You are on page 1of 40

BAB I

PENDAHULUAN
(INTRUDUCTION)
1.1.

LATAR BELAKANG (BACKGROUND)


Sebagai materi penyusunan makhluk hidup, sel dapat melakukan aktivitas untuk

mempertahankan kelangsungan hidupnya. Dengan kata lain, sel dapat dikatakan sebagai
kesatuan struktural dan fungsional yang keberadaanya dalam makhluk hidup akan memberikan
pengaruh yang besar terhadap kepribadian dan tingkah laku masing-masing makhluk hidup
tersebut dalam menjalankan kehidupannya.
As preparation material of living things, cells can perform activities in order to survive. In
other words, the cell can be regarded as structural and functional unity of existence in living will
give a great influence on the personality and behavior of each living creature was in the running
life.
Dari kupu-kupu hingga kanguru, dari pohon kelapa hingga cemara semua tersusun atas
sel. Makhluk hidup ada yang tersusun dari satu sel saja, disebut organisme uniseluler, dan ada
makhluk hidup yang tersusun lebih dari satu sel, disebut organisme multiseluler. Sel meskipun
memiliki ukuran sangat kecil, sel tergolong luar biasa. Kenapa? Sel bagai sebuah pabrik yang
senantiasa bekerja agar kehidupan terus berlangsung. Ada bagian sel yang berfungsi
menghasilkan energi, ada yang bertanggung jawab terhadap perbanyakan sel, dan ada bagian
yang menyeleksi lalu lintas zat masuk dan keluar sel.
From butterflies to kangaroos, from palm trees to pine all made up of cells. There are
living things are composed of a single cell, called a unicellular organism, and no living thing is
composed of more than one cell, called a multicellular organism. Tues despite having very small
size, the cell is considered exceptional. Why? Tues like a factory that always works so life
continues. There are parts of the cell that produce energy to function, there are responsible for
the multiplication of cells, and there are parts that selects traffic in and out of the cell substance.
Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke (yang hidup pada 1635-1703). Hooke
(pada tahun 1665) mengamati sel gabus dengan menggunakan mikroskop sederhana. Ternyata
sel gabus tersebut tampak seperti ruangan-ruangan kecil. Maka, dipilihlah kata dari bahasa Latin
yaitu cellula yang berarti kamar kecil untuk menamai objek yang ditemukannya itu. Dalam

41

kesempatan kali ini, penyusun akan membahas mengenai organel sel, baik struktur juga fungsi
nya. Dengan mempelajari komponen sel, kita akan dapat memahami fungsi sel bagi kehidupan.
By studying the cell components, we will be able to understand the function of the cell for
life. First cell was discovered by Robert Hooke (who lived from 1635 to 1703). Hooke (in 1665)
to observe cork cells using a simple microscope. Apparently it looks like the cork cells small
rooms. Then, chosen from the Latin word meaning cellula the restroom to name the object he
found it. In this opportunity, the author will discuss cell organells, also structure and function of
cell organell. With learning of cell component, we will can understood what is function cell in
life.
1.2.

RUMUSAN MASALAH (FORMULATION OF THE PROBLEM)


Bagaimana struktur dan fungsi organel-organel sel?
How are structure and function of cell organells?

1.3.

TUJUAN PENULISAN (PURPOSE)


Untuk mengetahui struktur dan fungsi organel-organel sel.
To knowing structure and function of cell organells.

1.4.

MANFAAT PENULISAN (BENEFITS OF WRITING)


Hasil dari penulisan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak
khususnya kepada mahasiswa untuk menambah pengetahuan dan wawasan mengenai
struktur dan fungsi organel sel.
The result of this write hoped can give a benefits for all side speficially to
university student for increase knowledge and perception about structure and function of
cell organells.

BAB II
PEMBAHASAN
(DISCUSSION)
Sel berasal dari kata latin cella yang berarti ruangan kecil. ukuran sel bermacam-macam
dan bentuk sel juga bermacam-macam, meskipun ukuran sel sangat kecil, strukturnya sangat
41

rumit dan masing-masing bagian sel memiliki fungsi khusus. misalnya, mitokondria yang
terdapat di dalam sel berfungsi sebagai penghasil energy, sedangkan lisosom berfungsi sebagai
pencerna.
Cells derived from the Latin word meaning cella small room. assortment of cell size and
cell shape also vary. although the cell size is very small, the structure is very complex and each
part has a special function cells. for example, mitochondria are present in the cell serves as a
producer of energy, whereas the lysosome serves as a digestive.
Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup, yang dapat melaksanakan kehidupan. sel
disebut sebagai unit terkecil karena sudah tidak bisa dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih
kecilyang berdiri sendiri. sel dapat melakukan proses kehidupan seperti melakukan respirasi,
perombakan, penyusunan, reproduksi melalui pembelahan sel, dan terhadap rangsangan. sel
disebut satuan struktural makhluk hidup. sel juga disebut sebagai satuan fungsional makhluk
hidup. perkembangbiakan dilakukan melalui pembelahan sel, pembelahan sel dilakukan baik
oleh organisme bersel satu mengadakan pembelahan secara langsung sedangkan sel-sel pada
organisme bersel banyak mengalami pembelahan secara mitosis.
Cell is the smallest unit of living organisms that can carry out life. referred to as the
smallest unit cell because it can not be divided further into the more kecilyang stand alone. cells
can perform life processes such as respiration do, renovation, development, reproduction
through cell division, and to stimuli. cell called the structural unit of living things. cells are also
referred to as a functional unit of living things. proliferation through cell division, cell division
performed well by a single-celled organism division held directly whereas cells in multicellular
organisms undergo a mitotic division.
Sel mengandung materi genetic,yaitu materi penentun sifat-sifat makhluk hidup. dengan
adanya materi genetik, sifat makhluk hidup dapat diwariskan kepada keturunannya.
Cells contain genetic material, ie penentun material properties of living things. the
presence of genetic material, the nature of living things can be passed on to offspring.
2.1.

MEMBRAN SEL (CELL MEMBRANE)


Membran sel adalah suatu struktur lapisan elastic yang sangat tipis melapisi seluruh

bagian sel. Membrane sel disebut juga membran plasma atau plasmalemma. Berikut ini adalah
beberapa penjelasan tentang membran sel.

41

The cell membrane is a structure of a very thin layer of elastic coat all parts of the cell.
Cell membrane is also called the plasma membrane or plasmalemma. Here is some clarification
on the cell membrane.
1. Struktur dan karakteristik membran sel
a. Membrane sel merupakan membran trilaminer yang disusun oleh lipid dan protein
b. Terdapat beberapa konsep yang mengemukakan susunan sel ini, antara lain
1) Konsep Trilaminer dikemukakan oleh Danieli dan Davson (1935), menyatakan
bahwa membran plasma disusun oleh dua lapisan lipid yang berada di antara dua
2)

lapisan protein (seperti lapisan sandwich).


Model membrane fluid mosaic oleh Singer & Nicolson, menyatakan bahwa lipid
merupakan matriks dari membran plasma dan protein berada dipermukaan atau
tertanam dalam matriks, yang dibedakan menjadi:
Protein perifer (disebut protein estrinsik, yang terdapat pada permukaan
membrane
Protein integral (disebut protein instrinsik), yang tertanam dalam matriks

membran
c. Membran sel tebalnya sekitar 7,5-10 nm
d. Sebagian besar membran sel terdiri dari lemak (45%) dan protein (55%).
1. The structure and characteristics of the cell membrane
a. Trilaminer membrane cell membrane is composed by lipid and protein
b. There are some concepts that express this cell structure, among others
1) Trilaminer concept proposed by Danieli and Davson (1935), states that a plasma
membrane composed of two layers of lipids that are in between two layers of protein
(such as a sandwich layer).
2) membrane fluid mosaic model by Singer & Nicolson, suggesting that a lipid matrix of
the plasma membrane and the proteins were located on the surface or embedded in the
matrix, which can be divided into:
Peripheral proteins (called estrinsik protein, found on the surface of the membrane
Integral proteins (called intrinsic proteins), which are embedded in the membrane
matrix
c. Thickness of the cell membrane around 7.5 to 10 nm
d. Most cell membranes are composed of fat (45%) and protein (55%).
2. Fungsi membran sel
Membran sel mempunyai fungsi antara lain:
a. Memisahkan sel dari lingkungan luar,

41

b. Sebagai pembatas selektif antara lingkungan internal sel (cairan intra seluler) dengan
lingkungan eksternal sel (cairan ekstra seluler)
c. Mengatur peredaran dari dan ke dalam sel (mengatur keluar masuknya molekul/ion-ion)
d. Sebagai alat komunikasi antara sel dengan sel dan dengan lingkungan luar.
2. The function of the cell membrane
Has the function of cell membranes, among others:
a. Separates the cell from the outside environment,
b. As a selective barrier between the internal environment of the cell (intra-cellular fluid)
with the external environment of cells (extra cellular fluid)
c. Regulate the circulation of and into the cells (set entry and exit of molecules / ions)
d. As a means of communication between the cell and the cell with the outside
environment.

41

Gambar 2. Membran Sel


(Sumber: Sembiring SPK, 2010)
2.2.SITOPLASMA (CYTOPLASM)
Sitoplasma berasal dari kata cyto,yang berarti sel, dan plasma yang berarti bentuk. Jadi
sitoplasma adalah hal yang hidup di dalam membran plasma dan di luar nucleus yang
menentukan bentuk sel. Sitoplasma merupakan cairan yang mengisi ruang antara membran sel
dan inti sel. Sitoplasma yang dekat nucleus disebut endoplasma, sedangkan yang didekat
membran plasma disebut ektoplasma. Sitosol adalah bagian semiliquid dari sitoplasma yang
mengelilingi organel-organel sel. Di sitosol terjadi metabolisme sel.

41

The cytoplasm is derived from the cyto, which means the cells, and plasma, which means
form. So the cytoplasm is a living thing in the plasma membrane and outside the nucleus that
determines cell shape. The cytoplasm is the fluid that fills the space between the cell membrane
and the cell nucleus. Cytoplasm near the nucleus called the reticulum, while those near the
plasma membrane is called ectoplasm. Cytosol was semiliquid portion of the cytoplasm that
surrounds the organelles of the cell. Metabolism occurs in the cytosol of the cell.
1. Struktur sitoplasma
Struktur yang menyusun sitoplasma dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Dilihat dari segi fisiknya, sitoplasma dapat digambarkan sebagai sesuatu yang tebal,
semitransparent, dan terdiri dari cairan suspense.
b. Dilihat dari segi kimianya, sitoplasma terdiri dari:
1) 75-90% terdiri dari air
2) 10-25% dari komponen zat padat, antara lain adalah karbohidrat, lemak dan zat-zat
organik yang lebih sederhana.
1. Cytoplasmic structures
Structures that make up the cytoplasm can be explained as follows:
a. In terms of physical, cytoplasm can be described as a thick, semitransparent, and
consists of a liquid suspension.
b. In terms of its chemical, cytoplasm consists of:
1) consist of 75-90% water
2) 10-25% of the solid component, include carbohydrates, fats and organic substances
are more modest.
2. Fungsi sitoplasma
Sitoplasma mempunyai fungsi antara lain:
a. Sebagai tempat kegiatan metabolisme sel
b. Terdapatnya fungsi sitoplasma yang berhubungan dengan sitosol, yaitu:
Pengaturan enzimatik dan metabolisme
Sintesis protein ribosom
Penyimpanan lemak dan glikogen
2.

The function of the cytoplasm


The cytoplasm has a function, among others:
a. As places of cellular metabolism
b. The presence of cytoplasmic functions associated with the cytosol, namely:
Setting enzymatic and metabolic
ribosomal protein synthesis
fat and glycogen storage

41

3. Sitoplasma terbagi menjadi dua bagian, yaitu:


a.
Sitosol, yaitu cairan yang mengelilingi organela-organela sel. sitosol menempati kira-kira
b.

55% dari total volume sel


Organela-organela sel, yang merupakan struktur-struktur penting pada sel, yang terdiri
dari nucleus, retikulum endoplasma, ribosom, aparatus golgi, ribosom, mitokondria,
lisosom dan sentriol yang akan dijelaskan sebagai berikut ini :

3.

The cytoplasm is divided into two parts, namely:


a. Cytosol, the fluid that surrounds the organelles-cell organelles. cytosol occupies
approximately 55% of the total cell volume
b. Organelles-cell organelles, which are important structures in the cell, consisting of a
nucleus, endoplasmic reticulum, ribosomes, Golgi apparatus, ribosomes, mitochondria,
lysosomes and centrioles that are described as follows:

Gambar 3. Sitoplasma
(Sumber: Frediandika,F, 2010)
2.3.NUKLEUS (NUCLEUS)
Nukleus adalah inti sel. Nukleus merupakan struktur yang besar dalam sel, dimana
hampir di semua sel hanya ada satu nukleus, yang merupakan campuran granula yang kaya DNA
dan protein DNA yang lebih dikenal sebagai gen. Nukleus adalah organel sel yang utama, di
mana didalamnya terdapat kromatin, benang panjang DNA. (Maryunani,A, 2010)
The nucleus is the cell nucleus. The nucleus is a large structure in the cell, which in
almost all cells there is only one nucleus, which is a granular mixture of DNA and protein-rich
DNA known as genes. The nucleus is the major cell organelles, in which chromatin contained
therein, long threads of DNA. (Maryunani, A, 2010)
1. Letak dan Struktur Nukleus
41

a.
b.
c.
d.

Membran luar berhubungan dengan retikulum endoplasma granular


Membran nukleus strukturnya seperti membran plasma.
Membran dalam membatasi bagian koloid nukleus yang disebut nukleoplasma.
Dalam nukleoplasma didapatkan: kromatin, nukleolus, enzim-enzim yang berperan
dalam sintesis asam nukleat, protein-protein lain, kalium, natrium, magnesium dan

kalsium.
1. The layout and structure of the nucleus
a. Associated with the outer membrane of the endoplasmic reticulum granular
b. Nuclear membrane structures such as the plasma membrane.
c. Membrane in limiting the passage of colloidal nucleus called nukleoplasma.
d. In nukleoplasma obtained: chromatin, nucleoli, enzymes that play a role in the synthesis
of nucleic acids, other proteins, potassium, sodium, magnesium and calcium.
2. Nukleus terdiri dari:
A. Membran inti.
2.

Ciri-ciri membran inti adalah:


The nucleus consists of:
A. The nuclear membrane.
The characteristics of the nuclear membrane is:
1. Hanya ada (1) satu mengelilingi inti sel
2. Struktur membran inti sama seperti membran plasma.
3. Berfungsi sebagai pemisah antara nukleus (inti) dan sitoplasma.
1. There is only (1) surrounding the nucleus of the cell
2. The structure of the nuclear membrane as the plasma membrane.
3. Serves as a separator between the nucleus (core) and the cytoplasm.
B. Kromatin
Ciri-ciri dari kromatin adalah:
1. Terdiri dari DNA ( Deoxiribonukleat Acid) dan protein.
2. Kromatin menjadi kromosom pada saat pembelahan.
B.

Chromatin
The characteristics of the chromatin is:
1. Composed of DNA (Deoxiribonukleat Acid) and protein.
2. Chromatin into chromosomes during division.

C. Nukleolus (Inti Sel)


Ciri-ciri nukleolus antara lain:
1. Inti dari banyak sel yang mengandung satu atau lebih struktur yang terang, tidak
mempunyai batas yang tegas, mengandung RNA yang banyak dan protein.
2. Nukleolus terlihat dibawah mikroskop cahaya sebagai bentuk spheris atau bulat pada
nukleus sel dalam keadaan interfase.
3. Nukleolus akan menjadi besar bila sedang aktif mensintesis protein.

41

C. Nucleoli (Core Cells)


Nucleoli traits include:
1. Nucleus of cells containing one or more structures that bright, has no clear boundary,
contains a lot of protein and RNA.
2. Nucleoli visible under the light microscope as spheris or round shape in the nucleus
of cells in interphase state.
3. Nucleolus will be great when it is actively synthesize proteins.
4. Fungsi Nukleus
a. Sebagai pengirim dan pemberi tanda dan informasi genetik.
b. Nukleus juga befungsi sebagai pusat pengatur dalam sel yang mengatur reaksi-reaksi
kimia yang terjadi di dalam sel dengan cara menentukan bahan-bahan yang akan
disintesis di dalam sel.
4.

Function nucleus
a. As a sender and its signs and genetic information.
b. As well as the central nucleus befungsi regulator in cells that regulate the chemical
reactions that occur in cells by determining the materials to be synthesized in the cell.

Gambar 9. Nucleus
(Sumber: Biology Concepts & Connections, 2006)
2.4.

RETIKULUM ENDOPLASMA (ENDOPLASMA RETICULUM)


Retikulum Endoplasma (RE, atau endoplasmic reticula) adalah organel yang dapat

ditemukan pada semua sel eukariotik.

41

Endoplasmic reticulum (ER, or endoplasmic reticula) is an organelle that can be found in


all eukaryotic cells.
Sistem endomembran sel.
Retikulum Endoplasma merupakan bagian sel yang terdiri atas sistem membran. Di
sekitar Retikulum Endoplasma adalah bagian sitoplasma yang disebut sitosol. Retikulum
Endoplasma sendiri terdiri atas ruangan-ruangan kosong yang ditutupi dengan membran dengan
ketebalan 4 nm (nanometer, 10-9 meter). Membran ini berhubungan langsung dengan selimut
nukleus atau nuclear envelope.
Endomembrane system of the cell.
Endoplasmic reticulum is the cell that consists membrane systems. In the vicinity of the
endoplasmic reticulum is the cytoplasm is called the cytosol. Endoplasmic reticulum itself
consisted of empty rooms are covered with a membrane with a thickness of 4 nm (nanometers,
10-9 meters). The membrane is directly related to blanket the nucleus or nuclear envelope.
Pada bagian-bagian Retikulum Endoplasma tertentu, terdapat ribuan ribosom atau
ribosome. Ribosom merupakan tempat dimana proses pembentukan protein terjadi di dalam sel.
Bagian ini disebut dengan Retikulum Endoplasma Kasar atau Rough Endoplasmic Reticulum.
Kegunaan daripada Retikulum Endoplasma Kasar adalah untuk mengisolir dan membawa
protein tersebut ke bagian-bagian sel lainnya. Kebanyakan protein tersebut tidak diperlukan sel
dalam jumlah banyak dan biasanya akan dikeluarkan dari sel. Contoh protein tersebut adalah
enzim dan hormon.
In parts of the endoplasmic reticulum particular, there are thousands of ribosomes or
ribosome. Ribosomes are where the process of the formation of proteins occurs in the cell. This
section is called the rough endoplasmic reticulum or Rough endoplasmic reticulum. Usability
than the rough endoplasmic reticulum is to isolate and bring these proteins to other cell parts.
Most proteins are not required cells in large quantities and would normally be removed from the
cell. Examples of these proteins are enzymes and hormones.
Sedangkan bagian-bagian Retikulum Endoplasma yang tidak diselimuti oleh ribosom
disebut Retikulum Endoplasma Halus atau Smooth Endoplasmic Reticulum. Kegunaannya adalah
untuk membentuk lemak dan steroid. Sel-sel yang sebagian besar terdiri dari Retikulum
Endoplasma Halus terdapat di beberapa organ seperti hati.

41

While parts of the endoplasmic reticulum that is not covered by the so-called ribosomes
or smooth endoplasmic reticulum Smooth endoplasmic reticulum. Its purpose is to form fat and
steroids. The cells are mostly composed of smooth endoplasmic reticulum found in several
organs such as the liver.
Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis.
Kantung ini disebut cisternae. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi, tergantung pada jenisnya.
Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga
retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. (kata
endoplasmik berarti di dalam sitoplasma dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang
berarti jaringan).
Endoplasmic reticulum has a structure that resembles a layered sac. Pouch is called
cisternae. Endoplasmic reticulum function varies, depending on the type. Endoplasmic reticulum
(ER) membrane is a maze so much so that the endoplasmic reticulum melipiti more than half the
total membrane in eukaryotic cells. (Endoplasmik word means "within the cytoplasm" and
reticulum derived from the Latin word which means "network").
Pengertian lain menyebutkan bahwa RE sebagai perluasan membran yang saling
berhubungan yang membentuk saluran pipih atau lubang seperti tabung di dalam sitoplsma.
Lubang/saluran tersebut berfungsi membantu gerakan substansi-substansi dari satu bagian sel ke
bagian sel lainnya.
Another notion states that RE as an extension of related membrane channel forming flat
or tube-like hole in the sitoplsma. Hole / channel helps the movement of substances from one
part of the cell to the other cells.
Jenis-jenis Retikulum Endoplasma
Types of endoplasmic reticulum
RE kasar
Di permukaan RE kasar, terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. Ribosom ini
berperan dalam sintesis protein. Maka, fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis
protein.
Rough ER
In RE rough surface, there are spots that are ribosomes. Ribosomes play a role in protein
synthesis. Thus, the main function of rough RE is a site of protein synthesis.

41

RE halus
Berbeda dari RE kasar, RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya.
RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid, metabolisme
karbohidrat dan konsentrasi kalsium, detoksifikasi obat-obatan, dan tempat melekatnya reseptor
pada protein membran sel.
Smooth ER
Different from RE coarse, fine RE has no spots on its surface ribosomes. RE smooth
functions in several metabolic processes, namely the synthesis of lipids, metabolism of
carbohydrates and calcium concentration, drug detoxification, and the attachment of receptors
on cell membrane proteins.
RE sarkoplasmik
RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada
otot licin dan otot lurik. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan
proteinnya. RE halus mensintesis molekul, sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan
memompa ion kalsium. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi.
ER sarkoplasmik
Sarkoplasmik ER is ER a special kind of subtle. ER sarkoplasmik found in smooth muscle
and striated muscle. What distinguishes RE sarkoplasmik ER of subtle is the protein content.
Smooth ER synthesize molecules, while RE sarkoplasmik storing and pumping calcium ions.
Sarkoplasmik ER role in triggering contraction.
Fungsi Retikulum Endoplasma
The function of the endoplasmic reticulum
Jaring-jaring endoplasma adalah jaringan keping kecil-kecil yang tersebar bebas di antara
selaput selaput di seluruh sitoplasma dan membentuk saluran pengangkut bahan. Jaring-jaring ini
biasanya berhubungan dengan ribosom (titik-titik merah) yang terdiri dari protein dan asam
nukleat, atau RNA. Partikel-partikel tadi mensintesis protein serta menerima perintah melalui
RNA tersebut (Time Life, 1984).
The net reticulum is a network of small pieces scattered freely between the membrane
around the cytoplasm and membrane forming material carrier channels. The net is usually
associated with ribosomes (red dots), which consists of proteins and nucleic acids, or RNA. The
particles had to synthesize protein and RNA receives commands via the (Time Life, 1984).

41

Jadi fungsi RE adalah mendukung sintesis protein dan menyalurkan bahan genetic antara
inti sel dengan sitoplasma dan berfungsi sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri.

Menjadi tempat penyimpan Calcium, bila sel berkontraksi maka calcium akan
dikeluarkan dari RE dan menuju ke sitosol

Memodifikasi protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke kompleks golgi
dan akhirnya dikeluarkan dari sel. (RE kasar)

Mensintesis lemak dan kolesterol, ini terjadi di hati (RE kasar dan RE halus)

Menetralkan racun (detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati.

Transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain (RE kasar
dan RE halus
So the RE function is to support protein synthesis and distribute genetic material between

the cell nucleus to the cytoplasm and serves as a means of transport substances within the cell
itself.

Being Calcium storage facilities, when the cell contracts, calcium will be excluded from the
RE and headed to the cytosol

Modifying a protein synthesized by ribosomes to be distributed to the Golgi complex and


eventually expelled from the cell. (RE coarse)

Synthesize fat and cholesterol, it occurs in the liver (ER coarse and ER fine)

Neutralize toxins (detoxification) as RE is in the liver cells.

Transport of molecules and the cell one cell to the other (ER coarse and ER fine)

2.5.

APARATUS GOLGI (GOLGI APPARATUS)


Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi, kompleks Golgi atau diktiosom) adalah

organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan
menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan
banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal. Setiap
sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan
badan Golgi. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom.
Golgi bodies (also called the Golgi apparatus, Golgi complex or diktiosom) is an
organelle associated with cell function of excretion, and the structure can be seen by using a

41

normal light microscope. These organelles found in nearly all eukaryotic cells and are often
found in organs that perform the function of excretion, such as kidneys. Each animal cells have
Golgi bodies 10 to 20, whereas plant cells have Golgi bodies hundreds
Badan Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia
yang bernama Camillo Golgi.
Golgi Apparatus in plant commonly called diktiosom. Golgi bodies are found by an
expert histology and pathology named the Italian Camillo Golgi.
Struktur
Struktur badan Golgi berupa berkas kantung berbentuk cakram yang bercabang menjadi
serangkaian pembuluh yang sangat kecil di ujungnya. Karena hubungannya dengan fungsi
pengeluaran sel amat erat, pembuluh mengumpulkan dan membungkus karbohidrat serta zat-zat
lain untuk diangkut ke permukaan sel. Pembuluh itu juga menyumbang bahan bagi pembentukan
dinding sel.
Structur
Structure of Golgi bodies in the form of a disc-shaped sacs file into a series of branching
vessels were very small at the end. Because to do with the function of cells expenses very closely,
vessels collecting and wrapping carbohydrates and other substances to be transported to the cell
surface. Vessels also contribute to the formation of the cell wall material.
Badan golgi dibangun oleh membran yang berbentuk tubulus dan juga vesikula. Dari
tubulus dilepaskan kantung-kantung kecil yang berisi bahan-bahan yang diperlukan seperti
enzimenzim pembentuk dinding sel.Badan Golgi merupakan bagian sel yang hampir serupa
dengan Retikulum Endoplasma. Hanya saja, Badan Golgi terdiri dari berlapis-lapis ruangan yang
juga ditutupi oleh membran. Badan Golgi mempunyai 2 bagian, yaitu bagian cis dan bagian
trans. Bagian cis menerima vesikel-vesikel [vesicle] yang pada umumnya berasal dari Retikulum
Endoplasma Kasar. Vesikel ini akan diserap ke ruangan-ruangan di dalam Badan Golgi dan isi
dari vesikel tersebut akan diproses sedemikian rupa untuk penyempurnaan dan lain sebagainya.
Ruangan-ruangan tersebut akan bergerak dari bagian cis menuju bagian trans. Di bagian inilah
ruangan-ruangan tersebut akan memecahkan dirinya dan membentuk vesikel, dan siap untuk
disalurkan ke bagian-bagian sel yang lain atau ke luar sel.
Golgi bodies are built by the membrane in the form of tubules and vesicles. Tubules
released from tiny sacs that contain the necessary ingredients such as wall-forming enzymes

41

sel.Badan Golgi cell part that is almost similar to the endoplasmic reticulum. Only, the Golgi
Apparatus consists of multiple layers of space which is also covered by a membrane. Golgi
bodies have two parts, namely the cis and trans parts. Section cis receives vesicles [vesicle] is
generally derived from the rough endoplasmic reticulum. These vesicles will be absorbed into
the rooms in the Golgi Apparatus and the contents of the vesicle are processed in such a way as
to improve and so forth. These rooms will be moving from the cis toward the trans. In part this is
the rooms are going to solve itself and form vesicles, and ready to be distributed to different
parts of the cell to another or out of the cell.

Skema transpor di dalam badan Golgi.


1.
2.
3.
4.
5.

Vesikel retikulum endoplasma,


Vesikel eksositosis,
Sisterna,
Membran sel,
Vesikel sekresi.

Transport schemes in the Golgi body.


1. Endoplasmic reticulum vesicles,
2. Vesicle exocytosis,
3. Sisterna,
4. Cell membrane,
5. Secretory vesicles.
Fungsi badan golgi:

Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar
kantung kecil tersebut, berisi enzim dan bahan-bahan lain.
41

Membentuk membran plasma. Kantung atau membran golgi sama seperti membran
plasma. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma.

Membentuk dinding sel tumbuhan

Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk
memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom.

Tempat untuk memodifikasi protein

Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel

Untuk membentuk lisosom

Membentuk Akrosom pada spermatozoa

Golgi bodies function:

Establish sac (vesicle) for secretion. Occurs mainly in cells of the small sac gland, contains
enzymes and other materials.

Establish a plasma membrane. Golgi membrane sac or the same as the plasma membrane.
Removed the sac that can be part of the plasma membrane.

Establish a plant cell walls

Another function is to form the sperm acrosome contains enzymes to break down the walls of
the egg and the formation of lysosomes.

Place to modify protein

To sort and memaket molecules for cell secretion

To establish lysosomes

Establish the acrosome in spermatozoa.

41

Gambar. Reticulum Endoplasma


2.6.

RIBOSOM (RIBOSOMES)
Ribosom adalah organel yang terdapat dlam sel letaknya di sitoplasma sel, fungsi

utamanya yaitu dalm proses translasi dalam sintesis protein. Diameter ribosom sekitar 20 nm

41

serta terdiri atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (disebut
Ribonukleoprotein atau RNP). ribosom menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai
polipeptida (yaitu protein) menggunakan asam amino yang dibawa oleh tRNA pada proses
translasi. letak ribosom dalam sel, ribosom tersuspensi di dalam sitosol atau terikat pada
retikulum endoplasma kasar, atau pada membran inti sel.
Ribosomes are organelles that there is one in the cells located in the cytoplasm of the
cell, its main function is preformance process of translation in protein synthesis. Diameter of
about 20 nm and the ribosome consists of 65% ribosomal RNA (rRNA) and 35% ribosomal
proteins (known Ribonukleoprotein or RNP). ribosomes translate the mRNA to form a
polypeptide chain (ie proteins) using amino acid carried by the tRNA in the translation process.
location of ribosomes in the cell, ribosomes are suspended in the cytosol or attached to rough
endoplasmic reticulum, or nucleus of the cell membrane.
Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein dan merupakan contoh organel yang
tidak bermembran. Organel ini terutama disusun oleh asam ribonukleat, dan terdapat bebas
dalam sitoplasma maupun melekat pada RE.
The ribosome serves as a site of protein synthesis and is an example that is not
membranous organelles. Organelles are mainly composed of ribonucleic acid, and there is free
in the cytoplasm or attached to the ER.
1. Struktur Ribosom
a. Ribosom tersusun oleh rRNA (ribosomalRNA)
b. Ribosom berukuran 15 mm
c. Kecuali terdapat dalam sitosol, ribosom ditemui juga melekat pada retikulum endoplasma
sehingga retikulum endoplasma kelihatan bergranula dan didalam mitokondria.
d. Ribosom bekerja sebagai pabrik pembentukan protein.
2. Fungsi Ribosom
a. Ribosom yang melekat di retikulum endoplasma mensintesis protein untuk diekspor ke
lumen retikulum dan aparatus golgi.
b. Ribosom bebas yang terdapat di sitoplasma membuat protein untuk kebutuhan sel itu
sendiri.
1. Ribosome Structure
a. The ribosome is composed of rRNA (ribosomalRNA)
b. Ribosomes measuring 15 mm
c. Unless there is in the cytosol, ribosomes are also found attached to the endoplasmic

41

d. The ribosome works as a plant protein formation.


2. Ribosome Function
a. Ribosomes attached to the endoplasmic reticulum synthesize proteins for export to the
Golgi apparatus and the endoplasmic lumen.
b. Contained free ribosomes in the cytoplasm make proteins for the cell itself needs.

Gambar. Ribosom
2.7.

MITOKONDRIA (MITOCHONDRIA)
Mitokondria adalah organel berbentuk lonjong yang berada di sitoplasma. Mitokondria

memiliki dua lapis membran yang terpisah dengan membran inti, membran sel, dan RE.
Membran bagian dalam membentuk lipatan-lipatan. Struktur ini disebut krista (Gambar 1.9).
Pada krista, terdapat berbagai enzim yang berperan dalam respirasi aerobik. Mitokondria
berperan dalam proses respirasi aerobik. Banyaknya jumlah mitokondria dalam sel, bergantung
pada seberapa aktif sel-sel tersebut. Misalnya, pada sel otot, memiliki mitokondria lebih banyak
dibandingkan sel yang pasif. Semakin banyak mitokondria, semakin tinggi frekuensi proses
respirasi.
Mitochondria are organelles that are oval-shaped cytoplasm. Mitochondria have two
membrane layers are separated by the nuclear membrane, cell membranes, and RE. Inner
membrane forming folds. This structure is called the crest (Figure 1.9). At the crest, there are a
variety of enzymes involved in aerobic respiration. Mitochondria play a role in the process of
aerobic respiration. A large number of mitochondria in the cell, depending on how active the
cells. For example, in muscle cells, have more mitochondria than a passive cell. The more
mitochondria, the higher the frequency of the respiratory process.
Dari proses respirasi inilah dapat dihasilkan energi. Jadi, mitokondria berfungsi untuk
tempat respirasi sel atau sebagai pembangkit energi. Mitokondria mempunyai enzim yang dapat
41

mengubah energi potensial dari makanan kemudian disimpan dalam bentuk ATP. ATP inilah yang
merupakan sumber energi sebagai bahan bakar untuk melakukan proses kegiatan untuk hidup.
From this respiration process can be generated energy. Thus, mitochondrial respiration
serves to place the cells or as energy generation. Mitochondria have an enzyme that can convert
the potential energy of the food is then stored in the form of ATP. ATP is a source of energy as
fuel for process activities to life.
Organel-organel yang telah diuraikan sebelumnya adalah organel-organel yang dimiliki
oleh sel hewan dan sel tumbuhan. Beberapa organel berikutnya, hanya ditemukan pada sel
hewan atau sel tumbuhan saja.
Organelles have been described previously are organelles possessed by animal cells and
plant cells. Some of the following organelles found only in animal cells or plant cells only.

Gambar. Mitokondria
2.8.LISOSOM (LYSOSOMES)
Lisosom adalah organel yang hanya ditemukan pada sel-sel hewan. Lisosom berbentuk
kantung yang dibatasi oleh membran. Di dalam lisosom terdapat enzim yang berperan dalam
dekomposisi atau penguraian sebagian besar sel. Lisosom digunakan oleh sel untuk mencerna
molekul-molekul besar. Pada makhluk hidup satu sel, seperti Amoeba, vakuola makanan bersama
lisosom bersatu. Kemudian, enzim yang terdapat dalam lisosom mencerna makanan tersebut.
Pada saat sel mati, membran yang menutupi kantung lisosom akan terdegradasi sehingga

41

enzimnya akan keluar dan menguraikan bagian-bagian sel. Oleh karena itu, lisosom juga sering
disebut sebagai kantung bunuh diri (suicide pack).
Lysosomes are organelles found only in animal cells. Lysosome-shaped sac bounded by a
membrane. In the lysosomal enzymes that are involved in decomposition or decomposition of
most cells. Lysosomes are used by the cell to digest large molecules. In living single cells, such
as Amoeba, food vacuole with lysosomes united. Then, the enzymes contained in the lysosomes
digest food. At the time of cell death, lysosomal membrane covering the bag will be degraded so
that the enzyme would come out and describe the parts of the cell. Therefore, lysosomes are also
commonly referred to as "suicide bags" (suicide pack).
Lisosom adalah organel yang termasuk dalam sistem endomembran, produk atau hasil
ER kasar dan Golgi aparatus. Lisosom merupakan kantung terikat membran yang berisi enzim
hidrolitik yang digunakan untuk mencerna makromolekul. Nama lisosom berasal dari dua kata
Latin yang berarti badan pemecahan. Terdapat enzim lisosom yang dapat menghidrolisis
protein, polisakarida, lemak, dan asam nukleat. Enzim-enzim tersebut bekerja sangat baik pada
keadaan asam kira-kira pada pH 5. (Wulanda,A F, 2009)
Lysosomes are organelles that are included in the endomembrane system, product or
outcome rough ER and Golgi apparatus. Lysosomes are membrane-bound sacs containing
hydrolytic enzymes used to digest macromolecules. Lysosomes name comes from two Latin words
meaning the body breakdown. There is a lysosomal enzyme that can hydrolyze proteins,
polysaccharides, lipids, and nucleic acids. These enzymes are working very well in acidic
conditions at about pH 5. (Wulanda, A F, 2009)
1. Struktur Lisosom
Struktur Lisosom terbagi menjadi:
a. Membran lisosom
Membran lisosom sebagai suatu kompartemen di mana enzim pencernaan disimpan
secara aman terpisah dari bagian sitoplasma yang lain.
b. Enzim Hidrolitik
Enzim hidrolitik dibuat pada retikulum endoplasma, yang mengalami pemaketan di
badan Golgi dan kemudian ke endosom lanjut yang nantinya akan menjadi lisosom.
2. Fungsi Lisosom
Fungsi utama lisosom adalah berperan dalam pencernaan intrasel. Fungsi lisosom ada 3
yaitu endositosis, fagositosis, dan autofagi.
a. Endositosis.

41

Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar ke dalam sel melalui mekanisme
endositosis, yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak
beraturan,yang disebut endosom awal.
b. Fagositosis.
Fagositosis adalah merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan
mikroorganisme seperti bakteri atau virus ke dalam sel.
c. Autofagi.
Proses autofagi untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri, organel yang
tidak berfungsi lagi
3. Jenis Lisosom: Terdapat dua macam lisosom, yaitu:
a. Lisosom primer, yaitu yang merupakan hasil jendolan aparatus golgi.
b. Lisosom sekunder, yaitu yang sudah berfusi dengan vakuola dalam proses endositosis
(vakuola makanan, vakuola autofag)
1. Structure Lysosomes
Lysosomes structure is divided into:
a. Lysosomal membrane
Lysosome membrane as a compartment in which digestive enzymes are stored separate
from the other parts of the cytoplasm.
b. Hydrolytic

enzymes

Hydrolytic enzymes made in the endoplasmic reticulum, the Golgi body experience in the
2. Lysosomes function
The main function of lysosomes is involved in intracellular digestion. There are 3 that
lysosome function endocytosis, phagocytosis, and autofagi.
a. Endocytosis.
Macromolecular endocytosis income is from outside to inside the cell through
endocytosis mechanism, which materials will be taken to the small and irregular
vesicles, called endosom early.
b. Phagocytosis.
Phagocytosis is a process of entering large particles and microorganisms such as bacteria
or viruses into cells.
c. Autofagi.
Autofagi process for the disposal and degradation of the cell itself, organelles that no
longer function
3. Type Lysosomes: There are two kinds of lysosomes, namely:
a. Primary lysosomes, which are the result of the Golgi apparatus jendolan.
b. Secondary lysosomes, which fuse with the vacuole is already in the process of
endocytosis (food vacuoles, vacuoles autofag).

41

Gambar. Lisosom

2.9.SENTRIOL (CENTRIOLES)
Sentriol terdapat pada sel hewan dan jamur. Sel-sel tumbuhan tinggi tidak memiliki
sentriol. Sentriol adalah dua buah organel yang berperan dalam pembelahan sel. Setiap sentriol
terdiri atas sembilan triplet mikrotubulus yang susunannya membentuk cincin.
There centrioles in animal cells and fungi. Higher plant cells do not have centrioles.
Centrioles are two organelles that play a role in cell division. Each centriole consists of nine
triplet microtubules that form a ring arrangement.

41

Mikrotubulus merupakan serabut berbentuk silindris yang berperan dalam pembelahan


sel, pergerakan kromosom, dan pergerakan organel. Sentriol mulai terlihat pada tahap profase
(salah satu tahap pada pembelahan sel). Sentriol bergerak ke arah kutub-kutub yang berlawanan,
kemudian dua anak sel akan terbentuk.
Microtubules are cylindrical fibers that play a role in cell division, chromosome
movement, and movement of organelles. Centrioles begin to look at the prophase stage (one
stage in cell division). Centrioles move toward opposite poles, then the two daughter cells are
formed.
Dalam satu sel hewan terdapat dua sentriol. Kedua sentriol ini terdapat dalam satu tempat
yang disebut sentrosom. (Wulanda, A F, 2009)
In an animal cell there are two centrioles. Both centrioles is present in a place called the
centrosome. (Wulanda, A F, 2009)
1. Struktur Sentriol
Sentriol berupa kumpulan mikrotubulus strukturnya berbentuk bintang, dari sentriol
memancar benang-benang gelendong pembelahan sehingga kromosom akan terjerat pada
benang tersebut. Melalui benang gelendong inilah nantinya tiap-tiap kromosom berjalan
menuju kutub masing-masing.
2. Fungsi sentriol
Sentriol berperan dalam proses pembelahan sel, yang terjadi secara mitosis dan miosis.
1. Structure of Centrioles
Centrioles a collection of star-shaped structure of microtubules, radiating from centrioles
cleavage spindle threads so that the chromosomes be entangled in the string. Through this
bobbin thread will each chromosome walking toward their respective poles.
2. Centrioles function
Centrioles play a role in the process of cell division, which occurs mitosis and meiosis.

41

Gambar. Sentriol
2.10.

DINDING SEL (CELL WALL)

Dinding sel tanaman adalah struktur yang luar biasa. Ini memberikan perbedaan yang
paling signifikan antara sel-sel tumbuhan dan sel eukariotik lainnya. Dinding sel yang kaku
(sampai mikrometer banyak dalam ketebalan) dan memberikan sel-sel tumbuhan bentuk yang
sangat didefinisikan. Sementara kebanyakan sel memiliki membran luar, tidak ada yang
sebanding dalam kekuatan pada dinding sel tanaman. Dinding sel adalah alasan untuk perbedaan
antara tanaman dan fungsi sel hewan. Karena tanaman ini telah berkembang struktur kaku,
mereka telah kehilangan kesempatan untuk mengembangkan sistem saraf, sistem kekebalan
tubuh, dan yang paling penting, mobilitas.

41

The plant cell wall is a remarkable structure. It provides the most significant difference
between plant cells and other eukaryotic cells. The cell wall is rigid (up to many micrometers in
thickness) and gives plant cells a very defined shape. While most cells have a outer membrane,
none is comparable in strength to the plant cell wall. The cell wall is the reason for the
difference between plant and animal cell functions. Because the plant has evolved this rigid
structure, they have lost the opportunity to develop nervous systems, immune systems, and most
importantly, mobility.
Dinding sel terdiri dari serat selulosa, polisakarida, dan protein. Dalam sel-sel baru
dinding sel yang tipis dan tidak terlalu kaku. Hal ini memungkinkan sel muda untuk tumbuh. Ini
dinding sel pertama tumbuh sel-sel ini disebut dinding sel primer. Ketika sel sepenuhnya
tumbuh, mungkin mempertahankan dinding utama, kadang-kadang penebalan itu, atau mungkin
deposit lapisan baru dari bahan yang berbeda, yang disebut dinding sel sekunder.
The cell wall is composed of cellulose fiber, polysaccharides, and proteins. In new cells
the cell wall is thin and not very rigid. This allows the young cell to grow. This first cell wall of
these growing cells is called the primary cell wall. When the cell is fully grown, it may retain its
primary wall, sometimes thickening it, or it may deposit new layers of a different material, called
the secondary cell wall.
Secara keseluruhan, dinding setiap sel sel berinteraksi dengan tetangga-tetangganya untuk
membentuk struktur tanaman terikat erat. Meskipun kekakuan dari dinding sel, sinyal kimia dan
ekskresi selular diperbolehkan untuk melewati antara sel-sel.
On the whole, each cell's cell wall interacts with its neighbors to form a tightly bound
plant structure. Despite the rigidity of the cell wall, chemical signals and cellular excretions are
allowed to pass between cells.

41

Diagram of a cell wall. The different layers of cell wall are shown. The cell wall is composed of
cellulose, polysaccharides, and proteins.
(Diagram dari dinding sel. Berbagai lapisan dinding sel yang ditampilkan. Dinding sel terdiri
dari selulosa, polisakarida, dan protein.)

41

Picture of Lily Parenchyma cell. The cell wall which provides a rigid structure is in green.
Copyright Daniel Kunkel
(Gambar sel parenkim Lily. Dinding sel yang menyediakan struktur kaku yang hijau.
Hak Cipta Daniel Kunkel)
Function
Plants have cell walls which are located outside the plasma membrane. Animal cells lack
cell walls. The cell wall gives the plant strength and allows plants cells to fill with water creating
an internal pressure called turgor pressure.
Tanaman memiliki dinding sel yang terletak di luar membran plasma. Sel hewan
kekurangan dinding sel. Dinding sel memberikan kekuatan tanaman dan memungkinkan
tanaman untuk mengisi sel dengan air menciptakan tekanan internal yang disebut turgor tekanan.
Structure
Cell walls are a strong collection of laminated fibers. Each fiber contains hundreds of
strands of cellulose. Cellulose, as you should recall, is a macromolecule composed of glucose
monomers (subunits).
Struktur
Dinding sel adalah koleksi yang kuat dari serat dilaminasi. Serat masing-masing berisi
ratusan helai selulosa. Selulosa, karena Anda harus ingat, adalah makromolekul yang terdiri dari
monomer glukosa (subunit).

41

2.11.

KLOROPLAS (CHLOROPLASTS)

Kloroplas atau Chloroplast adalah plastid yang mengandung klorofil. Di dalam kloroplas
berlangsung fase terang dan fase gelap dari fotosintesis tumbuhan. Kloroplas terdapat pada
hampir seluruh tumbuhan, tetapi tidak umum dalam semua sel. Bila ada, maka tiap sel dapat
memiliki satu sampai banyak plastid.
Chloroplasts are plastids that contain chlorophyll. In the last phase of the chloroplast
light and dark phases of photosynthesis in plants. Chloroplasts found in almost all plants, but
not common in all cells. If there is, then each cell can have one to many plastid.
Pada tumbuhan tingkat tinggi umumnya berbentuk cakram (kira-kira 2 x 5 mm, kadangkadang lebih besar), tersusun dalam lapisan tunggal dalam sitoplasma tetapi bentuk dan
posisinya berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya. Kloroplas matang pada beberapa
ganggang, biofita dan likopoda dapat memperbanyak diri dengan pembelahan. Kesinambungan
kloroplas terjadi melalui pertumbuhan dan pembelahan proplastid di daerah meristem. Secara
khas kloroplas dewasa mencakup dua membran luar yang menyalkuti stroma homogen, di sinilah
berlangsung reaksi-reaksi fase gelap.
In higher plants generally shaped discs (approximately 2 x 5 mm, sometimes bigger),
arranged in a single layer in the cytoplasm but the shape and position changes according to the
light intensity. Mature chloroplasts in some algae, and likopoda biofita can multiply by fission.
Continuity chloroplasts occurs through growth and division in the meristem proplastid. Typically
includes two adult chloroplast outer membrane menyalkuti homogeneous stroma, here take the
dark phase reactions.
Dalam stroma tertanam sejumlah grana, masing-masing terdiri atas setumpuk tilakoid
yang berupa gelembung bermembran, pipih dan diskoid (seperti cakram). Membran tilakoid
menyimpan pigmen-pigmen fotosintesis dan sistem transpor elektron yang terlibat dalam fase
fotosintesis yang bergantung pada cahaya. Grana biasanya terkait dengan lamela intergrana yang
bebas pigmen.
Embedded in a number of grana stroma, each consisting of a stack of thylakoids in the
form of bubbles membranous, compressed and discoid (like a disc). Thylakoid membranes of
photosynthetic pigments store and the electron transport system involved in the phase of the
light-dependent photosynthesis. Grana is usually associated with free intergrana lamela pigment.

41

Struktur Kloroplas
Kloroplas terdiri atas dua bagian besar, yaitu bagian amplop dan bagian dalam. Bagian
amplop kloroplas terdiri dari membran luar yang bersifat sangat permeabel, membran dalam
yang bersifat permeabel serta merupakan tempat protein transpor melekat, dan ruang antar
membran yang terletak di antara membran luar dan membran dalam. Bagian dalam kloroplas
mengandung DNA , RNAs, ribosom, stroma (tempat terjadinya reaksi gelap), dan granum.
Granum terdiri atas membran tilakoid (tempat terjadinya reaksi terang) dan ruang tilakoid (ruang
di antara membran tilakoid). Pada tanaman C3, kloroplas terletak pada sel mesofil. Contoh
tanaman C3 adalah padi (Oryza sativa), gandum (Triticum aestivum), kacang kedelai (Glycine
max), dan kentang (Solanum tuberosum). Pada tanaman C4, kloroplas terletak pada sel mesofil
dan bundle sheath cell. Contoh tanaman C4 adalah jagung (Zea mays) dan tebu (Saccharum
officinarum).
Chloroplasts made up of two major parts, namely the envelope and inside. Part
chloroplast envelope consists of an outer membrane that is highly permeable membrane that is
permeable to and is a transport protein is attached, and the space between the membrane that lies
between the outer membrane and the inner membrane. The inside chloroplasts contain DNA,
RNAS, ribosomes, stroma (the dark reactions), and Granum. Granum consists of thylakoid
membrane (where the light reaction) and the thylakoid space (the space between the thylakoid
membrane). In C3 plants, the chloroplasts located in mesophyll cells. Examples of C3 crops are
rice (Oryza sativa), wheat (Triticum aestivum), soybean (Glycine max), and potato (Solanum
tuberosum). In C4 plants, the chloroplasts located in mesophyll cells and bundle sheath cells.
Examples of C4 plants are maize (Zea mays) and sugarcane (Saccharum officinarum).
Genom Kloroplas Kloroplas pada tanaman tingkat tinggi merupakan evolusi dari bakteri
fotosintetik menjadi organel sel tanaman. Genom kloroplas terdiri dari 121 024 pasang
nukleotida serta mempunyai inverted repeats (2 kopi) yang mengandung gen-gen rRNA (16S dan
23S rRNAs) untuk pembentukan ribosom. Genom kloroplas mempunyai subunit yang besar
yaitu penyandi ribulosa biphosphate carboxylase. Protein yang terlibat di dalam kloroplas
sebanyak 60 protein. 2/3nya diekspresikan oleh gen yang terdapat di inti sel sementara 1/3nya
diekspresikan dari genom kloroplas.
Chloroplasts Chloroplast genomes in higher plants is the evolution of photosynthetic
bacteria into the plant cell organelles. Chloroplast genome consists of 121 024 pairs of

41

nucleotides as well as having inverted repeats (2 copies) containing the rRNA genes (16S and
23S rRNAs) for ribosome formation. Chloroplast genome has a large subunit of the ribulose
biphosphate carboxylase-coding. The proteins involved in chloroplast protein by 60. 2/3
expressed by genes located in the cell nucleus while 1/3 expressed from the chloroplast genome.

Gambar 11.1. Kloroplas


2.12.

PLASTIDA (PLASTIDS)
41

Plastida adalah organel pada sel tumbuhan (dalam arti luas, Viridoplantae). Organel ini
paling dikenal dalam bentuknya yang paling umum, kloroplas, sebagai tempat berlangsungnya
fotosintesis. Pada kenyataannya, plastida dikenal dalam berbagai bentuk:

proplastida, bentuk belum "dewasa"


leukoplas, bentuk dewasa tanpa mengandung pigmen, ditemukan terutama di akar
kloroplas, bentuk aktif yang mengandung pigmen klorofil, ditemukan pada daun, bunga, dan

bagian-bagian berwarna hijau lainnya


kromoplas, bentuk aktif yang mengandung pigmen karotena, ditemukan terutama pada bunga

dan bagian lain berwarna jingga


amiloplas, bentuk semi-aktif yang mengandung butir-butir tepung, ditemukan pada bagian
tumbuhan yang menyimpan cadangan energi dalam bentuk tepung, seperti akar, rimpang, dan

batang (umbi) serta biji.


elaioplas, bentuk semi-aktif yang mengandung tetes-tetes minyak/lemak pada beberapa

jaringan penyimpan minyak, seperti endospermium (pada biji)


etioplas, bentuk semi-aktif yang merupakan bentuk adaptasi kloroplas terhadap lingkungan
kurang cahaya; etioplas dapat segera aktif dengan membentuk klorofil hanya dalam beberapa
jam, begitu mendapat cukup pencahayaan.
Plastids are organelles in plant cells (in the broad sense, Viridoplantae). Organelles is

best known in its most common form, chloroplasts, as the venue for photosynthesis. In fact, the
plastids are known in various forms:

proplastida, shape yet "mature"

leukoplas, the adult form without containing pigment, found primarily in the roots

chloroplasts, which contain the active form of the pigment chlorophyll, found in leaves,
flowers, and parts of other green

kromoplas, active form containing pigment carotene, found mainly on the flowers and the
other is orange

amiloplas, semi-active form containing starch grains, found in parts of the plant that stores
energy reserves in the form of flour, such as roots, rhizomes, and stem (tuber) and seeds.

elaioplas, semi-active form containing droplets of oil / grease on some of the network of oil
storage, as endospermium (the seed)

41

etioplas, semi-active form is a form of adaptation to the environment in low light


chloroplasts; etioplas can be immediately activated to form chlorophyll in just a few hours, so
it gets pretty lighting.
Plastids is vital organelle in plants. Its function is as a place of photosynthesis, the

synthesis of fatty acids, as well as some everyday functions of cells.


In the evolution of plastids is considered as a symbiotic prokaryotes to eukaryotes, and
then the cells lose their full autonomy. Endosymbiosis theory is similar to what happened to the
mitochondria, but the introduction of plastids is thought to occur much later.

Gambar. Plastida
2.13.

VAKUOLA (VACUOLE)

Vakuola merupakan organel dalam sel yang berisi cairan. Di dalam vakuola terdapat
membran yang disebut tonoplas. Organel ini banyak terdapat pada sel tumbuhan. Kalaupun ada
pada sel hewan, bentuk vakuolanya amat kecil.
Vacuole is an organelle in the cell that contains fluid. In the vacuole membrane are
called tonoplas. Organelle is abundant in plant cells. If there in animal cells, have small
vacuales.
Sebuah vakuola tumbuhan berisi larutan garam mineral, gula, asam amino, bahan sisa
(seperti tanin) dan beberapa pigmen seperti antosianin. Setiap sel tumbuhan memiliki bentuk
41

vakuola yang amat beragam. Vakuola sel tumbuhan dewasa berbentuk besar, sedangkan vakuola
tumbuhan muda berbentuk kecil. Semakin tua usia tumbuhan, maka vakuolanya akan bertambah
besar, bahkan bisa menjadi bagian yang dominan dalam sel.
A plant vacuoles containing a solution of mineral salts, sugars, amino acids, waste
materials (such as tannins) and some pigments such as anthocyanin. Each plant cell has a
vacuole forms as diverse. Mature plant cell vacuoles great shape, while vacuole young plants
are small. The older a plant, it will grow vakuolanya, could even be the dominant part in the
cell.
Pada sel tumbuhan vakuola, vakuola memiliki berbagai fungsi, antara lain: sebagai
tempat menyimpan cadangan makanan dan ion anorganik, seperti gula, protein, kalium dan
klorida; sebagai osmoregulator yakni penjaga nilai osmotik sel; dan berperan dalam proses
sekresi hasil sisa metabolisme yang membahayakan sel.
In plant cells the vacuole, the vacuole has many functions, among others: as a place to
store food reserves and inorganic ions, such as sugar, protein, potassium and chloride, as an
osmotic value osmoregulator the guard cells, and play a role in the secretion of harmful
outcomes cell metabolism.
Untuk menarik datangnya serangga penyerbuk, sebagian vakuola sel emiliki pigmen.
Contohnya, pigmen merah dan biru pada mahkota bunga. Sebaliknya, supaya hewan pemangsa
tidak datang mendekat, vakuola sel mengandung senyawa beracun dan bau tak sedap.
To attract more insect pollinators, some pigment emiliki cell vacuoles. For example, red
and blue pigments in the petals. In contrast, predators that do not come close, cell vacuoles
containing toxic compounds and odor.

41

Gambar. Vakuola
2.14.

Mikrotubulus dan Mikrofilamen

Mikrotubulus berbentuk seperti benang silindris, disusun oleh protein yang disebut
tubulin. Sifat mikrotubulus kaku sehingga diperkirakan berfungsi sebagai kerangka sel karena
berfungsi melindungi dan memberi bentuk sel. Mikrotubulus juga berperan dalam pembentukan
sentriol, silia, maupun flagela.
Microtubules cylindrical shaped like threads, compiled by a protein called tubulin.
Properties of rigid microtubules that is thought to function as a 'skeleton' because it serves to
protect the cell and give the cell shape. Microtubules also play a role in the formation of
centrioles, cilia, or flagella.
Mikrofilamen mirip seperti mikrotubulus, tetapi diameternya lebih kecil. Bahan yang
membentuk mikrofilamen adalah aktin dan miosin seperti yang terdapat pada otot. Dari hasil
penelitian diketahui ternyata mikrofilamen berperan dalam proses pergerakan sel, endositosis,
dan eksositosis. Gerakan Amuba merupakan contoh peran dari mikrofilamen.
Microfilaments microtubules similar to, but smaller in diameter. Materials that form
microfilaments are actin and myosin as well as on muscle. The survey results revealed
apparently microfilaments play a role in the process of cell movement, endocytosis and
exocytosis. Amoeba movement is an example of the role of microfilaments.

Gambar 10. Mikrotubulus dan Mikrofilamen (Sitoskeleton)

41

2.15.

Badan Mikro (Peroksisom)

Peroksisom adalah kantong yang memiliki membran tunggal. Peroksisom berisi berbagai
enzim dan yang paling khas ialah enzim katalase. Katalase berfungsi mengkatalisis perombakan
hydrogen peroksida (H2O2). Hidrogen peroksida merupakan produk metabolism sel yang
berpotensi membahayakan sel. Peroksisom juga berperan dalam perubahan lemak menjadi
karbohidrat. Peroksisom terdapat pada sel tumbuhan dan sel hewan. Pada hewan, peroksisom
banyak terdapat di hati dan ginjal, sedang pada tumbuhan peroksisom terdapat dalam berbagai
tipe sel.
Peroxisome is a bag that has a single membrane. Peroxisomes contain a variety of
enzymes and the most typical is the enzyme catalase. Catalase catalyzes revamp functioning
hydrogen peroxide (H2O2). Hydrogen peroxide is a product of cell metabolism that could
potentially harm the cell. Peroxisomes also play a role in the change of fat to carbohydrates.
Peroxisomes found in plant cells and animal cells. In animals, there are plenty of peroxisomes in
the liver and kidney, while in plant peroxisomes present in various cell types.

Gambar 11. Peroksisom


BAB III

41

PENUTUP
3.1.

KESIMPULAN (CONCLUSION)
1. Sel adalah unit terkecil dari kehidupan. Sel tidak hanya dimiliki manusia, tapi hewan
dan tumbuhan juga mempunyai sel.
The cell is the smallest unit of life. Cells not only humans, but animals and plants also
have the cell.
2. Struktur sel terdiri dari membran plasma, sitoplasma dan nukleus (inti sel).
Cells that make up living things can be divided into three main parts: the cell
membrane or plasma membrane, cytoplasm, and nucleus.
3. Membran plasma berfungsi sebagai alat komunikasi antara sel dengan sel dan dengan
lingkungan luar. Sedangkan sitoplasma berfungsi sebagai tempat kegiatan
metabolisme sel.
The function of plasma membrane serves as a means of communication between the
cell and the cell with the outside environment. While the cytoplasm functions as a cell
metabolic activity.
4. Pada sitoplasma terdapat macam-macam organel penyusun sel hewan beserta
fungsinya secara umum yaitu :
In the cytoplasm there are a variety of constituent organelles of animal cells in
general and their functions are:
Organel
Nukleus (inti sel)
Retikulum endoplasma
Ribosom
Kompleks Golgi
Mitokondria
Lisosom
Sentriol

3.2.

Fungsi
Pengendali seluruh kegiatan sel.
Tempat melekatnya ribosom
Tempat sintesis protein
Ekskresi sel dan pembentukan lisosom
Penghasil energi karena terlibat dalam proses respirasi
Melakukan pencernaan intrasel
Berperan dalam proses pembelahan sel

SARAN (ADVICE)
Semoga makalah ini dapat memberi manfaat bagi pembaca dan apabila ada kekurangan,
kami mohon saran dan kritik membangun sehingga dapat kami tingkatkan dikemudian
hari.
Hopefully, this paper can benefit the reader and if there is a shortage, we are suggestions
and constructive criticism so that we can improve in the future.

41

DAFTAR PUSTAKA
(REFERENCE)
Frediandika, F. (2010). Sitoplasma. Diunduh dari http://kecipirkuncup.blogspot.com/2010/12/sitoplasma_03.html (Diakses 10 Maret 2013)
Kalesaran,P. (2011). Mitokondria. Diunduh dari
http://pricilliafebriany.blogspot.com/2011/11/mitokondria-catatan-kuliah-biosel.html
(Diakses 8 Maret 2013)
Kusumawati, R dan Windarsih G.2010. Detik-Detik Ujian Nasional Biologi. Intan Pariwara,
Klaten
Mustahib. (2007). Sentrio dan Nukleus. Diunduh dari
http://bilogi.blogsome.com/2007/2006/22/sentriol (Diakses 8 Maret 2013)
Prasetyo, RJ. (2010). Retikulum Endoplasma. Diunduh dari
http://www.try4know.co.cc/2010/03/retikulum-endoplasma-re-atau.html (Diakses 9
Maret 2013)
Sagitarani,Talita.(2009).Struktur dan Fungsi Sel. Diunduh dari http://brutalogic. blogspot.com /
2009/12/struktur-dan-fungsi-sel.html (Diakses 9 Maret 2013)

41

Sembiring,SPK. (2010). Membrane Sel. Diunduh dari


http://www.morphostlab.com/artikel/membran-sel.html (Diakses 9 Maret 2013)
Suparmuji. (2011). Biologi Sel. Diunduh dari
http://biologicasman1nusa.wordpress.com/2011/09/07/artikel-wahana-biologi (Diakses
10 Maret 2013)
Wulanda, Ayu Febri. 2009.Biologi Reproduksi. Salemba Medika, Jakarta
Yusuf, AP. (2011). Sel Hewan. Diunduh dari
http://agungpriyatnayusup.wordpress.com/2011/07/21/sel-hewan (Diakses 10 Maret
2013)

41