You are on page 1of 7

MATA KULIAH

: KEPERAWATAN KOMUNITAS

1. Kelurahan Mbongawani cukup padat penduduk dengan lingkungan yang sangat kotor
dimana sampah berserakan sepanjang pantai dan di sekitar pasar. Wabah diare sering
melanda kelurahan tersebut, 3 bulan terakhir terdapat 50 warga menderita diare.
Apakah masalah keperawatan terkait dengan lingkungan yang kotor pada kasus di atas?
a. Risiko timbul penyakit pada lanjut usia kelurahan Mbongawani
b. Timbul penyakit diare pada masyarakat kelurahan Mbongawani
c. Timbul penyakit malaria pada masyarakat kelurahan Mbongawani
d. Timbul penyakit pada anak usia sekolah di kelurahan Mbongawani
e. Risiko berulang timbul penyakit berbasis lingkungan di kelurahan Mbongawani
2. Di kelurahan Kota Ratu ditemukan masalah keperawatan risiko peningkatan gangguan
penyakit kardiovaskuler yang didukung data : 15% masyarakat pernah dirawat dengan
gangguan kardiovaskuler, 75% mempunyai kebiasaan mengkonsumsi makanan tinggi
lemak.
Apa tindakan promotif untuk mengatasi masalah keperawatan di atas ?
a. Pengukuran tekanan darah secara masal
b. Deteksi kasus penyakit kardiovaskuler
c. Latihan cara menangani stress
d. Penyuluhan gizi seimbang
e. Penyuluhan PHBS
3. Hasil pengkajian menemukan 45% anak usia sekolah di Kelurahan Paupire mengalami
kurang gizi. Perawat selanjutnya bersama masyarakat, tokoh masyarakat dan agama, serta
instansi/sektor terkait merencanakan berbagai tindakan untuk mengatasi masalah
tersebut.
Siapakah sasaran primer rencana tindakan keperawatan mengatasi masalah di atas?
a. Guru-guru
b. Anak usia sekolah
c. Instansi atau sektor terkait
d. Orangtua anak usia sekolah
e. Tokoh masyarakat dan agama

4. Perawat melakukan pengkajian komunitas tentang data demografi, data lingkungan, dan
data sistem komunikasi.

Manakah yang termasuk data tentang riwayat perkembangan komunitas ?


Tingkat pendapatan masyarakat
Jumlah penduduk dalam wilayah
Masyarakat termasuk rural atau urban
Angka kematian anak dan kematian ibu
Kejadian penyakit dalam satu tahun terakhir

a.
b.
c.
d.
e.

5. Dari laporan puskesmas denpasar diperoleh data prevalens TB paru meningkat dari 20%
pada akhir tahun 2012 menjadi 30% pada bulan april 2013. Melalui SMD diketahui
tingkat pengetahuan masyarakat tentang pencegahan TBC rendah yaitu hanya 40%
masyarakat yang memamahi tentang penyakit TB
Apakah peran perawat komunitas pada kasusdiatasi ?
a. Advokat
b. Edukator
c. Konsultan
d. Care Giver
e.
Koordinator
6. Mahasiswa Akper Kesdam melaksanakan praktek kerja lapangan di kelurahan
peguyangan. Melalui kegiatan Survey Mawas Diri diperoleh data bahwa sebanyak 80%
masyarakat tidak memiliki IPAL
Kegiatan apa yang perlu dilaksanakan oleh mahasiswa untuk dapat memberikan
intervensi pananggulangan yang tepat ?
a. Menganalisa situasi
b. Mengidentifikasi masalah
c. Melaksanakan analisa data
d. Melaksanakan Focus Group Discusion (FGD)
e. Melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD)
7. Seorang Perawat Komunitas yang bertugas di Puskesmas Baumata Kupang akan
melaksanakan kegiatan imunisasi bagi balita. Balita berumur 9 bulan akan mendapatkan
imunisasi Campak.
Bagaimanakah cara penyuntikan imunisasi Campak?
a. Intramuscular
b. Intracutan
c. Intravena
d. Subcutan
e. Intradermal

8.

Ny Yanthi membawa anaknya yang berusia 4 bulan untuk mendapatkan imunisasi


DPT/Hb 3. Perawat menyiapkan untuk memberikan vaksin dengan cara intramucular.
Bagaimanakah cara penyuntikan vaksin DPT/Hb 3 yang tepat?

a.
b.
c.
d.

Suntikan vaksin dengan posisi 90O


Suntikan dengan sudut 45o derajat ke permukaan kulit
Syring dan jarum hampir rata dengan kulit
Jarum dimasukan dengan kedalaman inchi
e. Suntikan dengan sudut 15O

9. Anak Y, 6 bulan yang baru saja diimunisasi DPT/HB mengalami panas tubuh meningkat
38,5O, badan anak teraba panas, anak nampak tidak dapat menyusui, rewel dan tidak
dapat tidur
Masalah utama apakah yang ditegakkan pada anak Y?
a. Tidak efektifnya proses menyusui
b. Gangguan pola tidur
c. Peningkatan suhu tubuh
d. Gangguan rasa nyaman
e. Tidak efektifnya koping individu
10. Seorang Ibu datang konsultasi ke Puskesmas karena anaknya yang baru saja di imunisasi
Campak. Pada tempat injeksi terdapat bengkak setelah 12 jam diimunisasi
Apakah nasihat yang anda berikan untuk mengatasi masalah tersebut?
a. Berikan kompres hangat pada daerah yang begkak
b. Berikan obat amoksicilin pada bayi tersebut
c. Biarkan saja anak tersebut menangis karena reaksi itu yang wajar
d. Rujuk anak tersebut ke puskesmas
e. Anak diberi ASI dan air yang cukup
11. Dalam sebuah pengkajian komunitas di Maulafa didapatkan data 0,15 % warga
ditemukan angka dirawat dengan hipertensi, 50% warga mengkonsumsi makanan
berlemak seperti daging, hanya 10 % warga yang memiliki kebiasaan berolahraga, 80%
warga tidak mendapatkan penjelasan Apakah masalah utama yang ditemukan pada warga
tersebut?tentang penyakit jantung
a. Resiko tinggi peningkatan penyakit jantung
b. Resiko tinggi penularan penyakit kardivasculer
c. Resiko komplikasi penyakit jantung
d. Aktual gangguan fungsi jantung
e. Kurang pengetahuan pada warga

12. Data yang ditemukan dalam pengkajian jumlah balita yang terdapat di RW 01 Keluarahan
Naioni terdapat 22,9 menderita gizi kurang dan 6,3% yang menderita gizi buruk.
Apakah Tindakan Keperawatan yang tepat untuk masalah ini?
a. Segera rujuk balita gizi buruk ke puskesmas
b. Memberikan penyuluhan gizi balita dan pemberian makanan tambahan

c. Melakukan pelatihan dan penyegaran kader posyandu tentang gizi seimbang


d. Melakukan pemeriksaan fisik nutrisi dan segera lapor ke puskesmas
e. Memberikan makanan tambahan sesuai umur balita
13. N membawa bayinya yang berumur 12 bulan ke Posyandu. Hasil penimbangan
menunjukkan berat badannya turun 1 kilogram dalam bulan terakhir.
Tindakan apa yang dilakukan perawat/kader kesehatan di meja 4 ?
a. Pelatihan Kader posyandu tentang status gizi balita
b. Memberikan imunisasi pada balita
c. Memberikan nasihat pemberian makanan yang bergizi
d. Menganalisis status gizi balita
e. Melakukan penimbangan
14. Di Posyandu melati Pustu Liliba Kupang, seorang perawat Komunitas akan
melaksanakan kegiatan penyuluhan tentang makanan pendamping ASI bagi balita bagi
10 ibu yang memiliki balita.
Metode apakah yang anda lakukan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan Ibu
a. Penyuluhan saja
b. Demostrasi saja
c. Dengan menggunakan liefled
d. Penyuluhan dan demonstrasi
e. Dengan menggunakan poster
15. Pengkajian fisik apakah yang tepat untuk mengetahui status Gizi ?
a. Berat badan anak, tinggi badan dan umur
b. Lingkar lengan, Anemis dan berat badan
c. Lingkar lengan, kurus dan kotor
d. Melihat kartu menuju sehat anak
e. Melakukan pemeriksaan fisik dengan seksama
16. Dari hasil pengumpulan data terdapat anak usia sekolah di Keluarahan Naioni RW 01/RT
01-03 didapatkan data dari hasil observasi 56,4% anak tidak memakai alat kaki, kulit
kotor dan rambut kotor sebanyak 58,2%, gigi karies 43,6%.
Upaya apakah yang tepat dilakukan terkait tiga program pokok usaha kesehatan sekolah ?
a. Pendidikan kesehatan
b. Pemberian pelayanan kesehatan
c. Tindakan pencegahan
d. Pembinaan lingkungan sekolah
e. Pembinaan masyarakat sekitar sekolah
17. Dalam sebuah servey di RSU Kupang, ditemukan kasus diare selama 1 satu bulan sebesar
150 balita. Jumlah kasus ini meningkat 2 kali lipat dari tahun sebelumnya yaitu 50 balita.
Berapakah insidende rate dari kasus diare tersebut?
a. 50
b. 150
c. 75

d. 200
e. 25
18. Survey di Desa Kodi Sumba Barat Daya NTT didaptkan 16,19% rumah tidak memiliki
tempat sampah, 75% warga memiliki kandang ternak dibawah rumah (rumah panggung),
85% penduduk tidak mempunyai jendela, terdapat 10 Keluarga memiliki anggota
keluarga yang sakit TBC.
Apakah masalah Keperawatan utama yang ditegakkan pada masyarakat ini?
a. Resiko peningkatan penyakit TB paru pada warga masyarakat desa Kodi
b. Resiko peningkatan status kesehatan masyarakat Desa Kodi
c. Resiko tinggi infeksi saluran napas pada warga masyarakat desa Kodi
d. Aktual lingkungan fisik yang buruk pada warga masyarakat desa Kodi
e. Gangguan pola napas pada warga masyarakat desa Kodi
19. Dalam sebuah penyuluhan tentang nutrisi Bayi, dijelaskan tentang pemberian kolustrum.
Seorang ibu bertanya tentang alasan mengapa kolustrum harus diberika pada bayi baru
lahir?
Apakah alasan ilmiah dari pemberian kolustrum?
a. Kolustrum banyak mengandung protein dan vitamin
b. Kolustrum murah dan mudah didapatkan
c. Kolustrum mengandung zat kekebalan tubuh
d. Kolustrum mengandung banyak kalori
e. Kolustrum mengandung anti diare
20. Dalam pembuatan Media penyluhan, seorang perawat komunitas menyiapkan lembar
informasi berupa liefled.
Apa sajakah yang diperhatikan dalam pembuatan isi sebuah liefled ?
a. Bahasa yang sederhana, mudah dipahami dan bersifat mengajak orang untuk
melakukan pesan yang disampaikan
b. Liefled terdiri dari 7 kata dalam sebaris, gunakan gambar yang besar sehingga mudah
dibaca
c. Liefled dibuat dengan menggunakan huruf times new roman, dengan warna yang
kontars sehingga mudah dibaca
d. Liefled dibuat dengan susunan pendahuluan, isi dan penutup disertai dengan
enjelasan yang singkat
e. liefled dibuat dengan memperhatikan tujuan penyuluhan dan hindari penggunaan
istilah yang sulit dibaca

21. Pada suatu dearah terjadi KLB Diare. Petugas epiedmiologi mencoba mengidentifikasi
penyebab terjadinya diare meliputi golongan umur, lokasi dan gejala yang dialami.
Studi epidemiologi apakah yang tepat digunakan?
a. Studi Analitik
b. Studi eksperiment

c. Studi deskriptif
d. Studi retrospektif
e. Studi cohort
22. Kejadian Diare di Kota Kupang terus meningkat pada musim hujan, Kepala Dinas
kesehatan mengeluarkan Kejadian luar Biasa (KLB)
Kapan suatu kasus digolongkan sebagai kejadian luar biasa?
a. Timbulnya suatu penyakit yang sebelumnya ada namun jumlahnya meningkat
b. Peningkatan kejadian penyakit atau kematian, dua kali/ lebih dari periode
sebelumnya
c. Jumlah penderita baru dalam satu bulan menunjukkan kenaikan
d. Beberapa penyakit yang dialami oleh satu atau lebih penderita
e. Jumlah penderita banyak dan banyak yang meninggal dengan sebab yang sama
23. UKS merupakan kegiatan penting yang harus menjadi perhatian pihak sekolah dalam
rangka meningkatkan kesehatan anak didik. Kegiatan ini difokuskan pada paya promotif
dan preventif
Apa saja kegiatan preventif dalam program UKS?
a. Penyuluhan gizi, kesehatan pribadi, penyakit menular, cara menggosok gigi yang
benar, cara mengukur tinggi dan berat badan, cara memeriksa ketajaman penglihatan
b. Pertolongan pertama di sekolah serta rujukan medik ke puskesmas, kasus kecelakaan,
keracunan
c. Pemeriksaan dan pengobatan anak sekolah secara berkala
d. Pemberantasan sarang nyamuk, pengobatan sederhana oleh dokter kecil, kegiatan
penjaringan kesehatan (srining kesehatan) bagi siswa kelas I
e. Pemeriksaan dan pengobatan serta imunisasi bagi anak sekolah yang sakit
24. Bentuk Kegiatan penyuluhan di sekolah dibuat dengan berbagai metode yang menarik
sehingga anak didik tertarik dalam mengikuti kegiatan penyuluhan.
Apa bentuk kegiatan penyuluhan kesehatan pada anak sekolah?
a. Penyuluhan kebersihan diri dan lingkungan, lomba poster sehat, lomba kebersihan
kelas
b. Pemeriksaan gigi dan mulut, deteksi pertumbuhan dan perkembangan anak,
imunisasi
c. Pertolongan sederhana, pertolongan pertama pada kecelakaan
d. Pemeliharaan dan pemeriksaan kesehatan guru
e. Penyuluhan tentang cara-cara belajar dengan baik
25. Kesehatan para pekerja menjadi perhatian bagi para pemilik perusahaan.
Apa sajakah upaya perawat dalam meningkatkan kesehatan kerja melalui kegiatan
spesific protection?
a. Penkes, gizi pekerja yang baik, lingkungan kerja yang memadai, dan rekreasi
b. Jika pekerja menunjukkan tanda dan gejala sakit, langsung ditangani
c. Penggunaan alat pelindung kerja, sanitasi lingkungan kerja
d. Memeriksa dan mengobati pekerja yang sakit secara rutin
e. Pemeriksaan darah dan tuberculosis secara rutin

26. Ditemukan di suatu RW terjadi peningkatan angka morbiditas dan mortalitas akibat
diare. Setelah dilakukan pengkajian diperoleh penyebab diare akibat rendahnya
kepemilikan jamban keluarga.
Apa tindakan preventif sekunder yang harus dilakukan oleh seorang perawat komunitas?
a.
b.
c.
d.
e.

a.
b.
c.
d.
e.

Kunjungan ke setiap keluarga


Pendidikan kesehatan
Deteksi dini kasus
Kerjasama lintas sekor
Perawatan kasus baru
27. Kelompok mahasiswa melaksanakan praktek komunitas pada satu desa. Mereka
merencanakan berbagai strategi intervensi keperawatan untuk mengatasi masalah
kesehatan masyarakat di desa tersebut
Apa strategi intervensi yang harus dilakukan mahasiswa langsung kepada masyarakat
desa tersebut?
Advokasi
Kemitraan
Bina suasana
Sosial support
E. Pendidikan kesehatan