You are on page 1of 2

Resiliensi pada Penderita Kanker Payudara

Feny Dwi Maya Listianty dan Juliana Irmayanti Saragih, M.Psi



ABSTRAK
Hidup dengan penyakit medis yang parah seperti kanker payudara merupakan
peristiwa hidup yang penuh tantangan. Dampak psikologis yang mungkin muncul
bisa merupakan reaksi psikologis terhadap diagnosis kanker yang harus
dihadapinya, rangkaian terapi atau pengobatan yang dijalani klien dan kondisi
fisiknya yang baru. Di tengah kondisi tersebut, terdapat sebagian dari mereka
yang mampu untuk bangkit dan bertahan dari masalah yang ada serta berhasil
menjadi individu yang lebih baik. Mereka adalah individu yang dapat
mengembangkan kemampuan resiliensinya. Gambaran resiliensi diperoleh melalui
identifikasi tujuh domain resiliensi, faktor risiko, dan faktor protektif. Terdapat
tujuh domain dari resiliensi menurut Reivich & Shatte (2002), yaitu regulasi
emosi, impuls kontrol, optimisme, analisa kausal, empati, self efficacy, dan
reaching out. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk
memberikan gambaran kemampuan resiliensi pada penderita kanker payudara.
Data diperoleh dengan metode wawancara mendalam yang dilakukan terhadap tiga
wanita penderita kanker payudara dengan karakteristik yang telah ditentukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan resiliensi yang dimiliki oleh
ketiga subjek sangat bervariasi. Ketujuh domain resiliensi berkembang pada
responden satu. Pada responden kedua domain regulasi emosi, impuls kontrol, self
efficacy, optimisme, kausal analisis, dan reaching out cukup berkembang,
sedangkan domain empati kurang berkembang. Pada responden ketiga domain
regulasi emosi, kausal analisis, impuls kontrol, optimisme, self efficacy kurang
berkembang, sementara domain empati, dan reaching out cukup berkembang.
Berkembangnya kemampuan resiliensi yang dimiliki oleh penderita kanker
payudara dipengaruhi oleh faktor protektif yang dimiliki oleh subjek.

Kata kunci : Resiliensi, kanker payudara.








Universitas Sumatera Utara
The Resiliency Among Breast Cancer Survivors

Feny Dwi Maya Listianty and Juliana Irmayanti Saragih, M.Psi

ABSTRAC

Living with severe medical illness such as breast cancer is a challenging
life event. Psychological impact that may arise can be a psychological reaction to
the diagnosis of cancer that must be faced, a series of therapy or treatment that
served the client and her physical condition is "new".However, some of them can
bounce back and hold out from the setbacks in their live. They are the people who
can increase their resiliency abilities. The focus of the study is the description of
their resiliency according to the seven factor resilience, the risk factor and
protective factors. According to Reivich & Shatte (2002), there are seven domains
of resiliency. They are emotion regulation, impuls control, optimism, causal
analysis, empathy, self efficacy, and reaching out. This research is a qualitative
study aimed to give the description about resiliency abilities among breast cancer
survivors. Data obtained by using the deep interview method conducted on three
women with breast cancer with predetermined characteristics. The results shows
variation resiliency abilities between breast cancer survivors. In the first
respondent, all resilience domains developed. In the second respondent domains
of emotion regulation, impulse control, self-efficacy, optimism, causal analysis,
and Reaching out quite developed, while the less developed empathy domain. In
the third respondent domains of emotion regulation, causal analysis, impulse
control, optimism, self-efficacy are less developed, while the domains of empathy,
and Reaching out sufficiently developed.The resiliency abilities is also influenced
by their protective factors which they have.

Keywords : Resilience, Breast Cancer








Universitas Sumatera Utara