29 27 27 29 28 27 28 28 27 27 27 29 27 28 27 Total Skor X2 93 93 97 82 79 79 85 91 82 80 80 89 82 101 81 89 88 82 85 90 87 89 87 86 85 89 88 85 87 86

C. Jawaban Responden pada Angket Uji Coba untuk Butir Pernyataan pada Variabel Kinerja Karyawan (Y)
No. Resp. Jawaban Responden untuk Butir 39 4 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 40 4 4 5 3 4 4 3 4 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 5 4 4 3 4 4 4 4 41 4 5 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 3 Jumlah Skor Jawaban Responden untuk Butir 42 4 5 5 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 5 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 43 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 44 4 5 5 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 45 4 5 4 3 2 4 2 4 4 3 2 3 3 3 4 2 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 Jumlah Skor Jawaban Responden untuk Butir 46 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 KINERJA KARYAWAN (Y) Jumlah Jawaban Jumlah Jawaban Skor Responden Skor Responden untuk untuk Butir Butir 47 48 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 Jumlah Skor Jawaban Responden untuk Butir 49 50 4 4 4 4 4 5 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 Jumlah Skor Jawaban Responden untuk Butir 51 5 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 5 4 4 4 52 5 5 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 53 4 5 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 54 4 5 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 5 4 Jumlah Skor Total Skor Y

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30

12 14 13 10 11 12 10 12 14 12 12 12 13 12 12 14 13 12 12 12 11 12 13 12 13 11 12 13 12 11

16 19 18 12 13 16 12 16 16 15 12 15 15 13 16 13 14 15 15 15 16 18 16 16 14 16 16 17 15 15

4 3 5 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4

8 8 9 6 6 8 6 8 8 8 8 8 8 6 8 7 7 8 8 8 8 7 8 8 7 8 8 8 7 8

18 20 18 15 15 16 15 16 19 16 16 16 16 16 15 17 16 17 16 15 16 17 16 17 15 17 17 16 17 16

66 72 71 52 54 64 52 64 69 61 58 63 64 56 63 61 59 64 63 62 63 65 64 64 61 64 65 66 60 62

Lampiran III Hasil Pengolahan Angket Uji Coba dengan SPSS VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN 1. VARIABEL PELATIHAN (X1) a. Iterasi Pertama
Case Processing Summary N Cases Valid Excluded a Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .841

Cronbach's Alpha .841

N of Items 16

Item Statistics Keterampilan 1 Keterampilan 2 Keterampilan 3 Keterampilan 4 Keterampilan 5 Keterampilan 6 Pengetahuan 1 Pengetahuan 2 Pengetahuan 3 Pengetahuan 4 Pengetahuan 5 Pengetahuan 6 Pengetahuan 7 Pengetahuan 8 Pengetahuan 9 Pengetahuan 10 Mean 3.9000 3.7000 3.6000 3.7667 3.4333 2.9333 3.3667 3.0333 3.2000 3.2333 3.4667 3.3667 3.4667 3.7667 4.4000 3.9000 Std. Deviation .84486 1.11880 1.03724 .97143 .97143 1.04826 .96431 1.06620 1.09545 1.00630 .81931 1.06620 .81931 .97143 .89443 .84486 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 52.6333 52.8333 52.9333 52.7667 53.1000 53.6000 53.1667 53.5000 53.3333 53.3000 53.0667 53.1667 53.0667 52.7667 52.1333 52.6333 Scale Variance if Item Deleted 65.413 60.075 63.926 62.047 62.921 64.593 63.040 62.810 67.126 66.631 66.202 60.557 67.237 62.047 63.016 65.344 Corrected Item-Total Correlation .428 .614 .421 .587 .527 .373 .523 .475 .204 .264 .383 .620 .303 .587 .575 .434 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .833 .822 .834 .824 .828 .837 .828 .831 .847 .843 .836 .822 .839 .824 .826 .833

Keterampilan 1 Keterampilan 2 Keterampilan 3 Keterampilan 4 Keterampilan 5 Keterampilan 6 Pengetahuan 1 Pengetahuan 2 Pengetahuan 3 Pengetahuan 4 Pengetahuan 5 Pengetahuan 6 Pengetahuan 7 Pengetahuan 8 Pengetahuan 9 Pengetahuan 10

Scale Statistics Mean 56.5333 Variance 71.982 Std. Deviation 8.48420 N of Items 16

b. Iterasi Kedua
Case Processing Summary N Cases Valid Excludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .852

Cronbach's Alpha .851

N of Items 13

Item Statistics Keterampilan 1 Keterampilan 2 Keterampilan 3 Keterampilan 4 Keterampilan 5 Keterampilan 6 Pengetahuan 1 Pengetahuan 2 Pengetahuan 5 Pengetahuan 6 Pengetahuan 8 Pengetahuan 9 Pengetahuan 10 Mean 3.9000 3.7000 3.6000 3.7667 3.4333 2.9333 3.3667 3.0333 3.4667 3.3667 3.7667 4.4000 3.9000 Std. Deviation .84486 1.11880 1.03724 .97143 .97143 1.04826 .96431 1.06620 .81931 1.06620 .97143 .89443 .84486 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Keterampilan 1 42.7333 Keterampilan 2 42.9333 Keterampilan 3 43.0333 Keterampilan 4 42.8667 Keterampilan 5 43.2000 Keterampilan 6 43.7000 Pengetahuan 1 43.2667 Pengetahuan 2 43.6000 Pengetahuan 5 43.1667 Pengetahuan 6 43.2667 Pengetahuan 8 42.8667 Pengetahuan 9 42.2333 Pengetahuan 10 42.7333 Scale Variance if Item Deleted 50.616 46.409 49.826 48.740 48.786 50.286 50.202 50.662 51.868 48.616 48.740 49.082 51.582 Corrected Item-Total Correlation .517 .649 .454 .580 .576 .415 .470 .379 .425 .524 .580 .612 .433 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .840 .830 .844 .835 .836 .847 .843 .849 .845 .839 .835 .834 .845

Scale Statistics Mean 46.6333 Variance 57.551 Std. Deviation 7.58621 N of Items 13

2. VARIABEL MOTIVASI (X2) a. Iterasi Pertama


Case Processing Summary N Cases Valid Excludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .850

Cronbach's Alpha .808

N of Items 22

Item Statistics Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 4 Motif 5 Motif 6 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Harapan 5 Harapan 6 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 3 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 6 Insentif 7 Mean 3.6000 4.1000 4.1333 4.1333 3.7333 4.0333 3.4667 3.7333 4.1667 4.2000 4.2000 3.4333 3.7333 4.1333 4.0667 4.1667 4.0667 3.6667 3.8000 4.0667 4.1000 3.8333 Std. Deviation 1.24845 .30513 .34575 .34575 .52083 .41384 .73030 .58329 .37905 .40684 .40684 .72793 .69149 .34575 .25371 .37905 .25371 .60648 .48423 .25371 .30513 .59209 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 82.9667 82.4667 82.4333 82.4333 82.8333 82.5333 83.1000 82.8333 82.4000 82.3667 82.3667 83.1333 82.8333 82.4333 82.5000 82.4000 82.5000 82.9000 82.7667 82.5000 82.4667 82.7333 Scale Variance if Item Deleted 21.551 25.706 25.564 26.737 26.489 25.844 23.610 23.523 25.076 25.206 24.378 23.223 23.592 26.047 26.190 24.593 25.707 24.921 25.289 25.431 25.844 23.306 Corrected Item-Total Correlation .343 .415 .400 .063 .060 .254 .414 .569 .491 .419 .632 .474 .448 .259 .319 .624 .509 .296 .320 .620 .369 .599 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .824 .801 .801 .812 .815 .805 .798 .789 .797 .799 .790 .794 .796 .805 .804 .792 .800 .805 .803 .797 .802 .787

Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 4 Motif 5 Motif 6 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Harapan 5 Harapan 6 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 3 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 6 Insentif 7

Scale Statistics Mean 86.5667 Variance 27.082 Std. Deviation 5.20400 N of Items 22

b. Iterasi Kedua
Case Processing Summary N Cases Valid Excludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .866

Cronbach's Alpha .810

N of Items 17

Item Statistics Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Harapan 6 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 6 Insentif 7 Mean 3.6000 4.1000 4.1333 3.4667 3.7333 4.1667 4.2000 4.2000 3.4333 3.7333 4.0667 4.1667 4.0667 3.8000 4.0667 4.1000 3.8333 Std. Deviation 1.24845 .30513 .34575 .73030 .58329 .37905 .40684 .40684 .72793 .69149 .25371 .37905 .25371 .48423 .25371 .30513 .59209 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 63.2667 62.7667 62.7333 63.4000 63.1333 62.7000 62.6667 62.6667 63.4333 63.1333 62.8000 62.7000 62.8000 63.0667 62.8000 62.7667 63.0333 Scale Variance if Item Deleted 16.754 20.392 20.340 18.593 18.464 19.872 19.816 19.057 18.392 18.533 20.924 19.252 20.303 19.995 20.234 20.668 18.102 Corrected Item-Total Correlation .325 .418 .377 .399 .565 .480 .457 .680 .435 .441 .279 .674 .555 .325 .586 .316 .632 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .838 .803 .803 .802 .789 .798 .799 .788 .799 .798 .808 .790 .800 .805 .799 .806 .784

Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Harapan 6 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 6 Insentif 7

Scale Statistics Mean 66.8667 Variance 21.637 Std. Deviation 4.65154 N of Items 17

c. Iterasi Ketiga
Case Processing Summary N Cases Valid Excludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .863

Cronbach's Alpha .805

N of Items 15

Item Statistics Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 7 Mean 3.6000 4.1000 4.1333 3.4667 3.7333 4.1667 4.2000 4.2000 3.4333 3.7333 4.1667 4.0667 3.8000 4.0667 3.8333 Std. Deviation 1.24845 .30513 .34575 .73030 .58329 .37905 .40684 .40684 .72793 .69149 .37905 .25371 .48423 .25371 .59209 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 55.1000 54.6000 54.5667 55.2333 54.9667 54.5333 54.5000 54.5000 55.2667 54.9667 54.5333 54.6333 54.9000 54.6333 54.8667 Scale Variance if Item Deleted 15.128 18.869 18.806 17.082 16.930 18.395 18.259 17.500 16.892 17.068 17.706 18.792 18.438 18.723 16.533 Corrected Item-Total Correlation .342 .395 .362 .397 .571 .452 .456 .689 .433 .431 .677 .525 .322 .557 .649 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .833 .798 .798 .796 .781 .793 .793 .780 .793 .793 .782 .795 .799 .794 .775

Motif 1 Motif 2 Motif 3 Motif 7 Motif 8 Motif 9 Harapan 1 Harapan 2 Harapan 3 Harapan 4 Insentif 1 Insentif 2 Insentif 4 Insentif 5 Insentif 7

Scale Statistics Mean 58.7000 Variance 20.010 Std. Deviation 4.47329 N of Items 15

3. VARIABEL KINERJA KARYAWAN (Y) a. Iterasi Pertama


Case Processing Summary N Cases Valid Excludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.


Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .875

Cronbach's Alpha .876

N of Items 16

Item Statistics Kuantitas Kerja 1 Kuantitas Kerja 2 Kuantitas Kerja 3 Kualitas Kerja 1 Kualitas Kerja 2 Kualitas Kerja 3 Kualitas Kerja 4 Kerja sama Pemahaman Terhadap Tugas Inisiatif Disiplin 1 Disiplin 2 Kehandalan 1 Kehandalan 2 Kehandalan 3 Kehandalan 4 Mean 4.1667 4.0000 3.9667 4.0333 3.9000 3.7333 3.5000 3.7000 3.7000 3.7000 3.7667 3.8333 4.2000 3.9333 4.1000 4.1667 Std. Deviation .37905 .52523 .49013 .55605 .40258 .58329 .77682 .46609 .46609 .53498 .43018 .46113 .48423 .52083 .30513 .37905 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted 58.2333 58.4000 58.4333 58.3667 58.5000 58.6667 58.9000 58.7000 58.7000 58.7000 58.6333 58.5667 58.2000 58.4667 58.3000 58.2333 Scale Variance if Item Deleted 21.289 19.972 19.426 18.861 20.948 18.023 16.990 19.114 19.321 19.321 19.551 19.013 20.441 19.292 20.424 20.530 Corrected Item-Total Correlation .174 .382 .550 .594 .253 .743 .695 .665 .611 .518 .606 .700 .312 .542 .553 .398 Squared Multiple Correlation . . . . . . . . . . . . . . . . Cronbach's Alpha if Item Deleted .881 .875 .868 .865 .878 .858 .861 .863 .865 .869 .866 .862 .877 .868 .870 .874

Kuantitas Kerja 1 Kuantitas Kerja 2 Kuantitas Kerja 3 Kualitas Kerja 1 Kualitas Kerja 2 Kualitas Kerja 3 Kualitas Kerja 4 Kerja sama Pemahaman Terhadap Tugas Inisiatif Disiplin 1 Disiplin 2 Kehandalan 1 Kehandalan 2 Kehandalan 3 Kehandalan 4

Scale Statistics Mean 62.4000 Variance 22.041 Std. Deviation 4.69482 N of Items 16

b. Iterasi Kedua
Case Processing Summary N Cases Valid Excludeda Total 30 0 30 % 100.0 .0 100.0

a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.


Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Standardized Items .890

Cronbach's Alpha .887

N of Items 13

Item Statistics Kuantitas Kerja 2 Kuantitas Kerja 3 Kualitas Kerja 1 Kualitas Kerja 3 Kualitas Kerja 4 Kerja sama Pemahaman Terhadap Tugas Inisiatif Disiplin 1 Disiplin 2 Kehandalan 2 Kehandalan 3 Kehandalan 4 Mean 4.0000 3.9667 4.0333 3.7333 3.5000 3.7000 3.7000 3.7000 3.7667 3.8333 3.9333 4.1000 4.1667 Std. Deviation .52523 .49013 .55605 .58329 .77682 .46609 .46609 .53498 .43018 .46113 .52083 .30513 .37905 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Kuantitas Kerja 2 46.1333 Kuantitas Kerja 3 46.1667 Kualitas Kerja 1 46.1000 Kualitas Kerja 3 46.4000 Kualitas Kerja 4 46.6333 Kerja sama 46.4333 Pemahaman 46.4333 Terhadap Tugas Inisiatif 46.4333 Disiplin 1 46.3667 Disiplin 2 46.3000 Kehandalan 2 46.2000 Kehandalan 3 46.0333 Kehandalan 4 45.9667 Scale Variance if Item Deleted 16.947 16.420 15.748 15.076 14.102 15.978 16.116 15.978 16.240 15.872 16.303 17.344 17.413 Corrected Item-Total Correlation .351 .524 .608 .734 .692 .683 .643 .579 .668 .723 .515 .513 .374 Squared Multiple Correlation .578 .578 .564 .667 .672 .775 .650 .675 .773 .621 .470 .712 .674 Cronbach's Alpha if Item Deleted .890 .881 .877 .870 .875 .874 .876 .879 .875 .872 .882 .883 .887

Scale Statistics Mean 50.1333 Variance 18.740 Std. Deviation 4.32900 N of Items 13

Lampiran IV Angket Sesudah Uji Coba PENGANTAR Perihal Lampiran Yth Dengan hormat, Dalam rangka penulisan tesis yang berjudul Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Kerja Karyawan terhadap Kinerja Karyawan PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan, maka saya memohon dengan hormat kepada Bapak/Ibu untuk menjawab beberapa pertanyaan angket yang telah disediakan. Jawaban Bapak/Ibu diharapkan objektif, artinya diisi apa adanya sesuai dengan kondisi yang Bapak/ibu terima/rasakan. Oleh karena itu, data dan identitas Bapak/Ibu akan dijamin kerahasiaannya dan tidak akan mempengaruhi status Bapak/Ibu sebagai karyawan pimpinan. Demikianlah pengantar ini dibuat. Atas perhatian, bantuan dan kerja sama Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih. : Permohonan Pengisian Angket : Satu berkas : Bapak/Ibu di PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan

Medan, Februari 2007 Hormat saya, Peneliti,

(Khairul Akhir Lubis)

PROGRAM STUDI ILMU MANAJEMEN SEKOLAH PASCA SARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
RAHASIA KUESIONER PENELITIAN PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) MEDAN

No. Responden : _______ (Diisi oleh peneliti) Tanggal/Bulan/Tahun : _____/_____/_________ Petunjuk Pengisian : Jawablah pertanyaan atau pernyataan berikut ini dengan mengisi jawaban pada titik-titik yang telah disediakan atau dengan memberi tanda cek () pada kotak pilihan jawaban yang telah disediakan. Jawablah pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan sejujurnya. Kuesioner ini hanya dipergunakan untuk bahan penelitian semata. I. IDENTITAS RESPONDEN IRP 1. IRP 2. IRP 3. Jenis Kelamin o Pria o Wanita Sudah berapa lama Bapak/Ibu bekerja di PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan? ..............tahun...........bulan. Pendidikan formal terakhir yang Bapak/Ibu tamatkan? (mohon diberi tanda silang yang sesuai) o Akademi (D3) o Sarjana (S1) o Magister (S2) II. PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) MEDAN Pada bagian ini, Bapak/Ibu diminta membubuhkan tanda silang (X) pada salah satu alternatif jawaban yang menurut Bapak/Ibu paling tepat pada kolom yang telah tersedia.

Keterangan: Simbol SS S KS TS STS No. Kategori Sangat Setuju Setuju Kurang Setuju Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Pernyataan SS 5 1. 2. Variabel Pelatihan (X1) A. Keterampilan Karyawan perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan agar dapat menjalankan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Ditinjau dari aspek keterampilan, maka tujuan pelatihan yang pernah diikuti karyawan dapat meningkatkan partisipasi karyawan dalam volume pekerjaan untuk mengejar target. Ditinjau dari aspek keterampilan, maka tujuan pelatihan yang pernah diikuti karyawan dapat membangkitkan minat dan rasa ingin tahu karyawan terhadap sesuatu masalah yang sedang dihadapi atau sedang dibicarakan khususnya yang berhubungan dengan pekerjaan. Ditinjau dari aspek keterampilan, maka tujuan program pelatihan yang diberikan kepada karyawan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keahlian karyawan dalam memelihara/merawat mesin-mesin atau peralatan kantor lainnya. Ditinjau dari aspek keterampilan, maka tujuan program pelatihan yang diberikan kepada karyawan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan sehingga dapat menekan pemborosan pemakaian alat tulis kantor. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan memberikan kesempatan kepada Nilai/Bobot 5 4 3 2 1 Alternatif Jawaban S KS TS STS 4 3 2 1

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9. 10.

11. 12.

13.

karyawan untuk memperoleh cara menyerap pengarahan pimpinan yang menjadi tugas dan fungsinya sebagai seorang karyawan yang baik. B. Pengetahuan Ditinjau dari aspek pengetahuan, maka tujuan pelatihan yang diikuti karyawan dapat meningkatkan kemampuan karyawan untuk melihat masalah atau perkara dari berbagai arah, segi dan mengumpulkan berbagai fakta yang penting dan mengarahkan fakta tersebut pada masalah atau perkara yang dihadapi dalam pekerjaan. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan memberikan kesempatan bagi berkembangnya bakat atau prakarsa karyawan yang ingin mengetahui dan menyelidiki pada pekerjaan yang ditangani selama ini atau pekerjaan yang baru. Program pelatihan meningkatkan kemampuan komunikasi karyawan. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan menimbulkan dan meningkatkan perhatian karyawan terhadap aspek tugas dan tanggung jawab yang diemban yang relevan dengan tugas dan fungsi karyawan. Program pelatihan yang diberikan kepada karyawan dapat mengurangi pengawasan yang tidak perlu, dan karyawan bekerja lebih mandiri Program pelatihan mampu memupuk tingkah laku yang positif terhadap pimpinan dan instansi/lembaga dengan berbagai cara pekerjaan yang lebih hidup dan bervariasi di lingkungan kerja dengan lebih baik. Permasalahan yang muncul dalam pekerjaan diselesaikan karyawan secara mandiri. Variabel Motivasi Kerja (X2) A. Motif Karyawan bekerja semata-mata hanya untuk mencari upah (uang) yang adil dan layak. Sistem reward and punishment yang diberikan perusahaan kepada karyawan meningkatkan

14. 15.

16. 17. 18.

19.

motivasi kerja karyawan Karyawan merasa aman dalam melakukan pekerjaan di perusahaan. Perusahaan memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya untuk lebih maju. Program pelatihan yang diterima karyawan telah sesuai/cukup/memadai dengan kebutuhan untuk memperoleh jenis/mutu/persyaratan keterampilan dalam melaksanakan tugas/pekerjaan karyawan. Hubungan kerja karyawan dengan rekan kerja baik. B. Harapan Karyawan bekerja keras karena ikut terlibat dalam melaksanakan tanggung jawab. Karyawan mendapatkan posisi jabatan yang sesuai dengan keterampilan dan kemampuannya. Pimpinan mau memberikan nasehat dan simpatik atas persoalan yang dihadapi karyawan. Karyawan bekerja dalam kondisi kerja yang baik dan menyenangkan. Karyawan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan karirnya. C. Insentif Karyawan melaksanakan pekerjaan dengan penuh rasa tanggung jawab untuk mendapatkan imbalan yang pantas dan wajar. Sistem penggajian yang diterapkan di perusahaan sudah baik. Karyawan merasa senang dengan tunjangan kesehatan yang diberikan oleh perusahaan. Sistem pemberian bonus kepada karyawan selama ini sesuai dengan prestasi kerja karyawan. Setiap karyawan yang berprestasi dalam pekerjaan mendapatkan kesempatan dipromosikan/mendapat kenaikan pangkat atau

20. 21. 22. 23. 24.

25. 26. 27. 28. 29.

30.

jabatan. Perusahaan sudah mempunyai program pemberian jaminan hari tua untuk karyawan. Variabel Kinerja Karyawan (Y) A. Kuantitas Kerja Keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki karyawan mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan. Fasilitas kerja yang tersedia sudah memadai sehingga memberikan kemudahan bagi karyawan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang menjadi tanggung jawabanya. B. Kualitas Kerja Pelatihan yang diberikan kepada karyawan meningkatkan ketepatan kerja karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan keinginan perusahaan. Pelatihan dan motivasi yang diberikan kepada karyawan meningkatkan kemampuan karyawan dalam menganalisis data/informasi yang berkenaan dengan bidang pekerjaannya sehingga permasalahan yang muncul dapat diatasi secara mandiri. Keterampilan, pengetahuan dan semangat kerja karyawan meningkatkan kemampuan karyawan dalam menggunakan berbagai peralatan/mesinmesin di kantor/perusahaan. C. Kerja sama Keterampilan, pengetahuan dan sikap yang konstruktif yang ada pada karyawan setelah mengikuti pelatihan meningkatkan kemampuan karyawan dalam bekerja sama dan membangun kinerja tim yang baik. D. Pemahaman terhadap Tugas Keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki karyawan setelah mengikuti pelatihan meningkatkan pengetahuan karyawan akan pekerjaan dan tanggung jawab karyawan akan

31. 32.

33.

34.

35.

36.

37.

setiap beban tugasnya sehingga dapat diselesaikan secara cepat dan tepat sesuai tuntutan perusahaan. 38 E. Inisiatif Program pelatihan yang diikuti karyawan menumbuhkan semangat kerja untuk melaksanakan tugas-tugas baru dan memperbesar tanggung jawab. F. Displin Pelatihan yang dikuti karyawan dan motivasi yang diberikan oleh perusahaan meningkatkan kemampuan karyawan untuk menyimpulkan tugas-tugasnya sehingga tujuan organisasi/perusahaan dapat tercapai. Kesadaran dan dapat dipercayanya karyawan dalam hal kehadiran untuk menyelesaikan pekerjaan semakin meningkat setelah karyawan mengikuti pelatihan dan dimotivasi oleh perusahaan. G. Kehandalan Karyawan memiliki pengetahuan teknis, dasar teknis yang baik dan kepraktisan sehingga pekerjaan karyawan mendekati atau bahkan melebihi standar kinerja setelah mengikuti program pelatihan. Kepercayaan yang tinggi dari pimpinan, tanggung jawab dan wewenang yang diberikan pimpinan kepada karyawan meningkatkan kinerja karyawan. Kemampuan karyawan memperbaiki dirinya dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya semakin tinggi setelah mendapatkan pelatihan dan menerima reward yang adil dan layak dari perusahaan.

39.

40.

41.

42.

43.

Lampiran V Data Mentah Kuesioner

A. Jawaban Responden pada Angket untuk Butir Pernyataan pada Variabel Pelatihan (X1)
PELATIHAN (X1) Jumlah Pengetahuan Skor Jawaban Responden untuk Butir 7 8 9 10 11 12 17 5 4 2 4 5 5 21 3 3 3 3 4 4 24 3 2 3 3 4 5 16 3 2 3 2 2 5 27 3 3 5 4 5 5 7 2 1 3 1 1 1 26 4 3 4 4 4 5 17 3 1 3 3 4 5 22 4 3 4 4 4 4 23 3 4 2 1 5 5 23 4 4 4 4 3 4 22 4 4 4 4 4 5 24 3 1 3 3 4 3 15 3 3 3 4 4 5 27 4 3 3 5 5 5 25 4 3 4 4 5 5 18 3 3 3 3 3 4 19 4 5 5 4 3 4 24 5 4 5 5 4 5 21 4 3 3 3 4 5 22 3 3 3 4 4 4 24 4 2 4 3 4 5 18 2 4 2 4 4 3 25 4 4 4 4 4 4 24 1 3 4 1 4 4 24 4 4 4 4 5 5 24 1 1 3 3 3 5 23 3 3 3 2 3 4 16 4 4 4 4 3 4 22 4 4 4 4 2 5 22 4 4 4 4 3 4

Nomor Responden

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

Keterampilan Jawaban Responden untuk Butir 1 2 3 4 5 6 2 2 1 5 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 2 2 2 4 2 5 5 4 5 4 4 2 1 1 1 1 1 5 5 4 4 4 4 4 1 4 4 2 2 4 4 4 4 4 2 4 4 3 5 5 2 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 5 4 4 3 2 2 2 4 1 4 5 5 4 5 4 4 4 4 5 5 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 3 3 5 4 2 1 5 5 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 3 5 5 4 3 3 4 5 5 4 3 3 3 3 3 2 3 4 1 4 4 4 2 4 4 4 3 4 3 4 4

Jumlah Skor 13 5 4 3 5 5 2 5 3 4 4 4 5 4 4 3 4 3 5 4 4 3 5 3 3 4 4 3 3 4 5 4

Total Skor Pelatihan (X1)

30 24 23 22 30 11 29 22 27 24 27 30 21 26 28 29 22 30 32 26 24 27 22 27 21 30 19 21 27 28 27

47 45 47 38 57 18 55 39 49 47 50 52 45 41 55 54 40 49 56 47 46 51 40 52 45 54 43 44 43 50 49

Khairul Akhir Lubis : Pengaruh Pelatihan Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt Perkebunan Nusantara Iv (Persero) Medan, 2008 USU Repository 2008

32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73

5 4 4 5 4 3 5 5 4 3 3 4 5 4 3 4 5 5 4 4 5 4 4 3 4 3 4 4 3 5 5 4 3 4 4 4 3 4 5 4 4 5

3 4 3 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 3 3 2 3 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3

4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 3 3 4 5 2 3 4 4 4 4 3 4 4

3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 2 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 3 4 3 4 2 4 2 4 4 4 3 3 4

4 3 3 3 4 4 4 4 5 4 3 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 3 3 3 4 3 4 2 4 4

4 4 1 3 3 4 2 4 2 4 5 4 4 4 3 4 4 3 3 4 1 3 5 4 4 1 1 4 3 4 1 3 4 4 3 4 1 1 3 4 4 1

23 23 18 23 23 22 24 23 22 21 23 23 22 21 21 22 23 23 22 23 21 21 25 23 25 20 22 23 22 22 20 23 25 19 21 21 20 20 24 20 23 21

4 5 1 3 5 4 3 2 4 5 3 2 4 1 4 3 5 4 3 5 5 5 4 3 3 1 1 4 3 2 3 4 5 4 3 4 5 2 4 4 5 3

4 4 3 4 4 1 3 4 4 4 5 5 4 5 4 3 4 3 5 4 3 4 4 3 4 5 4 4 5 3 3 4 4 4 5 4 3 3 4 4 4 4

4 3 4 2 3 4 4 4 1 4 4 3 4 4 3 4 1 4 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 1 4 4 4 3 4 4 4 4 2 4

4 3 2 3 4 5 4 3 3 2 4 3 4 3 4 5 3 4 5 4 4 1 5 4 2 2 4 2 3 5 3 4 4 1 1 4 4 4 4 4 3 4

4 4 5 5 4 4 3 1 3 4 2 4 1 2 4 5 4 4 4 4 3 2 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 3 4 4 4 3 5 3 4 3 4

3 4 4 4 2 3 4 4 5 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 2 4 1 4 4 1 5 4 4 5 4

4 2 3 4 1 3 1 4 5 4 4 5 4 5 4 1 4 4 3 5 3 4 1 3 4 5 4 4 1 4 4 4 3 5 4 4 4 4 4 4 1 5

27 25 22 25 23 24 22 22 25 27 26 26 25 24 25 25 25 27 29 30 25 24 26 24 25 23 24 26 24 26 25 24 27 23 25 27 24 27 27 28 23 28

50 48 40 48 46 46 46 45 47 48 49 49 47 45 46 47 48 50 51 53 46 45 51 47 50 43 46 49 46 48 45 47 52 42 46 48 44 47 51 48 46 49

74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115

4 5 4 4 5 4 3 4 4 5 4 4 4 5 4 4 5 4 3 4 3 4 4 5 3 3 5 3 4 4 3 4 4 5 4 4 5 4 4 3 4 5

4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 5 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4

4 3 3 3 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 2 3 4 3 4

4 3 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 1 4 4 3 4 3 4 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3

4 3 4 4 3 3 1 4 4 3 4 1 4 2 4 1 4 4 3 4 3 2 3 4 3 4 4 3 1 4 3 3 5 4 4 4 3 4 4 3 4 5

24 22 23 21 24 21 19 21 23 23 22 22 21 22 23 19 24 22 22 21 21 22 23 25 22 23 24 21 20 23 21 23 24 25 23 21 24 21 22 22 23 25

4 1 4 4 4 5 5 2 4 3 4 5 3 4 4 3 1 4 3 4 4 4 4 3 5 4 4 1 1 4 2 4 5 5 3 4 3 4 4 2 2 5

4 4 4 3 3 3 4 4 3 4 5 4 4 4 4 5 5 2 3 4 1 4 1 4 3 3 4 5 4 4 5 4 4 1 4 4 4 5 3 4 4 3

4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 5 4 4 4 5 4

4 4 5 4 4 1 4 4 4 5 4 2 3 5 4 1 4 4 4 5 3 5 4 4 3 4 4 3 4 4 3 2 3 4 5 4 4 1 4 4 5 4

3 4 4 5 4 4 3 4 4 4 1 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 1 4

4 4 4 4 4 3 5 4 3 4 4 3 4 4 3 5 3 4 4 4 5 4 3 4 4 3 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 3 4 1 5 4 3

4 4 5 4 3 4 4 3 4 3 5 3 3 4 4 4 4 5 4 4 5 4 3 4 3 3 3 4 4 3 4 2 3 4 4 4 5 4 3 4 4 3

27 25 29 28 26 24 29 25 26 26 27 24 25 29 26 25 25 27 26 28 26 27 22 27 26 25 27 24 21 27 26 24 27 26 28 27 28 26 23 26 25 26

51 47 52 49 50 45 48 46 49 49 49 46 46 51 49 44 49 49 48 49 47 49 45 52 48 48 51 45 41 50 47 47 51 51 51 48 52 47 45 48 48 51

116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155

4 4 4 5 3 4 4 4 4 3 3 5 4 4 5 5 4 5 4 3 4 4 4 3 4 5 4 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 5 5 3

3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4

5 4 4 4 4 2 4 3 2 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 1 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 5 4 4 4 3 4 3 4 3 4

4 4 3 3 5 4 3 4 4 4 3 4 3 3 2 1 4 4 2 3 4 3 3 4 3 1 1 4 3 1 2 4 4 1 3 1 3 4 3 1

24 23 23 24 24 21 23 21 22 23 22 25 23 22 22 21 23 24 21 19 25 21 23 23 21 22 19 22 22 21 22 25 23 21 22 21 22 25 22 20

4 5 4 4 1 3 4 4 3 4 1 5 3 4 4 2 4 3 4 4 4 4 3 2 4 3 4 1 5 4 5 4 4 4 3 5 4 4 3 4

4 1 4 3 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 5 4 3 4 4 5 3 4 4 4 3 4 5 4 3 4 4 5

4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 5 4

4 4 5 2 4 3 4 5 4 3 4 4 4 4 1 4 4 3 2 3 4 4 5 3 5 4 5 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3

3 4 4 4 4 4 3 3 5 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 5 4 4 3 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4

4 4 4 5 4 4 4 4 1 4 4 3 2 4 4 4 4 4 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 3 4 1 3 4 4 4 5 4 4 4

4 5 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 1 3 4 4 1 4 4 5 2 3 3 4 5 4

27 26 29 26 26 25 27 28 24 27 26 27 26 27 25 25 25 25 24 28 27 28 26 25 27 28 27 25 27 27 25 26 26 28 25 28 25 28 29 28

51 49 52 50 50 46 50 49 46 50 48 52 49 49 47 46 48 49 45 47 52 49 49 48 48 50 46 47 49 48 47 51 49 49 47 49 47 53 51 48

B. Jawaban Responden pada Angket untuk Butir Pernyataan pada Variabel Motivasi Kerja (X2)

Nomor Resp.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33

Motif Jawaban Responden untuk Butir 14 15 16 17 18 19 4 4 4 5 4 5 5 4 4 4 4 5 5 4 4 4 5 4 5 4 4 3 3 4 5 4 4 2 2 4 1 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 3 4 2 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 5 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 4 5 5 5 4 4 5 2 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4 2 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 5 2 4 4 2 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4

Jumlah Skor

26 26 26 23 21 19 24 25 20 21 21 25 21 28 20 24 24 22 22 24 25 25 22 24 23 25 24 22 24 20 24 23 23

MOTIVASI KERJA (X2) Harapan Jumlah Jawaban Responden untuk Skor Butir 20 21 22 23 24 4 4 4 4 4 20 5 5 4 4 4 22 5 5 5 4 4 23 4 4 3 2 4 17 4 4 2 3 4 17 5 4 3 2 4 18 4 4 4 3 4 19 4 5 4 4 4 21 4 4 4 3 4 19 4 4 3 3 4 18 4 4 3 3 4 18 4 4 4 4 4 20 4 4 4 3 4 19 5 5 4 4 5 23 4 4 3 4 4 19 4 4 4 5 4 21 4 4 4 4 4 20 4 4 2 4 4 18 4 4 3 4 4 19 5 5 4 4 4 22 4 4 3 4 4 19 4 4 3 4 4 19 4 4 4 4 4 20 4 4 3 4 4 19 4 4 2 4 4 18 5 5 3 4 4 21 4 4 3 4 4 19 4 4 4 4 4 20 4 4 3 4 4 19 4 4 4 5 5 22 3 4 4 4 4 19 4 4 3 4 4 19 4 4 3 4 5 20

Insentif Jawaban Responden untuk Butir 25 26 27 28 29 30 4 4 4 4 5 4 5 5 4 4 4 5 5 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 5 4 5 5 4 4 4 4 4 4 3 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4

Jumlah Skor 25 27 27 23 22 23 23 25 23 22 22 24 23 28 23 25 23 23 25 24 23 24 24 24 25 24 25 24 24 24 24 22 23

Total Skor Motivasi Kerja (X2)

71 75 76 63 60 60 66 71 62 61 61 69 63 79 62 70 67 63 66 70 67 68 66 67 66 70 68 66 67 66 67 64 66

34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75

4 5 4 5 4 3 4 4 4 2 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 5 3 4 4 4 4 5 4 3 4 4 4 4 4 4 3 5 3 4 4 4 5

4 3 4 4 4 4 5 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 5 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4

4 3 5 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4

4 4 4 4 4 4 3 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4

3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4

23 23 25 24 24 23 25 23 23 23 24 24 23 22 24 23 24 23 23 24 25 23 24 23 23 24 25 24 23 24 24 24 22 24 23 24 25 24 23 23 23 25

4 4 4 5 4 3 4 4 4 4 4 5 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4

4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 3 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3

20 20 21 21 20 19 20 20 20 19 20 20 18 19 20 20 18 20 20 19 18 20 20 21 21 21 20 20 20 19 20 20 20 17 21 20 20 20 20 19 18 19

4 4 3 4 4 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 2

23 23 23 24 24 24 24 23 22 25 23 24 24 24 26 23 23 25 24 24 24 25 24 24 24 24 22 23 23 24 24 25 24 24 24 24 22 23 24 24 23 22

66 66 69 69 68 66 69 66 65 67 67 68 65 65 70 66 65 68 67 67 67 68 68 68 68 69 67 67 66 67 68 69 66 65 68 68 67 67 67 66 64 66

76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117

4 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 3 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4

4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 3 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4

4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 4 4 3 5 3 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4

24 24 24 23 25 23 23 23 24 24 24 24 25 24 22 24 25 24 24 21 22 23 21 24 23 23 24 23 21 24 24 24 25 24 24 23 23 24 22 21 23 24

4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 5 4 4 4 4 5 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 2 4 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 3 4 5 3 4 4 3 5 4 4 3 4 3 4 4 4 5 3 3 4 3 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 5 4 4 5 4 3 4 5 4 4 5 4 4 4 5

20 20 20 20 21 20 20 20 19 20 20 20 19 20 18 19 19 20 19 20 21 19 19 19 18 21 19 21 19 20 20 20 16 21 22 19 19 21 20 18 20 21

5 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4

3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 5 4 3

3 2 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3

23 22 24 24 24 23 24 24 26 23 24 24 24 23 24 24 24 24 24 24 24 24 24 27 23 23 24 24 24 20 23 23 24 24 24 25 24 22 24 25 24 22

67 66 68 67 70 66 67 67 69 67 68 68 68 67 64 67 68 68 67 65 67 66 64 70 64 67 67 68 64 64 67 67 65 69 70 67 66 67 66 64 67 67

118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155

4 3 3 4 4 5 4 3 4 4 4 3 3 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 3 4 4 4 3 3 4

4 4 5 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 2 3 2 5 5 4 4 1 1 4 4 4 3 4 4 5 3 5 4 4 3

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4

4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 3 5 4 4 4 3 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 5 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4

24 23 23 25 23 25 22 22 24 24 23 23 20 23 24 23 24 22 23 21 25 24 24 24 21 20 24 25 23 24 24 23 24 22 24 23 23 23

4 4 4 5 5 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4

4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3

4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4

5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4

21 18 20 19 20 20 20 20 19 20 20 19 20 20 19 20 20 20 20 19 21 18 20 20 19 20 20 20 19 20 20 20 19 19 20 20 21 19

5 4 4 4 4 3 4 5 5 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 5 4 4 4

5 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5

4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 4 4 4 4 5

4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

26 24 24 24 24 23 24 28 28 26 25 24 25 24 24 23 24 24 24 24 24 23 21 24 24 22 23 24 24 24 24 22 19 24 25 24 24 26

71 65 67 68 67 68 66 70 71 70 68 66 65 67 67 66 68 66 67 64 70 65 65 68 64 62 67 69 66 68 68 65 62 65 69 67 68 68

C. Jawaban Responden pada Angket untuk Butir Pernyataan pada Variabel Kinerja Karyawan (Y)
Kuantitas Kerja Jawaban Responden untuk Butir 31 32 4 4 4 5 5 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 3 3 4 Jumlah Skor Kualitas Kerja Jawaban Responden untuk Butir 33 34 35 4 4 4 5 5 5 5 5 4 3 3 3 4 3 2 4 4 4 3 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 2 4 3 3 3 4 4 5 3 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 2 Jumlah Skor KINERJA KARYAWAN (Y) Pemahaman Terhadap Inisiatif Jumlah Jumlah Tugas Skor Skor Jawaban Jawaban Responden Responden untuk Butir untuk Butir 37 38 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 5

No. Res.

Kerja sama Jawaban Responden untuk Butir 36 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4

Disiplin Jumlah Skor Jawaban Responden untuk Butir 39 40 4 4 4 4 4 5 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 Jumlah Skor

Kehandalan Jawaban Responden untuk Butir 41 42 43 5 4 4 5 5 5 4 5 5 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 Jumlah Skor

Total Skor Kinerja Karyawan (Y) 53 58 59 41 42 52 40 52 55 49 47 51 51 44 51 48 46 51 52 50 51 51 52 52 50 52 52 54 48 50 49

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

8 9 9 6 7 8 6 8 9 8 8 8 8 8 8 10 8 8 8 8 7 8 9 8 8 7 8 9 8 7 7

12 15 14 9 9 12 8 12 12 11 9 11 11 9 12 9 10 11 12 11 12 13 12 12 11 12 12 13 11 11 9

4 3 5 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 5

8 8 9 6 6 8 6 8 8 8 8 8 8 6 8 7 7 8 8 8 8 7 8 8 7 8 8 8 7 8 8

13 15 14 11 11 12 11 12 14 12 12 12 12 12 11 12 12 12 12 11 12 12 12 13 12 13 12 12 13 12 12

32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73

4 4 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 3 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 4

8 7 8 7 9 8 8 9 7 8 8 8 7 8 8 6 8 7 7 7 7 8 8 7 8 7 7 8 7 7 8 7 7 7 8 7 8 7 8 7 8 8

4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 2 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 2 3 3 3 4 4

4 4 3 4 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 3

12 11 11 12 12 11 12 9 10 11 11 13 11 9 10 11 12 11 12 12 11 10 12 11 13 12 12 12 11 11 12 11 11 12 11 11 9 10 11 11 11 11

4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4

4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4

4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4

4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 3 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4

4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 3 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4

3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4

6 8 7 7 8 8 7 6 7 8 8 8 8 8 8 8 7 7 7 8 8 8 8 8 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 7 7 7 7 8 8 8 8

4 4 4 5 5 4 3 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 5 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4

12 12 12 14 13 11 11 11 13 12 12 12 13 13 13 12 12 12 12 12 12 12 10 12 12 14 12 12 11 12 12 10 11 11 12 12 12 11 12 12 12 12

50 50 50 51 52 47 47 46 48 51 51 53 50 49 51 48 51 48 48 50 50 50 50 50 51 52 49 51 49 49 52 47 49 49 49 46 47 47 51 49 50 51

74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115

4 4 4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4

4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 3

8 8 8 8 7 9 8 8 6 7 7 7 8 9 8 7 7 7 7 8 9 8 8 8 8 8 7 7 7 7 7 8 7 8 7 7 7 8 9 8 8 7

5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4

3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 3 4 5 4 4 3 4 4 2 4 3 4 3 3

3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 3 4 4 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4

11 13 12 12 12 12 12 11 12 12 11 11 11 11 12 12 10 12 11 11 10 11 11 12 12 10 11 11 11 12 13 12 12 10 11 11 9 13 10 12 10 11

4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3

4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3

4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 3

4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 3

4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 5 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4

4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4

8 8 8 7 7 7 7 8 8 8 9 9 9 9 8 8 6 8 8 8 8 8 7 7 7 8 8 8 6 8 8 8 8 8 8 8 7 9 9 8 8 8

4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4

4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3

12 10 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 10 10 12 12 12 11 11 12 12 10 11 13 13 13 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 10 11 11

51 51 51 50 50 52 51 50 49 50 50 51 51 52 51 49 44 49 50 51 50 51 50 50 48 48 49 50 48 50 51 50 51 50 50 49 46 53 52 50 49 47

116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4

7 7 7 8 7 8 8 7 7 7 7 8 8 7 8 8 9 7 8 8 8 7 7 7 7 8 8 8 8 8 8 7 7 8 8 8 8 8 8 8

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5

3 4 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 3 4

4 4 4 3 3 3 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4

11 12 12 11 10 10 12 10 12 12 10 12 12 11 12 12 12 10 12 12 11 11 12 11 11 12 12 12 13 11 10 11 10 11 12 12 11 12 11 13

4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

4 3 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4

4 3 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4

3 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 5 4 4 4

3 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 5 4 4 4

4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 4 4

4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3

8 8 9 7 7 8 8 8 8 8 8 8 9 8 9 8 8 8 8 8 8 8 8 9 7 7 8 8 8 8 8 8 8 8 8 9 9 9 8 7

4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4

4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4

4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3

12 12 12 12 12 10 11 11 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 11 10 11 11 12 12 12 12 12 10 11 11 12 12 11 11 10 11 12 12 12 11

49 50 52 49 47 48 50 49 50 51 49 50 54 50 53 51 53 47 50 49 49 49 51 50 49 50 51 50 51 49 50 50 47 50 50 50 53 53 51 51

Lampiran VI Proses Data Mentah Diubah menjadi Data Baku (Menaikkan Data Ordinal menjadi Data Interval)

NO. RESP. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36

SKOR DATA MENTAH X1 55 46 35 49 47 45 51 51 38 48 50 50 36 35 36 52 53 47 24 35 18 46 49 47 53 47 54 21 49 48 50 53 49 47 48 54 X2 73 58 54 56 59 60 68 62 53 67 57 65 47 49 51 67 67 65 38 43 27 53 55 63 66 53 64 34 53 56 59 68 61 66 69 65 Y 62 41 43 40 51 49 51 53 48 57 45 47 43 38 40 42 52 51 30 41 22 39 46 48 53 47 51 28 48 47 48 51 42 48 54 53 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

RATA-RATA (MEAN) SETIAP VARIABEL X1 X2 Y 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000

HASIL PENGURANGAN X1 - X1 -8.3677 0.6323 11.6323 -2.3677 -0.3677 1.6323 -4.3677 -4.3677 8.6323 -1.3677 -3.3677 -3.3677 10.6323 11.6323 10.6323 -5.3677 -6.3677 -0.3677 22.6323 11.6323 28.6323 0.6323 -2.3677 -0.3677 -6.3677 -0.3677 -7.3677 25.6323 -2.3677 -1.3677 -3.3677 -6.3677 -2.3677 -0.3677 -1.3677 -7.3677 X2 - X2 -13.3419 1.6581 5.6581 3.6581 0.6581 -0.3419 -8.3419 -2.3419 6.6581 -7.3419 2.6581 -5.3419 12.6581 10.6581 8.6581 -7.3419 -7.3419 -5.3419 21.6581 16.6581 32.6581 6.6581 4.6581 -3.3419 -6.3419 6.6581 -4.3419 25.6581 6.6581 3.6581 0.6581 -8.3419 -1.3419 -6.3419 -9.3419 -5.3419 Y1 - Y1 -15.8000 5.2000 3.2000 6.2000 -4.8000 -2.8000 -4.8000 -6.8000 -1.8000 -10.8000 1.2000 -0.8000 3.2000 8.2000 6.2000 4.2000 -5.8000 -4.8000 16.2000 5.2000 24.2000 7.2000 0.2000 -1.8000 -6.8000 -0.8000 -4.8000 18.2000 -1.8000 -0.8000 -1.8000 -4.8000 4.2000 -1.8000 -7.8000 -6.8000

SIMPANGAN BAKU (STANDAR DEVIASI) SX2 SY1 SX1 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953

37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78

46 53 45 53 50 47 56 53 56 43 53 46 42 54 41 38 52 49 48 41 50 40 52 52 52 52 48 51 49 54 52 55 56 46 53 55 57 47 53 34 48 55

56 65 62 70 70 61 75 75 74 58 67 62 60 72 57 52 63 61 66 56 60 56 65 65 66 65 59 67 58 65 65 71 64 65 69 68 68 64 66 51 62 68

46 47 47 52 48 45 54 56 55 51 54 50 43 53 44 41 52 46 54 45 47 40 51 51 50 48 50 48 46 46 49 52 48 46 53 49 49 51 48 38 44 51

50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323

59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581

46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000

0.6323 -6.3677 1.6323 -6.3677 -3.3677 -0.3677 -9.3677 -6.3677 -9.3677 3.6323 -6.3677 0.6323 4.6323 -7.3677 5.6323 8.6323 -5.3677 -2.3677 -1.3677 5.6323 -3.3677 6.6323 -5.3677 -5.3677 -5.3677 -5.3677 -1.3677 -4.3677 -2.3677 -7.3677 -5.3677 -8.3677 -9.3677 0.6323 -6.3677 -8.3677 -10.3677 -0.3677 -6.3677 12.6323 -1.3677 -8.3677

3.6581 -5.3419 -2.3419 -10.3419 -10.3419 -1.3419 -15.3419 -15.3419 -14.3419 1.6581 -7.3419 -2.3419 -0.3419 -12.3419 2.6581 7.6581 -3.3419 -1.3419 -6.3419 3.6581 -0.3419 3.6581 -5.3419 -5.3419 -6.3419 -5.3419 0.6581 -7.3419 1.6581 -5.3419 -5.3419 -11.3419 -4.3419 -5.3419 -9.3419 -8.3419 -8.3419 -4.3419 -6.3419 8.6581 -2.3419 -8.3419

0.2000 -0.8000 -0.8000 -5.8000 -1.8000 1.2000 -7.8000 -9.8000 -8.8000 -4.8000 -7.8000 -3.8000 3.2000 -6.8000 2.2000 5.2000 -5.8000 0.2000 -7.8000 1.2000 -0.8000 6.2000 -4.8000 -4.8000 -3.8000 -1.8000 -3.8000 -1.8000 0.2000 0.2000 -2.8000 -5.8000 -1.8000 0.2000 -6.8000 -2.8000 -2.8000 -4.8000 -1.8000 8.2000 2.2000 -4.8000

7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352

9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527

6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953

79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120

47 50 44 48 49 43 46 55 56 39 40 41 32 59 51 62 46 52 32 53 52 52 49 40 42 56 34 26 40 37 42 35 50 45 52 42 49 52 49 47 54 48

58 64 61 58 60 56 60 67 71 60 54 55 49 75 61 80 57 64 45 66 68 66 67 53 53 68 52 36 52 48 47 39 66 54 66 47 45 58 63 57 67 59

45 49 47 45 45 43 45 54 54 47 44 46 41 58 52 59 40 50 39 54 50 48 53 45 44 54 40 35 46 37 38 38 51 45 51 40 41 49 44 38 52 47

50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323

59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581

46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000

-0.3677 -3.3677 2.6323 -1.3677 -2.3677 3.6323 0.6323 -8.3677 -9.3677 7.6323 6.6323 5.6323 14.6323 -12.3677 -4.3677 -15.3677 0.6323 -5.3677 14.6323 -6.3677 -5.3677 -5.3677 -2.3677 6.6323 4.6323 -9.3677 12.6323 20.6323 6.6323 9.6323 4.6323 11.6323 -3.3677 1.6323 -5.3677 4.6323 -2.3677 -5.3677 -2.3677 -0.3677 -7.3677 -1.3677

1.6581 -4.3419 -1.3419 1.6581 -0.3419 3.6581 -0.3419 -7.3419 -11.3419 -0.3419 5.6581 4.6581 10.6581 -15.3419 -1.3419 -20.3419 2.6581 -4.3419 14.6581 -6.3419 -8.3419 -6.3419 -7.3419 6.6581 6.6581 -8.3419 7.6581 23.6581 7.6581 11.6581 12.6581 20.6581 -6.3419 5.6581 -6.3419 12.6581 14.6581 1.6581 -3.3419 2.6581 -7.3419 0.6581

1.2000 -2.8000 -0.8000 1.2000 1.2000 3.2000 1.2000 -7.8000 -7.8000 -0.8000 2.2000 0.2000 5.2000 -11.8000 -5.8000 -12.8000 6.2000 -3.8000 7.2000 -7.8000 -3.8000 -1.8000 -6.8000 1.2000 2.2000 -7.8000 6.2000 11.2000 0.2000 9.2000 8.2000 8.2000 -4.8000 1.2000 -4.8000 6.2000 5.2000 -2.8000 2.2000 8.2000 -5.8000 -0.8000

7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352

9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527

6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953

121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155

52 55 55 56 45 48 43 37 50 37 55 44 38 44 24 46 56 59 37 50 50 36 41 49 49 49 45 45 24 40 41 50 50 47 50

68 69 69 71 57 59 43 52 57 55 77 58 46 58 39 61 67 72 48 64 65 54 53 63 62 61 60 52 30 56 51 58 62 52 66

49 47 45 52 47 43 37 40 42 43 56 42 36 41 32 46 47 52 37 41 49 43 41 47 45 48 45 42 27 44 40 42 52 42 49

50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50 50

10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323 46.6323

59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581 59.6581

46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000 46.2000

-5.3677 -8.3677 -8.3677 -9.3677 1.6323 -1.3677 3.6323 9.6323 -3.3677 9.6323 -8.3677 2.6323 8.6323 2.6323 22.6323 0.6323 -9.3677 -12.3677 9.6323 -3.3677 -3.3677 10.6323 5.6323 -2.3677 -2.3677 -2.3677 1.6323 1.6323 22.6323 6.6323 5.6323 -3.3677 -3.3677 -0.3677 -3.3677

-8.3419 -9.3419 -9.3419 -11.3419 2.6581 0.6581 16.6581 7.6581 2.6581 4.6581 -17.3419 1.6581 13.6581 1.6581 20.6581 -1.3419 -7.3419 -12.3419 11.6581 -4.3419 -5.3419 5.6581 6.6581 -3.3419 -2.3419 -1.3419 -0.3419 7.6581 29.6581 3.6581 8.6581 1.6581 -2.3419 7.6581 -6.3419

-2.8000 -0.8000 1.2000 -5.8000 -0.8000 3.2000 9.2000 6.2000 4.2000 3.2000 -9.8000 4.2000 10.2000 5.2000 14.2000 0.2000 -0.8000 -5.8000 9.2000 5.2000 -2.8000 3.2000 5.2000 -0.8000 1.2000 -1.8000 1.2000 4.2000 19.2000 2.2000 6.2000 4.2000 -5.8000 4.2000 -2.8000

7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352 7.8352

9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527 9.1527

6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953 6.1953

HASIL PERKALIAN NO. RESP. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 HASIL PEMBAGIAN

HASIL SKOR BAKU

A
-2.5503 0.8393 0.5165 1.0008 -0.7748 -0.4520 -0.7748 -1.0976 -0.2905 -1.7433 0.1937 -0.1291 0.5165 1.3236 1.0008 0.6779 -0.9362 -0.7748 2.6149 0.8393 3.9062 1.1622 0.0323 -0.2905 -1.0976 -0.1291 -0.7748 2.9377 -0.2905 -0.1291 10(X1 - X1)/SX1 -10.6796 0.8070 14.8462 -3.0219 -0.4693 2.0833 -5.5745 -5.5745 11.0173 -1.7456 -4.2982 -4.2982 13.5699 14.8462 13.5699 -6.8508 -8.1270 -0.4693 28.8854 14.8462 36.5432 0.8070 -3.0219 -0.4693 -8.1270 -0.4693 -9.4033 32.7143 -3.0219 -1.7456

B
10(X2 - X2)/SX2 -14.5770 1.8116 6.1819 3.9967 0.7190 -0.3736 -9.1141 -2.5587 7.2745 -8.0216 2.9042 -5.8364 13.8299 11.6448 9.4596 -8.0216 -8.0216 -5.8364 23.6631 18.2002 35.6814 7.2745 5.0893 -3.6513 -6.9290 7.2745 -4.7438 28.0334 7.2745 3.9967

C
10(Y1 - Y1)/SY1 -25.5032 8.3935 5.1652 10.0076 -7.7478 -4.5196 -7.7478 -10.9761 -2.9054 -17.4326 1.9370 -1.2913 5.1652 13.2358 10.0076 6.7793 -9.3619 -7.7478 26.1489 8.3935 39.0619 11.6217 0.3228 -2.9054 -10.9761 -1.2913 -7.7478 29.3771 -2.9054 -1.2913

(X1 - X1)/SX1
-1.0680 0.0807 1.4846 -0.3022 -0.0469 0.2083 -0.5574 -0.5574 1.1017 -0.1746 -0.4298 -0.4298 1.3570 1.4846 1.3570 -0.6851 -0.8127 -0.0469 2.8885 1.4846 3.6543 0.0807 -0.3022 -0.0469 -0.8127 -0.0469 -0.9403 3.2714 -0.3022 -0.1746

(X2 - X2)/SX2
-1.4577 0.1812 0.6182 0.3997 0.0719 -0.0374 -0.9114 -0.2559 0.7274 -0.8022 0.2904 -0.5836 1.3830 1.1645 0.9460 -0.8022 -0.8022 -0.5836 2.3663 1.8200 3.5681 0.7274 0.5089 -0.3651 -0.6929 0.7274 -0.4744 2.8033 0.7274 0.3997

(Y1 - Y1)/SY1

A + 50 X1
39.32 50.81 64.85 46.98 49.53 52.08 44.43 44.43 61.02 48.25 45.70 45.70 63.57 64.85 63.57 43.15 41.87 49.53 78.89 64.85 86.54 50.81 46.98 49.53 41.87 49.53 40.60 82.71 46.98 48.25

B + 50 X2
35.42 51.81 56.18 54.00 50.72 49.63 40.89 47.44 57.27 41.98 52.90 44.16 63.83 61.64 59.46 41.98 41.98 44.16 73.66 68.20 85.68 57.27 55.09 46.35 43.07 57.27 45.26 78.03 57.27 54.00

C + 50 Y
24.50 58.39 55.17 60.01 42.25 45.48 42.25 39.02 47.09 32.57 51.94 48.71 55.17 63.24 60.01 56.78 40.64 42.25 76.15 58.39 89.06 61.62 50.32 47.09 39.02 48.71 42.25 79.38 47.09 48.71

31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64

-0.4298 -0.8127 -0.3022 -0.0469 -0.1746 -0.9403 0.0807 -0.8127 0.2083 -0.8127 -0.4298 -0.0469 -1.1956 -0.8127 -1.1956 0.4636 -0.8127 0.0807 0.5912 -0.9403 0.7188 1.1017 -0.6851 -0.3022 -0.1746 0.7188 -0.4298 0.8465 -0.6851 -0.6851 -0.6851 -0.6851 -0.1746 -0.5574

0.0719 -0.9114 -0.1466 -0.6929 -1.0207 -0.5836 0.3997 -0.5836 -0.2559 -1.1299 -1.1299 -0.1466 -1.6762 -1.6762 -1.5670 0.1812 -0.8022 -0.2559 -0.0374 -1.3484 0.2904 0.8367 -0.3651 -0.1466 -0.6929 0.3997 -0.0374 0.3997 -0.5836 -0.5836 -0.6929 -0.5836 0.0719 -0.8022

-0.2905 -0.7748 0.6779 -0.2905 -1.2590 -1.0976 0.0323 -0.1291 -0.1291 -0.9362 -0.2905 0.1937 -1.2590 -1.5818 -1.4204 -0.7748 -1.2590 -0.6134 0.5165 -1.0976 0.3551 0.8393 -0.9362 0.0323 -1.2590 0.1937 -0.1291 1.0008 -0.7748 -0.7748 -0.6134 -0.2905 -0.6134 -0.2905

-4.2982 -8.1270 -3.0219 -0.4693 -1.7456 -9.4033 0.8070 -8.1270 2.0833 -8.1270 -4.2982 -0.4693 -11.9559 -8.1270 -11.9559 4.6359 -8.1270 0.8070 5.9122 -9.4033 7.1885 11.0173 -6.8508 -3.0219 -1.7456 7.1885 -4.2982 8.4647 -6.8508 -6.8508 -6.8508 -6.8508 -1.7456 -5.5745

0.7190 -9.1141 -1.4661 -6.9290 -10.2067 -5.8364 3.9967 -5.8364 -2.5587 -11.2993 -11.2993 -1.4661 -16.7622 -16.7622 -15.6696 1.8116 -8.0216 -2.5587 -0.3736 -13.4844 2.9042 8.3670 -3.6513 -1.4661 -6.9290 3.9967 -0.3736 3.9967 -5.8364 -5.8364 -6.9290 -5.8364 0.7190 -8.0216

-2.9054 -7.7478 6.7793 -2.9054 -12.5902 -10.9761 0.3228 -1.2913 -1.2913 -9.3619 -2.9054 1.9370 -12.5902 -15.8184 -14.2043 -7.7478 -12.5902 -6.1337 5.1652 -10.9761 3.5511 8.3935 -9.3619 0.3228 -12.5902 1.9370 -1.2913 10.0076 -7.7478 -7.7478 -6.1337 -2.9054 -6.1337 -2.9054

45.70 41.87 46.98 49.53 48.25 40.60 50.81 41.87 52.08 41.87 45.70 49.53 38.04 41.87 38.04 54.64 41.87 50.81 55.91 40.60 57.19 61.02 43.15 46.98 48.25 57.19 45.70 58.46 43.15 43.15 43.15 43.15 48.25 44.43

50.72 40.89 48.53 43.07 39.79 44.16 54.00 44.16 47.44 38.70 38.70 48.53 33.24 33.24 34.33 51.81 41.98 47.44 49.63 36.52 52.90 58.37 46.35 48.53 43.07 54.00 49.63 54.00 44.16 44.16 43.07 44.16 50.72 41.98

47.09 42.25 56.78 47.09 37.41 39.02 50.32 48.71 48.71 40.64 47.09 51.94 37.41 34.18 35.80 42.25 37.41 43.87 55.17 39.02 53.55 58.39 40.64 50.32 37.41 51.94 48.71 60.01 42.25 42.25 43.87 47.09 43.87 47.09

65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98

-0.3022 -0.9403 -0.6851 -1.0680 -1.1956 0.0807 -0.8127 -1.0680 -1.3232 -0.0469 -0.8127 1.6122 -0.1746 -1.0680 -0.0469 -0.4298 0.3360 -0.1746 -0.3022 0.4636 0.0807 -1.0680 -1.1956 0.9741 0.8465 0.7188 1.8675 -1.5785 -0.5574 -1.9614 0.0807 -0.6851 1.8675 -0.8127

0.1812 -0.5836 -0.5836 -1.2392 -0.4744 -0.5836 -1.0207 -0.9114 -0.9114 -0.4744 -0.6929 0.9460 -0.2559 -0.9114 0.1812 -0.4744 -0.1466 0.1812 -0.0374 0.3997 -0.0374 -0.8022 -1.2392 -0.0374 0.6182 0.5089 1.1645 -1.6762 -0.1466 -2.2225 0.2904 -0.4744 1.6015 -0.6929

0.0323 0.0323 -0.4520 -0.9362 -0.2905 0.0323 -1.0976 -0.4520 -0.4520 -0.7748 -0.2905 1.3236 0.3551 -0.7748 0.1937 -0.4520 -0.1291 0.1937 0.1937 0.5165 0.1937 -1.2590 -1.2590 -0.1291 0.3551 0.0323 0.8393 -1.9047 -0.9362 -2.0661 1.0008 -0.6134 1.1622 -1.2590

-3.0219 -9.4033 -6.8508 -10.6796 -11.9559 0.8070 -8.1270 -10.6796 -13.2322 -0.4693 -8.1270 16.1225 -1.7456 -10.6796 -0.4693 -4.2982 3.3596 -1.7456 -3.0219 4.6359 0.8070 -10.6796 -11.9559 9.7410 8.4647 7.1885 18.6751 -15.7848 -5.5745 -19.6137 0.8070 -6.8508 18.6751 -8.1270

1.8116 -5.8364 -5.8364 -12.3919 -4.7438 -5.8364 -10.2067 -9.1141 -9.1141 -4.7438 -6.9290 9.4596 -2.5587 -9.1141 1.8116 -4.7438 -1.4661 1.8116 -0.3736 3.9967 -0.3736 -8.0216 -12.3919 -0.3736 6.1819 5.0893 11.6448 -16.7622 -1.4661 -22.2250 2.9042 -4.7438 16.0151 -6.9290

0.3228 0.3228 -4.5196 -9.3619 -2.9054 0.3228 -10.9761 -4.5196 -4.5196 -7.7478 -2.9054 13.2358 3.5511 -7.7478 1.9370 -4.5196 -1.2913 1.9370 1.9370 5.1652 1.9370 -12.5902 -12.5902 -1.2913 3.5511 0.3228 8.3935 -19.0467 -9.3619 -20.6608 10.0076 -6.1337 11.6217 -12.5902

46.98 40.60 43.15 39.32 38.04 50.81 41.87 39.32 36.77 49.53 41.87 66.12 48.25 39.32 49.53 45.70 53.36 48.25 46.98 54.64 50.81 39.32 38.04 59.74 58.46 57.19 68.68 34.22 44.43 30.39 50.81 43.15 68.68 41.87

51.81 44.16 44.16 37.61 45.26 44.16 39.79 40.89 40.89 45.26 43.07 59.46 47.44 40.89 51.81 45.26 48.53 51.81 49.63 54.00 49.63 41.98 37.61 49.63 56.18 55.09 61.64 33.24 48.53 27.77 52.90 45.26 66.02 43.07

50.32 50.32 45.48 40.64 47.09 50.32 39.02 45.48 45.48 42.25 47.09 63.24 53.55 42.25 51.94 45.48 48.71 51.94 51.94 55.17 51.94 37.41 37.41 48.71 53.55 50.32 58.39 30.95 40.64 29.34 60.01 43.87 61.62 37.41

99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132

-0.6851 -0.6851 -0.3022 0.8465 0.5912 -1.1956 1.6122 2.6333 0.8465 1.2294 0.5912 1.4846 -0.4298 0.2083 -0.6851 0.5912 -0.3022 -0.6851 -0.3022 -0.0469 -0.9403 -0.1746 -0.6851 -1.0680 -1.0680 -1.1956 0.2083 -0.1746 0.4636 1.2294 -0.4298 1.2294 -1.0680 0.3360

-0.9114 -0.6929 -0.8022 0.7274 0.7274 -0.9114 0.8367 2.5848 0.8367 1.2737 1.3830 2.2570 -0.6929 0.6182 -0.6929 1.3830 1.6015 0.1812 -0.3651 0.2904 -0.8022 0.0719 -0.9114 -1.0207 -1.0207 -1.2392 0.2904 0.0719 1.8200 0.8367 0.2904 0.5089 -1.8947 0.1812

-0.6134 -0.2905 -1.0976 0.1937 0.3551 -1.2590 1.0008 1.8078 0.0323 1.4850 1.3236 1.3236 -0.7748 0.1937 -0.7748 1.0008 0.8393 -0.4520 0.3551 1.3236 -0.9362 -0.1291 -0.4520 -0.1291 0.1937 -0.9362 -0.1291 0.5165 1.4850 1.0008 0.6779 0.5165 -1.5818 0.6779

-6.8508 -6.8508 -3.0219 8.4647 5.9122 -11.9559 16.1225 26.3328 8.4647 12.2936 5.9122 14.8462 -4.2982 2.0833 -6.8508 5.9122 -3.0219 -6.8508 -3.0219 -0.4693 -9.4033 -1.7456 -6.8508 -10.6796 -10.6796 -11.9559 2.0833 -1.7456 4.6359 12.2936 -4.2982 12.2936 -10.6796 3.3596

-9.1141 -6.9290 -8.0216 7.2745 7.2745 -9.1141 8.3670 25.8482 8.3670 12.7373 13.8299 22.5705 -6.9290 6.1819 -6.9290 13.8299 16.0151 1.8116 -3.6513 2.9042 -8.0216 0.7190 -9.1141 -10.2067 -10.2067 -12.3919 2.9042 0.7190 18.2002 8.3670 2.9042 5.0893 -18.9473 1.8116

-6.1337 -2.9054 -10.9761 1.9370 3.5511 -12.5902 10.0076 18.0782 0.3228 14.8500 13.2358 13.2358 -7.7478 1.9370 -7.7478 10.0076 8.3935 -4.5196 3.5511 13.2358 -9.3619 -1.2913 -4.5196 -1.2913 1.9370 -9.3619 -1.2913 5.1652 14.8500 10.0076 6.7793 5.1652 -15.8184 6.7793

43.15 43.15 46.98 58.46 55.91 38.04 66.12 76.33 58.46 62.29 55.91 64.85 45.70 52.08 43.15 55.91 46.98 43.15 46.98 49.53 40.60 48.25 43.15 39.32 39.32 38.04 52.08 48.25 54.64 62.29 45.70 62.29 39.32 53.36

40.89 43.07 41.98 57.27 57.27 40.89 58.37 75.85 58.37 62.74 63.83 72.57 43.07 56.18 43.07 63.83 66.02 51.81 46.35 52.90 41.98 50.72 40.89 39.79 39.79 37.61 52.90 50.72 68.20 58.37 52.90 55.09 31.05 51.81

43.87 47.09 39.02 51.94 53.55 37.41 60.01 68.08 50.32 64.85 63.24 63.24 42.25 51.94 42.25 60.01 58.39 45.48 53.55 63.24 40.64 48.71 45.48 48.71 51.94 40.64 48.71 55.17 64.85 60.01 56.78 55.17 34.18 56.78

133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155

1.1017 0.3360 2.8885 0.0807 -1.1956 -1.5785 1.2294 -0.4298 -0.4298 1.3570 0.7188 -0.3022 -0.3022 -0.3022 0.2083 0.2083 2.8885 0.8465 0.7188 -0.4298 -0.4298 -0.0469 -0.4298

1.4922 0.1812 2.2570 -0.1466 -0.8022 -1.3484 1.2737 -0.4744 -0.5836 0.6182 0.7274 -0.3651 -0.2559 -0.1466 -0.0374 0.8367 3.2404 0.3997 0.9460 0.1812 -0.2559 0.8367 -0.6929

1.6464 0.8393 2.2921 0.0323 -0.1291 -0.9362 1.4850 0.8393 -0.4520 0.5165 0.8393 -0.1291 0.1937 -0.2905 0.1937 0.6779 3.0991 0.3551 1.0008 0.6779 -0.9362 0.6779 -0.4520

11.0173 3.3596 28.8854 0.8070 -11.9559 -15.7848 12.2936 -4.2982 -4.2982 13.5699 7.1885 -3.0219 -3.0219 -3.0219 2.0833 2.0833 28.8854 8.4647 7.1885 -4.2982 -4.2982 -0.4693 -4.2982

14.9225 1.8116 22.5705 -1.4661 -8.0216 -13.4844 12.7373 -4.7438 -5.8364 6.1819 7.2745 -3.6513 -2.5587 -1.4661 -0.3736 8.3670 32.4037 3.9967 9.4596 1.8116 -2.5587 8.3670 -6.9290

16.4641 8.3935 22.9206 0.3228 -1.2913 -9.3619 14.8500 8.3935 -4.5196 5.1652 8.3935 -1.2913 1.9370 -2.9054 1.9370 6.7793 30.9912 3.5511 10.0076 6.7793 -9.3619 6.7793 -4.5196

61.02 53.36 78.89 50.81 38.04 34.22 62.29 45.70 45.70 63.57 57.19 46.98 46.98 46.98 52.08 52.08 78.89 58.46 57.19 45.70 45.70 49.53 45.70

64.92 51.81 72.57 48.53 41.98 36.52 62.74 45.26 44.16 56.18 57.27 46.35 47.44 48.53 49.63 58.37 82.40 54.00 59.46 51.81 47.44 58.37 43.07

66.46 58.39 72.92 50.32 48.71 40.64 64.85 58.39 45.48 55.17 58.39 48.71 51.94 47.09 51.94 56.78 80.99 53.55 60.01 56.78 40.64 56.78 45.48

Lampiran VII Korelasi dan Regresi


Descriptive Statistics Kinerja Karyawan (Y) Pelatihan (X1) Motivasi Kerja (X2) Mean 50.0000 49.9998 49.9999 Std. Deviation 10.00042 10.00014 9.99969
Correlations Kinerja Karyawan (Y) 1.000 .816 .879 . .000 .000 155 155 155 Pelatihan (X1) .816 1.000 .893 .000 . .000 155 155 155 Motivasi Kerja (X2) .879 .893 1.000 .000 .000 . 155 155 155

N 155 155 155

Pearson Correlation

Sig. (1-tailed)

Kinerja Karyawan (Y) Pelatihan (X1) Motivasi Kerja (X2) Kinerja Karyawan (Y) Pelatihan (X1) Motivasi Kerja (X2) Kinerja Karyawan (Y) Pelatihan (X1) Motivasi Kerja (X2)
b

Variables Entered/Removed Model 1 Variables Entered Motivasi Kerja (X2), Pelatihan a (X1) Variables Removed .

Method Enter

a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)

b Model Summary

Model 1

Adjusted Std. Error of R R Square R Square the Estimate .881a .777 .774 4.75472

DurbinWatson 1.671

a. Predictors: (Constant), Motivasi Kerja (X2), Pelatihan (X1) b. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)

b ANOVA

Model 1

Regression Residual Total

Sum of Squares 11964.970 3436.318 15401.288

df 2 152 154

Mean Square 5982.485 22.607

F 264.626

Sig. .000a

a. Predictors: (Constant), Motivasi Kerja (X2), Pelatihan (X1) b. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)
a Coefficients

UnstandardizedStandardized Coefficients Coefficients Mode B Std. Error Beta t 1 (Constant) 5.247 2.006 2.616 Pelatihan (X1 .152 .085 .152 1.786 Motivasi Kerja .743 .085 .743 8.725 a.Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)

Correlations ollinearity Statistic Sig. Zero-orderPartial Part Tolerance VIF .010 .076 .816 .143 .068 .202 4.939 .000 .879 .578 .334 .202 4.939

a Collinearity Diagnostics

Variance Proportions Model 1 Dimension 1 2 3 Eigenvalue 2.972 .024 .004 Condition Index 1.000 11.047 26.961 (Constant) .00 1.00 .00 Pelatihan (X1) .00 .05 .95 Motivasi Kerja (X2) .00 .05 .95

a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)


Residuals Statisticsa Predicted Value Residual Std. Predicted Value Std. Residual Minimum 30.5011 -13.04311 -2.212 -2.743 Maximum 82.0671 13.78041 3.638 2.898 Mean 50.0000 .00000 .000 .000 Std. Deviation 8.81445 4.72374 1.000 .993 N 155 155 155 155

a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)

Charts

Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual

Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)


1.0

0.8

Expected Cum Prob

0.6

0.4

0.2

0.0 0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0

Observed Cum Prob