You are on page 1of 16

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN NP DENGAN ANSIETAS

DI RUANG CEMPAKA RSUD BANGLI


TANGGAL 20-22 SEPTEMBER 2016

OLEH:
I GUSTI NGURAH AGUNG KUSUMA SEDANA
NIM. P07120214015

JURUSAN KEPERAWATAN POLTEKKES DENPASAR


PROGRAM STUDI D IV KEPERAWATAN
2015

PENGKAJIAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA


DI RUANG CEMPAKA RSUD BANGLI
PROGRAM STUDI D-IV KEPERAWATAN POLTEKKES DENPASAR
I. IDENTITAS PASIEN

Nama

: Tn.NP

Umur

: 62 tahun

Alamat

: Kubu, Bangli

Pendidikan

:-

Agama

: Hindu

Status

: Menikah

Pekerjaan

:-

Jenis Kel.

: Laki-laki

No RM

: 206459

Tanggal Rawat
Tanggal Pengkajian

: 19 September 2016
: 20 September 2016

Ruang Rawat

: Cempaka

II. ALASAN MASUK


a. Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien mengatakan datang ke IGD RSUD Bangli pada tanggal 19 September 2016
jam 8 malam, pasien diantar oleh keluarganya dengan nyeri dada di bagian tengah
tembus hingga ke punggung, perut terasa sakit saat bernafas sejak 2 hari sebelum
msuk rumah sakit, pasien juga mengeluh sesak sejak 2 hari sebelum MRS dan
bertambah parah saat beraktifitas, pasien tidak mengeluh batuk maupun panas.
Kemudian pasien dipindahkan ke ruang Cempaka RSUD Bangli pada tanggal 20
September 2016 di kamar 2 bed 1. Selama di ruang Cempaka pasien sudah
mendapatkan perawatan dan keadaan pasien sedikit membaik nyeri yang diraskannya
sudah tidak terlalu parah seperti sebelumnya dengan skala nyeri 3
b. Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengatakan keempat kalinya di rawat inap di RS, pasien juga mengatakan di
keluarganya tidak ada yang menderita penyakit yang sama sepertinya, pasien
mempunyai riwayat penyakit jantung sebelumnya, pasien tidak memiliki penyakit
keturunan seperti DM, dll
III. FAKTOR PREDISPOSISI

1. Pernah mengalami situasi yang sama sebelumnya ? V ya

tidak

Jelaskan : Pasien mengatakan pasien pernah mengalami situasi yang sama beberapa
beberapa bulan yang lalu dan sudah berobat ke dokter maupun ke rumah sakit dan
mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter, tetapi keadaan pasien belum juga
membaik dan di rawat inap di RSUD Bangli
2. Pengobatan sebelumnya ?
berhasil

V kurang berhasil

tidak berhasil

Jelaskan : Pengobatan sebelumnya kurang berhasil karena keadaan pasien belum


membaik dan beberapa bulan kemudiannya di rawat inap di RSUD Bangli
3. Riwayat Trauma
Pelaku/usia

Korban/usia

Saksi/usia

Aniaya fisik
Aniaya seksual
Penolakan
Kekerasan dalam keluarga
Tindakan kriminal
Jelaskan: Pasien mengatakan tidak pernah mengalami aniaya fisik, seksual, penolakan, kekerasan
dalam rumah tangga ataupun tindakan kriminal

Masalah/ Diagnosa Keperawatan :


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Perubahan pertumbuhan dan perkembangan


Berduka antisipasi
Berduka disfungsional
Respon paska trauma
Sindroma trauma perkosaan
Resiko tinggi kekerasan
7. Ketidakefektifan penatalaksanaan regiment terapeutik

4. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa/penyakit seperti pasien?


V

ya

tidak

Hubungan Keluarga

Gejala

Riwayat
Pengobatan/Perawatan

Masalah Keperawatan : 5. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan


Pasien mengatakan tidak ada pengalaman masa lalu yang kurang mengenakkan
Masalah Keperawatan : IV.

PEMERIKSAAN FISIK

1. Ukuran vital

TD

: 90/60 mmHg

: 80 x/menit

: 36,2 C

: 24 x/menit

2. Ukuran

TB : 165 cm BB : 65 kg Turun

Naik

Jelaskan:
3. Keluhan fisik

V Ya

Tidak

Jelaskan: pasien mengeluh sesak, pusing, keringat dingin dan nyeri pada dada bagian
tengah rasanya seperti ditekan-tekan dan lebih sering dirasakan saat beraktifitas kecil
dan menjalar hingga ke bagian ulu hati dan semakin terasa saat sedang bernafas
dengan skala nyeri 3
Masalah Keperawatan : Nyeri akut

V.

PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL

1. Genogram :

Keterangan :
= Laki-laki

= Hubungan dekat

= Perempuan

= Tinggal satu rumah

= Meninggal
= Pasien
Jelaskan : Pasien mengatakan tidak memiliki riwayat penyakit keturunan seperti
hipertensi dan pasien juga mengatakan di keluarganya tidak ada yang
menderita penyakit menular seperti TBC, DM, HIV, dll
Masalah Keperawatan : 2. Konsep Diri
a. Citra tubuh

Saat pengkajian pasien mengatakan menerima dirinya apa adanya, pasien tidak
ada masalah dan menyenangi anggota tubuhnya
b. Identitas diri

Pasien mengatakan dia sudah tidak bekerja lagi karena dia cepat merasa kelelahan
jika setelah bekerja dan sedikit sesak, pasien biasanya di rumahnya mengempu

cucunya, dan pasien merasa cukup puas dengan hal ini walaupun tidak mampu
bekerja yang berat-berat
c. Peran
:
Pasien mengatakan ia dirumah sebagai seorang lansia, dan ia di rumah biasanya
mengempu cucunya
d. Ideal Diri
:
Pasien mengatakan ingin bisa berguna di lingkungannya walaupun dengan
melakukan hal-hal kecil seperti mengemu cucu atau mencari kayu bakar, pasien
mengatakan dulu dia tidak terlalu mempunyai cita-cita yang diidam-idamkan,
karena pada zaman dahulu ia tidak terlalu memikirkan hal itu, dan pasien
mengtakan agar penyakit yang dideritanya segera sembuh agar bisa kembali
kerumah dan keluarganya akan selalu memperhatikannya dalam kondisi apapun
e. Harga Diri
:
Pasien mengatakan saat pengkajian dia merasa bersyukur walaupun ia sedang
sakit tetapi keluarganya tetap memberikan dukungan kepadanya, pasien juga
mengatakan hubungannya dengan keluarganya, pasien lain maupun petugas
rumah sakit baik
Masalah keperawatan : 3. Hubungan Sosial
a. Orang yang berarti
Pasien mengatakan orang yang berarti dalam hidupnya adalah keluarganya
b. Peran serta dalam kegiatan kelompok/masyarakat :
Pasien mengatakan dirumahnya dia sudah masih mengikuti perkumpulanperkumpulan di masyarakat seperti ngayah dan pasien biasa nari jika ada kegiatan
keagamaan
c. Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain

Pasien mengatakan tidak ada masalah dalam berhubungan dengan keluarga


maupun masyarakat di lingkungannya pasien dan petugas rumah sakit
Masalah Keperawatan : 4. Spiritual
a. Nilai dan keyakinan

Pasien mengatakan ia beragama hindu dan percaya akan adanya Tuhan,


b. Kegiatan ibadah

Pasien mengatakan sebelum MRS dia rajin sembahyang di rumahnya, Pasien


mengatakan tidak bersembahyang selama di rumah sakit.
Masalah Keperawatan: VI. STATUS MENTAL

1. Penampilan
Tidak Rapi

Penggunaan pakaian tidak sesuai

Cara pakaian tidak seperti biasanya


Jelaskan: pasien terlihat bersih, rambut sedikit acak-acakan, pasien memakai baju dan
celana tidak ada penyimpangan dalam hal berpakaian pasien
Masalah Keperawatan : 2. Pembicaraan
Cepat

Apatis

Kasar

Lambat

Gagap

Membisu

Inkoherensi

Tidak mampu memulai pembicaraan

Jelaskan: saat pengkajian pasien dapat menjawab semua pertanyaan yang diajukan
suara pasien terdengar jelas dan kontak mata cukup, pasien juga mampu memulai
pembicaraan dan sesekali bertanya pada perawat
Masalah keperawatan : 3. Aktivitas motorik/psikomotor
Kelambatan
Hipokinesia, hipoaktifitas
Katalepsi
Sub stupor katatonik
Fleksibilitas serea
Jelaskan: Pasien tidak mengalami perlambatan masalah aktivitas motorik baik saat
bercerita dengan perawat atau saat melakukan aktivitasnya
Peningkatan:
Hyperkinesia, hiperaktifitas

Grimace

Gagap

Otomatisma

Stereotipi

Negativisme

Gaduh gelisah Katatonik

Reaksi konversi

Mannarism

Verbigerasi

Katapleksi

Berjalan kaku/rigid

TIK

Kompulsif

Ekhopraxia
Command automatism
Jelaskan : saat pengkajian pasien tidak mengalami peningkatan aktivitas motorik
Masalah Keperawatan : 4. Alam perasaan
Sedih

Putus Asa Gembira berlebihan

Ketakutan

V Kuatir

Jelaskan: saat pengkajian pasien mengatakan khawatir dan cemas dengan kondisinya
yang sekarang karena dia baru sudah lama berobat tetapi kondisinya masih belum
stabil seperti sesak yang membuatnya sulit beraktifitas dan dadanya dan perutnya
sering terasa nyeri yang belum juga teratasi, wajah pasien tampak gelisah
Masalah keperawatan : Ansietas
5. Afek/ emosi
Datar

Tumpul

Labil

Tidak sesuai

Jelaskan: Saat pengkajian , pasien mampu menunjukkan roman muka yang sesuai
dengan perasaannya saat itu. Selain itu pasien juga mampu bereaksi bila ada stimulus
emosi yaitu seperti tersenyum. Pasien mengatakan merasa sedikit gelisah dengan
kondisinya saat ini
Masalah Keperawatan : Ansietas
6. Interaksi selama wawancara
Bermusuhan

Mudah tersinggung

Tidak kooperatif

Kontak mata kurang

Jelaskan :

Defensif
Curiga

pasien kooperatif, kontak mata cukup, pasien menerima dengan baik

keberadaan perawat yang sedang diajak mengobrol, pasien sesekali tersenyum, pasien
mengungkapkan pendapat dan mendengar dan menerima pendapat orang lain
Masalah Keperawatan : -

7. Persepsi
Pendengaran

Penglihatan

Pengecapan

Penghidu

Perabaan

Jelaskan : Pasien tidak mengalami gangguan persepsi. Saat pengkajian pasien


mengatakan tidak pernah mendengar suara-suara aneh dan melihat bayangan aneh
ataupun gangguan persepsi lainnya
Masalah Keperawatan : 8. Proses pikir
Sirkumstansial

Tangensial

Kehilangan asosiasi

Flight of ideas

Blocking

Pengulangan pembicaraan/ preservarasi

Jelaskan : saat pengkajian pasien dapat menjawab pertanyaan yang diberikan tanpa
ada masalah dalam pembicaraan seperti mengluang ngulang pembicaraan,
pembicaraan yang loncat-loncat, dan semua jawaban pasien berhubungan dengan
pertanyaan yang diberikan
Masalah Keperawatan : 9. Isi pikir
Obsesi

Hipokondria

Ide yang terkait

Phobia

Depersonalisasi

Pikiran magis

Waham
Agama

Somatik

Kebesaran Curiga

Nihilistik

Sisip pikir

Siar pikir

Kontrol pikir

Jelaskan : Pasien tidak memiliki gangguan isi pikir dan tidak memiliki keyakinan
terhadap sesuatu hal yang berlebihan.
Masalah Keperawatan : 10. Tingkat kesadaran
Bingung

Sedasi

Stupor

Tempat

Orang

Disorientasi:
Waktu

Jelaskan : Saat pengkajian pasien terlihat sadar secara penuh, tidak bingung maupun
kacau , dan orientasi pasien masih baik

Masalah keperawatan : 11. Memori


Gangguan daya ingat jangka panjang

Gangguan

daya

ingat

jangka

pendek
Gangguan daya ingat saat ini

Konfabulasi

Jelaskan : saat pengkajian pasien tidak mengalami gangguan daya ingat yang
dibuktikan dengan pasien mampu mengingat dan menceritakan kejadian yang terjadi
lebih dari 1 bulan, seminggu terakhir maupun yang baru saja terjadi.
Masalah Keperawatan : 12. Tingkat konsentrasi dan berhitung
Mudah beralih

Tidak mampu berkonsentrasi

Tidak mampu berhitung sederhana


Jelaskan : Saat pengkajian, perhatian pasien tidak mudah teralihkan ke objek lain
(focus), tetapi pasien kurang mampu berkonsentrasi karena cemas terlalu memikirkan
kindisinya saat ini dibuktikan dengan ia selalu bertanya-tanya tentang penyakitnya.
Selain itu, pasien mampu melakukan pengurangan maupun penjumlahan pada bendabenda nyata.
Masalah Keperawatan : 13. Kemampuan penilaian
Gangguan ringan

Gangguan bermakna

Jelaskan : pasien tidak mengalami gangguan kemampuan penilaian, pasien mampu


mengambil keputusan dengan baik tanpa bantuan perawat
Masalah keperawatan : 14. Daya tilik diri
Mengingkari penyakit yang diderita Menyalahkan hal-hal di luar dirinya
Jelaskan : saat pengkajian pasien tidak mengingkari penyakit yang dideritanya dan
tidak menyalahkan orang lain maupun lingkukangannya dengan kondisinya saat ini
Masalah Keperawatan : VII. KEBUTUHAN PERSIAPAN PULANG

1. Makan
V Bantuan minimal
Bantual total

Jelaskan : Pasien mengatakan mampu makan secara mandiri, tetapi tidak dapat
mengabil makanannya sendiri dan masih perlu bantuan, pasien makan 3x sehari dan
menghabiskan 1/2 porsi dan pasien mengatakan kurang nafsu makan karena setiap kali
makan perutya seing terasa sakit, pasien biasanya memakan sayur-sayuran, nasi dan
juga telor, pasien mengatakan mengurangi makan daging karena kolesterol dan juga
tidak boleh minum kopi
2. Defekasi/berkemih
V

Bantuan minimal

Bantual total

Jelaskan : Pasien mengatakan saat pengkajian dia sehari kencing 2-3x sehari dan
mampu kekamar mandi sndiri tetapi tidak boleh terlalu sering berjalan ke kamar
mandi karena kondisinya saat ini dengan penyakit jantungnya, dan pasien menatakan
selama di RS dia belum BAB
3. Mandi
V Bantuan minimal
Bantual total

Jelaskan : pasien mengatakan saat di MRS dia mengatakan hanya di lap saja oleh
keluarganya
4. Berpakaian/berhias
V Bantuan minimal
Bantual total

Jelaskan : pasien mengatakan saat mengganti baju harus membutuhkan bantuan orang
lain karena infus yang terpasang maupun oksigen ya diberikan, pasien tampak bersih
5. Istirahat dan tidur
Tidur siang lama

: pasien mengatakan jarang tidur siang

Tidur malam lama

: sebelum MRS 22.00-05.00 (7 jam) saat

MRS 3-4 jam


Aktivitas sebelum/setelah tidur

: tidak ada kebiasaan pengantar tidur

Jelaskan : pasien mengatakan dirinya kesulitan untuk memulai tidurnya dan dia sering
tiba-tiba terbangun dan susah untuk tidur kembali, da kurang puas dalam tidurnya dia
mengatakan kesulitan tidur karena sesak dan nyeri yang dialaminya dan khawatir
memikirkan kondisinya saat ini
Masalah keperawatan :Insomnia
6. Penggunaan obat
V Bantuan minimal
Bantuan total

Jelaskan : pasien mengatakan selalu rutin minum obat yang diberikan di rumah sakit
7. Pemeliharaan kesehatan
Perawatan lanjutan

Ya
V

Tidak

Sistem pendukung
V
Jelaskan : Pasien mengatakan saat di rumah dia sering kontrol berobat baik ke dokter
maupun ke puskesmas dan diantar oleh keluarganya
8. Aktivitas di dalam rumah
Ya
Mempersiapkan makanan
Menjaga kerapian rumah

Tidak
V

Mencuci pakaian

Mengatur keuangan

9. Aktivitas di luar rumah


Belanja

Ya
V

Tidak

Transportasi

Lain-lain

Jelaskan : Aktivitas pasien masih dibantu sebagian oleh perawat


Masalah Keperawatan : -

VIII.

MEKANISME KOPING

Adaptif

Maladaptif

V Bicara dengan orang lain

Minum alcohol

V Mampu menyelesaikan masalah

Reaksi lambat

Teknik relokasi

Berkerja berlebihan

Aktivitas konstruktif

Menghindar

Olahraga

Mencederai diri

Lainnya

Reaksi berlebih
Lainnya

(Mengamuk

dan

membanting

barang)
Jelaskan : pasien mengatakan jika ada masalah sering membicarakannya dengan
keluarganya untuk bersama sama mencarikna jala keluar yang terbaik
Masalah Keperawatan : IX.

MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN

Masalah dengan dukungan Kelompok:


Pasien mengatakan tidak ada masalah dengan siapapun
Masalah dengan Lingkungan:
Pasien mengatakan tidak ada masalah dengan lingkungannya
Masalah dengan Pekerjaan :
Pasien mengatakan tidak ada masalah dengan pekerjaannya dan dia senang dengan
pekerjaanya
Masalah dengan perumahan :
Pasien mengatakan tidak ada masalah dengan perumahan
Masalah dengan ekonomi:
Pasien mengatakan ekonominya cukup pasien menggunakan JKBM
Masalah lainnya :
Pasien mengatakan tidak mempunyai masalah mengenai hubungannya dengan orang
lain, dia bersosialisasi seperti biasanya dengan orang lain

X.

KURANG PENGETAHUAN TENTANG :

Penyakit jiwa
Faktor presipitasi

Koping
Sistem pendukung
Penyakit fisik
Obat-obatan
Lainnya
Pasien mengatakan kurang mengetahui tentang penyakit yang dideritanya sehingga
membuatnya sedikit tidak tenang
Masalah keperawatan : Defisiensi Pengetahuan
XI. ASPEK MEDIK

1. Diagnosa medik :
ACS ec UAP dd NSTEMI
2. Terapi medik
- Infus NACL 0,9% 8 tpm
- Enoxaparin 2x0,6 cc (10x)
- Bisoprolol 1x5 mg
- Vip Albumin 2x1
- Laxadine 3x10 cc
- Diazepam 3x5 mg
- Clopidogrel 1x75 mg
- Aspilet 1x80 mg
XII.

1.
2.
3.
4.

XIII.

DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN


Ansietas
Defisiensi pengetahuan
Nyeri akut
Insomnia

POHON MASALAH

Defisiensi Pengetahuan

XIV. DIAGNOSA KEPERAWATAN

1.

Ansietas

Insomnia

akibat

Ansietas

core problem

Nyeri Akut

penyebab

2.
3.
4.

Defisiensi pengetahuan
Nyeri akut
Insomnia

Bangli, 20 September 2015


Mahasiswa

I Gusti Ngurah Agung Kusuma Sedana


Nim : P07120214015