You are on page 1of 15

Fisika Dan Perkembangannya Baik Ditinjau Dari Ilmu Pengetajuan Modern

Maupun Islam

A. Pendahuluan
Fisika adalah ilmu yang mempelajari benda tak hidup dari aspek wujud dengan
perubahan yang bersifat sementara. Seperti : bunyi cahaya, gelombang magnet, teknik
kelistrikan, teknik nuklir, dll. Karena perkembangan fisika dewasa ini sangat pesat
dan dapat mempengaruhi kehidupan umat di bumi. Dunia kehidupan umat manusia
sekarang ialah dunia fisika. Melalui fisika orang dapat memahami perubahan
perubahan yang terjadi pada zat di sekitarnya. Memanfaatkan reaksi-reaksi yang
berguna dan mencegah reaksi-reaksi yang merugikan. Sedagkan mengenai
pengetahuan tentang fisika ini membantu orang dalam memahami peristiwa-peristiwa
fisika dari sederhana sampai yang rumit, missal dari pembakaran kayu, proses
pembekuan air menjadi es sampai kepada reasi nuklir.1
Kemudian perubahan fisika hanya bersifat semetara saja, tergantung pada faktor
yang mempengaruhi. Contoh, jika air didinginkan akan membeku berupa es, es bila
dipanaskan akan beruba air. Dan air jika dididihkan akan mengembun menjadi air.
Kemudian, sejak zaman purbakala, orang telah mencoba untuk mengerti sifat dari
benda: mengapa objek yg tidak ditopang jatuh ketanah, mengapa material yang
berbeda memiliki propertiyang berbeda, dan seterusnya. Lainnya adalah sifat dari
jagad raya, seperti bentuk bumi dan sifat dari objek celestial seperti matahari dan
bulan.
Pada awal abad 17, Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk
memastikan kebenaran teori fisika, yang merupakan kunci dari metode sains. Galileo
memformulasikan dan berhasil mengetes beberap hasil dari dinamika mekanik,
1 Heri Purnama. Ilmu Alamiah Dasar. (PT. RINEKA CIPTA JAKARTA. 2008.) Hal.191

terutama hukum inert. Pada tahun 1687, Isaac Newton menerbitkan Filosofi Natural
Prinsip Matematika, meberikan penjelasan yang jelas dan teori fisika yang sukses:
hukum gerak newton, yang merupakan sumber dari mekanika klasik dan hukum
gravitasi newtin, yang menjelaskan gaya dasar gravitasi.
Kedua teori ini ini cocok dalam eksperimen. Prinsipia juga memasukan
beberapa teori dalam dinamika fluid. Mekanika klasik dikembangkan besar-besaran
oleh Joseph-Louis de Lagrange, willian rowan Hamilton, dan lainnya, yang
menciptakan formula, prinsip, dan hasil baru. Hukum gravitasi memulai bidang
astrofisika, yang menggambarkan fenomena astronomi menggunakan teori fisika.
B. Fisika
1. Defenisi Fisika
Fisika dalam bahasa yunani adalan physikos artinya alamiah dan physis artinya
alam fisika adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika
mempelajari

gejala

alam

yang

tidak

hidup

atau materi dalam

lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli fisika mempelajari perilaku dan
sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis
yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta
sebagai satu kesatuan kosmos.
Beberapa sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam
semua sistem materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini
sering disebut sebagai hukum fisika. Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling
mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya (biologi, kimia, geologi, dan lain-lain)
mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika. Misalnya,
kimia adalah ilmu tentang molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat
kimia ditentukan oleh sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh
ilmu fisika seperti mekanika kuantum, termodinamika, dan elektromagnetika.

Fisika juga berkaitan erat dengan matematika. Teori fisika banyak dinyatakan
dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit
daripada matematika yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara
fisika dan matematika adalah: fisika berkaitan dengan pemerian dunia material,
sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu
berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas.
Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara fisika dan matematika, yakni fisika
matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori-teori fisik.
2. Hubungan Fisika Dengan Ilmu Pengetahuan Lain
Tujuan mempelajari ilmu fisika adalah agar kita dapat mengetahui bagianbagian dasar dari benda dan mengerti interaksi antara benda-benda, serta mampu
menjelaskan mengenai fenomena-fenomena alam yang terjadi. Walaupun fisika
terbagi atas beberapa bidang, hukum fisika berlaku universal. Tinjauan suatu
fenomena dari bidang fisika tertentu akan memperoleh hasil yang sama jika ditinjau
dari bidang fisika lain. Selain itu konsep-konsep dasar fisika tidak saja mendukung
perkembangan fisika sendiri, tetapi juga perkembangan ilmu lain dan teknologi. Ilmu
fisika menunjang riset murni maupun terapan. Ahli-ahli geologi dalam risetnya
menggunakan metode-metode gravimetri, akustik, listrik, dan mekanika. Peralatan
modern di rumah sakit-rumah sakit menerapkan ilmu fisika. Ahli-ahli astronomi
memerlukan optik spektografi dan teknik radio. Demikian juga ahli-ahli meteorologi
(ilmu cuaca), oseanologi (ilmu kelautan), dan seismologi memerlukan ilmu fisika.

C. Hukum-Hukum Newton
Hukum I
Setiap benda akan memiliki kecepatan yang konstan kecuali ada gaya yang
resultan gaya nol, maka pusat massa dari suatu benda tetap diam atau bergerak
dengan kecepatan konstan (tidak mengenal percepatan), kecuali terdapat gaya total
pada benda tersebut.
Kecenderungan suatu benda untuk tetap bergerak atau mempertahankan
keadaan diam dinamakan inersia alias hukum kelembaban, sifat lembab ini dapat
kita amati, misalnya ketika mengeluarkan saus tomat dari botol dengan
mengguncangnya. Pertama, kita memulai dengan menggerakan botol kebawah dan
jatuh pada makanan.
Hukum II
Sebuah benda dengan massa M mengalami gaya resultan sebesar F akan
mengalami percepatan yang arahnya sama denga gaya dan besarnya berbanding
lurus terhadap F dan berbanding terbalik terhadap M. atau F=Ma. Bias juga
diartikan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan turunan dari
momentum linear benda tersebut terhadap waktu.2
hukum II Newton menyatakn percepatan benda berbanding lurus dengan
jumlah gayanya dan berbanding lurus dengan massa bendanya. a=(F)/m menurut
konsep tersebut, pertama, percepatan benda akan bertambah/ benda akan lebih cepat
bergerak jika gaya yang diberikan semakin besar. D=sedangkan benda akan
2 Ibid hal.191

bergerak lambat ketika bebannya semakin besar, dalam kehidupan kita , tindakan
yang dilakukan sebanding dengan keinginan percepatan yang kita lakukan pada
tindakan tersebut. Begitu juga sebaliknya,kalau kita ingin cepat berubah tentunya
harus sebanding dengan seberapa besar motivasi atau tindakan kita. Semakin besar
keinginan kita untuk berubah, maka akan semakin sulit mempercepat tindakan kita
untuk segera dilakukan.3
Hukum III
Gaya aksi dan reaksi dari dua benda memiliki besar yang sama, dengan arah
terbalik, dan segaris, rtinya jika ad benda A yang meberi gaya sebesar F pada benda
B, maka benda B akan memberi gaya sebesar F kepada benda A. F dan F memiliki
besar yang sama namun arahnya berbeda. Hukum ini juga terkenal sebagai hukum
aksi-reaksi, dengan F disebut sebagai aksi dan F adalah reaksinya. Ketiga hukum
gerak ini pertama dirangkum oleh Isaac Newton dalam karyanyaPhilosophie
Naturalis Principia Mathematica, pertama kali diterbitkan pada 5 juli 1687. Newton
menggunak karyanya untuk menjelaskan dan meneliti gerak dari bermacam-macam
benda fisik maupun system.
Contohnya dalam jilid tiga dari naskah tersebut, newton menunjukan bahwa
dengan menggabungkan antara gerak dengan hukum gravitasi umum, ia dapat
menjelaskan hukum pergerakan planet milik kepler. Hukum Newton diterapkan pada
benda yang dianggap sebagai partikel, dalam evaluasi pergerakan misalnya,
panjang benda tidak dihiraukan, karena obyek yang dihitung dapat dianggap kecil,
relative terhadap jarak yang ditempuh. Perubahan bentuk (deformasi) dan rotasi
dari suatu obyek juga tidak diperhitungkan dalam analisisnya. Maka sebuah planet
dapat dianggap sebagai suatu titik atau partikel untuk dianalisagerakan orbitnya
mengelilingi sebuah bidang.

3 Heri Purnama. Ilmu Alamiah Dasar.(JAKARTA. PT.ASDI MAHASATYA,1997.) Hal.192-193

Dalam bentuk aslinya, hukum gerak Newton tidaklah cukup untuk menghitung
gerakan dari obyek yang bias berubah bentuk (benda tidak padat). Leonard Euler
pada tahun 1750 memperkenalkan generelisasi hukum gerak Newton pada benda
yang disebut hukum gerak Euler, yang dalam perkembangannya juga dapat
digunakan untuk benda tidak padat. Jika setiap benda padat dapat direprentaskan
sebagai sekumpulan partikel-partikel yang berbeda, dan tiap-tiap partikel mengikuti
hukum gerak Newton, makam hukum-hukum Euler dapat diturunkan dari hukum
Newton. Hukum Euler dapat dianggap sebagai aksioma dalam menjelaskan gerakan
dari benda yang memliki dimensi. Ketika kecepatan mendekati kecepatan cahaya,
efek dari relativitas khusus harus diperhitungkan.
D. Gaya Gravitasi Bumi
Gravitasi bumi menurut hukum newton adalah gaya tarik menarik yang terjadi
antara semua partikel yang memiliki masa dialam semesta. Gravitasi matahari
dhasilkan benda-benda langit dan setiap orbit mengelilingi matahari. Fisika modern
menjelaskan gravitasi menggunak teori Einstein retivitas umum, tapi hukum gravitasi
newton yang lebih mendekati sedehana cukup akurat dalam kebanyakan kasus.
Gaya gravitasi ini adalah gaya yang dimliki oleh benda-benda karena massanya.
Setiap benda yang memliki massa. Massa bumi sangat besar sehingga bumi memliki
gaya gravitasi yang besar pula. Gaya gravitasi ini berupa gaya tarik, sehingga
gravitasi bumi ini mampu menarik benda-benda kecil yang berbbeda dipermukaan
bumi, gaya tarik bumi suatu benda disebut dengan berat benda.
Berat benda ini dapat didefenisikan sebgai perkalian antara massa benda dengan
percepatan gravitasi. Dari pengukuran diketahui bahwa tempat-tempat relative rendah
permukaan bumi, besar percepatan gravitasi relative konstan. Sehingga sering
dianggap percepatan gravitasi dipermukaan bumi adalah konstan yaitu g=9,8 m/s.
Adapun hukum gravitasi newton yakni pada setiap massa titk lain daya tarik
massa dengan sesuai dengan garis yang menggabungkan dua titik. Kekuatan besar

yang sebanding dengan perkalian massan dan berbanding terbalik dengan kuadrat
antara titik massa. Medan gravitasi adlah bidang yang menyebkan sebuah benda
dengan massa untuk mengalami gaya gravitasi. Bidang ini dihasilkan oleh tubuh
massa. Ditetapkan sebagai rumus matematika tarik besar gaya sebagai dengan massa
benda.
E. Benda Cair Dan Padat
Benda cair menekan ke segala arah. Air mempunyai tekanan semakin rendah
tekanan air pad atempat itu maka semakin besar. Hal itu dapat dibuktikan membuat
air menjadi memancar, pancaran air dari tempat lebih jauh. Itulah sebab tembok
dalam bendungan dibuat makin kebawah maikn tebal, hal ini untuk menahan tekanan
air yang semakin besar dibagian bawah. Es krim mudah sekali mencair, apalagi jika
berada dibawag sinar terik matahari. Saat masih mengeras, es krim merupakan benda
padat, akan tetapi terkena panas es krim berubah menjadi benda cair. Jika es krim itu
mencair itu di dinginkan maka es krim akan mengeras kembali, perubahan pada
benda misalnya dari benda padat menjadi cair dan sebaliknya, disebut juga perubahan
wujud.
Adapun sifat-sifat benda cair mengikuti bnetuk benda cair mengikuti bentuk
wadahnya, bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar. Bentuk permukaan
banda cair yang tenang berbeda dengan bentuk benda cair tetapi yang bergejolak, hal
itu terlihat dari bentuk wadahnya yang tembus pandang walaupun wadahnya
dimiringkan permukaan benda cair yang tenang tetap datar. Benda cair mengalir dari
tempat tinggi ketempat yang rendah, hal ini dapat dilihat pada aliran air. Benda cair
menekankan kesegalah arah, air ini mempunyai tekanan semakin rendah tekanan air
pada tempat itu maka semakin besar. Hal itu dapat dibuktkan dengan membuat air
menjadi memancar benda cair meresap melalui celah-celah kecil.
Adapun sifat-sifat padat dalam bentuk benda padat tidak dipengarhi wadahnya.
Dalam kehidupan sehari-hari kamu pasti sering menyaksikan bentuk benda padat

berubah. Pada hal yang sesungguhnya bentuk benda padat itu tidak mengikuti bentuk
wadahnya.benda padat tidak berubah bentuk jika hanya berpindah tempat, misalnya
saja kacang goring yangad dipiring. Demikian juga pensil, penghapus, dan plastisin
tidak berubah bentuk jika dimasuka kekotak pensil.
Bentuk benda padat tidak dapat diubah, piring jatuh berserakan, kertas sobek,
dam kacang tanah yang hanur setelh digerus, ini adalah contoh dari benda padat yang
dapat diubah bentuknya. Contoh lai adalah plastisin ini mudah sekali berubah,
perlakuan tertentu yang dilakukan oleh manusia pada berbagai benda padat itu
disebut juga dengan gaya.
F. Perputaran Galaksi Alam Semesta
Semua benda berputar terus menerus kita harus mengatasi tidak ada gaya
lainnya yang mempengaruhi benda itu. Misalnya benda yang berputar pada porosnya
dan poronya disangga oleh ball bearing, maka kalau anda bias membuat ball beaing
yang koefisien geseknya nol, tidak ada gesekan antara benda dengan udara dan tidak
terpengaruhi gravitasi, begitu benda itu anda putar akan selamanya berputar ini sesuai
dengan hukum newton.
Sederhana pertama benda itu harus menerima berbagai gaya (F1) hingga ia
berputa kedua ketka ia berputar beri gaya yang berlawanan (F2) hingga putarannya
menjadi stabil usahakan gaya yang diberikan berbanding terbalik tetapi sama besar
F1=-F2 ketiga tahap terakhir jangan memberi gaya lagi dan pertahankan gaya itu
maka benda tersebut tidak akan berhenti berputar-putar contohnya bumi, menurut
fisika teoritis bahwa bumi terus berputar karena jumlah gayanya yang bekerja pada
bumi =0
G. Fisika Dan Perkembangannya
Materi didefenisikan sebagai zat berbobot, menempati ruang, bermasa dapat
dilihat dan diraba. Materi dan energy berkaitan satu sama lain, materi merupakann zat
penggeraknya. Energy tampil dalam berbagaibentuk yang tak terhitung jumlah

disekeliling kita sepanjang waktu. Aristoteles menganggap bahwa setiap gerakan


selalu memerlukan (gaya)yang bekerja terus menerus untuk mempertahankan
gerakannya.4
Peluru yang mendorongnya. Anggapan ini diilhami oleh anggapan aris toteles
bahwa peluru tersebut memanfaatkan udara yang bararus kebelakang sehingga
memberikan tenaga ekstra, pendapat aristoteles ini ternyata salah. Menurut newton,
bila benda bermassa m mendapat gaya F akan memperoleh percepatan sebesar
a=F/m. bila gaya F bekerja terus menerus pada benda tersebut, akab mengakibatkan
benda makin lama makin bergerak dengan kecepatan makin besar, seperti yang
dialami benda yang jatuh bebas makin mendekati bumi dengan bergerak dengan
kecepatan semakin besar.
Hukum newton hanya berlaku pada mekanik klasik yang bergerak dengan
kecepatan rendah. Mekanik klasik harus disempurnakan bila ingin membahas benda
benda atau materi yang bergerak dengan keceptan yang mendekati kecepatan cahaya.
Cahaya merupan masalah yang sulit dalam konversi energy. Walaupun energo
penyiaran dari matahari yang tak terhingga jatuh dibumi setiap hari energy ini belum
dapat dimanfaatkan secara efesiensi oleh manusia. Hanya tumbuhan hijau yang
mampu memanfaatkan secara efesien.
H. Fisika Ditinjau Dari Segi Islam
Seperti disebutkan dimuka, ilmu fisika yang dikenal saat ini tidak berhubungan
benar dengan ilmu apaa pun dalam klasifikasi ilmu pengetahuan islam tradisional.
Tetapi, ada tiga bidang utama yang kita kenal sekarang sebagai lmu fisika yang
sanagat menarik perhatian kaum muslim dan melahirkan beberapa pencapain besar.
Yang pertama adalah optic . kaum muslim mempunyai perhatian khuhus dalam
mempelajari optic dan fenomena cahaya. Puncak kegiatan ilmu ini terjadi pada abad
islam keempat di kairo oleh ibn al-haytsam, yang dikenal dengan nam latin alhazen,
4 Heri Purnama. Ilmu Alamiah Dasar, (PT Rineka Cipta, Jakarta. 2010). Hal. 190

yang tidak diragukan lagi adalah seorang ilmuwan besar dalam bidang ini yang
berada diantara Euclid dab kapler serta beberapa fisikawan terkemuka lainnya pada
abad ke tujuh belas yang juga menelaah optic.5
Alhazen menulis kitab al-manazir (thesaurus optical), salah satu karya paling
terkemuka

dibidang

optic

yang

didalamnya

lahazen

menerapkan

metode

eksperimental untuk mempelajari beberapa fenomena cahaya dan melakukan riset


secara rinci tentang refleksi, refleksi dan berbagai jenis cermin termasuk juga cermin
hiperbolik. Hal ini menuntun pada pemecahan masalah yang saat ini disebut sebagai
masalah alhazen untukmenghormati pencapainya. Bidang ini juga didalami dua abad
kemudian di Persia oleh quthib al-din penafsiran terhadap kitab al-manazir. Mereka
menjelaskan pertama kalinya dalam sejarah ilmu pengetahuanalan yang tepat tentang
pembentukan pelangi yang disebabkan oleh refleksi dan refraksi. Bidang fisika kedua
yang didalami kaum muslim adalah masalah gerak, masalah fundamental ini
dipersiapkan menjadi dasar evolusi keimuan oleh Galileo dan kritiknya terhadap
aristoteles pada abad Kristen ke-13 dan ke-14 dibarat.
Kritik terhadap gerak aristoteles telah dilihat dikalangan islam oleh ibn sina
yang gagasanya tentang hal ini berdasarkan pada beberapa tulisan filosof Kristen
sebelumnya, jhon philoponos. Dalam kritik ibn sina ditentukan perkembangan
doktrin baru tentang inklinasi al-mayl (dalam bahasa arab) dan gagasan tentang
pentingnya apa yang kemudian dikenal sebagai momentum. Juga terdapat
kecenderungan di antara fisikawan muslim termasuk ibn bajjan di spanyol untuk
mempelajari gerak proyeksi menurut aturan kuatitatif dan menerapkan rumus-rumus
matematika untuk mempelajari gerak.
Walaupun semua ini dinyatakan tidak dalam pandangan mekanika wentonis
tetap dalam sejarah sains berikutnya telah diberikan kritik yang penting tentang teori
gerak prevalen Aristotelian. Bidang fisika yang mempelajari kaum muslim adalah
5 Ibid hal. 195

10

masalah tentang berat dan ukuran serta tradisi Archimedes yang menyangkut
penentuan berat spesifik, pengukuran perat tersebut dan volume terhadap benda yang
kita lihat dalam karya-karyanya. Gagasan kemudian dikembangkan oleh gagasan
fisikawan dan ahli matematika muslim serta muncul sejumlah besar karangan
mengenai hal ini. Di dalam al-quran juga terdapat isyarat tentang ilmu fisika
sebagaiman firman allah dalam alquran.
Relativitas waktu adalah fakta yang terbukti secara ilmiah. Hal ini telah
diungkapkan melalui teori relativitas waktu Einstein ditahun-tahun awal abad ke-20.
Sebelumnya, manusia belumlah mengetahui bahwa waktu adalah sebuah konsep yang
relative, dan waktu dapat berubah tergantung keadaannya. Ilmuwan besar, albert
Einstein, secara terbuka membuktikan fakta ini dengan teori relativitas. Ia
menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Dalam sejarah
manusia, tak seorang pun mampu mengungkapkan fakta ini dengan jelas sebelumnya.
Tapi ada perkecualian, Al-Quran telah berisi informasi tentang waktu yang bersifat
relative, sejumlah ayat yang mengulas hal ini berbunyi:


Artinya:
Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, Padahal Allah
sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu
adalah seperti seribu menurut perhitunganmu. (Qs Al Hajj:47)

11

Artinya:
Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik
kepadanya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut
perhitunganmu. (Qs Sajadah:5)
Dalam sejumlah ayat disebutkan bahwa mausia merasakan waktu secara
berbeda, dan bahwa terkadang mannusia dapat merasakan waktu sangat singkat
sebagai suatu yang lama.
I. Fisika Ditinjau Dari Ilmu Pengetahuan Modern
Ilmu pengetahuan alam berkembang dalam abad semenjak manusia
berusaha/mencoba menjelaskan mengenai benda-benda di alam sekelilingnya yang
tidak diketahuinya. Astronomi sangat boleh jadii merupakan pengetahuan tertua,
karena matahari, bulan, bintang yang demikian mudah disaksikan bersangkut paut
dengan kegiatan mereka sehari-hari. Peranan matahari jelas sangat penting dalam
kehidupan surutnya lautan banyak berhubungan dengan bulan. Sedang pelaut
dilautan, banyak menarik manfaat mengarungi samudera.6
Bahan ilmu pengetahuan sangat banyak ragamnya, tetapi para ilmuwan
menemukan fakta, ia akan berusah mendifinisikan secermat mungkin dengan melalui
pengukuran. Ragam pengukuruan bermacam-macam berdasarkan hasil perolehan
fakta yang didapatkan. Ahli astronomi akan

membedakan

bintang yang

lainberdasarkan spectrum warnanya. Ahli kimia akan membedakan bahwa


6 Ibnu Masud. Ilmu Alamiah Dasar. (CV PUSTAKA SETIA. BANDUNG, 1998. )Hal.191

12

berdasarkan titik didih, sifat keasaman, tetapan fisika akan mendefenisikan dorongan
atau tarikan berdasarkan gaya yang diakibatkannya. Dalam ipa, setiap penginderaan
yang dinyatakan menurut sebuah alat ukur, akan diubah menjadi konsep, ilmuan tidak
akan lupa menggunakan penalaran-penalaran induktif yang akan berubah ke
penalaran deduktif. Akan tetapi setelah banyak diadakan eksperimen mulailah
ilmuwan menyusun suatu teori dan selanjutnya ia akan menguji itu dengan sangat
kritis.
Dalam usahanya menyelidiki teorinya tersebut agar berguna semaksimal
mungkin. Teori yang baik akan dapat diramalkan bahkan dapat menunjukkan adanya
fakta yang belum diketahui, namun dapat dibuktikan oleh eksperimen-eksperimen
lebih lanjut. Missal setelah Maxwell mengemukakan teorinya tentang elektromagnit,
maka hertz mencari gelombang radio dan Marconi berhasil membantu pesawat radio.
Apabila ramalan teori tidak sesuai dengan fakta-fakta yang teramati, teoritikus harus
melupakan kekecewaanya dan dimulai dari permulaan lagi. Langkah tersebut
merupan disiplin ilmu yang sehat dan benar-benar jujur.
Manusia menciptakan beraneka ragam radas ilmiah selama kesibukannya
menelaah alam semesta. Ada yang membantu ilmu dasar dalam pengukuran dunia
kasat mata, missal astrobe yang dipergunakan ahli astronomi zaman dulu, diantaranya
ialah mikroskop dan teleskop sehingga berhasil memperluas jangkuan pengamatan
menjadi berlibat beribu-ribu kali. Setelah teleskop ditemukan meskipun masih dengan
distorsi karena lensa yang dipakai kurang baik, maka munculah teleskop pantul yang
dibuat oleh Isaac newton pada tahun 1866 dan ternyata lebih baik dari teleskop biasa.
Teleskop modern banyak menggunakan system pantul ditemukan Isaac newton.
Alat yang pertama memungkinkan para ilmuan menadakan eksperimen dengan
gejalah yang tak kasat mata, seperti udara dan elektrik, pompa udara buatan otto von
Guericke abad17, dengan alat ini dapat eksperimen dengan bola magdenburg dapat
dibuktikan bahwa udara mempunyai tekanan. Guiricke pernah membuat alat

13

pembangkit listrik statis yang pertama, meskipun tidak banyak memperoleh


perhatian. Asal mula laboratorium kimia dimulai pada abad pertengahan dengan
teknik kerja yang bermutu dan alat yang cocok. Alkimia berusaha mengubah logam
dasar menjadi emas. Pada tahun1925 laboratorium dasar modern yang dasar industry
batu bara dan bahan celup diletakkan. mahasiswa-mahasiswa mendapatkan latihan
membuat senyawa dan mengadakan penelitian, analisis baik kualitatif maupun
kuatitatif, program tersebut masih dilakukan sampai sekarang dan ditetapkan di
laboratorium mahasiswa.
Kebanyakan saat penting fisika atom terjadi di laboratorium caveebdish yang
didirikan pada tahun 1981 di universitas Cambridge, electron proton da neutron
ditemukan di laboratorium ini. Sengan kamar kabut Wilson akibat zrah-zarah atom
dapat diamati. Pada tahun 1963 di brookhaven ilmuwan berusaha memburuomega
minus dengan peralatan uang sangat besar tetapi sangat teliti. Menurut perhitungan
ahli fisika, kemungkinan melihat suatu runut omega minus kurang lebih datu kalau
untuk 50.000 foto. Dan ternyata setelah di eksperimen dengan 300.000 foto pada
tanggal 27 januari 1964 omega minus baru diperoleh.
Setelah penemuan ini para ahli fisika yakin akan merupan langkah maju, untuk
menguasai teori medan yang akan menguraikan hubungan antara gaya-gaya inti
lemah kuat, elektromagnetis dan gravitasi. Memang perburuan besar-besaran berjalan
terus, berdasarkan pemercepat zarah yang semakin dahsyat, tujuan mereka akan
menemukan zahrah yang sukar ditangkap, yang adanya pertama kali diandaikan oleh
teori Gellman pada tahun 1964, pada tahun 1971 zarah yang diberi nama QUARK
diburu melalui tes tiga benua, namun sampai sekarang belum ada fakta mengenai
eksistensinya.
Ilmu pengetahuan banyak cabangnya, yang kebanyakan diantaranya masih
asing bagi khalayak ramai. Antara lain mesometeorologi yang mempelajari gejalagejala utama cuaca seperti siklon dan tornado yang lebih cermat dapat diramalkan

14

dengan diluncurkannya satelit cuaca. Ilmuan lain ialah intusionisme suatu tipe
hukum, dari logika matematika. Sedang dielektrik mempelajari sifat-sifat medan
listrik dalam isolator. Ahli kriogenetika ialah ahli fisika yang menyelidiki sifat materi
pada suhu rendah. Dan ahli kriologi ialah ahli bumi yang memusatkan perhatiannya
pada tumpuan es dan gletser.
Semua keahlain ilmu berdasrkan dalam empat pandangan utama matematika,
fisika, biologi dan ilmu social. Matematika menelaah hubungan antara bilangan,
bentuk dan lambing logis lainya. Ilmu fisika menelaahbagian-bagian alam semesta
yang tidak bernyawa. Biologi menelaah tentang hidup, materi kehidupan. Ilmu social
menelaah tentang perilaku baik kolektif maupun individual. Dari keempat pandangan
tersebut bukan merupakan bidang tertutup, tetapi berkaitan satu sama lain,
kecenderungan saling mengisi satu sama lain dengan lainnya akan tampak jelas
dengan munculnya ilmu-ilmu interdisiplin, misalnya bioastronunotika dan fisika
ruang angkasa yang dipelajari akibat keruang angkasa pada tubuh manusia.

15