You are on page 1of 38

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada pabrik Amonia K-1 terdapat unit Kompresor gas sintesa/gas
recycle yang berfungsi untuk menaikkan tekanan gas sintesa untuk
diumpankan ke ammonia converter sebagai gas make up, dan untuk stage
terakhir berfungsi untuk mensirkulasikan gas recycle serta menaikkan
tekanannya sesuai dengan spec yang diinginkan oleh converter. Unit
kompresor syn gas/ recycle gas ini terdiri dari 4 stage, 1 stem turbin yang
berfungsi sebagai penggerak kompresor
,
2 buah intercooler yang berfungsi
untuk mendinginkan udara setelah dikompresikan pada stage 1 dan 2 dan 2
buah separator yang diletakkan setelah intercooler berfungsi untuk
mengkondensasikan air dari udara sebagai akibat pendinginan.
uatu alat yang beker!a secara dinamik seperti halnya kompresor udara
tidak dapat menghasilkan un!uk ker!a sebesar 1""# seperti yang diidealkan
$alaupun kompresor tersebut dalam kondisi baru sekalipun. %rtinya dalam alat
tersebut dapat dipastikan akan ter!adi penurunan kiner!a yang dalam kurun
$aktu tertentu akan menurun dan akan menimbulkan ker!a kompresor men!adi
tidak optimal.
Penurunan kiner!a kompresor dapat ter!adi dikarenakan hal&hal sebagai
berikut '

Teknik Kimia UNDIP 1
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

1. Kebocoran system kompresi
2. (mpeller aus
). *edia pendingin berupa air atau refrigerant tidak berfungsi secara
optimal
4. Kontaminasi oli
+. Pelumasan yang tidak baik
,aktor&faktor penyebab penurunan kiner!a kompresor diatas dapat
berakibat pada system ker!a kompresor, dengan indikasi sebagai berikut'
1. -ilai rasio kompresi yang kecil menyebabkan tekanan pada bagian
discharge semakin turun.
2. udu&sudu impeller yang aus sehingga tidak dapat menarik se!umlah
volume gas dari luar ke dalam sistem kompresi yang menyebabkan
volume gas pada bagian discharge menurun.
). Kualitas gas keluar tidak memenuhi standart untuk mensuplai kolom
separasi udara karena terkontaminasi oli sebagai liquid compressant
pada sistem.
4. .agian&bagian kompresor yang berputar seperti impeller dan rotor akan
mengalami penurunan kecepatan putar /rpm0 karena system pelumasan
yang tidak baik.
+. Peningkatan suhu didalam system kompresi dari kalor yang terserap
oleh gas akibat gesekan ker!a kompresor.

Teknik Kimia UNDIP 2
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

Untuk itu perlu dilakukan evaluasi performance kompresor secara berkala
agar proses selalu ter!aga pada kondisi yang optimal.
1.2 Perumusan Masalah
%dapun permasalahan yang dibahas disini adalah er!orman"e
komresor s#n gas #ang meliuti E!!isiensi ol#troi" $an %as Horse
Po&er '%HP( pada ) maret 2**+.
1., -u.uan
*enghitung dan mambandingkan effisiensi politropik dan 12.
kompresor syn gas unit ammonia kaltim , a$a tanggal ) maret 2**+
dengan data design.
1./ Man!aat
3engan diketahuinya Performance dari kompresor syn gas, maka dapat
digunakan sebagai masukan kepada pihak Deartemen Kaltim , a$a
umumnya dan Pabrik amonia pada khususnya dalam mengatasi masalah&
masalah yang berkaitan dengan kompresor syn gas/recycle gas Pa0rik
ammonia kaltim ,.

Teknik Kimia UNDIP )
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

BAB II
-IN1AUAN PU2-AKA
2.1 Pengertian Komresor
Kompresor merupakan peralatan mekanik yang berfungsi memberikan
tekanan pada fluida gas. 3alam dunia industri, kompresor memegang peranan
penting dalam pengoperasian suatu pabrik terlebih lagi untuk pabrik&pabrik
yang menangani fluida gas. Untuk menghasilkan udara bertekanan dapat
dilakukan dengan dua cara, yang pertama dengan !alan memberikan tambahan
energi dengan sudut&sudut putar ke fluida. 4ara yang pertama digunakan pada
kompresor !enis positive displacement dan yang kedua pada !enis dynamic
compressor, misalnya kompresor sentrifugal yang akan dibahas dalam laporan
ini.
Untuk dapat beker!a suatu kompresor membutuhkan tenaga atau energi
seperti motor listrik, mesin uap dan turbin gas. Pemilihan sumber tenaga ini
tergantung pada keperluan operasi dan sumber energi yang tersedia sehingga
kompresor dapat beker!a secara efisien dan ekonomis.
2.1.1 Komresor 2entri!ugal
Kompresor ini merupakan salah satu tipe dari dynamic compressor,
selain kompresor aksial. Kompresor sentrifugal de$asa ini banyak digunakan
dalam dunia industri untuk tu!uan '

Teknik Kimia UNDIP 4
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

*enghasilkan aliran positif melalui suatu proses.
3alam hal ini kompresor menaikkan tekanan secara memadai untuk
mengatasi !atuhnya tekanan proses yang disebabkan oleh pemipaan,
be!ana, dan lain&lain.
ebagai alat untuk memaksakan aliran produk gas
melalui saluran pipa.
Untuk mendapatkan gas superdingin dalam
proses refrigerasi.
%dapun prinsip ker!a dari kompresor sentrifugal ini adalah '
5nergi yang diperoleh oleh impeller dari motor
penggerak melalui shift /energi mekanik0, akan diteruskan kepada gas
sebagai energi kinetik, yaitu berupa kecepatan mengalir.
elan!utnya energi kinetik ini akan berubah
men!adi energi tekanan pada saat gas mengalami penurunan kecepatan
karena gas melalui ruangan yang lebih besar /volute0.
Untuk mendapatkan perbandingan kompresi /ratio compression0 yang
tinggi, kompresor satu tingkat tidak dapat digunakan karena akan
mengakibatkan suhu yang tinggi pada bagian kompresor dan !uga karena faktor
desain yang agak rumit. Untuk itu diperlukan penggabungan beberapa
kompresor yang selan!utnya disebut kompresor bertingkat. Pemakaian
kompresor bertingkat akan memberikan keuntungan, diantaranya '

Teknik Kimia UNDIP +
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

3apat menghindari temperatur yang terlalu tinggi
pada discharge dari kompresor.
3apat mengurangi kompresi rasio yang lebih
tinggi.
3apat mengurangi efek dari clearance volume.
Penghematan energi karena adanya intercooling.
2.2 -hermo$inamika Komresi
Proses yang ter!adi selama pengkompresian gas terbagi dalam tiga
kondisi yaitu kondisi isothermal, adiabatik, dan politropik dimana masing&
masing kondisi memiliki karakteristik yang berbeda&beda.
2.2.1 Komresi isotermal
5nergi mekanik yang diterima oleh gas akan berubah men!adi energi
panas sehingga temperatur akan naik !ika tekanan semakin tinggi. 6ika dalam
proses tersebut dilengkapi dengan sistem pengambil kalor maka tempeatur
dapat di!aga konstan atau proses ber!alan isothermal /tempertur tetap0.
%dapun hubungan antara tekanan /P0 dan volume /70 adalah sbb'
P 7 8 9 :
3imana '
P 8 :ekanan %bsolut, atm
7 8 7olume, liter
: 8 :empertur , kelvin
9 8 Konstanta gas, atm liter/mol K

Teknik Kimia UNDIP ;
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

ehingga untuk temperatur yang tetap dan 9 merupakan suatu konstanta maka
persamaannya men!adi '
P 7 8 konstan
2.2.2 Komresi A$ia0atik
6ika suatu sistem kompresi gas dilengkapi dengan isolator yang
berfungsi untuk menghindari panas yang masuk maupun yang keluar sistem
maka sistem proses seperti ini disebut proses adiabatik. 2ubungan antara
tekanan/P0 dan volume /70 dalam proses ini adalah '
P /70
k
8 konstan
3engan k 8 4p/4v
3imana '
k 8 perbandingan panas !enis gas
4p 8 koefisien panas pada tekanan tetap, kal/gmol
"
4
4v 8 koefisien panas pada volume tetap, kal/gmol
"
4
2.2., Komresi Politroik
Kompresi yang ter!adi pada kompresi sesungguhnya bukanlah proses
isothermal karena selama proses ter!adi kenaikan temperatur dan !uga bukan
proses adiabatik karena ada panas yang hilang selama proses kompresi. 6adi
yang ter!adi dalam proses kompresi adalah proses politropik hubungan antara
tekanan /p0 dan volume/v0 adalah '
P /70
n
8 konstan
3imana ' n adalah indeks politropik

Teknik Kimia UNDIP <
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

2.2./ Peru0ahan temeratur
Pada $aktu kompresi, temperatur gas dapat berubah tergantung pada
!enis proses yang dialami. Untuk masing&masing proses, hubungan antara
temperatur dan tekanan adalah sebagai berikut '
Proses (sothermal
3alam proses ini temperatur di!aga tetap sehingga tidak berubah
Proses %diabatik
3alam proses adabiatis tidak ada panas yang dibuang keluar dari
silinder ataupun masuk silinder, sehingga seluruh ker!a mekanis yang
keluar dati kompresor dalam proses adiabatis dapat diperoleh secara
teoritis sebagai berikut '
:d 8 :s = /Pd/Ps0
/k&10//m.k0
3imana '
:d 8 temperatur %bsolut gas keluar kompresor, K
:s 8 temperatur %bsolut gas masuk kompresor, K
m 8 !umlah tingkat kompresi
Untuk m > 1, rumus tersebut mencakup proses pendinginan
pada pendingin antara /intercooler0, sehingga proses kompresi
keseluruhan dari Ps men!adi Pd bukan proses adiabatik murni. 3engan
kompresor, tekanan keluar Pd dapat dicapai dengan satu tingkat
kompresi /pada kompresor single stage0. *isalnya pada kompresor
reciprocating, untuk kompresor satu tingkat digunakan satu silinder dan

Teknik Kimia UNDIP ?
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

untuk kompresi satu tingkat banyak digunakan beberapa silinder.
Kompresor bertingkat digunakan untuk memperoleh perbandingan
tekanan Pd/Ps yang tinggi. Kompresi dengan perbandingan kompresi
yang besar !ika hanya dilakukan dengan satu tingkat akan kurang
efektif karena efisiensi volumeriknya men!adi rendah. -amun !ika
!umlah tingkat terlalu banyak, kerugian gesek men!adi terlalu besar dan
harga kompresor men!adi mahal.
Proses Politropik
6ika selama proses kompresi udara didinginkan, misalnya
dengan memakai air pendingin untuk silinder, maka sebagian panas
yang timbul akan dikeluarkan. Untuk menghitung temperatur kompresi
digunakan persamaan seperti halnya persamaan untuk adiabatik.
:emperatur pada kompresor yang sesungguhnya, tergantung pada
ukuran serta !enisnya dan biasanya diusahakan serendah&rendahnya.
2.2.3 Panas 1enis %as
Panas !enis suatu gas !uga didefinisikan sebagai !umlah panas yang
diperlukan untuk menaikkan temperatur 1 gram gas tersebut sebesar 1
"
4,
seperti pada @at&@at yang lain. -amun ada dua macam panas !enis, yaitu '
Panas 6enis Pada :ekanan Konstan
6ika suatu gas dipanaskan atau didinginkan pada tekanan tetap,
maka volumenya akan membesar atau mengecil lebih banyak daripada
@at cair atau @at padat. Panas !enis ini biasanya diberi lambang 4p.

Teknik Kimia UNDIP A
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

Panas 6enis Pada 7olume Konstan
6ika 1 kg gas ditempatkan didalam sebuah be!ana tertutup lalu
dipanaskan tanpa dapat berkembang, maka tekanan dan temperaturnya
akan naik. 6umlah panas yang diperlukan untuk menaikkan 1 kg gas ini
sebesar 1
"
4 dalam keadaan demikian disebut panas !enis pada volume
konstan. Panas !enis ini diberi lambang 4v.
9asio Panas 6enis
6ika kedua !enis panas tersebut diatas diperbandingkan terlihat
bah$a panas !enis pada tekanan konstan harganya lebih besar daripada
panas !enis pada volume konstan. 2al ini ter!adi karena selain dipakai
untuk menaikkan temperatur, sebagian panas yang diberikan dalam
pemanasan pada tekanan konstan dipakai !uga untu melakukan ker!a
pada $aktu gas mengembang. Perbandingan antara kedua panas !enis
ini biasa disebut rasio panas !enis ang diberi lambang k. 6adi k 8
4p/4v. 9asio ini mempunyai peranan penting dalam perhitungan gas.
2., Per!orma"e komresor
Performance suatu kompresor dapat dilihat dari banyak aspek.
ecara umum yang banyak digunakan untuk memperlihatkan
performance suatu kompresor adalah efisiensi dan kebutuhan po$er
untuk melaksanakan un!uk ker!a yang diinginkan.
2.).1 5fisiensi Kompresor

Teknik Kimia UNDIP 1"
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

%da dua !enis efisiensi yang dapat digunakan untu melihat un!uk ker!a
kompresor yaitu '
5fisiensi adiabatic
5fisiensi adiabatic dapat di definisikan sebagai perbandingan perubahan
entalpi gas pada proses kompresi secara adiabatic dengan perubahan entalphi
yang sesungguhnya ter!adi ketika gas dikompresi.fenomena ini dapat
digambarkan sebagai berikut'
1ambar 2.1 2ubungan 5ntropi 7s 5ntalphi Pada Proses Kompresi
ehingga efisiensi adiabatic dapat di rumuskan '
2
20s /
a

=
-amun efisiensi adiabatic !arang digunakan karena nilai efisiensinya
bergantung pada pressure rasio sehingga sulit untuk di!adikan perbandingan.
5fisiensi politropik

Teknik Kimia UNDIP 11
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

5fisiensi politropik dapat didefinisikan sebagai ker!a yang diserap oleh gas
untuk menaikkan tekanan dibagi dengan ker!a yang diberikan kepada gas
melalui kompresor. Ker!a yang diserap oleh gas untuk menaikkan tekana biasa
disebut dengan Politropik head /2p0. 3imana,

= dP v 2p
Pada proses kompresi politropik berlaku hubungan
Pv
n
8 constant 8 4
n
sehingga,
1/n
P
4
v =
!adi persamaan 2p dapat ditulis '

=
1/n
P
dP 4
2p
3ari hasil integrasi ini diperoleh nilai 2p pada gas ideal adalah,
0 1 rp / B
10 & /n
n
B :1 B 9 2p
10/n & /n
=
3imana '
9 8 Konstanta gas ideal
:18 :emperatur suction gas
9p 8 rasio tekanan
ementara ker!a yang diberikan terhadap gas didefinisikan sebagai
perubahan entalpi gas elama di kompresi.
C 8 D2 8 4p /:
2
E :
1
0
3engan menggabungkan persamaan ini dengan hubungan politropik,

Teknik Kimia UNDIP 12
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

10/n & /n
1
2
1
2
P
P

:
:

=
*aka didapat nilai C adalah,
0 1 rp / B
10 & /k
k
B :1 B 9 C
10/n & /n
=
ehingga efisiensi politropik dapat dirumuskan,
C
2p
p =
0 1 rp / B
10 & /k
k
B 9:
0 1 rp / B
10 & /n
n
B 9:
p
10/n & /n
1
10/n & /n
1

=
ehingga,
k
10 & /k
B
10 & /n
n

p
=
dengan,
:
2
8 :emperatur gas setelah di kompresi
K 8 9asio panas laten
2.).2 12. / 1as 2orse Po$er 0
12. adalah kebutuhan ker!a minimum kompresor untuk melakukan un!uk
ker!a yang diingankan. 12. dirumuskan sebagai '
p
2p
12.

=
2./ Kon$isi 2urge
Kondisi surge adalah sebagai batas ba$ah dari daerah ker!a kompresor
sentrifugal. 1radient tekanan dalam arah berla$anan / Adverse pressure
gradients 0 pada kompresor dalam keadaan normal diatasi dengan momentum

Teknik Kimia UNDIP 1)
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

dari fluida. :etapi pada lapisan batas selalu ter!adi penurunan energi /efisiensi0
relative terhadap aliran utama /main stream0, hal ini !uga kehilangan
momentum /pada lapisan batas0. Karena bukan energi yang diberikan pada
lapisan batas ini, maka ada kecenderungan lapisan batas untuk menebal dan
ter!adi arus balik /local reserve flow0. Proses ini dapat ter!adi sampai ada
pelepasan total /separated flow0. 2al ini sering ter!adi pada impeller dengan
sudut radiasi yang berkecepatan tinggi, !uga sering ter!adi pada difusor.
Kondisi ini menyebabkan penurunan efisiensi dan stabilitas aliran pada
kompresor. Pengurangan energi lebih lan!ut dapat mengakibatkan arus balik
total /total reserve flow0. (ni mengakibatkan gradient tekanan balik /Adverse
pressure flow0 pulih kembali. 3emikian ter!adi terus menerus dengan frekuensi
tetap., selama kompresor ber!alan, bila tidak ada tindakan perbaikan.
Pengoperasian kompresor diba$ah kondisi pada kurva performance kompresor
dapat mengakibatkan penurunan efisiensi dan tekanan yang dihasilkan. :etapi
yang terpenting adalah timbulnya getaran yang sedemikian kuatnya yang
seringkali dapat mengakibatkan kompresor rusak, terutama pada kompresor
dengan kecepatan tinggi.
2.3 Komresor %as 2intesa4%as 5e"#"le ammonia kaltim , '1-K-/*,4/*/(
Kompresor gas sintesa/gas recycle berfungsi untuk menaikkan tekanan
gas sintesa untuk diumpankan ke ammonia converter sebagai gas make up, dan

Teknik Kimia UNDIP 14
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

untuk stage terakhir berfungsi untuk mensirkulasikan gas recycle serta
menaikkan tekanannya sesuai dengan spec yang diinginkan oleh converter.

1ambar 2.2 3iagram %lir Kompresor yngas
Kompressor 1as sintesa/1as 9ecycle adalah compressor sentrifugal
yang digerakkan oleh stem turbin dan terdri dari ) tingkat turbin untuk make&
up gas dan satu tingkat untuk recycle. :iap tingkat Kompressor 1as sintesa
mempunyai intercooler /1&5&4)1, 1&5&4)2, dan 1&5&4))0 untuk mendinginkan
gas sintesa ke 4"
"
4 agar dapat mengurangi po$er kompresi dan tiap tingkat
compressor gas sintesa mempunyai separator /1&&4)1, 1&&4)2 dan 1&&4))0
untuk melindungi masuknya cairan ke casing compressor. :ekanan suction
tingkat di disain 2< Kg/cm
2
1 di!aga speed control turbin /P(4&4"<0, tekanan
discharge tingkat terakhir compressor gas sintesa F 12< Kg/cm
2
1 pada speed
normal. 2ead kompresi dari compressor gas recycle didisain A," Kg/cm
2
1 pada
speed normal. 1as sintesa dari methanator melalui final gas cooler dan final
separator /1&&)")0 masuk kesuction compressor pada temperature 4"
"
4 dan
tekanan 2< Kg/cm
2
1. etelah kompresi tingkat pertama, gas sintesa keluar

Teknik Kimia UNDIP 1+
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

melalui 1
st
intercooler /1&5&4)10 untuk diambil panas kompresinya, kondensat
yang terbentuk dipisahkan diseparator /1&&4)10 dan dibuang melalui dry
separator. 1as sintesa selan!utnya mengalir ketingkat berikutnya, setelah
mele$ati setiap tingkat, panas kompresi diambil diinterstage cooler dan
kondensat yang tebentuk dipisahkan diinterstage separator. 9ecycle gas sintesa
yang bertekanan tinggi dipisahkan dari gas make&up oleh dinding didalam
compressor sebelum disirkulasi kesintesa loop, tekanan gas sintesa dinaikkan
ke 1)4 Kg/cm
2
1 oleh gas recycle. 1as make&up dan gas recycle masing&
masing dilengkapi oleh anti surge.

Teknik Kimia UNDIP 1;
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

BAB III
ME-6D6L6%I
,.1 Meto$e Pengam0ilan Data
3alam penyusunan :ugas Khusus ini, data yang digunakan meliputi
data primer dan data sekunder.
).1.1 3ata Primer
*erupakan data yang diperoleh dari pengamatan dan pengukuran
besaran operasi alat yang bersangkutan secara langsung di lapangan dan !uga
data spesifikasi rancangan alat yang dievaluasi. ,rekuensi pengambilan data
sebanyak satu kali, yaitu pada tanggal ) maret 2**+.
3ata&data primer tersebut adalah '
a. :ekanan kompresor per stage pada bagian suction dan discharge.
b. :emperatur kompresor per stage pada bagian suction dan discharge.
c. ,lo$ dan komposisi gas suction stage 1 kompresor synt gas .
d. ,lo$ dan komposisi gas dari 29U /unit )""0.
e. ,lo$ gas suction stage ke ).
f. ,lo$ dan komposisi gas recycle
).1.2 3ata ekunder
*erupakan data yang diperoleh dari studi literatur umum maupun dari
unut ammonia kaltim ). 3ata&data sekunder tersebut adalah '

Teknik Kimia UNDIP 1<
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

a. .erat molekul /.*0
b. :ekanan Kritis /Pc0
c. :emperatur Kritis /:c0
d. pecific 2eat /4p0
e. 4ompressibility /G0
f. :etapan 1as.
,.2 Meto$e Pengolahan Data
3ata yang didapat perlu diolah untuk penghitungan 5valuasi
Performance kompresor udara ammonia kaltim ). 3ata&data tersebut diolah
melalui langkah&langkah perhitungan ebagai berikut.
A. Menghitung Nera"a massa gas a$a Komresor
-eraca massa dihitung berdasarkan diagram alir kompresor udara
terlampir.
Perhitungan dilakukan dengan tahapan sebagai berikut '
a. *enghitung komposisi udara umpan masing masing stage
3engan menggunakan asumsi '
& 1as umpan memiliki # 2umidity 1"" #
& uply gas dari 29U memiliki kondisi termal yang sama dengan
discharge stage 1
ehingga '
1""# B
gas P
air Po
air H =
Ii B Hair0 & /1"" Hi =

Teknik Kimia UNDIP 1?
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

3engan
Hair 8 persen air dalam campuran
Hi 8 persen komponen i dalam campuran
Ii 8 persen komponen i dalam gas dengan basis kering
Po air 8 :ekanan uap !enuh air
b. *enghitung flo$ dan komposisi suction stage ke 2 berdasarkan neraca
masa disekitar separator.
B. Menghitung Proert# gas a$a masing - masing stage
Properti gas yang dibutuhkan dalam perhitungan kompresor adalah'
& Panas !enis campuran gas /4pmiB0
& .erat molekul campuran /.* miB0
& 9asio Panas !enis rata&rata /kavg0
& ,actor kompresibilitas rata&rata /Gavg0
c. *enghitung 4p campuran gas suction dan discharge
4p miB 8 J 4pi Hi
d. menghitung berat molekul campuran
.* miB 8 J .*i Hi
e. *enghitung k suction dan discharge
9 & 4pmiB
miB 4p
k =
3engan 9 8 konstanta gas ideal
f. *enghitung kavg

Teknik Kimia UNDIP 1A
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

2
discharge k suction k
kavg
+
=
g. *enghitung factor kompresibilitas suction dan discharge
0
h0 /1
h
B
:r
4,A)4
/ &
h0 & /1
1
G
1,+
+
=
3engan
:r B G
Pr
B ","?;< h =
Pc
P
Pr =
:c
:
:r =
3imana '
Pc 8 :ekanan kritis campuran gas
:c 8 :emperatur kritis campuran gas
h. *enghitung Gavg
2
discharge G suction G
Gavg
+
=
7. Menghitung Per!orman"e komresor
Perhitungan performance kompresor dilakukan dengan langkah sebagai
berikut '
a. Menghitung 5atio komresi
.esaran ini merupakan perbandingan antara tekanan gas keuar
kompresor /pressure discharge0 dengan tekanan gas sebelum masuk
kompresor /suction pressure0, sehingga persamaannya adalah '

Teknik Kimia UNDIP 2"
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

Ps
Pd
rp =
3imana '
rp 8 rasio kompresi
Pd 8 tekanan discharge /absolut0, atm
Ps 8 tekanan suction /absolute0, atm
0. Menghitung 5atio -emeratur
9asio temperatur adalah perbandingan antara temperatur
discharge dengan temperatur suction atau dalam persamaan sebagai
berikut '

:s
:d
rt =
3imana '
rt 8 9asio :emperatur
:d 8 :emperatur discharge, Kelvin
:s 8 :emperatur suction, Kelvin
". Menghitung In$eks Politroik
adalah konstanta yang menun!ukkan se!auh mana tekanan gas
dapat mencapai tekanan dischargenya pada saat pengkompresian
rt0 ln & rp /ln
rp ln
n =
dengan n 8 indeks politropik

Teknik Kimia UNDIP 21
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

$. Menghitung E!!isiensi Politroik
%dalah effisiensi yang ditun!ukkan oleh un!uk ker!a suatu
kompresor, merupakan perbandingan daya kompresor dengan daya
yang diberikan turbin untuk menggerakkan porosnya, dapat
dirumuskan dalam bentuk persamaan '
k
10 & /k
B
10 & /n
n

p
=
Kp 8 n/ /n&10 B /k&10/k
dengan Kp adalah effisiensi politropik
e. Menghitung Pol#trii" Hea$
%dalah energi mekanik yang dimiliki gas tiap satuan beratnya,
dirumuskan dalam persamaan berikut '
0 1 rp / B
10 & /n
n
:suction B B 0
.*miB
?4<,?)
/ B Gavg 2p
10/n & /n
=
3imana '
2p 8 politropik head, m
!. Menghitung %as Horse Po&er '%HP(
.esaran ini menun!ukkan seberapa besar daya yang dibutuhkan
untuk memenuhi un!uk ker!a dari kompresor.
p
B 1"1,A<2 B );""
2p %1 B
12P =
3imana '
%1 8 %liran massa gas, kg/!am

Teknik Kimia UNDIP 22
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

12P 8 1as 2orse Po$er /KC0
BAB I8
HA2IL DAN PEMBAHA2AN
/.1 Hasil Perhitungan

Teknik Kimia UNDIP 2)
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

Hasil erhitungan E9aluasi Per!orman"e komresor 2#n gas unit
ammonia kaltim ) maret 2**+ a$alah se0agai 0erikut :
:abel 4.1 Performance kompresor yngas unit ammonia kaltim )
tage (tem atuan 3esain %ctual
1 Pd Kg/cm2% 4A,24 4A,"))
Ps Kg/cm2% 2?,")) 2?,"))
:d K )?4.++ )?A.1+
:s K )1).1+ )14.1+
rp/rt 1.<;/1.2) 1.?2/1.2)A
5ff. Polytropic # <?,< ",<4;4A
,lo$ Kg/!am 4;+2A 55178.79
Politropik head * 1A42? 1?+"",22
12. KC )214 )<2+,111
2 Pd Kg/cm2% ?),;1 ?<,+))
Ps Kg/cm2% 4?,4; 4?,"))
:d K )?4.+ )?1.1+
:s K )1).1+ )11.1+
rp/rt 1.<2/1.2) 1,<4/1.22+
5ff. Polytropic # <;,2 ",?4;)2
,lo$ Kg/!am 4;42" 58650.786
Politropik head * 1A1)) 2")?),21
12. KC )))4 )?4<,A)<
) Pd Kg/cm2% 12?,")) 12?,?))
Ps Kg/cm2% ?2,<1 ?2,<))
:d K )<1.;+ )<2.1+
:s K )1).1+ )1".1+
rp/rt 1.++/1.1? 1,+;/1,1AA
5ff. Polytropic # <),? ",;A+?2
,lo$ Kg/!am 4;)+? 53281.13
Politropik head * 1+4)+ 1+2"),;+
12. KC 2A12 )1<1,)4?
4 Pd Kg/cm2% 1)+,")) 1)4.2+?
Ps Kg/cm2% 12;,")) 12;.<))
:d K )1<.2+ )"<.1+
:s K )"A.1+ )1).1+
rp/rt ".A)/1."2 1.059/1.019
5ff. Polytropic # <; ?4,A)1
,lo$ Kg/!am 2+?122 270847.76
Politropik head * 1?1? 1;"?.A?A
12. KC 1<"2 1)A<,<4+

Teknik Kimia UNDIP 24
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

Perbandingan total kebutuhan po$er kompresor adalah '
3esign ' <"2" KC
%ctual ' ?"?),?; KC
/.2 Pem0ahasan
/.2.1 E!isiensi Politroik
4.1 1rafik 2ubungan 5fesiensi setiap stage
3ari grafik dapat dilihat bah$a pada stage pertama dan ke ) ter!adi
penurunan efisiensi kompresor dari kondisi design.2al ini $a!ar ter!adi pada
peralatan&peralatan dinamis seperti kompresor. 3iantara kemungkinan
penyebabnya adalah '
1. Kebocoran pada system kompresi mengakibatkan nilai rasio kompresi
yang kecil sehingga tekanan pada bagian discharge semakin turun.

Teknik Kimia UNDIP 2+
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

2. udu&sudu impeller yang aus sehingga tidak dapat menarik se!umlah
volume gas dari luar ke dalam sistem kompresi yang menyebabkan
volume gas pada bagian discharge menurun.
:etapi pada stage ke dua dan ke empat efisiensi actual lebih besar dari pada
design. ecara teoritis hal ini tidak mungkin ter!adi. Pada kasus ini ter!adi
kesalahan pada kalibrasi alat ukur dilapangan sehingga tidak menun!ukkan
kondisi yang sebenarnya. -amun secara umum performa kompresor masih
dalam keadaan baik.

Teknik Kimia UNDIP 2;
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

/.2.2 %as Horse Po&er
4.2 1rafik 2ubungan 1as 2orse po$er setiap stage
3ari grafik dapat dilihat bah$a secara umum kebutuhan po$er actual
lebih besar dari pada design. 2al ini disebabkan karena kompresor di!alankan
dengan flo$ gas yang lebih besar daripada data design, sehingga konsumsi
po$er meningkat. Untuk kompresor gas recycle kebutuhan po$ernya lebih
kecil dari pada design.2al ini !uga disebabkan kesalahan dari kalibrasi alat
ukur dilapangan.
BAB 8

Teknik Kimia UNDIP 2<
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

PENU-UP
3.1 Kesimulan
1. 5fisiensi stage pertama /<?,<#0 dan stage ke tiga /<;,2#0 lebih kecil dari
kondisi design ,namun masih dalam kondisi baik.
2. 5fisiensi dari stage ke dua /?4,;0 dan stage ke empat /?4,A0 lebih besar dari
kondisi design
). Kebutuhan po$er keseluruhan actual lebih besar daripada design
3.2 2aran
1. Perlu adanya evaluasi performance kompresor secara berkala
2. Perlu adanya evaluasi kalibrasi setiap alat ukur sebelum dilakukan analisa
terhadap suatu peralatan.
DA;-A5 PU2-AKA

Teknik Kimia UNDIP 2?
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

Calas, tanley *, 1A??, L4hemical process 5MuipmentN, .utter$orth&
2einemann series in 4hemical 5ngineering, Kansas, U%.
mith, 6* ang 7an -ess, 24, 1A<1, LIntroduction to Chemical Engineering
ThermodynamicN, +
th
ed, *c 1ra$ 2ill .ook, :okyo.
Oapina. 9onald P, 1A?2,L5stimating 4entrifugal 4ompressor PerfomanceN,
Process 4ompressor :ecnology, 7ol 1, 2ouston, :eBas, U%.
P:. Pupuk Kalimantan :imur, 1A??, Kaltim-3 Ammonia Ammonia !ro"ect
#peration $anual Ammonia %nitN, 4hiyoda 4hemical 5ngineer and
4onstruction 4o. Otd., Hokohama, 6epang.
P:. Pupuk Kalimantan :imur, 1A??, !etun"u& #perasi !a'ri& Ammonia
Kaltim-3N, .agian (((, :eam tart&Up, .ontang, Kal&tim.
Lamiran Perhitungan

Teknik Kimia UNDIP 2A
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

() $enghitung &omposisi udara umpan masing masing stage
1""# B
gas P
air Po
air H =
Ii B Hair0 & /1"" Hi =
Komposisi .asis Kering '
2en#a&a 1
st
stage
su"tion
H5U / th stage
su"tion
2idrogen
72,05 87,26
<4
*etana
1,596667 0,82
"
-itrogen
26,03667
1",?A 2",")
%rgon
0,316667 1,03
"
%mmonia
0 0
),A<
4ontoh perhitungan komposisi hydrogen pada suction stage 1
P suction 8 2?,")) kg/cm
2
%
: suction 8 )14,1+ K
P
o
air pada 8 ","?)+ kg/cm
2
%
# ",2A? 1""# B
2?,"))
","?)+
air H = =
I2 B Hair0 & /1"" H2
2 2
=
<1,?)+#
<2,"+ B ",2A?0 & /1"" H2
2
=
=
Perhitungan yang sama dilakukan untuk semua suction stage yang diketahui
sehingga diperoleh hasil sebagai berikut '
2en#a&a 1
st
stage
su"tion
H5U / th stage
su"tion

Teknik Kimia UNDIP )"
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

2idrogen <1,?)+14 ?;,AAA<? <1,""4A?
*etana 1,+A1A"+ ",?1??4< "
-itrogen 2+,A+A"2 1",??1+? 24,A4<;A
%rgon ",)1+<22 1,"2;A2? "
air ",2A?2"< ",2A?2";A ","<<)2A
%mmonia " " ),A<
*) $enghitung flow dan &omposisi suction stage *
3ata yang diketahui adalah
,s1 8 1)+.""" -m
)
/!am

kg/!am ++1<?,? miB .* B
22,4
1)+"""
= =
,29U 8 ?1)) -m
)
/!am

kg/!am )+;A,< miB .* B
22,4
?1))
= =
Komposisi'
2en#a&a 1
st
stage su"tion H5U
2idrogen
71,83514
?;,AAA<?
*etana
1,591905
",?1??4<
-itrogen
25,95902
1",??1+?
%rgon
0,315722
1,"2;A2?
%ir
0,298207
",2A?2";A
%mmonia " "
-eraca massa disekitar 1&s&4)1

Teknik Kimia UNDIP )1
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

-eraca dry gas dapat disusun '
,d1 B Idg1 P ,29U B Idg29U 8 ,s2 B Idg2

Ia20 & /1""
Ia29U0 & /1"" B ,29U Ia10 & /1"" B ,d1
,s2
+
=

kg/!am +?;+",<A
",140 & /1""
",2A?0 & /1"" B )+;A,< ",2A?0 & /1"" B ++1<?,?
,s2 =
+
=
4ontoh perhitungan neraca hydrogen
,d1 B I2
2
1 P ,29U B I2
2
29U 8 ,s2 B I2
2
2

,s2
29U I2 B ,29U 1 I2 B ,d1
2 I2
2 2
2
+
=
# <2,?<

+?;+",<A
?<,2; B )+;<,A <1,?) B ++1<?,?
2 I2
2
=
+
=
-eraca massa dry gas disekitar separator 1&&4)2.
,d2 B Idg2 8 ,s) B Idg)

Teknik Kimia UNDIP )2
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

,d2 B /1"" E Ia20 8 ,s) B /1"" E Ia)0

Ia)0 & /1""
Ia20 & /1"" B ,d2
,s) =
kg/!am +)2?1,1)
","<<0 & /1""
",140 & /1"" B +?;",<A
,s) = =
Untuk komposisi komponen yang lain dihitung dengan cara yang sama
sehingga diperoleh hasil komposisi dan flo$ suction stage 2 adalah '
Komonen 2tage 2 2tage ,
2ydrogen
72,87156 72,91775
*etana 1,547296
1,54827699
-itrogen
25,08101 25,09691
%rgon 0,359504
0,359732
%ir 0,140624
0,0773295
flo$
58650,7857 53281,13
3) !erhitungan property gas
a. *enghitung .* masing masing stage
.* miB 8 J .*i Hi
b.*enghitung kapasitas panas campuran gas suction dan discharge
4p masing masing gas pada berbagai temperatur dapat dihitung dengan
persamaan '
4p/9 8 % P .: P 4:
2
P 3:
&2
3engan data sebagai berikut '
Komonen A 1*
,
B 1*
+
7 1*
-3
D
2idrogen ),24A ",422 " ","?)
-itrogen ),2? ",+A) " ","4
*etana 1,<"2 A,"?1 &2,1;4 "
%ir ),4<" 1,4+" " ",121
%mmonia ),+<? ),"2 " &",1?;

Teknik Kimia UNDIP ))
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

4ontoh perhitungan 4p masing masing komponen pada suction stage (
:emperatur uction 8 )14,1+
o
K
4p 2idrogen 8 1,A?< B /),24AP 1"
&)
B ",422B )14,1+ P 1"
+
B ","?)B )14,1+
&2
0
8 ;,??;2A2
4p -itrogen 8 1,A?< B / ),2? P 1"
&)
B ",+A) B )14,1+ P 1"
+
B ","4 B )14,1+
&2
0
8 ?,;2;"2+
4p metana 8 1,A?< B /1,<"2P 1"
&)
B A,"?1B )14,1+ E 1"
&;
B 2,1;4B )14,1+
2
0
8 ;,A;?"++
4p %rgon 8 4,A?A4
4p air 8 1,A?< B /).4<P 1"
&)
B 1,4+ B )14,1+ P 1"
+
B ",121 B )14,1+
&2
0
8 ?,"4);21
4pmiB 8 Q 4pi B Hi
Perhitungan yang sama dilakukan untuk setiap stage, sehingga diperoleh hasil
sebagai berikut '
2tage 7 mi< BM mi<
su"tion $is"harge
1 ;,A)2;<4 ;,A<""2 A,1+++A)
2 ;,A2<?)A ;,A+A+"< ?,A124;;
) ;,A2;A2) ;,A+)2)1 ?,A";;A<
4 ;,A<+??A ;,A<4A1+ A,?)1<24
c. *enghitung harga kavg dan Gavg
9 & 4pmiB
miB 4p
k =
2
discharge k suction k
kavg
+
=

Teknik Kimia UNDIP )4
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

Pc
P
Pr =
:c
:
:r =
G diperoleh dengan memplotkan data Pr dan :r pada tabel data G , dengan
data Pc dan :c masing masing komponen adalah sebagai berikut '
Komonen -" 'Kel9in( P" '0ar(
2idrogen )),1A 1),1)
-itrogen 12;,2 )4
*etana 1A",; 4+,AA
argon 1+",A 4?,A?
air ;4<,1 22",++
3engan Pc dan :c yang digunakan adalah Pc dan :c campuran dengan
persamaan yang sama dengan perhitungan .* campuran
2
discharge G suction G
Gavg
+
=
4ontoh perhitungan untuk stage 1
P sucion 8 2?,")) bar
: suction 8 )14,1+ K
P discharge 8 4A,")) bar
: discharge 8 )?A,1+ K
4p miB suction 8 ;,A)
4p miB discharge 8 ;,A<
1,4"1
1,A?< & ;,A)
;,A)
ks = =

Teknik Kimia UNDIP )+
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

1,)A?
1,A?< & ;,A<
;,A<
kd = =
1,4
2
1,)A? 1,4"1
kavg =
+
=
1,)A;
? , 1A
2?,))

miB Pc
Ps
Prs = = =

2,44
? , 1A
4A,"))

miB Pc
Pd
Prd = = =
+,";
;2,"4
)14,1+

miB :c
:s
:rs = = =

;,2<
;2,"4
)?A,1+

miB :c
:d
:rd = = =

3engan menggunakan data tabel didapat'
Gs 8 1.")
Gd 8 1."1+

1,"2
2
"1+ , 1 ") , 1
Gavg =
+
=

Perhitungan yang sama dilakukan untuk setiap stage sehingga diperoleh hasil
2tage ka9g =a9g
1 1,40026 1,02
2 1,400878 1,035
) 1,401168 1,06
4 1,398324 1
d. *enghitung efisiensi kompresor dan 12. kompresor
Perhitungan dilakukan dengan persamaan&persamaan berikut
Ps
Pd
rp =
:s
:d
rt =

Teknik Kimia UNDIP );
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

rt0 ln & rp /ln
rp ln
n =
k
10 & /k
B
10 & /n
n

p
=
0 1 rp / B
10 & /n
n
:suction B B 0
.*miB
?4<,?)
/ B Gavg 2p
10/n & /n
=
p
B 1"1,A<2 B );""
2p %1 B
12P =
4ontoh perhitungan untuk stage 1 dengan data tanggal 1maret 2"";
P sucion 8 2?,")) bar
: suction 8 )14,1+ K
P discharge 8 4A,")) bar
: discharge 8 )?A,1+ K
Kavg 8 1,4
Gavg 8 1,"2
.* miB 8 A,1+ g/mol
%1 8 ++1<?,? kg/!am
1,<+
2?,"))
4A,"))
rp = =
1,24
)14,1+
)?A,1+
rt = =
1,;2
1,240 ln & 1,<+ /ln
1,<+ ln
n = =
",<4;
1,4
10 & /1,4
B
10 & /1,;2
1,;2

p
= =

Teknik Kimia UNDIP )<
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)

0 1 2,2<2A / B
10 & /1,;2
1,;2
B )14,1+ B 0
A,1+
?4<,?)
/ B 1,"2 2p
10/1.;2 & /1,;2
=
8 1?+"",22 m
KC )<2+,11
,<4; " B 1"1,A<2 B "" );
1?+"",22 B ++1<?,?
12P = =
Perhitungan yang sama dilakukan untuk semua stage dengan hasil sebagai
berikut'
2tage r rt e!isiensi H %HB
1 1,749117 1,238739 0,74649 18500,22 3725,111
2 1,822351 1,224972 0,84632 20383,21 3847,937
) 1,557214 1,199903 0,69582 15203,65 3171,348
4 1,059865 1,019534 0,85609 1621,834 1397,745

Teknik Kimia UNDIP )?
Laporan Tugas Khusus kompresor SynGas/Recycle Gas K-(403/404)