You are on page 1of 9

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Pengkajian pada tanggal : 13 April 2016


A. Data Dasar Keluarga
1. Nama Kepala Keluarga
: Tn. S
2. Usia
: 58 Tahun
3. Pendidikan
: SD
4. Pekerjaan
: Wiraswasta
5. Alamat
: Jalan Polowijen 1 No 262 RW 02 RT 02
6. Komposisi Keluarga
:
No. Nama Jenis
Hubungan Usia
Kelamin dengan
(Tahun)
KK

Pendidika
n

Pekerjaan Agama

Tn. S

Suami

58

SD

Supir Bus

Islam

Ny. P

Istri

40

SMP

Ibu
Rumah
Tangga

Islam

Tn. I

Kakak ipar

53

SMP

Islam

7. Genogram

Keterangan :
: laki-laki

: tingal satu rumah

: perempuan

: meninggal

: klien
8. Tipe Keluarga
Tipe keluarga Tn. S adalah exstended family yaitu satu keluarga inti yang
terdiri dari suami dan istri ditambah dengan sanak saudara yaitu saudara dari
istri (kakak ipar).
9. Latar Belakang Budaya (Suku Bangsa)
Keluarga Tn. S berlatar belakang budaya asli jawa, dimana bahasa yang
digunakan dalam kegiatan sehari hari adalah bahasa jawa dan lingkungan
sekitar rumah Tn. S mayoritas bersuku jawa.
10. Agama
Keluarga Tn S menganut agama islam, dan Ny. P rutin mengikuti acara
pengajian di mushola dekat rumah.

11. Status Sosial Ekonomi Keluarga


o Total pendapatan keluarga perbulan:
Total penghasilan keluarga perbulan kurang lebih Rp. 1.000.000- perbulan.
Sumber pendapatan keluarga didapatkan dari Tn. S dengan pekerjaan
sebagai wiraswasta.
o Apakah penghasilan keluarga mencukupi untuk biaya hidup sehari-hari :
Ya
Tidak
Bila tidak, apa yang dilakukan keluarga :

o Apakah keluarga memiliki tabungan


Ya
Tidak
o Apakah ada anggota keluarga yang membantu keuangan keluarga

Ayah
Ibu
Lain-lain, Kakak

12. Aktivitas rekreasi waktu luang


Keluarga Tn. S menghabiskan waktu luang dengan menonton tv bersama dan
sesekali keluarga Tn. S mengikuti rekreasi bersama dengan warga sekitar.
1. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
1. Riwayat keluarga inti
Ny. P mengatakan mempunyai penyakit darah tinggi yang sekarang sedang
dialami dan Ny. P juga mempunyai riwayat penyakit maag kronis. Suami dari Ny.
P yaitu Tn. S memiliki penyakit DM.
2. Riwayat Keluarga Sebelumnya
Ny. P mengatakan bahwa penyakit darah tinggi yang dialaminya merupakan
penyakit keturunan yang didapatkan dari ayahnya.
3. Tahap perkembangan Keluarga
Keluarga Ny. P berada pada tahap perkembangan anak dewasa. Dimana Tn . S dan
Ny.P mempunyai satu anak dengan umur 29 tahun.

B. Data Lingkungan
1. Karateristik Rumah
a. Jenis rumah
Permanen
b. Luas bangunan
8x15 m2
c. Status rumah
Milik sendiri
d. Atap rumah
Terbuat dari genteng
e. Ventilasi rumah
Ventilasi cukup
f. Bila ada, berapa luasanya
>10% luas lantai
g. Apakah cahaya dapat masuk rumah pada siang hari
Dapat masuk ke dalam rumah
h. Penerangan
Listrik
Kamar
i. Lantai
Ruang
tidur
Dapur
Keramik
keluarg
j. Kebersihan rumah secara keseluruhana
Bersih
2. Denah Rumah

Kamar
mandi

Kamar
tidur

Teras Rumah

Kamar
tidur

Ruang
tamu

3. Pengolahan sampah
a. Apakah keluarga mempunyai tempat pembungan sampah
Ya, keluarga mempunyai tempat pembungan sampah
b. Bagaimana cara pengolahan sampah rumah tangga
Pengolahan sampah setiap harinya di ambil oleh petugas kebersihan
4. Sumber air
Air yang di gunakan untuk kebutuhan sehari-hari adalah air PDAM
5. Jamban keluarga
a. Apakah keluarga memiliki WC sendiri
Ya punya
b. Bila ya, jenis jamban umum
Wc jongkok
c. Berapa jarak antara sumber air dengan tempat penampungan tinja
>10 meter
6. Pembungan air limbah
Apakah keluarga mempunyai saluran pembungan air limbah (air kotor)
Ya, dialirkan keselokan
7. Fasilitas sosial dan fasilitas kesehatan
a. Apakah ada perkumpulan sosial dalam kegiatan di masyarakat setempat ?
Ada, perkumpulan ibu-ibu PKK, pengajian bapak-bapak
b. Adakah fasilitas pelayanan kesehatan di masyarakat
Ada, pukesmas, pustu dan klinik. Keluarga Ny.P selalu rutin memeriksakan
kesehatan ke posyandu lansia setempat setiap 1 bulan sekali dan rutin minum
obat penurun HT
c. Apakah fasilitas kesehatan dapat terjangkau oleh keluarga dengan kendaraan
umum
Ya, biasanya menggunakan sepeda motor
8. Karateristik tetangga dan komunitas
Banyak tetangga di sekitar tempat tinggal, dan mereka saling bertegur sapa satu
sama lain. Keluarga juga aktif dalam kegiatan komunitas yang ada di sekitar
rumah. Ny P juga menjabat sebagai kader posyandu lansia dan balita di sekitar
tempat tinggalnya dan keluarga Tn. S sering mengikuti kegiatan seperti pengajian,
tahlil dan PKK.
9. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Tn. S telah lama tinggal di lingkungan tersebut dan rumah yang
ditinggalinya sekarang merupakan peninggalan dari almarhum kedua orang tuanya
10. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat

Komunikasi dengan tetangga atau warga baik, dan keluaraga Tn.S aktif mengikuti
kegiatan yang ada disekitar rumah, karena Ny. P termasuk kader daerah tersebut.
11. Sistem pendukung keluarga
Yang menjadi pendukung keluarga Tn. S adalah keluarga itu sendiri dimana
semua anggota keluarga saling mendukung sesama anggota lainnya.
C. Struktur Keluarga
1. Pola komunikasi
Pola komunikasi yang ada pada keluarga Tn. S adalah demokratis dan terbuka,
dimana jika ada masalah dalam keluarga akan diselesaikan dengan
musyawarah sesama anggota keluarga, sedangkan komunikasi antara anak
dengan kedua orang tuanya berlangsung dua arah.
2. Struktur kekuasan
Setiap keputusan yang diambil dalam menyelesaikan masalah adalah
berdasarkan keputusan dan kesepakatan bersama. Jadi tidak ada pihak yang
dominan dalam memutuskan suatu masalah
3. Struktur peran
Tn. S sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah utama sedangkan Ny. P
sebagai ibu rumah tangga.
4. Struktur nilai-nilai keluaraga
Tn. S menganut agama islam demikian juga dengan semua anggota
keluarganya, selain itu keluarga tersebut juga mengikuti dan menerapkan nilainilai budaya setempat yang umum dilakukan masyarakat tetapi keluarga Tn. S
tidak menganut nilai-nilai mitos leluhur. Keluarga Tn. S menerapkan aturanaturan sesuai dengan ajaran agama Islam dan mengharapkan anak-anak dan
cucu-cucunya kelak juga menjadi keluarga yang taat ajaran agama islam.

D. Fungsi Keluarga
1. Fungsi afektif
Ny. P mengatakan bahagia menjadi orang tua dan bangga karena anak satusatunya yang dimiliki sudah tumbuh menjadi orang baik dan berbakti kepada
orang tua serta sudah mempunyai pekerjaan yang mapan sebagai angkatan
laut.
2. Fungsi sosial
Sosialisasi keluarga Tn. S sudah cukup baik dimana keluarga Tn. S sering
melakukan obrolan singkat apabila bertemu dengan tetangga sekitar rumah
serta keluarga Tn. S juga aktif dalam kegiatan yang dilakukan di lingkungan
tersebut.

3. Fungsi perawatan keluarga


Keluarga Tn. S sangat perduli tentang perawatan keluarga, hal ini dapat
dibuktikan dimana Ny. P mengatakan jika terdapat salah satu anggota keluarga
yang sakit akan segera dibawa ke tempat pelayanan kesehatan.
4. Fungsi reproduksi
Ny. P mengatakan tidak menggunakan alat kontrasepsi dan Ny. P belum
mengalami menopause tetapi Ny. P tidak ingin memiligi anak lagi karena
faktor usia.
E. Stres dan koping keluarga
1. Stresor jangka pendek dan jangka panjang
Stresor jangka pendek :
Ny.P mengatakan tidak ada masalah yang dialami dalam jangka pendek,

meskipun ada masalah itupun hanya masalah kecil.


Stresor jangka panjang :
Selama ini masih belum ada masalah yang belum terselesaikan dalam
waktu yang lama. Tetapi Tn. S masih mempunyai tanggungan untuk
mengarahkan anaknya kejenjang pernikahan karena anak satu satunya
masih belum mempunyai pendamping hidup dan itu masih menjadi
tanggung jawab keluarga Tn. S

2. Kemampuan keluarga berespon terhadap masalah


Pola pemecahan masalah dalam keluarga Tn. S yaitu bedasarkan kesepakatan
bersama saat bermusyawarah jika terdapat suatu masalah yang sedang
dialami.
3. Strategi koping yang digunakan
Tidak ada salah satu anggota keluarga yang dominan dalam pengambilan
keputusan karena keluarga Tn. S selalu mendiskusikan masalah yang dihadapi
melalui pengambilan keputusan yang terbaik menurut anggota keluarga
mereka. Jika masalah belum bisa terpecahkan dengan musyawarah bersama
anggota keluarga, meminta saran dari orang lain khususnya keluarga terdekat.
4. Strategi adaptasi disfungsional
Tidak terdapat masalah pada koping yang digunakan keluarga dalam
pengambilan keputusan.
F. Harapan keluarga terhadap asuhan keperawatan
Keluarga Tn. S berharap dengan adanya kunjungan oleh perawat dapat tetap
mempertahankan status kesehatan, tidak ada penyakit yang menyerang semua
anggota keluarga. Keluarga Tn. S juga berharap ketika berobat tidak hanya

diperiksa dan diberikan tindakan saja seperti tensi, tes lab dan diberi obat tetapi
juga dijelaskan mengenai penyakit yang dialaminya serta menambah informasiinformasi yang dibutuhkan terutama kesehatan agar mereka lebih mengerti. Serta
pelayanan kesehatan ini tidak hanya dilakukan saat ini saja tapi berkelanjutan
G. Fungsi perawatan kesehatan
1. Kemampuan keluarga mengenal masalah kesehatan
Keluarga Tn. S mampu mengenal dan menyadari tentang kesehatannya. Hal
ini dibuktikan ketika Ny.P ditanya tentang penyakit yang dideritanya.
2. Kemampuan keluarga mengambil keputusan dan tindakan yang tepat untuk
kesehatan
Keluarga Tn. S sangat cepat tanggap dalam pengambilan keputusan mengenai
kesehatan dimana bila ada anggota keluarga yang sakit Ny. P akan membawa
anggota keluarga yang sakit tersebut ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.
3. Kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit
Ny. P mampu dalam merawat anggota keluarga yang sakit dan Ny. P juga
merupakan salah satu kader posyandu dimana dapat dipastikan Ny. P sangat
mengerti cara merawat anggota keluarga yang sakit.
4. Kemampuan keluarga memanfaatakan fasilitas kesehatan
Keluarga memanfaatakan fasilitas kesehatan jika ada keluarga yang sedang
sakit. Hal ini dapat dibuktikan ketika ada anggota keluarga yang sakit Ny. P
akan segera membawa ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.
5. Kemampuan keluarga mencari pertolongan kesehatan atau fasilitas kesehatan
yang ada di masyarakat
Keluarga Tn. S akan memeriksakan ke pelayanan kesehatan jika ada anggota
keluarga yang sakit. Ny. P juga rutin memeriksakan tekanan darahnya tiap satu
bulan sekali didalam kegiatan posyandu di sekitar rumahnya.
2. Pemeriksaan Fisik
pemfis
Keadaan

Tn. S
Baik

umum
Kesadaran
Tekanan darah
Suhu
Nadi
RR
Rambut
Konjungtiva
mata

Compos mentis
110/90 mmHg
36,5 C
80x/ menit
22x/ menit
Hitam
Tidak anemis
Baik

Nama anggota keluarga


Ny. P
Tn. I
baik
Baik
Compos mentis
170/100 mmHg
37C
78x/ menit
20x/ menit
hitam
Tidak anemis
baik

Compos mentis
120/80mmHg
37C
83x/menit
24x/ menit
hitam
Tidak anemis
baik

hidung
telinga
mulut

Bersih
Bersih
Mukosa bibir

bersih
bersih
Mukosa bibir

leher

lembab
lembab
Pembesaran kelenjar Pembesaran

lembab
Pembesaran

thorak

tiroid (-)
Tidak ada suara

kelenjar tiroid (-)


Tidak ada suara

kelenjar tiroid (-)


Tidak ada suara

nafas tambahan,

nafas tambahan,

nafas tambahan,

detak jantung

detak jantung

detak jantung

abdomen

reguler
Simetri

ekstremitas

nyeri tekan
Tidak ada

BB/TB
kulit
Turgor kulit

dan tidak ada odem


Bersih
Baik < 2 detik

tidak

Bersih
Bersih
Mukosa bibir

reguler
reguler
ada Simetri tidak ada Simetri tidak ada

nyeri tekan
nyeri tekan
varises Tidak ada varises Tidak ada varises
dan tidak ada odem
Bersih
Baik < 2 detik

dan tidak ada odem


Bersih
Baik < 2 detik

Format Analisis Data Keperawatan Keluarga


Data

Diagnosis Keperawatan

1.
2.
3.

Skala Penentuan Prioritas Asuhan Keperawatan Keluarga

No
1

Kriteria
Sifat masalah
Aktual
Resiko
Potensial

Skor
3
2
1

Kemungkinan
masalah
dapat diubah
Mudah
2
Sebagian
1
Tidak dapat
0
Potensial masalah dapat
dicegah

Bobot
1

Rasional

Tinggi
Cukup
Rendah
4

Menonjolnya masalah
Segera
Tidak perlu segera
Tidak dirasakan
Total

3
2
1
2
1
0