You are on page 1of 2

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA PERIMBANGAN,

DAN LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH TERHADAP


INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA MELALUI BELANJA DAERAH
PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA UTARA

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli


Daerah (PAD), Dana Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah
(LPDS) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara simultan dan
parsial; pengaruh Belanja Daerah terhadap IPM; pengaruh Pendapatan Asli
Daerah, Dana Perimbangan, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah terhadap
IPM melalui Belanja Daerah; serta menganalisis korelasi di antara PAD, Dana
Perimbangan, dan LPDS. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode analisis regresi berganda dan analisis jalur (path analysis), dengan
menggunakan software Stata/MP Parallel Edition Release 14.0 for Windows.
Populasi yang digunakan adalah seluruh kabupaten/ kota di Provinsi Sumatera
Utara sebanyak 33 kabupaten/kota dengan jumlah sampel sebanyak 23
kabupaten/kota. Jenis penelitian yang digunakan adalah kausal-komparatif,
dengan pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dengan
menggunakan data sekunder realisasi IPM dan APBD periode 2011
2013. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa: PAD, Dana Perimbangan, dan LPDS secara
simultan berpengaruh signifikan terhadap IPM; dan secara parsial, PAD dan
LPDS berpengaruh signifikan dan positif terhadap IPM; sementara Dana
Perimbangan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap IPM. Belanja Daerah
berpengaruh signifikan dan positif terhadap IPM. Belanja Daerah bukanlah
merupakan variabel intervening di antara PAD atau LPDS terhadap IPM;
sementara Belanja Daerah merupakan variabel intervening di antara Dana
Perimbangan terhadap IPM. Di antara PAD dengan Dana Perimbangan, terdapat
korelasi dengan tingkat keeratan hubungan yang tinggi (kuat); sementara di antara
PAD atau Dana Perimbangan dengan LPDS, terdapat korelasi dengan tingkat
keeratan hubungan yang lemah (rendah).
Kata kunci: Belanja Daerah, Dana Perimbangan, Indeks Pembangunan Manusia
(IPM), Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah (LPDS), Pendapatan
Asli Daerah (PAD).

THE INFLUENCE OF REGIONAL GENERATED REVENUES,


BALANCED FUNDS, AND OTHER LEGAL REGIONAL
REVENUES ON HUMAN DEVELOPMENT INDEX
THROUGH REGIONAL EXPENDITURES IN
DISTRICTS/TOWNS OF NORTH
SUMATERA PROVINCE

ABSTRACT
The objective of the research was to analyze the influence of PAD
(Regional Generated Revenues), Balanced Funds, and LPDS (Other Legal
Regional Revenues) on IPM (Human Development Index) simultaneously and
partially, the influence of Regional Expenditures on IPM, the influence of PAD,
balanced funds, and other legal regional expenditures on IPM through regional
expenditures, and to analyze the correlation among PAD, Balanced Funds, and
LPDS. The data were gathered by conducting documentary study with secondary
data of the realization of IPM and APBD in the period of 2011-2013. The
gathered data were analyzed by using multiple regression analysis, path analysis,
with Stata/MP Parallel Edition Release 14.0 for Windows software program. The
population was 33 districts/towns in North Sumatera, and 23 of them were used as
the samples. The result of the research showed that PAD, Balanced Funds, and
LPDS simultaneously had significant influence on IPM; partially, PAD and LPDS
had positive and significant influence on IPM. Regional Expenditures had positive
and significant influence on IPM; but, it was not an intervening variable of PAD
and LPDS on IPM, it was an intervening variable between Balanced Funds and
IPM. Between PAD and Balanced Funds, there was strong correlation, while
between PAD or Balanced Funds and LPDS, there was weak correlation.
Keywords: Regional Expenditures, Balanced Funds, IPM (Human Development
Index), LPDS (Other Legal Regional Revenues), PAD (Regional
Generated Revenues)