You are on page 1of 2

ABSTRAK

Latar Belakang: Faktor usia sebagai salah satu faktor resiko Otitis Media Akut
(OMA) perlu dikaji karena angka kejadian pada tiap kelompok usia tertentu
bervariasi dan nilainya berbeda dengan teori dan penelitian sebelumnya.
Tujuan: Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara
faktor usia dan angka kejadian OMA di RSUP H. Adam Malik Medan periode
2009-2010.
Metode: Rancangan penelitian adalah studi analitik dengan metode potong
lintang (cross sectional). Sampel penelitian ini adalah data rekam medik pasien
OMA di RSUP H. Adam Malik Medan periode 2009-2010 yang memenuhi
kriteria inklusi dan tidak memenuhi seluruh kriteria eksklusi. Sampel diambil
secara consecutive sampling dan didapatkan ada 39 kasus.
Hasil: Dari 39 kasus yang memenuhi kriteria, 74,4% kejadian OMA tercatat pada
tahun 2009 dengan proporsi kejadian 0,22%, sedangkan 25,6 % kejadian OMA
tercatat pada tahun 2010 dengan proporsi kejadian 0,08%. Dilihat dari besar
angka kejadian pada tiap kelompok usia, Kasus Otitis Media Akut terbanyak
ditemukan pada kelompok usia >19 tahun (46,2%), lalu diikuti kelompok usia >12
19 tahun (20,5%), lalu diikuti kelompok usia 0 2 tahun (15,4%) dan >2 7
tahun (15,4%), dan yang terakhir dengan kasus Otitis Media Akut terendah
dijumpai pada kelompok usia >7 12 tahun (2,6%).
Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor usia dan angka kejadian OMA di
RSUP H. Adam Malik Medan periode 2009 2010 (p =0,030, CI =95%) dengan
derajat korelasi sangat kuat (koefisien korelasi Pearson r =(+) 0,861).

Kata kunci : Otitis Media Akut (OMA), faktor usia, angka kejadian.













Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara
ABSTRACT

Background: Age, one of the risk factor of Acute Otitis Media (AOM) need to be
analyzed because of the variety of case rate in every age group and facts
comparing those values seem to be different to previous theories and researches.
Objectives: This research was purposed to know the correlation between age and
case rate of AOM in H. Adam Malik Central General Hospital on 2009-2010.
Method: Research design was analytical study with cross sectional method. The
samples were the medical records of AOM patients in H. Adam Malik Central
General Hospital on 2009-2010, fulfilling the inclusion criterias. The samples
fulfilling the exclusion criteria were excluded. Samples were taken with
consecutive sampling method, with total of 39 cases.
Result: 39 cases taken as samples of this study showed 74,4% of total AOM case
rate was recorded in 2009, presenting the proportion value 0,22%. Besides, the
remaining 25,6% was recorded in 2010, presenting the proportion value 0,08%.
Viewing the case rate in every age group, the highest case rate was in >19 years-
age-group (46,2%), followed by >12 19 years-age-group (20,5%), and then 0
2 years-age-group (15,4%) and >2 7 years-age-group (15,4%), and then the
lowest was found in >7 12 years-age-group (2,6%).
Conclusion: The correlation between age and case rate of AOM in H. Adam
Malik Central General Hospital on 2009-2010 is remarkable (p = 0,030, CI 95%)
and the correlation degree is very strong (Pearson correlation coeficient r = (+)
0,861).

Keywords : Acute Otitis Media (AOM), age, case rate.














Universitas Sumatera Utara Universitas Sumatera Utara