You are on page 1of 19

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Penyakit jantung reumatik (PJR) adalah salah satu komplikasi yang membahayakan
dari demam reumatik.Penyakit jantung reumatik adalah sebuah kondisi dimana terjadi
kerusakan permanen dari katup-katup jantung yang disebabkan oleh demam reumatik. Katup-
katup jantung tersebut rusak karena proses perjalanan penyakit yang dimulai dengan infeksi
tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus hemoliticus tipe ! (contoh"
Streptococcus pyogenes)# bakteri yang bisa menyebabkan demam reumatik.
Sebanyak kurang lebih $% & pasien dengan demam reumatik akut bisa terjadi
kelainan pada jantung mulai dari gangguan katup# gagal jantung# perikarditis (radang selaput
jantung)# bahkan kematian.'engan penyakit jantung reumatik yang kronik# pada pasien bisa
terjadi stenosis katup (gangguan katup)# pembesaran atrium (ruang jantung)# aritmia
(gangguan irama jantung) dan gangguan fungsi (entrikel (ruang jantung).Penyakit jantug
reumatik masih menjadi penyebab stenosis katup mitral dan penggantian katup pada orang
de)asa di !merika Serikat.
R*' terdapat diseluruh dunia. +ebih dari ,--.--- kasus baru demam rematik
didiagnosa setiap tahunnya# khususnya pada kelompok anak usia .-,/ tahun. 0enderung
terjangkit pada daerah dengan udara dingin# lembab# lingkungan yang kondisi kebersihan dan
gi1inya kurang memadai.Sementara dinegara maju insiden penyakit ini mulai menurun
karena tingkat perekonomian lebih baik dan upaya pencegahan penyakit lebih sempurna. 'ari
data 2 rumah sakit di 3ndonesia tahun ,%2$-,%2/ menunjukan kasus R*' rata-rata $#44 5
dari seluruh jumlah penderita yang dira)at.Secara 6asional mortalitas akibat R*' cukup
tinggi dan ini merupakan penyebab kematian utama penyakit jantung sebelum usia 4- tahun.
1.2 Rumusan Masalah
7. !pa definisi Rheumatic *eart 'isease8
$. !pa etiologi Rheumatic *eart 'isease8
4. 9agaimana pemeriksaan 'iagnostik : PenunjangRheumatic *eart 'isease8
/. !pa komplikasi Rheumatic *eart 'isease8
.. 9agaimana prognosis Rheumatic *eart 'isease8
;. 9agaimana klasifikasi Rheumatic *eart 'isease8
2. 9agaimana manifestasi klinik Rheumatic *eart 'isease8
%. 9agaimana penatalaksanaan Rheumatic *eart 'isease8
,-. 9agaimana patofisiologi sekaligus askep pada pasien Rheumatic *eart 'isease8
1.3 Tujuan
,.$., <ujuan =mum
'iharapkan mahasis)a dapat mengetahui dan memahami baik konsep penyakit R*'
maupun konsep kepera)atan pada klien dengan Reumatoid *eart 'isease( R*' ).
,.$.7 <ujuan Khusus
=ntuk mengetahui"
,. 'efinisi Rheumatic *eart 'isease
7. >tiologi Rheumatic *eart 'isease
$. Pemeriksaan 'iagnostik : PenunjangRheumatic *eart 'isease
4. Komplikasi Rheumatic *eart 'isease
/. Prognosis Rheumatic *eart 'isease
.. Klasifikasi Rheumatic *eart 'isease
;. ?anifestasi klinik Rheumatic *eart 'isease
2. Penatalaksanaan Rheumatic *eart 'isease
%. Patofisiologi sekaligus askep pada pasien Rheumatic *eart 'isease.
BAB II
PEMBAHAAN
2.1 DE!INII
Penyakit Jantung Rematik (PJR) atau dalam bahasa medisnya Rheumatic *eart
'isease (R*') adalah suatu proses peradangan yang mengenai jaringan-jaringan penyokong
tubuh# terutama persendian# jantung dan pembuluh darah oleh organisme streptococcus
hemolitic-b grup ! (Pusdiknakes# ,%%$).
'emam reumatik adalah suatu sindroma penyakit radang yang biasanya timbul setelah
suatu infeksi tenggorok oleh steptokokus beta hemolitikus golongan !# mempunyai
kecenderungan untuk kambuh dan dapat menyebabkan gejala sisa pada jantung khususnya
katub (+!9:=P@ 3lmu Kesehatan !nak# ,%%4)
'emam reumatik akut ditandai oleh demam berkepanjangan# jantung berdebar keras#
kadang cepat lelah. Puncak insiden demam rematik terdapat pada kelompok usia /-,/ tahun#
penyakit ini jarang dijumpai pada anak diba)ah usia 4 tahun dan penduduk di atas /- tahun.
Penyakit ini cenderung berulang dan dipandang sebagai penyebab penyakit jantung didapat
pada anak dan de)asa muda di seluruh dunia.
2.2 ETI"L"#I
'isebabkan oleh karditis rheumatic akut dan fibrosis# dan beberapa factor predisposisi
lainnya# menurut +!9:=P@ 3lmu Kesehatan !nak# ,%%4A2$seperti "
,. @aktor Benetik
9anyak penyakit jantung rheumatic yang terjadi pada satu keluarga maupun pada
anak-anak kembar# meskipun pengetahuan tentang factor genetic pada penyakit jantung
rheumatic ini tidak lengkap# namun pada umumnya disetujui bah)a ada factor keturunan
pada penyakit jantung rheumatic# sedangkan cara penurunannya belum dapat dipastikan
7. Jenis Kelamin
'ahulu sering dinyatakan bah)a lebih sering didapatkan pada anak )anita dibanding
anak laki-laki# tetapi data yang lebih besar menunjukkan tidak ada perbedaan jenis
kelamin.Kelainan katub sebagai gejala sisa penyakit jantung rheumatic menunjukkan
perbedaan jenis kelamin.Pada orang de)asa gejala sisa berupa stenosis mitral sering
didapatkan pada )anita. Sedangkan insufisiensi aorta lebih sering ditemukan pada laki-laki
$. Bolongan >tnik dan Ras
'i 6egara-negara barat umumnya stenosis mitral terjadi bertahun-tahun setelah
penyakit jantung rheumatic akut# tetapi di 3ndia menunjukkan bah)a stenosis mitral organic
yang berat sering kali tejadi dalam )aktu yang singkat# hanya . bulan C $ tahun.
4. =mur
=mur agaknya merupakan factor predisposisi terpenting pada timbulnya penyakit
jantung rheumatic# penyakit ini paling sering mengenai anak berumur /-,2 tahun dengan
puncak sekitar umur 2 tahun# tidak biasa ditemukan pada anak antara umur $-/ tahun dan
sangat jarang sebelum anak berumur $ tahun atau setelah 7- tahun
2.3 $"MPLI$AI
Komplikasi rheumatic heart disease menurut +!9:=P@ 3lmu Kesehatan !nak#
,%%4A22 adalah"
a. Kambuh demam reumatik
b. Bagal jantung
c. >ndokarditis bakterial subakut
d. @ibrilasi atrium
e. Pembentukan trombus yang dapat lepas atau menimbulkan obstruksi
f. Robekan korda tendiena
2.% PAT"!II"L"#I
Patofisiologi Rheumatic *eart 'isease menurut +!9:=P@ 3lmu Kesehatan !nak#
,%%4A2$ adalah"
'emam reumatik dan penyakit jantung reumatik biasanya didahului oleh radang
saluran nafas bagian atas yang disebabkan oleh infeksi streptokokus beta-hemolitikus
golongan !# sehingga kuman termasuk dianggap sebagai penyebab demam reumatik akut.
3nfeksi tenggorokan yang terjadi bisa berat# sedang# ringan# atau asimtomatik# diikuti
fase laten (asimtomatik) selama , sampai $ minggu. 9aru setelah itu timbul gejala-gejala
demam reumatik akut.
*ingga sekarang masih belum diketahui dengan pasti hubungan langsung antara infeksi
streptokokus dengan gejala demam reumatik akut.
Dang masih dianut dengan sekarang adalah teori autoimunitas.
Produk streptokokus yang antigenik secara difusi keluar dari sel-sel tenggorok dan
merangsang jaringan limfoid untuk membentuk 1at anti. 9eberapa antigen streptokokus#
khususnya Streptolisin E dapat mangadakan reaksi-antibodi antara 1at anti terhadap
streptokokus dan jaringan tubuh.
Pada demam reumatik dapat terjadi keradangan berupa reaksi eksudatif maupun
proliferatif dengan manifestasi artritis# karditis# nodul subkutan eritema marginatum dan
khorea.
Kelainan pada jantung dapat berupa endokarditis# miokarditis# dan perikarditis.

Pathway :
2.& PR"#N"I
Prognosis R*' terdiri dari lama penyakit# kesempatan komplikasi dari penyakit#
kemungkinan hasil# prospek untuk pemulihan# pemulihan periode untuk penyakit# harga
hidup# tingkat kematian# dan hasil kemungkinan lainnya dalam keseluruhan prognosa dari
penyakit jantung reumatik.
2.' $LAI!I$AI
Perjalanan klinis penyakit demam reumatik:penyakit jantun reumatik dapat dibagi
dalam 4 stadium menurut 6gastiyah# ,%%/"%% adalah"
,. Stadium 3
9erupa infeksi saluran nafas atas oleh kuman 9eta Streptococcus *emolyticus Brup
!. Keluhan " 'emam# 9atuk# Rasa sakit )aktu menelan# ?untah# 'iare# Peradangan pada
tonsil yang disertai eksudat
7. Stadium 33
Stadium ini disebut juga periode laten#ialah masa antara infeksi streptococcus dengan
permulaan gejala demam reumatikA biasanya periode ini berlangsung ,-$ minggu#kecuali
korea yang dapat timbul . minggu atau bahkan berbulan-bulan kemudian.
$. Stadium 333
Dang dimaksud dengan stadium 333 ini ialah fase akut demam reumatik# saat ini
timbulnya berbagai manifestasi klinis demam reumatik :penyakit jantung
reumatik.?anifestasi klinis tersebut dapat digolongkan dalam gejala peradangan umum dan
menifesrasi spesifik demam reumatik :penyakit jantung reumatik.
Gejala peradangan umum : 'emam yang tinggi# lesu# !noreksia# +ekas tersinggung#
9erat badan menurun# Kelihatan pucat# >pistaksis# !thralgia# Rasa sakit disekitar sendi# Sakit
perut
4. Stadium 3F
'isebut juga stadium inaktif.Pada stadium ini penderita demam reumatik tanpa
kelainan jantung : penderita penyakit jantung reumatik tanpa gejala sisa katup tidak
menunjukkan gejala apa-apa.
Pada penderita penyakit jantung reumatik dengan gejala sisa kelainan katup jantung#
gejala yang timbul sesuai dengan jenis serta beratnya kelainan.Pasa fase ini baik penderita
demam reumatik maupun penyakit jantung reumatik se)aktu-)aktu dapat mengalami
reakti(asi penyakitnya.
2.( MANI!ETAI $LINI
=ntuk menegakkan diagnose demam dapat digunakan criteria Jones yaitu"
a. Kriteria mayor"
,. Poliarthritis
Pasien dengan keluhan sakit pada sendi yang berpindah C pindah# radang sendi C
sendi besar# lutut# pergelangan kaki# pergelangan tangan# siku (Poliartitis migran).
7. Karditis
Peradangan pada jantung (miokarditis# endokarditis)
$. >ritema ?arginatum
<anda kemerahan pada batang tubuh dan telapak tangan yang tidak gatal.
4. 6odul Subkutan
<erletak pada permukaan ekstensor sendi terutama siku# ruas jari# lutut# persendian
kakiA tidak nyeri dan dapat bebas digerakkan.
/. Khorea Syndendham
Berakan yang tidak disengaja : gerakan abnormal# sebagai manifestasi peradangan
pada sistem saraf pusat.
b. Kriteria minor"
,. ?empunyai ri)ayat menderita demam reumatik atau penyakit jantung reumatik
7. !rtraliga atau nyeri sendi tanpa adanya tanda obyektif pada sendiA pasien kadang C kadang
sulit menggerakkan tungkainya
$. 'emam tidak lebih dari $%
-
0
4. +eukositosis
/. Peningkatan laju endap darah (+>')
.. 0-Reaktif Protein (0RP) positif
;. P-R inter(al memanjang
2. Peningkatan pulse:denyut jantung saat tidur
%. Peningkatan !nti Streptolisin E (!S<E)
2.) DIA#N"I BANDIN#
'iagnosa banding penyakit reumatic heart disease menurut +!9:=P@ 3lmu Kesehatan
!nak# ,%%4A22 adalah"
Kelainan jantung ba)aanadalah suatu keadaan kelainan pada jantung bayi termasuk
didalamnya struktur dan fungsi dari peredaran darah jantung bayi. Keadaan ini terjadi sejak
a)al masa pertumbuhan dan perkembangan hasil pembuahan dalam kandungan
2.* PEMERI$AAN DIA#N"I + PENUN,AN#
,. Pemeriksaan laboratorium
'ari pemeriksaan laboratorium darah didapatkan peningkatan !S<E# peningkatan
laju endap darah ( +>' )#terjadi leukositosis# dan dapat terjadi penurunan hemoglobin.
7. Radiologi
Pada pemeriksaan foto thoraks menunjukan terjadinya pembesaran pada jantung.
$. Pemeriksaan >chokardiogram
?enunjukan pembesaran pada jantung dan terdapat lesi
4. Pemeriksaan >lektrokardiogram
?enunjukan inter(al P-R memanjang.
/. *apusan tenggorokan
'itemukan steptococcus hemolitikus b grup !
2.1- PENATALA$ANAAN
Penatalaksanaan penyakit jantung reumatik terdiri dari 7 tahapmenurut +!9:=P@
3lmu Kesehatan !nak# ,%%4A22 adalah"
,. Pengobatan: pencegahan medical
7. Pembedahan
Pengobatan medikal penderita penyakit jantung reumatik ditujukan pada penyulit
yag timbul.
a. <anda keluhan:komplikasi"tidak perlu pengobatan
b. Bagal jantung
<irah baring
'iit rendah garam#tinggi kalori
'igitalisasi
'euretika
Fasodilator
c. >ndokarditis bacterial subakut"
!ntibiotika yang disesuaikan dengan kuman penyebabnya
d. @ibrilasi atrium"
Ebat antiaritma
'efibrilasi '0
9ila pengobatan katup medical telah optimal# perlu dipertimbangkan tindakan
in(asi(e:pembedahan untuk mengoreksi kelainan anatomic katup"
,. Fal(uloplasti balon untuk stenosis mitral murni
7. pembedahan secara terbuak untuk mengoreksi atau mengganti katup mitral dan:atau katup
aorta bila katup sudah sangat rusak atau mengalami perkapuran.
2.11 PEN.E#AHAN
Pencegahan penyakit rheumatic heart disease menurut +!9:=P@ 3lmu Kesehatan
!nak# ,%%4A2% adalah"
,. Penisilin 9en1atin .--.--- = untuk anak dengan berat badan kurang dari $- kg dan ,#7 juta
= bila berat badan lebih dari $- kg diberikan sekali dalam 4 minggu.
7. Sulfadia1in , G /-- mg:hari untuk anak diba)ah $- kg dan , g untuk anak lebih dari $- kg.
Pencegahan diberikan sekurang-kurangnya sampai / tahun bebas serangan ulang
demam reumatic.
Pada penderita dengan penyakit jantung reumatik dengan gagal jantung atau katup
buatan dianjurkan pemberian pencegahan seumur hidup.
BAB III
TE"RI AUHAN $EPERA/ATAN
3.1 Pengkaj0an
,. 3dentitas Klien
<imbul pada umur /-,/ th# )anita dan pria H , " ,
Sering ditemukan pada lebih dari satu anggota keluarga yang terkena# lingkungan sosial juga
ikut berpengaruh.
7. Keluhan utama" Sakit persendian dan demam.
$. Ri)ayat penyakit sekarang
'emam# sakit persendian# kardits# nodu noktan timbul minggu# minggu pertama# entena
marginatun timbul pada akal penyakit# cloera# timbul gerakan yang tiba-tiba.
4. Ri)ayat penyakit dahulu" @onsilitis# faringitis# autitis media.
/. Ri)ayat penyakit keluarga" !da keluarga yang menderita penyakit jantung
.. !'+
a. !ktifitas
Keletihan# malaise# keterbatasan rentang gerak atropi otot# kontraktur: kelainan pada
sendi otot.
b. 0ardio (askuler
@enomena reynoud jari tangan: kaki misalnya pusat intermitten sianosis# kemerahan
pada jari
c. 3ntegritas ego
@aktor stres akut: kronis seperti finansial#pekerjaan# ketidakmampuan# ancaman pada
konsep diri.
d. 6utrisi
Penurunan berat badan kekeringan pada membran mukosa# dehidrasi# kesulitan
mengunyah# mual# anoreksia.
e. *igiene
Ketergantungan pada orang lain# berbagai kesulitn untuk melaksanakan aktifitas
pera)atan pribadi.
f. 3nteraksi social
Perubahan peran# isolasi.
;. Pemeriksaan
a. Pemeriksaan =mum
Keadaan umum lemah
Suhu " $2 C $%
-
6adi cepat dan lemah
99" turun
<'" sistol# diastole
b. Pemeriksaan fisik
a. Kepala dan leher meliputi keadaan kepala# rambut# mata.
b. 6ada perkusi redup# suara nafas# ruang interiostae dari nosostae takipnos serta takhikardi
c. !bdomen pembesaran hati# mual# muntah.
c. Pemeriksaan penunjang
Pemeriksaan darah
!stopiter
+>'
*b
+eukosit
Pemeriksaan >KB
Pemeriksaan hapus tenggorokan.
3.2 D0agn1sa $e2era3atan
,. Penurunan curah jantung berhubungan dengan adanya gangguan pada penutupan katup
mitral ( stenosiskatup )
7. 6yeri akut:kronis berhubungan dengan distensi jaringan oleh akumulasi cairan:proses
inflamasi# destruksi sendi.
$. Ketidakseimbangan nutrisi A kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan peningkatan
asam lambung akibat kompensasi sistem saraf simpatis
3.3 0nter4ens0
,. Penurunan curah jantung b:d adanya gangguan penutupan katup mitral
6E0
<ujuan "
>fektifitas pompa jantung
Status sirkulasi
Status (ital sign
Kriteria *asil "
<anda (ital dan rentang normal
'apat mentoleransi akti(itas#tidak ada kelelahan
<idak ada edema paru#perifer#dan tidak ada asites
630"
>(aluasi adanya nyeri dada
0atat adanya disrirmia jantung
0atat adanya tanda dan gejala penurunan cardiac output
7.6yeri akut b:d distensi jaringan oleh proses inflamasi
6E0
<ujuan "
Skala nyeri
Pengontrolan 6yeri
Skala Kenyamanan
Kriteria *asil "
?ampu mengontrol nyeri
?elaporkan bah)a nyeri berkurang dengan menggunakan manajemen nyeri
?ampu mengenali nyeri
630 "
+akukan pengkajian nyeri secara komprehensif termasuk lokasi# karakteristik# durasi#
frekuensi# kualitas#dan faktor presipitasi
Ebser(asi non(erbal dari ketidaknyamanan
Bunakan teknik komunikasi terapiutik untuk mengetahui pengalaman nyeri pasien
$. Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
6E0
<ujuan "
Status 6utrisi " ?akanan dan 3ntake 0airan
Kriteria *asil "
!danya peningkatan berat badan sesuai dengan tujuan
9erat badab ideal sesuai dengan tinggi tinggi badan
?ampu mengidentifikasi kebutuhan nutrisi
630 "
Kaji adanya alergi makanan
Kolaborasi dengan ahli gi1i untuk menentukan jumlah kalori dan nutrisi yang dibutuhkan
pasien
!njurka pasien untuk meningkatkan intake @e
9erikan substansi gula
3.% Im2lementas0
3mplementasi dapat dilaksanakan sesuai dengan inter(ensi setiap diagnosa yang diangkat
dengan memperhatikan kemampuan pasien dalam mentolerir tindakan yang akan dilakukan.
3.& E4aluas0
,. 3nter(ie) dengan keluarga pasien tentang pengetahuan dalam menghindari faktor pencetus
terjadinya jantung reumatik
7. Ebser(asi gejala dan serangan kelemahan kontrktilitas jantung.
$. Ebser(asi klien dan bicarakan dengan keluarga tentang macam Cmacam permasalahan yang
dihadapi dan komplikasi lain
4. 3nter(ie) dengan klien tentang kegiatan sehari-dari
/. <entukan persetujuan dimana keluarga dan klien mengerti kondisi klien dan perpanjangan
terapi yang dilaksanakan.
BAB I5
PENUTUP
%.1 $EIMPULAN
Rheumatic *eart 'isease (R*') adalah suatu proses peradangan yang mengenai
jaringan-jaringan penyokong tubuh# terutama persendian# jantung dan pembuluh darah oleh
organisme streptococcus hemolitic-b grup !.
'emam reumatik adalah suatu sindroma penyakit radang yang biasanya timbul
setelah suatu infeksi tenggorok oleh steptokokus beta hemolitikus golongan !# mempunyai
kecenderungan untuk kambuh dan dapat menyebabkan gejala sisa pada jantung khususnya
katub.
'emam reumatik akut biasanya didahului oleh radang saluran nafas bagian atas yang
disebabkan oleh infeksi streptokokus beta-hemolitikus golongan !# sehingga kuman
termasuk dianggap sebagai penyebab demam reumatik akut.
3nfeksi tenggorokan yang terjadi bisa berat# sedang# ringan# atau asimtomatik# diikuti
fase laten (asimtomatik) selama , sampai $ minggu. 9aru setelah itu timbul gejala-gejala
demam reumatik akut.
Seseorang yang mengalami demam rematik apabila tidak ditangani secara adekuat#
?aka sangat mungkin sekali mengalami serangan penyakit jantung rematik. 3nfeksi oleh
kuman Streptococcus 9eta *emolyticus group ! yang menyebabkan seseorang mengalami
demam rematik dimana dia)ali terjadinya peradangan pada saluran tenggorokan#
dikarenakan penatalaksanaan dan pengobatannya yang kurah terarah menyebabkan
racun:toGin dari kuman ini menyebar melalui sirkulasi darah dan mengakibatkan peradangan
katup jantung. !kibatnya daun-daun katup mengalami perlengketan sehingga menyempit#
atau menebal dan mengkerut sehingga kalau menutup tidak sempurna lagi dan terjadi
kebocoran.
!pabila diagnosa penyakit jantung rematik sudah ditegakkan dan masih adanya
infeksi oleh kuman Streptococcus tersebut# maka hal utama yang terlintas dari <im 'okter
adalah pemberian antibiotika dan anti radang. ?isalnya pemberian obat antibiotika penicillin
secara oral atau ben1athine penicillin B. Pada penderita yang allergi terhadap kedua obat
tersebut# alternatif lain adalah pemberian erythromycin atau golongan cephalosporin.
Sedangkan antiradang yang biasanya diberikan adalah 0ortisone and !spirin.
Penderita dianjurkan untuk tirah baring dirumah sakit# selain itu <im ?edis akan
terpikir tentang penanganan kemungkinan terjadinya komplikasi seperti gagal jantung#
endokarditis bakteri atau trombo-emboli. Pasien akan diberikan diet bergi1i tinggi yang
mengandung cukup (itamin.
Seseorang yang terinfeksi kuman Streptococcus beta hemolyticus dan mengalami
demam rematik# harus diberikan therapy yang maksimal dengan antibiotiknya. *al ini untuk
menghindarkan kemungkinan serangan kedua kalinya atau bahkan menyebabkan Penyakit
Jantung Rematik
%.2 ARAN
Seseorang yag terinfeksi kuman streptococcus hemoliticus dan mengalami demam
reumatik# harus diberikan terapi yang maksimal dengan antibiotika# hal ini untuk
menghindari kemungkinanserangan kedua kalinya bahkan menyebabkan penyakit jantung
reumatik.
DA!TAR PUTA$A
'oengoes# ?arylin >. Nursing Care Plans. @.! 'a(is 0ompany. Philadelphia. =S!.
Jumiarni 3lyas#dkk# Asuhan Kesehatan Anak Dalam Konteks Keluarga,PusatPendidikan
<enaga Kesahatan 'ep. Kes R3# Jakarta
+!9:=P@ 3lmu Kesehatan !nak# Pedoman Diagnosis Dan Terapi# Rumah Sakit =mum
'aerah 'okter Soetomo# Surabaya
6gastiyah # Perawatan Anak Sakit# >disi 333 >B0 #Jakarta.
http://laloerezan.blogspot.com/2012/12/askep-rhd-rematik-heart-diseases.html
http://hilal-setyawan.blogspot.com/2012/06/asuhan-keperawatan-rheumatic-heart.html
AUHAN $EPERA/ATAN PADA RHEUMATI.
HEART DIEAE
KE!"#!K % :
,. 9ayu 0ahyo
7. >dy Purnomo
$. >ka 3ndah P.I
4. 'hara Retno Ju)ita
/. @itri Kristiani
.. ?.+isa Jiddin
;. 6ur *ayatul 6upus
2. Saddam *usein
$ELA I5.
PR"DI 1 $EPERA/ATAN
E$"LAH TIN##I ILMU $EEHATAN
INAN .ENDE$IA MEDI$A
,"MBAN#
2-13