You are on page 1of 15

BAB VII

PENDINGINAN MOTOR

Pendinginan adalah suatu media (zat) yang berfungsi untuk menurunkan panas.
Panas tersebut didapat dari hasil pembakaran bahan bakar didalam silinder.
Sebagaimana diketahui bahwa terjadinya pembakaran bahan bakar di dalam
silinder antara lain misalnya dengan menggunakan pengabut tekan, adalah adanya
kombinasi dari :
a. Tekanan udara akhir kompresi = 35 40 bar
b. Suhu udara akhir kompresi 550 600o C
c. Tekanan bahan bakar keluar pengabut = 250 400 kg / cm (ditentukan pabrik
pengabut mesin) dengan kecepatan = 200m / det.
Suhu yang terjadi saat pembakaran mencapai 1400 o C 1600o C, akibat suhu
pembakaran yang begitu tinggi, maka panas pembakaran ini akan merambat secara
pancaran (Radiasi) keseluruh material disekitar ruang pembakaran mengakibatkan
material material tersebut menderita suhu tinggi, yang bila tidak didinginkan akan
menjadi lunak untuk mempertahankan kekuatan bahan tersebut, maka diperlukan
pendinginan, namun yang perlu diperhatikan bahwa penyerapan panas pembakaran
oleh air pendingin + 20 25% justru mengurangi kalori yang dihasilkan oleh panas
pembakaran, dimana kalori tersebut justru diperlukan untuk menghasilkan tenaga dari
motor itu sendiri Atau dengan kata lain, karena material material perlu didinginkan
sehingga motor terserap oleh air pendingin, dilain pihak justru panas tersebut
diperlukan untuk produk tenaga inetor. Berarti dalam saat yang bersamaan, disatu
pihak kita ingin mempertahankan kekuatan material (life time), dilain pihak tenaga
motor tetap dipertahankan tinggi.
Karenanya mendinginkan mateial material tersebut diatur jalan batas batas
yang diizinkan sesuai design (Rencana) pabrik pembuat mesin karena :
a. Mesin yang terlalu panas (overheating), mengakibatkan kelemahan material,
sehingga membawa dampak terhadap life time (daya tahannya)
b. Mesin yang terlalu dingin (under heating), mengakibatkan terjadi proses
pembakaran yang tidak sempurna karena komposisi bahan bakar antara lain seperti
belerang (sulpkur) akan bereaksi dengan udara membentuk kerak kerak diruang
pembakaran, yang lama kelamaan kerak kerak tersebut berkumpul disekitar
piston ring (cincin torak), mengakibatkan piston ring macet dan patah reaksi kimia
tersebut di atas adalah:
S+O2
SO2. Danjuga akibat pembakaran tidak sempurna, maka tenaga
motor akan berkurang,

1.1 TUJUAN PENDINGINAN


Tujuan dari pendinginan sebagaimana diuraikan diatas adalah untuk:
a. Ketahanan material ditinjau dari segi life timenya.\
b. Mengurangi keausan karena pengaruh gesekan (misalnya gesekan piston ring
dengan liner)
c. Mencegah terjadinya overheating, mengakibatkan kelemahan material.
d. Mempertahankan suhu pendinginan normal sesuai ketentuan motor (patrik),
sehingga tenaga motor dapat dipertahankan stabil, karena berpengaruh
terjadinya pembakaran sempurna.
e. Pelumasan lebih baik, tidak cepat encer (viscosity stabil)
1.2 Bagian Bagian Yang Didinginkan
Bagian bagian yang didinginkan sekitar ruang pembakaran adalah :
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Kepala silinder (cylinder head)


Lapis silinder (cylinder liner)
Torak (piston)
Katup buang (exhaust volve)
Rumah tertin gas buang
Pengabut (injector)

Untuk mendinginkan kepala silinder maka air pendingin masuk melalui saluran
didalam kepala silinder. Air pendingin ini sekali gas akan mendinginkan katup
buang, katup udara start, katup keamanan dan pengabut.
Untuk mendinginkan dinding sel , dimana air pendingin masuk cylinder jacket
(mantel silinde), namun yang perlu diperhatikan jangan sampai air pendingin ini
bocor baik pada silinder head ataupun pada cylinder liner, karena air pendingin
yang bocor akan tercampur dengan pelumas didalam carter (terkontaminasi),
ssehingga viscosity (kekentalan) dari minyak pelumas tercemar.
Untuk mendinginkan torak, maka air pendingin masuk kedalam torak melalui
pipa pipa telescope dari dalam carter, begitu juga air pendingin masuk kedalam
rumah terbin gas buang, sehingga terbin tersebut menjadi dingin.

Suhu gas buang yang keluar dari ruang pembakaran langsung diterima oleh
sudu sudu jalan (terbin blade), yang berarti panas bersentuhan langsung dengan
sudu sudu jalan ini.
Selain itu panas ini akan merambat melalui Rotor (panas) terbin kearah blower
side, sehingga sudu sudu dari blower akan menderita panas, yang berarti udara
yangserap melalui blower ini dimasukan kedalam silinder melalui katup masuk
(pada motor 4 takt) atau melalui lobang bilas (pada motor 2 takt), udara yang
panas ini mengakibatkan akan menimbulkan pembakaran yang tidak sempurna
dalam silinder, karena udara yang panas akan mempengaruhi kerenggangan
molekul molekul udara yang sebagian besar terdiri dari molekul molekul
oksigen (O2) sehingga terjadilah pembakaran yang tidak sempurna seperti yang
disebutkan diatas tadi.

1.3 Jenis Zat Pendingin


Secara umum media pendingin dikelompokan dalam :
a. Zat Cair (seperti : air laut, air tawar, dan pelumas)
b. Udara
c. Pelumas
Keuntungan zat cair sebagai bahan pendingin adalah :
a. Zat cair selalu ditambah melalui expensi tank atau melalui radiator karena
berkurang akibat penguapan penguapan atau kebocoran kebocoran
b. Zat cair sukar didapat (baca air tawar)
c. Zat cair lebih mahal
d. Perawatan zat cair lebih banyak
e. Bila water scal bocor, pelumas tercemar (kontaminasi)

Air Laut
Penggunaan air laut sebagai air pendingin kita jumpai pada motor motor
sungai / danau, motor boot dll. Bila menggunakan air laut maka kita mengenal
dengan mesin pendingin terbuka, yang maksudnya suatu sistem pendinginan
dimana tidak terjadi sirkulasi air pendingin, tapi air pendingin dihisap oleh pompa
pendingin dari laut, diteruskan ke motor, dan langsung dibuang kelaut kembali.
Yang perlu diperhatikan pada sistem ini, adalah suhu air buangan keluar motor
jangan melebihi 120 F, karena pada suhu tersebut, air laut akan terurai

membentuk lapisan lapisan kerak yang disebut batu batu ketel yang
mengganggu perpindahan panas.
Keuntungan menggunaan air laut sebagai air pendingin :
a. Gampang didapat selama masih menggunakan marine engine.
b. Panas jenis air laut besar, sehingga per satuan volume dapat ditampung panas
yang lebih besar.

Kerugiannya :
a. Pada saat tertentu akan terbentuk batu ketel yang merugikan.
b. Air laut lebih banyak mengandung udara yang mempercepat korosive material

Air Tawar
Air tawar yang dimaksud disini bisa berasal dari :
a. Air sungai , air sumur, air danau
b. Air distilasi (penyulingan)
c. Air hujan
Penggunaan air tawar sebagai air pendingin kita jumpai pada motor motor ukuran
tenaga menengah dan tenaga besar (sulzer,HAN) untuk penggunaan air tawar kita
mengenal dengan sistem pendingin tertutup , yang maksudnya suatu sistem
pendinginan dimana terjadi pecar terus menerus sirkulasi air pendingin dimulai dari
pompa air pendingin menekannya kebagian seluruh motor, keluar dari motor ditekan ke
crobr air tawar, kemudian kembali diresap oleh pompa pendumpin xcada terus
menerus.
Di jelasnya air tawar tersebut tidak dibuang ke laut. Adapun air laut hanya berfungsi
sebagai pendingin air tawar dalam coobr air tawar (fres water coobr), dimana pompa air
laut mengisap air laut, ditekan ke coobr air tawar dan selanjutnya dibuang ke laut
kembali.
Kalau kita bicara dengan penukaran panas (Heat Exchanger) maka dibedakan atas :
a.
b.
c.
d.
e.

Mendinginkan air disebut : coobr atau radiator


Mendinginkan uap disebut : condenser
Mendinginkan gas disebut : evaporator
Mendinginkan minyak disebut : coobr
Mendinginkan udara disebut : coobr

Bila menggunakan air tawar sebagai air pendingin motor maka harus diperhatikan
beda suhu air pendingin masuk dan keluar motor rata-rata 5-100 C atau dengan kata
lain air pendingin masuk motor sehingga maksimal 65o C, karena bila suhu air
pendingin terlalu rendah seperti yang diuraikan sebelumnya akan terjadi.
a. Pembakaran tidak sempurna, berarti tenaga motor kecil
b. Terbentuknya kerak mengakibatkan piston ring macet
c. Terjadinya tepangan material, mengakibatkan material retak
Keuntungan air tawar sebagai air pendingin adalah :
a. Air tawar tidak mengakibatkan material menjadi korosif
b. Tidak terbentuk batu ketel pada suhu tertentu (1600oF)
c. Efek pendinginan lebih baik
Kerugian :
a. Air tawar sulit didapat terutama untuk marine engine
b. Harga air tawar lebih mahal.
c. Air tawar tercampur pelumas dalam carter, bila bocor yang mempengaruhi viscosity
pelumas

Minyak Pelumas
Minyak pelumas juga dapat dipakai sebagai zat pendingin, banyak digunakan
pada motor tenaga menengah dan tenaga besar (Fiat, Gotervekan, Bolres). Untuk
mendinginkan torak.
Minyak pelumas masuk kedalam torak melalui pipa-pipa teleskope dalam carter
dengan 2 aliran pipa (1 buah pipa masuk dan 1 buah lagi pipa tekar), pelumas masuk
melalui Connecting Rod (batang penggerak) diteruskan ke Piston Rod (batang torak)
selanjutnya masuk torak dan mendinginkannya.
Minyak pelumas disamping fungsinya sebagai pelumas, juga berfungsi sebagai
pendinginan.
Yang perlu diperhatikan bila menggunakan pelumas sebagai pendinginan torak,
maka viscosity (kekentalan) pelumas agar dipertahankan baik, agar dicapai fungsi
pendinginan yang baik pula, karena pelumas yang encer mempengaruhi sifat baka
(adhesi) dari pelimas itu sendiri yang mengakibatkan fungsi pendinginan tidak tercapai
secara baik.

Keuntungan pelumas sebagai pendinginan torak :


a. Bila pelumas bocor, tidak bermasalah terhadap pelumas dalam carter mesin
b. Tidak akan terbentuk batu batu ketel seperti halnya pada pendinginan
menggunakan air laut.
Kerugian :
a. Efek pendinginan kurang begitu baik
b. sukar didapat
c. harga lebih mahal
UDARA
Udara yang dipakai pendinginan motor hanya di jumpai pada pesawat pesawat
terbang dan sepeda sepeda motor saja, sedang untuk marine engine jarang dijumpai.
Udara hanya dapat mendinginkan sebagian kecil dari bagian bagian motor
seperti cylinder liner (lapis silinder), sedangkan mendinginkan katup buang praktis tidak
dicapai.
Udara mendinginkan lapis silinder secara merambat dari luar ke dinding silinder.
Disebelah luar dinding silinder dibentuk rusuk rusuk pendingin berupa sirip sirip,
sehingga aliran udara akan lebih lama beredar di sekitar sirip sirip ini, sehingga efek
pendinginan dicapai baik atau sirip sirip tersebut mempengaruhi positif terhadap
fungsi pendinginanya.
Keuntungan udara sebagai zat pendingin adalah :
a. Setiap saat gampang didapat.
b. Zat pendingin tidak perlu dibeli.
Kerugian
a. Bila udara panas (karena jalan macet), efek pendingin terganggu atau kurang baik
b. di daerah khatulistiwa suhu udara cukup tinggi
Pada pendinginan tertutup (lihat gambar 32) dimana air tawar didinginkan oleh air
laut Fresh Water Cooler, air tawar diluar pipa pipa pendingin sementara air laut dalam
pipa pipa pendingin pompa pendingin air laut mengisap air laut dari sea chest,
sebelum mendinginkan air tawar terlebih dahulu mendinginkan minyak lumas di lub. Oil
cooler, selanjutnya baru mendinginkan air tawar di fresh water cooler.
Air tawar keluar dari mesin sudah panas, suhunya
+ 65 oC, karena air tawar
menyerap panas dari panas pembakaran bahan bakar dalam silinder motor, suhu air

tawar tersebut harus didinginkan hinga suhu air pendingin (air tawar) masuk mesin
kurang lebih 55 o C.
Kekurangan air tawar pendingin (karen a kebocoran kebocoran) dapat ditambah
langsung menggunakan expensian tank yang terletak diatas mesin.

Gambar 32

Gambar 33

Gambar 34

Pada gambar 33, diperlihatkan sistem pendingin terbuka, dimana sebagai air
pendingin digunakan air laut langsung yang dihisap dari sea water box, setelah
mendinginkan mesin, air laut tersebut langsung dibuang kelaut lagi pada sistem
pendinginan ini, efek pendinginan kurang baik karena air laut mengandung kadar garam
yang mengakibatkan material CORROSIVE dan juga mengandung endapan endapan
/ batu ketel sebagai isolasi untuk penyerapan.

Gambar 35

Pada gambar 35, diperlihatkan pendinginan Piston menggunakan air tawar,


dimana air Tawar pendingin mendinginkan bagian Dalam piston. Air pendingin masuk
ke Dalam piston melalui pipa pipa telescope setelah mendinginkan piston air tawar
pendingin keluar piston melelui pipa telescop juga.

Keuntungan
-

Efek pendinginan lebih baik


Harga air tawar lebih murah
Konstruksi telescope pipa sederhana

Kerugian
-

Water scal bocor, pelumas carter tercemar

Sedangkan pada gambar 36, untuk mendinginkan dalam piston digunakan minyak
pelumas

Gambar 36
Prinsipnya sama dengan sistem air tawar juga, dimana minyak pelumas masuk dan
keluar piston melalui pipa pipa telescope,
Keuntungan sistem ini adalah:
Bila air scal bocor, sehingga pelumas
Bocor tidak bermasalah, karena akan
Bercampur dengan pelumas mesin
Kerugiannya
Harga pelumas lebih mahal dari pada air tawar.